Preview :
Baekhyun berjalan dengan lemas setelah hampir menghabiskan waktunya sampai sore hari, ia tak menemukan setitik terang pun tentang keberadaan wonhoo.
Dan yang paling membuat Baekhyun tak mengerti mengapa tak satu pun anak kelas satu dijurusan psikologi yang mengenal wonhoo.
Bahkan mereka merasa asing dengan nama shin wonhoo dan ciri ciri yang baekhyun berikan.
'Ini aneh, mengapa semua orang tak mengenali wonhoo?'
Baekhyun teru saja bertarung dengan pemikirannya sampai sebuah getar dari dalam tasnya membuat ia mengalihkan perhatiannya untuk beberapa saat
"Hallo?"
"ketika kau sedang memikirkan ku aku pasti selalu bisa melihat mu"
Baekhyun mendongkat menatap seseorang diatas balkon yang menghubungkan dua fakultas terfavorit di kampusnya, akhirnya orang yang ia cari muncul dengan sendirinya tanpa ia minta
'Siapa dia sebenarnya'
ucap baekhyun dalam hati yang langsung memutuskan sambungan panggilan tersebut untuk melesat menyusul wonhoo diatas sana.
Title : CHANYEOL BESIDE YOU
Main Cast : Byun Baekhyun
Park Chanyeol
Oh Sehun
Xi Luhan
Other Cast : All Member Exo, SM Family, dll
Rated : T (Sewaktu-waktu bisa berubah)
Disclaimer : Semua Cast milik Tuhan, Orang Tua mereka dan Agency mereka saya cuma meminjam nama mereka disini
Warning : Typo(s) bertebaran, Bahasa tidak sesuai EYD, GS (Genderswitch) for Uke, Not Yaoi (Belum kepikiran buat bikin YAOI), Ingat FF ini Remake dari Drama Taiwan berjudul 'DEVIL BESIDE YOU'
Backsong : Rainie Yang - Ai Mei
CHAP 16
"Dulu aku adalah sekretaris komisaris, aku melihatnya tumbuh dari kecil. Bukan begitu tuan muda?"
Chanyeol tak menjawab, ia lebih memilih diam dibanding harus meladeni orang yang memang selalu tak menyukainya sejak dulu.
Tapi seseorang datang lagi dari arah pintu ya dia adalah nickhun, dia datang dengan tergesa gesa membuat yunhoo serta guru kim langsung membungkuk memberi hormat
" ko komisaris aku mau melapor bahwa..."
"Sudah ada yang melapor pada ku, makanya aku segera datang"
yunhoo pun memilih bangkit dari kursinya dan mempersilakan nickhun untuk duduk
"Komisaris apa kau sudah memikirkan cara untuk menghukum nya?" Tanya pelan guru kim
"Penjahatnya kan belum tertangkap"
Plakk tamparan keras bagi guru kim ketika mendengar ucapan nickhun yang sepertinya berada dipihak chanyeol, chanyeol pun tertawa bahagia didalam sana
"Ini benar benar konyol kan? Haha jangan dimasukan kedalam hati ya chanyeoll"
"Aku tak seperti itu"
"Kalian dengar? Cepat selidik kasus ini"
"Tapi komisaris..."
Dengan alasan dirinya sibuk Yunhoo pun pergi meninggalkan ruangan itu, ia sungguh tak bisa berbuat apa apa jika sang komisaris sendiri sudah mengeluarkan titahnya
"Chanyeol, kau juga kembalilah kekelas"
Chanyeol juga menuruti perintah appanya.
Kini tinggal nickhun dan guru kim yang terisa diruangan itu
"Komisaris jangan bilang jika anda akan menganggap masalah ini tidak pernah terjadi, anda terlalu memanjakan chanyeol"
"Guru Kim, aku rasa kau sangat menginginkan chanyeol dinyatakan bersalah disini"
"Bu bukan seperti itu komisaris, mana mungkin aku bisa berpikir seperti itu?"
Guru kim duduk dan mendekat kearah nickhun
"Maksud ku anda tidak boleh begini hanya karena chanyeol akan menjadi pewaris keluarga park. Anda tidak boleh melupakan anak yang lain"
DEGG
Chanyeol yang pada saat itu masih berada tak jauh dari ruang kepala sekolah pun bisa mendengar apa
yang baru saja dikatakan guru kim. Ia mengepalkan kedua lengannya dan kembali menjauh dari ruangan itu.
.
.
"Akhirnya kau datang byun baekhyun, bagaimana bukan kah ini menyenangkan?"
Baekhyun baru saja tiba dengan nafas yang berat saat melihat wonhoo berdiri menghadap pagar pembatas balkon.
"ini semua perbuatan mu kan?"
"Maksud ku permainan polisi menangkap pencuri? Bagaimana menurut mu?"
"kau bukan mahasiswa sm university kan? siapa kau sebenarnya?"
"Nega? Aku adalah orang yang mereka cari, tapi kelihatannya orang orang bodoh itu masuk perangkap ku dan mencari orang yang salah haha"
"Ternyata benar, kau lah orang dibalik semua ini"
"Tepat, mengasyikan bukan? Anak seorang komisaris ternyata seorang perusak barang murahan haha benar benar menyenangkan"
"Kenapa kau melakukan semua ini?"
Wonhoo berteriak dan terus saja tertawa lepas, seolah olah ia telah merasa puas atas kejahatan yang dilakukannya pada chanyeol, dan hal itu membuat baekhyun semakin kesal.
sebenarnya apa tujuan shin won hoo ?
"Hmm selanjutnya cara apa lagi ya yang akan aku pakai untuk membuat chanyeol kembali dalam masalah. baekhyun, bisa kau berikan aku saran?"
"Jika kau berani melakukan sesuatu pada chanyeol, aku tidak akan pernah memaafkan mu"
"Rupannya kau sangat mencintai chanyeol, aigoo ini sungguh mengharukan"
Wonhoo menaiki pagar besi yang ada dihadapannya, duduk menghadap baekhyun yang berwajah murka berbeda sekali dengan dirinya yang sedang tersenyum dengan lebar.
"Untuk apa mencintai orang yang memiliki setumpuk kekurangan?"
"Kau bahkan tak mengenalnya, lalu mengapa kau masih ingin melukai chanyeol?"
"Melukai? siapa yang melukai siapa disini? Sebenarnya kau lah yang tidak mengenal park chanyeol kau itu tidak tahu apa apa tentang dia!"
Wonhoo berdiri diatas pagar pembatas ia merentangkan kedua lengannya keudara, melihat hal itu baekhyun membulatkan mata dan langsung menghampiri wonhoo dengan mencoba meraih kedua lengannya
"Apa yang kau lakukan? Turun, ini terlalu berbahya"
Sreettt
Duaghh
Wonhoo dengan lincahnya turun dari besi pembatas dan langsung meraih leher jenjang milik baekhyun, ya wonhoo mencoba mencekik baekhyun hingga punggung baekhyun membentur besi pembatas dengan cukup keras
"Kau sanggat mudah ditipu, byun baekhyun. Nama asliku adalah shin hoseok , apa kau pernah mendengarnya?"
Baekhyun menggeleng dengan asupan oksigen yang menipis, kedua lengannya pun berusaha menepis lengan wonhoo yang terus melingkar di lehernya. astaga seseorang tolong baekhyun saat ini juga!
"Itu semua karena si brengsek park chanyeol! hingga aku tak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari siapapun!"
" a apa ya yang ka kau bi bicarakan? Le lepaskan aku!" Suara baekhyun terputus putus karena cekikan dari wonhoo semakin menguat.
"Aku sudah bilang, aku sangat kesepian. Tapi kenapa semua orang terus saja memperhatikannya?"
Ketika cekikan dilehernya mengendur baekhyun memanfaatkan hal itu dengan melarikan diri, tapi karena wonhoo berhasil mengejar, baekhyun pun lantas mencoba memukuli tubuh wonhoo dengan tas yang ia gunakan. Tapi sayang hal itu sama sekali tak berguna karena dengan sekali tarikan, wonhoo berasil meraih tas itu dan melemparnya asal sampai terjatuh ke bawah
Murid murid yang berada di bawah pun terheran heran dengan pemilik tas yang entah kemana, mereka dengan serempak menatap keatas balkon dan yaps pemandangan yang sungguh mengerikan, mereka melihat baekhyun dan seseorang yang tak mereka kenal sedang mencoba mendorong dan memojokan baekhyun kepagar pembatas itu.
Untung Luhan dan minseok datang, mereka pun langsung meraih tas baekhyun dan menyusulnya keatas demi menyelamatkan baekhyun.
Baekhyun tergeletak dilantai balkon akibat dorongan yang dilakukan wonhoo. Baekhyun menatap tajam wonhoo yang kini juga membalas tatapannya itu dengan mata penuh amarah
"Aku adalah bayangan hitam park chanyeol yang sama sekali tak ingin dilihatnya"
Wonhoo setapak demi setapak mulai mendekat meninggalkan jarak antara dirinya dan baekhyun
" orang yang tak pantas dicintai seharusnya adalah park chanyeol, dia... aku sangat membencinya"
"APA YANG KAU LAKUKAN PADA BAEKHYUN?"
Teriak luhan lantang dibelakang sana, ia baru saja tiba dengan minseok dan sungguh mereka sangat khawatir dengan baekhyun yang nampaknya ketakutan itu.
Baekhyun berusaha berdiri dan menghampiri kedua sahabatnya tapi dengan cekatan wonhoo menahannya dan tanpa sengaja mendorong baekhyun terlalu keras hingga baekhyun terhempas melewati pagar pembatas di atas balkon
"Baek/baekhyun!" Panggil Luhan, minseok bersamaan ketika harus melihat hal yang begitu mengerikan terjadi pada sahabatnya.
Tapi,,
HAP
wonhoo menahan lengan baekhyun diatas sana, kini nasib baekhyun benar benar tergantung pada uluran tangan shin wonhoo.
jeritan dari bawah sana pun tak bisa lagi dihindarkan, murid murid yang melihat baekhyun tengah tergantung di atas ketinggian seperti itu membuat mereka tegang.
"Katakan kau akan meninggalkan park chanyeol untuk ku, maka aku akan menarik mu keatas"
" lepaskan saja tangan mu! Jika kau ingin menstabilkan kehidupan mu dengan benci, maka lepaskan aku"
"Kau kira aku tak bisa melakukan hal itu?"
"Kau sangat menyedihkan, kau masih tidak paham motif merampas kerena tidak mendapatkan cinta"
Wonhoo semakin kesal, ia menatap baekhyun tak suka. Tapi sisa tenaganya perlahan mulai berkurang juga.
"Kumohon jangan lepaskan baekhyun hiks"
"Jangan lakukan hal sekeji ini, byun baekhyun dia, dia hiks sahabat yang paling kami sayangi"
Luhan dan minseok tengah menangis dibelakang sana, mereka sama ketakutannya dengan baekhyun.
"Wae? Kenapa begitu banyak dukungan disisi kalian?"
"Kau juga bisa mendapatkan itu,wonhoo."
Wonhoo membulatkan mata karena untuk pertama kalinya baekhyun menyebut nama nya dengan begitu lembut, benar benar sangat mirip dengan seorang nonna yang sebenarnya. Dan hal itu membuat hatinya tersentuh(?)
"Bantu aku!" Teriak wonhoo pada luhan dan minseok. Dan akhirnya mereka bertiga pun menarik baekhyun hingga keatas dengan selamat
"Kau baik baik saja?"
"Apa ada yang terluka?"
Tanya khawatir luhan dan minseok, melihat hal itu wonhoo lantas pergi dengan kaki yang tertatih.
Luhan dan minseok memutuskan mengantarkan baekhyun pulang kerumah dengan selamat, kini mereka tengah berjalan dengan wajah yang masih syok. Baekhyun yang sejak kejadian tadi tak mengeluarkan sepatah kata pun membuat luhan beserta minseok khawatir.
"Kurasa lebih baik memberi tahu hal ini pada chanyeol" ucap luhan
"Tentu saja, baekhyun kau harus melakukan hal itu"
"Meski kami tidak tahu mengapa wonhoo bisa begitu membenci chanyeol, tapi ini adalah masalah mereka berdua kami tidak ingin melihat kau terluka lagi karena ini"
Baekhyun masih diam membisu, dipikirannya hanyalah ada ucapan wonhoo yang mengatakan bahwa ia sangat membenci chanyeol karena ia tak mau melihat bayangan hitamnya sendiri? Apa maksudnya itu?
"Benci... apa kalian pernah dibenci oleh orang lain?" Tanya baekhyun asal, luhan dan minseok saling bertukar pandang tak mengerti
"dibenci seseorang pasti akan membuat kita merasakan kesedihan yang mendalam"
"Tapi wonhoo hampir melukai mu"
"Jadi aku tak ingin chanyeol mengetahui hal ini, dia pasti akan menyalahkan dirinya sendiri karena ini sama seperti masalah jongin beberapa waktu lalu"
Luhan dan minseok menatap haru pada baekhyun yang saat ini masih bisa menghawatirkan chanyeol padahal dirinya sendiri hampir celaka tadi
"Aku mohon pada kalian, jangan beritahu chanyeol bahwa wonhoo membencinya"
"Tapi baek.."
"Aku tak mau melihat wajah chanyeol seperti dulu lagi!"
Dengan anggukan lemah, Luhan dan minseok pun akhirnya tak bisa lagi membantah permintaan atau lebih tepat dibilang sebagai perintah baekhyun yang sudah talak itu
-
Chanyeol membulatkan matanya dengan sempurna,begitu pun dengan yang dilakukan kyungsoo
" won.. wonhoo kau bilang?"
Sehun bingung dengan wajah keduannya yang seperti habis mendengar bahwa matahari terbit dari arah timur, Dan karena merasa ada hal yang akan tidak beres sehun pun tak ingin membuka mulut lagi kecuali mengangguk lemah .
"Wonhoo, bukan kah ia adik mu?"
"Adik? Chanyeol.. kau masih punya adik?"
"Kau banyak bicara kyungsoo!"
"Ma maaf"
Tegur chanyeol pada kyungsoo yang saat itu membuat sehun mengetahui hal yang tak seharusnya diketahui oleh siapapun.
"Aku jadi bingung, jadi orang yang menyamar menjadi murid sm university dan sengaja mendekati baekhyun rupannya adik mu sendiri?"
"Kau bilang apa? Wonhoo juga pernah kemari?"
Kini giliran kyungsoo yang dibuat bingung, astaga kejuta apa lagi yang akan didengar nya kali ini?
"Aku akan menjemput baekhyun"
Ucap chanyeol yang langsung melesat keluar meninggalkan kyungsoo dan juga sehun yang secara bersamaan menatap chanyeol.
.
Baekhyun menunggu wonhoo di depan sebuah gerbang xoxo high school. Beruntung ia tak perlu terlalu lama menunggu bak seorang noona yang akan menjemput dongsaengnya untuk pulang. Wonhoo keluar diantara gerombolan siswa yang lalu lalang diseolah itu.
" rupannya kau murid senior high school"
"Lalu kenapa? siapa yang memberitahumu, Apa dia park chanyeol?"
"Aku bahkan tak memberitahu dia soal dirimu, bukan kah ini bekas sekolah chanyeol juga? Sebenarnya apa hubungan kalian?"
Wonhoo mengabaikan pertanyaan baekhyun dengan sengaja, ia memilih terus melangkah meinggalkan baekhyun.
"Kau bisa menemukanku karena kau membenci chanyeol, dan apa maksud dari ucapan mu saat dibalkon waktu itu?"
"Percuma bertanya pada ku,lebih baik tanya saja pada park chanyeol"
Wonhoo perlahan pergi meninggalkan baekhyun yang hampir menyerah mencari tahu apa hubungan chanyeol dan wonhoo tapi tiba tiba saja tubuh wonhoo terhentak kebelakang dengan keras
Apa ini? Apakah yang dilihat baekhyun saat ini termasuk pembullian? Ada sekitar 3 orang lelaki yang seperti akan mengeroyok wonhoo
"Apa yang kalian ingin kan?"
"Apa yang kami inginkan? Oh harusnya kami yang memberi pilihan, mau bertarung melawan kami atau dihajar oleh kami?"
Melihat hal itu baekhyun berjalan mendekat demi memberikan bocah bocah ini pelajaran, masih kecil sudah melakukan pembulian mau jadi apa besar nanti? pikirnya.
"Yak kalian, apa kalian tidak punya rasa malu? Beraninya keroyokan!"
"Siapa kau, kau ada dilingkukan kami saat ini jadi jangan coba macam macam. Asal kau tahu si bajingan ini mengandalkan nama park chanyeol dengan sombongnya, oh astaga wonhoo.. apa benar park chanyeol itu hyung mu?"
"Mwo? Cha chanyeol? Hyung?"
Baekhyun terkejut dengan mulut yang terbuka, apa yang didengarnya barusan? Chanyeol adalah hyung wonhoo? Jadi mereka adalah saudara?
"Kuperingatkan kalian, suatu hari nanti hyung ku akan datang dan menghabisi kalian"
"Suatu hari eoh? Kapan hari itu akan datang, aku sangat menunggunya!"
Wonhoo tak tahan lagi ia memilih pergi dari tempat itu dengan sebelumnya dihadiahi pukulan keras dikepalnya. Baekhyun menatap iba pada wonhoo.
Wonhoo mempercepat langkahnya sedangkan baekhyun dibelakang sana mencoba mengejar wonhoo dan tanpa diberi aba aba untuk kedua kalinya wonhoo kembali terjatuh.
Bukan, bukan karena ada orang yang akan melakukan pembulian lagi pada wonhoo tapi kali ini wonhoo lah yang tak sengaja menabrak tubuh orang yang berdiri tegap dihadapnnya
dan betapa terkejutnya wonhoo ketika mengetahui siapa orang tersebut
"Cha chanyeol/hyu hyung..."
ucap baekhyun dan wonhoo bersamaan. chanyeol menatap wonhoo tak lama, ia kemudian berjalan mengampiri baekhyun yang ada dibelakang wonhoo untuk meraih lengannya dan membawa baekhyun pulang.
'ada apa dengan ekspresi wajah wonhoo? Mengapa ekspresi wajahnya terlihat sangat membutuhkan belas kasihan'
Lirih baekhyun ketika dirinya dengan pasrah di ditarik oleh chanyeol.
.
.
"chanyeol lepas, sakit!" Pekik baekhyun dengan menghempaskan lengan chanyeol dari pergelangan tangannya,baekhyun mengelus lengan yang kini memerah karena ulah chanyeol barusan
"Kenapa kau tidak bilang pada ku..."
" a aku.."
"Kau beberapa hari ini sering bertemu dengannya bukan?"
"Karena aku tak tahu kalau kalian... hmm apa benar dia adik mu?"
"Bajingan cilik itu adalah anak yang dibawa oleh eomma ku"
"Mengapa kau tak pernah menceritaknnya pada ku?"
"Karena aku tak ingin mengungkitnya lagi. Jadi mulai sekarang kau berhentilah menemui dia. Ayo pulang"
"Chanyeol-ah..."
"Jangan bicara lagi!"
"Tapi chanyeol, jika memang saudara kandung maka kau ..."
"kurasa Kau bisa pulang sendiri kan?"
'Kenapa wonhoo bisa membenci chanyeol?Dan chanyeol, bagimana mungkin dia bisa berkata seperti itu?wonhoo itu adalah adik kandung mu'
Batin baekhyun ketika dirinya menatap kepergian chanyeol yang perlahan mulai menjauh dari pandangannya.
Mungkin saat ini baekhyun akan memberikan waktu bagi chanyeol untuk menyendiri, hingga tiba saatnya baekhyun yakin Chanyeol pasti akan menceritakan semua hal yang berkaitan dengan wonhoo pada dirinya.
Baekhyun juga memutuskan pulang tak lama setelah ia tak melihat lagi keberadaan chanyeol disana dan saat ditengah jalan ia tiba tiba bertemu dengan kyungsoo yang sepertinya memang sengaja menunggu baekhyun.
"Untuk apa kau mencari wonhoo?"
"Aku hanya ingin tahu alasan wonhoo membenci chanyeol"
"Apa kau tahu dulu saat di senior high school chanyeol mempunyai masa masa yang paling buruk"
Baekhyun menggeleng dengan lemah
"ketika setan kecil itu memutuskan masuk xoxo high school seperti chanyeol, saat itu lah dimana chanyeol menjadi tak terkendali"
"Ia selalu menganggap orang yang berada disekitarnya adalah musuh, selalu berkelahi dan tak peduli apapun yang orang bicarakan. semua orang takut pada chanyeol mereka juga bergetar ketika berhadapan wonhoo, dia secara diam diam sering mengamati tindakan chanyeol tersebut dari kejauhan"
Kyungsoo sangat serius bercerita begitu pun dengan baekhyun yang menjadi pendengar baiknya, ya mungkin dari kyungsoo lah baekhyun bisa sedikit mendapatkan informasi terkait chanyeol dan wonhoo, mengingat kyungsoo sudah mengenal chanyeol lebih lama dari dirinya.
"meski tak berterus terang tapi orang lain tahu bahwa wonhoo berharap chanyeol mau memperhatikannya, tapi chanyeol tetap tidak mau menyambut wonhoo"
Kyungsoo menjeda ceritanya, ia sedikit mengambil nafas ketika harus kembali kemasa masa buruk chanyeol, yang baik kyungsoo maupun chanyeol sendiri tak ingin kembali mengungkitnya.
"Chanyeol sama sekali tak mempedulikan wonhoo dan bisa dibilang chanyeol seperti tak mengakui wonhoo sebagai adiknya"
"Bagaimana bisa? hubungan darah antara saudara bisa diputuskan begitu saja?"
"Kau akan segera tahu, bagi chanyeol hal itu adalah pantangan keras"
"Mengapa adik sendiri dianggap sebagai pantangan?"
"Sebenarnya seberapa jauh kau memahami chanyeol? didunia ini tidak mungkin ada orang yang sempurna"
Kyungsoo menatap baekhyun jengah, ia sungguh tak habis pikir mengapa baekhyun masih belum juga bisa menyimpulkan inti dari ceritanya tersebut. Ayolah kalian tidak berpikir bahwa chanyeol tak berperasaan karena sudah tak menganggap keberadaan adiknya sendiri? Chanyeol pasti punya alasan!
"Walaupun terlihat sangat tegar, chanyeol juga mempunyai sisi lemah yang tak satu orang pun ia biarkan untuk menyentuh lukanya tersebut"
"Luka..?"
Tanya baekhyun yang mulai mengerti ucapan dari kyungsoo
'Luka, mungkin kah luka yang kyungsoo maksud adalah wonhoo? Jadi wonhoo adalah luka yang tak pernah ingin chanyeol ingat ?'
TBC
anyyeong yeorobun
kali ini saya mau jawab review dari kalian :
BBH75 : hubungan wonhoo sama chanyeol sudah terjawab yah,,, untung lebih lengkapnya ikutin terus di chapter selanjutnya :D, kenapa wonhoo ganggu hub chanbaek karena? hahaha udah tahu kan alasannya?. hubungan chanbaek kedepannya? heumm masih banyak rintangan yang harus mereka lalui :D
Nur Safitri Shiners Exo-l : iya nih ribet banget hidup baby byun,,, wah wah sabar yah,, tenang kok jadwal update kan setiap hari sabtu hehehe
Yenna Park : udah yah,,, gomawo :D
yousee : hahaha sosok wonhoo udah kejawab yah siapa dia...
untuk lebih detailnya ikutin terus yah :D
Chanbaekhunlove : yapssss wonho memang misterius,,, iya nih kasihan chanyeolnya dituduh begitu... ini udah next yah,, gomawo :D
devrina : sudah ya,, gomawo :D
Abella774 : udah ya,, gomawo :D
.
.
Terima kasih buat semua yang sudah review,,,
ayo yang belum review ditunggu loh review dari kalian :D
terima kasih juga yang udah mampir di ff kita yang judulnya 'here i am'
yang belum baca ayo dibaca nih yoni kasih linknya
www . fanfiction s / 11943967 / 1 / Here-I-Am (spacenya dihapus aja ya)
kalau gak bisa buka bisa di buka di ffn Chanbaek Indonesia.
Itu YAOI yah,, jadi buat para fujoshi boleh nih mampir dan jangan lupa direview, follow, favorite :D
.
.
sampai jumpa dichapter selanjutnya
gomawo yeorobun
Oh ya sekalian ucapin nih
'HAPPY BIRTHDAY URI LEADER SUHO'
walaupun kecepetan it's okey lah gpp hahahaha
.
.
bye,,,,
Review Jusseyo?
