Pewaris Lima Klan Terbesar
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke
Pairing : SasufemNaru ( SasuSaku, ShikafemNaru, GaafemNaru)
Rated : T(M kalau ada kata-kata yang kasar )
Genre : Romantis, Family
Warning : femnaruto bukan naruko,OC , OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje, tidak sesuai dengan cerita aslinya jadi mohon maklumi
Ket:
"Blabla"Bicara langsung
'Blabla 'Inner
blabla flashback
-lokasi atau waktu
.
.
.
.
Chapter 4
-Ruang Tamu-
Naruto menatap orang-orang didepannya dengan datar lalu beralih kedua anak yang duduk di pangkuannya dan di samping kanannya.
"Temari bisa ajak Hikaru bermain didalam kamar! Nanti Kaa-San akan menyusul "Kata Naruto lembut pada Temari yang duduk di kanannya
Sasuke mendengar itu tertegun karena menurutnya kalau anak perempuan berambut pirang itu adalah anak Naruto dengan pria lain.
"Ha'i Naru-Kaa "Kata Temari patuh lalu membimbing Hikaru menuju kamarnya
Setelah sudah tidak melihat Temari lagi Naruto kembali menatap orang-orang didepannya Madara yang juga ada disana hanya diam namun kalau terjadi sesuatu Dia akan segera bertindak.
"Jadi kalian membicarakan soal hari pernikahan kalian pada ku, apa kau lupa Uchiha muda-"
"No Jiji disini bukan hanya Dia yang Uchiha muda"Potong Naruto sebelum Madara
"Oke Sasuke kalau Aku sudah pernah bilang tidak akan ikut campur lagi tentang masa depan mu lagi"Kata Madara
"Ojii-Sama bercandakan? "Tanya Sasuke
"Hn"Respon Madara
"Dasar gadis jalang "Gumam Sakura
Prak
Sebuah tamparan mendarat di pipi Sakura dan sang pelaku penamparan adalah Madara, Naruto dengan sigap menahan tangan Madara sebelum menampar lagi, Sasuke shock melihat Kakeknya menampar Sakura. Sedangkan gadis itu tengah menangis.
"Jiji tahan emosi mu, ingat kau juga mempunyai cucu perempuan "Kata Naruto lembut untuk menenangkan Madara
"Gadis ini benar-benar membuat ku emosi, tidak punya etika"Kata Madara
"Asuma-San tolong ambil coklat di lemari es!"Perintah Naruto pada asisten
"Ha'i Hime-Sama "
"Dan kalian lebih baik pergi sekarang sebelum Jiji memerintahkan Yakuza bawahannya untuk mengusir kalian"Usir Naruto
Sasuke agak heran kenapa Naruto memanggil Ojii-Sama nya hanya dengan Jiji saja? Dan ada hubungan apa Madara dengan Naruto sampai Madara membela Naruto? Banyak pertanyaan yang berkeliaran di kepalanya karena ini semua.
-Kamar Temari –
Clek
Pintu kamar dibuka oleh Naruto dengan pelan dan terlihatlah kedua anak itu telah tertidur diatas tempat tidur dengan beberapa mainan yang berserakan, senyuman tercipta diwajah cantik Naruto yang menghampiri kedua anak itu lalu mengucup kening mereka.
"Kalian harus tumbuh dengan perlahan jangan menjadi dewasa lebih cepat karena tidak ada lagi waktu bila kalian dewasa di usia seperti ini"Gumam Naruto
Naruto dibesarkan didalam keluarga Yakuza sejak dini dan Dia sudah belajar menjadi dewasa (pemikiran ) saat pertama kali bisa berbicara, itu membuat nya banyak kehilangan masa kanak-kanak nya walau kedua orang tua dan keluarga nya yang lain selalu mengabulkan apapun yang Dia inginkan.
Madara menatap Naruto sedih dari balik pintu karena Dia tau kalau Naruto begitu banyak kehilangan masa kecilnya yang dihabiskan untuk belajar menjadi penerus dari lima klan yang ternama dan di takuti oleh semua orang.
"Tidak baik mengintip seperti itu Madara-Sama "Tegur Shikamaru yang ternyata sudah pulang dari kerja nya
"Hn"Gumam Madara tak jelas lalu segera beranjak dari tempat itu
Shikamaru menggelengkan kepala karena tingkah Madara lalu mata kuaci nya menatap kedalam kamar tepatnya pada putrinya, yang mana Temari sangat mirip dengan ibu kandungnya yang juga bernama Temari atau Sabaku Temari.
"Sudah lama disana Shika? "Tanya Naruto pelan
"Belum, apa tadi ada sesuatu yang terjadi disini? Kau tau para Yakuza diluar melakukan penjagaan ketat"Jawab Shikamaru serta bertanya
"Dia kesini "Jawab Naruto pelan
Shikamaru mengerti maksud dari perkataan Naruto berjalan menghampiri Naruto lalu mengusap rambutnya lembut.
"Merepotkan "Gumam Shikamaru
Shikamaru sangat tau perasaan Naruto pada Sasuke tidak pernah berubah sejak pertama mereka bertemu saat usia Naruto dan Sasuke 5 tahun.
.
.
.
-Perusahaan Uchiha -
Para pegawai perusahaan terlihat hilir mudik seorang wanita berambut pirang dengan ujung rambut berwarna hitam dan di gendongannya ada anak laki-laki yang menatap antusias pada sekitarnya maklum belum pernah diajak oleh keluarga nya ke perusahaan.
"Permisi apa Uchiha Itachi ada? "Tanya Naruto pada sekretaris Itachi
Orang itu menatap Naruto dan terkejut lalu segera berdiri dan membungkukkan badan.
"Gomen atas ketidak sopanan saya Hime-Sama "Kata Orang itu
"Ah tidak masalah Konan-San "Kata Naruto lembut"Jadi Itachi ada kan? "Tanya Naruto lagi
"Ada Hime-Sama tapi didalam ada Sasuke-Sama juga"Jawab Konan
Naruto melihat jam tangannya lalu menatap Hikaru yang sudah mulai mengantuk
"Ah tidak ada cara lain Aku harus kedalam dan menyerahkan Hikaru"Gumam Naruto"Konan Aku masuk"
"Silakan "Kata Konan sambil membungkuk
Clek
Kedua orang yang ada diruangan itu segera melihat ke pintu yang terbuka tiba-tiba, disana mereka melihat Naruto sedang menggendong Hikaru dan menghampiri Itachi
"Itachi-Nii, Hikaru Naru Titip disini dulu karena ada pekerjaan mendadak"Kata Naruto sambil membaringkan Hikaru yang sudah tertidur di sofa yang ada disana
"Darurat? "Tanya Itachi khawatir
"Ya"Jawab Naruto pelan
Chu
Naruto mengecup kening Hikaru lalu segera berdiri dan menatap Itachi
"Mungkin Hikaru akan bangun sekitar 2 atau 3 jam lagi dan saat Dia bangun segera beri susu yang ada didalam tas ini"Kata Naruto seperti seorang ibu pada anaknya
"Segeralah nikah Naru"kata Itachi
Naruto tersenyum
"Aku menunggu Aniki dulu "Kata Naruto"Sudah dulu aku hampir telat"
"Hati-hati "Kata Itachi
Naruto membalasnya dengan lambaian tangan dan berhenti didepan pintu
"Oh ya Itachi-Nii bisa kah jemput seseorang di bandara untuk ku?"Tanya Naruto
"Tentu"Jawab Itachi sanggup
Sekilas mata Naruto bertemu pandang dengan Sasuke yang menatapnya begitu tajam
.
.
.
Naruto mengendarai mobilnya menuju kesebuah gudang yang tak terpakai, disana terlihat begitu sepi namun siapa yang mengira kalau di bawah gudang itu begitu banyak orang.
"Selamat datang Hime-Sama "Sambut seorang Yakuza dengan Tato bergambar Pusaran angin.
"Jadi apa target sudah didalam? "Tanya Naruto pelan
"Ya Hime-Sama"Jawab nya
"Bagus"Kata Naruto
Naruto masuk kedalam dan berjalan menuju sebuah pintu yang ada di sebelah kiri gudang.
Suara musik yang kencang dan lampu yang temaram menyambut Naruto, tanpa mempedulikan itu Naruto berjalan menuju sebuah ruangan yang ada di lantai dua dan disana Naruto melihat Bawahan nya sudah menunggu.
"Kalian keluar biar aku yang mengurus Dia"Perintah Naruto kepada bawahannya yang ada dalam ruangan itu
"Ha'i Hime-Sama "
Mereka pun keluar dan menyisakan Naruto dengan seseorang yang sedang terikat di sebuah kursi yang terbuat dari kayu tak lupa beberapa luka di tubuhnya.
"Kau tau "Perkataan Naruto menggantung "Aku paling tidak suka berbasa-basi jadi beritahu Aku sekarang siapa atasanmu dan dimana Dia? "Tanya Naruto datar dengan aura intimidasi yang begitu kuat
Pria yang terikat itu bergetar karena ketakutan dengan aura yang di keluarkan oleh Naruto.
"Cepat jawab"Perintah Naruto dengan penekanan
"D-Danzo dan saya tidak tau dimana markas mereka "Jawab Pria itu ketakutan
"Danzo? cih Orang tua satu itu memang susah untuk di peringati "Gumam Naruto kesal "Kiba cari tau keberadaan Danzo secepatnya "Perintah Naruto berteriak
"Ha'i Hime"Respon Kiba senang karena dapat tugas yang menyenangkan
'Danzo itu tidak akan aku beri maaf lagi'Batin Naruto
.
.
.
-Bandara –
Itachi menunggu seseorang dengan sabar, dan Dia sedikit berdebar, Hikaru yang ikut dengan Itachi hanya menatap heran.
"Ji-San "
Teriak cempreng dua orang membuat Itachi menoleh kesumber teriakan dan disana Dia melihat anak kembar laki-laki dan perempuan usia 8 tahun dengan ciri khas masing-masing.
Itachi tersenyum kearah kedua anak kembar itu dan di balas dengan senyuman dan cengiran khas mereka.
"Selamat datang di Konoha Pangeran dan Putri "Kata Itachi dengan candaan
Kedua anak itu tertawa dan segera memeluk Itachi, di belakang kedua anak itu ada seorang pria tua berambut putih aka Hagoromo
"Itachi aku serahkan kedua bocah ini pada mu, dan kalian jangan buat ulah selama liburan di Konoha mengerti "Kata Hagoromo
"Tentu Jiji"Respon kedua anak itu
"Bagus, Jiji kembali ke Amerika "Kata Hagoromo
"Hati-hati Jiji"
Itachi pun membimbing kedua anak itu menuju mobilnya tak lupa putranya di gandeng oleh kedua anak itu.
.
.
.
TBC
Gomen pendek dan lama update nya, Gami sekarang memasuki fase jenuh tak menentu.
Apa kalian tau siapa anak kembar itu?
Kalau penasaran tunggu chapter selanjutnya, Jaa °.*\( ˆoˆ )/*.°
