Semua robot disini diiklankan sebagai pacar, tapi Baekhyun hanya ingin pendamping semacam teman sekamar. Dia benar-benar tidak tahu bagaimana Tao melakukannya. Mencium pacar robotnya, tidak peduli seberapa jatuh cintanya mereka satu sama lain, itu rasanya akan seperti mencium komputer sendiri, kan? Atau mencium boneka? Atau mencium boneka yang memiliki komputer di dalamnya itu? Bagaimana bisa mereka hidup seperti itu terus-terusan?

.

[Trans Fic] Absolute Chanyeol

By : Leadernim

ChanBaek | BL | etc.

Summary : Chanyeol bukanlah robot yang sempurna, tapi itu tak masalah bagi Baekhyun karena Chanyeol memang hanyalah suatu benda dan juga manusia yang sempurna.

Length : 2 / 27

Disclaimer : ini ff punya leadernim dan ada yang nge re-upload di wattpad. keripik cuma ngetranslate dari bahasa inggris ke bahasa indo. Cast milik tuhan, orangtua dan agensi masing-masing.

CHAPTER 2

.-.-.-.-.-.-.-.-.-.

Baekhyun menutup katalog, melupakan semua tentang pacar robot dan semua omong kosong itu. Dia pria yang cukup tampan, ia percaya akan menemukan pacar sungguhannya sendiri dengan mudah.

Setelah lima belas menit membolik-balik buku dan terhenti di halaman yang sama, Baekhyun menyadari kalau matanya tertarik pada salah satu tokoh. CH Model: 182 cm (cukup jangkung), berambut keriting dan cokelat, serta memiliki kemampuan untuk ... jatuh cinta? Apa artinya? Ini komputer (maksudnya robot), tapi mengapa ia memiliki perasaan?

Mengesampingkan akal sehatnya, Baekhyun mulai tertarik. Ini salah satu model robot yang murah dan Baekhyun bersyukur ketika mengetahui harga 'murah'. Berarti itu tidak masalah bagi dompet seorang mahasiswa seperti dirinya. Dia akan tenggelam dalam hutang ketika ia lulus dari sekolah kedokterannya nanti, tapi ini ... mainan ini, tidakkah begitu menarik untuk dimiliki?

Bahkan jika Baekhyun hanya berdiri untuk sementara waktu, ia ingin secara pribadi mengalami hal-hal yang luar biasa tentang itu. Dia ingin menilai dirinya sendiri bahwa 'merubah hidup' (menurut katalog ini) adalah memiliki pacar robot/teman sekamar robot.

Dan.. lagi pula, jika hal-hal berubah terlalu jauh, dia bisa menyalahkan Tao nantinya. Karena Tao-lah yang memberinya semua katalog itu.

-.-.-.-.-.-.-.-

Beberapa minggu kemudian, mata Baekhyun tertuju pada kotak raksasa di depan pintu rumahnya. Kotak itu hampir lebih besar dari pintu apartemennya sendiri dan ia terus menatapnya, ia tercengang, terlihat seperti raksasa dengan gemerlapan stiker bertuliskan ("Toko The Boyfriend~!") di depan kotak. Dia ragu untuk mengangkat benda itu seorang diri dan dia kemudian menarik kotak ke dalam rumahnya. Dengan hati-hati ia meletakkan kotak besar itu di ruang tamu dan kemudian melangkah mundur.

Setelah lebih dari dua jam ia bersusah payah memindahkan kotak itu, Baekhyun berusaha untuk membukanya. Ketika kotak itu terbuka tiba-tiba udara menyeruak keluar dari dalam kotak.

Baekhyun terjatuh. Dia tidak menyangka tiba-tiba dari dalam penutup kotaknya muncul seorang makhluk hidup dan terlihat sangat tinggi. Pria telanjang yang tinggi itu berdiri di dalam kotak. Baekhyun merasa sebagian otaknya kacau balau dan mati membeku karena boneka itu. Baekhyun terlihat sangat ramah dengan bonekanya dan itu ?–sebenarnya bukan tujuan Baekhyun. Dia berdiri dengan telapak tangan basah yang penuh dengan keringat dingin.

Robot itu menggeleng, menguap dan merenggangkan tangannya ke atas. Baekhyun melihat matanya yang dingin, kulit putih mulus keluar dari kotak tersebut di dalam apartement Baekhyun yang ber-AC ini. Apakah ini yang seharusnya terjadi? Baekhyun tidak berpikir seperti itu.

"H-Halo?"

Ia membuka matanya yang besar itu, berkedip seolah mengantuk di depan Baekhyun.

"Oh,"

Ia mengatakan sepatah kata lagi dengan suara beratnya dan Baekhyun sepertinya tidak bersahabat (tidak senang) dengan robot lucu itu.

"Halo." jawab Baekhyun datar.

Ketika ia tertawa, tawanya sangat lebar sampai-sampai wajah robot itu berkedut. Baekhyun tahu mengapa model ini secara signifikan lebih murah daripada model yang lain. Robot itu cacat. Mereka mengiriminya sebuah boneka yang rusak. Namun, ia sudah membeli robot itu dan dia tidak akan membiarkan robot itu menjadi sia-sia begitu saja.

Baekhyun pergi ke kamarnya dan kembali dengan beberapa pakaian dan mengatakan kepada robot itu untuk memakai pakaianya sendiri. Itu begitu mudah, lalu sambil tersenyum robot itu kembali berbicara,

"Nama saya-"

"Kau punya nama?"

Suara Baekhyun terdengar seperti orang bodoh.

T B C

T/N :

Hai! Kesimpulan yang keripik dapat dari review kalian itu rata-rata bilang FF ini udah dapet izin dari leadernim belum dan apakah yang nge re-upload Fic ini dapet izin dari leadernim. Sejujurnya keripik ga tau, orang yang nge re-upload Fic ini dapet izin dari leadernim atau ga, karena keripik rasa, akun leadernim itu udah menghilang .-. Dan di teaser re-upload nya hanya tertulis 'This story is from the author named 'leadernim'. I don't own anything that is written here. I just found it and share it to all of the EXO-L'. Paham kan apa maksud dari yang nge re-upload?. Nah keripik juga begitu. Jadi kalau nanti bakalan ada yang masih menganggap fic ini ga bisa ditranslate tanpa izin a.k.a mencuri fic ini, keripik bakal hapus fic ini. Dem. Itu bae. Idak banyak cerito. Dan demi kesejahteraan bersama.

keripik balado

Wo ai ni men~

Thanks to : Hwang0203, cici fau, chananana, yousee, fidalicious, AeriChannie (makasih pencerahannya kakak, nanti lah, lihat ke depannya, kalo bakal di anggap mencuri, keripik hapus aja).