Title : CHANYEOL BESIDE YOU

Main Cast : Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Oh Sehun

Xi Luhan

Other Cast : All Member Exo, SM Family, dll

Rated : T (Sewaktu-waktu bisa berubah)

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan, Orang Tua mereka dan Agency mereka saya cuma meminjam nama mereka disini

Warning : Typo(s) bertebaran, Bahasa tidak sesuai EYD, GS (Genderswitch) for Uke, Not Yaoi (Belum kepikiran buat bikin YAOI), Ingat FF ini Remake dari Drama Taiwan berjudul 'DEVIL BESIDE YOU'


Backsong : Rainie Yang - Ai Mei


CHAPTER 5.

Baekhyun berjalan beriringan dengan sehun, setelah konser usai mereka memutuskan untuk pulang.

" sehun-sshi, terimakasih sudah mengajak ku ke konser ini, aku sangat senang"

"benar kah? Kalau begitu aku akan memberitahu mu satu hal "

Baekhyun menghentikan langkahnya, membalikan badannya menghadap sehun yang saat ini juga sedang menatap baekhyun.

" kau terlihat sangat lucu hari ini"

" terimakasih"

aku tersenyum dengan wajah yang merona, begitu pun dengan sehun

" satu lagi, jangan menilai buruk chanyeol saat kejadian tadi, ia memarahi anak kecil itu karena memang anak kecil itu melakukan kesalahan, aku disana menyaksikan semua nya" sehun menarik napasnya dalam, pegangan nya kepada tali tas semakin erat

" sebenarnya aku tidak ingin memberitahu mu. Tapi sepertinya aku harus!" lanjutnya lagi

" aku pikir kau benar sehun-sshi, aku perlu diingatkan. Terimakasih pai pai sehun-sshi"

Baekhyun melaimbaikan lengannya kearah sehun, dan mereka berpisah dengan suasana hati yang ganduh

"Aku tak tahu apa yang kulakukan ini sudah benar"

Sehun pun berjalan berlawanan arah dengan baekhyun, ia tak tahu apa keputusannya memberitahu kejadian yang sebenarnya pada baekhyun akan membuat baekhyun semakin dekat dengan chanyeol atau tidak. Tapi ia juga tak ingin baekhyun selalu menilai buruk chanyeol.

Sedang kan baekhyun , ia masih saja tidak bisa melupakan kejadian saat konser tadi, benarkah ia sudah terpesona? dengan sosok chanyeol untuk pertama kali nya. Tapi ia juga merasa melakukan kesalahan yang sama. Ia selalu menuduh chanyeol yang tidak tidak padahal apa yang ia lihat tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya.


" aku pulang,,"

Setibanya dirumah, baekhyun tak mendapati ibunya disana. Ia pikir mungkin ibu belum pulang kerja atau mungkin sedang berkencan dengan appanya chanyeol. memikirkan chanyeol membuat kepalanya sedikit pusing, ia pun memutuskan untuk berendam di air hangat. Siapa tahu pusing dikepalanya akan berhenti

Tapi saat merendamkan diri di air hangat pun, baekhyun masih saja memikirkan chanyeol. ia telah melakukan kesalahan untuk kedua kalinya, menuduh chanyeol tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan yang paling tidak bisa baekhyun lupakan..

Pesona chanyeol saat dikonser itu, ia benar benar merasakan kalo disana hanya ada dirinya dan chanyeol seorang.

Kringg

Kringg

Kringg

Suara bunyi telepon rumah baekhyun membubarkan segala hal yang ia pikirkan tentang chanyeol. dengan gontai baekhyun bangkit dari bathroom nya. Melilitkan handuk pada tubuhnya dan turun ke bawah ruang tamu untuk mengangkat telepon.

Tapi belum sempat ia mencapai gagang teleponnya, ia merasa semua nya gelap… sangat gelap.

Ia pingsan dirumahnya sendiri dan tak ada satu orang pun dirumah ini… lalu bagaimana nasib nya?

Baekhyun mengerjapkan matanya lucu, mencoba membiasakan cahaya lampu yang masuk kedalam mata sipitnya. Ia sedang berbaring di sofa besar berwarna cokelat, ia pun memakai baju olahraga berwarna biru yang tak pernah ia miliki, lalu kemudian Ia melihat seorang yang samar sedang menatapnya

nickhun ajjushi?

Ahh aku pasti sedang bermimpi, sebaiknya aku kembali tidur..

"hyunie? Akhirnya kau bangun.."

" ini bukan mimpi? Arghhhhhh apa yang terjadi?" baekhyun berteriak sejadi jadinya ketika ia menyadari dirinya bangun di rumah orang lain.

"hyunie, aku sangat senang kau sudah bangun. Apa kau tahu dari dulu aku selalu bermimpi akan punya putri yang sangat lucu seperti mu. Dan sekarang mimpi itu menjadi kenyataan."

Baekhyun memandang ajjushi ini dengan bingung, sebenarnya apa yang sedang ia bicarakan

" mulai sekarang kau akan tinggal disini, oke? Dirumah besar ini, kau juga akan memiliki kamar mu sendiri"

Baekhyun semakin takut dengan ajjushi ini, mengapa tiba tiba berkata seperti ini? mengapa juga baekhyun harus tinggal dirumah besar ini bersama dengan nya?

Disaat ajjushi itu berbicara soal keinginannya tentang memiliki putri, baekhyun mencoba mengingat ingat kemabli apa yang sebenarnya terjadi hingga ia bisa berakhir dirumah ajjushi ini

.

FLASHBACK

Dering telepon yang tak sempat ia angkat itu akhirnya terhubung ke kontak pesan, dia adalah ibunya baekhyun, victorya.

" baekhie, ini eomma. Bibi soo man meninggal dunia hari ini, ibu harus pulang ke daegu untuk beberapa hari. Eomma sudah menitipkan mu pada nickhun ajjushi agar bisa menjaga mu dirumahnya. Kau baik baik ya sayang. saranghae"

" eo eomma"

Baekhyun masih bisa mendengar pesan eommanya tersebut, ia terus saja memanggi l manggil eommanya sampai baekhyun benar benar tak sadarkan diri.

Dan baekhyun sangat ingat, terakhir kali sebelum ia pingsan ia masih menggunakan handuk. Tapi mengapa sekarang ia sudah berpakaian baju olah raga berwarna biru ini, kemana haduknya? Siapa yang menggantikan pakaianya? Apa yang terjadi pada nya?

FLASHBACK END

.

" handuk, handuk ku dimana? Apa yang ajjushi lakukan pada ku?"

" jangan khawatir hyuni, ajjushi sudah menyuruh pembantu untuk mengganti pakaian mu. Dan baju itu adalah baju yang diberikan eomma mu, ia menitipkannya pada ajjushi"

Bakhyun yang tak percaya begitu saja, merasakan ketakutan yang besar. Kesan pertamanya pada ajjushi ini adalah mesum. Bagaimana jika yang di bicarakannya itu bohong? Tidak mau mendapatkan tindakan yang tak senonoh lagi baekhyun kemudian beranjak dari sofa dan segera berlari, ia bermaksud akan pergi keluar dan memilih pulang kerumahnya saja dari pada harus tinggal disini.

Tapi saking besarnya rumah itu, baekhyun sampai tidak tahu dimana letak pintu keluarnya

"hmm, ajjushi dimana pintunya ?"

" kau akan pergi? Kau akan meninggalkan ku?

Hiks hiks hiks…

Dia menangis?mengapa ia menangis?

" hyunie, apa kau tak menyukai ku? Apa kau tak percaya kalau aku akan menjaga mu dan eomma mu? kau tak setuju jika aku menikah dengan eomma mu?"

" a anni, bukan seperti itu, aku hanya aku… argghhh lupakan! Baiklah apapun yang kau ingin kan ajjushi"

Akhirnya baekhyun tidak bisa pergi dari rumah ini, ia sudah tidak bisa berkata apapun lagi jika ini menyangkut soal kebahagian eomma nya.

Ajjushi itu menghampiri baekhyun dan memegang kedua pundaknya dengan erat

" ini hebat hyunie, hyuni sangat baik. Aku akan memberitahu mu sesuatu yang sangat menyenangkan"

Ajjushi itu tersenyum lebar, sedangkan baekhyun tidak bisa mengartikan arti senyumannya itu.


Kini baekhyun dan ajjushi itu sedang duduk di meja makan sambil melihat foto album keluarga park, disana banyak foto - foto chanyeol saat kecil.

" lihat ini, ini chanyeol saat umur 3 tahun. Sangat lucu kan?"

Baekhyun menangguk mengiyakan.

Tapi chanyeol memang benar benar lucu,ia seperti perempuan haha

" wanita ini sangat cantik"

Baekhyun menunjuk salah satu foto dimana chanyeol tengah berdiri dan di peluk dari belakang oleh seorang wanita

" apa dia eommanya chanyeol?"

"iya kau benar, aneh rasanya aku sudah membuang foto ini"

" maaf kan aku ajjushi"

" jangan bilang seperti itu, tidak apa-apa"

Mendadak suasanya berubah. Mungkin kah baekhyun sudah salah bertanya? Baekhyun bahkan bisa melihat perubahan wajah ajjushi itu.

"ketika chanyeol kabur dari rumah, saat itu ia sedang duduk dibangku junior high school. Dan alasan ku bercerai dengannya adalah karena aku terlalu focus pada semua pekerjaan ku dan meninggalkan tanggung jawab. Karena itu ia pergi, padahal chanyeol sangat membutuhkan eommanya."

Tiba tiba baekhyun teringat kembali ucapanya saat baekhyun memergokinya memarahi seorang anak kecil.

(mengapa kau sangat kejam? Haruskah kau lakukan hal ini juga pada seorang anak kecil? Apa ibu tidak pernah mengajari bagaimana caranya bersikap baik?)

"aku yang patut disalahkan atas semua yang terjadi, chanyeol mempunyai sikap buruk karena aku tidak mendidiknya dengan benar. Dia pantas membenci ku"

"menurutku tidak seperti itu, aku yakin kalau chanyeol sebenarnya sangat menyayangi mu"

" benar kah? chanyeol menyayangi ku. Huahhhhhh"

Ajjushi itu memeluk kembali baekhyun dengan sangat erat, sepertinya ajjushi yang sebentar lagi akan berstatus menjadi ayahnya ini sangat hoby memeluk

" baekhyunee, aku sangat percaya pada mu. Kau akan menjaga chanyeol untuk ku kan? Aku yakin jika ia bersama mu ia pasti bisa merubah sikapnya yang buruk itu"

" tapi ajjushi…." Bekhyun mencoba menolak

"kau harus tahu, dibalik sifat buruknya itu ia itu sangat merasa kesepian"

Baekhyun mendesah kecil, ia bahkan tak diberi kesempatan untuk menolak,

" kau pasti lapar, ajjushi akan memasakan makanan yang lezat untuk mu"

Dan ajjushi itu pun pergi ke dapur yang letaknya tak jauh. Entah apa yang dimasak lelaki itu tapi baekhyun bisa melihat senyumnya yang berkembang

Meskipun aku tak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan nanti, tapi spertinya aku bisa mengerti mengapa eomma bisa mencintai ajjushi ini

Masih asik dengan memandangi ajjushi itu memasak tiba tiba chanyeol datang dan duduk disebelah baekhyun

" mencari ku?"

Baekhyun terkejut, tubuhnya sedikit meloncat ketika chanyeol berkata seperti itu

" ajjushi, chanyeol sudah pulang"

Lapor baekhyun kepada ajjushi yang sedang memegangi spatula dan memakai celemek itu

" wahhh uri chanyeolie sudah pulang…"

Ajjushi itu berlari hendak memeluk chanyeol, naas sebelum itu terjadi ia sudah terjatuh karena tersandung langkahnya sendiri

" yak pak tua, apa yang sedang kau lakukan?" chanyeol bertanya dengan sinis

" hyunie, mengapa aku selalu tidak bisa mengutarakan kasih sayang ku pada chanyeol? "

"kasih sayang kau bilang? Kau ini hampir membunuhku dengan spatula itu"

" hyunie, apa menurut mu aku tidak terlihat seperti seorang pria jika sudah memasak?

Wajah ajjushi itu terlihat sedih, sekali lagi ia mencoba mendapatkan jawaban dari baekhyun,

Tapi bukannya baekhyun, ajjushi itu malah mendaptkan jawaban pedas dari chanyeol

" baguslah jika kau sadar, celemek itu sangat menggelikan "

Chanyeol menunjuk celemek berwarna biru dengan gambar doraemon yang di pakai appanya, wajah ajjushi itu semakin terlihat sedih. Baekhyun yang tak tahan melihatnya pun segera memelototi chanyeol

"ahh tidak juga, kau terlihat seperti seorang pria sejati"

Baekhyun mengacungkan kedua jempolnya, syukurlah ajjushi itu bisa terlihat senyum kembali karena pujiannya tadi

Meja makan.

Baekhyun melebarkan kedua matanya dengan mulut yang sedikit terbuka, bagaimana tidak meja makan yang ukurannya melebihi meja makan dirumahnya itu terisi penuh oleh makanan yang tadi di masak oleh appanya chanyeol. baekhyun sendiri bahkan bingung mengapa ajjushi memasak banyak sekali, padahal ayolah siapa juga yang sanggup menghabisakan semua makanan ini? terlebih lagi semua masakan yang dibuat ajjushi adalah masakan western

" ajjushi mengapa makanan nya banyak sekali?"

Baekhyun bertanya dengan lucunya

" kau pikir siapa yang akan menghabiskan makanan ini?" chanyeol menimpal dengan nada yang tentu saja seperti biasa, tak sopan!

" ohh, aku memasak semua nya karena aku belum tahu makanan apa yang hyunie sukai. Maka untuk itu aku memasak semuanya hahahaha" nickhun memberi penjelasan bak seorang koki handal

"apa kau tahu ada berapa banyak orang di afrika sana yang kekurangan makanan?dari pada membuat makanan sebanyak ini yang pada akhirnya akan terbuang sia sia, lebih baik kau sumbangan kan saja ke Africa sana. Dasar boros!"

chanyeol berceloteh panjang dengan melipat kedua lengannya di dada, sedangkan sang appa begitu terpukul mendengar semua ucapan chanyeol. sesungguhnya ia tak bermaksud seperti itu ia hanya ingin memberikan kesan pertama pada baekhyun saat penyambutan dirumah keluaga park. Ya hanya itu sebenarnya. Ia kembali salah di mata chanyeol.

Tapi tak mau berlama lama bersedih ajjushi itu pun mengeluarkan ide konyolnya,

" bagaiaman kalau kita bermain game?"

" apa kau tidak lihat? Tangan ku sedang terluka"

Chanyeol menyodorkan lengan nya yang dibalut kain kasa putih

"lengan mu terluka? Bagiamana bisa?"

"aku berjuang dengan tangan terbuka untuk memperebutkan chip dengan alien, tapi mereka memotong lengan ku dan membawa pulang keplanetnya sebagai cindramata"

" astaga, anak ku. Kau ini sangat tampan, cool, dan selera humor mu sangat baik ternyata. mari kita hargai dan tertawa" ajjushi itu merangkul bahu baekhyun kemudian mereka tertawa dengan garingnya .

Chanyeol yang melihat itu mendelik tak suka, baekhyun pun masih tak melepaskan pandangannya pada lengan chanyeol yang terluka itu, lengan yang kemarin di balut scarft milik nya, lengan yang demi melanjutkan acara amal harus merasakan dan meneteskan darahnya.

Baekhyun kembali mengingat kesalahan nya kala itu.


~Chanyeol Beside You~


Chanyeol sedang merebahkan badannya dikamar luas yang di penuhi alat music miliknya, ia terus saja memegangi scraf milik baekhyun yang berwarna hijau. Tentu saja setelah meminta sang maidnya mencuci bekas darahnya terlebih dahulu.

Tokk

Tokk

Tokk

Pintu kamarnya diketuk dengan halus, buru buru ia memasukan scraf itu di bawah bantal miliknya. Chanyeol pun beranjak dari kasurnya dan membuka pintu dengan begitu ia tahu siapa gerangan yang sedang berdiri disana.

Ceklek..

Dia byun baekhyun, ternyata dia yang berdiri di balik pintu tersebut

" apa lengan mu baik baik saja?"

"setelah kau memperbannya kurasa, lengan ku akan baik baik saja."

" apa kau sudah mengobatinya juga? Kalau begitu Aku akan menggantikan perbannya untuk mu"

"ah? Baiklah"

Baekhyun pun akhirnya dipersilakan masuk kedalam kamar oleh chanyeol, dengan kotak obat yang ia bawa dari, tentu saja dengan meminta terlebih dahulu pada ajjushi itu.

Baekhyun tampak serius mengolesi antibiotic pada lengan chanyeol yang terluka itu, lain halnya dengan chanyeol yang sedari tadi hanya memperhatikan wajah baekhyun yang terlihat serius dengan penuh kekhawatiran seperti seorang eomma?

" apa sakit?"

" sedikit"

Baekhyun mendongkak untuk melihat wajah chanyeol, tapi tak lama karena setelah itu ia kembali menundukan kepalanya

Mengapa ia menatapku seperti itu, ….? Tatapannya membuat ku gugup

" apakah masih sakit?" baekhyun bertanya kembali, mencoba menghilangkan kegugupannya.

Melihat baekhyun yang salah tingkah seperti ini, Chanyeol tersenyum dan malah mendekatkan wajahnya pada telinga baekhyun dan berbisik sesuatu yang sensual padanya

"sakit"

Baekhyun buru buru menjauhkan wajahnya dari chanyeol, ia tak mau terlalu lama terjebak dalam situasi seperti ini

" apa kau kedinginan?" chanyeol bertanya kembali

" aku baik baik saja"

Sedetik kemudian chanyeol menarik selimut tebal yang berada disampingnya, ia menutupi tubuh baekhyun dan miliknya dengan selimut itu. baekhyun syok bukan main,ia semakin gugup dengan tindakan chanyeol barusan. tapi ia mencoba untuk lebih tenang, karena ia sadar diri dimana ia sekarang

" aku sungguh tidak merasa kedinginan"

" tapi jika kau yang mengobatinya, ini tidak terasa sakit"

Chanyeol kembali mendekat dan entah atas perintah siapa ia berani membenamkan kepalanya di pundak baekhyun, untuk sesaat baekhyun tak berontak. Ia juga tak mengerti mengapa ia mengijinkan chanyeol tertidur di pundak nya saat ini, bukan kah seharusnya ia membenci? Chanyeol?

Setelah dirasa chanyeol mulai tertidur, baekhyun membenarkan posisi berbaring chanyeol. dengan menyelimuti tubuh chanyeol sampai ke dagu.

Ia memandang wajah chanyeol untuk beberapa detik, sampai akal sehatnya tersadar. Ia pun segera mungkin keluar dari kamar chanyeol tapi…

Celana training yang ia gunakan terus saja di genggam oleh chanyeol, bahkan ketika baekhyun mecoba melepaskannya. Tapi itu sungguh percuma.

Dan baekhyun pun hanya bisa mendesah berat karena tidak bisa keluar dari kamar chanyeol untuk malam ini, dan sepertinya malam ini akan menjadi malam paling panjang karena ia harus menunggu chanyeol benar benar terlelap agar ia bisa membebaskan diri dari kamar chanyeol.

.

.

TBC

.


holaaaa welcome back

kali ini saya mau jawab review dari kalian :D


dinda : hahaha sepertinya begitu,,,

baekhyun labil? lah maklum lah kan masih remaja jadinya masih labil #plakk


nina zifan : hahaa menurut kamu baekhyun suka gak nih sama chanyeol? hayoo tebakk hahahaha

ini udah dilanjut yah... gomawo ^^


nam mingyu : hahaha makasihhh :*

hahaha ini belum seberapa konfliknya,,, masih banyak konflik-konflik yang belum terpecahkan hehehe


xoxo : hahhaa uri sehunie emang manis :D

ini udah dilanjut yah :D


Guest : wah makasih... ini udah dilanjut ya..


leeminoznurhayati : hihihi gomapta,,,

hahha iya baekhyun salah paham nih...

hahha yaps sepertinya begitu ^^

gomawo :)


yousee : hahaha yang dilakukan baekhyun adalah... jawabannya ada dichap ini..

terima kasih udah review :D


HBS : terima kasih sudah diiangtkan tentang typonya..

ini sudah diperbaiki,, kalau masih banyak typonya jongmal mianhamnida... *bow


xiuxiumin : ini udah dilanjut yah,, thanks ^^


Baeks06 : ini sudah dilanjut ^^ gomawo


Chanbaekhunlove : ini udah dilanjut,,, terima kasih :D


Light-B : ini udah next ya.. thanks :D


.

.

terima kasih ya yang udah pada mau nyempetin review ff remake ini...

seneng banget kalau kalian penasaran sama ff ini hehhe

okay sampai jumpa di chap selanjutnya

payy - payy

:* :*