"Apakah kau melihatku tidur sepanjang malam atau melakukan sesuatu?" omel Baekhyun dengan ketus sambil menyikat gigi dengan tangan kananya.
"Apakah aku tidak boleh melakukannya?" tanya Chanyeol.
.
.
.
[Trans Fic] Absolute Chanyeol
By : Leadernim
ChanBaek | BL | etc.
Summary : Chanyeol bukanlah robot yang sempurna, tapi itu tak masalah bagi Baekhyun karena Chanyeol memang hanyalah suatu benda dan juga manusia yang sempurna.
Length : 4 / 27
Disclaimer : ini ff punya leadernim dan ada yang nge re-upload di wattpad. keripik cuma ngetranslate dari bahasa inggris ke bahasa indo. Cast milik tuhan, orangtua dan agensi masing-masing.
CHAPTER 4
.-.-.-.-.-.-.-.-.-.
Baekhyun melihat dia di cermin, pembuluh darah didahinya berdenyut, Chanyeol mencoba menyusut ke pintu.
"Tidakkah kau ... perlu tidur juga?"
Baekhyun bertanya setelah pembuluh darahnya sudah mulai tenang.
"Um, aku tidak 'tidur.' Aku hanya mengisi ulang bateraiku dan itu setiap tiga hari sekali," tutur Chanyeol, melewati Baekhyun yang sedang mengeringkan wajahnya dengan handuk.
Baekhyun mengerti, masih dengan wajah masamnya.
"Terima kasih ... Aku akan ke sekolah sekarang jadi—"
"Bolehkah aku ikut? Aku belum pernah pergi ke sekolah manusia sebelumnya! " pinta Chanyeol.
Baekhyun mengernyitkan dahinya.
"Sepertinya itu bukan ide yang baik."
"Ku mohon.."
Chanyeol tersenyum ragu-ragu, pipinya lagi-lagi memerah. Robot yang kini membuat dirinya terlihat lebih bersemangat demi Baekhyun, yang sudah mengalami kesulitan untuk menolak seseorang yang tampak begitu lucu dan relatif tidak berbahaya.
Meskipun masih sedikit trauma dengan Chanyeol yang terus mengawasinya ketika tidur, ia mengizinkan Chanyeol untuk ikut dengannya.
.
Di perjalanan mereka ke Universitas, Baekhyun sadar bahwa Chanyeol benar-benar tidak secerdas yang dia pikirkan. Ini bukan untuk mengatakan Chanyeol itu bodoh, tidak, tapi setelah tiga kali Baekhyun menangkapnya dan menariknya kembali sebelum dia hampir tertabrak oleh beberapa mobil, Chanyeol menyadari ketidaktahuanya. Dia meminta maaf berulang-ulang, wajahnya memerah, dan Baekhyun membenci dirinya sendiri yang terhipnotis dengan wajah polos Chanyeol. Chanyeol tampaknya benar-benar menyesal setiap kali ia menyebabkan Baekhyun frustrasi karenanya—karena sebelumnya Chanyeol terus melangkah ke jalan raya tanpa melihat sisi kanan dan kirinya dulu sebelum menyeberang.
Tapi Chanyeol terlihat lucu dan dia tersenyum pada hal-hal yang tidak penting seperti lebah yang terbang di atasnya sehingga ia sampai-sampai menarik perhatian gadis-gadis di sekitar kampus. Dia sangat kagum pada hal-hal kecil seperti itu dan kemudian ia berjongkok umtuk melihat barisan semut yang sedang berjalan diatas rumput.
"Keren," kata Chanyeol ketika segerombol lalat terbang dan ia mencoba untuk menangkapnya, wajahnya langsung cemberut ketika mengetahui lalat itu lepas dari genggaman tanganya.
Saat itu juga, meskipun ia tidak tahu lagi, Baekhyun kehilangan sebagian dirinya dan cemberut melihat tingkah laku Chanyeol.
"Wah! Dia (lalat) terbang tinggi," kata Chanyeol ketika menyadari Baekhyun di depannya.
"Aku hanya ingin melihatnya dari dekat! Ini mungkin mengira aku akan shmush atau sesuatu"
Shmush.
Baekhyun memprediksi sepertinya ia akan mati konyol karena melihat ulah Chanyeol.
Mungkin dia adalah satu-satunya orang yang berjalan di jalan raya ketika suatu hari Chanyeol terseyum-senyum tidak jelas padanya.
Sudahlah, Chanyeol tersenyum sampai banyak kedutan diwajahnya dan menyipitkan matanya seolah olah ia tidak bisa lagi melihat Baekhyun. Chanyeol bukanlah robot sempurna, tapi dia baik-baik saja dengan Baekhyun karena ia memang suatu benda tetapi juga manusia yang sempurna. Ini bukan tempat untuk menuntut kesempurnaan jika dia tidak ada.
Ia belajar lebih banyak dari yang pernah ia ketahui tentang dirinya ketika pertama kali berjalan ke universitas dengan Chanyeol. Karena dia tidak menghadap ke arah Chanyeol selama berjalan, ia tidak dapat melihat cahaya mata Chanyeol yang menakutkan itu. Dia bisa menipu dirinya sendiri dengan berpikir dia hanya berjalan-jalan dengan.. teman ...? Teman sekamar? Seseorang dengan usia yang sangat muda, Baekhyun yakin ada anak usia delapan tahun di luar sana yang terganggu seperti serangga yang tadi jika bertemu Chanyeol dan bayanganya.
T B C
T/N :
Hai! Keripik hanya pen bilang maaf kalau word-nya pendek dan translate-annya sedikit 'aneh'. Yang penting kan masih di update~ dan... bagi reviewnya dong~
keripik balado
Wo ai ni men~
Thanks to : Missing Water, ParkNada (hei adek, uname nya biasa banget dah. Kalo nge review buat kakakmu ini panjang-panjang kek. Jangan cuma 1 kata next doang  ̄ω ̄), yousee, Baekbutty.
