Pewaris Lima Klan Terbesar

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing : SasufemNaru ( SasuSaku, ShikafemNaru, GaafemNaru)

Rated : T(M kalau ada kata-kata yang kasar )

Genre : Romantis, Family

Warning : femnaruto bukan naruko,OC , OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje, tidak sesuai dengan cerita aslinya jadi mohon maklumi

Ket:

"Blabla"Bicara langsung

'Blabla 'Inner

blabla flashback

-lokasi atau waktu

.

.

.

.

Chapter 3

Sasuke kembali dengan lesu karena beberapa menit yang lalu Dia mendapatkan telepon dari Tou-Sama nya kalau Naruto berangkat dengan pesawat pribadi klan nya.

"Ah Sasuke-Kun kau kembali ayo makan aku sudah memesannya dari restoran terkenal loh"Kata Sakura sambil bergelayut manja di lengan Sasuke

"Hn"Respon Sasuke datar

Mereka menuju dapur dan segera makan satu yang dipikirkan oleh Sasuke.

'Rasanya berbeda'

Sasuke tidak tau makanan yang selama dua tahun ini yang dimakannya adalah masakan buatan Naruto yang masih dianggap nya sebagai makanan yang dipesan dari restoran.

-Amerika, bandara-

Naruto baru saja mendarat di Amerika dan sekarang sudah jam 9 pagi di Amerika, dengan mendorong kopernya dengan tas kecil di bahunya serta taklupa para Bodyguard nya yang sedang mendorong troli yang dipenuhi oleh barang-barang Naruto yang lainnya juga barang-barang para Bodyguard itu juga.

"Naru-Chan ~"Panggil Ashura penuh semangat sambil berlari menuju Naruto dengan 2 orang Bodyguard di belakangnya

Naruto tersenyum dan langsung di peluk oleh Ashura dengan erat penuh rindu padahal mereka tak bertemu hanya dua tahun kurang dasar siscom.

"Bagaimana keadaan Nii-Chan? "Tanya Naruto saat mereka sedang berjalan menuju keluar bandara

Ashura mengambil alih koper Naruto dan Naruto bergelayut pada lengan kanan Ashura.

"Seperti yang kau lihat Imouto "Jawab Ashura sambil tersenyum lembut

Banyak para wanita yang melihat nya merona dan terpekik tak jelas dan juga ada yang iri karena mereka pikir Ashura dan Naruto sepasang kekasih yang sedang bermesraan.

Ada juga yang takut karena melihat para Bodyguard yang seram di belakang mereka.

"Indra-Nii mana Nii-Chan? "Tanya Naruto karena tidak melihat sepupunya yang satu lagi dan tak kalah siscom nya seperti Ashura

"Ada transaksi yang harus di kawalnya sendiri "Jawab Ashura berbisik

Naruto merespon nya dengan anggukan.

-30 menit kemudian -

Naruto dan Ashura sudah sampai di sebuah Mansion yang besar dan indah dengan beberapa Yakuza yang terlihat berkeliaran di sekitar Mansion itu. Yap disini adalah salah satu sarang Yakuza yang ada di Amerika.

"Naru-Chan langsung kekamar saja biar barang-barang Naru-Chan di bawakan oleh Maid"Kata Ashura yang membukakan pintu untuk Naruto

Naruto merespon dengan anggukan dan sebelum memasuki Mansion tak lupa Naruto mencium pipi kiri dan kanan Ashura, Ashura hanya tersenyum karena sangat tau kalau Naruto seperti itu menunjukkan kasih sayang nya pada seseorang.

Naruto sudah sampai dikamarnya yang telah di huninya selama usia 5 tahun itu, kamar ini tak berubah dua tahun terakhir ini membuat Naruto merasa begitu nyaman.

Dengan langkah yang ringan Naruto melangkah menuju lemari pakaian nya dan langsung menukar bajunya dengan piyama, lalu menuju tempat tidurnya untuk istirahat walau ini masih pagi di Amerika.

Clek

Pintu Kamar Naruto terbuka dengan pelan dan masuklah Ashura sambil membawa segelas air dingin lalu di letakkan di meja samping tempat tidur Naruto, Ashura duduk tepi kasur Naruto dan tangannya mengusap rambut kuning Naruto yang dapat Dia lihat rambut itu hampir berubah warna kewarna semula.

"Kau anak yang kuat Naru, jangan pernah putus asa dan terpuruk karena kami akan ada selalu di samping mu"Bisik Ashura lembut

Chu

Dan mengecup kening Naruto penuh sayang.

.

.

.

- 8 tahun kemudian, Konoha Mansion Uchiha 18.30-

Hari ini Sasuke akan memperkenalkan Sakura yang sudah menjadi tunangannya selama 5 tahun terakhir ini kepada Madara yang tidak hadir pada acara pertunangan nya 5 tahun yang lalu.

Madara dengan wajah yang datar dan angkuh menatap Sakura dan Sasuke dengan bosan, Gadis Haruno itu menundukkan kepala sambil memeluk lengan Sasuke erat.

"Itachi bawa Anakmu kekamarnya "Perintah Madara

"Ha'i Ojii-Sama "Respon Itachi sambil menggendong putra tunggal nya yang berusia 4 tahun itu

Setelah tidak melihat Itachi lagi baru lah Madara menatap kedua pasangan didepannya dengan datar.

"Jadi ini tunangan mu yang kau ceritakan pada Ojii-Sama? "Tanya Madara datar

"Ya Ojii-Sama "Jawab Sasuke

Madara menatap Sakura datar

"Apapun yang kau pilih dan lakukan bukan lah tanggung jawab ku lagi sekarang jadi lakukanlah sesuka hati mu dan terima resikonya sendiri Dan Satu lagi aku tidak akan datang dalam pernikahan kalian"Kata Madara lalu segera pergi dari sana

Fugaku dan Mikoto menyusul Madara sedangkan Sasuke mamatung karena Kakek yang menjadi panutannya sudah tidak mempedulikan nya lagi dan Sakura bergetar seluruh tubuhnya karena nada bicara Madara yang begitu dingin dan menyusuk.

"Sasuke kau lihat Kakek sudah kecewa pada mu, Okaa-Sama dulu juga sudah pernah menginginkan mu bukan? jadi terimalah apa yang kau dapatkan sekarang "Kata Itachi yang keluar dari persembunyian nya dengan putra kecilnya yang sedang menatap polos Itachi karena tidak mengerti apa yang Ayah dan pamannya bicarakan.

"Itachi bawa Hikaru ke Mansion Ojii-Sama karena disana ada seseorang yang ingin bertemu dengan putramu serta memberikan sesuatu "Kata Mikoto yang baru muncul

"Dia kembali? "Tanya Itachi tak percaya

"Ya, ada pekerjaan yang harus di selesaikan di sini selama beberapa bulan kedepan"Jawab Mikoto

"Baiklah"Kata Itachi

"Dan Sasuke bawa tunanganmu kembali"Kata Mikoto datar sambil berlalu

Mikoto dan Fugaku sudah begitu kecewa dengan tindakan Sasuke dan membuat keluarga mereka malu di hadapan keluarga Naruto.

"Sepertinya keluarga mu tidak menerima ku Ne Sasuke-Kun "Kata Sakura lirih

Sasuke hanya diam karena entah kenapa setelah Naruto menghilang 8 tahun yang lalu Dia merasakan kekosongan pada hatinya.

-Mansion Tradisional Uchiha -

Naruto sedang menata makan malam di bantu dengan seorang gadis kecil usia 7 tahun berambut pirang dengan mata yang sipit.

"Temari panggil Tou-San mu sana"Perintah Naruto

"Ha'i Naru-Kaa"Respon Temari

Naruto tersenyum, Dia tak percaya kalau bocah satu itu akan memiliki kepribadian ibu kandungnya yang telah meninggal saat melahirkan nya.

"Merepotkan, kenapa kau menyuruh Temari membangunkan ku"Kata Shikamaru malas dengan Temari di gendongannya

"Karena hanya Temari-Chan lah yang dapat membangunkan Rusa pemalas seperti mu"Kata Naruto santai sambil meletakkan piring berisi Nasi didepan Shikamaru

"Aku pulang"

"Selamat datang Jiji"Balas Naruto

Madara menghampiri Naruto dan mengecup kening Naruto dan Naruto mengecup kedua pipi Madara.

"Tema juga ingin"Rengek Gadis kecil itu

Madara tersenyum lalu mengecup kening Temari dan membuat Temari tertawa senang.

"Kenapa wajah Jiji gelap saat masuk tadi? "Tanya Naruto sambil meletakkan sepiring Nasi didepan Madara

"Ada masalah yang tak terlalu penting kita bahas disini"Jawab Madara

Naruto hanya menganggukkan kepala tanda mengerti kalau Madara tidak ingin membahas itu sekarang.

Mereka pun makan malam dengan tenang sesekali di isi oleh celoteh Temari mengenai berbagai hal, Madara tersenyum senang saat Naruto terlihat bahagia walau banyak yang membuat nya bersedih.

"Naru besok mungkin Itachi akan datang kesini bersama putranya "Kata Madara

Saat ini mereka ada diruang santai, Naruto yang sedang mengajarkan Temari menulis dan membaca segera menoleh ke Madara yang sedang main catur dengan Shikamaru.

"Eh? apa Jiji memberitahukan Naru ada disini? "Tanya Naruto

"Ya, sekalian ada teman main untuk Temari"Jawab Madara

"Yeyyy Tema akan punya teman asikkk "Teriak Temari senang

"Sudah lanjutkan belajar nya"Kata Naruto lembut sambil mengusap rambut Temari lembut

Dibalas anggukan penuh semangat oleh Temari, Shikamaru tersenyum kecil karena putri kecilnya selalu ceria seperti ibu kandungnya.

"Ini salah Tema-Chan"Tegur Naruto lembut

"Eh? benarkah? "Tanya Temari polos

"Ya sayang "Jawab Naruto

Lalu membantu Temari menulis sebuah kalimat yang sederhana yaitu (Tema sayang Tou-San )dalam huruf kanji, Naruto bangga karena Temari dapat menyerap pelajaran yang diberikannya dengan baik.

"Oh ya Shika apa Tema-Chan akan sekolah di Konoha? "Tanya Naruto

"Ya soalnya Aku akan tinggal cukup lama di sini"Jawab Shikamaru malas sambil menggerakkan bidak caturnya

"Aku akan carikan sekolah yang bagus untuk Temari "Kata Naruto semangat

"Terserah "Kata Shikamaru malas

Shikamaru tidak meragukan kemampuan Naruto dalam memilih sesuatu jadi Dia merasa sedikit tenang.

.

.

.

-10.00-

Esok harinya Itachi dan putra nya datang ke Mansion Tradisional itu, Hikaru begitu senang saat mendapatkan taman di sana mereka membiarkan kedua anak itu bermain di ruang bermain di awasi oleh seorang Maid sedangkan orang dewasa berada diruang keluarga.

"Apa kabar Itachi-Nii"Tanya Naruto

"Baik, kau seperti nya baik juga ne"Jawab Itachi

Dibalas senyuman oleh Naruto

"Oh iya Itachi-Nii ini Nara Shikamaru dan Shika Ini Uchiha Itachi "Kata Naruto memperkenalkan mereka berdua

Shikamaru mengumamkan kata merepotkan sebanyak dua kali

"Mana Ojii-Sama?"Tanya Itachi

"Ke kantor "Jawab Naruto

"Oh ya Kau kembali ke sini ada pekerjaan apa? "Tanya Itachi penasaran

"Ada yang harus Naru selidiki di dunia bawah juga membantu agensinya Kaa-San"Jawab Naruto

"Oh ya Naru maaf atas tingkah adikku pada mu"Kata Itachi penuh sesal

"Sudahlah Itachi-Nii semuanya telah berlalu "Kata Naruto lembut

Itachi hanya tersenyum sedih karena Dia sangat tau begitu sakit nya perasaan Naruto karena adik kandungnya itu, apalagi waktu Ojii-Sama nya mencari sebuah rahasia padanya.

.

.

.

Tak biasanya Madara ingin berbicara dengan Itachi setelah Dia menikah Madara baru mau berbicara dengannya.

"Ada apa Ojii-Sama?"Tanya Itachi sopan

"Sekarang Kau telah berkeluarga dan saatnya Kau mengetahui rahasia klan kita"Jawab Madara datar

Itachi terdiam dan menanti apa yang sedang diambil oleh Madara dari dalam tas nya dan ternyata sebuah album dengan lambang kipas khas Uchiha.

"Di dalam album ini terdapat nama semua anggota klan Uchiha "Kata Madara sambil menjelaskan pertanyaan Itachi secara tidak langsung

Itachi mengambil album itu lalu membuka halaman pertama nya dan terdapat Foto dan nama Keluarga inti terdahulu lalu di lanjutkan pada halaman berikutnya sampai lah Itachi di halaman dimana ada Foto Madara dan keluarga nya.

Saat melihat dengan teliti mata Itachi membola saat melihat foto Naruto dan kedua orang tuanya ada di bawah Nama Uchiha Izuna yang merupakan Adik dari Ojii-Sama nya dan berarti Naruto adalah Cucu Ojii-Sama nya dan selama Itachi membuka Album Uchiha Inti tidak memiliki anak perempuan dan Ibunya juga bukan dari Uchiha murni.

"Naruto adalah Cucu dari Izuna dan Aku, Dia satu-satunya cucu perempuan didalam Klan Uchiha dan Dia bukan hanya berasal dari Uchiha saja namun masih ada beberapa darah dari klan lain yang ada padanya"Jelas Madara "Dia merupakan cahaya dan mentari bagi kami, Dia tak akan keberatan bila kami bersifat posesif padanya seperti beberapa Bodyguard yang notabenya adalah Yakuza dari Klan kita dan yang lainnya, Dia sempurna semua yang menjadi ciri khas masing-masing klan ada pada dirinya"Sambung Madara

"Menyembunyikan emosi"Kata Itachi

"Ya itu berasal dari Uchiha dan masih banyak lagi,Naruto juga sosok yang berbakti pada keluarga nya dan juga mencintai seluruh anggota keluarga nya"Kata Madara "Ojii-Sama harap Kau dapat melindungi Naru seperti kami"Sambung Madara

"Tentu Ojii-Sama "Sanggup Itachi

Madara tersenyum tulus untuk Itachi, Itachi tertegun karena baru sekali ini Ojii-Sama nya tersenyum tulus dan lembut untuknya.

'Aku berjanji akan melindungi Naruto sepenuh hati ku, agar senyuman Ojii-Sama tidak akan pernah pudar'Tekat Itachi

.

.

.

"Tema-Chan, Hika-Kun saatnya mandi"Teriak Naruto kepada dua bocah yang berbeda usia yang tengah bermain di samping Mansion di temani beberapa orang Maid

"Ya Bos"Balas kedua bocah itu

Naruto tertawa kecil lalu membimbing kedua anak itu menuju kamar mandi dan memandikan mereka yang sudah penuh dengan lumpur, geleng kepala dilakukan oleh Naruto saat melihat betapa kotornya kedua bocah ini.

-1 jam kemudian -

Naruto begitu bahagia karena di keliling oleh anak-anak kecil, Dia sangat menyukai anak-anak dan betapa senangnya Dia saat Itachi menitipkan Hikaru disini selama Dia bekerja.

"Sekarang kalian sudah wangi dan jangan bermain lumpur lagi"Kata Naruto sambil berjongkok

"Yaaa"Keluh Mereka

"Ist tidak boleh mengeluh dan sekarang waktunya belajar kalian mau jadi orang hebatkan maka Sensei akan mengajarkan kalian"Kata Naruto sambil menepuk dadanya pelan

Kedua anak-anak itu tertawa dan begitu juga dengan Naruto, para Maid dan Bodyguard (Yakuza )Yang ada disana tersenyum senang karena Hime mereka bahagia.

-Diluar Mansion-

Sebuah Ferrari hitam berhenti di depan Mansion Tradisional itu dan keluarga lah Sasuke dan Sakura, mereka disini ingin memberitahukan Madara kalau jadwal pernikahan mereka telah diputuskan walau Sasuke tau kakeknya itu tidak mempedulikan nya lagi.

"Sasuke-Sama "Sambut seorang Yakuza

"Apa Ojii-Sama ada didalam? "Tanya Sasuke datar

"Ya Sasuke-Sama, Madara-Sama sedang didalam kamarnya apa perlu saya panggilkan?"Jawab dan tanya nya

"Ya, aku tunggu di ruang tamu"Kata Sasuke lalu menarik Sakura mengikutinya kedalam Mansion

Sakura terkagum-kagum dengan isi dalam Mansion itu yang begitu mewah dan mahal?

Tap

Tap

Tap

"Ada apa Kau menjadi ku? "Tanya Madara yang baru saja datang

"Ojii-Sama, saya kesini hanya ingin memberitahukan kalau jadwal pernikahan kami sudah di pilih dan Saya sangat berharap Ojii-Sama bisa datang"Kata Sasuke penuh harap

Madara hanya diam

"Hahahaha "

Suara tawa anak-anak kecil penuh kebahagiaan terdengar dari ruangan yang berada disebelah ruang tamu, entah kenapa Madara tersenyum sendiri.

Sasuke tertegun saat Ojii-Sama nya tersenyum begitu lembut dan manusiawi.

"Hei jangan lari-lari lagi"Seruan Naruto kepada kedua anak-anak itu yang berlari-lari sambil membawa pedang palsu

Saat melewati ruang Tamu Sasuke begitu tertegun melihat Naruto yang terlihat semakin cantik dan menawan sedang mengejar Hikaru dan seorang perempuan usia 7 tahun.

Wajah bahagia Naruto begitu terlihat sangat jelas dan Sasuke melupakan fakta kenapa Naruto bisa ada disini, sedangkan Sakura melotot tak percaya.

"Kalian tangkap mereka"Perintah Naruto pada para Yakuza yang dilewati oleh kedua Anak itu

"Kyaaa /Tidaaaakkk"Teriak kedua anak itu sambil berlari kabur dari kejaran para Yakuza yang di perintah oleh Naruto

Para Yakuza dengan senang hati membatu Hime mereka menangkap penjahat kecil itu walau mereka harus hati-hati agar tidak menyakitkan kedua anak itu.

Brak

Prak

Suara benda pecah terdengar begitu jelas

"Jiji Guci dari China pecah dan keramik Rusia juga "Teriak Naruto mengadu

"Gomen~"Teriak Kedua anak itu yang masih berlari menghindar para Yakuza yang mengejar mereka

"Hah nanti akan Jiji ganti yang baru"Kata Madara tak lupa senyuman tak lepas dari wajahnya

Guci dan Keramik bukan lah hal besar untuknya asalkan Cucu dan cicit nya bahagia apapun akan Dia lakukan.

"Asuma cari Guci dan keramik baru yang indah dan berkelas"Perintah Madara pada asisten nya yang sedari tadi berdiri di belakang nya dengan setia

"Ha'i Madara-Sama "Respon Asuma cepat langsung menghubungi anak buahnya yang ada entah dimana untuk mencari apa yang tuannya inginkan

.

.

.

.

.

.

TBC

Yeyyy Gami update lagi walau lama (Pasangan wajah tak bedosa)

Gami tidak ingin banyak cincong, Oh ya di Fic (Phoenix and Dragon ) Tidak ada kesalahan nama kok itu benar Naruto bukan Naruko dan selama fic 5 itu Naruko tidak ada.

Sampai bertemu di Chapter selanjutnya °.*\( ˆoˆ )/*.°