Be My Girl

.

KyuMin FanFiction

.

Presented by ratu kyuhae

.

GS, Typo bertebaran, tidak sesuai EYD, alur berantakan

.

Don't Like, Don't Read, No Bash

.

Chapter 7

.

.

"Apa kau tahu sesuatu Lee Donghae?" Tanya yeoja paruh baya pada namja tampan didepannya dengan nada dingin membuat namja itu, Lee Donghae. Gugup dan menunduk.

"Ahjumma, kenapa bertanya padaku?" Tanya balik Donghae pada ibu dari direktur perusahannya, Cho Heechul.

"Ck, dia tidak memberitahuku. Jadi katakan, apa kau tahu sesuatu tentang percintaan Kyuhyun?" Desak Heechul sambil menatap tajam Donghae.

Donghae mendesah. Sebelum bertemu dengan Heechul di café, Donghae sudah mendapatkan firasat yang tidak enak. Ternyata firasatnya benar, Heechul ingin informasi tentang asmara Kyuhyun. 'Kalau aku mengatakan tentang hubungan Kyuhyun dan Sungmin bagaimana ya? Tapi katanya Kyuhyun tidak memberitahu ahjumma, berarti aku tidak boleh membocorkannya. Tapi kalau aku tidak bilang, Cinderella ini pasti akan mengamuk.' Batin Donghae.

Melihat Donghae yang diam bahkan melamun membuat Heechul bosan dan berdecak.

"Hae-yah, beritahu ahjumma!" Berbanding terbalik dengan nada suara yang awal, kini Heechul bertanya dengan nada manja tapi tetap menuntut. Donghae kembali sadar dalam pemikirannya barusan dan menatap Heechul.

'Sepertinya harus diceritakan, mianhae Kyu. Karena aku yakin kalau aku tidak mengatakannya Cinderella pasti tidak akan melepaskanku begitu saja.' Putus Donghae dalam hati.

"Baiklah ahjumma, aku akan menceritakannya. Tapi dengan syarat ahjumma harus tetap mendukung Kyuhyun." Jelas Donghae.

Heechul mengangguk semangat pertanda setuju. Donghae menghela nafas bersiap untuk menceritakan hubungan Kyuhyun dan Sungmin.

.

~o0o~

.

"Kau sudah menyelesaikan sebagian dari skripsimu?" Tanya Kyuhyun sambil sesekali menatap yeoja yang duduk disamping kemudi.

"Belum, masih ada yang harus diperbaiki dulu baru aku akan melanjutkannya." Jawab Sungmin lemas.

"Hey, kenapa kau lemas begini? Ada apa, hm?" Tanya Kyuhyun.

"Hanya sedikit pusing, tapi aku tidak apa-apa. Mungkin karena kelelahan." Jawab Sungmin cepat saat melihat wajah Kyuhyun yang khawatir.

"Kalau begitu tidurlah, nanti kalau sudah sampai rumahmu aku bangunkan." Saran Kyuhyun.

Sungmin mengangguk pelan, merubah posisi duduknya agar nyaman dan memejamkan matanya.

'Aku tidak ingin skripsiku selesai, aku tidak ingin lulus tahun ini. Kyu, aku tidak ingin jauh darimu, aku tidak ingin menikah dengan Jungmo. Aku menyukaimu, Kyu!' Batin Sungmin dan tanpa bisa dicegah setetes bening meluncur kebawah.

Kyuhyun terkejut saat tidak sengaja dirinya melihat Sungmin menitikkan air mata dalam keadaan menutup mata. Kyuhyun menepikan mobilnya dan mematikan mesin mobil, Kyuhyun melepas seat belt-nya kemudian memajukan badannya mendekati Sungmin dan mengusap pipi Sungmin yang basah.

Merasa terusik Sungmin membuka matanya dan terkejut melihat wajah Kyuhyun yang sangat dekat dengan wajahnya. Lama mereka terdiam membuat Kyuhyun memberanikan diri kembali mencium bibir Sungmin.

Chu~

Sungmin memejamkan kembali matanya merasakan sentuhan lembut dibibirnya. Kyuhyun melumat kecil dan Sungmin pun membalasnya. Merasakan Sungmin yang mulai membalas lumatannya, Kyuhyun pun menambah lumatannya sedikit kasar. Kyuhyun pun memasukkan lidahnya ke dalam mulut Sungmin.

Sungmin membiarkan lidah Kyuhyun membelit lidahnya lembut dan sedikit demi sedikit Sungmin membalas yang membuat Kyuhyun senang.

Sungmin memukul dada Kyuhyun pelan saat merasakan pasokan udara yang mulai menipis. Mengerti dengan maksud Sungmin, Kyuhyun melepas ciumannya dan menatap mata Sungmin dengan penuh cinta.

"Lanjutkan skripsimu jangan pedulikan yang lain, kau harus focus pada kuliahmu. Aku tahu apa yang menganggumu selama ini, tapi kau jangan khawatir. Karena aku akan menyelesaikan semuanya!" Ujar Kyuhyun.

Sungmin menatap Kyuhyun bingung tapi dia menganggukkan kepalanya, Kyuhyun tersenyum melihatnya dan kembali memasang seat belt-nya dan mulai menyalakan mesin mobil. Mobil pun kembali berjalan menuju kediaman rumah Lee.

.

~o0o~

.

'Kyuhyun menyukai seorang yeoja, tapi sayangnya yeoja itu sudah bertunangan. Tapi Kyuhyun yakin kalau yeoja itu dijodohkan dan itu memang benar ahjumma, yeoja itu dijodohkan oleh orang tuanya karena saat itu perusahaannya sedang mengalami kerugian besar dan saat itu ada yang ingin menolong perusahaannya dengan syarat yeoja yang Kyuhyun sukai harus menikahnya. Awalnya keluarga itu menolak tapi karena situasi perusahaannya maka orang tuanya meminta untuk bertunangan terlebih dahulu dan untungnya namja itu menerima permintaan dari orang tuanya.'

'Kyuhyun bilang katanya dia sedang menyelesaikan masalah, masalah apa?'

'Masalah penggelapan dana yang dilakukan oleh pegawai perusahaan keluarga dari yeoja itu dan ternyata yang menyuruh pegawai itu adalah orang yang menolong keluarga itu sekaligus tunangan dari yeoja yang Kyuhyun sukai.'

'Ya tuhan! Kasian sekali. Apa nama perusahaan itu? Dan siapa nama yeoja itu?'

'...'

'Ayolah, katakan saja!'

'Perusahaan itu bernama Lee Corp dan yeoja itu bernama Lee Sungmin, dan kami juga sedang melakukan kerja sama untuk proyek baru kami.'

'LEE CORP?'

Heechul memijit pelipisnya saat merasakan pusing yang menderanya, percakapannya dengan Donghae setengah jam yang lalu mengingatkannya pada seseorang.

Heechul langsung keluar dari mobil saat sudah sampai di mansion-nya, berjalan cepat menuju kamarnya.

"Chullie-yah!" Panggil seorang namja paruh baya.

Heechul menghentikan langkahnya saat mendengar namanya disebut, menolehkan kepalanya dan nampaklah suaminya yang sedang tersenyum dengan baju santainya pertanda bahwa suaminya itu sudah kembali dari kantor.

"Hannie~" Heechul mendekati Hangeng dan memeluknya erat, Hangeng bingung dengan tingkah sang istri. Memang Heechul sering memeluknya tapi dengan wajah yang berbinar, tapi sekarang sang istri memeluknya dengan wajah sedih.

"Ada apa, hm?" Tanya Hangeng lembut dan membawa sang istri menuju sofa ruang tengah.

"Kau masih ingat dengan pemilik Lee Corp?" Tanya Heechul sambil menatap wajah tampan suaminya.

"Ya, aku ingat. Dia sahabatku saat masih kuliah dulu, Kangin. Kau juga tahu hal itu kan? Bahkan istriya, Jungsoo juga sahabatmu. Waeyo?"

Melihat wajah Hangeng yang penasaran, Heechul mulai bersiap untuk bercerita.

.

~o0o~

.

'Semoga aku benar menceritakannya pada Cinderella' Batin Donghae mengacuhkan yeoja yang baru saja meletakkan gelas berisi teh hangat dan duduk disebelah namja itu.

"Hae-yah." Panggil Eunhyuk sambil menepuk pundak Donghae pelan. Sadar dari lamunanya, Donghae langsung menolehkan kepalanya dan melihat Eunhyuk yang menatapnya bingung.

"Ada apa?" Tanya Eunhyuk.

"Tadi eomma Kyuhyun meminta bertemu denganku dan menanyakan tentang Kyuhyun yang sedang jatuh cinta." Jawab dengan kekehan kecilnya.

"Lalu kau menceritakannya?" Donghae mengangguk menjawab pertanyaan Eunhyuk.

"Cerita tentang Sungmin dan statusnya?" Tanya Eunhyuk lagi dan dijawab lagi dengan anggukkan kepala Donghae.

"Yup, Semuanya. Tapi ada yang aneh!" Donghae memasang wajah berfikir.

"Apanya yang aneh?" Tanya Eunhyuk penasaran.

"Saat aku mengatakan nama perusahaanmu, eomma Kyuhyun langsung menjerit 'Lee Corp'. sepertinya eomma Kyuhyun tahu sesuatu." Ucap Donghae kembali berpikir.

Eunhyuk mengendikkan bahunya pertanda diapun tak tahu, tingkah Eunhyuk barusan tanpa sadar membuat Donghae gemas. Ingin sekali mencubit kedua pipinya tapi dia tahan sedari tadi, Donghae pun meminum teh-nya mengalihkan kegiatan menatap Eunhyuk.

"Bagaimana dengan penyelidikkan Kyuhyun?" Tanya Eunhyuk memulai perbincangan.

"Entahlah, aku belum menanyakannya." Jawab Donghae jujur membuat Eunhyuk Menghela nafas.

"Sabarlah, aku yakin Kyuhyun bisa melakukannya." Ujar Donghae memberi semangat saat melihat Eunhyuk yang berubah menjadi lesu.

"Tapi Hae, sekarang Minnie sedang melakukan skripsi. Dan kau tahu Hae, Minnie sama sekali tidak bersemangat malah terkesan memperlambat untuk skripsinya." Jelas Eunhyuk membuat Donghae termenung.

"Benarkah? Kalau begitu aku akan memberitahu Kyuhyun perihal ini agar Kyuhyun mempercepat untuk penyelidikkannya. Lagipula ini sudah dua minggu setelah makan malam dirumahmu waktu itu, kau harus tetap mendukung Sungmin untuk skripsinya jangan sampai dia terlambat untuk sidang. kalau begitu aku harus pergi!" Ujar Donghae sambil beranjak dari duduknya diikuti dengan Eunhyuk.

"Hati-hati." Ucap Eunhyuk.

.

~o0o~

.

Sesampainya dikantor, tanpa basa-basi Donghae langsung menuju ruangan Kyuhyun.

"Bagaimana dengan penyelidikkanmu? Kudengan Sungmin sedang melakukan skripsinya." Donghae menatap Kyuhyun serius dan dibalas dengan serius Kyuhyun pula.

"Sudah, hanya saja sebelum aku membongkar kebusukan Jungmo. Aku ingin menghancurkannya terlebih dahulu." Ujar Kyuhyun dengan seringai tajamnya.

Donghae menatap Kyuhyun bingung, 'Hah~ kepalaku pusing!' ratap Donghae dalam hati.

"Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Donghae berharap Kyuhyun akan menjawab pertanyaannya.

"Nanti kau akan tahu, sudah sana pergi. Kembali ke tempatmu!" Usir Kyuhyun sambil mengibaskan tangannya.

Donghae menatap Kyuhyun kesal karena harapannya hanya tinggal harapan. Donghae berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Kyuhyun yang sedang duduk dikursinya.

Pletak

Kyuhyun meringis memegang kepalanya yang baru saja dijitak Donghae.

"YA! Hyung, kenapa menjitakku? Appoyo~" Seru Kyuhyun tidak terima.

"Hari ini aku kesal dan kepalaku mulai pecah dengan semua tanda tanya yang ada pada keluarga Cho. Aku pergi!" Curhat Donghae kemudian berjalan meninggalkan ruangan sang direktur.

BRAK

Kembali Donghae membanting pintu ruang Kyuhyun. Sedangkan sang direktur, masih bingung dengan tingkah Donghae barusan. Masih dengan mengusap kepalanya yang berdenyut.

"Lumayan keras juga jitakkan ikan itu, ck!" Gumam Kyuhyun.

.

~o0o~

.

"Brengsek!" Umpat Hangeng setelah mendengar cerita Heechul tentang keluarga sahabatnya.

"Bagaimana ini, Hannie? Kita harus menolong Teukkie eonni" Heechul menatap suaminya sendu.

"Kita memang harus menolongnya, sayang!" Ujar Hangeng sambil mengusap punggung Heechul.

"Apa yang akan kau lakukan?" Tanya Heechul.

"Aku akan membicarakan hal ini pada Kyuhyun dulu, baru setelah itu kita pikirkan caranya." Jawab Hangeng. Ya, saat ini Hangeng membutuhkan anaknya. Karena kerja sama antara ayah dan anak pasti dapat membantu keluarga Kangin.

"Ne, kau benar. Semoga Kyunnie sudah mendapatkan bukti kejahatan dari namja brengsek itu." Ujar Heechul membetulkan ucapan suaminya tadi.

"Tapi, apa kau tahu nama perusahaan dari namja yang menjadi tunangan Lee Sungmin itu?" Tanya Hangeng.

"Aniyo, aku lupa!" Seru Heechul.

"Ya sudah, nanti kita tanya Kyuhyun saja." Ujar Hangeng yang dijawab dengan anggukkan Heechul.

.

.

To Be Continued

Saya kembali~!

Semoga tidak mengecewakan ya dichap ini.

Kalau ada typo, maaf dan harap maklumi saya!

Untuk yang galau, cepet2 move on ya.. jangan sedih terus, harus tetap semangat! Fighting.

Sepertinya ff ini tidak akan panjang, soalnya kyu dan appa akan bekerja sama yang pasti akan membuat ff ini cepat selesai! Hehehe

Terima kasih yang sudah review di chap kemarin, semoga kalian tidak bosan ya dengan ff abal ini.. hehehe

Review lagi, ne!

Terima kasih

ratu kyuhae