Be My Girl

.

KyuMin FanFiction

.

Presented by ratu kyuhae

.

GS, Typo bertebaran, tidak sesuai EYD, alur berantakan

.

Don't Like, Don't Read, No Bash

.

Chapter 15

.

.

"Setelah ini kau mau kemana, sayang?" Tanya Kyuhyun sambil memeluk pinggang Sungmin posesif.

Sungmin mengetuk dagunya dengan jari telunjuk tidak lupa bibirnya yang mengerucut imut membuat Kyuhyun harus menahan hasrat untuk tidak mencium bibir shape M favoritenya itu.

"Aku lapar Kyu~" Rengeknya mengingat waktu sudah menunjukkan jam makan siang, Kyuhyun menepuk keningnya pelan.

"Mianhaeyo, aku terlalu semangat saat di toko game tadi." Sesal Kyuhyun sambil menatap satu kantong besar yang berisi kaset game.

"Gwaenchanhayo, Kyunnie." Jawab Sungmin dengan senyum manisnya.

"Kalau begitu kau ingin makan apa, Ming?" Tanya Kyuhyun.

"Aku ingin Tteokbokkitapi aku juga ingin makan Tokkebi hot dog." Jawab Sungmin dengan wajah berbinar.

"Baiklah kita makan Tokkebi hot dog dulu baru nanti kita membeli Tteokbokki, bagaimana?" Tawar Kyuhyun dan langsung dijawab dengan anggukkan semangat dari Sungmin.

Kyuhyun kembali memeluk pinggang Sungmin yang sempat terlepas saat menepuk pelan keningnya, tanpa buang waktu mereka berjalan menuju jajanan – jajanan yang diinginkan Sungmin tadi.

Tidak perlu berjalan jauh, mereka sudah sampai ditempat makanan yang menjual Tokkebi hot dog.

Setelah selesai memesan makanan dan minuman, Kyuhyun menarik pinggang Sungmin agar berdekatan dengannya dan mengelus rambut yeojanya itu.

"Apa kau senang?" Tanya Kyuhyun sesekali mencium pelipis Sungmin.

"Aku senang sekali." Jawabnya riang dan menyandarkan kepalanya di dada Kyuhyun, menikmati debar jantung Kyuhyun yang membuatnya merasa nyaman.

"Gomawoyo, kau selalu membuatku tersenyum dan membantu keluargaku untuk menyelesaikan masalah yang dilakukan oleh Jungmo." Terdengar nada sedih di akhir kata pengucapan Sungmin barusan yang membuat Kyuhyun terdiam.

"Apapun, aku akan melakukan apapun untuk bisa membuatmu tersenyum dan bahagia. Dan aku tidak akan membiarkan dia lepas begitu saja, dia harus mendapatkan balasan yang setimpal untuk semua kesedihanmu dan keluargamu. Kau percaya padakukan?" Sungmin mendongak dan menatap mata onyx Kyuhyun.

"Tentu, aku percaya padamu." Sungmin tersenyum tipis, tanpa bisa menahan Kyuhyun mengecup bibir Sungmin singkat.

Sungmin menjauhkan dirinya dari Kyuhyun saat melihat seorang pelayan yang berjalan mendekati meja yang mereka tempati, pelayan itupun menyimpan makanan dan minuman di meja dengan rapi.

Setelah pelayan itu pergi, Sungmin langsung menyantap makanannya dengan lahap menghiraukan kekehan Kyuhyun yang melihatnya makan.

Kyuhyun baru memakan makanannya setelah mengacak rambut Sungmin.

Drrt drrt

Kyuhyun mengambil ponselnya di saku celananya saat merasakan getaran yang menandakan ada pesan masuk, Sungmin sempat menatap Kyuhyun sebentar dan kembali pada makanannya.

| From: Hae 'Fishy' Hyung |

'Mission Complete'

Kyuhyun menyeringai membaca pesan dari Donghae, Kyuhyun kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya tanpa membalas pesan dari Donghae. Menatap Sungmin yang tidak terganggu dan masih menyantap makanan, Kyuhyun kembali memakan makanannya dengan rasa puas dihatinya.

.

~o0o~

.

"Mau langsung ke tempat Tteokbokki atau jalan – jalan dulu?" Tanya Kyuhyun setelah selesai makan dan kembali berjalan mengitari kawasan Myeongdong.

"Jalan – jalan saja dulu." Jawab Sungmin, dirinya merasa kenyang dan memutuskan untuk membeli Tteobokki setelah kembali berjalan – jalan, Sungmin belum puas dikarenakan diantara mereka Kyuhyun lah yang belanja paling banyak.

Sungmin hanya membeli – dibayar Kyuhyun – bando berbentuk telinga kelinci yang masih bertengger dikepalanya dan Kyuhyun yang masih memakai bando berbentuk serigala.

Sedangkan Kyuhyun, terlihat kantung besar berisi kaset game yang diperkirakan ada 10 buah yang membuatnya kesal.

Melihat mata yeoja manisnya itu pada kantung yang berada di genggamannya dan wajahnya berubah menjadi kesal membuatnya membekap mulutnya dengan telapak tangan untuk menahan tawa.

"Aku ingin boneka bunny yang besar, Kyu." Pintanya membuat Kyuhyun mengerut bingung.

"Bukannya kau sudah punya?" Tanyanya, Kyuhyun memang tahu Sungmin memiliki boneka bunny saat melihat wallpaper ponsel Sungmin yang bergambar foto boneka bunny besar dan sedang dipeluk oleh sang pemilik yang membuatnya sedikit cemburu. Ingat, sedikit!

"Aku ingin yang baru, lagipula itu kan pemberian dari Jungmo." Ucapnya santai tidak memperdulikan mata Kyuhyun yang membulat sempurna.

"MWOYA?" Seru Kyuhyun membuat orang – orang disekitar terlonjak kaget, begitu pula dengan Sungmin.

"Buang boneka itu, aku akan membeli yang lebih besar dari yang dia berikan." Kyuhyun langsung menarik tangan Sungmin menuju toko boneka.

Sungmin terkekeh kecit tanpa diketahui Kyuhyun, 'Sebenarnya itu pemberian dari appa saat aku ulang tahun dua tahun yang lalu, biarlah yang penting aku mendapat boneka bunny dari Kyunnie.' Batinnya senang.

.

~o0o~

.

Kyuhyun mendengus melihat Sungmin yang terus memeluk boneka bunny, 'Kenapa aku harus membelinya sekarang? Harusnya aku membelikannya saat mau pulang nanti.' Jeritnya frustasi.

"Ming."

"…"

"Mingie~"

"…"

Kesal, Kyuhyun menarik pinggang Sungmin dan mencium bibir shape M yeojanya itu. Sungmin terkejut, matanya membulat sempurna.

Beruntung boneka bunny masih berada di pelukannya sehingga bagian depan kegiatan mereka ditutupi oleh boneka bunny, tapi bagian samping yang menjadi masalah karena tidak ada penghalang.

Bahkan sekarang Kyuhyun sedang melumat bibirnya, Sungmin menahan bibirnya agar tidak terbuka saat merasakan lidah Kyuhyun yang berusaha untuk masuk kedalam mulutnya.

Sungmin merutuk Kyuhyun yang menggigit bibir bawahnya sehingga membuatnya membuka mulut, Sungmin mencoba berontak dengan satu tangannya.

Berhasil, akhirnya Kyuhyun melepaskan pagutan bibir mereka. Dengan santainya namja itu tersenyum manis tidak perduli tatapan orang yang berlalu lalang melihat saat mereka ciuman tadi.

"Kau menyebalkan!" Serunya kesal dan berbalik meninggalkan Kyuhyun dengan menghentakkan kakinya.

Kyuhyun berjalan cepat menyusul Sungmin dan memeluknya dari belakang, lelah memberontak yang nyatanya tidak berhasil membuat Kyuhyun melepaskan pelukannya dan membiarkan Kyuhyun membawanya jalan dengan tetap saling berpelukan.

"Kyu, bisakah kau lepaskan? Aku tidak bisa berjalan dengan benar dengan kau yang memelukku dari belakang dan aku yang sedang memeluk boneka bunny dari depan." Ujarnya kesal.

"Makanya jangan hanya memeluk boneka bunny sehingga kau melupakanku, aku tidak terima kau lebih memilih boneka bunny itu untuk kau peluk daripada aku." Ucapnya ikutan kesal.

"Siapa yang melupakanmu?" Sangkalnya.

"Kau, aku daritadi memanggilmu tapi kau tidak menyahutnya sama sekali." Kali ini Sungmin tidak bisa menyangkal, tersenyum lima jari sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengah tanda 'peace' membuat Kyuhyun mempoutkan bibirnya.

"Jangan mempoutkan bibirmu, sangat tidak cocok." Sungmin tertawa melihat Kyuhyun yang mempoutkan bibirnya.

"Tertawa saja, bibir yang sedang kau ejek ini baru beberapa menit yang lalu kau nikmati saat kita berciuman." Ucapnya membuat Sungmin membulatkan matanya.

"YA! Pervert." Serunya dan kembali berjalan meninggalkan Kyuhyun dengan wajah yang semerah tomat.

Kyuhyun tertawa melihatnya sebelum kembali menyusul yeoja yang ia cintai itu.

.

~o0o~

.

Terlihat sosok namja tampan yang berjalan menuju pintu kediaman rumah Lee, menekan bel yang berada di sebelah pintu.

Sedikit merapikan penampilannya agar terlihat rapid an terlihat seorang maid yang membukakan pintu untuk namja tampan tersebut.

"Apa tuan Lee ada?" Tanya namja itu sopan.

"Ada, silahkan masuk." Maid pun membuka pintunya lebih lebar sehingga namja itu masuk tanpa penghalang.

"Mohon tunggu sebentar, saya akan memanggil tuan Lee." Pamitnya.

Namja itu menyeringai, rencana untuk melamar gadisnya akan segera dia lakukan. Tanpa membuang waktu lebih lama sebelum di dahului oleh seseorang.

Sayup – sayup namja itu mendengar suara yang dia kenal, suara yeoja.

Tidak lama muncullah pemilik suara yeoja tadi dan menatapnya kaget.

"Kau!" Serunya, tanpa sadar jari telunjuknya mengarah pada namja tampan yang sedang tersenyum.

.

~o0o~

.

Kyuhyun menatap Sungmin horror, melihat bagaimana gelas – gelas bekas Tteokbokki yang kalau dihitung ada 6 buah gelas bekas Tteokbokki dan semua itu Sungmin yang memakannya.

Kyuhyun beralih menatap gelas bekas Tteokbokki punya dirinya yang baru ada 1 namun keduanya sama – sama sedang memegang gelas berisi Tteokbokki yang baru habis setengahnya.

"Pelan – pelan makannya sayang." Ujar Kyuhyun memperingati sesekali mengusap sudut bibir Sungmin yang terkena saus Tteokbokki.

Saat ini, mereka berada di kedai yang menjual Tteokbokki. Saat mengejar Sungmin yang sedang merajuk, Kyuhyun terus membujuknya hingga akhirnya Sungmin luluh dengan syarat makan Tteokbokki sepuasnya dan langsung diangguki Kyuhyun.

"Sudah lama sekali aku tidak makan Tteokbokki." Ujar Sungmin senang.

"Iya, tapi makannya pelan – pelan saja." Balas Kyuhyun lembut dan hanya dibalas dengan anggukkan kepala membuat Kyuhyun terkekeh.

"Kalian serasi sekali" Celetuk seorang ahjumma membuat Kyuhyun dan Sungmin mendongak, menatap sang pemilik kedai yang sedang tersenyum.

"Kalian masih berpacaran?" Tanya ahjumma itu.

Sungmin diam, tidak tahu harus menjawab apa. Karena memang hubungan mereka tidak ada status, walaupun mereka saling mencintai tapi namja disebelahnya ini belum menyatakan cintanya secara resmi. Sungmin menatap jari manisnya yang tidak dihiasi apapun, cincin tunangannya dengan Jungmo sudah dia lepas saat mengetahui semua tindak kejahatan yang dilakukan tunangannya itu.

"Kami belum berpacaran ahjumma, tapi kami akan langsung menikah." Sungmin mendongak dan menatap Kyuhyun kaget.

Ahjumma itu terkekeh dan menggelengkan kepalanya mendengar jawaban Kyuhyun barusan.

"Ini tambahan untuk kalian, tidak perlu membayar." Ucap ahjumma itu sambil meletakkan dua gelas berisi Tteokbokki yang masih mengepul.

"Kamsahamnida." Jawab Kyuhyun dan Sungmin kompak membuat ahjumma itu tertawa.

"Kalian sangat cocok."

.

~o0o~

.

"Sudah sore, ingin pulang atau masih ingin jalan?" Tanya Kyuhyun lembut sambil mengelus kepala Sungmin yang bersandar didadanya.

"Pulang saja Kyu, aku lelah." Jawab Sungmin dan memeluk boneka bunny erat.

"Yasudah kita pulang."

Kyuhyun berjalan menuju mobilnya, membuka pintu mobil untuk Sungmin dan menutupnya saat yeojanya itu sudah duduk manis di kursi samping kemudi. Berjalan mengitari mobilnya dan masuk kedalam, tidak lama mobil itupun pergi meninggalkan kawasan myeongdong menuju rumah Sungmin.

"Tidurlah, nanti aku bangunkan kalau kita sudah sampai." Ujar Kyuhyun melihat Sungmin yang sedang mencoba untuk terjaga.

Sungmin mengangguk pelan dan menutup matanya tidak lupa dengan boneka bunny yang masih ia peluk.

Kyuhyun menghentikkan mobilnya saat lampu lalu lintas berwarna merah, menatap Sungmin yang sudah tertidur. Dengan pelan namja itu mencoba melepas boneka bunny yang dipeluk Sungmin dan menyimpan dibelakang, mengecup bibir Sungmin singkat dan kembali menjalankan mobilnya saat lampu lalu lintas berubah menjadi warna hijau.

Hingga akhirnya mobil Audi A7 itupun berhenti didepan rumah Sungmin, Kyuhyun melepas seat belt nya dan melepas seat belt Sungmin.

Kyuhyun memutuskan untuk menggendong Sungmin, tidak tega melihat betapa pulasnya Sungmin saat tertidur.

Setelah keluar dari mobil Kyuhyun berjalan menuju pintu Sungmin dan membukanya, dengan perlahan Kyuhyun mengangkat tubuh Sungmin ala bridal style dan berjalan menuju pintu.

Menekan bel rumah dan muncullah seorang maid, tanpa banyak bicara maid itu langsung membuka pintu lebar – lebar.

Kyuhyun langsung berjalan menuju tangga yang berada di ruang keluarga, namun langkahnya terhenti saat melihat orang tua Sungmin, Eunhyuk dan seorang namja yang sangat ia kenal sedang duduk di ruang keluarga tersebut.

"Apa yang sedang kau lakukan disini?"

.

.

To Be Continued

Haiiii, lama ya aku updatenya? Mianhaeyo~ T_T
untuk sekarang segini aja dulu ya, maaf pendek bgt. Tadinya mau bkin panjang tapi tiba – tiba dapat kabar kalau sahabat aku meninggal dunia, dan itu membuatku down hingga akhirnya batal buat aku panjangin chap ini.

Jeongmal mianhaeyo, semoga chap 16 panjang ya. Maaf bila ada typo di chap ini, terima kasih untuk yang sudah review, favorite dan follow.

Untuk Try to Love You, saya usahakan untuk update tidak lama lagi. Semoga masih ada KMS yang masih suka baca ff Kyumin.

Untuk sahabatku, selamat jalan kawan… allah lebih sayang sama kamu, supaya kamu sudah tidak tersiksa dan menahan rasa sakit dengan penyakit yang kamu derita, kau namja terbaik yang pernah aku temui. #maaf ya aku curhat dikit..

Sampai jumpa di chap 16! #lambai2

Review lagi, ne!

Terima kasih

ratu kyuhae