She Is Angel

Disclaimer : Chara bukan milik saya melainkan milik Masashi Kismoto. Saya hanya meminjam.

Pairing : SasuFemNaru

Genre : Hurt/comfort, Romance

Warning : Gender switch, OOC, OC, typo (s), gaje, mainstream.

Summary : "Semua orang berhak mendapat kesempatan kedua bukan?.../Aku hanya ingin orang yang kusayangi bahagia.../Aku tidak tau harus bilang apa?.../Kau benar-benar seperti malaikat."/

Happy Reading

Jepang, 05 July 2025

.

.

.

.

Karin yang akhirnya sadar mereka menjadi tontonan orang-orang sekitar berusaha melerai pasangan yang sedang bertengkar.

"Hei kalian sudahlah!"

"DIAM!" ucap Sasuke dan Naruto serempak.

Twich.

"KALIAN YANG DIAM!" Karin yang kehilangan kesabaran akhirnya membentak mereka. Tetapi orang yang dibentak sama sekali belum berhenti saling mengejek.

JTAK JTAK

Pada akhirnya Karin memukul kepala mereka dan berhasil membuat kedua orang itu diam. Mereka menatap takut pada Karin.

"Apa kalian tidak sadar menjadi tontonan hah?" Karin memberitahu akibat interaksi keduanya.

"Dan kau Sasuke, tidak biasanya kau seperti ini!"

Kedua orang itu melirik sekitar lalu saling menatap tajam.

"Hn" hanya itu jawaban Sasuke kemudian berlalu.

"Aish, dasar pantat ayam" Naruto kesal dengan sikap Sasuke.

"Sudahlah Naru. Sudah mau bel, ayo masuk" saran Karin. Mereka segera masuk ke kelas masing-masing.

.

.

.

Didalam kelas

"Ohayou minna!" sapa Naruto pada orang yang akan menjadi teman 1 tahun mendatang. Dia menuju kebangku nomor dua dari belakang sebelah kiri disamping jendela.

"Mendokusai!" sahut seorang siswa berambut nanas.

"Hmm...krauk...Ohayou...krauk!" seorang siswa yang tubuhnya gempal sambil memakan snacknya.

"Hn!" jawab beberapa siswa yang memang irit kata.

"O-oha-you!" yang ini dari siswi yang kelihatannya sangat pemalu.

"Ohayou" balas teman-teman walau hanya beberapa saja. Beberapa dari mereka sibuk dengan diri mereka sendiri. Naruto pun tidak memperdulikan sekitar bahkan teman sebangkunya sendiri. Mereka memilih tempat duduk sendiri.

Teng..Teng..Teng

"Halo anak-anak" sapa guru mereka.

"Ha'i sensei" balas mereka serempak.

"Oke. Hari ini hari pertama kalian masuk ke KSHS sebagai siswa dan siswi. Oleh karena itu kalian harus bangga bisa masuk kesini yang merupakan salah satu sekolah favorit. Saya Sarutobi Asuma selaku wali kelas kalian mohon kerjasamanya. Karena hari ini adalah hari pertama belum ada jadwal, jadi kita isi dengan perkenalan saja. Silahkan maju satu persatu!" ungkap Asuma.

... (SKIP)...

"Uchiha Sasuke" singkat sekali perkenalan Sasuke.

"Kyaaa! Sasuke-kun!" nyaris semua siswi berteriak menyerukan nama Sasuke.

"Kyaa, aku beruntung sekali bisa satu kelas dengan Sasuke-sama" salah satu diantara mereka.

"KAU!"

Saat para siswi berteriak heboh karena senang, Naruto justru bola matanya membola, dia terkejut saat mengetahui kalau Sasuke merupakan teman sekelasnya.

" Dobe!" sekali lagi kata ejekan itu keluar dari mulut Sasuke.

"Kau TEME!" Naruto tidak terima. Setelahnya para FG Sasuke menatapnya tajam karena berani mengatai Sasuke. Naruto sih tidak menghiraukan hal tersebut. Dia masih fokus menatap Sasuke.

"Hn. Baru sadar Dobe?" tanya Sasuke ambigu dengan wajah datarnya.

"Sudah-sudah, saya mau ke ruang guru mengurusi jadwal untuk besok. Kalian lanjutkan saja sesi perkenalannya di bangku masing-masing. Saya permisi dulu." Sela Asuma. Setelahnya dia keluar kelas menuju ruang guru. Sasuke kembali ketempat duduknya disebelah Naruto tepatnya dia teman sebangku Naruto.

"Teme, kenapa kau bisa ada disini?" tanya Naruto yang masih tidak percaya Sasuke menjadi teman sekelasnya terlebih menjadi teman sebangkunya.

"Aku dari tadi disini Dobe." balas Sasuke.

"Kenapa aku tidak tau?" Naruto masih tidak mengerti.

"Itu karena sedari tadi kau melamun Naru, umm...boleh kupanggil begitu?" sahut teman didepannya yang setahu Naruto namanya Hyuuga Hinata.

"Tentu saja boleh Hyuuga-san." Jawab Naruto cepat.

"Hinata saja Naru!" pinta Hinata.

"Oke Hinata. Kenapa aku tadi bisa tidak menyadarinya ya?" Seru Naruto dan gumaman pada kalimat terakhir hingga tidak terdengar yang lain kecuali Sasuke.

"Kau memang benar-benar Dobe!" Sasuke menyeringai.

"TEME!"

"Apa DOBE?"

"Biarkan saja Naru, lebih baik ceritakan tenang dirimu pada kami nanti kita bergantian." Hinata mengalihkan perhatian Naruto.

"Oh, baiklah. Jadi aku..." Naruto mulai menceritakan apapun tentang dirinya. Mereka antusias bercerita bergiliran. Sedangkan Sasuke menutup kedua telinganya dengan earphone.

.

.

.

.

.

.

Amerika, 05 July 2025

Dibelahan dunia lain sesosok manusia tengah berbaring diranjang pada salah satu ruang khusus pasien VVIP rumah sakit. Terdapat 3 orang lain dalam ruangan tersebut. Salah satunya atasan mereka duduk di kursi di samping ranjang pasien. Sedang 2 orang lainnya berdiri dibelakangnya.

" Bagaimana, kalian sudah temukan?" tanya orang yang duduk dikursi.

"Sudah White-sama. Tetapi kami masih belum yakin. Oleh karena itu kami perlu kesana untuk memastikannya." jawab salah satu orang yang berdiri.

"Bagus, lanjutkan tugas kalian. Singkirkan jika ada yang menghalangi." tanggap orang yang di panggil White.

"Baik." sahut bawahannya.

"Oh ya, jangan lupa kalau sudah ketemu beritahu Grey!" tambah White mengingat orang yang bernama Grey tertarik pada yang mereka cari.

"Ha'i. Kami permisi." setelahnya kedua orang itu pergi keluar ruangan.

"Kenapa kau belum bangun juga nii-san? Apa kau tidak ingin melihatku? Kau tidak ingin bertemu mereka?" keluh White. Dia menggenggam tangan pasien tersebut.

"Seperti janjiku padamu aku menemukan mereka. Semua urusan disini aku kendalikan seperti dirimu meski tidak terlalu lancar. Maka dari itu cepatlah bangun. Kumohon!" ucap White lagi. Dia melirik jam di tangannya dan bediri.

"Sudah waktunya,aku pergi dulu nii-san. Aku akan kembali secepatnya." Pamit White dan berlalu dari ruangan itu.

.

.

.

.

.

Jepang, 05 July 2025

Jam sekolah sudah usai, semua berjalan siswa pulang ke rumah masing-masing. Ada yang dijemput, ada yang membawa sepeda dan ada juga yang jalan kaki. Seperti Naruto yang jalan kaki menuju rumahnya. Didepan gerbang Naruto berpapasan dengan Sasuke yang dijemput sopir pribadi keluarganya. Dia hanya menatap sekilas kearah sasuke.

"Huh,sudah jam 3 waktunya restoran sedang ramai. Aku harus segera pulang dan membantu kaa-chan." gumam Naruto pada dirinya sendiri. Dia mempercepat langkahnya agar cepat sampai dirumah dan bisa membantu kaa-channya.

Dia tidak pernah iri dengan teman-temannya yang berasal dari keluarga kaya. Dia sadar dia sudah beruntung bisa sekolah di sekolah terbaik dan keluarganya memiliki restoran sebagai usaha mereka. Sebenarnya keluarganya tidak terlalu miskin terbukti dengan adanya restoran yang memiliki banyak pelanggan tetap. Kakaknya Kyuubi juga bekerja sebagai sekretaris perusahan saudara jauhnya tanpa sepengetahuan orang lain karena kaa-channya menyuruh mereka menyembunyikan tentang keluarga mereka. Kyuubi selalu mengirimi uang setiap bulannya pada Naruto dan kaa-channya. Semua keluarganya bahkan saudara jauhnya sangat menyayangi Naruto bahkan sebagian overprotektif padanya. Dia merupakan mentari yang menghangatkan hati mereka setiap bertemu. Naruto membawa keceriaan dimana-mana sehingga menyatukan keluarganya.

.

.

.

Di rumah

Naruto mengambil kunci cadangan yang ditinggaalkan ibunya agar Naruto bisa masuk rumah tanpa harus menunggu ibunya.

"Tadaima!"

"Ah, aku harus cepat!" Naruto bergegas kekamar dan berganti baju.

Ting Tong...Ting Tong

"YA SEBENTAR!" sahut Naruto berteriak dari dalam rumah saat mendengar orang membunyikan bel rumahnya. Setelah merasa cukup dan sopan Naruto membukakan pintu dan menemui tamunya.

"Maaf lama!" Naruto membungkukkan badan dan meminta maaf pada tamunya.

"Tidak masalah" jawab si tamu.

"Jadi anda siapa?" tanya Naruto merasa tidak mengenali tamunya.

.

.

.

...TBC...

.

.

.

Yah lagi-lagi harus TBC. Gomen kalau sedikit saya belum terbiasa membuat ff jadi sebisanya. Seperti biasa saya author amatir jadi banyak typo dimana-mana XD. Juga kendala laptop saya yang baru direparasi ganti keyboard jadi terkadang tidak terketik semua hurufnya #curhat. Jadi harus dibaca berulang-ulang untuk meminimalisir kekurangan huruf atau kata yang hilang karena penggunaan tanda baca yang tidak tepat.

michhazz : Terima kasih sambutannya... :-D gomen typo nya banyak. Masih amatir hehe plus kendala laptop. Pairnya emang sengaja tidak aku cantumkan di summary. Terima kasih dukungannya :') pzzt... saya juga cerewet lho. Makasih reviewnya.

Shafira anggraini 120398 :Udah lanjut. Makasih reviewnya.

Rikatokato :Saya masih amatir kok. Ini juga pengen coba buat ff sendiri sambil ngramein ff pair SasuFemNaru. Tentu boleh panggil Mimi, Auziri juga boleh hehe. Terima kasih dukungan dan reviewnya.

Sekian dari saya Terima kasih untuk yang review, favs dan follow.

Sampai Jumpa