Disclaimer : Masashi Kisimoto

Genre : Adventure, family (mudah mudahan bisa romance)

Rate : T semi M

Pair : Naruto x ...

Warning : ooc, oc, typo, jelek, gakjelas, gaknyambung, alurberantakan, idepasaran, authornewbie, etc

Smart!naru, strong!naru, godlike!naru, fiveElement!naru, mokuton!naru, chakracontrol!naru, dojutsu!naru, twinsMenma!naru

LiveMinato,Kushina,Shisui

"Peringatan keras...!"

TIDAK SUKA GAK USAH BACA

tekan aja tombol back ok!

DON'T LIKE DON'T READ

Pagi harinya seorang anak berambut merah sudah bangun dari tempat tidurnya anak itu bernama Uzumaki naruto seorang anak pasangan dari yondaime hokage a.k.a Minato Namikaze dan Kushina Uzumaki sekarang sudah berganti marga Menjadi Namikaze karna sudah menikah sekaligus kembaran nsruto sang jinchuriki kyubi yaitu Menma Namikaze. tunggu dulu kenapa marga naruto itu Uzumaki bukan Namikaze? itu karna naruto tidak pernah mendapatkan perhatin sekaligus aib bagi keluarga hokage karena itu naruto mengganti marganya menjadi Uzumaki sebab ia merasa tidak pantas menyandang nama marga Namikaze.

Kembali ke story...

Sesudah bagun kemudian naruto langsung mengambil handuknya, setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual paginya yaitu mandi. selang 10 menit kemudian naruto sedang bersiap siap berangkat menuju tempat biasa ia berlatih yaitu hutan kematian. Sebelum itu naruto membuat segel tangan seperti tanda + kemudian ia berucap

"Kage bunshin no jutsu"

Bofff...

Setelah mengucapkan itu munculah sebuah bunshin yang menyerupai dirinya dari kepulan asap. naruto pun berkata pada bunshinnya

"Kau pergilah ke akademi gantikan aku seperti biasanya" perintah naruto pada bunshin nya itu.

"Baik bos..." ucap bunshinya itu kemudian pergi dengan sunshinnya.

Tunggu dulu ke akademi? Sejak kapan naruto masuk ke akademi?

Naruto sudah masuk ke akademi sekitar 3 tahun yang lalu tepatnya saat ia berumur 10 tahun atas permintaan kakak angkatnya juga sandaime saat melakukan sparing di training ground antara dirinya dan sandaime sementara shisui sebagai protektor dalam sparing itu

Flashback

Di training ground sarutobi clan naruto berdiri dengan kokoh dengan kuda kuda bertarungnya sendiri begitu pula dengan sandaime

"Ok. kedua sisi bersiap" ucap shisui di sisi bagian training ground

"Hai" jawab mereka berdua

"Sparing ini untuk melihat perkembangan mu naru selama latihan bersamaku dan sandaime serta di perbolehkan mengunakan semua kempuan kalian dan tidak boleh membunuh" ucap shisui di balas anggukan oleh mereka berdua "Mulai" lanjut shisui

"Jadi. Apa kau sudah siap naruto-kun" ucap sandaime

"Kapan pun jiji. Aku sudah siap" balas naruto

'Jiji memiliki banyak pengalaman dalam perrtarungan. melawan seorang kage sepertinya menarik untuk menambah pengalamanku" pikir naruto mentap sandaime.

'Naruto kun memiliki kekuatan besar setara kyubi ia juga sudah menguasai shunshi no jutsu seprti shisui-kun sehingga gerakannya menjadi cepat ditambah chakra controlnya hampir sempurna sehingga mudah ia mengeluarkan jutsunya. tapi ia kurang dalam pengalaman walaupun sering sparing dengan shisui-kun. Saya rasa harus mengejutkannya' pikir sandaime langsung meluncur dengan kecepatan high jounin.

"Naruto yang melihat sandaime pun menyipitkan matanya. berkonsentrasi penuh.

'Dia ingin mengejutkan dengan kecepatan yah taktik yang bagus jiji tapi dalam kecepatan saya tidak akan kalah' pikir naruto yang melihat pukulan tangan sandaime yang ia takis dengan tangan kiri lalu memukul ke arah wajah sandaime. sandaime menakisnya dengan tangan kiri dan berputar cepat dengan tumit kirimya. Naruto menakisnya dengan dua tangannya hingga naruto terdorong ke belakang.

" sial. tendangan jiji keras selali" pikir naruto yang sudah kembali ke standnya langsung menyerang sandaime dengan kecepatan yang sama saat sandaime pertama menyerang naruto tadi

Disisi lain shisui yang menjadi pengamat menatap kagum dengan perkembangan adik angakatnya itu yang menerima dengan baik dengan apa yang di ajarkan olehnya itu yaitu tentang kecepatan dan ketepatannya saat bertarung.

'Sandaime-sama dan naruto sepertinya seimbang dalam kecepatan" pikir shisui yang mengamati pertarungan mereka.

Naruto langsung mrmberikan tendangan menyamping kehadapan sandaime yang belum sempat berdiri karna epek tendangan berputarnya. Sandaime menunduk berdasarkan insting dan pengalannya bertarung, untuk menghindar serangan naruto. Naruto yang kini stabil memberikan tendangan menusuk membelakangi sandaime yang menunduk. Sandaime menakis kaki naruto dengan menggunakan lengan kanannya. Naruto yang melihat itu memberikan seringai di wajahnya. sandaime melebarkan matanya melihat ekspresi naruto saat kaki kananya ia tahan.

'Sial. Tendangannya keras juga hampir setara dengan tendangannya tsunade' pikir sandaime menaikan lengan kirinya untuk menahan gerakan kaki naruto. Sandaime terlempar begitu pula dengan naruto.

Sandaime kembali menyerang naruto dengan kecepatan tinggi menghilang dalam gerakan menyisakan bayangan seperti bekas pergerakannya. Naruto tak mau kalah dan menghilang dalam kecepatan yang sama. hanya terlihat bayangan pada gerakan pada mereka seperti pertarungan dua kage hebat. Suara perpaduan seperti logam terdengar jelas di pertarungan mengisi indahnya separing all out mereka. Di akhiri gerekan terlihat jelas sandaime menendang keras ke arah perut menggunakan kaki kanannya naruto yang tidak sempat menghindar dan melihat gerakan sandaime hanya bisa melebarkan matanya menerima tendangan sandaime

Brookkk...

Tendangan itu menusuk perut naruto. naruto memejamkan matanya sebelah, kesakitan menerima temdangan sandaime. Naruto melayang di udara terlempar tendangan sandaime itu. naruto tidak mau membuang kesempatan itu melihat sandaime membelakanginya akibat pengaruh keras tendangannya. Naruto langsung membuat head seal dengan cepat

Katon : Ryuka no Jutsu

Naruto menyemburkan api dari mulutnya bersekala 4 M berbentuk kepala naga meraung dari mulut naruto yang berada di udara. Sandaime melirik api itu sekilas

'Pikiran yang bagus naruto-kun melakukan serangan jutsu B rank. Tapi itu belum cukup mengalahkanku' pikir sandaime melompat ke depan dengan cepat menghindar dari katon rank B naruto. Lalu Booommm...

Ledakan pun terjadi menimbulkan asap tebal bercampur debu di arena. naruto mendarat dengan sempurna sambil memegagi perutnya yang masih sakit dan menatap kearah asap bercampur debu di rengah pertarungan mereka.

Doton : Yomi Numma

Naruto melebarkan matanya saat sandaime menyebutkan jutsunya. Tanah tempat berdiri naruto berubah jadi lumpur penghisap dan membuat naruto susah berdiri.

Naruto yang bertahan menjaga keseimbangan, goyah akibat susahnya bergerak di lumpur buatan sandaime yang terus berferak. asap debu menghilang memperlihatkan sandaime yang masih melempar beberapa suriken kemudian melakukan head seal berakhir tiger ke arah naruto

Shuriken Kage Bunshin

Beberapa shuriken yang sandaime lempar, berubah menjadi puluhan menyerang ke arah naruto. Naruto mengangkat lengan kirinya di tengah susahnya ia berdiri, merapalkan head seal tiger

Shunsin no Jutsu

Bisik naruto pelan, menghilang dengan cepat ke samping kanannya sekitar 5 M. Serangan sandaime hanya menyentuh angin saja.

"Huh.. hampir saja" ucap naruto pelan menatap shuriken yang menancap di lumpur jutsu buatan sandaime yang perlahan berubah menjadi tanah kembali.

"Begitu ya, akhirnya kamu sudah menguasai dengan baik shunsin no jutsu yang diajarkan shisui-kun padamu ya" puji sandaime yang menurunkan tangannya dari head saeal sebelumnya sambuil tersenyum. Kini jarak mereka jadi 10 M dan di tengah kiri mereka ada kawah 4 M akibat jutsu katon naruto.

"Begitulah jiji, tapi masih sedikit susah" jawab naruto serius nenatap sandaime. Sandaime mengangguk perlahan dan menatap naruto serius.

Sementara shisui yang masih mengamati pertarungan mereka tersenyum bangga pada adik angkatnya itu karna berhasil melakukan jutsu yang ia ajarkan

'Kamu memang hebat ototou' pikir shisui yang memuji adik angkatnya

"Baiklah pelajaran ke dua, ninjutsu" ucap sandaime yang melakukan head seal dengan cepat langsung menghirup udara dan membengkakan dada

Katon : Karyu Endan

Sandaime menyemburkan api bersekala 5 M berbentuk berbentuk semburan lonjong menyerang naruto cepat. naruto yang melihat itu tidak tinggal diam dan melakukan head seal dengan cepat naruto menyelesaikan head sealnya dengan memperlihatkan telapak tangannya kedepan, ibu jari dan telunjuk bertemu membentuk segi tiga dengan telapak tangannya lurus

Suiton : suinjiheki no Jutsu

Teriak naruto keras. Seketika muncul gelombang air berbentuk lingkaran berputar seperti tornado yang mengelilingi tubuhnya. Tinggi gelombang air itu sekitar 10 M bersekala 4 M untuk daerah lindungannya.

Disisi lain shusui yang tengah memperhatikan pertarungan sandaime vs adik angkatnya itu hanya bisa terkejut sekaligus kagum pada tekhnik suiton yang di ciptakan Nidaime Hokage berhasil di sempurnakan oleh adik angkatnya itu dengan baik.

'Kamu memang jenius ototou bisa menyempurnakan tekhnik suiton nidaime-sama. Aku bangga sekali' pikir shisui yang terkagum kagum sekaligus memuji natuto.

Sandaime perlahan menghilangkan jutsu katon dari mulutnya, terkagum kagum menatap jutsu suitonnya naruto

"Jadi kau sudah menyempurnakan teknik suito nidaime-sama ya. Naruto-kun" ucap sandaime dengan senyum menatap naruto yang kini menurunkan air penghalang jutsu katon sandaime

"Begitulah. Saatnya serangan balik" ucap naruto sambil melakukan head seal cepat

Suiton : Daibakufu no Jutsu

Teriak naruto pelan. Seketika genangan air sisa jutsu naruto tadi membentuk gelombang dengan tinggi 8 M di depan naruto dengan cepat menyerang kearah sandaime seperti sebuah ledakan gelombang air.

'Dia melakukan jutsu rank A dengan santai. tsk.. kau mang memili chakra monster naruto-kun' pikir sandaime melakukan head seal cepat

Doton : Doryujo Heki

Ucap sandaime. Seketika munculah dinding terbuat dari tanah yang besar dan kuat didepan sandaime untuk menahan jutsu suiton naruto dan

Blarrr...

Ledakan pun terjadi ketika dua buah jutsu berbeda saling bertabrakan hingga terliha kedua jutsu itu sama sama sudah berhenti. Ketika mereka berdua akan melanjutkan pertarungan kembali ada sebuah suara yang mengintrupsi mereka untuk berhenti

"Sudah cukup. Sparingnya kita sudahi saja" ucap suara itu. Ternyata suara itu adalah shisui yang jadi sang protektor dalam sparing all out mereka itu. Hingga mereka berdua berhenti.

"Bukankah ada yang ingin kita bicarakan pada naruto sandaime sama" ucap kembali shisui mendekati naruto dan sandaime

"Ah.. benar juga" ucap sandaime

"Memangnya apa yang ingin kalian bicarakan kepadaku. Nii-san, jiji?" kini giliran naruto yang berucap sekaligus bertanya

"Begini naruto-kun, aku sudah mendaftarkan mu ke akademi atas permintaan shisui-kun supaya kamu nanti di sana bisa bersosialisasi dengan anak seusia kamu dan supaya kamu bisa berteman dengan mereka, dan mulai besok kamu bisa masuk dan bersekolah di sana" jawab sandaime menjelaskan

"Baiklah kalau itu ke inginan kalian berdua naru akan bersekolah disana" ucap naruto menyanggupi permintaan kakak angkatnya dan juga sandaime karna ia tidak mau membuat mereka berdua kecewa.

Sejak saat itulah narutp mulai bersekolah di akademi ninja. walaupun banyak yang mengejeknya terutama adiknya itu setiap hari saat naruto masuk akaedemi, bahkan ketika sudah satu tahun di akademi semua anak seusianya itu tidak ada satu orang pun dari mereka yang mau berteman dengan naruto sampai sekarang itu semua di karnakan menma sang adik yang melarangnya untuk berteman dengan naruto dengan alasan naruto/kakanya itu pembawa sial, aib keluarga dan yang lainnya. Tapi naruto tidak peduli apa yang adik dan yang di katakan anak yang lainnya. Itulah ingatan yang ia dapat dari bunshinnya setelah bunsinnya selesai belajar di akademi.

Flasback : OF

Setelah membuat bunshin untuk menggantikannya di akademi, Naruto kemudian pergi ketempat dimana suka berlatih yaitu hutan kematian. Ketika naruto sedang asyik berlatih tiba tiba saja ia mendengar sesuatu, seperti benda yang jatuh dari atas pohon. Naruto kemudian segera memeriksanya hingga matanya terbelak dan ternyata bukan benda tapi seorang shinobi konoha yang terluka. Shinobi itu ternyata...

Siapakah shinobi yang terluka itu?

Nantikan di chapter 7

"TBC"