Tittle : Aku mencintaimu jongin

Author : dokimkyungsoojongin

Cast: Do Kyungsoo, Kim Jongin, Byun Baekhyun, park chanyeol, sehun

Pair: KaiSoo. Kaibaek. Chanbaek, Hunsoo,

Genre : T

Taraaaaaaaaaaaaaaa! Author back ni, ada yang nungguin? Eh iya haha! Author mau cerita nih!

Pada mau tau gak? Ada yang ngebash author, sumpah ngakak abis, dia bilang cerita author yang kampunganlah yang inilah haha, author Cuma ngakak nih bacanya!

Buat yang ngebash "makasih ya udah buat lawakan yang lucu banget haha"

Yaudah yang itu gak usah dibahas!

Di chapter ini alur cerita author buat sesuai dengan lirik lagunya 2NE1 – COME BACK HOME !

Pada udah tau dong yaa? Itu lagunya sedih banget yang versi unplugged nya u,u

Cocok banget buat chapter ini.

Yaudah deh, cekidot ajaaaaa xD

Chapter 4

-aku mencintaimu Jongin-

-DICHAPTERSEBELUMNYA!

"soo, kau dimana? Ayo angkat telpon ku!" jongin bermonolog sendiri didalam mobilnya, ia menuju rumahnya sekarang, ia berharap kyungsoo ada dirumahnya dan dapat melihat wajah orang yang ia sayangi itu.

Setibanya dirumah, jongin tidak menemukan kyungsoo bahkan dia sudah menyuruh seluruh maidnya mencari kyungsoo tapi nihil kyungsoo bagaikan kertas yang dibakar lalu hangus menghilang tak dapat dicari lagi. Jongin kini frustasi kini ia menyesal, jongin harus merebut hati kyungsoo kembali, dan membawanya kerumahnya lagi.

"Soo, please comeback home! I really miss you, soo I love you so much! Don't leave hiks" cairan bening lolos dari kedua matanya, kini jongin tidur dikamarnya, kamar yang biasanya ia tiduri dengan kyungsoo. Ia menyesal telah menyiksa kyungsoo, ia sungguh menyesal!

"kenapa sesakit ini soo? Kenapa sangat sakit sekali saat kau bersama orang lain? Kenapa? Kenapa soo? Hiks Apakah kau sesakit ini saat melihatku bersama baekhyun? hiks Arrrggghhhhhh" jongin merintih! Menyesal? sudah pasti ada dalam benaknya. kini ia tertidur sendiri tanpa namja mungil yang selalu ia peluk saat tidur ,tanpa ada yang membangunkannya saat ia akan pergi kekantor, tanpa adanya morning kiss!

Jongin merasa ia telah menyinyiakan kyungsoo, orang yang selalu ada untuknya, jongin telah mengabaikannya beberapa hari ini dan sibuk dengan calon istri barunya, jongin menyesal! Sungguh menyesal sekarang!

.

.

.

.

.

.

One two three (Satu dua tiga)

neon nareul tteonatjiman (Kau meninggalkan aku)

eodingaeseo neoui sumsoriga deullyeowa (Tapi aku mendengar napasmu dari suatu tempat)

tto dasi Four five six (Sekali lagi , empat lima enam)

ppalgan nunmuri naeryeowa (Air mata merah jatuh)

nareul andeon neoui hyanggiga geuripda (Aku rindu aromamu yang memelukku)

"ahh! Ternyata kau tak pulang soo?" jongin menghela nafasnya lalu bergegas ke kamar mandi untuk sekedar membasuh mukanya, dikamar mandi ia melihat baju piyama kyungsoo yang tergeletak begitu saja, jongin lalu mengambilnya lalu memelukya dengan sangat erat, ia membayangkan jika yang dipeluknya itu adalah kyungsoo

"kau dimana soo? Hiks, aku merindukanmu, jebal, kembalilah, hiks" cairan bening keluar dari mata jongin, jongin menangis lagi. Tubuhnya merosot kesudut pintu kamar mandi masih dengan memeluk piyama kyungsoo.

"kenapa seperti ini soo? Kenapa kau meninggalkanku? Hiks" jongin masih saja bermonolog sendiri di sudut kamar mandinya, tubuhnya terasa lemah. Jongin sangat merindukan pelukan kyungsoo sekarang.

"mianhae hiks mianhae" lagi laginya cairan bening itu keluar dari mata jongin.

Jongin telah selesai mandi, jongin tidak kekantor sekarang! Jongin menyuruh anak buahnya untuk mencari keberadaan kyungsoo, namun nihil kyungsoo bagai ditelan bumi tak dapat ditemukan keberadaannya. Jongin pasrah! Jongin menyerah sekarang, mungkin alasan kyungsoo kuat hingga ia tidak pulang semalam.

Ayolah! Baru semalam kan? Mungkin besok kyungsoo akan pulang. Tapi kenapa jongin terlalu mengkhawatirkan istrinya itu! Bukan, bukan itu! Jongin takut kyungsoo dimiliki oleh lelaki putih pucat itu! Jongin tidak rela kalau kyungsoo membagi cintanya. Namun apa yang telah dilakukan jongin? Jongin membagi cintanya, jongin juga mencintai baekhyun, sungguh keji perbuatan jongin. Jongin menghianati kyungsoo, yang jelas jelas sangat menyayanginya.

Jongin meminum minuman yang ia beli, sangat banyak. Ia menghabiskannya tanpa sisa sedikit pun. Masih dengan meminum minuman yang ia beli, jongin menatap foto orang yang sangat ia sayangi, tidak lebih tepatnya jongin sangat mencintainya. Jongin menatap foto orang itu dengan tatap yang sangat frustasi. Biasanya jika jongin meminum minuman terlalu banyak maka orang itu akan melarangnya, dengan alasan itu tidak baik untuk kesehatan.

.

.

.

.

"jongin! cukup, sudah 5 botol yang kau habiskan, meminum terlalu banyak minuman ini dapat mengganggu kesehatanmu" kyungsoo menggenggam botol botol yang telah tiada isinya, lalu membawanya kedapur

"ayolah sayang satu botol lagi" jongin meminta minumannya kembali namun kyungsoo tetap tidak memberikannya,

"oke,boleh satu botol lagi. Asal jangan tidur bersamaku nanti! Ingat itu" kyungsoo lalu meninggalkan jongin sendirian di ruang tamu lalu bergegas menuju kamarnya yang be4rada di lantai atas

"andwee, baiklah. Aku tak akan minum lagi" jongin lalu menyusul kyungsoo dari belakang lalu memeluk kyungsoo

"tentu saja aku lebih memilih mu soo-ie ku sayang, jangan pernah mengucapkan kata kata itu lagi, sungguh aku tak bisa jika tak melihatmu sehari saja" jongin mencium rambut kyungsoo dan menikmati keharuman rambut kyungsoo

"berjanjilah selalu bersamaku apapun yang terjadi jongin, aku mencintaimu" kyungsoo lalu membalikkan tubuhnya menghadap jongin dan menatap iris jongin

"aku juga sangat sangat sangat mencintaimu baby soo" mereka berciuman dengan lembut lalu jongin menggendong kyungsoo ala bridal style dan membawanya ke kamarnya.

.

.

.

.

"Soo hiks, maafkan aku hiks hiks" lirihnya. Kini jongin tak dapat melihat kyungsoo, kyungsoo yang selalu membangunkannya setiap pagi, yang selalu ada disaat jongin sedang lelah, istri yang selalu pengertian disaat susah maupun senang, kini kyungsoo meninggalkannya, kyungsoo lebih memilih namja putih itu. Ini semua salahnya, ya ini semua salah jongin.

nareul wihan geora haetdeon neoui mal (Kau bilang ini semua untukku)

geojitmalcheoreom chagapge doraseotdeon (Seperti bohong, kau dingin berbalik)

neoneun wae (mengapa)

neoneun wae you're gone away (Mengapa? Mengapa? Kau pergi)

-HUNSOO

Kyungsoo kini berada dirumah sehun, rumah yang sangat nyaman ia tempati, rumah yang dapat membuat hatinya menjadi sangat senang namun, jika kyungsoo merasa senang ia juga akan merasa sangat sakit, sakit jika kyungsoo ingat jongin, suaminya itu. Kyungsoo khawatir dengan keadaan jongin, bagaimana pun kyungsoo di sakiti oleh jongin, kyungsoo dapat memaafkannya. Kyungsoo sangat mencintai jonginnya.

"hmmm…aaahhh" kyungsoo menghela nafasnya panjang, membasuh mukanya yang terlihat menyedihkan.

"hyung, kau sedang apa? Ayo masuk, diluar sangat dingin hyung, aku tidak ingin kekasih ku sakit" ucap sehun bermanja manja dengan kyungsoo

"ah hunnie, aku hanya ingin menikmati udara yang sangat segar malam ini" lirih kyungsoo sambil mengusap usap tangannya yang ia rasa dingin, udara memang sangat dingin diluar.

"sudah ku bilang apa, diluar dingin hyung liatlah kau pucat sekali, ini" sehun memberikan jaketnya kepada kyungsoo kini tersisalah sehun dengan memakai kaos oblongnya tanpa lengan yang menampakkan otot ototnya.

"kenapa kau memberikannya kepadaku? Nanti kalau kau kedinginan bagaimana? Dasar paboo!" kyungsoo menolak jaket yang diberikan sehundan meninggalkan sehun yang masih duduk dengan santai diteras depan rumahnya.

"yak hyung, kenapa meninggalkanku! Aissshh awas kau nanti hyung" sehun mengejar kyungsoo yang berlari menuju kamarnya yang berada di atas.

Kyungsoo tetap berlari meninggalkan sehun di belakang, terjadilah kejar kejaran antar mereka, namun pada saat mereka berkejaran namun pada saat kyungsoo ingin menutup pintu kamarnya sehun lalu membukanya dengan sekuat tenaga, kyungsoo yang kecil tak dapat menahan kekuatan sehun lalu akhirnya kyungsoo pasrah dengan apa yang akan dilakukan sehun kepadanya.

"haaaaa. Sekarang kau tak bisa lari lagi dariku hyung haha" smirk mesum tampak pada kilatan muka sehun yang ingin menerkam kyungsoo saat itu juga

"ap-apa yang akan kau lakukan ss-sehun?" kyungsoo tergagap dalam kalimatnya, ia reflek melangkah mundur namun sial dibelakangnya sudah ada dinding kamar. Sehun mendekati kyungsoo dan reflek mencium bibir kyungsoo tipis tanpa adanya hasrat yang membara dan kyungsoo memejamkan matanya pada saat ciuman itu berlangsung. Dan itu sukses membuat kyungsoo tersipu malu

"haha kau lucu hyung, aku suka jika kau tersipu malu begitu, kau kelihatan sangat cantik" sehun membelai lembut rambut kyungsoo

Namun pada saat kyungsoo ingin membalas ucapan sehun, kyungsoo merasa perutnya sakit, teraduk dan ingin muntah dan kepalanya terasa sangat pusing. Reflek kyungsoo menadahkan tangannya kemulutnya untuk menutup mulutnya yang akan menumpahkan muntahannya.

"hueeek" kyungsoo masih menutup mulutnya

"kau kenapa hyung? Badan mu panas sekali hyung! Sudah ku bilang jangan berlama lama diluar, angin malam dapat membuat mu sakit!" sehun menempelkan tangannya ke kening kyungsoo yang panas.

"ayo kita kedokter hyung" sehun ingin membopong kyungsoo namun kyungsoo memandang sehun dengan tatapan aku tak apa apa.

"aku tak apa apa hunnie, aku hanya sedikit pusing. Mungkin minum obat akan membuatku lebih baik" kyungsoo tersenyum kepada sehun yang sangat khawatir terhadapnya.

"baiklah hyung tapi jika panas mu tidak turun juga, maka jangan salahkan aku jika aku akan memaksamu kerumah sakit!" ucap sehun lalu menidurkan kyungsoo di ranjang kamarnya.

"baiklah" ucap kyungsoo pelan.

.

.

.

.

-CHANBAEK

Di pagi hari, cahaya pagi menerobos masuk kedalam sebuah apartement melalui celah celah fentilasi yang berada di kamar itu. Cahaya mentari membelai halus wajah baekhyun yang masih tertidur lelap hingga membuat aktivitas tidurnya terganggu , Baekhyun menggerak gerakkan tubuhnya dengan agak susah, ia merasa tubuhnya sedang di peluk seseorang.

Baekhyun yang mulai merasa aneh dengan posisi yang sekarang ini, mulai mengerjapkan matanya yang masih belum terbiasa dengan sinaran surya di pagi hari ini. Baekhyun mencoba mengerjapkan matanya berulang kali sampai pada akhirnya ia mulai terbiasa dengan cahaya cahaya yang memenuhi kamar tadi.

Baekhyun menoleh kearah kanannya dan menatap seorang namja tampan yang biasanya menunjukkan senyuman idoitnya kepada baekhyun, baekhyun dapat melihat otot otot namja tersebut! Damn! Ternyata namja yang memeluk baekhyun itu tidak mengenakan sehelai pakaian pun.

Bercak bercak merah yang berada pada sekujur tubuh baekhyun dan sakit pada bokongnya membuat baekhyun tambah shock dengan keadaan ini. Baekhyun mencoba membangunkan tubuh besar yang tengah memeluknya dengan sagat posesiv seakan akan takut akan kehilangannya.

"dobi! Chan-chanyeol! Bangun" baekhyun menggoyang goyangkan tubuh chanyeol yang besar itu. Akhirnya lama kelamaan baekhyun berhasil membangunkan chanyeol. Chanyeol menatap baekhyun dengan tatapan tak dapat diartikan, lalu tersenyum kepada baekhyun.

"baek kau sudah bang-" chanyeol ingin mengusap rambut halus baekhyun namun dengan cepat baekhyun menepis tangan kekar chanyeol yang ingin membelai rambutnya.

"apa yang sudah terjadi? Hiks katakan chanyeol, apa yang sudah kita lakukan hiks" baekhyun menangis dan memundurkan tubuhnya kearah sudut kasurnya, lalu meringkukkan kedua kakinya di depan wajahya. Ia menagis sekencang kencangnya tak peduli dimana ia berada sekarang.

Chanyeol yang melihat baekhyun menangis ingin mendekati baekhyun dan ingin memeluk namja nya yang kecil itu, kini ia sungguh merasa bersalah dan tidak tega jika orang yang disayanginya menangis.

"jangan mendekat! Hiks, aku benci kepadamu chanyeol! Aku benci hiks" baekhyun yang menangis sambil memukul mukul badan chanyeol sekuat hatinya ia tak peduli, ia hanya ingin menyalurkan deraan batinnya yang sekarang dialaminya.

"pukul aku baek, kalau perlu bunuh aku sekarang! Aku memang bodoh! Ini aku lakukan karna aku terlalu mencintaimu, maafkan aku" chanyeol memeluk tubuh baekhyun yang bergetar sambil menangis dan menyebut nyebut chanyeol bodoh karena telah melakukan hal keji ini kepadanya.

Baekhyun diam dan memandangi chanyeol dengan tatapan yang sangat menyiratkan kebencian, namun dengan segera baekhyun membalas pelukan chanyeol. "kumohon yeol! Jangan pernah tinggalkan aku, jangan tinggalkan aku setelah ini. Kau telah merenggutnya! Kumohon jangan tinggalkan, aku mencintaimu hiks"

TBC dulu!

Sorry ya chap ini gaje abis, aku usahain cepet deh updatenya )

Please review! Sarannya dong, bagusnya kedepannya jalan ceritanya jadi gimana?

Eh iya lagunya 2ne1 nya belum siap ya, jadi besok masih dilanjutnya chapnya dengan lagu lanjutannya okeeee ))