Pewaris Lima Klan Terbesar

Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto bukan Sasuke

Pairing : SasufemNaru ( SasuSaku, ShikafemNaru, GaafemNaru)

Rated : T(M kalau ada kata-kata yang kasar )

Genre : Romantis, Family

Warning : femnaruto bukan naruko,OC , OOC, Typo berserakan dimana-mana, bahasanya sesuka Author, gaje, tidak sesuai dengan cerita aslinya jadi mohon maklumi

Ket:

"Blabla"Bicara langsung

'Blabla 'Inner

blabla flashback

-lokasi atau waktu

*POV

.

.

.

.

Chapter 5

Itachi menatap anak-anak di depannya yang sedang asik bermain di taman samping Mansion nya dengan lembut, kedua anak kembar itu begitu mengemaskan baginya apalagi nada bicara Menma begitu dewasa namun masih seperti anak kecil dan Megumi yang lembut seperti Kaa-San mereka.

"Anak-anak ayo masuk saatnya makan malam "Teriak Mikoto semangat

Bagaimana dia tidak semangat, ada tiga anak kecil yang lucu dan tidak seperti Uchiha pada umumnya membuat nya merasa senang bukan main.

"Ha'i Baa-San "Teriak mereka

saat mereka akan makan muncul Sasuke dengan Sakura yang menempel begitu erat dengan Sasuke, mereka makan dengan diam Menma dan Megumi sedang berbicara menggunakan kode yang hanya di mengerti oleh mereka.

"Mereka siapa Kaa-Sama? "Tanya Sakura kepada Mikoto

"Mereka cucu cucu ku"Jawab Mikoto tanpa menatap Sakura lebih memilih menyuapi Hikaru

"Siapa nama kalian anak-anak manis? "Tanya Sakura di lembut lembut kan

Menma dan Megumi saling pandang lalu menganggukkan kepala

"Uchiha Menma dan dia Uchiha Megumi"Kata Menma wajah yang datar dan suara yang begitu dingin

Sasuke dan Sakura terkejut

"Mereka anak siapa Kaa-Sama? perasaan Uchiha yang lain tidak memiliki anak sebesar mereka? "Tanya Sasuke penasaran

Sebelum Mikoto menjawab sebuah teriak dari luar terdengar

"Menma, Megumi ayo pulang dan pamit pada paman dan nenek kalian cepat "Teriak Madara

"Oke Jiji"Teriak Menma

"Ji-San, Baa-San kami pulang dulu Jiji sudah menjemput kami"Pamit Megumi sopan pada Itachi dan Mikoto "Dan Hikaru besok kita main lagi"Sambung nya

"Bukan Kaa-Chan kalian yang jemput? "Tanya Mikoto

"Tidak, Kaa-Chan ada tugas yang penting kata Kaa-Chan akan pulang besok malam "Jawab Menma

"Hmm padahal Megumi juga ingin bantu Kaa-Chan tapi ngga boleh kata nya masih kecil tunggu umur 10 tahun dulu, padahal Kaa-Chan sudah ikut saat usia 5 tahun"Kata Megumi cemberut

"Itu karena Kaa-Chan ingin kita menikmati masa kanak-kanak kita dengan bermain dan bersenang senang "Kata Menma kepada adiknya itu

"Menma benar sayang, ya sudah cepat kalian keluar sebelum Jiji kalian yang satu itu marah"Kata Mikoto

"Ha'i Jaa "

Mereka pun pergi dari tempat itu dan menuju Madara yang menunggu mereka di luar

"Mereka anak siapa Kaa-Sama? "Tanya Sasuke

"Anak seorang Uchiha tentunya dan juga cucu kami"Jawab Mikoto sambil berlalu

Sasuke hanya diam dan tak menanggapi Sakura yang berceloteh ria sedari tadi.

.

.

.

Menma menatap Madara yang membawanya serta Megumi kesebuah gedung yang dia yakini itu gedung perusahaan Uchiha karena ada lambang Uchiha di gedung itu.

"Jiji kenapa kita kesini? "Tanya Megumi mewakili Menma

"Ya Jiji, Menma sudah ngantuk "Tambah Menma

Madara tersenyum

"Ada dokumen penting yang harus Jiji ambil sebelum Kaa-Chan kalian mengamuk ke Jiji"Jawab Madara sambil mengandeng tangan kedua anak itu

Kedua anak kembar itu mengikuti Madara masuk kedalam gedung perusahaan Uchiha itu yang mereka yakini bahwa Madara yang menjadi pemimpin disini.

"Eh? Menma-Chan, Megumi-Chan"Panggil Shisui riang

"Ji-Chan"Teriak Megumi senang sambil berlari menerjang Shisui dengan pelukan

Menma dan Madara melihat itu menggelengkan kepala mereka dan segera menuju ketempat Shisui dan Megumi

"Oh keponakan kecil Ji-Chan kenapa ada Disini? "Tanya Shisui yang sudah menurunkan Megumi dari gendongan plus pelukannya

"Kami menemani Jiji, Ji-Chan "Jawab Menma diangguki oleh Megumi dengan semangat

Madara dan Shisui yang melihat keimutan kedua makhluk kembar itu gemas bukan main, akhirnya Shisui juga ikut dengan mereka ke ruang kerja Madara untuk mengambil dokumen yang katanya penting itu dan saat Shisui melihat dokumen itu akhirnya dia tau kenapa harus Madara sendiri yang mengambil nya karena itu dokumen Uchiwa.

Mereka sampai di Mansion sekitar 30 menit yang lalu dan Shisui menginap disana karena ingin berlama-lama dengan kedua keponakan nya itu, Madara senang-senang saja soal itu, Temari juga senang akan kehadiran anak kembar itu dan dia mempunyai teman selama di Mansion ini saat Tou-San dan Naru-Kaa nya pergi kerja.

"Anak-anak kalian bermain dikamar ya, dan nanti langsung tidur "Perintah Shisui

"Ha'i kapten "Respon mereka sambil cekikikan dan berlari menuju kamar mereka yang sudah disatukan

Drrrr

Handphone milik Madara berbunyi dan saat Madara melihat nama si pemanggil langsung saja di angkat nya

'Hallo Jiji apa anak-anak ku sudah bersama Jiji? 'Tanya Naruto dari seberang

"Ya, mereka sekarang ada didalam kamar bersama Temari"Jawab Madara lembut

'Oh, apa Shika belum pulang? 'Tanya Naruto

"Belum, sepertinya tugasnya banyak hari ini, disini juga ada Shisui "Jawab Madara

'Benarkah? Bisa Naru bicara dengan Shisui-Nii ?'Tanya Naruto

"Tentu, Shisui ini Naru-Chan mau bicara dengan mu"

-Ditempat Naruto

Terdengar suara grasak grusuk dari seberang membuat Naruto tertawa karena dia yakin kalau Shisui sedang berlari menuju Madara dengan tergesa-gesa

'Hallo Naru-Chan, ada apa? Kau kangen Nii-Chan mu ini ya? 'Tanya Shisui dengan semangat dan kepedean yang tinggi

Naruto tertawa mendengar itu dan memberikan kode kepada bawahannya untuk keluar dari ruangannya karena dia sedang tidak ingin di ganggu

"Shisui-Nii selalu bersemangat ya? Nii-Chan bisa Naru minta bantuan dari Nii-Chan? "Tanya Naruto pelan dan serius

'Bantuan apa? 'Tanya Shisui juga dalam mode serius

"Cari orang-orang yang bekerja sama dengan Danzo"Kata Naruto

'Danzo? Apa yang dia lakukan? 'Tanya Shisui

"Dia melanggar perjanjian dengan Klan kita, aku sudah curiga ini akan terjadi bila dia memasuki wilayah kita"Jawab Naruto

'Sialan si tua bangka itu, tenang saja Nii-Chan akan kerahkan seluruh orang kepercayaan Nii-Chan menyelidiki itu jadi Naru tidak perlu khawatir, lalu apa si tua bangka itu sudah ditemukan? '

"Belum, Naru mengutus Sai untuk mencari Danzo"Kata Naruto

'Oh Sai? Bukan kah dia dulu berasal dari Root? 'Tanya Shisui

"Ya Nii-Chan, dia yang dulu Naru selamatkan "Kata Naruto

'Baiklah, Sebaiknya kau istirahat sejenak jangan terlalu dipaksakan, selamat malam'Kata Shisui mengakhiri panggilannya

Naruto menaruh Handphonenya keatas meja kerja nya dan menatap langit-langit ruangannya dengan tatapan kosong, menjadi pewaris dari lima klan yang terpandang bukanlah suatu yang gampang dan di anggap remeh. Naruto harus menyiapkan mental dan fisiknya setiap saat seperti sekarang ini.

Memang bukan kelima klan masuk dalam Yakuza atau dunia bawah hanya tiga klan yang masuk dalam dunia bawah dan itu sudah begitu berat untuk di tanggung oleh Naruto namun dia tidak akan menyerah dan kalah begitu saja oleh semua ini.

"Siapapun yang diluar, panggil Kiba kesini segera" Perintah Naruto sedikit keras agar didengar oleh bawahannya yang berjaga diluar

Terdengar suara langkah kaki menjauh dari luar itu menandakan kalau bawahannya mendengar perintahnya dan tak lama Kiba masuk keruangan nya.

"Ada apa Naru?" Tanya Kiba saat sudah ada dihadapan Naruto

"Kirim beberapa pasukan kita keberbagai bagian daerah kekuasaan kita, aku merasakan kalau Danzo tidak akan berdiam diri saja dan juga kirim info pada Senju untuk berjaga-jaga disekitar wilayah nya, siapa tau Danzo akan kesana untuk bersembunyi " Perintah Naruto panjang lebar

"Baik, Oh dan Sai dia sudah mulai mencari Danzo serta katanya dia melihat beberapa gerakan mencurigakan dari bawahan Danzo yang dikenal oleh Sai" Lapor Kiba saat mengingat kalau Sai memberikan pesan padanya beberapa waktu yang lalu

Naruto menganggukkan kepala tanda mengerti maksud Kiba, lalu menyuruh Kiba untuk segera keluar karena dia mau istirahat beberapa saat.

.

.

.

"Ji-Chan apa tadi Kaa-Chan yang menelpon? " Tanya Megumi

Madara dan Shisui menatap Megumi yang sedang berdiri tidak jauh dari mereka.

"Ya Gumi-Chan" Jawab Shisui

Megumi hanya menganggukkan kepalanya lalu segera menuju dapur untuk mengambil air

"Ji-Chan bisa bantu Gumi membuat susu coklat dan Vanilla " Teriak Megumi dari dapur

"Ya tunggu sebentar " Respon Shisui langsung kedapur

Shisui sangat menyayangi kedua keponakan nya itu Oh atau bisa juga di bilang cucu sih, kenapa begitu? Karena Shisui itu adalah adik dari Minato dan keponakan Madara. Tidak ada yang tau kalau Shisui itu adik dari Minato karena Minato menggunakan marga sendiri yaitu Namikaze sedangkan Shisui memakai marga ayah mereka yaitu Uchiha,yang tau itu hanya Madara dan kedua orang tua Sasuke dan Itachi, Itachi sendiri tidak tau akan hal itu walau dia masuk dalam dunia bawah.

"Hati-hati membawanya Megumi" Seru Shisui saat Megumi membawa kedua gelas yang berisi susu itu dengan kedua tangan mungil nya

"Ha'i Ji-Chan " Respon Megumi

.

.

.

-Apartemen Sasuke

*Sasuke on

Entah kenapa setelah bertemu dengan kedua anak kembar itu perasaan ku menjadi tidak karuan, antara rindu, dan sedih. Mereka seperti mirip dengan seseorang.

Aku tak mempedulikan Sakura yang merengek kepada ku, perasaan ku terhadapnya sudah berubah dan juga sejak dulu aku menanti seseorang yang menjadi cinta pertama ku, seorang gadis kecil yang memiliki warna rambut yang unik namun sulit dilupakan.

Gadis itu mirip dengan Naruto, seseorang yang membuat ku larut dalam sebuah penyesalan ,entah dimana dia berada sekarang.

Aku sudah menyewa detektif untuk mencari tau keberadaannya namun hasilnya nihil dia hilang seperti ditelan oleh bumi, aku ingin mengucapkan kata maaf untuknya.

*Sasuke off

.

.

.

Sai yang ditugaskan oleh Naruto mencari tau keberadaan Danzo mencari keseluruh tempat yang dia tau dan juga bertanya kepada teman-teman nya yang ada didalam satuan Root tersebut namun mereka tidak tau kemana Danzo pergi, kata mereka Danzo hanya menghubungi mereka kalau ada tugas untuk mereka dan itu pun dengan nomor yang berbeda.

"Cih dimana orang tua itu berada" Gerutu Sai kesal bukan main

"Kalau aku sampai tidak menemukan Danzo rasanya aku tak akan sanggup berhadapan dengan Naru-Sama" Gumam Sai sambil membenturkan kepalanya ke stir mobil nya

Drrrr

Getaran phonesel miliknya membuat Sai segera bangun dari kegalauan nya dan mengambil Handphonenya didalam kantong celananya.

"Utakata? Kenapa dengan anak ini? " Tanya Sai heran

Tut

' lama sekali kau mengangkat nya Sai, aku punya kabar penting untuk mu'Seru Utakata

"Ada apa? " Tanya Sai to The poin

'Seperti biasa' Gerutu Utakata 'Aku tadi tidak sengaja melihat Danzo Disini, kau tau dimana aku konser bukan? Cepatlah kesini, aku tidak bisa menanganinya untuk sekarang ini' Lapor Utakata

"Akan makan waktu lama aku sampai kesana, tolong kau kirim beberapa bawahan mu untuk mengawasinya, aku akan usahakan segera kesana juga membawa beberapa bawahan ku" Kata Sai

'Itu tak masalah, sudah dulu aku sudah di panggil oleh sutradara Jaa'

Tut

Tut

Tut

Saat sambungan sudah mati Sai segera menghubungi bawahannya untuk segera melesat ke Kirigakure dan juga Sai memberikan kabar ini ke Naruto yang mendapatkan Respon bagus karena Naruto juga akan segera melesat kesana dengan beberapa pasukan nya.

.

.

.

.

Siapa cinta pertama Sasuke? Apa Sasuke dan Naruto akan bertemu lagi? Masihkah Naruto mencintai Sasuke? Apa Sasuke akan tau kebenaran dari sebuah rahasia terbesar keluarganya?

Cari jawabannya di chapter yang akan datang ^o^

TBC

Gomen lama dan pendek

Banyak yang tanya kapan update pewaris lima klan terbesar, dan ini sudah Gami update walau agak lama.

Seperti di fic yang lain selalu Gami bilang kalau Gami lagi dalam fase jenuh yang tak menentu, kadang Gami kesal sendiri kenapa sih cepat bagat Gami bosan.

Ah sudah dulu, sampai bertemu di chapter selanjutnya °.*\( ˆoˆ )/*.°

Jangan lupa Review nya Ne ~