Chapter 6

Hai para pembaca, sudah seminggu sejak update chapter 5, untuk klan naruto akan sedikit demi sedikit terungkap, bukanya tidak asik jika membaca hal yang sudah kalian ketaui, banyak sekali kekurangan pada chapter sebelumnya karena author masih belom jago mendeskripsikan pertarungan, tapi saya tidak akan menyerah begitu saja dengan kekurangan ini, saya akan terus belajar, masukan dan saran saya terima, terima kasih kakak kakak sekalian yang sudah memberi saran dan penilaian terhadap fic ini,

Sebagai author saya mengucapkan terima kasih sudah membaca dan me-review fic saya

fic ini akan update setiap hari minggu dan dengan cerita yang tidak akan bisa kalian tebak

Hope you enjoy it

Ujian Chuunin

Pertarungan momosuke melawan tayuya sudah berakhir dengan sedikit pertolongan dari Naruto, perlawanan sengit tayuya harus berakhir dengan matinya tayuya

Senyum mengembang setelah pertarungan yang sengit usai, momosuke melompat dan mendarat tepat di samping naruto" kerja bagus momo-chan" sambil memberi kan jempol ke arah momosuke.

"hehehe, kalau tidak ada naruto-kun mungkin juga tidak akan bisa mengalahkan orang itu dengan cepat" tersipu malu momosuke berkata sambil memegangi pipinya yang sudah merah.

"hey, apa kalian benar-benar pacaran ? aku lihat kalian mesra sekali ya, aku jadi iri" ucap akari yang tengah duduk di atas pohon tak jauh dari naruto dan momosuke.

"sejak kapan kau disana akari ? apa kau sudah selesai dengan pertarungan mu ?"ucap naruto

"sejak tadi, aku juga melihat kalian berpelukan, sepertinya kalian serasi kok, kalau masalah pertarunganku itu, si gendut itu payah, tidak terlalu kuat" kata akari sambil senyum 5 jari.

Momosuke yang mengeluarkan asap di atas kepalanya merasa sangat malu sekali sambil mengingat-ingat adegan pelukan bersama naruto"dasar pengintip, lama lama kau seperti si paman genit itu ya" ucap sinis naruto.

"ah lupakan naruto, ayo kita berkumpul dengan yang lain, mereka sudah selesai dari tadi" kata akari lalu melompat kepohon lain , disusul momosuke dan naruto dibelakangnya

"ngomong ngomong bagaimana pertarungan mu naruto, apa musuhmu kuat ?"ucap penasaran akari

"dia sangat kuat, untung aku punya kartu as yang bisa di gunakan pada saat terakhir" ujar naruto sambil menoleh ke arah momosuke yang kelihatan capek dan hampir pingsan.

Keseimbangan momosuke mulai berkurang dan langsung saja momosuke terjatuh saat di udara, dengan sigap naruto langsung saja menangkap momosuke dengan gaya bridal style.

Momosuke POV

"badanku terasa berat sekali, apa mungkin sharingan ini masih belum aku kuasai sepenuh nya, sepertinya aku kurang latihan, pandangan ku menjadi gelap, aku sudah tidak kuat lagi"

END POV

"tangkapan yang bagus naruto, kau sangat perhatian pada momo-chan mu, naruto-kun" ejek akari yang berada tak jauh dari naruto.

Wajah naruto entah kenapa memerah, mungkin karena dia sedang menggendong seorang gadis atau karena ejek dari akari"diam, baka akari" ucap naruto.

Matahari sudah tinggi di langit, sekitar 5 jam sudah berlalu sejak misi ini dimulai, misi yang sebenarnya Cuma mengamati pergerakan desa ninja baru yaitu rank C berubah menjadi rank A akibat perubahan rencana oleh Jiraiya.

Dari kejauhan 2 sosok terlihat, orang yang sangat mereka kenal yaitu Jiraiya dan Itachi sedang menunggu sambil minum teh, entah apa yang mereka pikirkan, mereka tidak mencoba menolong murid murid nya, setidaknya melihat keadaan mereka

TAP,

Naruto mendarat di dekat itachi dan jiraiya

"sejak kapan kalian minum teh dan menulis buku seperti ini ?" ucap naruto yang sedikit kesal, eh, sangat kesal malahan melihat kelakuan sensei dan pak tua genit yang enak-enakan santai.

Disusul akari mendarat tak jauh dari naruto

"oh kamu ya bocah" ucap acuh jiraiya sambil meneruskan menulis buku dan melihat foto foto cewel sexi.

Tak ayal langsung muncul perempatan di kepala naruto,"ah sudah lah naruto, toh kita semua sudah ada disini dengan selamat, ngomong-ngomong kenapa dengan momosuke ? apa dia terluka?" ucap itachi tanpa dosa.

"momosuke –chan baik baik saja, dia Cuma capek karena bertarung dengan lawan yang kua-" belum menyelesaikan

Momosuke POV

"aduh kepalaku sakit, eeh kenapa naruto-kun menggendong ku ya ?" sontak memerah wajah monosuke dan berteriak

End POV

KYAAAAAAAAH

Momosuke menyundul kepala naruto yang sedang berbicara dengan sensei nya, membuat naruto kehilangan keseimbangan dan langsung terjatuh dengan gaya anime, momosuke mendarat di atas dada naruto, dengan pose hampir ciuman

"hey bocah, dasar tidak sopan, tunggu sampai di penginapan, bisa bisanya kalian bermesraan di depan umum" ejek jiraiya sambil terkekeh melihat kelakuan bocah bocah genin itu.

"naruto kun semangat sekali ya, aku jadi iri deh" ucap akari tak jauh dari naruto jatuh

"hey, naruto-kun, momosuke-chan, apa kalian tidak mau bangun dan terus terusan seperti itu ?" ucap itachi.

"KYAAAAAAAAAH" teriak momosuke yang langsung berdiri dengan cepat, hari ini aneh sekalu, terlalu sering wajahnya memerah akhir akhir ini, sejak berada di team 11.

"pfffft BUAHAHAHAHAHAHA"serempak mereka bertiga tertawa lepas akibat naruto langsung K.O di sundul momosuke.

"kasihan sekali, kau akari, cepat gendong si naruto, kita akan kembali dan melaporkan hasil misi ini" perintah itachi.

"Go- Gomen naruto-kun" jawab momosuke terbata

"yah kenapa aku sih yang mendapat sial, ahhh" ucap akari sambil memapah naruto.

Mereka berlima langsung saja kembali ke konoha, karena hari masih pagi untuk memulai perjalanan pulang, meloncat dari pohon ke pohon team 11 plus jiraiya yang juga ikut kembali ke desa konoha guna mencetak buku icha icha paradise yang sudah selesai ia kerjakan.

Matahari sudah condong kebarat, sudah hampir sampai di desa api, naruto pun sudah siuman dari sundulan maut momosuke.

"kenapa di luar ribut ribut kabuto ? apa ada masalah ?" ucap orochimaru.

"ada penyusup dari konoha tuan, mereka meledakkan senjata senjata kita, sepertinya mereka sudah mengetahui rencana kita, dan sekarang mereka lolos, para 5 ninja elit sudah kalah, pelakunya itachi,jiraiya dan 3 bocah genin, lalu apa yang akan kita lakukan tuan ?" ucap panjang lebar kabuto.

"Kita akan tetap menyerang konoha, mereka belum tentu tau sepenuhnya rencana kita, jadi tenang saja, akan ada kejutan yang menimpa mereka, dan aku masih mempunyai rencana cadangan untuk itu" ucap orochimaru.

Team 11 sudah berada di depan gerbang besar konoha, 2 penjaga utama kita yaitu izumo dan kotetsu yang sangat setia menjaga gerbang konoha

"Konichiwa itachi-san, jiraiya-sama, naruto-kun, momosuke-chan dan akari-kun, kalian sudah kembali, bagaimana misi kalian ?" ucap izumo.

"konichiwa, Lancar izumo-san" ucap itachi melintas

"Konichiwa izumo-san, kotetsu-san"ucap ketiga genin bersamaan.

"Konichiwa, apa kalian tidak bosan diam saja, nih aku berikan buku terbaru ku, pasti kalian suka" ucap jiraiya sembari tersenyum bangga sembari menyodorkan novel dewasa.

Kantor hokage di sore hari terasa damai dan aman, setidaknya sampai jam 6 malam, tempat yondaime bertarung dengan musuh besarnya yaitu tumpukan kertas laknat, kalau di pikir pikir hokage tidaklah keren, berhadapan dengan dokumen dokumen menumpuk setiap hari nya.

Yondaime terlihat serius melihat pintu, "inilah saatnya, setiap hari pasti seperti ini" gumam minato sambil melihat jam, sekarang adalah jam 6 tepat

Tap

Tap

Tap

Braaak

Dan di dobrak pintu, sesosok wanita cantik berambut merah membawa makanan untuk minato"ini makanan mu minato, aku memasakkan masakan enak sekali, ramen" ucap kushina.

"hah" minato menghela nafas, setiap hari ramen saja, udah gitu sama dengan menma, kayaknya udah menurun sifat kushina pada menma, "iya iya , arigatou kushina.

Tak lama setelah kushina datang, team 11 juga tiba bersama jiraiya yang berada di belakang naruto

"kawaiiiiiiiiii" teriak kushina melihat imutnya momosuke yang memakai pita kecil di rambutnya, sontak memeluk erat"mainlah kerumah momo-chan, menma pasti senang kamu datang, nanti kalau sedah besar jadilah istri menma" ucap kushina.

"yondaime-sama, team 11 melapor, misi pengintaian rank C telah berubah menjadi Rank A, Kami atas inisiatif jiraiya-sama menyabotase senjata senjata yang akan digunakan untuk menyerang konoha, pemimpin mereka adalah orochimaru, disana banyak sekali manusia percobaan untuk meningkatkan kekuatan shinoby, dan satu lagi hal yang mengganjal dalam pikiranku"ucap itachi.

"apa itu itachi" yondaime merasa tertarik dengan ucapan itachi.

"senjata mereka seperti kunai, pedang, dan kertas peledak berasal dari konoha lebih tepatnya toko musashi, ayah naruto lah yang membuat senjata itu, entah siapa yang membeli kita belum tau dan akan kita cari tau" tandas itachi.

"hmmm, begitu ya, akan kuperintahkan anbu untuk mencari tau siapa pembeli senjata itu" ujar yondaime.

"kami juga melawan ninja ninja bunyi, mereka mempunyai segel aneh, mereka seperti meningkatkan kekuatan setelah mengeluarkan segel tersebut" ucap itachi.

Tok

Tok

Tok

Seorang wanita paruh baya dengan dada super masuk kedalam ruangan, di ikut gadis berambut hitam pendek membawa babi.

"kenapa nenek tsunade kemari?" tiba tiba akari berbicara kepada perempuan berdada super yang di panggil tsunade.

"akari-kun ya, sudah pulang kamu, aku hanya ingin memberikan laporan rumah sakit kepada minato" ucap tsunade.

"baik kalau begitu, team 11 akan pamit untuk beristirahat pulang" ucap itachi langsung keluar di ikuti akari.

"dah nenek tsunade" ucap akari

Momosuke yang sedari tadi di peluk kushina sampai lemas, untung ada naruto yang membebaskan momosuke dari pelukan kushina.

"ayo momo-chan, kita pulang, nanti kaa-san mu marah kalau kamu terlambat" sambil menarik tangan momosuke naruto berjalan keluar.

Sepertinya naruto juga agak kesal karena kushina berbicara ingin menjodohkan momosuke dengan menma, entah kenapa naruto jadi sedikit protektif kepada momosuke.

"arigatou naruto" ucap momosuke ceria.

"untuk apa momo-chan?" ucap naruto sambil memandang wajah momosuke, wajahnya sedikit merah melihat wajah cantik momosuke di bawah cahaya bulan, sepertinya ada perasaan tumbuh tapi entah apa, setelah beberapa waktu di lalui bersama momosuke.

"tentu saja menolongku dari pelukan kushina-san dan waktu itu" ucap momosuke.

"tentu saja, kau ingat ucapan kaa-san mu?"ujar naruto

Flashback

"Naruto-kun, tolong jaga momosuke-chan, kau teman pertama momosuke, momosuke mungkin kuat, tapi dia masih ceroboh dan belum berpengalaman, jadi tolong jaga dia" ucap kohaku.

Sebagai satu satunya putrinya, kohaku merasa khawatir akan keselamatan momosuke,

"ke- kenapa kaa-san bilang gitu, aku jadi malu nih" ucap momosuke memerah karna malu.

"tenang saja kohaku-san, pasti akan ku jaga momo-chan" ucap naruto sambil tersenyum

Flashback end

"kalo mengingat-ingat itu aku jadi malu, hehehe"ucap momosuke grogi.

"lucu juga ya, kaa-san mu itu, ngomong ngmong kita sudah sampai depan gerbang compound uchiha, oyasuminasai , jaa matta momo-chan" ucap naruto

"oyasuminasai, jaa matta naruto-kun" balas momosuke

Malam semakin larut, bintang-bintang terlihat sangat jelas tanpa adanya awan dilangit, terlihat indah akan tetapi sesuatu sosok jahat sedang merencanakan hal buruk.

"kami menerima pesan dari orochimaru bahwa markas mereka kemarin diserang oleh ninja konoha, senjata kita di hancurkan oleh mereka, akan gawat sekali jika pihak konoha tau siapa yang membeli senjata itu" ucap sosok bertopeng.

"tenang saja, mereka tidak akan tahu karena aku tidak akan menggunakan identitas asliku, aku akan menguasai konoha kali ini" ucap pria di sudut gelap ruangan.

Sang surya mulai merangkak naik ke langit, riuh distrik pertokoan konoha terdengar, tawar menawar antara penjual pembeli mewarnai distrik ini setiap pagi, terlihat tokoh utama kita sedang berbelanja bahan makanan untuk kaa-sannya

Ya. Dia naruto membawa barang banyak sekali, entah apa yang akan di masak kaa-san nya, saat melintas di jalan utama, naruto melihat team 7 baru pulang menjalankan misi kemarin

"HOOOOOOOI menma, sasuke, sakura, kakashi-sensei kalian baru pulang ya ?" ucap naruto.

"hai naruto, tentu saja, misi kemarin berubah menjadi rank A, karena melawan shinoby kuat dari kiri, aku berhasil mengalahkan gadis es dengan sedikit bantuan si teme ini" dengan bangga menma bercerita kepada naruto.

"diam kau dobe"sahut sasuke.

"bagaimana misimu kemarin naruto ? cepat sekali kalian menyelesaikan misimu" ucap hatake dengan eye smile nya.

"haha. Cuma misi pengintaian biasa, tidak ada yang spesial dari misi kami" ucap canggung naruto.

"baiklah, kami akan menuju ke menara hokage untuk melapor, jaa nee naruto" ucap hatake berjalan menuju pusat kota.

"jaa nee" sahut naruto.

Konoha lebih ramai dari biasanya, banyak pengunjung datang sejak kemaren,penginapan menjadi ramai di penuhi pengunjung dari desa lain.

"siapa mereka, sungguh aneh, sepertinya ninja dari desa suna jika di lihat dari ikat kepala, cewek membawa kipas, anak laki laki aneh membawa gentong, dan yang satu ini lebih ane, wajahnya dirias dan membawa buntalan aneh" pikir naruto sambil melintasi mereka.

"aku harus bergegas karena sebentar lagi jam 9, itachi-sensei menyuruh kami untuk ke toko dango langganan, ada hal penting yang ingin di bicarakan"gumam naruto sambil berlari kecil karena merasa berat belanjaan.

Team 11 sudah berkumpul di kedai dango dekat akademi, momosuke, akari dan itachi sudah berada di sana dan melahap dango dango yang enak.

"ma'af sensei aku terlambat, apa ada hal penting yang sudah terlewat saat aku tidak ada?" ucap naruto.

"ada, dango mu sudah kuhajar sampai habis gara gara kamu telat" ucap akari sambil tertawa .

"sudah kubilangkan, kau jangan suka makan makanan orang, kasihan naruto-kun"bela momosuke.

"hahaha. Sudah momo-chan, jangan marah marah gitu" ujar naruto memenangkan momosuke.

"kita sudah berkumpul sekarang, aku ingin memberi tahu kalian bahwa kalian ikut serta dalam ujian chuunin kali ini, jadi berlatihlah keras karna minggu depan akan dimulai, ini formulir kalian" ucap itachi panjang lebar.

"ujian chuunin ya, menarik sekali"ucap akari.

Poftt

Uhuk uhuk uhuk

Seluruh pengunjung kedai terbatuk batuk gara gara itachi menggunakan sunshinnya

"kenapa asapnya tebal sekali, uhuk uhuk" ucap salah satu pengunjung kedai

"ah itachi sensei keterlaluan, pakai asap tebal segala, jelan kaki biasa kan juga bisa, ya udah aku mau pulang"komen naruto.

"aku ikut naruto-kun" ucap momosuke sambil berdiri dari duduknya.

"hah, kalau begitu akan kumakan semua makanan ini, udah bayar kok gk dimakan, sayang sekali" terkekeh akari sambil menghabiskan semua makanan di meja

"dasar akari tukang makan" komen momosuke sambil berlari menuju naruto.

Setibanya naruto di distrik perumahan barat, ada hal yang menarik terjadi

"ah, itu bukannya orang aneh tadi pagi, kenapa mereka mengganggu anak anak ?" ucap naruto

"apa harus kita bantu naruto-kun ?" sahut momosuke

Tiba tiba menma datang dan menendang tangan bocah bermake up di wajah membuat anak kecil yang di angkat tadi terjatuh.

"tidak perlu momo-chan, itu ada menma yang membantu, ayo kita lanjutkan perjalanan kita" ucap santai naruto.

"hai" balas momosuke.

Dengan santainya naruto dan momosuke berjalan di dekat 6 orang yang sedang berseteru tadi

"kalian sebaiknya pulang, kalian terlalu ribut disini" ucap naruto kepada 2 orang ninja suna gakure, menma dan geng konohamaru

Shyut

Pasir aneh terbang dari arah kiri meluncur tajam kearah naruto tapi tiba tiba merhenti karena menabrak perisai naruto

"a- apa, serangan gaara dihentikan olehnya, bahkan tanpa gerakan sama sekali, seperti menabrak tembok" gumam cewe kuncir 4 menggendong sebuah senjata

"kakak keren sekali" teriak konohamaru.

"ayolah, aku baru mengganti pakaian, nanti berdebu pakaianku ini" protes naruto

Orang yang di sebut gaara itu muncul di atas pohon, pasir pasir melayang-layang di sekitar gara

"satu lagi orang yang aneh muncul, ah sudahlah, aku mau pulang, tou-san menunggu ku" ucap naruto

"tunggu, siapa namamu ? ibu ingin darahmu" ucap suara berat gaara.

"namaku naruto, senang berkenalan dengan mu" partikel partikel api muncul di sekitar naruto, berterbangan kesana kemari memenuhi area itu.

"a- apa ini. Seperti abu yang terbakan melayang di udara, sekuat apa ku naruto ? aku ingin melawan mu" ucap menma

To be continued . . .

Ah, akhirnya selesai chapter 6 nya, terima kasih sudah membaca