Chapter 7

Please Don't Cry

Main Cast : Xi Luhan (Park Luhan)

Oh Sehun

Other Cast : Kim Jongin (Kai)

Byun Baekhyun

Yoon Chanyeol

Genre

Romance,Hurt/Sad.

(GS for uke)

.

.

.

.

Halo chingudeul chap ini lagi nyritain tentang si OC yah, jadi yah jangan bosen.

Yuk langsung saja! Oh-horat^^

.

.

.

.

.

Oohdinda72016

.

.

.

.

.

.

.

.

"Ka—kau.. "

"Iya ini aku Irene, hehe. Bagaimana kabarmu? Sudah 2 tahun kita tak berjumpa, hehe. Apa aku mengagetkanmu? Kenapa kau diam seperti itu?"

Irene? Siapa Irene?

"Ahh—tidak, tidak. Mengapa kau bisa kesini?" Tanya Sehun kepada yeoja itu

"Ah iya, aku baru kemarin pindah ke Seoul, kemarin aku sudah datang kerumahmu tapi kau tidak ada, hanya ada Oh Ahjussi.." ucap Irene?

"Appa-ku dirumah?" Tanya Sehun, maklum lah Appa dan Eomma Sehun tidak pernah berada dirumah. Jikapun iya pasti hanya 1-4 jam saja. Sibuk bukan?!

"Iya hanya ada Paman Oh, "

"Ahh ya ya, kau kenapa bisa disekolah ku? Dan memakai seragam sekolah ini?"

"Apa kau lupa Appa-ku kan kepala sekolah disini, ya jadi aku bersekolah saja disini.." jawab Irene.

"Ah begitu, jadi kau akan bersekolah disini?" Tanya Sehun lagi,

"Sehunn-ahhh" teriak seseorang namja tan dari kejauhan dan mendekat "aih kau ini, lama sekali. Katanya mau bertemu Luhan, tapi Luhan dari tadi sudah ada di kantin bersama Baekhyun dan—" kata-kata Kai terhenti saat melihat Irene. "Irene? Kau kah itu?" lanjut Kai

"He'em.. Choi Irene, hehe"

"Ah apa kau akan bersekolah disini?" Tanya Kai

"Iya.."

"Kalau begitu, selamat datang. Hehe—"

"Kim Jongin, kemari sebentar ke lapangan Basket" teriak seseorang diujung koridor.

"Aish orang itu, baiklah tunggu. Sehun-ah kau kekantin dulu saja temui Luhan. Aku akan menyusul, anyeong Irene.." bungkuk Kai

"Iya kai, sampai jumpa" bungkuk juga "eum, Sehun"

"Iya"

"Kau masih bersama Luhan?" Tanya Irene gugup

"Tentu, dia segalanya untukku. Jika tidak ada kepentingan lagi. Aku akan kekantin menemui Luhan, akhir-akhir ini dia mengacuhkanku, jika ada apa-apa hubungi saja aku ne? permisi.." ucap Sehun meninggalkan Irene

'sampai sekarangpun Luhan masih prioritasmu ya?' lirih Irene

Siapa sih Irene?

Mari Ber-FLASHBACK

Irene adalah teman kecil Sehun sebelum Sehun mengenal Luhan, tapi sejak Sehun mengenal Luhan, entah itu masih bisa disebut pertemanan atau tidak. Sebelum bertemu Luhan, Irene sudah mengenal Sehun bahkan Ibu mereka bedua mengandung, dan melahirkan bersama jadi? Ya tanggal tanggal lahir mereka sama, sama-sama 12 APRIL. Ibu Sehun dan Irene bersahabat sejak kecil, jadi ya itu. Mereka ingin selalu bersama-sama sesudah mempunyai anak pun, mereka ingin anak mereka juga mempunyai hubungan persahabatan seperti Ibu mereka. Ya, jadilah sejak kecil hingga umur 10th (sepertinya) mereka bersahabat dan selalu bersama. Kenapa hanya 10th saja? Karena sesudah itu Sehun mulai dekat dengan Luhan, Sehun mulai bermain dengan Luhan, Sehun mulai melindungi Luhan. Entah sejak saat itu waktunya bersama Irene pun tak pernah ada seperti saat "Sehun, ayo kita main. Irene punya boneka robot baru, baru dibelikan papa" Irene berumur 10th sama seperti Sehun tapi Sehun berkata "Tidak, Thehun akan main bersama Luhan, Thehun mau ke rumah Luhan. Bermainlah dengan taecyeon, besok aku akan menemainmu bermain" ucap Sehun kecil sambil bersiap-siap menaikki sepeda.

Tapi, besok? Tidak ada Sehun yang menemaninya bermain, besok-nya lagi pun sama perti itu, Irene selalu ditinggalkan untuk Luhan. Tapi, saat itu ia masihlah anak-anak yang ia tahu hanyalah "Sehun kenapa tidak pernah bermain lagi, mama bersama Irene, apa Sehun sudah tidak mau berteman dengan Irene?" Tanya Irene kepada mama-nya "Tidak Sayang, Sehun pasti akan bermain dengan Irene lagi. Bersabarlah"

Sabar? Apa harus sampai ia berumur 16th selalu ditinggalkan untuk Luhan. Sehun,Luhan,Irene sama-sama satu sekolah, tapi Irene berbeda kelas Sehun 2A dan Irene 2C karena ia tidak terlalu pintar sama seperti Luhan. #dulu nggak diceritain soalnya agak gapenting. Masih kecil#

Suatu ketika ia Ulang tahun, dan ia sangat ingin bersama Sehun karena selama ini ia tidak pernah menghabiskan waktu bersama sejak mereka mulai beranjak dewasa

"Appa, Irene ingin appa merayakan ulangtahun Irene ke 16tahun ini dengan pesta yang meriah, dan mengundang teman-teman satu sekolah tingkat denganku, boleh ya Appa.." ucap Irene pada Choi Siwon.

Ya Irene anak dari kepala sekolah SEOUL SCHOOL, anak dari Choi Siwon dan Choic changmin.

"Iya nak, appa akan membuatkan pesta yang meriah untukmu.."

"Sehun juga diundang ya yah, hanya senior Irene yaitu hanya Sehun yang datang, iya appa" bujuk Irene

"Pasti dia akan datang sayang, nanti appa akan bicara dengan Sungmin Ahjumma.."

"Terimakasih Appa.."

Tapi?

Saat ulang tahun Irene diadakan ia hanya terduduk sendiri di depan Kue tart, ia sangat ingin disampingnya ada Sehun, teman kecilnya tapi apa daya, Sehun hanya berada di pojok taman sambil menggenggam tangan si yeoja mungil yaitu Luhan. Irene saat itu sadar, ia sangat marah, marah sekali. 'Luhan telah merebut Sehun-mu Irene' hanya itu yang ada di benak-nya saat itu, ia sangat marah. Setelah seminggu pesta itu diadakan, ia tambah gemas dengan kedekatan HunHan, mengapa ia baru sadar, bahwa yeoja mungil itu merebut teman kecil-nya, teman kecil-nya yang selalu ia sayangi dan cari sebelum Luhan datang ke hidup Sehun. Tapi ia terlalu takut untuk berucap di depan Sehun. Ia sudah tahu dan bisa merasakan apa artinya kehilangan seseorang, apa artinya diabaikan selama bertahun-tahun oleh sahabatnya, dan tahu rasanya cemburu. Ia sangat jengah melihat kedekatan HunHan setiap hari disekolah, slalu menjaga Luhan, lalu bagaimana dengan sahabat kcilnya ini? Apa ia akan terus diabaikan begini

Sampai

"Appa aku ingin meneruskan SMA ku di AMERIKA pokoknya titik." Ucap Irene memanas

"Ada apa nak? Apa ada yang membuatmu tidak nyaman disekolah? Bilang pada Eomma.."

"Tidak eomma, tidak. Irene ingin belajar mandiri disana"

"Tapi kenapa harus diluar negeri? Jauh nak.." ucap Appa Irene

"Aku hanya ingin Appa, "

"Janganlah keras kepala, Amerika itu jauh Irene.." Ucap Oppa Irene Choi Minho

"Tapi oppa, Irene berjanji akan baik-baik saja. Irene ingin mandiri saja!" bentak Irene matan-nya mulai memanas

"Katakan pada Oppa, ada apa? Kenapa tiba-tiba?" kata Minho mendekat pada Adiknya

"Tidak ada apa-apa," mengelap kasar airmatanya yang akan tumpah "Appa boleh yaa?" rengek Irene

"Hmm, appa akan piker-pikir dulu.."

1 minggu kemudian

"Irene, kemari nak." Panggil sang Appa

"Ada apa appa?"

"Ini tiketmu untuk ke UK, ayah akan mensekolahkamu di UK saja." Memberikan beberapa tiket dan syarat-syarat penerbangan

Mata Irene berbinar, akhirnya ia bisa menjauh dari pemandangan panas yang ia hadapi selama bertahun-tahun.

"Terimakasih Appa.." Irene memeluk appa-nya

"Irene.." Panggil sang eomma,

"Iya eomma?" melepaskan pelukan appa-nya

"Eomma ingin bicara, naik keteras atas." Ucap eomma tegas sambil berjalan ke atas tangga

"Appa ada apa? Apa eomma tidak mengizinkan Irene pergi?"

"Appa tidak tahu, coba sana temui eomma.."

"Baiklah.."

TERAS ATAS HOME IRENE

"Eomma ada apa?"

"Katakan pada eomma, apa alasanmu tiba-tiba ingin bersekolah di luar negri?" ucap tegas Changmin

"Eum, Karen—karena.." gugup Irene "Irene ingin menmbah pengalaman eomma. Hihi" cengir Irene

"Bohong, kau piker eomma akan mengizinkanmu bgitu saja meskipun tiket sudah ada ditanganmu. Iyaa begitu? Katakan pada eomma apa masalahmu, eomma tidak rela anak perempuan eomma satu-satunya meninggalkan eomma untuk ke negri orang sendirian.."

"Eomma tidak pelu khawatir, Irene akan baik-baik saja" ucap Irene mulai berkaca-kaca

"Kau tidak bisa membohongi Eomma, eomma yang melahirkan mu, eomma yang merawat dan menjaga mu, eomma tahu kau sedang berbohong atau tidak. Dan sekrang kau ada di pernyataan eomma yang pertama, kau tidak pandai berbohong.."

Irene sudah tidak tahan lagi

"Eommaa.." tangis Irene pecah "Eomma, Irene ingin pergi.." mulai terisak

Cekatan eomma Irene memeluk putrid kesayangannya "katakana pada eomma, apa yang membuatmu menangis?" ucap eomma sambil mengelus-elus puncak surai Irene.

"Sehun eomma, Irene sangat menyayanginya, tapi kenapa Sehun selalu bersama Luhan, tidak ada waktu untuk Irene, padahal Sehun lebih dulu mngenal Irene daripada Luhan. Irene ingin pergi, biar tidak melihat mereka berdua selalu berssama lagi. Irene tidak tahan eomma" tangis dan isakan selalu lolos dari mata Irene

"Hstt.. tenangnya anak eomma," dengan memeluk Irene Changmin mulai berfikir, ia tahu siapa yang membuat anak-nya sampai stress seperti ini. Yaitu Luhan yeoja yang mengambil sahabat anak-nya satu-satunya setahun yang lalu Changmin sudah menyelidiki Luhan itu siapa. Dan ya, Luhan hanyalah anak dari seorang cleaning service dan ART. Tapi kenapa bisa Luhan mengalahkan anak-nya dan mengambil Sehun-nya Irene. Dia punya ide, agar anak-nya pergi untuk benar-benar meniti ilmu bukan untuk pelampiasan semata.

"Irene, berangkatlah ke sana untuk belajar dan jika kau bersungguh-sungguh kau akan pualng 2 tahun lagi dan eomma akan memberikan hadiah untukmu.. maukah?"

"Hadiah apa eomma?" masih tersedu-sedu

"Menjadi Istri sah Oh Sehun.."

FLASHBACK OFF

KANTIN

"Lu, sebaiknya kau jangan menjauhi Sehun, kasihan dia.." ucap Baekhyun memainkan sedotan dalam gelas

"Tidak mau, aku malu."

"Toh yang mengambil ciuman pertama mu kan sahabatmu sendiri bukan orang lain, iyakan?" bisik Baekhyun

"Diamlah kau Baek, orang-orang bisa tahu dan aku akan malu.."

"Tap—"

"Luhan" seorang berperawakan tinggi datang menghampiri Luhan

"Chanyeol.. kau sudah kembali dari rumah sakit? Syukurlah.." mata Luhan berbinar,

Sementara Baekhyun?

.

.

.

.

.

T

B

C

.

.

.

.

.

Previews juseyo^^

Maafkan jika ini terlalu pendek ..