Warning: ooc, humor garing, tata bahasa tidak beraturan, typo
Assassination clasroom adalah milik Matsui Yuusei
Normal POV
Terdengar suara hentakan kaki orang sedang berlari yang terdengar keras dari luar kelas 3E.
*BRAAAK!*
Setelah sekian kalinya pintu kelas 3E yang di buka dengan kasar, seorang gadis bersurai merah panjang masuk sambil nyengir kayak setan.
"TEMAN-TEMAN~DENGAR DEH! ADA YANG JADIAN CUY! MINTAIN PJ YUKK~" teriak Karma dengan alaynya.
"KARMAA!" teriak Nagisa dan Kayano berbarengan.
"NAGISA! KAU JUGA!? DASAR PENGKHIANAT! KUKIRA KAU SAHABATKU! POKOKNYA KALIAN SEMUA HARUS KASIH PJ KE AKU GAMAU TAU TITIK GAK PAKE KOMA!"tangis Okajima.
"Juga?"
Seseorang menaruh lengannya di bahu Nagisa dan Kayano dari belakang.
"Nagisa, Kayano-chan dengar deh! Chiba sama Rinka dan Hinata-chan sama Maehara udah jadian!" kata Nakamura.
Orang yang di omongin cuman bisa diam dengan wajah merah kecuali Maehara karena dia cuman nyengir-nyengir kesenengan.
"O, oh...ngomong-ngomong Terasaka-kun di mana?"tanya Nagisa karena tidak merasakan keberadaan coretcewekjejadiancoret.
"Ah...tadi katanya mau pulang duluan, mau cari pacar katanya." Kata Itona dengan santai.
"Eh?! Cari cewek?! Dia kan lagi jadi cewek! "
"HAHAHAHA! Nagisa, memang ada yang mau sama muka tampang ibu rumah tangga sambil cosplay pake seragam anak sekolah!?"Karma tawa nista.
"Karma..."
*BRAAAKK!*
"Minnasan! Aku sudah memasukkan penawarnya ke dalam coklat baru agar kita bisa kembali tanpa ciuman!"kata Okuda yang baru balik dari rumahnya.
"Beneran Okuda-san!?"tanya Kataoka.
"Iya! Silahkan!"kata Okuda sambil menyerahkan coklatnya.
Kataoka dan Kanzaki mengambil coklatnya duluan. Setelah dimakan bukannya asap putih yang muncul melainkan wajah Kanzaki menjadi merah.
"Ka, Kanzaki-san, kau tidak apa-apa?"tanya Sugino.
"Hic...Aku tidak apa-apa kokhic...Sugino-kun...hic!"kata Kanzaki dengan wajah yang merah dan mata sayu.
"E, eh? Kanzaki-san?! Okuda-san apa benar yang kau masukan penawarnya?!"tanya Sugino.
"Maaf! Sepertinya aku salah ambil dan malah ambil sake!"
"OKUDA-SAN!"teriak seluruh orang yang ada di kelas 3E minus Asano.
"Maafkan aku!"kata Okuda lalu kabur.
"Okuda-san!"Karma mengejar Okuda.
"Kataoka-san, apa kau juga mabuk?"tanya Isogai.
Kataoka tidak menjawab apa-apa.
"Kataoka-san?"
"Gawat, gimana nih Isogai-kun..."
"Gawat apanya Kataoka-san?"
Kataoka memegang dagu Isogai.
"Aku baru sadar ada malaikat secantik ini di depanku..."
Wajah Isogai memerah.
"Kataoka-san?! Kau mabuk?!"
"Iya...sepertinya aku mabuk...termabuk oleh kecantikanmu..."
Semua orang minus Asano nosebleed dibikinnya.
"Teman-teman, sepertinya Kataoka-san benar-benar mabuk. Aku akan membawanya ke UKS."kata Isogai sambil membahu Kataoka yang sempoyongan.
"Kanzaki-san! Giman—lho, Kanzaki-san?!"tanya Sugino yang baru sadar bahwa Kanzaki sudah hilang entah kemana.
"Sugino! Kau saja yang cari! Coba cari di tempat yang kemungkinan yang Kanzaki-san bakal datengin" kata Maehara.
"Yasudah!" kata Sugino lalu meninggalkan kelas bersama Isogai.
"Asano-chan~"panggil Nakamura.
"Ada apa pirang?"tanya Asano dengan ketus.
"Pergi yuk!"ajak Nakamura.
Asano tadinya mau nolak, tapi karena dia sendiri gak ngapa-ngapain, akhirnya dia ngikut aja.
"Yasudah, memang mau ngapain?"tanya Asano.
"Duh! Ya nge-date lah!"
"Hah?!"muka Asano sedikit memerah.
"Ayo!"Nakamura menarik tangan Asano.
"O-oi!"
Nakamura dan Asano pergi.
.
.
.
.
.
"SIAL! GUE GAK CEMBURU! AGH! COBA GUE BERUBAH JUGA GENDERNYA!"teriak Okajima.
Tiba-tiba bahu Okajima ada yang nepuk.
"Jim, emang lu ada pacar atau cewek yang suka lu buat di cium?"tanya Maehara nyindir.
"Gaada..."dan Okajima menyesal telah berbicara hal yang buat dia sakit hati sendiri.
"Duuhh...Kanzaki-san mana ya?"gumam Sugino yang lagi berada di kerumunan game center.
Sugino cari di game center karena kemungkinan Kanzaki bakal main di sini.
"HEBAT! SUDAH BERAPA KALI BERTANDING MASIH JUARA 1 TERUS!"teriak seseorang dari tengah-tengah kerumunan.
"Eh? Jangan-jangan..."Sugino mencoba mendekati pusat kerumunan itu.
Dan yang di temukannya adalah Kanzaki.
"Kanzaki-san!"panggil Sugino.
"Eh? Ah! Sugino-kun...hic!"
"Ayo kembali ke sekolah!"Sugino menarik Kanzaki keluar dari game center.
"Sugino-kun...aku haus..."
"Eh? Kanzaki-san haus? Yasudah, kita duduk di bangku taman itu saja dulu..."kata Sugino lalu menuntun jalan Kanzaki yang sempoyongan ke arah bangku taman.
"Kanzaki-san, tunggu sini ya! Aku beli minum di mesin penjual minum yang disana dulu."kata Sugino sambil menunjuk kearah mesin penjualnya.
"Hmmm..."hanya itu jawaban Kanzaki.
Ketika Sugino mau pergi, tangannya di tahan oleh Kanzaki.
"Kanzaki-san?"
"Sugino-kun hic!...tunggu...hic!"
"Ada apa Kanzaki-san?"
"...tolong...jawab hic! Pertanyaaku dengan jujur..."
"? Baiklah..."
"Sugino-kun, apa kau menyukaiku...? hic!"
"Eh!?"
"bagaimana...?"
"Iya! Aku menyukaimu!"jawab Sugino dengan wajah yang merah.
"Benarkah...? hic!"
"IYA!"
"hic!...hehehe...aku senang kau menyukaiku..."
Kanzaki tiba-tiba kehilangan keseimbangan lalu Sugino menahannya.
Tetapi karena sekarang Sugino perempuan dan Kanzaki laki-laki, Sugino tidak cukup kuat untuk menahannya dan akhirnya mereka berdua jatuh.
"H, huaaa!"
*CUP!*
Pipi Sugino tanpa sengaja tersentuh bibir Kanzaki. Dan asap putihpun muncul.
Sugino malu sekaligus kesenengan, tapi dia harus membawa Kanzaki yang tertidur pulang kerumah.
Sugino akhirnya menggendong Kanzaki menuju kerumahnya Kanzaki.
Sugino POV
Huaaa! Aku malu bangeet! Jangan-jangan Kanzaki-san juga suka aku!? Hahaha...aku tahu itu tidak mungkin...
"Ugh..."
"Kanzaki-san?"
"Aku..."
Apa dia mengigau?
"Aku suka..."
SIAPA?!
"To..."
To siapa?! Yah... Kanzaki-san kan manggil aku Sugino jadi harusnya depannya su...hah...hancurlah hatiku Kanzaki-san suka sama orang lain...depannya to...
"Tomohito-kun..."
EEEEEEEHHHHHH?! DIA BILANG TOMOHITO! KANZAKI-SAN SUKA SAMA AKU?! DIA JUGA PANGGIL PAKAI NAMA KECILKU?! HUAAAA?! BAHAGIANYA DIRIKU!
Normal POV
"Hentai..."
"He?"
"Sugino hentai! Gendong Yukiko-chan sambil senyum-senyum sendiri!"kata Nakamura yang kebetulan ngeliat Sugino dan Kanzaki.
"Tu, tunggu! Ini tidak seperti yang kau kira! A, Asano bantu aku!"
"Aku tidak menyangka kau orang yang seperti itu..."kata Asano sambil menatap jijik Sugino.
"BUKAN! KALIAN SALAH SANGKAA!"
Tbc.
Yaa~ Minna, Hisashiburi!
Saya tahu saya bilang akan mengepost beberapa chapter kalau sudah kembali...
Gomennasai! Waktu itu saya ngomong kagak nyadar diri!
Terima kasih buat para reader semua yang masih berbaik hati mau membaca fanfic buatan orang seperti saya ini... TT_TT
Yak! Itu saja yang bisa saya ucapkan untuk saat ini...
Jaa nee~
