Title : CHANYEOL BESIDE YOU

Main Cast : Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Oh Sehun

Xi Luhan

Other Cast : All Member Exo, SM Family, dll

Rated : T (Sewaktu-waktu bisa berubah)

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan, Orang Tua mereka dan Agency mereka saya cuma meminjam nama mereka disini

Warning : Typo(s) bertebaran, Bahasa tidak sesuai EYD, GS (Genderswitch) for Uke, Not Yaoi (Belum kepikiran buat bikin YAOI), Ingat FF ini Remake dari Drama Taiwan berjudul 'DEVIL BESIDE YOU'


Backsong : Rainie Yang - Ai Mei


CHAP 9

"Ayo..." ajak luhan saat melihat wajah sendu milik baekhyun. Sedangkan baekhyun hanya menggeleng lemah karena ia tak ingin pergi kesana dan bertemu dengan chanyeol dkk. Apa lagi disana juga ada kyungsoo.

"Sehun-ssi" menyerah dengan baekhyun yang sulit dibujuk akhirnya ia memilih memanggil sehun agar mau menghampirinya. Dan hal itu pun berhasil

Sehun memisahkan diri dari tim untuk menghampiri luhan yang tadi memanggilnya.

Tapi mendadak hening, ketika sehun yang baru saja tiba harus berhadapan dengan baekhyun. sejujurnya mereka agak kaku jika harus bertemu seperti ini setelah apa yang terjadi beberapa waktu lalu tentu saja.

"kalian tidak boleh seperti ini, bukan kah kita semua teman? Kau baekhyun, berhenti lah menyalahkan dirimu sendiri. Dan sehun-ssi juga harus bisa berlapang dada dan menerima semua kenyataan " seperti biasa luhan yang ceplas ceplos dan selalu to the poin

Baekhyun dan sehun pun tertegun dengan ucapan luhan, sehun lah yang pertama tersenyum dan menjulurkan lengannya pada baekhyun

"Teman?"
"Tentu, teman!" Balas baekhyun sambil meraih dan menjabat lengan sehun itu.

"Ekhhmmm..." luhan mencoba memperingati hunbaek untuk tidak berlama lama saling berjabat tangan, mengingat bukan itu tujuan mereka kemarin

"kalau begitu bolehkah jika baekhyun meminta bantuan mu sehun-ssi?" Luhan bertanya
"Bantuan?" Tanya sehun memastikan indra pendengarannya.
-


"Ini aku bawakan minum pangeran"
"Sireo... sudah pernah kukatakan berhentilah memanggil ku dengan sebutan itu!"

niat baik kyungsoo lagi lagi selalu di tolak oleh chanyeol. Jongin yang duduk di samping chanyeol pun menatap kyungsoo dengan sejuta rasa iba, ingin rasa nya ia memukul chanyeol saat itu juga, apa salah nya sih cuma menerima sebotol minuman dari kyungsoo?

" aku mohon perhatian kalian semua" sehun yang baru selesai menemui luhan dkk pun datang dengan wajah serius membuat semua anggota tim di buat penasaran.

" ada yang ingin kau katakan? Apa itu?" Tanya donghyuk sambil mengelapi dahinya yang berkeringat dengan handuk

.

Tap tap tap

" aku xi luhan, aku membawa byun baekhyun manager kalian kembali kelapangan" luhan tiba tiba saja datang dari arah pintu masuk bersama dengan baekhyun dan minseok.

"Yakkk, apa apaan ini? Manager tim basket sudah jatuh pada ku. Ini tidak bisa terjadi Aku keberatan!"
Kyungsoo menatap luhan horror, tapi luhan tak mau kalah.

"Aku juga menolak keberatan mu asal kau tahu, nona."
Jawab luhan sama ketusnya. Melihat hal ini baekhyun jadi sedikit tidak enak. Karena kedatangannya suasana menjadi seperti ini.

" lu.. aku memang tak pantas lagi menjadi manager mereka aku tidak bisa memeggang tanggung jawab dengan benar. Jadi ku mohon hentikan" pinta baekhyun sambil memegangi lengan luhan.

"Kau mau jika nanti chanyeol sampai direbut kyungsoo?" jawab luhan tepat di telinga baekhyun.
"eonni..."

panggil kyunsoo lembut, tapi baekhyun tentu tahu pasti bahwa itu hanya sebuah drama saja.

"Mengerti lah manager yang resmi adalah aku"
"Dia bisa menggantikan mu jika kerja mu tak becus"

bukan,itu bukan baekhyun yang menjawab. Luhan ya hanya xi luhan yang bisa berkata seperti itu.

"Tolong hentikan perdebatan ini" sehun berdiri diantara luhan dan kyungsok sebagai penengah.

"Luhan-ssi menurut ku ini adalah masalah tim basket, kau tidak bisa ikut campur lebih dalam"

Luhan bergumam ria.

"Sekarang bagaimana jika kita adakan voting untuk pemilihan ini"

tanya sehun pada semua anggota basket

Nampak beberapa orang mengangguk setuju, hal itu membuat kyungsoo sedikit khawatir. Jabatannya sebagai manager yang baru dimulai hari ini kan murni keinginannya, bukan seperti baekhyun yang langsung di tujuk oleh chanyeol dan sehun.

"Untuk apa lakukan voting? Jika memilik 2 manager akan lebih menguntukan tim kita?"
Chanyeol yang sedari tadi tidak mengeluarkan sepatah kata pun sukses membuat semua orang seraya langsung setuju dengan idenya.

"Yahh ide chanyeol menurut ku benar" jinhwan bersorak sambil mengacungkan jempolnya pada chanyeol.
"Aku juga setuju" timpal jongin dan jeohon. Dan selanjutnya semua orang pun menyutujui ide itu
"Baiklah, mulai sekarang kalian byun baekhyun dan do kyungsoo akan menjadi manager tim basket kita. Tolong kerja samanya" sehun meresmikan jabatan manager.

"Aku akan berusaha lebih keras. Terimakasih atas kepercayaan kalian"

Baekhyun menunduk formal, semua orang tersenyum padanyan kecuali chanyeol, hal itu membuat baekhyun merasa sedih.

Setelahnya semua orang meninggalkan lapangan karena sesi latihan dianggap sudah cukup untuk hari ini. Semua orang kecuali luhan yang sedang menunggu sehun di luar lapangan basket.


" luhanssi?" Panggil sehun yang baru saja keluar dari pintu arena lapangan.
"Oh nde sehun ssi.. aku ingin berterimakasih pada mu karena sudah menolong baekhyun hari ini"
ujar luhan dengan lembut.

"Aku tahu kau melakukannya atas dasar pertemanan, tapi lain kali aku mohon jangan gabungkan masalah pribadi pada tim basket. Itu kurang baik Karena aku kapten mereka"

jawab sehun tak kalah lembut takut takut luhan merasa tersinggung.

"Baiklah kapten, kalau begitu mari mulai bicara masalah pribadi kita" sehun mengerutkan kedua alisnya

"Jadi.. hmmm kapan kita akan memulai berkencan ?" Luhan bertanya dengan hati hati.

Luhan sedikit melihat sehun yang nampak nya sedang berpikir kapan waktu luang yang ia punya, mengingat betapa sibuknya ia dibasket.

"Bagaimana kalau lusa?" Saran luhan kembali. Sehun pun mengangguk setuju membuat luhan tersenyum begitu pun dengan sehun.


.

"Menurut mu siapa yang akan memenangkan peperangan ini?"

Vernoon bertanya pada ke 3 temannya, 2 diantaranya sedang bermain game yaitu jeohon dan kihyun. sedangkan jongin ia sedari tadi sibuk dengan ponsel nya.

"Tentu saja kyungsoo!" Jeohon menjawab dengan penuh percaya diri.
"Benarkah? Tapi menurut ku baekhyun mampu menjinakan chanyeol"

kihyun juga menyeruakan pendapatnya.

"kihyun-ahh, aku setuju pada mu. Chanyeol akhirnya pasti akan memilih baekhyun"

ucap vernoon bersemangat.

"Yak mengapa kalian memilih baekhyun? Tidak setia kawan sekali pada kyungsoo?"
"Kalau begitu bagaimana kalau kita taruhan? Jika aku dan kihyun kalah, kami akan memberikan uang bulanan kami pada mu."
"Yak vernoon. Apa apaan kau? Aku tidak mau" kihyun menolak dengan keras

"Tenang lah, aku percaya kita akan menang kihyun-ahh. Tapi sebaliknya jika aku dan kihyun yang menang kau yang harus memberikan uang bulanan mu pada kami. Eotte?" Vernoon kembali bertanya pada jeoheon.

sedangkan jeohon kini sedang menimbang nimbang taruhannya tersebut.

"Baiklah aku setuju."
"Oke, kita lihat siapa yang akan menang."
"Siapkan uang bulanan mu besok. Aku ikut bertaruh, aku pada mu jeohon!"

Itu Jongin yang berbicara, sepertinya ia akan mengikuti taruhan dan masuk kedalam timnya jeohon.
Hal itu membuat jeohon bersemangat, pasalnya ini akan menjadi taruhan yang seimbang. Benarkan?


lapangan basket.

setelah latihan selesai beberapa menit yang lalu. Baekhyun kini tengah memunguti bola bola yang berserakan dilapangan untuk dimasukan kedalam keranjang.

Berbeda dengan baekhyun, kyungsoo malah tengah asyik memandangi chanyeol yang sedang duduk bersender sambil memainkan smartphone nya.

"Yak kyungsoo mengapa kau hanya diam disitu? Sana pel lapangan"

titah vernoon saat dirinya, kihyun jeoheon dan juga jongin sedang berada di bangku penonton untuk berstirahat.

Bukan tanpa alasan sebenarnya vernoon mengatakan itu, ingatlah mereka berempat tengah melakukan taruhan untuk memperebutkan uang bulanan masing masing. Dan ini lah saat yang tepat untuk memulai taruhan itu.

"Nega wae? suruh si manager baru itu yang bekerja!" teriak kyungsoo sambil memelototi vernoon.

Chanyeol dan baekhyun bersama sama menatap kyungsoo jengah, tapi melihat chanyeol yang tidak mengeluarkan suara sepatahpun membuat baekhyun mau tak mau harus melakukan apa yang kyungsoo perintahkan.

Kyungsoo yang melihat itu pun tersenyum dengan penuh kemenangan. Sedangkan vernoon dan kihyun tengah bersedih karena uang bulanan mereka sudah berpindah tangan pada jeohon dan jongin

"Apa ku bilang, kyungsoo yang akan menang. Chanyeol itu selalu membela kyungsoo"

ejekan jeohon si rambut merah pada kihyun dan vernon. ia dan jongin bahkan sedang mengipas ngipas uang yang kini di pegangnya.

Sedangkan baekhyun sudah memulai mengepel lantai walau sambil terus bergumam kesal karena sifat chanyeol yang selalu saja membela kyungsoo.

Bahkan disaat dirinya sedang mengepel lantai lapangan, chanyeol malah melakukan beberapa latihan ringan seperti lay up dan shooting.

Sebenarnya baekhyun menyukai ketika melihat chanyeol latihan dan mendrible bola seperti itu. Tapi ia sungguh membenci jika ada orang lain yang juga memperhatikan chanyeol seperti dirinya apalagi orang itu adalah kyungsoo.

"Bawakan handuk ku"

Kyungsoo buru buru lari untuk membawa handuk dan langsung menyodorkan nya pada chanyeol. Tapi tunggu mengapa chanyeol hanya diam dan tak menerima handuk yang dibawa kyungsoo?

" apa kau tidak dengar? Ku bilang bawakan handuk ku" ohhh astaga baekhyun. Chanyeol berkata pada mu. Ia hanya ingin kau yang membawakan handuknya dan bukan kyungsoo.

Terlalu sibuk karena kekesalan pada kyungsoo, baekhyun akhirnya tersadar ketika chanyeol menatapnya. Ia pun segera membawakan handuk itu pada chanyeol.

Kini giliran kyungsoo yang dibuat kesal. Lagi lagi ia harus merelakan chanyeol menjadi lebih dekat dengan baekhyun

"Kau sangat bisa diajak bekerja sama hari ini"

ucap chanyeol saat meraih handuk yang baekhyun bawakan, Chanyeol pun lantas meninggalkan lapangan setelah melihat wajah tersenyum baekhyun.

"terlalu awal untuk menyatakan kemenangan"

"Mana uang bulanan mu? Dan sini kembalikan juga uang ku"

vernoon dan kihyun ber high five di hadapan jongin dan jeohoon. Membuat mereka berdua menahan kesal

"Aishhh... menyebalkan!"
"Berada di tim dengan mu memang selalu sial jeohon."
"Yak mengapa jadi aku yang disalahkan? siapa suruh kau berada di pihak ku"
Jeoheon dan jongin malah bertengkar setelah apa yang terjadi. Sedangkan kihyun dan vernoon tertawa dengan kemenangan mereka.


"Bisakah kita berbicara? Apa kau tahu dimana batasan mu eonni?" Seperti biasa kyungsoo selalu memanggil baekhyun dengan penekanan jika ia memberikan embel embel eonni saat berbicara dengan baekhyun

"Aku sudah tahu apa yang ingin kau katakan, tapi kau sama sekali tidak bisa menyuruhku untuk berhenti menyukai chanyeol"
timpal baekhyun tak mau kalah

mendengar jawaban berani dari baekhyun membuat tawa kyungsoo pecah. Baekhyun tahu kyungsoo sedang meremehkannya saat ini.

"Apa kau benar benar menaruh hati pada pangeran? Apa kau belum mengerti juga kau ini hanya lah boneka mainan pangeran"
"Apa yang sebenarnya ingin kau katakan"
"Asal kau tahu, pangeran itu selalu membela ku. Dia tak butuh perasaan mu itu karena pada akhirnya ia akan memilih ku"

kyungsoo mengakhiri obrolan panasnya dengan baekhyun sambil tersenyum sinis. Lagi lagi baekhyun harus merasa kekesalan yang sangat besar.

Saat itu ketika kyungsoo hendak pulang dan mengharuskannya melewati koridor yang sepi, terdapat segerombolan siswi yang menatap kyungsoo tidak bersahabat.

"Jadi dia wanita yang selalu mengekori chanyeol?"
"Bukan hanya itu, ia bersikap seolah olah dia adalah pacarnya saja"
"Ckck bahkan dia hanya seorang junior yang keberadaannya tidak diperlukan sama sekali"

Kyungsoo mencoba menghiraukan ejekan ejekan para senior nya tersebut.

Tapi nampak nya itu tidak berguna karena sedetik kemudian mereka berempat menarik dan melempar tubuh kyungsoo sampai membentur tembok cukup keras. Kyungsoo tak punya cukup tenaga untuk melawan ke 4 wanita ini karena sudah dipastika ia akan menjadi korban keroyokan

"Yakk apa yang kalian lakukan?" Baekhyun yang entah dari mana datangnya tiba tiba berlari menghampiri kyungsoo untuk menolongnya.

"Yakk kalian hentikan ini semua," baekhyun yang mengenali salah satu dari ke 4 wanita tersebut pun mencoba melerai dan memperingati mereka semua.

Tapi sama halnya dengan kyungsoo baekhyun dengan mudahnya didorong menjauh oleh mereka.
Sadar tindakannya tidak akan membantu baekhun lantas berlari meminta pertolongan. Ia berlari ke ruang ganti tim basket dan syukurlah diasana ada chanyeol dan juga jongin.

"To tolong kyungsoo... kumohonn"

baekhyun yang nafasnya masih belum stabil karena harus berlari terbirit birit pun membuat chanyeol dan jongin kebingungan.

"Ia dikeroyok, kumohon bantu dia"

tanpa pikir panjang lagi chanyeol langsung berlari menyusul kyungsoo yang diikuti jongin dari arah belakang. Sedangkan baekhyun ia sama sekali tak bisa mengejar ke dua orang pria yang langkahnya lebih besar itu.

Tapi ia masih berusaha untuk secepatnya berada di tempat kejadian.
Chanyeol yang sampai lebih dulu, hatinya sungguh terasa perih ketika melihat kyungsoo yang babak belur dipukuli oleh wanita wanita gila itu.

"apa yang kalian lakukan padanya?."
Ke empat wanita itu tak termasuk kyungsoo terkejut ketika mendapati chanyeol tengah berada di samping mereka dengan wajah yang siap membunuh.

"Cepat pergi sebelum aku membunuh kalian semua!" teriak chanyeol kembali. Dan hal itu sukses membuat wanita wanita itu langsung menghilang. Sedangkan jongin dan baekhyun baru saja tiba dibuat membeku dengan apa yang harus mereka lihat untuk saat ini

"Gwenchana?" Tanya chanyeol saat dirinya berlutut menghadap kyungsoo yang kini tengah tersenyum dengan bibir yang berdarah.
Bukannya menjawab kyungsoo justru memeluk leher chanyeol dengan erat. Ia benar benar senang karena chanyeol sudah datang untuk menolongnya.

"Seperti biasa, kau selalu merasa dirimu kuat." Chanyeol langsung membawa tubuh kyungsoo kedalam gendongannya ala bridal style.

Kyungsoo semakin mempererat pelukannya pada chanyeol karena ia tahu sedari tadi memang baekhyun berada disana sebagai penonton vvip. Ia ingin baekhyun percaya ucapannya bahwa pada akhirnya chanyeol akan selalu membela dan memilih kyungsoo.

"aku akan membawa gadis sok jagoan ini ke ruang kesehatan, jongin-ah tolong bawakan branga barangnya"

Jongin pun menuruti perintah chanyeol dengan membawakan tas milik kyungsoo, sedangkan baekhyun yang sedari tadi berdiri disana seperti sudah dilupakan keberadaannya.

Baekhyun sendiri juga tak menyangka bahwa chanyeol bisa semarah itu pada wanita wanita yang sudah mengganggu kyungsoo. Dan jujur saja ia baru kali ini melihat wajah chanyeol yang menyeramkan seperti itu. Mungkin kali ini baekhyun akan mengakui bahwa chanyeol memang benar benar perduli pada kyungsoo. Dan itu membuat baekhyun kembali diliputi kesedihan

" dia tidak apa-apa, kau bisa pulang" Chanyeol sepertinya sadar telah mengabaikan keberadaan baekhyun, dengan posisi membelakangi baekhyun chnayeol pun hanya menoleh untuk menyuruhnya segera pulang.

'tidak baekhyun, jangan salahkan kyungsoo atas perubahan sikap chanyeol pada mu'

Lirih baekhyun ketika menatap kepergian chanyeol yang kala itu masih menggendong kyungsoo..
.

.

Chanyeol membawa kyungsoo keruang kesehatan, ia lalu mengambil beberapa antibiotik dan obat penghilang rasa nyeri.

" hanya lebam, dan lecet. Setelah ini kau pasti sembuh
"Kau selalu mengobati orang yang sedang terluka"
"suruh siapa bersikap sok jagoan? Kau masih tetap sama seperti saat kita disenior high school dulu, kau ingat?"

"tentu saja, saat itu adalah saat saat terberat dalam hidup ku, tapi kau seseorang yang bahkan tidak pernah ku kenal tiba tiba saja datang dan menolongku. Saat itu aku bahkan masih bisa merasakan hangatnya genggaman tangan tangan mu"

Kyungsoo mengangguk lemah sambil terus menerawang mengingat ingat masa senior high schoolnya dulu bersama chanyeol.

.

.


~~ Chanyeol Beside You ~~


Setelah melihat sesuatu yang membuat mereka sedih, dan katakan lah mereka sedang diposisi yang sama saat ini.
baekhyun dan jongin memutuskan duduk disalah satu kursi dikoridor yang tak jauh dari tempat kejadian perkara.

"Saat di senior high school Dulu kyungsoo sering di bully oleh para senior karena sifatnya yang kurang bersahabat dan hal itu membuat dirinya dibenci oleh semua orang."

Baekhyun menyimak semua ucapan jongin tanpa mau berkomentar

"Hal seperti ini sering terjadi, tapi chanyeol akan selalu ada disana untuk menolong kyungsoo."
Oh jadi ini tentang sebuah tanggung jawab atau hanya sebuah rasa iba? Baekhyun nampaknya ingin sekali bertanya seperti itu.

"bahkan sebagai seorang lelaki pun aku menyukai chanyeol, kadang aku berpikir bahwa hal ini bagus karena dengan adanya chanyeol disisi kyungsoo, kyungsoo akan selalu terlindungi. Dan Karena itulah kyungsoo memanggil chanyeol dengan sebutan pangeran, chanyeol adalah pahlawan bagi dirinya"

"Apa kau menyimpan perasaan pada kyungsoo?"

Deg, baekhyun bertanya diluar topik pembicaraan saat ini tapi memang itulah yang ada dipikirannya, melihat dengan jelas bagaimana baiknya jongin selama ini pada kyungsoo, dan dari cara ia menceritakan semua hal tentang kyungsoo baekhyun bisa melihat disana ada rasa sakit yang tak terungkapkan.

Jongin terlihat bingung dengan jawaban apa yang akan ia berikan pada baekhyun

"bagi ku melihatnya tersenyum dengan bahagia, sudah lebih dari cukup." Lirih jongin yang dibalas dengan tatapan iba dari baekhyun yang kala itu mengetahui dengan jelas bagaimana perasaan jongin yang sesungguhnya. Bukakah kah ia bernasib sama dengan jongin?

Tapi kini ada satu lagi fakta yang baekhyun ketahui

'Jongin sangat mencintai kyungsoo'

TBC


Happy Anniversary EXO ..

#4yearswithexo

#EXOSARANGHAJA

#WEAREONE

YEAYY HAPPY BIRTHDAY EXO !

Waw gak kerasa yah udah 4 tahun ..

semoga di anniversary yang ke-4 ini, EXO semakin kompak, semakin keren dan semoga gak ada lagi kabar salah satu dari mereka Go out lagi !

udah cukup dengan kepergian Kris, Luhan dan Tao , please jangan ada lagi !

dan juga semoga member EXO sehat selalu, jaga kesehatan ya oppa-oppa...

.

Oke saya sengaja mengupload ff ini special for #4yearswithexo ^^

bagaimana dengan chap ini?

masih belum ada moment chanbaek yah,,,

tenang aja kok, nanti juga ada moment chanbaeknya.

.

sekali lagi saya ucapkan terima kasih buat semua yang sudah follow, review, favorite.

sampai jumpa di chapter berikutnya ..

annyeong ^^