Judul : JUTSU ( The Next Level )
Author : Rahmat Ardi Wijaya
Disclaimer : masashi kashimoto
Chapter : 11
Alur : maju mundur
Rated : T
Pairing : …..?
Genre : edventure
"Sebelumnya di jutsu"
Selanjutnya kalian, ujar hinata menunjuk sai dan chouji
Sementar yang di tunjuk telah menyiapkan ancang-ancang untuk bertempur, akan tetapi hinata hanya mengeluarkan shuriken dan melemparkannya kearah chouji dan sai, namun sebelum shuriken itu mengenai mereka berdua chouji dan sai hanya merundukkan kepalanya namun tanpa mereka sadari bahwa shuriken itu memiliki lapisan dibawahnya sehingga couji dan sai harus meloncati diantar kedua shuriken itu untuk selamat. Dan saat mereka berdua telah berhasil selamat dari shuriken itu tiba-tiba shuriken itu hancur dan serihannya menyerang kesegala arah hingga lengan chouji dan paha sai terkena serpihan itu.
Akh…teriak keduanya saat serpihan itu menusuk salah satu bagian tubuh mereka.
Karena rasa sakit yang sangat amat, maka mereka berdua tidak dapat menggerakkan tubuhnya, dan dengan tiba-tiba sebuah shuriken kembali menyerang mereka masing- masing.
Shuriken kagebunsin, dengan itu satu shuriken itu berubah menjadi lima shuriken menyerang kearah chouji dan sai. Namun secara tiba-tiba sebuah benteng keluar dari tanah untuk melindungi chouji dan sai.
Semua orang terkejut karena diantara mereka hanya sakura yang dapat membuat benteng tanah, namun sakura sekarang sedang dalam keadaan yang tidak mungkin untuk melakukan itu, sehingga membuat semua orang terkejut karena jiraya membuat temeng itu untuk membantu mereka .
"Aku tidak akan ikut bertarung, namun aku tidak akan membiarkan kan kalian semau tewas" ujar jiraya
"Seperti yang kuduga," ujar hinata membuat sebuah segel dan akhirnya
Kbhooomm….ledakan terjadi di tempat shuriken hinata menancap karena shuriken yang dilempar hinata tadi hanyalah sebuah pengalihan untuk menyerag dengan kertas peledak yang ada pada shuriken itu sendiri.
"Chouji, sai" teriak semua orang karena chouji dan sai sangat dekat dengan ledakan itu namun yang terjadi adalah chouji dan sai disana berubah menjadi tinta.
"Heh…ternyata hanya sebuah bunshin, seperti yang diharapkan dari mantan nee". Ujar hinata
Tanpa pikir panjang semua orang menyerng kearah hinata, yang diawali dengan serangan jarak dekat oleh 3 orang sekaligus yaitu neji, lee dan kiba serta akamaru. Namun itu bukanlah sebuah kendala bagi hinata, karena ketiga orang itu dapat ditahan oleh hinata dengan keahliannya bahkan hinata dapat memukul mundur semua orang itu dengan petir dari pedang di tangan kirinya. Setelah itu, dilanjutkan dengan tenten dan shikamaru beserta ino dengan shintensin miliknya. Sehingga pada satu kesempatan akhirnya shikamaru berhasil kembali menangkap bayangan hinata dan ino langung menggunakan jutsunya untuk membuat hinata pingsan. Namun semua itu diluar dugaan mereka, ternyata hinata sudah menyiapkan semua fuinjutsu peledak disekitar daerah musuhnya sehingga saat dia hendak diambil alih oleh ino dia mengaktifkan fuin itu sehingga terjadi ledakan yang sangat besar di sekeliling area pertarungan hinata dan lawannya.
"Hah…hah…hah….ternyata untuk menghadapi kalian aku memang membutuhkan tenaga ekstra". Ujar hinata
Seperti halnya hinata semua orang yang dari tadi ingin menangkapnya juga merasakan yang namanya kehabisan cakra dan itu sangat membuat merak prustasi bagaimana tidak mereka hanya melawan satu orang dan mereka sudah merasa direpotkan seperti ini.
"Ternyata kekuatan hinata sudah sangat jauh dibandingkan dengan kita, bahkan kita yang seharusnya unggul kini dapat kerepotan dari satu orang saja". Ujar shikamaru
"Kalian seperti nya bertambah kuat juga, bahkan aku yang sudah menambahkan cakra yang di berikan naruto kun pada ku saja tidak bisa mengalahkan kalian," ujar hinata
"Jika memang begitu sebaiknya kau menyerah dan ikut bersama kami." Ujar kiba
"Aku bilang tidak bisa mengalahkan kalian, bukan tidak bisa mengalahkan satu per satu." Balas hinata mengerluarkan sebuah gulungan kembali dan membukanya saat telapak tangan hinata menyentuh permukaan gulungan itu maka muncullah hinata yang lain dan sesaat setelah itu langsung menghilang dan cakra hinata yang tadi sudah turun drastic kini kembali seperti semula.
"Kalian lihat, inilah kelebihan fuinjutsu, kami dapat menyimpan atau memasukkan apa saja dalam fuin yang kami buat, dan disamping itu bayanganku yang ini adalah bayangan yang dilatih oleh naruto kun untuk dapat menyerap cakra alam dalam bentuk klan hyuga. Dan aku rasa aku sudah memilikinya sekarang walau tidak sempurna, namun untuk membunuh satu sampai tiga orang aku rasa tidak masalah". Ujar hinata
Setelah menunjukkan kemampuan fuin yang menakjubkan, hinata akhirnya pergi menghilang dan muncul serta menusuk tubuh dari lee, walau tidak mengenai organ fital namun karena adanya unsur listrik disana maka lee langsung tidak sadarkan diri akibat serangan dadakan itu. Melihat teman mereka sedang pingsan dengan luka tusuk di tubuhnya sakura dengan cepat mengobati lee dengan ninjutsu medis miliknya.
Sementara itu, di pertarungan naruto dan sasuke mereka berdua sama-sama membuat lawannya kewalahan dan menyerang secara bergantian dan membuat arena pertarungan mereka rusak lebih parah dari pada pertarungan antara hinata dan yang lainya.
Elemen api : naga api
Elemen air : naga air
Kedua jutsu itu bertabrakan sehingga menghassilkan uap air yang sangat banyak sehingga menggangu penglihatan dari naruto akan tetapi berkat bantuan dari samehada dia dapat merasakan cakra sasuke dari dalam uap air itu. Dan dengan kemampuan dari ekor 7 naruto membuat jarring laba-laba untuk mengikat sasuke dengan jarring itu, namun dengan sharingan yang sudah aktif sasuke dapat mengindari jutsu itu dan membalas serangan naruto dengan chidori sedangkan naruto sendiri membuat chidori yang sama untuk menghadapi chidori milik sasuke, sehingga mereka berdua terpental kebelakang akibat kuatnya jutsu mereka berdua.
Elemen angin : pisau angin
Elemen petir : 100 jarum petir
Keduanya melemparkan jutsu masing-masing saat mereka berdua terpental kebelakang dan akhirnya kedua jutsu itu menimbulkan ledakan kecil yang sangat banyak.
Di luar desa uzugakure, semua desa sedang berusaha untuk mengalahkan kabuto, daidara, kakuzu, nagato dan sasori. Semuanya sibuk dengan musuh mereka masing-masing sampai kabuto bahkan saa dalam mode sennin nya hamper dikalahkan saat kakashi mengirim sebagian tubuhnya ke dimensi kamui, namun karena kemampuanya sebagai ular, dengan mudah dia mengganti kulit dan muncul kembali dalam bentuk sempurnanya, sementara daidara dan kakuzu sudah dapat disegel oleh raikage dan bee dengan bantuan dari beberapa orang penting lainnya. Dan nagato sendiri, bahkan untuk menyentuhnya semua orang tidak bisa apalagi untuk menyegelnya.
Kembali ke pertempuran hinata dengan lawannya, dalam keadaan yang sudah kembali seperti semula hinata akhirnya dapat membuat lee dan tenten pingsan karena tusukan neiburi dengan cakra petir dari pedang kiba miliknya, sehingga lawan yang tertusuk mati rasa sampai dapat pingsan sesaat setelah tertusuk oleh neiburi.
"Bagaimana? Aku sudah membuat dua dari kalian tidak sadarkan diri, dan aku bisa saja membuat sisa dari kalian mengalami hal yang sama". Ujar hinata
"Kau ini", teriak kiba langsung menyerang kearah hinata
Akan tetapi hinata dengan sangat santai membalas serangan kiba seteleh berhasil menghindari serangan itu. Dan membuat kiba serta akamaru langsung tersengat aliran listrik yang muncul secara tiba-tiba dan menyerangnya dari langit.
"Sudah bertambah satu korban lagi, sebaiknya kalian menyerah saja dan pergi dengan damai dari desa kami" ujar hinata
Yang tersisah sekarang adalah neji, shikamaru, ino, shino, chouji,sakura dan sai sementara lee, tenten, kiba, sudah tak sadarkan diri akibat serangan yang dilakukan hinata.
"Sekarang tinggal kalian ber 7, apakah kalian akan pergi atau tidak?" Tanya hinata
"Kami tidak akan lari dari sini, dan kami akan mengalahkanmu disini walau harus membunuhmu". Ujar shikamaru
Mendengar perkataan dari shikamaru, hinata langsung bersiap untuk melakukan serangan kembali karena dia tidak mau menyianyiakan cakra yang dia miliki. Dan setelah beberapa saat melakukan persiapan maka hinata mulai berlari dengan kecepatan yang diatas rata-rata seorang shinobi jonin, dan melihat hal itu shikamaru langsung memerintahkan untuk saling melindungi agar tidak ada seorang pun yang terkena serangan hinata lagi. Dengan membuat sebuah bentuk lingkaran, mereka semua melindungi belakang masing-masing teman mereka dan hinata akhirnya menetapkan pilihannya ada satu orang yaitu neji yang memiliki mata byakugan. Namun serangannya gagal karena secara tiba-tiba bayangan shikamaru menyerang hinata dan membuat hinata harus mundur dan menyiapkan penyerangan selanjutnya.
"Heh…ternyata kalian baru menyadari sesuatu yang sudah lama kalian tinggalkan yaitu melindungi teman kalian, jadi aku akan mengganti seranganku dengan serangan jarak jauh jika begitu." Ujar hinata
Kai….setelah mengatakan hal itu akhirnya ledakan terjadi di tengah lingkaran yang mereka buat, dan hal itu membuat mereka merasa terkejut dan saat itulah hinata menyerang neji dengan neiburi miliknya dan menusuk bahu kanannya dan mengalirkan cakra petir dari pedang kibanya kearah neiburi sehingga akhirnya nejipun tak sadarkan diri akibat serangan hinata.
'Hah…hah…hahhh…mereka…sungguh membuatku repot. Aku sudah memakai semua cakra dan stamina yang diberikan naruto kun padaku, jadi aku rasa aku akan kalah jika aku terkkena serangan terakhir' pikir hinata.
Melihat hinata yang sudah sampai pada batas maksimal miliknya, shikamaru dan yang lainnya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan menyerang secara bersamaan dengan jutsu terkuat mereka saat ini. Dan akhirnya
Kageshibari no jutsu
Elemen tanah : tombak tanah
Itulah jutsu yang sempat terdengar oleh hinata, akan tetapi bukan hanya jutsu itu saja yang menyerangnya saat ini akan tetapi lebih dari dua jutsu yang menyerangnya saat ini dan ada juga beberapa shuriken dan kunai yang mereka lempar kearah hinata. Melihat hal itu hinata hanya pasrah dan memejamkan mata sambil mengingat naruto agar dia bisa mati dengan senyuman. Namun setelah hinata meyakinkan dirinya untuk tewas, sebuah keajaiban terjadi saat naruto berhasil membuat sebuah kubah dari kayu untuk melindungi hinata dari serangan lawannya. Dan lagi-lagi serangan mereka dapat digagalkan karena kedatangan naruto di saat yang sangat tepat dan pas.
"Kau tidak apa-apa hinata chan?" Tanya naruto
"Pertanyaan yang konyol, naruto kun melihat keadaanku yang berantakan dan masih bertanya apakah aku baik-baik saja? Dasar kau ini" ujar hinata
"Lagi-lagi hinata diselamatkan oleh naruto, apakah naruto memang akan terus menyelamatkan hinata saat dia dalam keadaan yang tidak baik?" Tanya shikamaru
"Hinata chan mana tanganmu", ujar naruto
Hinata mengulurkan kedua tangannya dan langsung digenggam oleh naruto dan dengan mengeluarkan mata uzurengen, naruto membuat semua sel yang ada pada tubuh hinata berkembang dengan pesat dan memperbaiki semua luka yang dia derita. Melihat hal itu semua orang kecuali hinata terkejut karena naruto dapat memperbaiki sel yang rusak dan menggantinya dengan sel yang baru. Itu merupakan jenis ninjutsu medis yang sangat langka, dan bisa saja menguras sebuah cakra yang besar.
"Tidak mungkin, itu adalah ninjutsu medis yang sering di katakana oleh shunade sensei. Menyatukan luka tanpa benang tenun untuk mengobatinya. Itu ninjutsu medis tingkat yang berbeda dari milik ku. Dari mana naruto belajar jutsu itu?" Tanya sakura entah pada siapa
Karena naruto membelakangi musuh hinata jadi yang Nampak oleh mereka hanya naruto mengobati hinata, akan tetapi yang terjadi sebenarnya adalah naruto membuat sel yang terpisah kembali menyatu dengan menggunakan mata yang baru miliknya.
"Nah hinata chan, sekarang kamu istirahat dulu. Dan mereka semua biar aku yang hadapi." Ucap naruto berbalik setelah menonaktifkan mata uzurengan miliknya.
Sementara sasuke yang melihat hilangnya naruto sedikit bingung, karena disaat mereka ingin saling serang naruto tiba-tiba menghilang dan meninggalkan sasuke sendirian. Akan tetapi sasuke langsung mengetahui bahwa naruto telah bersama hinata saat ini untuk menyelamatkannya dari maut.
"Dia masih seperti dulu, tak pernah berubah". Pikir sasuke menghilang dengan shunsin api miliknya
Sementara di tempat shikamaru dan yang lainnya, naruto sudah siap untuk menyerang mereka namun sasuke muncul di hadapan mereka dan muncul dihadapan naruto.
"Bagaimana naruto apakah kau mau menyerah?" Tanya sasuke
"Menyerah karena apa? karena jumlah kalian yang lebih dari kami atau karena kau merasa kuat dari kami?" Tanya naruto
"Sasuke kun, ada beberapa orang yang sudah tak sadarkan diri dan aku rasa kita harus mengeluarkannya dari sini". Ujar sakura
"Dengan luka yang mereka alami aku rasa mereka tidak akan tewas, karena mereka adalah shinobi konoha. Jadi kita akan keluar secara bersama-sama", ujar sasuke
"Jadi, kalian semua akan mengeroyokku seperti halnya mengeroyok hinata chan. Baiklah aku tidak akan mungkin kalah dalam jumlah." Ujar naruto langsung membuat sebuah segel
Elemen kayu : kagebunshin kayu
Muncullah beberapa kage bunshin yang terbuat dari kayu dan siap menghadapi mereka semua. Dengan bersedekap naruto berbicara.
"Siapa yang akan maju duluan?" Tanya naruto
"Prinsip kage bunshin adalah membagi rata cakra dan kekuatan naruto menjadi jumlah mereka saat ini dan itu adalah peluang kita", ucap shikamaru
"Shika kau selalu cerdas seperti biasanya, namun ada satu kesalahan dari pemikiranmu, aku adalah seorang jincuriki dan aku juga adalah seorang uzumaki jadi dengan stamina dan cakra yang besar aku tidak akan kalah dengan mudah", ujar naruto
Semua orang yang tersisa langsung menyerang kearah naruto, dan menghadapinya satu lawan satu. Dan tentu saja hal itu tidak mudah untuk mereka lakukan karena selain cakra mereka yang sudah habis saat melawan hinata mereka juga sudah sangat lelah karena pertarungan sebelumnya cakra mereka terkuras. Dan akhirnya karena cakra yang tidak memadai akhirnya mereka dapat dikalahkan oleh bunshin naruto hanya dengan beberapa kali serangan saja dan mereka akhirnya jatuh pingsan karena kehabisan cakra serta stamina mereka. sementara sasuke yang berhadapan dengan naruto yang asli kini bertarung dengan sengit seperti sebelumnya. Dengan mangekyo sharingan sasuke lebih unggul dalam kecakapan sedangkan dengan hiraishin naruto lebih unggul dalam kecepatan, sementara kekuatan serangan mereka sama besar dan mengakibatkan setiap jutsu yang dikeluarkan mencakup semua daerah yang luas.
Elemen api : gelombang api
Elemen air : gelombang air
Jutsu sasuke dan naruto yang mencakup jangkauan yang luas salaing bertubrukan dan menghasilkan banyak uap air dari hasil api yang bertubrukan dengan air milik naruto. Karena itu pandangan naruto menjadi kabur sementara sasuke sama sekali tidak terganggu dengan uap air itu, dan hal itu menjadi keuntungan dari sasuke untuk menyerang naruto namun dengan hiraishin naruto dapat menghindari serangan sasuke dan kembali menyerang sasuke dengan menendang tubuhnya dan menempelkan kertas peledak. Dan kbooommm….sebuah ledakan terjadi dan nampaklah sasuke yang berubah menjadi kayu yang tergeletak di tanah.
"Kawarimi, ….dia sangat pandai dalam menipu." Ujar naruto
"Bagaimana naruto? Apakah kita akan melanjutkan ini ke level yang lebih tinggi". Ujar sasuke langsung membangkikan susanoo miliknya. Sementara naruto hanya menatap sasuke dan mulai memasuki mode jincuriki jubi miliknya dengan ekor cakra yang ada di belakang tubuhnya mulai muncul satu per satu.
"Naruto, ini bukan cakra kyubi, tapi ini cakra …."
"Jubi" ucap naruto memotong perkataan dari sasuke yang terkejut melihat cakra yang dikeluarkan oleh naruto.
"Jubi, bagaimana kau bisa membangkitkannya. Bukankah hanya obito saja yang dapat memanggil patung gedo?" Tanya sasuke
"Apakah kau tidak ingat bahwa aku telah mengambil mata ranningan dari obito langsung dengan mata sharingan nya waktu itu, jadi aku memakainya satu kali untuk memanggil patung gedo dan memasukkan semua cakra biju kedalamnya, ya walau pun hanya sedikit cakra dari shukaku dan hachibi, tapi itu tetap berhasil dan akhirnya aku menyegel jubi kedalam tubuhku dan mengendalikannya di pulau kura-kura desa kumogakure dimana tempat bee latihan mengendalikan hachibi." Jelas naruto
"Jadi begitu, ternyata kau adalah dalang dibalik penyerangan di suna, dan kau harus aku kalahkan agar kedamaian kembali tercipta di semua desa termasuk konoha". Ujar sasuke
Elemen penghangus : amaterasu
Sebuah api hitam keluar dan mengarh kearah naruto, akan tetapi dia dapat menghindari dari serangan ametarosu sasuke, namun bukanlah naruto yang di incar oleh sasuke melainkah hinata yang ada di belakang naruto. Melihat api itu mengarah kearah hinata, tanpa pikir panjang naruto langsung menghadang jalur api itu dengan tubuhnya dan akhirnya karena tubuhnya terkena amaterasu naruto langsung menjerit kesakitan karena api yang melekat pada diri naruto bahkan tidak padam walau terkena air. Sementara hinata yang melihat naruto menjerit kesakitan langsung bergerak kearah naruto dan ingin membantunya.
"Jangan mendekat, jika kau mendekat kau juga akan terkena api ini. Biarkan aku sendiri yang menangani api ini". Ucap naruto langsung berdiri
"Tapi naruto kun, api itu tidak akan pernah padam sebelum tubuhmu hancur." Ujar hinata berlinang air mata
"Jangan khawatirkan diriku, kau cepat pergi dari sini kita akan berjumpa lagi dalam waktu dekat, dan jangan pedulikan aku saat ini". Ujar naruto
Hinata yang di suruh pergi bahkan tidak bergeming sama sekali karena dia akan selalu bersama dengan naruto apapun yang terjadi. Sementara naruto, hanya berlinang air mata saat hinata sama sekali tak bergeming untuk menuruti perintahnya dan hanya menatapnya dengan air mata yang tak bisa berhenti keluar dari matanya. Dan tanpa di duga naruto, hinata mulai beranjak ke arahnya dan memeluk tubuh naruto yang sudah terbakar oleh api hitam milik sasuke.
"Naruto kun, aku akan selalu bersama mu. Bahkan jika kau mati dalam kobaran api tubuhku juga akan mengikuti tubuhmu yang terbakar, karena tubuh ku ini adalah bayangan mu". Ujar hinata
"Kenapa kau tidak meninggalkanku saja hinata?" Tanya naruto saat hinata memeluk tubuhnya
"Bukankah itu sudah jelas bahwa aku sangat suka dan cinta kepada dirimu." Ujar hinata dalam kobaran api yang sama saat berpelukan bersama naruto.
Semua orang yang melihat hal itu sangat terharu karena baik naruto atau pun hinata memiliki perasaan yang sangat dalam bahkan hinata sangat berani untuk mengorbankan nyawanya sendiri untuk tetap bersama dengan naruto. Semua orang disana merasa sangat terharu dan sedih, bahkan sasuke yang membakar naruto pun meneteskan air mata karena dia dengan terpaksa membakar naruto karena beberapa hal yang itu tidak bisa dia katakana.
"Sasuke, karena kau sudah berhasil mengalahkan ku dan hinata chan, aku akan memberikan imbalan atas itu semua", ucap naruto sambil membuat sebuah segel dan akhirnya mengaktifkannya.
"Para edotensei telah aku lepaskan dan aku tarik kembali, jadi aku harap kalian bisa hidup dengan tenang dan dapat mengingat kami dalam keadaan saat kami masih di desa dulu. Dan tak mengingat apa yang telah kami lakukan saat ini". Ujar naruto
"Ya, kami akan mengingat semua tentang mu, tentu saja hinata akan ikut dalam kenangan itu". Ujar sasuke
"Jiraya sensei, maaf aku tidak bisa menjadi seperti apa yang kau harapkan." Ujar naruto
"Kau yang terbaik diantara nagato dan minato, jadi aku rasa aku akan merasa bangga memiliki seorang murit yang sangat hebat. Walau dia tidak memiliki jalan yang sama dengan ku". Ujar jiraya
Sementara hinata sudah lama tidak bersuara dan hanya menikmati pelukan hangat dari naruto untuk yang terakhir kalinya. Dan hal itu membuat naruto sangat nyaman dalam pelukan hinata.
Setelah diam beberapa saat, naruto dan hinata akhirnya hancur menjadi debu dan meninggalkan semua yang ada di sana dalam berlinang air mata.
"Sasuke kun, apakah ini akan baik-baik saja untuk mu?" Tanya sakura pada sasuke karena sakura tau naruto adalah teman terbaik dan terdekat sasuke.
"Ya, ini akan menjadi sesuatu yang bagus untuk masa depan semua desa dan tentu saja untuk desa konoha." Ujar sasuke
Setelah kehancuran naruto dan hinata pedang neiburi, kiba dan yang lainnya diambil oleh sasuke untuk di serahkan pada pihak ninja kiri sebagai pemilik asli dari ke 6 pedang tersebut. Sementara itu di medan tempur di luar desa uzugakure, setelah kehancuran naruto dan hinata semua edotensei yang mereka hadapi semuanya telah hancur dan menyisahkan mayat mereka masing-masing.
"Yaach…..kita berhasil memenangkan pertempuran ini". Ujar seorang dari mereka
"Akhirnya selesai juga." Ujar kakashi
"Dimana sasuke dan yang lainya?" Tanya gara kepada kakashi
"Mereka menghentikan pengguna edotensei. Dan aku rasa mereka berhasil mengalahkan dan membuat orang itu membatalkan jutsu edotensei nya," balas kakashi
Sementara kembali ke desa uzugakure, sasuke dan yang lainya akhirnya menggendong satu persatu shinobi konoha yang sedang dalam keadaan pingsan dan membawanya kembali ke luar desa uzugakure.
"Tuan jiraya, bisakah kita langsung ke desa konoha saat keluar dari sini?" Tanya sasuke
" Maaf sasuke, aku tidak memiliki kemampuan yang seperti itu sekarang. Karena semakin jauh jarak maka cakra yang dibutuhkan akan semakin besar." Jawab jiraya
Setelah mengatakan itu, jiraya langsung membuat segel tangan dan membuka gerbang desa itu dan keluar dari desa uzugakure. Dan setelah keluar dari desa uzugakure maka mereka langsung berkumpul kembali ke rombongan yang mereka dan mengobati orang-orang yang terluka saat ini.
"Tolong bantuan medis disini", teriak sakura saat sudah dekat dengan markas mereka.
Melihat beberapa orang shinobi dari konoha yang tak sadarkan diri semua orang langsung panic dan membantu sakura untuk mengobati yang terluka.
"Kenapa bisa seperti ini?" Tanya kakashi
"Bukan apa-apa?" jawab sasuke meninggalkan kakashi yang bertanya padanya
"Kakashi sensei, aku harap jangan mengganggu sasuke dalam waktu dekat ini, dia sedang berduka". Ujar sakura
"Memangnya kenapa?" Tanya kakashi
"Naruto…".ujar sakura
'Mendengar sakura mengatakan naruto, kakashi akhirnya mengerti kenapa sasuke begitu terpukul saat ini. Karena dilihat dari keadaan semua orang saat ini maka narutolah orang yang mengendalikan edotensei yang mereka hadapi tadi. Dan untuk itu sasuke harus mengalahkan naruto dan menghancurkannya.' Pikir kakashi
"Aku mengerti…"ujar kakashi
Sementara itu, semua desa yang merasakan kemenangan saat mereka bisa mengalahkan para edotensei dan berpesta dalam semalam penuh untuk merayakannya. Sementara teman seangkatan naruto merasakan sedih karena teman baik mereka telah mereka bunuh dengan terpaksa dan hal itu membuat mereka shok dan masih belum bisa kembali kekeadaan mereka semula.
"Hy…sasuke kun, apakah kau sudah lebih baik?" Tanya sakura menghampiri sasuke
"Tidak terlalu baik, tapi aku takut bahwa aku melakukan hal yang salah. Karena menurutku hanya naruto seorang yang dapat menjadi teman dan rivalku saat ini. Dan aku ragu aku dapat mengendalikan diriku jika dia tidak ada nantinya". Ujar sasuke
"Tapi aku yakin kau akan dapat mengendalikan dirimu nantinya, karena jika hal yang sama terjadi padamu aku akan melakukan hal yang sama seperti hinata. Tidak mungkin aku akan meninggalkan kamu sendirian sasuke kun". Ujar sakura
"Kau ingat, hinata bahkan tak mengeluarkan teriakannya saat terkena api itu, bahkan naruto sendiri yang memiliki cakra yang besar dapat berteriak karena sakit yang dialaminya. Namun hinata bahkan hanya tersenyum saat api itu mengenai tubuhnya." Ujar sasuke
"Lalu apa yang kau cemaskan, bukankah mereka sudah kita musnahkan dan naruto juga sudah memaafkan kita". Ujar sakura
"Kau ingat, saat kita membuat hinata terluka dia mengatakan jika saja naruto melihat dia disakiti walau hanya sedikit maka naruto bisa saja menghancurkan kita dengan mudah. Dan yang membuatku heran adalah kenapa naruto tidak berbuat apa-apa?" Tanya sasuke
"Apakah kau mengatakan bahwa naruto masih hidup?" Tanya sakura
"Ya, kurang lebih begitu. Karena hanya aku yang memiliki doujutsu saat itu, aku bisa melihat gerakan bibir naruto yang mengucapkan " hati-hati kau dan yang lainya sasuke" hal itu. Dan aku rasa naruto sengaja untuk mengalah agar semua desa bisa santai dan dia bisa bebas dari tuduhan tentang kehancuran desa kiri,iwa dan kumo karena kematiannya." Ujar sasuke
"Jadi konoha sebaiknya bagaimana?" Tanya sakura
"Kita akan selalu waspada pada sesuatu yang mencurigakan, dan jangan lengah terhadap sesuatu yang mencurigakan". Ujar sasuke
"Ya, sebaiknya begitu"
Setelah berbincang dengan sakura tentang naruto, sasuke akhirnya menemui mizukage dan berniat mengembalikan ke 6 pedang kiri yang berhasil mereka rebut saat mereka mengalahkan naruto dan hinata.
"Dimana nona mizukage?" Tanya sasuke pada seorang shinobi kirigakure
"Ada di dalam tenda no 1 tuan hokage." Jawab shinobi itu
Sasuke langsung pergi meninggalkan shinobi itu dengan melangkah menuju ke tenda yang di tunjukkan nya. Setelah sampai di depan tenda itu sasuke segera meminta izin untuk masuk ke tenda.
"Permisi nona mizukage, apakah saya boleh masuk?" Tanya naruto
"Silahkan tuan hokage, ada apa gerangan anda menemuiku tuan hokage" ujar mizukage
Aku kemari ingin mengembalikan barang yang hilang dari desa kiri ujar sasuke mengeluarkan 6 pedang yang ia bawa dalam gulungan fuinjutsu.
"Ini adalah 6 dari 7 pedang kirigakure, kenapa bisa ada pada anda tuan hokage?" Tanya mizukage
"Aku mendapatkan ini dari seseorang yang aku kalahkan, jadi sebaiknya aku kembalikan ke desa yang memilik hak sah atas pedang ini" ujar sasuke
"Terima kasih tuan hokage" ujar mizukage.
Setelah mengembalikan pedang itu pada pihak kirigakure, sasuke kembali ke tenda para shinobi konoha dan akan pulang ke konoha besaok paginya.
#skip#
setelah pagi menjelang, sasuke pamit dengan semua kage yang lainnya bahwa dia akan menarik pasukannya dan kembali kedesa konoha. Karena desa kumo dan konoha tidak terlalu jauh maka hanya dalam waktu 3 jam mereka sampai di desa konoha dan kembali ke kediaman mereka masing-masing. Sementara itu, klan hyuga merasakan sedih yang tak terkira karena kematian dari hinata yang tak mereka duga karena dia tewas karena ingin selalu bersama dengan naruto. Dan kini hiashi hanya termenung menyesali kelakuannya yang tidak mengizinkan naruto bersama hinata. Dan setelah mendengar kematian hinata dari neji dan team yang dibawa sasuke untuk ke desa uzugakure bahwa hinata tewas karena naruto melindunginya dari amaterasu, namun karena ingin selalu bersama dengan naruto hinata malah memeluk naruto yang sedang terbakar api amaterasu ditubuhnya, sehingga naruto dan hinata tewas dalam kobaran api amaterasu sasuke.
#skip#
Setelah 8 hari berlalu di desa uzugakure, naruto dan hinata muncul seperti edotensei namun bukanlah edotensei melainkan sebuah jutsu yang diaktifkan sebelum kematian naruto.
To be continue
