Chapter Sebelumnya:

Victorya dan nickhun memandang bahagia ketika melihat chanbaek tengah tersenyum sambil bermain komedi putar, pemandangan seperti ini sungguh membuat mereka terutama nickhun bersyukur karena chanyeol mempunyai noona yang bisa membuat anaknya itu sebahagia ini.
Baekhyun tidak sampai disitu, ia kembali menyeret chanyeol untuk menaiki wahana baling baling raksasa bersama.
kedua pasangan itu pun memisahkan diri, victorya nickhun-baekhyun chanyeol.

Dan setibanya didalam baling baling raksasa baekhyun membenamkan kepalanya dipundak chanyeol

'mungkin kah orang orang yang tak tahu akan menganggap aku dan chanyeol sepasang kekasih?'

"Bukan kah kita terlihat seperti sepasang kekasih?" Tanya baekhyun memulai obrolan
"maksud mu?"
"Pasangan... mak maksud ku saat ini. Kita terlihat seperti pasangan yang sesungguhnya" chanyeol tersenyum heran mendengar jawaban baekhyun yang menurutnya aneh itu. Pasangan? Tentu saja, mereka bahkan sudah pernah berciuman lalu apa namanya jika bukan pasangan?

"Tapi, ketika kita keluar nanti kita hanya akan kembali menjadi sebuah keluarga, ada appa eomma noona dan dongsaeng..."
Lirih baekhyun dengan wajah yang berubah menjadi sendu.

"Aku tidak bisa menjadi diriku sendiri ketika berada di depan mereka"
"Lalu harus bagaimana? Aku tak memikirkan hal apapun kecuali berharap pada seseorang yang kucintai untuk selalu ada di sisi ku"
Baekhyun mengangkat wajahnya demi menatap chanyeol yang sudah membuat hatinya tak percaya

"Mungkin kah orang yang kau cintai itu termasuk diriku?"
"Tentu saja itu dirimu, hanya dirimu"
Baekhyun kembali membenamkan kepalanya pada pundak Chanyeol dan keduanya pun tersenyum
bersama.


Title : CHANYEOL BESIDE YOU

Main Cast : Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Oh Sehun

Xi Luhan

Other Cast : All Member Exo, SM Family, dll

Rated : T (Sewaktu-waktu bisa berubah)

Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan, Orang Tua mereka dan Agency mereka saya cuma meminjam nama mereka disini

Warning : Typo(s) bertebaran, Bahasa tidak sesuai EYD, GS (Genderswitch) for Uke, Not Yaoi (Belum kepikiran buat bikin YAOI), Ingat FF ini Remake dari Drama Taiwan berjudul 'DEVIL BESIDE YOU'


Backsong : Rainie Yang - Ai Mei


CHAP 13

Kota seoul semakin sore, setelah seharian ini mereka ber4 menghabiskan waktu di taman hiburan kini saatnya mereka untuk kembali pulang.

Pemandangan dimobil masih tetap sama, bedanya kini chanyeol dan baekhyun tengah tertidur dengan baekhyun yang bersandar di pundak chanyeol dan chanyeol yang bersandar di kepala baekhyun.

"Mereka berdua pasti kelelahan"
"Tidak disangka sebelumnya, malah chanyeol yang tidak mau diajak pulang"

Nickhun dan Victorya pun tersenyum melihat kedua anak yang sedang terlalap itu.

"Oh ya bagaimana jika makan malam dirumah kami?"Tanya nickhun
"Apa tidak merepotkan?"
"Aisshh tentu saja tidak, walau bagaimanapun nantinya rumah kami kan akan menjadi rumah mu juga"
Victorya menatap nickhun dengan menghujaninya sebuah senyuman

"Victorya.." panggil lembut nickhun
"Aku pernah gagal dalam membina rumah tangga dan aku pun sudah gagal menjadi seorang appa yang baik. Apa lagi jika sudah mulai bekerja... aku pasti akan melupakan segalanya,, aku dengan segala kekurangan ku ini... apakah kau masih bersedia bersama ku?"
Nickhun menampilkan wajah seriusnya kali ini, sungguh berbeda dengan nikhun yang biasa kita lihat dengan segala bentuk kekonyolannya.

"Kita sama sama berusaha, kita berempat akan membentuk keluarga yang sempurna"
Jawab victorya yang berhasil membuat nickhun akhirnya merasa lega, dan sejujurnya saja dibelakang sana chanyeol tidak benar benar tertidur seperti apa yang dilihat.

Sedari tadi ia hanya mencoba berbaring dan mencuri kesempatan agar bisa menempel pada baekhyun dengan berpura pura tertidur seperti yang baekhyun lakukan.

Dan ketika chanyeol mendengar semua percakapan antara appanya dan juga eommanya baekhyun, chanyeol pun lantas berpikir bahwa ternyata hubungan kedua orang tua mereka memang serius... lalu jika hal itu benar benar terjadi bagaimana nasib dirinya dan juga baekhyun?...

Saat itu mereka tiba dirumah keluarga park, nickhun langsung melesat kedapur dan disusul victorya baekhyun dan yang paling malas chanyeol

Mereka pun memasak bersama eiittss ralat mereka semua kecuali chanyeol yang hanya membantu menyiapkan piring dimeja makan.

Ya ketika mereka memulai makan malam dengan khidmat, lagi lagi seorang pria diluar sana memandang tak suka atas kebahagiaan yang tengah terjadi didalam. Pria yang sama yang juga menelpon kediaman keluarga park saat baekhyun yang mengangkat telepon itu tempo hari.

Pria yang sama dengan seringai yang tidak bisa diartikan itu. Who are you?

.


.

Kampus.

Baekhyun berniat mengambil salah satu bukunya didalam loker tapi ketika ia membukanya ada beberapa surat yang terjatuh..

"Mulai lagi, memangnya kau ini pengantar surat cinta eoh? Dasar gadis gadis gila"
"Surat lagi?"

Minseok dan luhan yang berdiri disamping baekhyun pun ikut merasa kesal, pasalnya bukan kali ini saja surat surat itu disimpan secara tak sopan diloker baekhyun.

"Benar benar tidak bisa dibiarkan lagi, wanita wanita yang menulis surat untuk chanyeol tapi tidak berani mengantarkannya sendiri"
"Iya benar, semenjak club mading kampus mengumumkan baekhyun akan menjadi noona chanyeol, baekhyun berubah profesi menjadi pengantar surat, benar benar keterlaluan"

Baekhyun yang tak berkomentar banyak pun hanya memandangi surat surat yang tergeletak disana, dengan kesal ia pun memungutinya..ya walapun hatinya tidak terima diperlakukan seperti ini tapi baekhyun tidak bisa mengabaikan surat surat itu.. apalagi dulu ia pernah punya kenangan tentang surat? Eohh hampir lupa bukan kah insiden surat cintanya lah yang membawa baekhyun kepada chanyeol? Jadi bagaimana bisa baekhyun mengabaikan hal itu?.

baekhyun berjalan dengan kaki yang dihentak hentakan saat melewati lorong anak semester satu, ya walaupun hatinya diliputi kekesalan ia tetap harus mengantar surat surat ini. Tapi saat itu masih sangat pagi bahkan pelajaran pun belum sempat dimulai.

Praayyyyy

Baekhyun sedikit melempar surat surat itu tepat diatas meja chanyeol, eoh bukan kah byun baekhyun menjadi semakin berani sekarang ini? Bahkan saat itu kelas sedang ramai

Semua orang pun menatap kedatangan baekhyun yang terlihat kesal, tapi mereka juga sangat menantikan apa yang selanjutnya terjadi antara chanyeol dan juga baekhyun.

Sadar wajah noona nya ini sedikit tidak bersahabat chanyeol pun dengan santainya memberi kode dengan satu kali ketukan pada meja yang berada didepannya agar semua murid tidak mendengar percakapan antara dirinya dan juga baekhyun.

Dan well dalam waktu kurang dari 5 detik semua orang kecuali baekhyun, chanyeol dan genk nya sudah mengosongkan tempat itu segera.

"Surat surat ini untuk mu"
"Bukan kah sudah pernah ku katakan untuk membuangnya?"
"Aku tidak mau melakukan hal itu"
"Jika tidak dibuang, lalu untuk apa? Jika mereka punya sesuatu untuk dibicarakan katakan saja"

Baekhyun semakin jengah dengan ucapan chanyeol yang memandang sepele surat surat ini, astaga tak pernah kah ia berpikir dulu baekhyun juga adalah salah satu dari mereka? Ia pernah juga kan menulis surat untuk sehun? apa kalian ingat?

"Apa kau tidak berpikir sebelumnya? Mereka bisa saja tidak tidur hanya karena ingin menulis surat ini tapi sekarang kau malah tidak ingin membacanya sama sekali, sungguh keterlaluan!"
"Mungkin kau benar" chanyeol mendekat ketempat baekhyun berdiri dan ia pun mengambil salah satu dari sekian banyak surat itu

"Mungkin ada juga yang secara diam diam menyelipkan surat cintanya di sini, ya contohnya seperti si bodoh yang pernah salah memberikan surat cintanya pada orang lain"

apa sibodoh yang dimaksud chanyeol adalah baekhyun?isshh Mengapa chanyeol harus mengungkit masalah itu kembali, membuat baekhyun semakin diliputi rasa kesal saja.

"Yakk untuk apa mengungkit masa lalu?Menyebalkan!"Pekik baekhyun dengan bibir yang mengerucut

"Ahaa si bodoh yang mengaku tanpa harus dipaksa haha" jongin tertawa lepas disamping chanyeol.
"Jika chanyeol tidak mau sini buat ku saja, siapa tahu aku menemukan salah satu gadis yang cantik disana" jeohon pun menimpal seperti biasa.
dan ketika itu jeohon hendak mengambil salah satu surat itu, dengan sigap baekhyun menampar tangan jeohon untuk menjauh.

Baekhyun pun kesal bukan main, ia menegumpulkan lagi surat surat itu termasuk surat yang tadi berada di genggaman chanyeol. baekhyun kemudian pergi meninggalkan kelas chanyeol masih dengan wajah yang sama saat ia datang.

Chanyeol pun menatap kepergian baekhyun dengan senyuman, astaga mengapa makhluk itu benar benar lucu dimatanya?


.Chanyeol Beside You.


"Astaga tampan sekali"
"Hey apa kau tahu dia semester berapa?kelas apa?"
"Yak dari fakultas mana dia? Mengapa aku baru kali ini melihatnya?"
"Astaga... wajahnya mengalahkan ketampanan song jong ki kau tahu?"
"Hey song jong ki juga lewat"

Kehebohan siswi di salah satu lorong pun menjadi pemandangan tak biasa, pasalnya hal seperti ini hanya akan terjadi jika kedatangan chanyeol dan kawan kawan, tapi kali ini seorang pria dengan tinggi 178cm yang memilik sudut bibir yang khas menghebohkan SM universitas dengan wajah barunya.

Pria itu terlihat menggenggam sepucuk surat berwarna biru ketika baekhyun datang dari salah satu koridor yang menuju kelas chanyeol. Melihat jalannya dihadang oleh pria yang baru dilihatnya ini baekhyun pun menyerengit heran, tapi sedetik kemudian rasa herannya pun hilang diganti dengan perasaan tak percaya

'Astaga bahkan ada juga pria? Ia pasti mau memintaku menyampaikan surat cintanya juga pada chanyeol'
Batin baekhyun ketika berhasil menangkap apa yang pria itu pegang,surat lagi? Eoh jadi baekhyun beranggapan jika lelaki ini juga adalah salah satu fans chanyeol yang akan memintannya untuk menjadi pengantar surat? Tapi apa benar seperti itu?

"Untuk mu" lelaki itu tersenyum dan menyodorkan surat yang ia pegang tepat di depan wajah baekhyun

"Apakah kau juga salah satu..."
"AKU SUKA PADAMU,KENCAN LAH DENGAN KU"

Ingin rasanya baekhyun menjatuhkan rahangnya saat ini juga, bagaimana bisa ? Oh ayolah bahkan baekhyun baru saja melihat pria ini tapi kenapa ia sudah meminta baekhyun menjadi kekasihnya? Ohh sadarkan baekhyun dengan apa yang ia dengar barusan, BERKENCAN? Astaga apa pria ini sudah gila?

"Apa kau sedang bercanda?"
"Aku serius"
"Ahhh menolaknya"

Baekhyun melangkah pergi melewati pria itu tanpa memperdulikan saja baekhyun mengira pria ini hanya sedang bermain main saja dengan dirinya.

Tapi Sadar sikapnya sudah keterlaluan baekhyun pun menghentikan langkahnya dan berbalik menatap punggung pria itu yang masih saja tidak bergerak dari posisi awalnya.

"Aku sungguh minta maaf"

Baekhyun pun berlari secepat kilat setelah mengucapkan pria itu menoleh kearah baekhyun yang sudah semakin menghilang dari balik koridor dengan seulas ?oh baiklah tidak kah kita menyadari satu hal yang akan mengingatkan kita pada seseorang?

Ya pria ini adalah pria yang sama saat menelpon kekediaman keluarga park dan ia juga pria yang sama yang menatap tak suka ketika victorya dan baekhyun ikut makan bersama dengan nickhun dan chanyeol.

Apa yang ia rencanakan? Senyuman yang selalu menyimpan kelicikan didalamnya,well ini adalah permulaannya. This is showtime!

.

.


.
"Untuk tugas akhir semester ini aku sengaja membuat tugas yang berbeda, aku bekerja sama dengan salah satu perusahaan ternama dikorea dengan tema pohon natal,mengingat ini sudah akhir bulan november jadi aku akan memberikan kalian waktu cukup lama"

Semua murid pun nampak serius dengan apa yang sedang guru kim jabarkan di akhir pelajarannya ini.

"Jika diantara rancangan kalian ada yang di terima oleh perusahaan itu maka pohon natal yang kalian buat akan langsung diproduksi untuk tema pohon natal tahun ini dikota seoul."

Semua anak anak jurusan seni pun semangat untuk memulai tugas ini, semua?tentu tidak, chanyeol memang tak bersemangat sama sekali disetiap pelajaran guru kim, bahkan bukan hanya pelajaranya tapi guru kim nya pun membuat chanyeol malas.
-


Kelas baekhyun...

Pelajaran pertama dimulai,guru goo sedang mencatat materi pelajarannya di papan tulis saat ini.

"Harap mencatat dengan tenang!"

Ucap guru goo didepan sana. Tapi luhan dan minseok yang masih penasaran akan cerita baekhyun yang tadi pagi sempat tertunda pun tak mau bersabar menunggu sampai pelajaran guru goo selesai.

"Ada yang mengutarakan cinta pada mu?"Bisik luhan yang duduk disamping baekhyun.
"Dia orang yang seperti apa?" Minseok dari belakang sana juga tak mau ketinggalan
"Pria itu lumayan keren"
"Apa kau akan menerimannya?
"TIDAK MUNGKIN!"

Teriak baekhyun sambil menyilangkan kedua lengannya didada, membuat seisi kelas jadi ganduh

"Byun baekhyun!Apa kau ingin kukeluarkan dari kelas ku?" Omel guru goo pada baekhyun
"Maaf kan aku goo seosangnim..maaf"

Salah kan luhan yang bertanya seperti itu membuat baekhyun lepas kendali saja, sekarang baekhyun akan mengunci mulutnya. Ancaman guru goo memang tak main main selama ini. Mungkin baekhyun akan menceritakan semuannya pada luhan dan minseok saat kelas selesai

Took
Took
Took

Seorang pria mengetuk pintu kelas, membuat semua murid menghentikan konsentrasi mencatatnya. Baekhyun membulatkan mata ketika mengetahui siapa orang yang tengah berdiri dan menatap tajam dirinya itu.

Hap hap.

Pria itu tanpa sopan santun menaiki meja dan berdiri tanpa rasa takut padahal disana ia dengan jelas melihat kehadiran guru goo.

"Yak murid tak sopan santun kau..." teriak guru goo
"Aku hanya perlu 1 menit, setelah itu aku akan pergi" ucapnya sambil menunjuk baekhyun.

Guru goo pun tak punya pilihan lain selain membiarkannya, semua murid menatap takjub karena baru kali ini ada murid yang berani bertindak tidak sopan selain chanyeol.

Tap
Tap
Tap

bahkan pria ini tidak berjalan dilantai melainkan berjalan dari meja ke meja. Ia lantas menghetikan langkahnya ketika ia berada dimeja baekhyun. Dan sedetik kemudian pria itu berlutut untuk menyamakan wajahnya dengan wajah baekhyun

"Mengapa kau meminta maaf... aku sangat menyukaimu jadi bisakah kau berkencan dengan ku?"
"Sekarang saatnya belajar, kau cepatlah pergi"

Jawab baekhyun pelan karena merasa tidak enak dengan guru goo dan teman sekelasnnya.

"Tapi kau masih belum menjawabku, aku sangat ingin menjadi kekasih mu..apa tidak boleh?"
Ohh astaga bunuh saja baekhyun saat ini juga, mengapa pria didepannya ini sangat tidak mengerti situasi?

"Neo jinjja,, Aku bahkan tidak mengenalmu"
"Baikalah aku akan memperkenalkan diri, aku shin wonhoo jurusan psikologi, aku berada dikelas 1. golongan darah ku B. Tinggi 178cm berat 60kg.. apa lagi yang ingin kau ketahui noona?"

wohoo semakin mendekat kan wajahnya kewajah baekhyun
"Asal kau tahu, aku tidak pernah ditolak oleh wanita wanita yang kuajak kencan. Maka kau juga tidak akan menolak ku lagi bukan?"
"Ma maaf aku tidak bisa, sudah ada orang yang kusukai"
"benarkah?Aku tidak percaya kecuali kau katakan padaku siapa orang itu"

Mana mungkin baekhyun bisa melakukan hal itu?mengatakan kalau chanyeol lah yang ia sukai dan membuat semua penghuni kampus mengetahui hal gila atas perasaan baekhyun yang menyukai calon adiknya sendiri? Heoll itu akan menjadi berita sangat besar!

"Yak mengapa baekhyun harus memberitahukannya pada mu?Memang apa urusan mu?"
Luhan bangkit dari duduknya dan berbicara dengan lantang didepan pria yang baru diketaui identitasnya ini, siapa tadi shin wonhoo?

"Asal kau tahu jika kau mengusik orang yang disukai baekhyun kepala mu akan ditukar dengan kepala dinosaurus!"
Luhan tetap lah luhan yang selama ini kita kenal, dia tidak akan berhenti bicara tentang apa yang ada dipikirannya seperti saat ini. apa kau sedang menakut nakuti wonhoo saat ini lu? Astaga kau pikir dia anak TK? ckckc

Tapi tetap saja, luhan merasa kikuk ketika wonhoo menatap tajam matanya..dan hal itu membuat luhan sedikit mengontrol sikap.

melihat luhan yang langsung bisa ia jinakan hanya lewat tatapan, membuat wonhoo beralih menatap baekhyun kembali

" jangan jangan orang yang kau sukai adalah... park chanyeol? Aku sangat sering meilihat kalian jalan bersama"

DEG

Baekhyun membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan..mengapa wonhoo , bisa menebak dengan sangat benar, apa ini hanya sebuah kebetulan atau memang ia sudah benar benar mengetahui perihal hubungan baekhyun dan chanyeol? mungkin kah selama ini wonhoo memata matainya?

" te tentu saja bukan park chanyeol..kau tidak akan mengenal siapa orang yang ku sukai" jawab baekhyun mati matian menahan rasa gugupnya
"Jinjja?"
Baekhyun menunduk tak mau membalas ucapan dan tatapan menuntun dari wonhoo

"Baiklah kalau begitu beritahu orang yang kau sukai itu bahwa aku, pasti akan merebut mu dari dirinya"

wonhoo mengakhiri ucapannya dengan seulas senyuman licik seperti biasa..ia lantas pergi begitu saja tanpa memperdulikan baekhyun yang tengah dilanda ketakutan atas ancaman yang lontarkan nya barusan.

Baekhyun luhan dan minseok tengah berjalan menuruni tangga demi tangga setelah kelas guru goo selesai.

"padahal ada kesempatan bagi mu untuk berkencan, tapi kau malah menolak pria itu. jika dilihat lihat pria itu cukup manis lohh" ucap minseok yang berdiri satu langah didepan baekhyun

"Pria itu terlalu sombong minseok!" Timpal luhan tak setuju yang kini berjalan berdampingan dengan minseok
"Bukan hanya sombong, pria itu juga pasti sudah banyak melakukan ia ingin merebut baekhyun dari chanyeol?arrgghhh tuhan memang tak adil aku lah satu satunya yang masih tak punya kekasih!"
"Aku memahami perasaan mu minseok-ahh"
Hibur luhan yang nampkanya ikut bersedih dengan nasib kejombolan minseok.

"Baek beritahu aku bagaimana caranya... baek?Baekhyun?"
Minseok dan luhan yang sedari tadi asyik bercengkrama pun tak menyadari hilangnya baekhyun yang beberapa detik lalu masih bersama mereka.

"Kemana perginya baekhyun?Mengapa ia menghilang begitu saja?"Tanya luhan yang hanya dibalas minseok dengan gelengan lemah.


"Eonni adalah noonanya chanyeol kan?"
"Ia chanyeol prince of seduction?"
" eonni eonni ku mohon bantu kami berikan surat kami pada chanyeol ya..."

Baekhyun diseret paksa oleh ke dua orang yang tak dikenalnya. Itu lah alasan mengapa baekhyun tiba tiba menghilang saat bersama luhan dan minseok. Tapi ketika mendengar kehebohan 2 orang gadis ini baekhyun lantas mengetahui bahwa mereka adalah salah satu fans dari chanyeol yang mungkin juga menjadi pemilik dari salah satu surat yang baekhyun bawa tadi pagi

"Eohh kalian lagi? Ini ..kurasa lebih baik jika surat surat ini kalian serahkan sendiri pada chanyeol" baekhyun mengeluarkan semua surat itu dari dalam tasnya

"Justru kami tidak punya keberanian itu makanya kami meminta bantuan mu eonni"
"Tapi sepertinya ini kurang baik.."
"Kenapa tidak baik?Kalian kan kakak adik?"
"Emmhhh justru karena itu, sepertinya chanyeol tidak akan menyukainyan jika aku yang melakukan hal seperti ini"
"Tapi kau kan noonanya, kau tentu bisa menyampaikan ini semua kan? Chanyeol yang kutahu tidak punya kekasih,"

Baekhyun bingung harus menjelaskan dengan cara apa lagi pada kedua anak ini, ia sungguh tak bisa melakukan apa yang mereka pinta mengingat bagaimana respon chanyeol yang hanya menanggapi masa bodo perihal surat surat itu.
Tapi ia juga tak tega melihat wajah sendu kedua bocah ini jika harus menolak permintaannya.

"Kalian tidak berhak berkata seperti itu padanya"

suara itu terdengar menggema di sebrang sana, ya suara itu suara yang sangat baekhyun kenal, yang tak lain dan tak bukan adalah park chanyeol

" kalian pikir dia tukang pos pribadi kalian?"
Chanyeol mendekat kearah mereka bertiga, baekhyun diam diam menyunggingkan senyumnya.

Sreett

Chanyeol mengambil paksa surat surat yang ada di lengan kedua gadis itu

"Lain kali jangan merepotkan noona ku lagi"

Prayyy

Surat surat itu chanyeol lempar keudara membuat kedua gadis yang tengah berdiri disana terkejut dan merasa sedih atas apa yang dilakukan chanyeol sang idola.
chanyeol pun lantas menarik lengan baekhyun dan membawanya pergi dengan paksa.

"Kenapa kau melakukan hal itu?"

Teriak baekhyun ketika ia berhasil melepaskan diri dari chanyeol yang baru saja berjalan tak jauh dari kedua gadis disana

"Mereka punya harapan yang banyak untuk disampaikan pada mu"
"Terserah, justru karena itulah aku tak mau menerimannya"
"Kau tak boleh mengabaikan kebaikan mereka, mereka akan kecewa. Dan apa yang kau lakukan barusan bisa saja melukai hati mereka"

Chanyeol mengalihkan pandangannya dari tatapan baekhyun, ia benar benar tak habis pikir kenapa noonanya nya ini memilik hati yang begitu baik bahkan pada orang yeng telah membuatnya kesusahan. Dan hal itulah yang tidak bisa chanyeol terima sebenarnya.

Chanyeol mengepalkan lengan kanannya sebagai pelampiasan kekesalan karena tanpa baekhyun sadari sikap baiknya ini hanya dimanfaatkan oleh orang orang yang tak berguna seperti kedua gadis yang tak jauh dari tempatnya berdiri.

Tapi lagi lagi chanyeol harus mengakui kekalahan hatinya yang telah dibuat luluh oleh kebaikan tulus baekhyun sendiri.

"Baiklah..aku akan membaca surat nya, aku akan membaca semua suratnya agar mereka tak kecewa dan sakit hati"

Chanyeol menarik tengkuk baekhyun agar wajahnya mungil milik baekhyun mendekat.

"Kau memang sangat murah hati noona"

Chanyeol menarik sudut bibirnya, ketika melihat wajah baekhyun yang akhir akhir ini selalu membuatnya merasa nyaman.

"Lagi pula sejak lahir aku sudah ditakdirkan menjadi seorang iblis, agar malaikat seperti mu bisa membuat iblis seperti ku bertekuk lutut"

Chanyeol lantas pergi setelah mengucapkan kalimat terakhir dengan tersenyum mendengarnya bukan kah secara tidak langsung chanyeol mengatakan bahwa dirinya memang telah merasa kalah dari baekhyun? yihaaa…

"Maaf sekali lagi kami minta maaf"
Baekhyun setengah berlari ketika dirinya hendak mengejar chanyeol, ya setelah terlebih dahulu memunguti surat surat dan berpamitan pada kedua gadis itu.
-


~~ChanBaek~~


Chanyeol membaca lembar demi lembar surat surat itu sesuai dengan apa yang ia janjikan pada baekhyun tadi,dan dengan setia baekhyun menunggu chanyeol di belakang sana dengan penasaran.

tapi ini sudah lewat 30 menit waktu yang dilewatkan baekhyun untuk menunggu chanyeol membaca surat nya, dan eoh bukan hanya itu yang membuat baekhyun penasaran. sebenarnya apa yang chanyeol baca dengan wajah sesekali tersenyum itu? Aiisshh awalnya saja sok sok menolak membaca surat dari fans sendiri, sekarang? Malah kebalikannya,baekhyun kesal sendiri.

"Kalian para wanita merasa surat seperti ini berguna?"
"Apa tidak ada satu pun yang membuat hati mu tersentuh?"
"Setiap surat itu pasti menyentuh hati"
"Hihh sebelumnya kau masih berlaga sombong dengan tidak mau menerima surat surat itu, tapi sekarang? Malah berbanding balik"
"Lalu kau? Bukan kah sebelumnya kau juga yang terus memaksaku untuk membaca surat surat ini? Lalu mengapa sekarang malah terlihat kesal?"

Baekhyun membenarkan ucapan chanyeol saat ini, mengapa jadi dirinya yang terlihat kesal?Bukan kah ini paksaan dari baekhyun sendiri?kebiasaan wanita!

"Ah katakan, bagaimana perasaan mu setelah membaca surat surat itu?"
"CEMBURU!"
"cemburu? Maksud mu?"

Chanyeol berjalan mendekat ketempat dimana baekhyun berdiri, ia mencondongkan tubuhya kearah baekhyun dan otomatis baekhyun pun memundurkan badannya.

"Sambil membacanya, aku berpikir bahwa ternyata waktu itu kau menulis surat untuk sehun dengan perasaan seperti gadis gadis ini? Semakin lama dipikirkan aku merasa semakin marahh"
"I itu kejadian 2 tahun tahun lalu, untuk apa mengungkitnya? Menyebalkan sekali"
Ucap baekhyun sambil menunduk. Tapi chanyeol tak menjawab, aisshhh mengapa jadi baekhyun yang kena sasaran begini? Astaga apakah chanyeol sedang merajuk seperti seorang bocah?

"..."
"Baiklah karena saat itu hati ku sedang salah arah , mataku juga salah lihat"

"Jangan jangan kau mau aku meminta maaf untuk hal konyol seperti ini?"

"Aisshh baiklah... ma..."
"Dasar idiot, kalau kau menundukan kepala seperti itu mana bisa melihat arah?"

Baekhyun tersenyum lalu mengangkat wajahnya... dan kini giliran baekhyun yang merajuk

"Sekarang sudah bisa melihat dengan jelas bukan siapa orang yang sangat kau sukai?"

" sudah lah,, apa masih belum cukup?"

"Matamu begitu besar, bagaimana aku bisa mencium mu kalau begitu?"

Astaga sadarkan baekhyun saat ini juga, chanyeol ingin menciumnya? Heoll ayo baek tutup mata mu...

Baekhyun dengan polosnya menutup mata, chanyeol yang melihat itu pun terkekeh geli ia lantas pergi begitu saja meninggalkan baekhyun yang masih memejam kan mata. Ia tidak ingin mencium baekhyun saat ini, hal itu akan membuatnya hilang kendali saking tak tahannya melihat wajah lucu dan bibir tipis milik baekhyun, maka dari itu ia lebih memilih pergi.

"Belakangan ini aku sangat sibuk, aku tengah mengerjakan tugas akhir semesterku"

Baekhyun berbalik dan memandang kesal ke arah punggung chanyeol, lihat lah si iblis itu bahkan berbicara sambil membelakangi baekhyun sungguh baekhyun ingin mengutuknya saja.

"Kalau begitu aku BEBAS"
"sama sekali tidak, seorang iblis tidak akan membiarkan manusia bebas. Aku ingin mengetahui semua urusan mu"

Baekhyun lagi lagi tersenyum mendengar ucapan chanyeol, astaga chanyeol hari ini sungguh menjadi chanyeol yang memiliki julukan prince of seduction!

Sambil terus menatap kepergian chanyeol,baekhyun tiba tiba saja mengingat ucapan pria bernama wonhoo pagi tadi

(Tolong beritahu orang yang kau sukai itu bahwa aku akan merebutmu dari dirinya)

Dan hal itu membuat baekhyun khawatir, bagaimana jika chanyeol tahu tentang pria bernama wonhoo? Akan semarah apa chanyeol nantinya?

.


Malam tiba, baekhyun tengah berjalan menuju rumahnya saat ini sambil terus memikirkan ucapan wonhoo yang seakan seperti sedang bernyanyi didalam otak nya

'Apa yang harus aku lakukan untuk masalah wonhoo?'
Baekhyun membuang nafas panjangnya ketika handphone nya bergetar di dalam tasnya.

No number calling

"Halo?"
"apa kebahagiaan mu baru saja hilang? Mengapa berat sekali hanya dengan bernafas?"
"Kenapa kau tahu aku sedang mengehela nafas?"

Prangggg

Sebuah botol minuman yang tak berisi dibuang dengan sengaja tepat di depan baekhyun berdiri, dan detik selanjutnya wonhoo sudah berada disana juga dengan wajah yang sangat dekat dengan baekhyun

"Biar ku antar pulang"

Baekhyun menurunkan lengannya yang sedari tadi dipakai untuk menggengam telepon yang ia tempelkan ditelinganya, tapi dengan sigap wonhoo menahan lengan kecil milik baekhyun dan menggenggamnya

"Kenapa tangan mu dingin? berapa lama kau menunggu diluar?"

Tanya baekhyun khawatir ketika kulit nya bersentuhan dengan kulit wonhoo. Astaga byun haruskah kau mengkhawatirkan orang lain saat ini ketika dengan sendirinya dirimu ada dalam bahaya seorang shin wonhoo?

"Semua kulakukan demi mendapatkan perhatian mu, aku tak peduli harus menunggu seberapa lama dan sedingin apapun... ayoo naik, mobil ku ada di.."

ohh bukan kah sikap wonhoo mengingatkan kita pada sosok kyungsoo saat ini?

"Lepas! Siapa yang menyuruh mu untuk menunggu ku selama itu? Kita sama sekali tak memiliki hubungan apapun jadi berhentilah mengganggu ku."

Baekhyun pun lantas berlari sekencang kencangnya demi menghindar dari seorang shin wonhoo.

Drrtt
Drrtt
Drrtt

no number calling

Baekhyun yakin ini adalah panggilan yang sama dari wonhoo

"Selalu ditolak rasanya sakit, sekarang cepat putuskan perasaan mu terhadap ku"
" aku katakan sekali lagi, kita tidak akan pernah memilik hubungan seperti apa yang kau inginkan"
"cara apa lagi yang harus aku lakukan untuk membuat kau mau melihat perasaan ku?"
"Jangan lakukan apapun, karena aku tidak akan pernah perduli pada mu!"
"benar kah? Jadi begitu..hemm baiklah kau memutuskan menolak ajakan ku untuk mengantar mu pulang, Itu bagus. Karena saat menunggu mu tadi aku minum bir dan aku pun tidak punya sim jadi lebih baik jika aku..."

wonhoo menggatungkan kalimatnya membuat baekhyun kebingungan setengah mati dengan maksud dari ucapan wonhoo, tapi tiba tiba

BRUUMMM

BRUUMMMM

Sebuah mobil dibelakang sana melaju dengan kecepatan tinggi... baekhyun membulatkan mata dengan mulut yang terbuka

"SHIN WONHOO HENTIKAN MOBILNYA..."

BRUUMMMM
CKIITTTTT
BRRAAAAKK

TBC


yeorobun annyeong ^^

nih yang penasaran sama siapa si penelepon itu sudah kejawab semua kan di chap ini?

hahhaha buat yang nebak Kai kemarin maaf chingu kamu salah,, Kai kan udah dimasukin jadi temen se genknya chanyeol.

Kalau Kris yang dijadiin tokoh itu kayanya gak mungkin deh hahahaha

tadinya aku mau masukin jongdae tapi kayanya juga kurang cocok jadi aku masukin aja Wonhoo Monsta-X kayanya cocok deh buat peranin tokoh itu, apalagi wajahnya juga agak mirip dikit sama chanyeol hehehe

so, gak apa-apa kan? hhehehe

.

oke sampai jumpa di chapter depan ya,,

penasaran kan sama gimana nasib hubungan chanbaek selanjutnya?

so, Review Jusseyo?

Bye

oh ya kalau ada yang mau temenan sama author boleh nih di follow ig author (promote dikit bisa kali ya)

follow yahh Park_channi sama yosicahyani_96

itu juga kalau ada yang mau ya hehhee

.

annyeong ^^