Be My Girl
.
KyuMin FanFiction
.
Presented by ratu kyuhae
.
GS, Typo bertebaran, tidak sesuai EYD, alur berantakan
.
Don't Like, Don't Read, No Bash
.
Chapter 9
.
.
| From: Kyunnie |
'Aku sudah didepan rumahmu, keluarlah!'
Sungmin membaca pesan masuk dari Kyuhyun dan beranjak dari kursi meninggalkan sarapannya yang tinggal setengah.
Sungmin merasa aneh, biasanya Kyuhyun langsung masuk ke ruang makan tapi ini tidak. Kyuhyun justru menyuruhnya keluar.
CKLEK
"Omo!" Seru Sungmin saat membuka pintu bukan wajah tampan namja itu justru sebuket bunga mawar yang cantik.
"dua belas mawar merah dan satu mawar putih, untuk yeojaku yang cantik hari ini. Kau suka?" Kali ini sungmin dapat melihat wajah namja tampan saat Sungmin mengambil buket bunga mawar itu dan menciumnya.
"Suka, sangat suka. Terima kasih!" Kyuhyun membalas dengan anggukkan dengan senyum manisnya mendengar ucapan terima kasih dari yeojanya.
"Tadi kau bilang.. aku.. yeojamu?" Tanya Sungmin saat mengingat ucapan Kyuhyun barusan. Jantung Sungmin berdebar, dirinya sangat senang diperlakukan seperti ini. Bahkan Jungmo yang ber-status tunangannya saja tidak pernah melakukan seperti ini.
"Ya, ada yang salah? Aku tidak peduli kalau kau sudah bertunangan." Jawab Kyuhyun santai membuat Sungmin tersenyum mendengarnya.
"Kau sudah selesai sarapannya?" Tanya Kyuhyun.
"Ne, aku sudah selesai." Jawab Sungmin sedikit salah tingkah.
"Apa kau ada acara hari ini?" Tanya Kyuhyun –lagi-
"Aniyo, waeyo kyu?" Sungmin menatap Kyuhyun bingung. Sedangkan yang ditatap tersenyum senang.
"Kalau begitu kita jalan hari ini, cepat siap – siap. Aku akan menunggu." Perintah Kyuhyun dengan senyum lebar membuat Sungmin tersenyum dan mengangguk.
"Masuklah, aku akan menyuruh bibi Kang untuk membuatkanmu minuman." Ujar Sungmin sebelum melangkahkan kakinya menuju kamarnya dengan riang.
Sungmin tidak peduli akan dibawa kemana dirinya, asalkan itu bersama Kyuhyun. Sungmin menyimpan buket bunga dari Kyuhyun di atas meja dan berjalan menuju lemari pakaian. Sungmin bingung akan memakai baju apa, dirinya tidak ingin terlihat jelek didepan Kyuhyun.
Diingatnya kembali pakaian Kyuhyun, kemeja berlengan panjang dan dilehernya ada syal kecil perpaduan antara warna hitam dan putih yang dimasukkan kedalam kemejanya membuat dua kancing bagian atas terbuka dan celana jeans berwarna hitam.
Dan akhirnya Sungmin memutuskan memakai baju berbahan kaos lengan panjang dan memakai rok kotak – kotak berwarna hitam dan putih. Rambut hitam panjangnya yang ikal ia biarkan tergerai.
Sedikit berdandan dan menatap pantulan dirinya didepan cermin, berharap Kyuhyun menyukai tampilannya. 'Ya ampun, aku seperti remaja yang akan berkencan' Batin Sungmin. Kembali dirinya menatap tampilannya didepan cermin dan akhirnya memutuskan untuk menemui Kyuhyun.
.
~o0o~
.
"Wah, makanannya enak sekali!" Seru yeoja itu ceria.
"Karena kita sudah selesai makan, bagaimana kalau kita menonton film?" Usul namja tampan menatap yeoja dihadapannya dengan wajah berbinar membuat yeoja itu terkekeh dan mengangguk.
"Baiklah, setelah ini kita akan ke tempat bioskop. Sebelum kita kesana apa kau imau es krim?" Tanya namja itu.
"Aku mau es krim!" Jawab yeoja itu senang membuat namja itu mencubit kedua pipinya gemas.
"Ish, sakit!" Ringis yeoja itu sambil menyentuh kedua pipinya.
"Maaf sayang, kau sangat lucu. Aku jadi tidak bisa menahan diriku untuk mencubit kedua pipimu itu." Namja itu terkekeh apalagi melihat yeoja dihadapannya itu sedang mempoutkan bibirnya.
"Hey, jangan mempoutkan bibirmu. Apa kau mau aku melahap bibirmu disini?" Perkataan namja itu sontak membuat yeoja itu menormalkan kembali bibirnya.
Namja itu menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan mesumnya sementara dan memanggil pelayan, memesan es krim.
.
~o0o~
.
Kyuhyun terdiam tanpa berkedip saat melihat Sungmin yang sedang menuruni tangga. 'Cantik.' Puji Kyuhyun dalam hati. Bibir ber-shape M yang diolesi lip gloss pink begitu menggoda dan polesan bedak yang tipis terlihat begitu manis kemudian pakaiannya yang dicocokkan dengan warna baju yang dia pakai membuat terlihat seperti pasangan kekasih
"Cantik." Puji Kyuhyun saat Sungmin sudah berada didepannya.
"Terima kasih." Sungmin tersenyum malu.
"Rumahmu sepi sekali, Ming!" Kyuhyun mengalihkan perhatiannya pada Sungmin sebelum dia kehilangan akal sehatnya.
"Hyukkie eonni pergi pagi – pagi sekali bahkan tidak sarapan dirumah. Kau tadi memanggilku Ming?" Sungmin memastikan pendengarannya kalau – kalu dia salah dengar.
"Ne, Ming. Dan hanya aku yang boleh memanggilku seperti itu!" Jawab Kyuhyun sukses membuat Sungmin merona.
"Baiklah kita pergi." Kyuhyun mengulurkan tangan kanannya di depan Sungmin. Tanpa menunggu lama Sungmin menyambut uluran tangan Kyuhyun dan berjalan menuju pintu keluar sambil bergandengan tangan.
"Kita mau kemana Kyu?" Tanya Sungmin saat Kyuhyun mulai menjalankan mobilnya.
"Kita hari ini akan menghabiskan waktu berdua, kau mau kan?" Kyuhyun menoleh sebentar kea rah Sungmin dan kembali focus pada jalan.
"Aku mau." Jawab Sungmin pelan.
"Tapi sekarang kita akan kemana?" Lanjut Sungmin kali ini tidak dengan suara pelan.
"Kita akan menonton film dulu, setelah itu terserah kau mau kemana." Jawab Kyuhyun sambil tersenyum.
"Kalau begitu nanti saja ditentukannya setelah selesai menonton film." Sungmin tersenyum senang karena akan bersama Kyuhyun seharian ini.
.
~o0o~
.
"Kau duduk saja dulu disini, aku akan membeli tiket dulu." Ujar Kyuhyun saat mereka sudah tiba di tempat bioskop. Sungmin hanya mengangguk dan duduk dikursi.
"Ah, kau mau pop corn juga?" Tanya Kyuhyun.
"Ne, aku mau. Minumnya orange juice ya." Jawab Sungmin semangat, Kyuhyun terkekeh melihat Sungmin yang berbinar membuat tangannya tidak tahan untuk mengacak rambut Sungmin pelan.
"Oke, tunggu dulu ya." Kyuhyun pun meninggalkan Sungmin dan melangkah menuju antrian pembelian tiket. Sungmin memandang ke segala arah, melihat para pengunjung yang tidak sabar untuk memasuki ruang theater bioskop.
"Apa kau mau pop corn?"
Sungmin menolehkan kepalanya ke belakang, dan melihat namja yang dia kenal beranjak dari duduknya membuat Sungmin dapat melihat wajah namja itu, 'Dia sudah punya kekasih? Mesra sekali seperti sikap Kyuhyun padaku.' Batin Sungmin saat melihat namja itu begitu perhatian pada seorang yeoja mengingatkan dia pada Kyuhyun yang begitu memperhatikannya. Sungmin memperhatikan yeoja yang sedang duduk membelakanginya, Sungmin merasa kenal dengan yeoja itu.
"Aku mau, minumnya terserah kau saja."
Sungmin membulatkan matanya begitu mendengar suara yeoja itu. 'Omo, suara ini.. jangan – jangan…'. Melihat namja yang sudah pergi untuk mengantri pembelian tiket, Sungmin pun beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya menuju meja tempat yeoja dan namja itu.
"Omo!" Sungmin kaget saat melihat wajah yeoja itu, begitupun dengan yeoja itu yang sama kagetnya melihat Sungmin.
.
~o0o~
.
Kyuhyun sedikit kesusahan membawa satu pop corn ukuran large dan dua gelas minuman. Melihat tempat duduknya yang kosong membuatnya sedikit bingung, 'Mungkin ke toilet.' Batin Kyuhyun. Tidak sengaja ekor matanya melihat Sungmin bersama seorang yeoja yang duduk dibelakang meja tempat awal mereka duduk.
Kyuhyun melangkahkan kakinya menuju tempat Sungmin dan yeoja itu duduk. Kyuhyun merasa familiar dengan yeoja itu.
"Ming, ini pesananmu." Kyuhyun memusatkan matanya pada Sungmin terlebih dahulu dan dibalas dengan senyum manis dari Sungmin. Saat menyimpan bawaannya di meja Kyuhyun langsung menatap yeoja itu dan seketika matanya membulat.
"Kau disini? Dengan siapa?" Tanya Kyuhyun saat sadar dari keterkejutannya dan duduk disebelah Sungmin.
"Aku dengan-"
"Hyukkie, ini pesananmu."
Kyuhyun dan Sungmin refleks menolehkan kepalanya menuju suara tadi dan Kyuhyun kembali membulatkan matanya.
"Hae hyung!"
"Hai, Kyu!" Namja itu Donghae berjalan menghampiri meja dengan santai dan duduk disebelah Eunhyuk. Memang tadi Donghae sudah melihat saat Kyuhyun menghampiri meja yang mereka duduki, kaget memang. Apalagi melihat Sungmin yang juga disana membuat Donghae sedikit panik dan memutuskan untuk tenang.
"Kalian?" Tanya Kyuhyun sedikit menggoda membuat Donghae dan Eunhyuk salah tingkah.
"Ck, kau mendahuluiku hyung." Protes Kyuhyun saat sudah tahu jawabannya dari gelagat mereka.
"Aku ini lebih tua darimu jadi wajar kalau aku mendahuluimu." Donghae ikut protes saat mendengar protesan Kyuhyun.
"Kapan kalian pacaran?" Tanya Sungmin antusias membuat Kyuhyun diam, tidak jadi membalas ucapan Donghae karena dirinya juga penasaran.
"Ehm, baru kemarin malam." Jawab Eunhyuk malu – malu.
"Wah, kalau begitu hae oppa harus mentarktir kami. Ya kan, kyu?" Sungmin menatap Donghae antusias dan beralih menatap Kyuhyun. Yang ditatap hanya menganggukkan kepalanya kaku saat melihat bagaimana imutnya Sungmin membuatnya ingin melahapnya.
Donghae yang melihat tingkah Kyuhyun tertawa geli membuat Eunhyuk menatapnya heran. Donghae yang merasa ditatap menolehkan kepalanya dan melihat wajah bingung Eunhyuk, Donghae hanya menggeleng kecil.
"Lebih baik kita masuk, pintunya sudah dibuka." Ajak Donghae pada sang kekasih.
Melihat Donghae dan Eunhyuk memasuki theater 3, Kyuhyun melihat tiketnya dan mendengus kesal.
"Kenapa Kyu?" Tanya Sungmin saat melihat Kyuhyun yang kesal.
"Tidak apa – apa, ayo kita masuk." Ajak Kyuhyun.
Saat sudah menemukan nomor kursi Kyuhyun dan Sungmin pun duduk dengan nyaman.
"Hai Kyu, hai Minnie!" Sapa namja dibelakang kursi Kyuhyun dan Sungmin, Kyuhyun yang tahu suara itu memilih menghiraukannya, berbalik dengan Sungmin yang menoleh ke belakang dan melihat Donghae dan Eunhyuk dengan wajah berbinar.
Melihat yeojachingunya sedang asyik mengobrol dengan Sungmin, Donghae berbisik tepat ditelinga Kyuhyun dan fokus kearah depan.
"Kyu, kenapa kau menatap ke depan terus? Filmnya kan belum mulai? Dan hey, setelah ini kita pergi bersama ya? Double date. bahkan Sungminmu dan Eunhyukku sama – sama memakai rok." Ucapan Donghae membuat Kyuhyun menoleh ke belakang, tempat Eunhyuk duduk. Dan benar saja, mereka sama – sama memakai rok bedanya Sungmin berwarna hitam sedangkan Eunhyuk berwarna biru laut. Kyuhyun kembali menatap ke depan membuat Donghae berdecak pelan.
"Ya! Kau kenapa sih?" Tanya Donghae jengah. 'Masih bertanya kenapa?' batin Kyuhyun kesal.
"Ck, arra. Setelah ini kita berpisah!" Ujar Donghae mengalah, dia memang tahu alas an kenapa Kyuhyun seperti itu. Dia hanya menggodanya saja tadi.
Lampu yang awalnya terang menjadi gelap membuat semua penonton memfokuskan pandangannya kedepan.
Kyuhyun memegang tangan Sungmin membuat sang empu menoleh dan mendapati wajah Kyuhyun yang tersenyum, Sungmin membalas senyumannya dan mereka berdua pun kembali fokus ke depan layar. Kyuhyun merubah yang tadinya memegang menjadi menggenggam, sesekali Kyuhyun mencium punggung tangan yeoja itu. Walau samar, tapi Kyuhyun dapat melihat rona merah pada kedua pipi Sungmin.
Sedangkan dibelakang, Donghae menatap puas pada foto yang tadi dia ambil saat Kyuhyun mencium punggung tangan Sungmin di ponselnya, begitu pula dengan Eunhyuk.
"Hae-yah, ada petugas. Sudah simpan ponselmu!" Perintah Eunhyuk saat melihat seorang petugas yang sedang mengawasi.
"Ne, Chagiya." Donghae memasukkan ponselnya dalam saku celananya, setelah aman petugas itu pun pergi membuat Eunhyuk dan Donghae bernafas lega. Kyuhyun yang awalnya menghiraukan mereka saat mendengar bisikan mereka, walaupun Kyuhyun tak tahu apa yang mereka bicarakan. Tapi saat mendengar helaan nafas mereka membuat Kyuhyun menoleh dan menatapnya tajam.
"Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian menghela nafas secara bersamaan?" Tanya Kyuhyun menyelidik.
"A-aniyo." Jawab Eunhyuk dan Donghae gugup dengan suara yang pelan. Kyuhyun mendengus dan kembali menatap ke layar. sesekali menatap Sungmin yang sedang fokus menonton. Kyuhyun tersenyum dan mencium pucuk kepala Sungmin.
Sungmin yang menyadari itu pun menundukkan kepalanya. 'Eomma, jantung Minnie rasanya ingin copot.' Jerit Sungmin dalam hati.
Sedangkan dibelakang, kembali menghela nafas. Bukan menghela nafas lega tapi menghela nafas sedih. 'Tidak sempat mengambil ponsel, ini gara – gara petugas itu. Semoga kau dipecat nanti.' Rutuk Donghae dan Eunhyuk.
.
~o0o~
.
"Apa Sungmin ada?" Tanya namja itu pada salah satu maid yang membukakan pintu.
"Nona Sungmin dari tadi pagi pergi dengan temannya tuan." Jawab maid sopan.
"Teman? Nugu?" Tanya namja itu lagi.
"Cho Kyuhyun, tuan." Jawab maid.
Namja itu mengepalkan tangannya, tanpa berkata apa – apa lagi namja itu berbalik dan pergi meninggalkan rumah Lee, namja itu memasuki mobilnya dan memukul stir dengan keras.
"Aku tidak akan kalah darimu, Cho Kyuhyun. Sungmin milikku! Tinggal menunggu beberapa minggu lagi dan Sungmin akan menjadi milikku." Desis namja itu, Kim Jungmo.
Jungmo terdiam, memikirkan sesuatu yang pastinya dapat membuat Sungmin menjadi miliknya. Jungmo menyeringai licik kemudian mengambil ponselnya, tidak lama ditempelkannya ponsel itu ditelinga kanannya.
'Ya, tuan!'
"Aku mempunyai tugas untukmu."
'Saya akan melakukannya tuan.'
"Bunuh namja bernama Cho Kyuhyun, buat seperti kecelakaan."
'Baik tuan.'
"Bagus."
Jungmo memutuskan panggilan telepon itu dan kembali menyeringai.
"Mati kau Cho Kyuhyun."
Drrt drrt drrt
Dengan segera Jungmo mengangkat telepon dari sekretarisnya.
"Ada apa?" Tanya Jungmo.
"Sajangnim, terjadi masalah dikantor!" Jawab Sekretaris itu terdengar panic.
"Memangnya ada apa?"
"Perusahaan JW Corp. menarik semua dana untuk kerja sama kita, sajangnim!" Jawab Sekretaris itu.
"APA? Tidak mungkin." Seru Jungmo tidak percaya.
"Ne, sajangnim. Tadi siang wakil dari JW Corp menarik semua dananya, bagaimana ini sajangnim? Kita mengalami rugi besar." Sekretaris itu bertambah panic.
"Aku akan segera kesana." Jungmo melempar ponselnya asal dan mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
.
~o0o~
.
"Seru sekali filmnya. Iya kan, eonni?" Sungmin menatap kakaknya semangat membuat Eunhyuk menelan ludahnya susah.
"Y-ya, seru sekali" Jawab Eunhyuk gugup membuat Sungmin menatapnya heran. 'Aku terlalu fokus padamu dan Kyuhyun hingga aku tak tahu bagaimana film itu.' Batin Eunhyuk.
Untungnya Sungmin tidak mengambil pusing dan kembali menyeruput jus strawberry-nya sambil menunggu Kyuhyun dan Donghae yang sedang ke toilet.
"Eonni, kenapa tidak pernah menceritakan padaku soal jadiannya eonni dan Donghae oppa?" Tanya Sungmin.
"Donghae melakukannya secara mendadak, waktu itu hanya membicarakan tentang pekerjaan saja. Dan malamnya Donghae memberikan eonni cincin dan menyatakan perasaannya." Jawab Eunhyuk malu.
Sungmin langsung menatap jari manis Eunhyuk dan terlonjak senang.
"Kalau begitu, cepatlah untuk menikah eonni." Ujar Sungmin semangat.
"Ya! Kami baru berpacaran kemarin malam, sudah langsung disuruh nikah saja." Eunhyuk mempoutkan bibirnya membuat Sungmin terkekeh.
"Umurmu sudah pantas untuk menikah eonni." Ucap Sungmin tersenyum jahil.
"Aish, aku ini masih muda jadi masih sedikit belum pantas untuk menikah." Bela Eunhyuk.
"Ya, ya, ya terserah eonni saja. Ngomong – ngomong mereka lama sekali!" Sungmin menatap ke sekeliling siapa tahu menemukan sosok Kyuhyun. Tapi sosok itu belum muncul juga.
Eunhyuk mengedikkan bahunya dan menyeruput strawberry milkshake miliknya.
.
~o0o~
.
"Berani sekali kau membawa pergi tunangan orang!" Donghae menggelengkan kepalanya sambil mencuci tangannya.
"Yang penting Sungmin senang, kau tidak lihat? Dia lebih bahagia saat bersamaku." Kyuhyun berujar santai sambil membersihkan tangannya dengan tisu.
"Ya, Sungmin memang lebih sering tersenyum saat bersamamu. Lalu bagaimana dengan rencanamu?" Tanya Donghae.
"Sesuai dugaanku. Dan ini akan menjadi sebuah kehancuran untuknya." Jawab Kyuhyun tertawa iblis membuat Donghae merinding.
"Hey, ceritakan padaku." Desak Donghae. Melihat Kyuhyun yang mengangguk membuat Donghae tersenyum senang dan mulai untuk mendengarkan.
Flashback
"Bacalah dan kau akan tahu semuanya." Kyuhyun menatap Yesung yang mulai membaca isi map itu.
Yesung membacanya dengan teliti tidak ada yang tertinggal, seketika matanya membulat dan menatap Kyuhyun tak percaya.
"Kau jangan bercanda Kyu, walau kau mencintai Sungmin tapi bukan seperti ini caranya." Ujar Yesung tak percaya.
"Sayangnya aku tidak bercanda hyung, bahkan disitu tertulis bahwa perusahaan Jungmo sering melakukan penggelapan dana dan ini yang terparah. Karena dia menginginkan Sungmin." Ucap Kyuhyun serius.
Yesung kembali membaca map itu dan beralih menatap Kyuhyun, tidak ada kebohongan. Ya, kini Yesung percaya.
Melihat Yesung yang sudah percaya padanya membuatnya menyeringai.
"Kuharap kau tahu apa yang akan kau lakukan, sebelum dia melakukannya pada perusahaanmu." Ucap Kyuhyun tegas.
"Aku pergi, hyung!" Kyuhyun berdiri dari duduknya dan melenggang pergi tanpa menunggu jawaban dari Yesung.
Flashback end
"Wow, jadi Yesung hyung bekerja sama dengan Jungmo?" Kyuhyun mengangguk menjawab pertanyaan Donghae.
"Lalu setelah ini apa yang akan kau lakukan?" Tanya Donghae.
"Aku akan bekerja sama dengan appaku, setelah itu melaporkannya pada polisi." Jawab Kyuhyun.
"Kenapa tidak sekarang saja?" Donghae menatap Kyuhyun penasaran.
"Tentu saja karena aku ingin melihat dia menderita terlebih dahulu. Dan kau tahu? Lee Kangin, appa Sungmin dan Eunhyuk ternyata sahabat appaku." Ujar Kyuhyun.
"Benarkah? Jadi ini kenapa Cinderella itu teriak saat aku memberitahu nama perusahaan Tuan Lee." Ujar Donghae tanpa sadar, Kyuhyun mengernyitkan dahinya dan memandang Donghae heran.
"Kapan kau bertemu dengan eommaku? Dan apa yang kalian bicarakan." Tanya Kyuhyun.
"Belum lama sih, Eomma mu menanyakan tentang kau yang sedang jatuh cinta dan aku menceritakannya." Masih tanpa sadar Donghae memberitahu semua yang dia sembunyikan dari Bos Evil-nya.
"Kau menceritakan semuanya?" Desis Kyuhyun.
Donghae mengangguk kemudian matanya terbelalak menyadari ucapannya barusan. Donghae perlahan mundur dan berlari meninggalkan toilet.
"MIANHAE KYUHYUN-AH" Teriak Donghae membuat semua penghuni yang berada di toilet terlonjak kaget.
"Awas kau ikan!" Kyuhyun mendengus dan berjalan meninggalkan toilet. Beberapa langkah ponsel Kyuhyun bordering pertanda telepon masuk.
"Ada apa?" Tanya Kyuhyun datar.
'…'
"Aku tahu dia akan melakukan ini, kau tahu bukan apa yang harus kau lakukan sekarang?"
'…' Kyuhyun menyeringai tipis mendengarnya.
"Bagus, lakukan dengan sangat rapi."
Kyuhyun memutuskan sambungan teleponnya dan kembali melangkahkan kakinya dengan wajah puas. Sepertinya Donghae tidak jadi mendapat masalah!
.
.
To Be Continued
Hai, aku tidak jadi update lama. Review kalian membuatku semangat untuk menulis dan muncullah ide ini. Semoga tidak mengecewakan ya.
Dan maaf untuk typo, untuk chap ini panjangkah? #kedip2
model pakaian Kyu aku ambil dari salah satu foto kyu fav ku.. hahahaa
Untuk Chap 10 tidak janji update cepat. #lirikTugas
Terima kasih yang sudah review, follow dan favorite. Saya senang sekali. Maaf tidak bisa saya sebutkan satu-satu #again.
Tapi review, fav, follow membuat saya semangat untuk menulis.
Review lagi, ne!
Terima kasih
ratu kyuhae
