Pembalasan 3 Uke
(Meanie)
Wonwoo mendudukkan dirinya didepan TV. Hari ini Seventeen sedang diberi cuti selama 2 minggu penuh. Beberapa member ada yang kembali kerumahnya dan beberapa lagi ada yang memilih untuk keluar dorm dan berjalan-jalan. Wonwoo memilih berdiam diri dirumah dan menonotn kartun kesayangannya, larva. Ia melirik jam dinding yang menempel di tembok sebelah kanannya. Larva mulai 1 jam lagi, jadi Wonwoo menonton acara dari channel TV lain. Pilihannya jatuh kepada acara Music Bank, dia tersenyum, kepalanya bergerak mengikuti lagu yang dinyanyikan oleh boyband yang diundang, begitupun pula dengan mulutnya yang sibuk menyanyikan lagu. Namun tak lama kemudian, senyumannya pun hilang dan berganti dengan tatapan tajam. Didepannya sekarang tengah menampilkan penampilan salah satu girlband yang sekarang tengah naik daun. Bukan, Wonwoo bukan membencinya, toh mereka juga debut hampir bersamaan dengan Seventeen. Wonwoo hanya tidak menyukai salah satu member mereka.
"Lihat, dia sok cantik sekali.. dasar nenek sihir.." gumamnya pelan. Ia mengganti channelnya. Kartun larvanya sudah dimulai dan Wonwoo mulai diam menikmati acara kartun lucu itu. Sesekali ia tertawa ketika 2 makhluk berwarna merah dan kuning itu melakukan hal lucu.
"Hyung.." panggil seseorang. Wonwoo tersentak dan langsung menoleh kearah belakang tubuhnya. Disana berdiri sosok tinggi dan hitam, tetapi bukan hantu. Dia adalah Mingyu. Sedang mengucek matanya dan berjalan kearah Wonwoo lalu duduk disamping namja itu. Kepalanya ia rebahkan diatas paha Wonwoo.
"Baru bangun?" tanya Wonwoo sambil mengelus lembut rambut Mingyu yang berantakan, khas orang bangun tidur. Mingyu menganggukkan kepalanya. Ia berbali menghadap perut Wonwoo dan memeluk perut Wonwoo, ia mengusakkan kepalanya disana.
"Manja heum? Ada jadwal kencankah hari ini?" tanya Wonwoo. Mingyu menganggukkan kepalanya.
"Tapi aku malas mandi.." ucapnya. Wonwoo terkekeh. Mingyu meraih remote dan mengganti channel TV.
"Woahh Gfriend.." pekik Mingyu dan langsung terduduk. Ia begitu semangat melihat interview live dari girlband beranggotakan 7 orang itu. Tanpa sadar senyum lebar terkembang di bibir Mingyu, membuat namja disampingnya mengerucutkan bibirnya sebal. Apalagi mata Mingyu, astaga, bahkan bola matanya fokus kepada seseorang disana. Siapa lagi kalau bukan Eunha. Yeoja yang akhir-akhir ini membuat Wonwoo uring-uringan dan mengancam hubungan mereka.
"Aku mau kekamar." Ucap Wonwoo dingin lalu bangun dan berjalan menuju kamarnya dan Mingyu tentu saja. Mingyu tersentak ketika mendengar nada bicara Wonwoo. Ekhem, sepertinya dia akan terkena masalah besar hari ini. Tidak ingin masalah semakin menjadi, Mingyu lalu mematikan televisi dan beranjak mandi. Ia tidak ingin membujuk Wonwoo dengan bau tubuh yang menyengat.
10 menit kemudian Mingyu sudah selesai mandi. Ia menggunakan bathrobe dan berjalan menuju kamarnya. Ia tersenyum ketika mendapati gulungan tebal selimut berada di tengah-tengah ranjangnya, ralat ranjangnya dan Wonwoo. Mingyu lalu mengambil baju dan memakainya, lalu berjalan mengendap menuju gulungan tebal itu. Mingyu menyibakkan selimut itu pelan dan selimut itu terbuka. Matanya membola ketika mendapati apa yang ada di dalam selimut itu. Okay, memang tidak mengejutkan, karena yang ada didalam selimut itu adalah Wonwoonya, tetapi yang mengejutkan ialah Wonwoonya sedang menangis sekarang. Mingyu akui, Wonwoo yang menangis sambil memeluk boneka panda pemberiannya memang berjuta kali lebih imut daripada biasanya. Namun, Mingyu mengesampingkan itu sementara. Ia lalu tidur disamping Wonwoo, membawa tubuh kurus itu kedalam pelukannya.
"Sayang maafkan aku.." ucap Mingyu lembut. Wonwoo semakin menjadi tangisannya. Ia memukuli punggung tegap Mingyu. Jujur, Mingyu memang kesakitan, tangan Wonwoo itu penuh tulang, ingat, tetapi Mingyu akan menahannya. Setidaknya untuk Wonunya tersayang.
"Sana sana pergi sana dengan Eunha atau siapalah, jangan pedulikan aku, aku aku hiks aku memang tidak ada seksi-seksinya hiks.. dadaku juga rata hiks.. Jun hyung hiks aku ingin balikan saja dengannya hiks.." Wonwoo berujar dengan sesenggukkan. Mingyu tersenyum. Ia mengendurkan pelukannya dan menangkup pipi Wonwoo. Mingyu menghapus air matanya dan perlahan mengecup bibir Wonwoo. Hanya mengecup tanpa melumat, hanya ingin Wonwoonya merasakan cinta yang ia berikan melalui ciuman itu.
"Sayang, aku akan jelaskan sesuatu. Aku hanya mengidolakan mereka saja, hanya sebatas itu. Kau tahu sendiri kan kalau aku tidak bisa selingkuh dengan siapapun.." jelas Mingyu. Wonwoo mengerucutkan bibirnya.
"Kata siapa? Dulu kau pernah bilang begini, namun kau malah mendekati Jeonghan hyung. Padahal kau tahu sendiri waktu itu Jeonghan hyung sudah bersama Seungcheol. Jelas sekali kau memandangnya dengan tatapan berbeda ketika kita syuting mv Mansae switch version.." omel Wonwoo. Mingyu meringis. Wonwoo benar sekali. Hey, Mingyu pernah khilaf karena pernah menyukai bahkan mencintai makhluk sekejam iblis itu. Untung Wonwoo menyelamatkannya, sehingga ia tidak perlu menjadi suami takut istri macam Seungcheol.
"Err, itu masa lalu sayang, tidak untuk dibahas.." ucap Mingyu. Wonwoo makin mengerucutkan bibirnya dan langsung dikecup kilat oleh Mingyu.
"Itu mencuri namanya, Tuan Kim.. tidak baik.." omel Wonwoo lagi. Ia lalu duduk dipangkuan Mingyu dan mengalungkan lengannya. Ia menempelkan keningnya pada Mingyu.
"Biarkan saja, toh kau juga sudah mencuri hati dan perhatianku selama ini.." bisik Mingyu sambil membenarkan letak poni Wonwoo. Wonwoo tersenyum lalu menggesekkan hidung mancung mereka.
"Berjanjilah kau tidak akan selingkuh lagi, Kim Mingyu.." ucap Wonwoo. Mingyu menganggukkan kepalanya.
"Sebenarnya aku juga tidak selingkuh, Jeon Wonwoo. Mana bisa orang yang sedang duet kau bilang berselingkuh.." ucap Mingyu. Wonwoo mendelik dan mencubit hidung mancung kekasihnya. Membuat kekasih tannya itu mengaduh kesakitan.
"Mana bisa pria yang berstatus menjadi kekasih orang lain bisa berteriak dengan begitu histerisnya ketika melihat sekumpulan yeoja sedang melakukan interview. Dan catat, didepan kekasihnya sendiri.." ucap Wonwoo. Mingyu terkekeh lalu memeluk pinggang ramping orang yang menjabat sebagai kekasihnya itu.
"Aigoo, kau yang mengomel panjang lebar seperti itu lebih membuatku terpesona, Nona Kim.." ucap Mingyu. Wonwoo memutar bola matanya malas.
"Sekali lagi kau menggombal, akan ku potong burungmu itu, Kim!" –Wonwoo
"Maka kau akan salah besar jika melakukan itu." –Mingyu
"Wae?" –Wonwoo
"Karena kau nanti akan mencari the little Mingyu dan tidak akan pernah menemukan yang sebesar milikku nantinya.." –Mingyu
"Bermimpi saja, punya Jun hyung bahkan lebih besar dan lebih memuaskan daripada punyamu.." –Wonwoo
"Oh, aku akan menunjukkan bagaimana bendaku menggempur lubang sempitmu itu, Jeon.." –Mingyu
"Coba saja.." –Wonwoo
Maka dimulailah pertempuran sengit yang menghasilkan bunyi ambigu diseluruh dorm. Untung saja hanya mereka berdua yang berada di dorm. Mungkin. Karena di depan kamar mereka si magnae polos, Dino sedang menyumpali telinganya dengan earphone sejak pasangan yang sedang melakukan this and that itu berdebat tentang 'burung siapa yang paling besar'.
Dan, sebenarnya Wonwoo tidak sepenuhnya cemburu pada Eunha. Sebenarnya daripada Eunha, Wonwoo lebih bisa dikatakan cemburu pada the other Jeon. Yup, siapa lagi kalau bukan Jeon Jungkook. Bagaimana tidak, namja bergigi kelinci, si golden magnae, the ultimate ukenya ban
gtan boys itu hampir setiap waktu menelfon Mingyu dan menanyakan ada waktu luangkah. Dan si kardus hitam itu bukannya mencari alasan untuk menghindar, malah menjawab jika dia memiliki waktu luang banyak, sehingga mereka berdua memutuskan untuk bertemu. Dan bodohnya lagi, Mingyu mengiyakan ajakan Jungkook tepat didepan Wonwoo. Catat, didepan, bukan dibelakangnya. Wonwoo sempat uring-uringan hari itu, sampai si mulut pedas Jihoon kalah berdebat dengannya.
Namun sekarang Wonwoo tidak memikirkannya lagi. Selama Mingyu mengakui bahwa dia tidak selingkuh dan ekhem membayar hutang waktunya dengan ekhem kegiatan ranjang, maka Wonwoo akan baik-baik saja. Setidaknya walaupun Mingyu dekat dengan banyak orang tetapi hati namja tan itu akan tetap miliknya, begitupun pula dengan Wonwoo.
END
::: Coretan Author :::
Gimana gimana? Bagus gak? Maaf telat update #bow
Bagi kalian yang nunggu ini ff, maaf ya nggak bisa update secepatnya.. maaf banget..
Uhm, kalau nanti ada waktu luang, author kan mau debut NCT 127 couple, dan yang debut pertama di ffnya author itu JaeYong, tapi author bingung mau kasih cerita kaya gimana. Secara hari-harinya author itu cuman diisi sama Meanie doang #tampolpakesempol
Uhm, bagi readernim yang mau kasih saran, silahkan kasih direview atau pc author ya?
Jangan lupa like and reviewnya readernim #bow
