Karena Fict ini yang duluan selesai. Daripada nganggur lebih baik langsung Lompoberang Update saja. Sementara untuk Dua Fict yang lain akan menyusul besok malam jam 12 malam.


CHAPTER 25 OUT!

A Naruto Fanfiction

..:: Disclaimer © Masashi Kishimoto ::.

..:: The Chronicle Of Trio Uzumaki © Lompoberang ::...

Rate : M

Warning : Typo bertebaran, Alur Berantakan, Ide Pasaran, OOC,
OC (Maybe), StrongNaru, GodlikeNaru, Etc


Pair : Naruto X Kushina - Karin X ?

Genre : Adventure - Romance – Family

A/N : Cerita ini murni Fiction hasil dari otak yang rada-rada Erro milik Lompoberang. Apabila ada kesalahan mohon dimaklumi dan ada kesamaan dalam hal ide dan alur dari Fict lain, mungkin hanya kebetulan atau mungkin memang Lompoberang menjadikan Fict tersebut sebagai inspirasi.


Notification:

"Naruto." = Human Talking

"Naruto." = Human Thinking/Telepati

"Kurama." = Bijuu, Summoning and Othed Talking

"Kurama." = Bijuu, Summoning Thinking/Telepati

"Rasengan!" = Jutsu/Tehnique

::

::

..:: CHAPTER 24 : RISE OF UZUHIOGAKURE ::..


Three Years Later

Dalam tiga tahun ini perkembangan Uzuhiogakure bisa dibilang cepat. Karena dalam tiga tahun penduduk Uzuhiogakure kini berjumlah sekitar 500 orang dan seperempat diantaranya adalah Shinobi. Naruto dan yang lain sering keluar desa jika mendapat informasi mengenai peperangan kecil antara kelima desa elemental. Rata-rata penduduk Uzuhiogakure adalah penduduk desa kecil yang terkena dampak peperang kecil tersebut. Sedangkan untuk Shinobi, ada puluhan dari mereka yang merupakan mantan Missing-nin yang Naruto rekrut.

Seluruh penduduk Uzuhiogakure sudah mengetahui kalau Naruto adalah SS-Rank Missing-nin. Walaupun begitu mereka tidak mempermasalahkannya karena menurut mereka Naruto adalah orang yang baik karena telah menyelamtkan dan memberikan mereka tempat tinggal yang aman. Begitupula dengan Missing-nin yang Naruto rekrut. Sang Yondaime Uzukage juga jarang menunjukan sifat dingin dan datarnya kepada penduduk.

Untuk Insfraktur Uzuhiogakure sendiri telah berubah yang tadinya hanya sebuah reruntuhan kini berganti menjadi desa kecil yang damai. Beberapa fasilitas desa diantaranya adalah gedung Uzukage, rumah sakit, Akademi untuk para anak-anak yang ingin menjadi shinobi dan fasilitas penunjang desa lainnya. Untuk masalah ekonomi. Naruto diam-diam bekerja sama dengan Mei Terumi selaku Mizukage. Dengan senang sang Mizukage tersebut membantu pahlawan desa mereka untuk membangun ulang desanya.

Sedangkan untuk keamanan desa. Naruto dan Arashi memasang Kekkai High-Rank berjumlah dua lapis. Lapis pertama adalah Kekkai pendeteksi yang berada 5 kilometer dari desa dan dikelilingi sebuah danau. Kekkai lapis kedua adalah Kekkai terkuat yang pernah ada dimana Kekkai tersebut tidak dapat dihancurkan meskipun diserang dengan Ninjutsu Rank-SS. Dimana hanya ada satu jalan keluar dari Kekkai tersebut yang terletak di bagian barat desa.

Ditambah lagi dengan bantuan Isobu yang mempunyai kabut ilusi sehingga membuat Uzuhiogakure benar-benar tersembunyi. Jadi secara keseluruhan Desa Uzuhiogakure terlihat seperti hutan yang diselubungi kabut.

Dalam tiga tahun itu pula. Sasuke dan Jiraiya sering mampir ke Uzuhiogakure. Jika Jiraiya yang mampir maka Naruto dan yang lain hanya bisa sweatdrop karena kerjaannya hanya membicarakan hal mesum bersama Arashi. Sedangkan untuk Sasuke hanya mampir sekedar berlatih tanding dengan Naruto dan tidak lupa menemui Karin yang langsung mendapat godaan dari Naruto, Tayuya dan Kushina.

Untuk kepemimpin desa sendiri, Naruto menyerahkan kepada Kakeknya. Mengenai kekuatan mereka. Naruto kini selevel SS-Rank Kage, sementara Karin dan Kushina sudah mencapai level High Jounin. Dan untuk Tayuya, Ia memiliki dua elemen yaitu Suiton dan Fuuton.

"Ahh...tak kusangka dalam tiga tahun desa kita sudah berkembang." Kata Naruto dibalas anggukan oleh perempuan berambut merah di sampingnya.

"Kita sudah selangkah maju Naru-kun!" Balas perempuan tersebut.

Naruto dan Kushina tengah berada di atas atap gedung Uzukage. Kushina di umur sekitar 16-17 kini terlihat sangat cantik dimana rambut merahnya semakin memanjang hingga mencapai pantatnya. Kulitnya yang semakin mulus membuat Naruto tidak pernah kagum memandangi wajah cantik dari kekasihnya tersebut.

Poft!

Sebuah kepulan asap putih muncul di depan keduanya dan menampakkan Jounin Uzuhiogakure berambut coklat panjang yang dikuncir kuda yang memiliki tubuh yang terlihat sangat kekar.

"Ada apa Kiyoshi?" Tanya Naruto pada Jounin bernama Hito Kiyoshi mantan Missing-nin dari Takigakure yang Naruto rekrut 1 tahun yang lalu.

"Ada segerombolan Shinobi Iwagakure yang mendekati desa di barat daya Naruto-sama." Jawab Kiyoshi dengan nada formal membuat Naruto menghela nafas ringan.

"Baiklah persiapkan lima Jounin di pintu gerbang dan satu lagi, kau tak usah memanggilku seformal itu Kiyoshi." Kata Naruto.

"Baik Naruto!" Balas Kiyoshi lalu menghilang diikuti kepulan asa putih. Naruto lalu bangkit dari posisi duduknya kemudian menoleh ke arah Kushina. "Mau ikut?" Tawar Naruto pada perempuan berambut merah di sampingnya.

Kushina menggeleng pelan lalu berkata. "Aku punya urusan dengan Tayuya-neechan di rumah sakit Naru-kun." Naruto mengangguk pelan lalu membungkuk dan mencium singkat bibir Kushina kemudian menghilang diikuti seberkah kilatan kuning.

"Dasar mesum!" Umpat Kushina kesal namun rona merah di pipinya mengatakan hal sebaliknya.

.

Di gerbang keluar Kekkai yang melindungi Uzuhiogakure telah berkumpul lima Jounin termasuk Kiyoshi. Tak berselang lama Naruto muncul diikuti seberkah kilatan kuning. Kali ini ia mengenakan rompi khusus Uzuhiogakure sementara di balik rompi tersebut Naruto mengenakan baju jaring-jaring hingga sikunya. Celana hitam melewati lutut dan sepatu standar shinobi. Tidak lupa wristband di lengan kirinya untuk menutup Fuinjutsu penyimpanan miliknya.

Bentuknya Rompi Jounin Uzuhiogakure hampir mirip dengan rompi Anbu Konoha namun berwarna hitam dan memiliki lengan hingga siku ,beberapa kantong kecil di bagian dada untuk menaruh perlengkapan. Di bagian belakang dan kedua lengan terdapat gambar pusaran air.

"Bagaimana keadaannya?" Tanya Naruto pada kelima Jounin.

"Segerombolan ninja Iwagakure tersebut mungkin ingin memantau desa dan aku mendengar sewaktu melakukan misi solo di dekat Iwagakure, mereka mulai menyadari perkembangan desa kita Naruto-sama." Jelas salah satu Jounin anggota Naruto.

"Begitu rupanya dan sudah aku katakan pada kalian semua, walaupun aku Yondaime Uzukage, kalian cukup memanggilku Naruto saja, tak usah ditambah embel-embel 'sama'." Jelas Naruto dibalas anggukan oleh kelimanya.

"Riku, Kotane. Buka pintu Kekkai-nya!" Perintah Naruto pada dua Jounin yang bertugas sebagai penjaga pintu Kekkai pelindung. "Ha'i!" Balas keduanya lalu melakukan Handseal secara bersamaan.

Kekkai transparan di depan kelimanya langsung memunculkan Kanji-Kanji lalu perlahan Kanji tersebut menghilang menandakan bahwa Kekkai telah terbuka di bagian tersebut. Naruto mengangguk pada kelima Jounin direspon dengan anggukan mengerti. Keenamnya lalu berlari keluar Kekkai kemudian Riku dan Kotane kembali menutuo Kekkai tersebut.

"Semuanya, aktifkan jutsu penangkal kabut Genjutsu ini!" Perintah Naruto sambil berlari ketika melihat kabut Genjutsu milik Isobu yang mulai terlihat. Keenamnya lalu merapalkan Handseal secara bersamaan.

"Kōsiku no Jutsu!" Gumam keenamnya.

Kōsiku no Jutsu adalah Jutsu ciptaan Naruto dan Isobu untuk digunakan sebagai penangkal kabut Genjutsu milik Bijuu berekor tiga Sanbi. Dan seluruh Shinobi Uzuhiogakure diwajibkan menguasai Jutsu ini, sedangkan untuk penduduk yang ingin keluar desa. Naruto membuat sebuah terowongan bawah tanah menggunakan Doton miliknya agar penduduk dengan mudah untuk keluar masuk desa.

Setengah jam kemudian Naruto dan kelima Jounin Uzuhigakure berhasil melewati kabut Genjutsu dan Kekkai pendeteksi. Jika diperhatikan dari luar Desa Uzuhiogakure benar-benar seperti sebuah danau yang diselubungi kabut. Karena Naruto, Karin dan Kushina menggunakan Doton dan Suiton untuk membentuk sebuah danau sedalam 10 meter dan hanya terdapat satu jalur masuk bagi mereka yang bukan shinobi yaitu terowongan bawah tanah yang melewati bawah danau yang ujungnya menghadap ke arah wiliyah negara api.

"Naruto aku mendeteksi mereka di bagian barat danau!" kata salah Jounin berambut hitam jabrik bernama Riru kakak kembar dari Riku penjaga pintu Kekkai. Mereka berdua adalah Missing-nin dari desa Iwagakure yang Naruto rekrut beberapa bulan yang lalu.

"Baiklah ayo kesana!" Perintah Naruto.

::::

::::

:: Lompoberang ::

::::

::::

Sementara itu di pintu Kekkai pelindung terlihat remaja berambut raven model pantat ayam yang mengenakan kimono putih dan di bagian belakangnya bertengger Katana bernama Kusanagi no Tsurugi.

"Oh! Sasuke-sama!" Sapa Riku dan Kotane bersamaan. Penduduk Uzuhiogakure juga mengenal Sasuke sebagai sahabat dari Naruto.

"Hn." Balas Sasuke ambigu. "Apa Naruto ada?" Tanyanya datar.

"Naruto-sama tengah mengurus beberapa ninja yang ingin menyusup ke desa." Jawab Riku membuat Sasuke mendengus kesal. "Kalau begitu buka pintunya, aku mau bertemu dengan Karin." Kata Sasuke dibalas anggukan oleh Riku dan Kotane.

Riku dan Kotane lalu membuka pintu Kekkai. Setelah selesai Sasuke berjalan masuk ke desa untuk menemui Karin. Sesampainya di tempat Karin Sasuke lagi-lagi mendengus kesal karena Karin tidak ada dirumah.

"Hari ini aku benar-benar sial!" Umpat Sasuke kesal. Kekesalannya adalah pertama, dalam perjalanan ia dihadang beberapa Hunter-nin dan setelah tiba di Uzuhiogakure kedua orang yang ingin ditemuinya sedang sibuk.

Tidak ingin kebosanan Sasuke akhirnya memilih berlatih di Training Ground milik Naruto yang berada di belakang tempat tinggalnya.

.

.

Kembali ke tempat Naruto dan kelima Jounin Uzuhiogakure. Keenamnya kita bertempur dengan 20 pasukan ninja Iwagakure yang berniat mencari informasi mengenai Uzuhiogakure. Naruto melompat tinggi ke udara bersama Kiyoshi lalu merapalkan Handseal secara bersamaan.

"Katon : Gōkakyū no Jutsu!" Naruto menghembuskan bola api besar sedangakan Kiyoshi terlihat menarik nafas dalam-dalam.

"Fuūton : Daitoppa!" Gumam Kiyoshi.

Bola api berukuran sedang milik Naruto langsung membesar ketika hembusan angin yang dikeluarkan Kiyoshi. 15 Ninja Iwagakure berhasil menghindari bola api tersebut namun 5 dari mereka bernasib sial dan tewas terpanggang bola api milik Naruto.

Tap! Tap!

Naruto dan Kiyoshi mendarat di dekat empat Jounin lainnya. Sedangkan 15 Shinobi Iwagakure langsung menatap tajam ke arah Riru dan Naruto.

"Jadi sekarang kau anggota dari SS-Rank Missing dari Konoha, Uzumaki Naruto." Kata salah satu dari shinobi Iwagakure. "Benarkan Riru? Lalu bagaimana dengan adikmu Riku?" Tanyanya lagi.

"Cari tau saja!" Balas Riru datar membuat ke-15 Shinobi Iwagakure kesal.

"Dasar Penghianat desa!" Teriak ketua dari kelompok tersebut membuat Naruto emosi karena ia tidak suka jika salah satu penduduk atau shinobi Uzu dihina. Semenjak Naruto membangun desa ia diberitahukan oleh Arashi bahwa seorang Uzukage harus peduli kepada seluruh penduduknya. Walaupun ia sudah tahu mengenai hal tersebut.

"Kau..." Naruto menjeda perkataannya sambil menaikkan wristband di lengan kirinya dan mengeluarkan satu kunai bermata tiga miliknya. "...akan menerima akibatnya karena telah menghinanya!" Kiyoshi dan Riru tersenyum tipis mendengar perkataan Naruto.

Shinobi Iwagakure langsung terkejut ketika melihat kunai yang dikeluarkan Naruto. Kunai tersebut mengingatkan mereka pada salah satu shinobi Konoha yang membantai ribuan shinobi Iwagakure.

"Apa yang akan dilakukan Naruto-sama?" Bisik salah satu anggota Naruto pada Kiyoshi. "Kau beruntung karena akan melihat Naruto-sama beraksi. Lantasan kau baru bergabung satu minggu yang lalu." Jawab Kiyoshi.

Naruto langsung melempar kunainya ke arah 15 shinobi Iwagakure lalu merapalkan Handseal. "Kunai Kagebunshin no Jutsu!" Kunai tersebut langsung berlipat ganda menjadi puluhan ketika Naruto mengucapkan nama jutsunya.

Ke-15 shinobi Iwagakure langsung melompat ke segala arah untuk menghindari kunai tersebut.

Sriik! Duagh! Duagh!

Dalam sekejap Naruto menghilang diikuti seberkah kilatan kuning dan dalam beberapa detik 3 Shinobi Iwagakure langsung tumban terkena pukulan dan tendangan Naruto. Kelima anggota Naruto tidak tinggal diam dan langsung ikut menyerang bersama Yondaime-Uzukage mereka.

"Sugeee...Naruto-sama benar-benar cepat seperti yang dikatakan yang lain." Batin Jounin yang baru bergabung 1 minggun yang lalu.

"Jangan membunuh mereka cukup buat mereka tidak sadarkan diri saja!" Perintah Naruto di sela-sela acara bertarungnya dengan 3 Iwa-nin. Dibalas anggukan oleh anggotanya.

"Jangan percaya diri bocah!" Umpat ketua Iwa-nin yang tengah bertarung dengan Naruto.

Traank! Duag! Braak!

Suara kunai, pukulan dan sesuatu yang hancur terdengar keras di hutan dekat danau. Dua Iwa-nin melompat mundur dari Naruto lalu mengeluarkan masing-masing lima kunai.

"Mati kau!" kata keduanya lalu melempar kunai yang mereka pegang ke Naruto.

Sriink! Jleeb! Jleeb!

Sebelum ke-10 kunai tersebut mengenai sang Naruto. Ia langsung menghilang sehingga ke-10 kunai tersebut mengenai pohon di belakang Naruto. Dua Iwa-nin tersebut lalu mengedarkan pandangannya ke segala arah. Namun mereka berdua tidak menyadari kalau ada kunai Naruto yang menancap di belakang mereka.

3 Detik kemudian Naruto langsung muncul tepat di atas kunai tersebut dan melancar dua tendangan dengan sedikit dialiri chakra secara berurutan ke-2 Iwa-nin.

Duagh! Zwush! Braak!

Ke-2 Iwa-nin tersebut langsung terpental dan menabrak pohon hingga membuat mereka berdua tidak sadarkan. Naruto lalu mengalihkan pandangannya ke samping kanan dan mendapati ketua Iwa-nin tersebut berniat menusuk Naruto dengan sebuah kunai.

Syuut! Tak!

Dengan gerakan halus, Naruto menghindari tusukan tersebut. Saat tangan ketua Iwa-nin tersebut berada di depan Naruto, ia langsung mencengkramnya lalu membanting ketua Iwa-nin tersebut. Namun bantingan tersebut sia-sia karena ketua Iwa-nin tersebut berhasil memperbaiki posisinya.

"Lumayan untuk bocah sepertimu." Puji ketua Iwa-nin tersebut, namun Naruto hanya merespon dengan tatapan datar yang membuatnya kesal.

"Kena kau bocah!" Batin ketua Iwa-nin tersebut ketika melihat tiga anggotanya menyiapkan Handseal di belakang Naruto. Si Blonde hanya menyeringai ketika mengetahui pikiran dari ketua Iwa-nin tersebut.

"Doton : Doryūsō!" Secara bersamaan tiga Iwa-nin di belakang Naruto mengatakan jutsu mereka sambil menghentakkan tangannya di permukaan tanah.

Puluhan tombak yang terbuat dari tanah langsung bermuncul di sekitar Naruto. Namun si Blonde terlebih dahulu menghilang diikuti seberkah kilatan kuning dan muncul di atas dahan pohon di belakang ke-3 Iwa-nin tersebut.

Naruto merapalkan Handseal lalu bergumam pelan. "Fuūton : Atsugai!"

Swuush! Zwuush! Braak!

Naruto menghembusakan angin dari mulutnya dan perlahan hembusan angit tersebut memadat dan langsung menghantam ke-3 Iwa-nin tersebut hingga membuat mereka terpental dan menghantam batang pohon. Tidak hanya ke-tiga Iwa-nin tersebut. beberapa pohon ikut hancur ketika hembusan angin Naruto mengenai pohon tersebut.

"Sialan!" Umpat ketua Iwa-nin tersebut penuh kekesalan. Ia lalu melompat ke arah Naruto yang berada di atas pohon.

Tak! Tak! Duag! Duag!

Adu Taijutsu antara Naruto dan ketua Iwa-nin tersebut terjadi di atas dahan pohon. Pukulan Iwa-nin berhasil dihindari, namun berbeda dengan Naruto yang semua pukulan berhasil mengenainya. Naruto lalu melompat sambil bersalto dan mendarat tepat di belakang lawannya sambil mempersiapkan sebuah tendangan yang dialiri sedikit chakra.

Duagh!

Sebuah Right Roundhouse Kick langsung mengantam kepala Iwa-nin tersebut hingga membuatnya terlempar dan menabrak batang pohon tempat mereka bertarung. Iwa-nin tersebut langsung tidak sadarkan diri.

"Dasar merepotkan!" Naruto mengucapkan kata yang sering diucapkan orang-orang dari klan Nara dengan datar. Ia lalu berjalan ke arah Iwa-nin tersebut.

Sesampainya di sana, ia langsung mengankat tubuh Iwa-nin tersebut dan melompat turun ke permukaan tanah. Satu persatu Iwa-nin yang dibuat pingsan oleh Naruto ia kumpulkan bersama ketua mereka. Beberapa menit kemudian kelima anggota Naruto menghampiri.

"Gomen Naruto, aku membunuh lawanku karena aku tidak punya pilihan lagi." Kata Riru sambil tertunduk. Ia tahu cara kerja Naruto yang hanya membuat pingsan ninja yang berniat mencari informasi mengenai desa mereka.

"Tidak apa. Lagipula di dunia shinobi dibunuh atau membunuh adalah hal wajar." Kata Naruto sambil melempar senyum ke arah Riru.

"Sebenarnya apa yang akan kita lakukan dengan Iwa-nin yang pingsan ini?" Tanya Jounin Uzu yang baru bergabung minggu lalu kepada Kiyoshi.

"Ini adalah cara kerja yang diterapkan Naruto-sama. Dimana jika ada ninja yang berniat menyerang ataupun mencari informasi mengenai desa, kita hanya membuat mereka pingsan lalu ingatan mereka dihapus dan diganti, walaupun ada beberapa yang dibunuh." Jelas Kiyoshi dibalas anggukan oleh Jounin tersebut.

"Sebenarnya tujuan Naruto-sama bukan hanya membangun desa. Ia juga bertujuan untuk menciptakan kedamaian di dunia shinobi. Itu sebabnya kita hanya boleh membunuh ninja yang tidak menyukai yang namanya perdamaian." Tambah Kiyoshi membuat Jounin tersebut semakin mengagumi sosok Yondaime Uzukage mereka.

"Baiklah mari kita hapus ingatan mereka mengenai pertempuran ini." Kata Naruto lalu berjalan ke arah 14 Iwa-nin yang tergeletak kemudian merapalkan sebuah Handseal. "Henkō Jigukō no Jutsu!"

Di bawah tempat Naruto mulai bermuncul lingkaran dengan kanji-kanji dan lingkaran tersebut melebar hingga mencapai ke-14 Iwa-nin. Setelah itu lingkaran dengan kanji-kanji tersebut langsung bercahaya dan tak berselang lama cahaya tersebu menghilang.

"Aku duluan Minna-san, ada sedikit urusan." Gumam Naruto lalu menghilang diikuti seberkah kilatan kuning. Sedangkan kelimanya menghilang diikuti kepulan asap putih.

::::

::::

:: Lompoberang ::

::::

::::

Konohagakure no Sato

Di ruangan Hokage terdapat beberapa orang yang tengah menghadap pada Hokage mereka. Mereka adalah Tim 10, Kakashi, Sakura ,Sai dan Jiraiya. Beberapa hari yang lalu Tim 7 kembali diaktifkan walaupun hanya berjumlah 3 tiga yaitu Kakashi, Sakura dan Sai.

"Aku mengumpulkan kalian karena semalam Sunagakure diserang dan Kazekage diculik." Jelas Tsunade membuat semuanya terkejut. "S-Suna diserang dan Ka-Kazekage mereka diculik?" Tanya Tenten direspon anggukan oleh Tsunade.

"Dalang dibalik penyerangan dan penculikan tersebut adalah Akatsuki. Jadi aku akan menugaskan Tim 10 dan 7 untuk ke Suna dan membantu mereka mencari Kazakage!" Perintah Tsunade sambil menjelas misi yang mereka akan lakukan.

"Yang lain boleh kembali dan mempersiapkan peralatan kalian kecuali Kakashi." Tambah Tsunade dibalas anggukan oleh semuanya.

"Kuberi kalian waktu 30 menit untuk bersiap-siap!" Kata Kakashi yang ditunjuk sebagai ketua dibalas anggukan oleh semuanya minus Tsunade dan Jiraiya yang tidak termasuk tim mereka.

Setelah Tim 7 dan Tim 10 meninggalkan ruangan. Tsunade memerintahkan Anbu yang berada di sana untuk keluar yang membuat Kakashi bingung. "Ano...kenapa Hokage-sama memerintah Anbu untuk keluar?" Tanya Kakashi.

"Masalah ini menyangkut Akatsuki yang merupakan Organisasi yang berniat memicu perang karena menculik Jinchuriki. Jadi ini waktunya untuk memanggil orang yang tepat untuk menanganinya." Jawab Tsunade. Kakashi yang mengetahui siapa yang dimaksud Tsunade pun tersenyum. Ia tahu orang yang dimaksuh adalah Genin yang telah dibuang oleh Konoha. Uzumaki Naruto.

Jleb!

Tsunade mengeluarkan kunai bermata tiga lalu menancapkan pada meja kerja di depannya. Tak berselang lama. Seorang remaja berambut kuning Jabrik yang mengenakan Rompin hitam dengan gambar pusaran air di punggung dan lengannya. Di balik rompi tersebut ia mengenakan baju jaring-jaring. Celana hitam yang melewati lutunya.

"Jadi itu perlengkapan desamu Naruto?" Tanya Jiraiya membuat Kakashi penasaran. Naruto adalah Missing-nin namun mengenakan perlengkapan desa Shinobi. Dan Desa Shinobi apa yang Naruto tempati.

"Desainnya perlu diperbaiki." Balas Naruto. Ia lalu mengalihkan pandangan ke Kakashi. "Kakashi-sensei!" Sapa Naruto yang terkesan datar membuat Tsunade dan Jiraiya kesal.

"Bisa tidak hilangkan sifat itu Naruto, dan bagaimana perkembangan desamu?" Tanya Tsunade.

"Baiklah!" Balas Naruto sambil mengganti ekspresi datarnya menjadi seperti biasa. "Seperti biasa, namun akhir-akhirnya Iwa dan Kumo sering mengirim Shinobi mereka." Tambah Naruto.

"Sebenarnya apa kalian bicarakan? Desa? Perkembangan?" Tanya Kakashi yang mulai penasaran dengan perbincangan ketiganya.

"Begini, diam-diam Naruto membangun kembali Uzuhiogakure. Dan sekarang desa tersebut sudah memiliki sekitar 500 penduduk dan seperempat di antanya adalah shinobi." Jelas Tsunade membuat Kakashi sedikit terkejut.

"K-Kau membangun kembali desa klanmu Naruto?" Tanya Kakashi.

"Hey Kakashi, sopan sedikit dengan Uzukage muda di depanmu!" Kata Jiraiya terang-terangan. Naruto hanya menghela nafas ringan sedangkan Kakashi kembali terkejut.

"Haaah...aku buka Uzukage yang menjabat Ero-sennin. Tetapi Ero-jiji yang sudah Uzur itu yang memimpin desa." Jelas Naruto membuat Jiraiya terkekeh pelan. "Bisa-bisanya kau menghina kakekmu sendiri Naruto." Kata Jiraiya.

"Sudah lupakan Kakek mesum itu. Jadi untuk apa Baa-chan memanggilku?" Tanya Naruto to the point dengan raut wajah serius.

Raut wajah Tsunade dan Jiraiya ikut serius lalu sang Godaime menjawab pertanyaan Naruto. "Begini, Akatsuki mulai bergerak dan semalam mereka menyerang Suna dan menculik Gaara yang merupakan seorang Jinchuriki."

"Gaara diculik?" Tanya Naruto dibalas anggukan oleh ketiganya. "Aku meminta bantuanmu untuk membawa Kazekage. Mungkin dengan ini Uzu akan mendapat aliansi baru selain Kiri." Jawab Tsunade. Naruto mengambil nafas ringan sejenak sambil memikirkan perkataan Tsunade.

"Baiklah!" Jawab Naruto lalu mengeluarkan kunai bermata tiga miliknya kemudian diberikan ke Kakashi. "Kalau kalian sudah menemukan markas Akatsuki. Alirkan chakra Kakashi-sensei-"

"Ya aku sudah mengerti cara kerja Hiraishin, Uzukage-dono!" Potong Kakashi dengan nada seformal mungkin membuat ketiganya sweatdrop ria.

"Ma~Ma...Kau masih sensei-ku. Jadi tak usah seformal itu Kakashi-sensei." Balas Naruto lalu menghilang diikuri seberkah kilatan kuning membuat semuanya kembali sweatdrop.

"Haaaah...bocah itu main pergi begitu saja." Gumam Jiraiya sweatdrop.

"Tapi aku bangga pada bocah itu. Keputusannya untuk meninggalkan Konoha memang tepat walaupun itu menjadikan dia seorang SS-Rank Missing-nin." Tambah Jiraiya dengan raut wajah yang terlihat senang. "Aku yakin, Minato dan Ayuki akan menyiksaku jika bertemu mereka di akherat nanti. Karena membuat anak mereka menjadi SS-Rank Missing-nin." Tambah Jiraiya membuat Kakashi dan Tsunade sweatdrop.

"Kau kan sering berkunjung ke sana, bagaimana keadaan ketiganya Jiraiya?" Tanya Tsunade.

"Tenang saja Hime, mereka bertiga terlihat bahagia disana." Jawab Jiraiya membuat raut wajah keduanya terlihat menyungging sebuah senyuman.

"Baiklah kalau begitu aku bersiap dulu...Jaa~nee!" Kata Kakashi lalu menghilang menggunakan Shunshin miliknya.

::::

::::

:: Lompoberang ::

::::

::::

Uzuhiogakure no Sato

Di ruang bersantai kediaman Naruto. Dua orang berbeda gender tengah berbincang-bincang. Orang pertama adalah perempuan berambut merah. Mengenakan kacamata yang membuat wajahnya terlihat semakin cantik dimata remeja berambut ramen model pantat ayam di depannya.

Tak berselang lama seorang remaja berambut pirang jabrik memasuki ruangan tersebut dengan raut wajah terlihat senang. "Akhirnya kalian jadian juga rupanya!" Sapa Naruto sekaligus menggoda keduanya.

"Urusai Dobe!" umpat Sasuke kesal sedangkan Karin sudah terlihat mengeluarkan rona tipis di pipi mulusnya.

Semenjak Sasuke sering mengunjungi Uzuhiogakure dan juga mengetahui bahwa Sasuke bukan lagi seorang pendendam. Sesuatu mulai muncul di dalam hatinya, namun ia selalu menutupi hal tersebut dengan sifat tempramentalnya.

"Apa kau bilang Baka-Niichan!" Sebuah buku langsung melayang ke arah Naruto setelah Karin mengeluarkan umpatannya.

Naruto menghindari lempara buku tersebut dengan baik lalu menghampiri keduanya. "Kau dari mana saja Dobe?" tanya Sasuke dengan wajah datarnya seperti bisa.

"Biasa, mengurus hal-hal yang merepotkan." Jawab si pirang dengan wajah terkesan malas. "Oh ya, bagaimana dengan latihanmu bersama ular itu?" Tanya Naruto.

"Sedikit meningkat, dan kau tahu Naruto, Orochimaru benar-benar menderita karena kedua lengannya. Aku bahkan ingin tertawa sambil guling-guling ketika melihatnya menderita." Jelas Sasuke yang sudah kelewat OOC membuat Kakak beradik di dekatnya sweatdrop.

"Terus kapan kau ingin pergi mencari Itachi?" Tanya Naruto lagi.

"Entahlah, aku masih memikirkan cara untuk keluar dari markas Orochimaru." Jawab Sasuke datar yang kembali memperlihatkan sifat Uchiha-nya. "Hey Naruto, apa kau mau menambah penduduk dan shinobi desamu?" Tawar Sasuke membuat Naruto menautkan alisnya.

"Apa maksudmu?" Tanya Naruto.

"Di markas Orochimaru ada banyak orang yang mempunyai kemampuan khusus. Bagaimana jika nanti aku mempunyai rencana untuk kabur, kau kesana dan merekrut semua bawahan Orochimaru." Jelas Sasuke. Naruto mengambil pose berpikir lalu berkata.

"Idemu bagus juga Teme, baiklah beritahu aku jika kau sudah mempunyai rencana." Naruto lalu mengalihkan pandangannya ke arah adiknya. "Dan apa kau tidak berencana membangun kembali Klan Uchiha di sini. Di konoha kalian berdua sudah di cap sebagai penghianat!" Tawar Naruto yang masih menetap Karin namun dengan ekspresi yang sulit diartikan oleh keduanya.

"Bisa Ya, bisa tidak. Itu akan kutanyakan pada Nii-san ketika aku berhasil membujuknya." Kata Sasuke dibalas anggukan oleh Naruto.

"Sudahlah disini saja, lagipula kau sudah punya calon untuk membantumu." Ujar Naruto sambil mengedipkan sebelah matanya secara bergantian pada keduanya.

"Apa maksudmu Nii-chan/Dobe?" Bentak keduanya secara bersamaan membuat Naruto terkekeh pelan. "Tuh~ kalian berujar secara bersamaan." Goda Naruto membuat keduanya blushing.

Bugh! Bletak!

Sasuke langsung menghadiahi Naruto sebuah bogem di bagian perut sedangkan Karin menyarankan jitakan pada kepala Sang Yondaime Uzukage.

"Dasar Baka-Niichan!"

"Hn."

"Kalau begitu aku pamit dulu, aku ada pekerjaan dengan Kushi-chan... Jaa~Nee!" Naruto langsung menghilang diikuti seberkah kilatan kuning meninggalkan dua manusia berbeda gender di ruangan tersebut.

::::

::::

:: U.D.N Lompoberang ::

::::

::::

Unknow Place

Di sebuah gua terlihat sebuah patung berbentuk manusia berukuran besar. Di atas sembilan jari Patung tersebut terdapat tujuh hologram manusia sedangkan dua sisanya adalah pria berambut pirang dan pria atau lebih tepatnya sebuah Kugutsu berbentuk pria bungkuk.

Sedangkan di depan wajah patung tersebut terlihat remaja berambut merah tengah melayang diselubungi sesuatu berwarna biru yang tersambung dengan mulut patung tersebut. Beberapa menit kemudian sesuatu berwarna kebiruan yang berasal dari tubuh remaja berambut merah tersebut akhirnya berhenti.

Bruuk!

"Akhirnya ritualnya selesai juga ~un." Kata pria berambut pirang dibalas deheman pelan oleh semuanya.

"Setelah ini sebaiknya kalian bersiap-siap, aku yakin beberapa shinobi Suna akan mendatangi tempat ini." Kata Hologram pria berambut model spike dengan mata berpola riak air berwarna ungu. Ke tujuh Hologram itu pun menghilang begitu saja menyisahkan dua orang yang bukan hologram.

"Baiklah, sekarang tinggal menunggu tamu kita lalu aku akan memperlihatkan sebuah maha karya seni yang indah beruapa ledakan pada mereka ~un." Ujar si Pirang bernama Deidara salah satu anggota dari kelompok yang beranggotakan orang-orang denga kemampuan tinggi.

"Kau salah Dei, seni itu keabadian!" Ujar pria bungkuk di samping bernama Sasori.

"Seni itu ledakan!"

"Keabadian!"

"Ledakan ~un!"

.

.

.

Sementara itu di salah satu toko di Uzuhiogakure terlihat seorang gadis berambut merah yang digerai, memakan long dress berwarna merah tanpa lengan membuat lengan mulusnya terekspos. Dan sepatu standari shinobi berwarna putih. Jika ada pria yang melihat gadis tersebut pasti akan tergoda namun para pria di Uzu tidak berani menggodanya mengingat ia adalah kekasih dari Yondaime Uzukage mereka.

"Arigatou Kushina-sama." Kata penjual toko tersebut sambil menerima beberapa lembar Ryo untuk benda yang di beli gadis tersebut.

Sebuah kilitan kuning muncul di samping Kushina dan memunculkan remaja berambut pirang jabrik bernama Naruto.

"Konichiwa, Naruto-sama!" Sapa penjaga toko tersebut dibalas senyum cerah oleh Naruto. Ia lalu menoleh ke arah kekasihnya yang membawa sebuah keranjang berisi buah-buahan.

"Ada apa Naruto-kun?" Tanya Kushina.

"Jika kau tiba di rumah, bilang ke Karin untuk bersiap-siap. Aku akan menjelaskan semua setelah melapor ke Jiji!" Jawab Naruto. Kushina hanya mengangguk paham walaupun sedikit penasaran kenapa tiba-tiba Naruto menyuruh mereka bersiap-siap.

"Kalau begitu aku ke gedung Uzukage dulu!" Kata Naruto lalu menghilang diikuti seberkah kilatan kuning membuat Kushina dan Penjaga toko tersebut menghela nafasnya.

"Dia main pergi saja." Gumam Kushina.

"Kau harus sabar menghadapi Naruto-sama, Kushina-sama!" Kata penjaga toko tersebut sambil tersenyum ke Kushina. "Kalau begitu aku pamit dulu Obaa-san!" Ujar Kushina lalu beranjak meninggalkan toko menuju ke kediaman mereka.

Sesampainya di gedung Uzukage. Naruto langsung meminta ijin kakeknya untuk membantu Konoha dan Suna, awalnya Arashi menolah hal tersebut karena Konoha adalah Desa yang telah membuat ketiga cucunya menderita. Namun setelah mendengar alasan dari Naruto akhirnya ia mengijinkan ketiga cucunya tersebut.

Setelah itu Naruto kembali ke kediamannya. Karena Sasuke sudah kembali ke tempat Orochimaru, Naruto langsung menjelaskan semuanya. Karin dan Kushina langsung terkejut mendengar penjelasan dari Naruto. Gaara telah dianggap teman oleh keduanya berbeda dengan Naruto yang baru sebatas tahu mengenai sosok Gaara dari Karin.

"Kalau begitu, aku akan ikut Nii-chan!" Kata Karin diikuti anggukan Kushina yang juga ingin ikut bersama dengan keduanya.

.

.

.

::~~~ TBC ~~~::


Fiuuhhhh...Chapter pembuka Shippuden dengan Words 4k bersih...Mohon maaf bila Chapter pembukanya kurang memuaskan.


Shippuden Fist Appear Character

Nama : Uzumaki Naruto

Umur : 16-17 tahun

Tinggi : 175 cm

Penampilan : Berambut Pirang Jabrik. Mata Blue Sapphire cerah. Tiga buah whiskers di kedua pipinya. Untuk pakaian selalu berganti-ganti namun yang sering digunakan adalah Pakaian Jounin Uzuhiogakure

Afilasi : Genin Konoha (Mantan), SS-Rank Missing-nin dan Yondaime Uzukage.

Rank : SS+ Kage

Senjata : Kunai Hiraishin dan Kakuto Yoru

Perubahan Chakra : All Elements (Tetapi Raiton sangat jarang digunakan)

Kekkai Genkai : Mokuton, Hyouton dan Rinnegan (Mungkin masih nambah)

.

Nama : Uzumaki Kushina

Umur : 16-17 tahun

Tinggi : 170 cm

Penampilan : Berambut Merah hingga mencapai pantat yang digerai dan terdapat sebuah jepit rambit di bagian poni sebelah kiri. Mata Violet cerah . Untuk pakaian selalu berganti-ganti namun yang sering digunakan adalah Pakaian Jounin Uzuhiogakure

Afilasi : Genin Konoha (Mantan) dan Jounin Uzuhiogakure

Rank : High Jounin

Senjata : Nuibari

Perubahan Chakra : Doton, Suiton dan Katon

.

Nama : Uzumaki Karin

Umur : 16-17 tahun

Tinggi : 169 cm

Penampilan : Rambut merah sepunggung. Mata Violet warisan dari ibunya. Dan memakai kacamata. Pakaian sering berganti seiring berjalannya Fict namun yang paling sering digunakan adalah Pakaian Jounin Uzuhiogakure

Afilasi : Genin Konoha (Mantan) dan Jounin Uzuhiogakure

Rank : High Jounin

Perubahan Chakra : Doton, Fuuton dan Katon.

.

Nama : Hito Kiyoshi (OC)

Umur : 23-24 tahun

Tinggi : 177 cm

Penampilan : Berambut coklat panjang yang diikat ekor kuda. Dengan tubuh yang terlihat kekar.

Afilasi : Missing-nin Takigakure dan Jounin Uzuhiogakure.

Rank : Jounin

Perubahan Chakra : Fuuton

Kekkai Genkai : Rahasia

NB : Kiyoshi merupakan salah satu Jounin kepercayaan Naruto. Ia sangat menghormati sosok Naruto walaupun lebih muda darinya alasannya karena telah ditolong ketika ia diserang puluhan Hunter-nin 1 tahun silam.


Penjelasan mengenai Jutsu ciptaan Lompoberang yang terlihat di Chapter ini.

Kōsiku no Jutsu = Adalah Jutsu untuk menangkal Kabut Genjutsu milik Isobu yang Naruto bersama Arashi dan Isobu ciptakan.

Henkō Jigukō no Jutsu = Salah satu Justu milik Uzuhiogakure yang mempunyai fungsi menghapus dan mengganti ingatan seseorang. Namun jangka ingatan yang bisa dihapus hanya dua hari sebelum terkena jutsu ini. Dan Ingatan baru yang dipasang Naruto adalah mereka hanya melakukan misi biasa. Sehingga membuat Desa dari shinobi tersebut kesal.


Silahkan tinggalkan Review Minna-san mengenai Chapter ini...Domo Arigatou

:::::::::

.

.

See You at Next Chapter and Another Fict Lompoberang

:::LOMPOBERANG :::

:::LOG OUT :::