Judul : JUTSU ( The Next Level )

Author : Rahmat Ardi Wijaya

Disclaimer : masashi kashimoto

Chapter : 08

Alur : maju mundur

Rated : T

Pairing : …..?

Genre : edventure

"Sebelumnya di jutsu"

Setelah memasukkan mereka ke dalam fuin, mereka langsung menyerahkan seorang ninja pelarian yang bernama kosuke ke desa konoha gakure. Dalam perjalanan yang cukup panjang itu mereka selalu berbicara dengan santai dan menggap bahwa mereka bukanlah sedang di tempat yang mereka tidak kenal melainkan sedang berada di sebuah taman. Karena tindakan mereka ini, mereka di cap sebagai duo uzu yang sangat ditakuti di dunia hitam hal itu di sebabkan karena naruto dan hinata adalah pembunuh bayaran dan juga sebagai seorang hanter nin.

Sementara perjalanan yang memakan waktu yang cukup lama naruto dan hinata mengingat- ingat kembali kenangan mereka saat di desa konoha,

Flashback

Hay hinata chan. Apa yang sedang kau lakukan? Tanya naruto saat berjumpa dengan hinatadi tempat mereka biasa berlatih

Aku sedang latihan naruto kun, emh…apakah naruto kun lagi tidak ada misi? Tanya hinata

Tidak, aku kesini hanya rindu dengan mu, ucap naruto membuat hinata bersemu merah

Naruto kun mulai gombal, ucap hinata sambil mencubit lengan naruto

Aku serius, bahkan aku kesini angin mengajakmu makan siang di ichiraku ramen. Ucap naruto

Setelah mengatakan itu hinata hanya membalas dengan menggandeng tangan naruto dan pergi ke ichiraku ramen dimana naruto mengajaknya makan tadi saat di tempat latihan. Setelah sampai di ichiraku, naruto dan hinata langsung memesan ramen yang mereka suka di sana.

Paman aku pesan seperti biasa ujar naruto

Saya juga paman ucap hinata mengatakan pesanannya

Oh ternyata kalian berdua, sepertinya kalian tambah akrap. Ucap paman penjaga warung itu

Ah..paman bisa aja. Ucap naruto sedikit malu

Emh…hinata chan maaf ya, aku hanya bisa mengajakmu makan ramen. Ucap naruto sedikit minder karena mengajak seorang gadis makan di sebuah warung yang murah meriah

Kenapa naruto kun minta maaf? Bukankah ini adalah makanan kesukaan naruto kun, jadi buatku yang naruto kun suka aku juga suka. Jawab hinata

Bukan begitu, aku adalah laki-laki jadi aku merasa iri dengan semua temanku yang bisa mengajak teman satu team, atau teman dekatnya untuk makan di sebuah warung yang mewah. Ujar naruto membuang muka agar tidak terlihat genangan air di pelupuk matanya.

Tenang saja, aku yakin suatu hari nanti naruto kun akan mengajak aku ke sebuah restoran yang sangat mewah untuk makan bersama. Ucap hinata

Ya….tentu saja itu akan terjadi. Balas naruto cepat karena dia sudah menekatkan hatinya untuk mengajak hinata ke sebuah restoran yang mahal.

Flashback end

Apakah kau masih ingat tentang itu hinata? Tanya naruto saat mereka selesai mengingat masalalu mereka didesa konoha untuk belajar menjadi shinobi

Kalau naruto kun tidak menggingatkan tentang itu aku pasti sudah lupa. Ucap hinata

Kalau begitu, sekarang kita akan pergi kekonoha dan pesta disana dengan teman satu angkatan kita dan kita berdua yang mentraktir. Ujar naruto

Kenapa tidak, lagipula uang kita masih cukup untuk beberapa bulan kedepan + para buruan kita yang belum di tukar mungkin sekitar 7 bulan belum akan habis. Ujar hinata menghitung keuangan mereka

Jadi kita akan menghabiskan uang 1 bulan untuk pesta itu, bagaimana menurut mu? Tanya naruto

Tak masalah, lagi pula ini adalah keinginan naruto jadi kita akan memenuhi keinginan itu. Ujar hinata

Untuk sampai kekonoha mereka membutuhkan waktu 2 hari jika berjalan santai dan satu hari jika berlari seperti biasanya. Akan tetapi kedua sejoli ini sepakat untuk menikmati waktu luang mereka dengan bercerita tentang keperibadian mereka dan keinginan terpendam mereka. banyaknya bahan yang dibicarakan membuat mereka tidak sadar bahwa hari sudah mulai gelap.

Naruto kun sudah mulai gelap, kia sebaiknya menginap di sini untuk mala mini ujar hinata.

Baiklah…kita akan membuat rumah disini ujar naruto dengan membuat beberapa segel tangan

Elemen kayu : rumah 4 sisi

Mulailah tumbuh pohon yang menyatukan diri mereka sehingga terbentuklah sebuah rumah sederhana untuk dua orang yang hanya sekedar singgah. Setelah memasuki rumah itu hinata dan naruto langsung masuk kekamar hendak mengganti baju mereka dengan pakaian santai.

Nee hinata chan….bisakah kau membasuh tubuhku? Tanya naruto

Memangnya narutokun gak bosen di mandikan setiap hari? Tanya hinata

Tentu saja ngak, apalagi yang jadi sabunnya adalah oppai mu. Jawab naruto

Tapi ini di tengah hutan bisa saja ada seseorang yang akan lewat dan menyerang kita, jadi aku rasa untuk hari ini tidak usah. Ujar hinata

Mendengar jawaban dari hinata yang menolaknya secara halus membuat naruto pundung di sudut ruangan itu. Akan tetapi akhirnya naruto dan hinata mandi sendiri-sendiri, setelah selesai membersihkan tubuhnya dari percak darah yang sudah kering, akhirnya hinata memasak apa yang sudah mereka siapkan dalam gulungan khusus kalau saja mereka terdesak saat jauh dari rumah, walau sebenarnya meraka bisa berburu hewan di hutan.

Naruto kun kita malam ini makan ramen saja ya, ujar hinata mengeluarkan ramen instan dari gulungan itu dan memasukkan air untuk merebusnya.

Ya terserah asal kita bisa mengisi perut ujar naruto

Pada malam yang dapat dikatakan gelap di dalam hutan mereka hanya melakukan kegiatan makan malam bersama dan dilanjutkan dengan acara tidur bersama, yang tentu saja seperti kebiasaan hinata dia tidak akan meakai busana dan untuk menghangatkan dirinya dia hanya minta di peluk oleh naruto saja.

#skip#

Pagi hari setelah malam yang sangat panjang, di sebuah hutan naruto dan hinata sedang bersiap menuju desa konoha untuk mengantarkan buronan mereka pada hokage untuk meminta bayaran yang sudah tertera dalam buku bingo.

Kau siap hinata chan, kita akan berlari agar cepat sampai dan kita akan membeli ramen di ichiraku juga nantinya, karena paman ichiraku tidak boleh di lewatkan. Ujar naruto

Ya aku siap. Ucap hinata mengikuti naruto keluar rumah sederhana mereka.

Bagaimana kabar dari semua orang ya. Aku tidak sabar untuk melihatnya. Ujar naruto

Aku juga, aku rasa mereka akan merasakann cakra mu yang berbeda saat ini. Dan itu mungkin akan membuat merka sedikit terkejut. Ujar hinata

Mendengar uucapan dari hinata tentang cakra nya sudah sangat besar karena pengaruh dari jubi naruto akhirnya meminta saran dari hinata tentang cakra nya itu bagaimana untuk menyembunyikannya. Sementara itu hinata yang melihat naruto tiba-tiba berhenti juga ikut berhenti karena merasa heran dengan apa yan di lakukan naruto.

Ehm …ada apa naruto kun? Tanya hinata

Aku bingung, jika aku ke konoha mereka semua pasti akan merasakan cakra ku yang sudah tidak biasa ini. Jadi apakah yang harus aku lakukan ? Tanya naruto

Jika pikiran saja bisa kau buatkan sebuah fuinjutsu agar tidak bisa di lihat atau dibaca oleh orang lain. Kenapa cakra mu juga tidak kau segel saja sedikit? Tanya hinata

Tidak bisa, sebuah cakra yang lebih lemah dari ini mungkin saja bisa aku segel, akan tetapi jika cakranya sudah sebesar ini ada kemungkinan segel itu tidak akan kuat dan masih tetap terasa ujar naruto

Naruto kun, kau tekan saja cakramu pada titik terendah, ucap hinata tiba-tiba

Mendengar hinata mengatakan itu naruto merasa dia sangat bodoh kenapa harus bingung dengan cakra besar bukankah cakra controlnya juga bagus, jadi dia tinggal menekan cakranya saja pada tingkat terendah.

Ahk…bodohnya aku, kenapa aku tidak memikirkan cara itu ya? Tanya naruto entah pada siapa

Kau bukan bodoh naruto akan tetapi kau hanya lupa karena kau sudah jarang menggunakan nya sebagai focus latihan mu. Ujar hinata

Setelah naruto dapat menyelesaikan masalahnya dalam urusan cakra akhirnya mereka melanjutkan kembali perjalanan mereka menuju desa konoha tempat mereka dilahirkan. Sementara itu, desa konnoha saaat ini sedang mengalami masa tegang karena mereka masih khawatir tentang penyerang yang menggunakan fuinjutsu untuk menghancurkan sebuah desa dalam satu serangan beruntun.

#skip#

Setibanya naruto dan hinata di pintu gerbang desa konoha, mereka langsung melapor pada penjaga pintu gerbang dan mengisi formulir tentang izin masuk desa konoha. Dan berbasa basi kepada penjaga pintu gerbang yang sudah lama tidak di jumpainya.

Hey paman, apakah desa ini masih dalam keadaan baik-baik saja? Tanya naruto

Ya tentu saja, hanya ada beberapa masalah yang datang ke desa ini, hal itu juga karena masalah dari pihak aliansi yang saat perang terjadi. Ujar nya

Naruto tidak mau melanjutkan pertanyaan nya karena dia bukan lagi warga desa konoha sehingga dia akhirnya mengakhiri percakapan itu.

Baiklah paman, aku rasa aku akan ke kantor hokage menemui hokage dan shikamaru untuk meminta uang tebusan dari kepala ninja pelarian yang membahayakan banyak desa saat ini. Ujar naruto meninggalkan penjaga pintu gerbang itu.

Naruto langsung menggenggam tangan hinata dan berjalan sambil bergandengan tangan sehingga semua orang yang melihat itu sangat iri karena naruto dan hinata sangat serasi dengan jubah zirah mereka masing-masing. Akan tetapi, itu berbeda dengan naruto. Dia sangat tidak suka di tatap oleh orang lain, jadi dalam sekejab dia menghilang dengan hinata yang ikut menghilang dan muncul didekat konohamaru sebagai seorang yang memiliki kunai cabang tiga milik naruto. Sementara konohamaru yang merasakan aka nada yang datang sudah bersiaga dan hendak menyerang akan tetapi dia batalkan karena yang datag adalah naruto dan hinata.

Naruto nii…ucap konohamaru bingung

Oh…maaf ya konohamaru, aku sangat risih dilihat oleh orang-orang desa jadi aku menghilang menuju kunaimu, ujar naruto

Ah…itu bukan masalah, yang jadi masalah sekarang adalah apakah yang naruto nii lakukan di desa konoha, bukankah masuk tanpa izin akan membahayakan nii san? Tanya konohamaru

Aku sudah mendapakan izin dari pihak pintu gerbng jadi kau tenang saja. Ucap naruto

Sedang apa kau disini sendirian? Tanya hinata

Aku di sini karena disini adalah tempat latihan nya naruto nii, jadi mungkin jika aku disini aku akan menemukan sebuah ide yang hebat untuk membuat jutsu baru milikku sendiri jawab konohamaru

Hey, dengarkan nii san baik- baik. Bukan itu kunci dari sebuah kekuatan, akan tetapi yang menjadi kunci utamanya adalah rajin dan tekun untuk melatihnya. Dan jika tidak kemampuanmu itu akan tumpul seperti sebuah pedang yang tak pernah di asah lagi maka akan berkarat dan mudah patah. Ujar naruto

Yang di katakana naruto kun itu adalah benar, jia kau ingin kuat kuncinya bukan duduk dan melamun tapi adalah latihan secara terus dan terus hingga pada batas tubuhmu. Ujar hinata

Konohamaru yang mendengar nasehat dari naruto dan hinata hanya bisa menundukkan kepalanya karena malu kepada mereka berdua. Naruto sebagai guru dan juga kakak baginya yang mau membimbingnya dan mengajarinya sebuah jutsu yang hebat kini melihatnya memilih melamun daripada latihan. Dan kini dia sadar bahwa naruto bisa sangat kuat kkarena dia selalu atihan dan ada wanita ini yang mendukungnya dari belakang bukan sepertinya yang hanya melamun. Pikir konohamaru dalam diam nya.

Nah konohamaru, ambil gulungan ini dan beajarlah fuinjutsu pada jiraya sensei maka kau akan bisa membukanya saat sudah melewati tahap pertama. Ucap naruto melemparkan gulungan yang langsung di tagkap konohamaru. Setelah itu naruto dan hinata langsung menuju ketempat dimana kantor hokage berada.

Tok…tok…tok….suara pintu di ketuk naruto

Masuk ucap sasuke dari dalam, dan masuklah naruto ke ruangan itu dan menyapa teman lamanya itu.

Hey sasuke, apakah kamu sedang tidak memiliki rencana akhir pekan ini? Jika tidak ada aku akan mengumpulkan para shinobi angkatan kita untuk pesta bersama di sebuah ruah makan ucap naruto pada sasuke blak-blak kan.

Emh..naruto kun bisakah naruto kun sedikit memberikan hormat pada sasuke, dia adalah seorang kage jadi narutokun juga harus hormat padanya. Tegur hinata

Tidak masalah hinata, itu adalah kebiasaannya padaku dari dulu. Sanggah sasuke

Nah naruto, aku akan memberitahukan hal itu pada semua orang nantinya. Akan tetapi disamping ingin melakukan itu ada apa kau datang kembali kedesa konoha? Tanya sasuke

Aku ingin menukarkan sebuah mayat seorang shinobi dari desa konoha yang aku tangkap dan tentu saja dengan imbaan yang sudah di tetapkan. Ucap naruto santai

Baiklah ikut aku sekarang. Ucap sasuke

Akhirnya naruto mengikuti sasuke kedalam sebuah ruangn tempat penukaran buronan dan meninggalkan hinata bersam shikamaru di kantor hokage.

Dasar merepotkan, mereka berdua jika sudah bertemu seperti tidak pernah berpisah. Heh dasar naruto. Ujar shikamaru

Hehehe….aku rasa itu adalah kepribadian mereka yang tidak dapat ditunjukkan pada orang lain. Ujar hinata

Dan kau hinata, apa yang terjadi pada mu, bukankah kau sudah tinggal dengan naruto hanya berdua saja saat keluar dari desa, dan kenapa kau masih seperti ini? Tanya shikamaru

Apa maksud mu? Tanya hinata bingung

Ya, bukankah saat seorang laki-laki dan perempuan jika sudah tidur bersama biasanya terjadi sesuatu yang hebat? Tanya shikamaru

Dia sanagat dingin jika menyangkut hal itu, dan pada akhirnya dia akan ngambek jika aku paksa. Lalu saat dia ngambek bisa-bisa aku tidak tidur dengannya malam itu, jadi aku tidak pernah menanyakannya lagi. Karena menurutnya kalau ayahku belum memberikan restu dia tidak akan melakukan itu. Ucap hinata

Oh….ucap shikamaru

Saat mereka sedang berbicara santai tiba-tiba sasuke dan naruto kembali muncul dan menghentikan pembicaraan mereka.

Shika tolong kumpulkan 12 shinobi angkatan kita ujar sasuke

Baik ujar shikamaru

Akhirnya sasuke dan naruto beserta hinata mengobrol santai sambil mendengarkan cerita sasuke tentang peran nya saat ini untuk desa konoha da juga masalah yang timbul saat dia sedang menjadi hokage.

Naruto, aku ingin memintamu menjadi pengajar di akademi sebagai nara sumber dalam pelajaran fuinjutsu yang akan aku terapkan dalam akademi, dan juga aku menerapkan ninjutsu medis dalam akademi untuk memperkuat desa kita dan tentu saja tuan jiraya dan nona shunade ikut andil dalam hal ini, bahkan tuan jiraya memutuskan untuk berhenti sejenak dalam pengembaraannya. Ucap sasuke

Aku tidak bisa janji, itu karena desa uzugakure ada dalam sebuah dimensi yang sangat berbeda d bandingkan dengan desa lainya, itulah kenapa desa itu tidak ada di peta. Itu akan membuat desa ku menjadi objek yang empuk untuk diserang jika aku keluar masuk secara terus menerus melalui cara yang sama. Ucap naruto

Setelah pembicaraan yang cukup seris antara sasuke dan naruto yang disaksikan oleh hinata seorang, akhirnya mereka menuju ketempat dimana naruto akan mengadakan pesta dan barbeckyu.

Yo semuanya apakah kalian dalam keadaan sehat? Tanya naruto

Hey naruto, kau semakin jauh dari kami ya. Ucap kiba

Hahahaha…..kau bisa saja kiba. Balas naruto

Ngomong-ngomong dimana hinata, kenapa tidak kau ajak ke sini? Tanya kiba

Dia bersama rombongan para gadis, tak mungkin dia ku bawa ke dalam kelompok laki-laki. Balas naruto

Apakah kalian sudah berencana menikah dalam waktu dekat ini? Tanya shikamaru

Apa yang kau bicarakan, tentu saja mereka tidak akan melakukan hal itu. Potong neji yang membuat semua orang terkejut

Mendengar perkataan dari neji membuat semua orang yang ada di ruangan itu bertanya-tanya.

Kenapa bisa begitu? Tanya kiba

Karena paman belum merestui mereka, jadi aku rasa naruto tidak akan melaukan hal yang tidak benar pada hinata. Timpal neji

Ahk…tidak usah dibahas tentang aku dan hinata, lebih baik kita pesan barbekyu saja. Ucap naruto sambil melambaikan tangan untuk memesan barbekyu. Di lain tempat, di kelompok para gadis mereka semua membicarakan hinata yang sangat berani untuk hidup berdua saja dengan naruto.

Hinata, apakah kau tidak takut kalau naruto akan melakukan hal yang aneh-aneh pada dirimu? Tanya ino

Apa maksud mu? Naruto kun bahkan tidak akan menyentuhku kalau aku tidak minta. Dan itu sangat sulit membujuknya. Ujar hinata

Tidak mungkin!...apakah naruto sama sekali tidak berniat menyentuhmu saat kau sedang tidur dengan nya? Tanya sakura

Naruto kun itu orang yang keren, jadi dia tidak akan menyentuhku kalau aku tidak minta dia bahkan selalu bertanya pada ku sebelum dia melakukan sesuatu, contohnya seperti saat ini. Dia mengadakan pesta setelah menanyakan uang bulanan kami apakah masih cukup atau tidak. Ujar hinata

Apakah kalian akan menikah dalam waktu dekat? Tanya ino mulai mengintrogasi hinata

Sepertinya tidak, karena kata neji mereka belum di restui oleh ayahnya hinata. Potong tenten

Benarkah hinata? Kalian belum direstui oleh ayah mu? Tanya sakura dan ino bersamaan

Ya, begitulah…jawab hinata dengan sedih

Jadi apakah naruto sama sekali tidak marah pada mu ataupun keluargamu? Tanya sakura

Dia marah, tentu saja bagaimana tidak. Dia bahkan hampir meledakkan semua pohon yang ada di bagian utara dari desa uzugakure. Karena dia menahan emosinya saat sedang berada di desa konoha, kalau tidak mungkin sebagian besar desa konoha terutama klan hyuga bisa saja hancur oleh nya seorang. Ujar hinata

Jadi bagaimana cara kamu membujuknya agar kembali tenang? Tanya sakura

Itu adalah rahasia aku dan naruto kun, jika aku memberitahu kalian, bisa saja kalian akan menyerang naruto dengan itu. Ujar hinata

Tentu saja kami tidak akan menyerang naruto dan kau hinata, kami ini kan teman mu ujar sakura

Terus bagaiman hubungan kalian dengan pasangan kalian, aku dengar sakura sedang dekat dengan sasuke, dan kau ino sedang dekat dengan sai kan. Kenapa tidak kita membicara kan itu. Ucap hinata mengalihkan tofik pembicaraan

setelah mengganti tofik pembicaraan, hinata memesan makanan dengan mengangkat tangan dan mulai berbicara lagi. Sementara itu di kelompok laki-laki, naruto, sasuke, sai, neji, shikamaru, shino, dan kiba serta lee masih berbicara mengenai hubungan yang naruto jalani saat ini, akan tetapi ada satu orang yang sudah dari tadi menyantap barbekyu yang sudah matang yaitu chouji.

Hey chouji, kau ini kenapa selalu makan saja yang kau pikirkan? Tanya kiba

Memangnya kenapa? Tanya choji saat sudah menelan makanan nya

Heh…kau ini, ucap kiba kesal

Akhirnya pesta barbekyu yang di adakan naruto dan hinata menuju ke acara terakhir yaitu makan ramen sepuasnya. Tentu saja ramen yang akan mereka makan adalah ramen buatan paman ichiraku tempat naruto membeli ramen setiap saat di desa konoha.

Paman, aku pesan ramen untuk kami semua, jumlahnya 12 orang. Ujar naruto

Eh naruto apakah kau tidak bosan makan ramen terus menerus hah….tanya kiba

Kau cerewet sekali kiba, tadi chouji yang kau protes sekarang naruto. Dasar ! ucap shino

Hey bisakah kalian akur barang sejenak, ucap neji

#skip#

Setelah makan ramen sepuasnya, naruto yang merupakan penyelanggara pesta saat ini langsung membayar uang ramen yang harus dia bayar dan hinata tanpa di suruh langsung mengeluarkan uang yang dibutuhkan untuk membayar semuanya.

Nah hinata, apakah kau akan kembali ke klan hyuga untuk eminta restu? Bisik ino

Tidak, aku tidak dapat menduga apa yang akan naruto lakukan pada ayah jika ayah menolak nya lagi. Mungkin satu klan itu akan di jadikan arang yang hidup oleh nya. Ujar hinata

Apakah naruto sudah sekuat itu sekarang? Tanya ino

Bukan hanya kuat, mungkin naruto kun akan mengalahkan kecepatan dari raikage jika selalu berlatih. Ujar hinata

Ya sudah kalau begitu aku pamit dulu ya hinata, aku dan sakura akan pulang dulu. Ucap ino berjalan meninggalkan hinata dan tenten

Naruto, kami juga pulang dulu ya. Jaga hinata baik-baik ya. Ucap kiba

Ya, kau kira aku ini orang lemah apa? dasar kiba kurang ajar. Ucap naruto bercanda

Yang tersisah adalah neji dan tenten yang kini masih bersama naruto dan hinata, saat hendak pergi neji menghadang naruto dan tidak mengizinkanya pergi dari desa konoha.

Tidak akan ku biarkan kalian pergi, dan kau hinata, harus pulang ke klan bersama ku. Ujar neji

Aku tahu kau sangat baik neji, tapi keputusan seseorang itu ada pada dirinya sendiri. Dan sekarang Tanya pada hinata apakah dia mau pulang dengan mu? Ujar naruto

Aku tidak mau, aku akan bersama dengan naruto kun slamanya. Ucap hinata

Mendengar perkataan dari hinata, tenten langsung ikut dalam perdebatan itu untuk membela neji.

Hinata, kembalilah ke klanmu, bukankah naruto sudah memberimu pilihan untuk hidup mu. Kenapa tidak memilih tinggal di desa konoha? Tanya tenten

Baiklah, sudah cukup aku akan pergi dari desa ini sekarang. Dan hinata aku Tanya sekali lagi apakah kau yakin ingin ikut aku? Ujar naruto

Naruto kun boleh membunuhku jika aku berbohong, aku akan ikut kemanapun naruto kun akan pergi. Uajr hinata

Kalian dengar, untuk membunuh seseorang yang memiliki kesetiaan saja sudah sangat bersyukur, apalagi diriku yang memiliki kekasih yang sangat mendukungku. Jadi kalian jangan coba-coba. Ujar naruto mulai meningkatkan cakranya satu persen

Tenten dan neji yang merasakan tekanan cakra naruto yang bertambah juga mengeluarkan cakra yang ckup besar untuk melindungi diri mereka dari cakra naruto yang terasa menusuk kulit.

Dengarkan aku, neji nii, dan tenten san jangan halangi jalanku untuk bersama naruto kalau tidak maka desa ini akan dapat masalah. Sebaiknya kalian berdua pulang dan beristirahat dengan tenang. Ucap hinata berusaha agar naruto tidak menyerang neji dan tenten dengan hiraishin.

Mendengar hinata yang berujar seakan meremehkan mereka akhirnya neji dan tenten mengeluarkan byakugan dan gulungan untuk mengambil senjatanya bersiap untuk menyerang. Melihat hal itu hinata langsung berpegangan dengan naruto karena biasanya dia akan menyerang dengan hiraishin dan menghabisai musuhnya saat dia lagi kesal. Jadi hinata bisa ikut dan menyerang musuhnya terlbih dahulu sebelum naruto.

To be continue