Happy Family (행복한 가족)
Cerita tentang bagaimana kehidupan mereka dengan sang buah hati. Tingkah lucu mereka, sifat jahil, dan sesuatu yang bahkan bisa membuat orang lain hanya geleng kepala. Double B,JunHwan,MinYoon,KangNam,MinWoo,ZiKyung,TOPYong,ChanBaek,etc.
.
.
this is an IKON BTS WINNER BIGBANG BLOCKB EXO SEVENTEEN story with official pair. no need to talk much, happy read. leave coment if you want and don't give blame word. 하기 싫다면 집가, if you don't like there's a cross sign and click then. Dyo and KhungDae's first collaboration story
.
Double Attack (Part 3)
Waktu menunjukkan pukul 4 saat Chanwoo mulai membuka matanya dan berkedip kedip imut menyesuaikan cahaya yang masuk ke matanya. Junhoe terlihat sedang tidur lelap disamping Jiwon dengan tangan yang memeluk posesif kedua buah hatinya. Begitu juga dengan Jiwon yang juga tidur dengan damai sambil memeluk boneka usang miliknya. Chanwoo menepuk tangan Junhoe yang melingkari tubuhnya dengan pelan.
"Pppaa" ucap Chanwoo parau sambil menggoyangkan tangan Junhoe. Junhoe terjaga dan mengumpulkan nyawanya sebelum mengambil Chanwoo dalam gendongannya dan menenangkannya.
"Aigoo, uri Chanwoo sudah bangun?" Junhoe mencium kening Chanwoo dan meletakkan kepala putranya itu kedadanya. Chanwoo terkikik pelan lalu mengusakkan hidungnya kedada Junhoe. Mendengar suara yang sdikit berisik membuat Jungkook ikut membuka matanya dan berkedip kedip.
"Pppaa" Junhoe menoleh dan mendapati Jungkook mengulurkan tangan padanya. Dengan susah payah Junhoe berpindah mendekat ke arah Jungkook dan meraih namja itu ke dekapannya, bersebelahan dengan Chanwoo.
"Uuung" ucap Chanwoo sambil tertawa disambut tawa Jungkook. Merasa sekitarnya semakin berisik, kini ganti Jiwon yang membuka matanya. Ia duduk dengan wajah terkantuk dan mata yang terbuka setengah. Melihat Junhoe yang memeluk kedua putranya membuat Jiwon tersenyum.
"Anyeong, Chanwoo Jungkook." Kedua bocah itu menoleh dan bertepuk tangan dengan keras saat melihat wajah mengantuk Jiwon. Chanwoo merangkak mendekati Jiwon dan menepuk pipi Jiwon dengan senang. Jiwon tersenyum pelan lalu membaringkan lagi tubuhnya sambil memperhatikan Chanwoo. Jiwon memberikan Chanwoo tepukan pelan pada pahanya dan itu membuat Chanwoo melihat benda kuning usang dipelukan Jiwon. Chanwoo mengambil benda itu dari Jiwon dan tertawa riang sambil memainkannya. Jiwon tersenyum pelan dan memejamkan lagi matanya. Kantuk ini benar benar menyerangnya.
"Hyung, aku akan memandikan Jungkook sebentar. Tolong jagakan Chanwoo" ucapan Junhoe dijawab dehaman pelan dari Jiwon. Junhoe menggendong Jungkook dan membawanya kekamar dimana mereka aka tidur nanti. Junhoe mengambil sepotong baju untuk Jungkook dan juga Chanwoo lalu meletakkannya diatas ranjang. Junhoe mengajak Jungkook kekamar mandi dan melepas bajunya sementara menunggu bath up terisi air hangat. Setelah terisi, Junhoe memasukkan Jungkook kedalam bath up bersama dengan bebek karet kesayangannya.
"Aigoo, apa kau selalu membuat umma kerepotan seperti ini?" Junhoe berusaha menyabuni tubuh Jungkook yang tidak bisa diam didalam bath up. Bahkan kini wajah dan baju Junhoe sudah basah dan terdapat sedikit busa sabun. Junhoe tertawa saat melihat Jungkook hampir saja terpeleset saat mengejar bebeknya.
"Kemari, appa akan membilas tubuhmu" ucap Junhoe sambil mengeluarkan Jungkook dari bath up dan menyiram tubuh Jungkook dengan air hangat.
Chanwoo merasa bosan bermain dengan benda usang itu. ia mengedarkan pandangan dan hanya mendapati ajushinya sedang tertidur dengan pulas.
"Ucci (Ajushi)" panggil Chanwoo sambil menepuk tangan Jiwon. Namun namja itu sama sekali tak merespon. Membuat Chanwoo merasa kesal dan akhirnya berdiri sambil berpegangan pada kaki sofa. Chanwoo merasakan ingin buang air kecil tapi ia tidak mendapati appanya.
"Pppaa" panggil Chanwoo membuat Jiwon membuka matanya sekilas dan memandang Chanwoo yang sedang celingukan kesana kemari. Jiwon terkekeh pelan, ia ingin mengerjai bocah ini sekali saja.
"Ppppaaaa" panggil Chanwoo sedikit lebih keras. Chanwoo menoleh kepada Jiwon dan mendapati ajushinya masih tertidur. Dengan susah payah Chanwoo menurunkan celana dan diapersnya. Chanwoo melepaskan kedua benda itu dan melemparnya. Tak lama kemudian lantai didepan sofa itu sudah digenangi air kencing Chanwoo. Merasa teringat ia pernah dimarahi sang umma karena menumpahkan air dilantai, Chanwoo kebingungan. Ia takut jika dimarahi ummanya lagi. Dan ting, Chanwoo teringat ummanya segera mengambil kain untuk mengeringkan genangan airnya. Mata doe Chanwoo mengedar untuk mencari kain dan ia tidak mendapatinya. Matanya terpaku pada boneka usang milik Jiwon yang baru saja dimainkannya. Chanwoo merangkak dan mengambil boneka itu lalu meletakkannya kedalam genangan air yang ia buat. Chanwoo tertawa riang karena ia berfikir bahwa ummanya tidak akan memarahinya karena genangan air itu semakin lama semakin berkurang.
Merasa ada yang aneh dengan Chanwoo, Jiwon membuka matanya dan melihat pantat Chanwoo. Tepat disamping bocah itu ia melihat celana dan diapersnya tergeletak. Jiwon langsung terduduk saat melihat Chanwoo menepuk nepukkan boneka kesayangannya kelantai dan ia yakin melihat cipratan air.
"Seolma…(tidak mungkin)" Jiwon langsung berdiri dan rahangnya terjatuh saat melihat Chanwoo memainkan bonekanya didalam genangan air kencingnya.
"Goo Chanwooo" teriak Jiwon membuat Chanwoo kaget dan menangis keras. Junhoe yang sedang memakaikan baju Jungkook terlonjak dan segera menyelesaikannya lalu menyusul kebawah. Ia melihat Chanwoo menangis keras dilantai sementara Jiwon memandang bonekanya dengan nanar.
"Wae geurae? (ada apa)" Junhoe meletakkan Jungkook di kereta dorong lalu mengambil Chanwoo dan menenangkannya.
"Dia memandikan bonekaku dengan air kencingnya. Aish" Junhoe tertawa keras saat melihat Jiwon memegang bonekanya dengan jijik namun terlihat sedih.
"Kau bisa mencucinya kan hyung? Lihat, karena teriakanmu Chanwoo jadi menangis" Jiwon memandang Chanwoo yang bersembunyi didada Junhoe dengan hidung kecilnya yang memerah.
"Mian, aku benar benar shock" ucap Jiwon lalu membawa bonekanya itu ke laundry. Junhoe menggeleng pelan lalu mendorong kereta Jungkook ke dapur sambil menggendong Chanwoo. Ia membuatkan susu untuk keduanya dan memberikannya pada Jungkook. Jungkook meminum susunya dengan tenang sementara Chanwoo memandang dengan tatapan ingin.
"Pppaa, uyuu (appa, susu)" Junhoe mencium cuping hidung Chanwoo yang memerah dan menggeleng.
"Appa harus memandikanmu dulu. Kau bau, dasar. Kau membuat ajushimu kesal hm?" ucap Junhoe lalu membawa Jungkook kembali ke ruang tengah. Jiwon melihat kedatangan Chanwoo dengan sedikit rasa jengkel. Sementara Chanwoo yang melihat Jiwon langsung bersembunyi didada Junhoe.
"Hyung, aku titip Jungkook." Jiwon berdeham saat memperhatikan Junhoe mengambil celana dan diaper Chanwoo lalu membawanya naik sambil menggendong Chanwoo. Jiwon mengalihkan pandangannya pada Jungkook yang sedang minum susunya dengan hikmad.
"Kuharap kau tidak senakal dongsaengmu" gumam Jiwon sambil menatap Jungkook yang juga menatapnya. Tak lama kemudian Junhoe kembali turun dengan wajah yang segar dengan Chanwoo di gendongannya.
"Hyung, mandilah" junhoe meletakkan Chanwoo kedalam kereta dan memberikan susu untuknya. Chanwoo memandang Jiwon dengan kedipan lucunya seolah hal tadi tidak pernah terjadi.
"Arraseo" ucap Jiwon sambil berdiri. Junhoe mengambil alat pel dan membersihkan sisa kekacauan yang dibuat Chanwoo.
"Aah, appa benar benar lelah. Dan ummamu harus membayarnya jika ia pulang nanti" ucap Junhoe sambil memperhatikan kedua putranya yang sama sama meminum susu. Tak lama kemudian ponselnya berbunyi. Jinhwan menelponnya.
"Ya sayang?" ucap Junhoe pelan membuat kedua putranya memandangnya penasaran.
"Kalian baik baik saja?"
"Ya, kami baik. Mereka sedang mendapat makan siang mereka, sedikit terlambat karena tadi siang mereka tertidur setelah kelelahan bermain" Jinhwan menghela nafasnya.
"Lain kali pastikan mereka makan dulu Goo, mereka hanya perlu susunya."
"Arraseo chagi. Mianhae. Sudah sampai?"
"Eung, dimana Jiwon?"
"Dia sedang mandi."
"Kau tidak membuatnya kesalkan?" Junhoe terkekeh pelan.
"Sedikit, tapi kami tidak serius. Chanwoo yang membuatnya kesal" merasa namanya disebut Chanwoo memandang sang appa dengan tatapan bingung.
"Wae? Kenapa dengan Chanwoo?" tanya Jinhwan dengan penasaran.
"Tadi saat aku memandikan Jungkook, tak sengaja Chanwoo pipis dilantai, dan dia menggunakan boneka Jiwon untuk mengeringkan lantainya" Junhoe mendengar tawa Jinhwan dan Hanbin disana.
"Astaga Chanwoo, mungkin dia teringat aku pernah memarahinya karena membuat air tergenang dilantai. Ahahaha" Junhoe tersenyum sambil membersihkan ceceran susu dimulut keduanya.
"Jiwon hyung pasti marah" suara Hanbin terdengar pelan.
"Tadi Chanwoo sempat menangis karena terkejut mendengar teriakan shock Jiwon hyung"
"Apa? Jiwon hyung membentak Chanwoo?" ucap Hanbin terkejut.
"Ani ani, dia tidak sengaja. Gwechana" ucap Junhoe pelan.
"Arraseo, aku istirahat dulu. Jaga mereka dengan baik selama dua hari kedepan Juneya"
"Aku tahu sayang. Jangan lupakan sehari sama dengan 3 jam" ucap Junhoe lalu menutup teleponnya sebelum mendengar jawaban dari Jinhwan. Seringai lebar kini tercetak dibibirnya.
TBC
N.B : sorry for the typo and give review please, see you next chapter.
Thanks to : CandytoPuppy, park soohee, hiria.
