Be My Girl

.

KyuMin FanFiction

.

Presented by ratu kyuhae

.

GS, Typo bertebaran, tidak sesuai EYD, alur berantakan

.

Don't Like, Don't Read, No Bash

.

Chapter 6

.

.

"MWOYA?" Teriak yeoja berbadan mungil, Kim Ryeowook.

"Aish, jangan berteriak wookie. Kalau telinga kami tuli bagaimana?" Ujar Sungmin sambil mengusap kedua telinganya yang juga dilakukan Eunhyuk.

"Kenapa kau tidak menceritakannya padaku? Kalau Hyukkie eonni tidak bicara soal 'itu' aku pasti tidak akan tahu sampai kapanpun." Dumel Ryeowook sambil menatap sebal pada sahabatnya.

"Itu karena.. karena aku malu!" Sungmin menutup wajahnya dengan kedua tangannya setelah selesai menyelesaikan kalimatnya.

Ryeowook dan Eunhyuk yang melihat tingkah Sungmin hanya bisa menganga tidak percaya.

"Kenapa harus malu?" Tanya Eunhyuk mulai bersuara.

"Bagaimana bisa aku menceritakannya saat sedang didalam kelas. Dan lagi reaksinya tadi, aku yakin dia akan seperti itu saat aku menceritakannya dikelas dan akan menarik perhatian banyak orang." Jawab Sungmin panjang lebar membuat Ryeowook mempoutkan bibirnya dan Eunhyuk yang tertawa membenarkan perkataan adiknya itu.

Flashback

"Sudah terlalu malam, kalau begitu kami pamit pulang!" Ucap Kyuhyun sambil melihat jam tangan dan diangguki oleh Donghae.

"Aku juga, kita keluar bersama." Ajak Yesung sambil berdiri dari duduknya diikuti dengan Kyuhyun dan Donghae.

"Kami antar sampai depan." Eunhyuk berdiri diikuti dengan Sungmin dan Ryeowook yang sedikit sedih harus berpisah dengan para namja.

Merekapun berjalan sampai pintu depan. Tanpa mereka sadari selama perjalanan menuju pintu Kyuhyun terus menggenggam tangan Sungmin.

"Terima kasih atas jamuan makan malamnya. Kami pulang, selamat malam!" Ujar Yesung mewakilkan Donghae dan Kyuhyun. Merekapun berjalan menuju mobil masing-masing tidak lama para namja meninggalkan kediaman rumah Lee yang sebelumnya melambaikan tangan mereka pada para yeoja dan langsung dibalas oleh para yeoja.

"Ayo masuk, kita langsung ke kamar eonni saja ya." Ujar Eunhyuk pada dua dongsaengnya itu.

"Ne eonni!" Jawab Sungmin dan Ryeowook semangat.

Merekapun berjalan menuju kamar Eunhyuk dan langsung membaringkan badan mereka diranjang.

"Minnie, apa yang kalian lakukan tadi saat Kyuhyun membawamu ke taman belakang?" Tanya Ryeowook penasaran.

Sungmin termenung, bingung harus menjawab apa! Apa harus menceritakan tentang Jungmo yang meneleponnya atau menceritakan tentang Kyuhyun yang kembali menciumnya.

Ryeowook yang melihat wajah memerah Sungmin beralih menatap Eunhyuk yang dibalas dengan tatapan 'Kenapa menatapku?'

"Apa eonni tidak khawatir melihat kedekatan Kyuhyun oppa dan Minnie?" Tanya Ryeowook saat mengetahui arti tatapan Eunhyuk.

"Ah, tanpa aku lihatpun mereka sudah melakukan yang lebih." Jawab Eunhyuk tenang sambil bangun dari tidurnya dan menyender pada kepala ranjang.

"Melakukan apa eonni?" Desak Ryeowook sambil merubah posisi tidurnya menjadi duduk dan menatap Eunhyuk dengan raut serius membuat Eunhyuk terkekeh pelan.

"Mereka pernah berciuman saat di Lotte World tepatnya bianglala." Jawaban Eunhyuk membuat kedua mata Ryeowook membulat dan..

"MWOYA?"

Flashback end

.

~o0o~

.

Kyuhyun sudah rapi dengan setelan jasnya. Namja tampan itu akan bersiap mengantar Sungmin ke kampusnya terlebih dahulu baru menuju kantornya, tidak peduli dengan Jungmo yang mungkin saja menjemputnya.

Kenapa Kyuhyun tidak langsung saja menyatakan cintanya? Tentu saja karena Sungmin pasti akan menggantungkan cintanya atau bahkan menolak cintanya karena memikirkan keluarganya yang bisa saja membuat mereka jatuh bila berpisah dengan Jungmo. Cara licik yang menjijikan –menurut Kyuhyun-.

Kyuhyun mengambil kunci mobilnya dan berjalan menuju pintu keluar mansionnya. Hampir mencapai pintu apabila suara maid-nya yang memanggilnya membuatnya memberhentikan langkahnya dan berbalik menghadap maid-nya.

"Ada apa?" Tanya Kyuhyun datar.

"Ada pesan dari Nyonya besar untuk tuan muda, beliau meminta anda nanti siang menjemput Tuan dan Nyonya besar di bandara." Jawab maid.

"Mereka pulang hari ini? Kenapa tidak memberitahuku dari kemarin?" Gumam Kyuhyun yang bisa didengar oleh maid-nya.

"Baiklah, kau boleh kembali bekerja." Perintah Kyuhyun yang langsung dipatuhi oleh maid-nya.

Kyuhyun kembali berjalan keluar mansion menuju mobilnya dan memasuki mobilnya itu.

"Ck, Cinderella itu baru menyadari kalau dia mempunyai putra tampan yang ditinggalkan sendirian demi sang pangeran." Gerutu Kyuhyun sambil menjalankan mobilnya.

.

~o0o~

.

Yakin kalau Sungmin akan menolak ajakannya untuk mengantarnya ke kampus bila ada Jungmo. Maka, Kyuhyun menjemputnya lebih cepat dari biasanya dengan beralasan 'ingin sarapan diluar'.

Sungmin mengiyakan ajakan Kyuhyun, sempat mengajak Ryeowook yang masih menginap dirumahnya tapi langsung ditolak karena Yesung akan menjemputnya. Jadilah Kyuhyun dan Sungmin sarapan di café dekat kampus Sungmin.

"Apa tidak merepotkan kau selalu mengantarku kuliah? Katanya kau sedang sibuk dengan bisnismu." Tanya Sungmin sambil memakan sandwich.

"Tidak apa-apa, aku justru senang bisa selalu berdekatan denganmu!" Jawab Kyuhyun dengan senyum manisnya membuat Sungmin merona.

"Kyu, ini masih pagi. Jangan menggodaku terus!" Rajuk Sungmin.

Kyuhyun terkekeh mendengarnya.

"Oh ya, kau memanggil Jungmo tanpa sebutan 'oppa' ya?" Tanya Kyuhyun.

"Ne, Jungmo yang memintanya." Jawab Sungmin tidak menyadari seringai Kyuhyun.

"Jungmo memintamu tidak memanggilnya 'oppa' tetapi aku hanya mengatakan 'panggil aku Kyu saja atau Kyu oppa juga boleh!' dan kau langsung memanggilku 'Kyu'." Ujar Kyuhyun sambil menaik turun kedua alisnya, menggoda. Membuat wajah Sungmin memerah.

Sungmin diam-diam membenarkan perkataan Kyuhyun, dia langsung memanggil Kyuhyun dengan sebutan 'Kyu' sedangkan Jungmo, justru namja itu yang meminta karena saat pertama bertemu dirinya memang memanggil Jungmo dengan sebutan 'oppa'.

Melihat Sungmin yang melamun Kyuhyun mengacak rambut Sungmin pelan dan kembali pada senyum manisnya saat Sungmin sadar dari lamunannya dan menatapnya.

"Jangan dipikirkan lagi, kita jalani saja dulu seperti ini sekarang. Makanlah!" Ucap Kyuhyun.

Merekapun kembali memakan sarapannya dengan candaan ringan.

Dibelakangnya, tepatnya belakang kursi Kyuhyun dan Sungmin. Ada seorang namja yang sedari mengepalkan tangannya diatas mejanya. Berdiri dari duduknya dan berjalan keluar cafe.

Dan saat namja itu keluar Kyuhyun menoleh kebelakang dan melihat punggung yang dia kenal, Kim Jungmo. Kyuhyun tahu kalau Jungmo sedari tadi berada dibelakangnya dan dia memang sengaja menanyakan perihal itu. Tepat, dirinya kembali membuat amarah Jungmo naik dan itu membuat Kyuhyun senang bukan main. Bukankah ini berarti Sungmin memang lebih nyaman berada didekatnya daripada dengan tunangannya itu.

.

~o0o~

.

'Jungmo memintamu tidak memanggilnya 'oppa' tetapi aku hanya mengatakan 'panggil aku Kyu saja atau Kyu oppa juga boleh!' dan kau langsung memanggilku 'Kyu''

Kata-kata itu terus terngiang di pikiran Jungmo bahkan saat dirinya sudah sampai kantor.

"Brengsek, kau membuatku mati kutu!"

Jungmo akui kalau itu benar adanya, dia meminta pada Sungmin saat dia memanggilnya 'oppa'

'Jangan menyebutku dengan sebutan "oppa" panggil saja "Jungmo-ya", ne!'

'Ne, Jungmo-ya.'

'Biasakan ya, biar tidak kaku lagi.'

Jungmo yang sedang memejamkan matanya mengingat kejadian saat dirinya meminta Sungmin memanggilnya tanpa sebutan 'oppa' kembali membuka matanya dan menatap figura foto Sungmin di meja kerjanya dengan tatapan sendu. 'Aku tahu aku salah, tapi aku benar-benar mencintaimu!' batin Jungmo.

"Tidak, aku tidak akan menyerah. Masa depan Lee Corp ada ditanganku dengan ini Sungmin akan terus terikat denganku." Jungmo menyeringai

Ya, sudah sampai sejauh ini Jungmo melangkah untuk mendapatkan Sungmin. Dia tidak akan menyerah begitu saja.

Tapi Jungmo melupakan satu fakta, kekuasaan Kyuhyun lebih hebat daripada kekuasaan Jungmo. Hanya dengan satu kali perintah maka tercapailah perintahnya itu.

.

~o0o~

.

"Kyuhyun~ie" Seru yeoja paruh baya, Kim Heechul. Sambil berlari menuju sang putra dan langsung memeluknya erat. Kyuhyun membalas pelukan ibunya dan menatap ayahnya dengan senyum lebarnya.

Melepas pelukan sang ibu Kyuhyun beralih memeluk ayahnya sebentar.

"Baru sadar kalau kalian mempunyai putra tampan yang ditinggalkan disini sendirian, eoh?" Rajuk Kyuhyun membuat Heechul dan Hangeng terkekeh.

"Maafkan eomma sayang, tapi appa-mu tidak bisa jauh-jauh dari eomma-mu yang cantik ini. Jadi eomma harus menemaninya supaya appa-mu tidak kesepian." Ucap Heechul sambil melirik suaminya yang memutar kedua bola matanya malas.

"Untungnya anakku ini jenius jadi bisa tahu mana yang benar dan mana yang tidak!" Balas Hangeng dan menghindari tatapan membunuh dari istri tercintanya itu.

Kyuhyun hanya menggelengkan kepalanya melihat orang tuanya yang makin 'romantis'

"Kita pulang eomma, appa. Kebetulan dirumah sudah disiapkan makan siang." Ajak Kyuhyun sambil mengambil koper eomma-nya.

"Kau tidak ke kantor lagi kan?" Tanya Heechul dengan mata yang penuh harap, berharap bisa makan siang bersama-sama dan saling melepas rindu dengan perbincangan ringan setelah makan nanti.

"Tentu saja,apapun untuk eomma-ku tersayang!" Jawab Kyuhyun membuat Heechul memekik senang.

"Kalau begitu kita pulang sekarang!" Seru memeluk lengan Kyuhyun dan berjalan meninggalkan namja paruh baya yang menatapnya tidak percaya. 'Aku ditinggalkan' Ratap Hangeng dan berjalan menyusul Kyuhyun dan Heechul.

.

~o0o~

.

"Kyu, kau tidak ingin memperkenalkan seseorang pada eomma dan appa?" Tanya Heechul sambil menatap putranya yang sedang makan dengan lahap.

Ya, keluarga Cho sudah berada dimansion dan langsung menuju meja makan.

"Nanti eomma, kalau masalahnya sudah beres." Jawab Kyuhyun membuat Heechul dan Hangeng mengernyit bingung dengan jawaban putranya itu.

"Masalah apa?" Tanya Hangeng.

"Tidak sekarang aku akan menceritakannya, nanti kalau waktunya sudah pas dan tepat." Kyuhyun kembali makan menghiraukan tatapan bingung orang tuanya.

Heechul dan Hangeng mengangkat bahunya dan kembali makan dengan tenang.

'Kalau aku cerita tentang status Sungmin yang sudah bertunangan, pasti cinderella akan murka' Batin Kyuhyun.

.

.

To Be Continued

Hai, aku kembali….

Niatnya pengen update pas ulang tahun aku kemarin #11 Desember

Tapi karena terjadi masalah aku tidak jadi update malah jadi update di tengah tanggal ultahku sama yang.. ehem.. ga perlu aku sebutin kali ya.. hehehehhe

Yang penting aku tetap menjadi JOYer dan tetap mendukung Sungmin oppa.. dan tetap menyukai Kyuhyun oppa! Hehehehhe

Aku berterima kasih sama Guest yang sudah memperingatkan aku tentang kosa kata, penulisan dan tambahan-tambahan lainnya. Semoga ini tidak mengecawakan ya..

Maaf kurang panjang soalnya baru dapat ide segini dan untuk typo yang bertebaran harap maklumi aku yaaa.

Terima kasih yang sudah review di chap kemarin. #bungkuk2

Review lagi, ne!

Terima kasih

ratu kyuhae