Chapter 2

Hari ini Jungkook baru saja pulang, sekitar pukul 07.00 pm. Dia langsung mencari keberadaan orang tuanya, tapi dia tidak menemukannya. Akhirnya Jungkook memutuskan untuk bertanya kepada maid yang sedang menyiapkan makan malam untuknya.

" Maaf, mengganggu anda.." ujar Jungkook sopan, meskipun dia adalah orang yang bekerja di sini dan Jungkook adalah majikannya. Tapi kan Jungkook juga harus sopan dengan yang lebih tua.

" Tidak apa-apa tuan.. ada yang bisa saya bantu?" ujar maid itu.

" Tidak, aku hanya mau bertanya.. apakah Otta dan Oka sudah pulang?" tanya Jungkook.

" Sepertinya belum, saya belum melihatnya sejak tiga hari yang lalu. Bukankah mereka sedang ke luar negeri? " Jawab Maid tersebut.

" Ah, begitukah? Pantas saja akhir-akhir ini aku tidak melihat mereka.." gumam Jungkook. " Kalau begitu, terima kasih.." dan Jungkook pun pergi ke kamarnya.

Sesampainya di kamar, tiba-tiba handphonenya berbunyi. Menandakan ada pesan yang masuk.

From : Appa

Jungkook, otto-san sedang pergi ke korea untuk mengurus bisnis dan sekolah yang ada di sana. Maaf, baru memberi tahumu hari ini. Jaga dirimu baik-baik. Otto-san akan pulang 2 hari lagi kalau tidak masalah di sini sudah selesai.

Setelah membaca pesan itu, Jungkook langsung tersenyum. Seperti biasa, meskipun mereka pergi. Mereka akan tetap mengabari Jungkook.

To: Appa

Aku tau apa, segeralah pulang. Aku ingin membicarakan sesuatu. Aku menyayangimu..

Tak lama sebuah pesan masuk, Jungkook kira itu balasan dari otto-sannya. Tapi ternyata itu pesan dari oka-sannya.

From : Eomma

Jungkook sayang.. maaf, oka-san pergi ke Amerika tidak memberitahumu dulu. Oka-san terburu-buru dan sangat sibuk. Jadi baru memberitahumu malam ini.. jangan marah,oke? Oka-san akan segera pulang. Tunggu besok lusa, kemungkinan kami akan pulang.. oka-san menyayangimu.

Lagi-lagi Jungkook tersenyum membaca pesan yang masuk. Otta-san dan Oka-sannya ini memang tau saja kalau Jungkook tadi mencarinya.

To : Eomma

Tentu saja aku tidak akan marah.. aku tau, pasti oka-san sangat sibuk. Aku tunggu besok lusa, oka-san harus segera pulang. Aku juga menyayangimu..

Setelah itu, Jungkook memutuskan untuk menonton tv. Sebelumnya, dia mampir dulu ke dapur untuk mengambil cemilan. Sekarang, dia sudah di depan tv dengan dorayaki dan keripik kentang di atas meja di depannya. Dengan malas-malasan Jungkook menonton film yang sedang Booming, yaitu Kimi No Nawa.

Setelah menghabiskan satu setengah jam untuk menonton film, tiba-tiba perutnya minta diisi. Jungkook pun langsung ke meja makan, dan kebetulan saat itu makanannya sedang di siapkan di atas meja. Tidak banyak, hanya ada Onigiri, shabu-shabu dan sushi yang cukup mengenyangkan perut Jungkook.

" Wah... ku rasa ini enak.." ujar Jungkook pada sang maid yang sedang menyiapkan makanan di atas meja.

" Kuharap begitu, tuan.." ujar maid itu.

" Hm.m.. ungh.. boleh ku makan sekarang?" tanya Jungkook.

" Tentu saja tuan, makanannya sudah siap anda nikmati."

" Wah... ini enak! Terima kasih.." ujar Jungkook, setelah mencoba makanannya.

Setelah selesai makan malam, Jungkook pergi ke kamarnya dan belajar sebentar. Hanya sekedar membaca-baca buku dan setelah itu dia tidur.

Pukul 12 malam, ada dua pesan masuk dari kedua orang tuanya. Jungkook yang kebetulan terbangun, langsung membuka pesan tersebut. Isi pesannya hampir sama, intinya mereka akan benar-benar pulang besok lusa.

#######

Dua hari kemudian, Otto-san dan Oka-san Jungkook telah sampai di rumah. Tepat pukul 05.00 pm, Jungkook menyambut mereka dengan senang.

" Oka-san, Otto-san.. aku rindu kalian.." ujar Jungkook, memeluk mereka berdua.

" Kami juga merindukanmu, sayang.." ujar Oka-sannya.

" Oka-san dan Otto-san pasti lelah.. kalian harus istirahat.." ujar Jungkook.

Jam makan malam telah tiba, keluarga Jeon sedang berkumpul di meja makan untuk memakan makanan yang sudah di siap kan para maid di rumah mereka.

" Emm.. otto-san, oka-san.. aku ingin memberitahukan sesuatu.." ujar Jungkook.

" Apa itu, Jungkook?" tanya Otto-san.

" Sekolah mengadakan program Student Exchange dan aku di minta untuk mengikuti program tersebut." Jawab Jungkook.

" Lalu?" tanya Oka-san.

" Emm.. bolehkah?" tanya Jungkook " Kalau kalian tidak mengijinkan juga tidak apa-apa kok, aku akan mengatakannya pada kepada pihak sekolah."

" Siapa yang tidak mengijinkannya,sayang? Kami mengijinkan kok.. iyakan?" ujar Oka-san.

" Hm.. benar, bukankah bagus kalau kau jadi perwakilan sekolah? Otto-san dan oka-san akan sangat mendukungmu." Ujar Otto-sannya dengan bangga. " Em, tapi dimana student exchangenya?

" Korea." Jawab Jungkook.

" Benarkah? Itu bagus, kau bisa tinggal bersama haraboji dan halmoni." Ujar Oka-sannya.

" Ne, jadi aku boleh ikut?" tanya Jungkook, senang.

" Tentu saja.." ujar otto-sannya.

" Yey! Terima kasih otto-san, oka-san.." ujar Jungkook senang.

Kalau dia ikut program itu, kan dia bisa kembali ke korea. Itu artinya, dia akan bertemu dengan teman-temannya lagi di sana. Termasuk bertemu dengan Jin Hyung yang sudah memintanya untuk pulang ke korea berkali-kali.

TBC...