Tittle : Aku mencintaimu jongin
Author : dokimkyungsoojongin
Cast: Do Kyungsoo, Kim Jongin, Byun Baekhyun, park chanyeol, sehun
Pair: KaiSoo. Kaibaek. Chanbaek, Hunsoo
Genre : sepertinya kembali ke T
.
.
.
.
.
Taraaaaaaaa, author Is back. Mianhae ya readers semua yg pengen banget cepet di lanjutin ni ff *perasaanauthor, sebenarnya sih ni ff mau gak author lanjutin soalnya banyak banget yang ngebash cast nya di sini -_-" jangan gitu dong, author kan Cuma minjem doang, dan gak bermaksud buat jahatin cast nya juga, jadi mianhae neee huaaaa T_T
Tapi makasi juga buat yang masih mau nungguin nih ff gaje *haha, author seneng banget banyak yang ngeriew ni ff, padahal author gak bakat banget buat ff *haha#ketawanista
Disini ada part kai sama baekhyun nikah yaa, jadi yang gak suka KAIBAEK ! tolong, tolong jangan bacaaaaaaaaa! Daripada Cuma bisa ngebash aja! Author udah peringatin yaa, disini author gak bermaksud buat nyakitin beberapa cast disini, terussssssssssss:D sepertinya jalan cerita author ketahuan di sama yg udah review, bagi kamu yg udah nebak ff ini dengan benar! SELAMAT! ANDA BERHASIL =)))
yaudah, daaaaaaa. Happy reading guys;;)
.
.
.
.
.
-DICHAPTERSEBELUMNYA!
"aku sudah tau apa yang akan kau ucapkan hyung" ucap sehun lalu beranjak meninggalkan kyungsoo namun kyungsoo memegang tangan sehun.
"sehun! Aku akan mencoba…. Aku akan mencoba mencintaimu! Tetaplah disini karena aku akan mencoba mencintai seorang SEHUN !" ucap kyungsoo lantang.
"hyung?"
.
.
.
.
.
"hyung?" sehun menghela nafas panjangnya "benarkah?" lanjutnya
"aku belum yakin, namun aku, aku akan mencobanya" balas kyungsoo dengan tersenyum
"gu-gumawo hyung, aku mencintaimu" ucap sehun lalu memeluk kyungsoo dengan senyuman yang terlukis di bibirnya.
Kyungsoo dan sehun menghabiskan waktu mereka dengan bersenang-senang, hanya dengan berlari lari kecil disekitar taman dan membeli es krim dengan rasa vanilla, karena itu rasa kesuaan kyungsoo.
Namun waktu tak terasa sudah berlangsung sangat lama, kini waktunya kyungsoo harus pulang, ia takut jongin akan memarahinya jika pulang terlambat, memang kyungsoo tau mungkin jongin tidak pulang, namun firasat nya mengatakan kalau jongin akan pulang malam ini.
"Hunaa, spertinya hari sudah semakin sore, lihatlah matahari akan tenggelam sebentar lagi! Sepertinya aku harus pulang, aku takut err, su-suami ku" kyungsoo menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sama sekali
"aku mengerti hyung, pulanglah.. atau kau mau aku mencium mu dulu heum? haha" sehun memeluk kyungsoo lalu meledek kyungsoo karena muka kyungsoo yang memerah.
"lihatlah hyung, mukamu memerah. Kau makin terlihat cantik hyung, saranghae" sehun mendekatkan wajahnya ke wajah kyungsoo namun dengan cepat kyungsoo mengelak
"ah,hunnaa, sepertinya sudah saatnya aku harus pulang, terimakasih untuk waktunya, saranghae" kyungsoo dengan cepat mencium pipi sehun dan sehun pun kaget karenanya, sehun kira kyungsoo menolak ciumannya namun kyungsoo malah menciumnya duluan. Walaupun hanya sebentar namun sehun sangat senang, akhirnya kyungsoo mulai menerimanya walaupun yah, harus menunggunya.
Inilah cinta! Kadang kita tidak tau ending nya bagaimana?
Kau kira pasangan mu setia? Tidak! Bahkan dia bisa saja mencari yang lain jika kau tak menjaganya sungguh sungguh!
Cinta? kenapa harus ada cinta, kenapa kyungsoo tidak bertemu dengan sehun terlebih dahulu! Kenapa harus bertemu dengan jongin?
Kenapa disaat kyungsoo sangat mencintai jongin ada cobaan yang menerpanya! Terlebih adanya seorang yang bernama SEHUN !
.
.
.
.
.
.
Akhirnya kyungsoo telah sampai dirumah pada pukul 19.25 waktu korsel, ia melihat ada mobil di depan rumahnya dan kyungsoo sudah menebaknya! Bahwa jongin pulang mala mini.
Dengan penuh keyakinan kyungsoo memberanikan dirinya masuk ke dalam rumahnya, ia membunyikan bel rumahnya, akhirnya setelah bunyi bel ketiga tampaklah seorang namja yang berkulit tan membuka kan pintu dengan wajah yang bisa dibilang tidak bersahabat.
"kau dari mana saja soo?" ucap jongin tegas dengan berdiri didepan pintu masuk agar kyungsoo tak dapat masuk kedalam rumah dan menjawab pertanyaannya.
"jo-jongin, itu tadi aku" ucap kyungsoo terbata bata dengan meremas baju bagian bawahnya dan sedikit menggigit bibir bawahnya
"Jawab aku! DO KYUNGSOO !" akhirnya jongin membentak kyungsoo karena kesabarannya mulai habis
"jo-jongin hiks kenapa kau membentak ku" kyungsoo menangis, tampak dari raut wajahnya yang berubah dan jangan lupakan cairan bening yang lolos dari matanya .
"jawab aku! Apa kau bertemu dengan laki laki itu lagi?" jongin membentaknya lagi
"IYA ! apa kau puas, aku lelah jongin aku lelah hiks, kau hanya mementingkan dirimu sendiri! Mengurus calon istri barumu hiks, sedangkan aku? Aku ! aku yang telah 4 tahun menjadi istri namun, apa? Kau lebih mementingkannya!" kyungsoo tak bisa lagi membendung rasa sakitnya, akhirnya ia memberanikan dirinya untuk mengatakan apa yang ia rasakan.
"soo, aku" jongin melembut dan mendekati kyungsoo namun kyungsoo malah mundur dan tak ingin di sentuh jongin
"pergi! Jangan sentuh aku! Pergiiiii hiks" kyungsoo akhirnya meninggalkan rumah jongin dengan berlari, jongin mengejarnya namun ada panggilan dari dalam rumahnya.
"tuan besar, tuan besar! Tuan muda baekhyun pingsaaaan!" teriak dari seorang maid dari dalam rumahnya, mau tak mau jongin membalik dan menghampiri baekhyun yang pingsan di lantai atas.
Kyungsoo makin terisak, bahkan disaat seperti ini jongin lebih memilih calon istrinya yang baru ketimbang dirinya, tangisannya pun makin menjadi, akhirnya kyungsoo lebih memilih menelepon sehun.
"huhunna, hiks! Bi-bisakah kau menjemputku? Hiks, ditaman tempat biasa bertemu hiks" kyungsoo memutuskan panggilannya.
"hyung, hyung! Aaah, kenapa dimatikan! Sial! Aku harus menjemputnya sekarang, tapi kenapa dia menangis, apa lagi yang dilakukan suaminya kepadanya!"
Akhirnya sehun pun langsung menaiki mobilnya, dan menuju tempat yang biasa di kunjungi oleh kyungsoo dan sehun berdua, ia menemukan kyungsoo sedang menagis sendirian di sudut taman disebuah bangku yang sering ia duduki dengan kyungsoo.
Sehun datang lalu menghampiri kyungsoo, dan menghapus air mata kyungsoo "uljimaa hyung .. jangan menangis lagi, apa yang suami mu lakukan eoh ?"
Kyungsoo hanya diam, sambil menangis "hunna, berjanjilah kau tak akan meninggalkan ku hiks" ucap kyungsoo tersedu sedu
"aku berjanji hyung, sudah ya. Jangan menangis lagi, kau terlihat jelek jika menangis" sehun memegang tangan kyungsoo lalu mengecup nya.
"hey kau! Jauhkan tangan mu dari tangan istriku!"
Bugh Bugh !
TBC….
Makasi udah yang mau review, maaf sekali lagi kalau chap ini jelek, dan rencananya author mau gak ngelanjutin ff ini! Ini semua tergantung readers semua kalau readers mau lanjut! Tinggal REVIEW aja yaa, gak sulit kok! Author Cuma pengen dihargai aja kok )
Jangan LUPA ! untuk REVIEW ;;)
byee, kamsahamnida ;;)
