Happy Family (행복한 가족)

Cerita tentang bagaimana kehidupan mereka dengan sang buah hati. Tingkah lucu mereka, sifat jahil, dan sesuatu yang bahkan bisa membuat orang lain hanya geleng kepala. Double B,JunHwan,MinYoon,KangNam,MinWoo,ZiKyung,TOPYong,ChanBaek,etc.

.

.

this is an IKON BTS WINNER BIGBANG BLOCKB EXO SEVENTEEN story with official pair. no need to talk much, happy read. leave coment if you want and don't give blame word. 하기 싫다면 집가, if you don't like there's a cross sign and click then. Dyo and KhungDae's first collaboration story

.

Bebek karet

Hanbin duduk terdiam sambil menatap gelas susunya yang sudah setengah kosong. Tangannya tak berhenti mengelus perutnya yang menonjol itu dengan lembut. Entah apa yang difikirkan namja manis itu. Tapi yang jelas ia sampai tak menyadari namja yang hampir setengah tahun belakangan ini menjadi suaminya menahan tawa. Jiwon mendekati istrinya itu lalu memeluknya dari belakang.

"Apa yang mengganggu fikiranmu baby?" suara lembut itu mengalun tepat pada telinga Hanbin. Hanbin sedikit terkejut namun ia segera meraih tangan Jiwon dan membelainya. Hanbin tersenyum kecil sambil menggeleng.

"Obseoyo, aku tidak sedang memikirkan apapun!" Jiwon mengecup pipi kiri Hanbin dari belakang dan mengusap perutnya.

"Aku selalu tahu semua dari tatapan matamu jadi jangan pernah membohongiku, manis!" Hanbin mendelik mendengar Jiwon memujinya manis.

"Aku tampan Kim Jiwon!" desis Hanbin penuh penekanan sambil menatap tajam namja itu. ditatap seperti itu membuat Jiwon mengerut takut. Ia hanya takut jika istri manisnya ini marah dan meminta yang tidak tidak padanya.

"Arraseo arraseo Kim Hanbin yang tampan tapi masih tampanan Kim Jiwon!" Hanbin mendelik pada namja kepedean ini lalu berdiri dan menghabiskan susunya dalam sekali teguk. Ia melangkahkan kakinya dengan kesal kearah ruang tengah. Bersamaan dengan itu bel rumahnya berbunyi. Membuatnya harus berjalan kepintu depan sekalian. Hanbin membuka pintu dan membelalak imut saat mendapati Jinhwan June dan kedua bocah kembar anak mereka.

"Jinan hyung? Kenapa membawa tas juga? Mau menginap disini?" Jinhwan memandang Hanbin sambil tersenyum gugup. Bukan, bukan itu tujuannya kemari.

"Ah, begini hyung. Aku dan Jinan hyung harus pergi ke LA karena undangan perusahaan yang sangat penting dan kami benar benar tidak bisa meninggalkan Jungkook dan Chanwoo bersama dengan orang tua kami karena kami takut membebaninya. Makanya kami mau meminta bantuan hyung untuk menjaga mereka selama 3 hari. Hyung maukan?" ucap June pelan sambil menggendong Jungkook dengan wajah bingung. Hanbin yang pada dasarnya pengertian kini tak bisa menolak permintaan teman baik suaminya itu. Ia sendiri bahkan juga tahu jika rumah kedua orang didepannya ini sangat jauh dari Seoul. Dengan senyuman Hanbin mengangguk. June dan Jinhwan yang melihat reaksi Hanbin kini bisa bernafas lega.

"Lalu tega sekali kau membebani orang hamil dengan kedua putramu itu, Goo Junhoe! Dimana fikiranmu hah?" Jiwon datang sambil berkacak pinggang disamping Hanbin. June dan Jinwhan menelan ludah gugup lalu menghela nafas pelan.

"Tolonglah aku sekali ini saja hyung!" ucap June memelas.

"Dan sekali ini juga kau memanggilku hyung?" Jiwon menaikkan alisnya menantang June.

"Jebal Jiwon-aa, aku juga tidak akan kemari jika tidak terpaksa. Rumah appa umma terlalu jauh untuk mereka. Hanya tiga hari, dan undangan ini sangat mendadak." Jinhwan akhirnya berucap menyesal sambil menatap Jiwon. Jiwon yang merasa kasihan akhirnya mengiyakan dan membawa masuk kedua bocah yang sedang tertidur dengan lelap itu.

"Mereka sangat lucu" ucap Hanbin sambil menatap Chanwoo dan Jungkook yang sedang tertidur. Jiwon yang mendengar suara Hanbin ikut memandang dua bocah itu. Dalam hati ia menyetujui ucapan Hanbin. Tapi sayang sekali karena Jiwon amat sangat benci dengan appa dari kedua bocah itu, dia jadi sedikit gengsi untuk mengakuinya.

Pagi itu rumah Jiwon terdengar sedikit bising. Siapa lagi jika bukan suara dua bocah cilik itu. mereka asyik berceloteh sambil menerima suapan makanan dari Hanbin. Sementara sang kepala rumah tangga sedang menyiapkan air dan perlengkapan mandi dua bocah itu.

"Baby, airnya sudah selesai!" ucap Jiwon sambil memeluk Hanbin dan mencuri ciuman dipipinya. Hanbin yang sebal dengan tingkah Jiwon yang selalu saja seperti itu mencubit perut Jiwon tanpa ampun. Jiwon meringis sambil mengacungkan tanda peace.

"Awas jika kau mengulanginya lagi." Ancam Hanbin lalu menggendong Chanwoo. Jiwon mendelik melihat Hanbin dengan perut buncit itu menggendong Chanwoo.

"Baby, turunkan Chanwoo. Jangan menggendongnya karena kau bisa menekan uri aegi!" Jiwon mengambil Chanwoo lalu menggendongnya disisi kanan. Lalu ia juga mengambil Jungkook dan menggendongnya disisi kiri. Hanbin tersenyum melihat Jiwon begitu menyayanginya. Ia mengikuti Jiwon dari belakang dengan senyuman yang mengembang.

Sesampainya dikamar mandi Jiwon menurunkan kedua bocah itu lalu melepas pakaian keduanya bergantian. Hanbin membantu Chanwoo dan Jungkook untuk masuk kedalam bath up yang sudah diisi air hangat sebelumnya.

"Uci…uci… au ebek ayet!" suara cadel Jungkook membuat Jiwon mengerut heran.

"Apa yang dikatakan bocah ini? Baby, kau tahu?" Jiwon menoleh pada Hanbin yang dibalas gelengan dari Hanbin. Jiwon kini menatap Jungkook dengan pandangan tajam.

"Uci… ebek ayet, ceyo(juseyo)" ucap Jungkook sambil menengadahkan kedua tangannya pada Jiwon.

"Ceyo uci… ebek ayet!" Jiwon meremas rambutnya frustasi mendengar ucapan Chanwoo sambil ikut menatap Jiwon dengan pandangan penuh harapan.

"What the… apa yang kalian bicarakan sebenarnya!" desis Jiwon sambil mengacak rambutnya sementara Hanbin memandang aneh suaminya itu.

"Ebek ayet ceyo…" ucap kedua bocah itu bersamaan.

"Goo Juneeeeee… demi tuhan apa yang dikatakan dua bocah ini?" Jiwon berteriak seperti orang gila hingga membuat Hanbin memukulnya karena membuat dua putra June ini terkejut.

"Jangan berteriak Kim Jiwon" bentak Hanbin sambil memeluk dua bocah itu.

"F*ck you Goo June!" umpat Jiwon sambil memandang Jungkook dan Chanwoo yang berlindung dibawah dada berisi Hanbin.

END

N.B : sorry for the typo and give review please, see you next chapter.

Thanks to : utree, EunhyukJinyoung02.