Judul : JUTSU ( The Next Level )

Author : Rahmat Ardi Wijaya

Disclaimer : masashi kashimoto

Chapter : 14

Alur : maju mundur

Rated : T

Pairing : …..?

Genre : edventure

"Sebelumnya di jutsu"

Mereka tidak lagi melarikan diri, mereka berniat menghadapi kita dan telah membuat beberapa jebakan dan sudah mengistirahatkan tubuhnya dalam beberapa menit. Ujar hinata

Baiklah kalau begitu, kita akan menyerang mereka seperti saat mereka menyerang genin dari kiri tadi. Ujar naruto

Dan saat sudah Nampak keberadaan dari izumo dan kawan-kawan naruto dan hinata langsung menyerang kearah yang berbeda yaitu naruto kearah shin dan izumo sedangkan hinata kearah haruka. Karena serangagan yang dilancarkan mereka secara mendadak akhirnya mereka bertiga terkena tendangan dari kakai hinata dan naruto.

"Kalian lumayan cepat untuk seukuran genin, tapi itu bukan masalah karena kalian adalah generasi dari semua klan yang ada di desa konoha". Ujar naruto

"Kau adalah genin dari desa uzugakure, sekarang aku tahu kenapa kau bisa mengetahui lambang yang ada pada rompi chunin desa kami" ujar izumo

"Akhirnya kau sadar, hinata chan silahkan pilih lawan mu." Ujar naruto

Hinata yang dari tadi membawa 5 senjata di punggungnya kini mencabut salah satunya dan menunjukkannya kearah haruka.

"Aku pilih yang itu," ucap hinata

"Baiklah, aku tidak akan ikut campur dalam pertempuran kalian dan untuk kalian berdua jangan coba-coba bergerak karena itu akan membahayakan diri kalian sendiri" ujar naruto mengeluarkan banyak sekali jarum yang berukuran sama seperti yang di pengang hinata dan menancapkanya di depan dirinya.

"Kami adalah team, jadi kami akan bertarung bersama". Ujar izumo dan dibalas anggukan oleh shin

"Tidak apa-apa, aku adalah putri pertama dari hokage jadi aku pasti akan menang" ujar haruka maju beberapa langkah

"Ini adalah cermin dari seorang shinobi sejati. Baiklah jika kau menang maka aku akan melepaskan mu dan teman temanmu" ujar hinata

"Bagaimana dengan orang disana" ujar haruka

"Naruto kun setujukan dengan ide ku?" Tanya hinata

"Baiklah, asal kau tidak merepotkan ku nanti". Balas naruto langsung bermeditasi

Hinata yang membawa pedang jarum miliknya akhirnya bersiap dan mengambil ancang-ancang untuk menyerang sementara haruka juga melakukan hal yang sama dengan kunai di kedua tangannya.

Hinata langsung berlari dan menebaskan pedang miliknya dan ditangkis dengan mudah oleh haruka hal itu terjadi berkat bantuan dari sharingan di matanya. Dan berusaha membalas serangan yang dilakukan hinata dengan sebuah tendangan kaki kanan, namun hinata langsung mundur kebelakang dan mengaktifkan sebuah jutsu.

Fuinjutsu : ledakan ujar hinata

Terjadilah sebuah ledakan di belakang haruka dan dari ledak itu banyak sekali serpihan-serpihan dari kunai dan shuriken sehingga serpihan itu menyerang kearah haruka, akan tetapi hanya beberapa saja yang berhasil mengenai tubuh haruka.

"Kau ternyata hebat juga, apakah ini adalah berkat sharingan di matamu itu?" Tanya hinata

'Orang ini sangat berbahaya, sejak kapan dia memasang fuin disana' pikir haruka dengan melihat hinata

"Oh….kau bahkan menunjukkan mata yang sangat indah itu padaku. Aku sungguh terpesona" ujar hinata

"Hinata chan, kau jangan terlalu meremehkan seseorang" ujar naruto

Hinata langsung mencibirkan lidahnya dan kembali menatap kearah lawannya, namun tiba-tiba haruka sudah menyerangnya dengan lutut kanan miliknya namun karena reflek yang bagus hinata menahan serangan itu dengan kedua tangannya dan menempelkan sebuah seal gravity disana lalu melemparkan haruka ke belakang dan mengiringinya dengan pedang miliknya. Haruka yang memiliki sharingan melihat dalam gerakan lambat pedang itu melewatinya namun tanpa di duganya sesuatu terjadi pada tubuhnya hingga tubuhnya langsung terhempas ke bawah.

"Haruka…"teriak izumo

"Etstttt…..ingat kalian dilarang bergerak". Ujar naruto

Dengan khawatir izumo melihat adiknya yang jatuh dengan sangat keras. Sementara haruka berusaha untuk bangit dari jatuhnya dengan susah payah. Setelah melihat ada apa di kakinya maka dia baru tahu bahwa yang menyebabkan dia terjatuh begitu kuat adalah seal gravity ini.

"Kau melakukan sesuatu dengan cepat, bahkan aku tidak sadar jika kau sudah menempeklan fuin ini pada ku". Ujar haruka membuat segel tangan dan melepas fuinjutsu itu.

'Wah..wah…wah…..ternyata desa konoha tealah memperhitungkan manfaat dari fuinjutsu'. pikir naruto

"Kau ternyata juga bisa melakukan fuinjutsu, ini benar-benar menarik" ujar hinata yang tiba-tiba menghilang dan muncul di belakang haruka

"Haruka di belakangmu!" Teriak izumo

Haruka langsung reflek dan berhasil menangkis serangan itu namun entah kenapa dia masih terdorang cukup jauh akibat tendangan dari hinata.

Karena luka yang dideritanya akhirnya haruka memakan sebutir pil dari kantongnya. Dan semua luka yang ada pada tubuhnya kembali seperti semula. Sementara hinata yang melihat itu hanya tersenyum karena sakura telah membekali anaknya dengan sesuatu yang bermanfaat.

"Sepertinya ini akan sedikit lama naruto kun!" Teriak hinata

"Kita memiliki waktu 5 hari jika memang kau kuat maka bertarunglah sampai hari itu berakhir" ujar naruto menanggapi perkataan hinata

"Baiklah aku akan serius sekarang" ujar haruka mengaktifkan sharingan miliknya namun bukan satu tome akan tetapi dua tomoe yang muncul di matanya

"Izumo lihat mata sharingan haruka sudah masuk level berikutnya". Ujar shin

"Iya, kamu benar ini sungguh keberuntungan dalam kesempitan, akhirnya dia bisa membangkitkan satu level sharingan kembali". Ujar izumo

Sementara hinata sama sekali tidak gentar melihat sharingan itu, dia malah tersenyum melihat seorang gadis memiliki mata yang sangat mengerikan itu.

"Hahahaha….naruto kun apakah kau melihatnya, ini sangat bagus seorang gadis dengan rambut bunga sakura memiliki mata seperti darah, ini akan benar-benar menarik" ujar hinata

Elemen api : bola api raksasa

Dengan tiba tiba haruka mengeluarkan bola api raksasa sementara hinata hanya diam dan melihat bola api yang sangat besar itu, lalu dengan beberapa segel akhirnya bola api itu masuk kesuatu ruangan dengan menggunakan fuinjutsu miliknya. Sedangkan haruka sangat terkejut karena jutsu level B miliknya dapat ditahan semuadah itu hanya dengan sebuah fuinjutsu.

Dengan cepat hinata membalas serangan dari haruka, karena kaget jutsunya dapat ditahan akhirnya haruka terkena pedang jarum milik hinata di bagian lengannya dan langsung berdarah sangat banyak. Izumo yang meihat hal itu langsung menghampiri haruka dan mengatakan bahwa mereka menyerah.

"Apa mau kalian akan aku turuti" ucap izumo

"Kami ingin mata mu", ujar naruto sehingga membuat semua orang di sana terkejut termasuk hinata

" Baiklah akan aku berikan" ujar izumo langsung mengeluarkan kunai dan hendak mencongkel matanya, namun sebelum ujung kunai itu mengenai bola mata dari izumo sebuah benang keluar dari telunjuk naruto dan menghentikan pergerakan tangan izumo.

"Aku hanya bercanda, sharingan adalah mata yang istimewa. Jadi biarkan pemilik aslinya saja yang menggunakannya." Ujar naruto

"Lalu apa yang kau inginkan?" Tanya izumo lagi

"Kalian cukup menyerahkan kantong peralatan adikmu karena suda kalah dari teman ku". Ujar naruto

"Baiklah ambil pil ini, ini adalah pemberian dari orang tua kalian jadi aku tidak berhak untuk mengambilnya", ujar naruto melemparkan satu botol pil kepada izumo

"Dengarkan aku baik-baik, jika di pertempuran final kita bertemu aku akan mengalahkanmu tanpa ragu" ujar naruto langsung pergi meninggalkan mereka berdua

#skip#

Dari sekian banyak team yang ikut dalam ujian chunin tahap kedua hanya ada beberapa team saja yang masuk ketahap ketiga

Team pertama yaitu team dari uzugakure

Team kedua adalah team konohamaru( kembar uchiha dan putra shino)

Team ketiga adalah team hanabi ( putra lee dan putra dan putri kembar neji tenten)

Team ke 4 adalah team mogi ( inoshikachou) , 2 Team dari sunagakure , 3 team dari kumo, dan 1 team daari kiri dan iwagakure.

Jadi total team yang akan ikut dalam babak ke 3 adalah 11 team dan team dari uzugakure kehilangan satu anggota dalam babak kedua tapi itu tidak masalah karena jumlahnya bisa dihitung dengan mudah.

"Baiklah pertarungan dalam babak ke 3 akan kita laksanakan pada satu bulan mendatang, dan dalam masa itu para peserta dilarang mengambil atau diberikan misi". Ujar panitia

Setelah beberapa pesan yang disampaikan oleh panitia akhirnya selesai maka naruto dan hinata kembali pergi keichiraku ramen dan disana mereka bertemu dengan konohamaru dan kawan-kawannya

"Paman, apakah ramen jumbo masih ada" ujar naruto bertanya

" Tentu saja masih", jawab paman itu

"Aku pesan satu jumbo dan satu ramen miso, tolong cepat ya paman". Ujar naruto

Konohamaru yang berada disana merasakan sesuatu yang sangat pamiliar ditelinganya. Ya itu dia "ramen jumbo dan ramen miso" adalah ramen yang selalu dipesan oleh kak naruto dan kak hinata'. Pikir konohamaru

Dan begitu juga dengan yang lainya kecuali paman iciraku yang sedang menyiapkan pesanan naruto

Konohamaru dan kedua temannya beserta hanabi kini duduk diam tanpa bersuara mereka hanya diam dan mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh kedua genin dari uzugakure itu.

"Nee naruto kun, apakah nanti malam kita akan tidur di penginapan?" Tanya hinata

"Tidak, kita akan langsung pulang. Dan tidur karena seluruh tubuhku merasakan sakit yang sangat amat sakit, mungkin karena sudah lama tidak olahraga" ujar naruto

"Nanti malam aku di peluk lagi ya naruto kun", ujar hinata berbicara didekat telinga naruto

"Ya, terserah kamu saja yang penting kamu senang hinata chan". Balas naruto

Sementara itu konohamaru sudah hampir meledak karena sangat penasaran siapa sebenarnya mereka berdua itu, kenapa mereka menggunakan nama dua orang yang sangat sacral di teinga mereka. akan tetapi berkat hanabi yang ada disana maka konohamaru masih bisa duduk dibangkunya saat ini. Sementara naruto dan hinata memakan ramen mereka dengan lahap, bahkan beberapa kali mereka berdua saling menyuapi didepan konohamaru dan kawan-kawan.

"Ne…hinata chan, kita akan membagi semua hasil yang kita dapat dalam fuinjutsu yang berbeda-beda" ujar naruto

"Kapan kita melakukannya?" Tanya hinata

"Sekarang" ujar naruto

Langsung keluar dari kedai ramen dan mengambil gulungan yang ada pada hinata dan mengeluarkan semua isinya. Sehingga dalan sekejap saja halaman iciraku ramen kini sudah ada tumpukan peralatan ninja yang sebelumnya disimpan dalan sebuah fuin milik naruto dan hinata.

"Baiklah ini mungkin akan sedikit lama, jadi aku akan memesan makanan kembali sebelum kita pulang kita akan makan lagi disini" ujar naruto pada hinata

Melihat senjata yang sangat banyak itu konohamaru secara spontan bertanya

"Darimana kalian mendapatkan senjata sebanyak itu?" Tanya konohamaru

"Ini adalah hasil dari kami berkeliling di hutan kematian saat ujian babak kedua dan kami memunguti semua senjata dan mengumpulkannya jadi satu dan sekarang kami akan menyortirnya, dan yang sudah tidak dapat dipakai akan kami lebur untuk dibuat senjata baru dengan ukuran yang ideal bagi kami." Jawab naruto sambil menyortir dan memisahkan jenis senjata itu.

Dan saat semuanya sudah terkumpul dan dihitung-hitung akhirnya mereka mendapatkan 73 kunai yang masih bagus dan 43 kunai yang rusak, 65 suriken dalam keadaan bagus dan 54 shuriken dalam keadaan rusak, 5 shuriken raksasa tipe angin dalam keadaan baik, dan ada juga double stik dan lain-lainya.

"Hinata chan apakah ini sudah semuanya?" Tanya naruto

"Ya, kurasa sudah semuanya". Jawab hinata

"Baiklah paman aku dan teman ku akan pulang sekarang, jadi semoga dagangan paman bisa laris seperti pada masa dulu". Ujar naruto langsung pergi di ikuti hinata

Setelah kepergian dari mereka berdua, konohamaru dan teman-teman nya kini mulai membantu paman ichiraku untuk menutup kedainya karena dagangan paman ini sudah habis dan kini dia akan menutup kedainya. Sementara naruto dan hinata kini berjalan dengan sangat santai menuju ke desa mereka saat ini.

"Nee….naruto kun bagaimana perasaan mu saat kembali kekonoha setelah sekian lama tidak ke konoha?" Tanya hinata

"Sedikit terkejut karena kemajuan yang dialami oleh konoha, apakah itu karena semua desa menjadi aliansi sekarang hingga menyebabkan desa konoha bisa sangat makmur dalam waktu 10 tahun" ujar naruto

"Aku rasa juga begitu, ini semua karena semua desa bisa makmur dan kini saatnya mereka mengingat kita. Benarkan naruto kun?" Tanya hinata

"Ya kita akan berlatih semua aspek yang dulu pernah kita lakukan" ujar naruto

Mereka berjalan dengan santai dan tidak ada yang mengganggu perjalanan mereka, hal ini seperti yang terlihat bahwa semua desa sudah berdamai dengan desa tetangganya. Bahkan hanya untuk sekedar brandalan saja sudah sangat jarang ada atau mungkin mereka sedang bersembunyi dan membuat sebuah kelompok yang besar dan mau merusak kedamaian antar desa ini suatu saat nanti. Akan tetapi hal itu sama sekali tidak membuat naruto beserta hinata risau karena desa mereka akan sangat aman saat itu terjadi kecuali jika mereka memiliki seorang ahli fuinjutsu didalamnya. Setelah 5 jam perjalanan akhirnya naruto dan hinata sampai di pintu gerbang desa mereka dan naruto yang sudah siap dengan segelnya dan membuka gerbang itu dari luar.

"Ayo kita masuk hinata chan", ujar naruto memegang tangan hinata

"Iya…"balas hinata singkat

Setelah mereka memasuki desa uzugakure, akhirnya mereka menemukan sebuah bangunan dari kayu yang cukup megah dan memasukinya.

"Kami pulang…"ujar naruto dan hinata memasuki rumah megah mereka

"Naruto kun mau mandi duluan atau aku yang mandi duluan"? Tanya hinata

"Ehmm….aku mau mandi bersama saja ah….bagaimana? mau tidak?" Tanya naruto

"Ahh/…..bukankah kita baru dari perjalanan jauh, apakah naruto kun tidak lelah?" Tanya hinata

"Tentu saja tidak aku sangat bersemangat tentang hal ini". Ujar naruto

Setelah mengatakan itu hinata langsung menyiapkan air hangat untuk mereka berdua mandi. Sementara naruto menunggu dengan memasuki alam bawah sadarnya.

"Hey jubi, apakah kau baik-baik saja?" Tanya naruto

"ada perlu apa kau kemari?" Tanya jubi

"Aku hanya ingin mengobrol denganmu. Apakah kau mengetahui tentang sebuah segel fuinjutsu yang di ciptakan oleh pendahuluku untuk membuat desa ini tak terlihat dan dapat masuk melalui sebuah fuin juga"? Tanya naruto

"iya tentu saja aku tau, walaw hanya sedikit dari memori yang diingat oleh kyubi" jawab jubi

"Bisakah kau menceritakannya pada ku"? Pinta naruto

"Heh….kau tidak akan pernah bisa membuat atau meniru fuin itu, karena orang yang membuat ini adalah seseorang yang memiliki sebuah kegilaan dalam hal fuinjutsu dan karena itu dia bahkan bisa membunuh malaikat kematian dalam hakkifuin yang sering digunakan oleh para hokage." Ujar jubi

"Tidak mungkin? Itu sesuatu yang menakjubkan" ujar naruto

…"baiklah jika kau masih belum mau berteman dengan ku, maka dari itu aku akan menunggu sampai kau bisa menerima ku sebagai teman ku". Balas naruto

Setelah mengatakan itu naruto keluar dari alam bawah sadarnya dan kembali kedunia nyata. Dan disana hinata tengah berdiri tanpa busana untuk mandi bersama dengan naruto.

"Apakah naruto kun sudah selesai dengan jubi, aku disini sudah lama menunggu tau". Ujar hinata

"Ohh…kau hinata chan, membuat aku terkejut saja, apakah airnya sudah hangat?" Tanya naruto

"Iya tentu saja, apakah kau tidak lihat aku sudah tidak pakai busana." Ujar hinata dengan berkecak pinggang

"Hehee…maaf…"ujar naruto langsung melepas pakaiaan nya dan mengajak hinata masuk kekamar mandi milik mereka.

Setelah di kamar mandi naruto dan hinata masuk kedalam bak mandi secara bersama-sama, dengan posisi hinata yang dipangku oleh naruto.

"Nee hinata chan kita akan memulai latihan besok". Ujar naruto dengan memegang oppai hinata

"Latihan apa yang akan kita lakukan pertama kali"? Tanya hinata dengan tenang karena dia sudah biasa seperti ini dengan naruto

"Kita akan melakukan latihan dari awal yaitu control cakra, setelah itu perubahan jenis cakra, lalu seterusnya secara berturut-turut." Ujar naruto dengan mendekatkan mulutnya ke oppai hinata

"Ahkk….apakah aku juga memiliki perubahan jenis cakra naruto kun?" Tanya hinata sedikit berteriak karena naruto mengisap putingnya.

Naruto sama sekali tidak membalasnya dia hanya menganggukkan kepalanya tanda iya untuk pertanyaan dari hinata.

"Tapi naruto kun, apakah aku boleh menggunakan byakugan dalam ujian nanti?" Tanya hinata

Mendengar perkataan dari hinata, naruto langsung melepaskan mulutnya dari putting hinata untuk menjawab pertanyaan itu.

"Jika menurutku kau jangan menggunakannya dari awal, gunakan saat kau dalam terdesak saja". Ujar naruto sambil meremas oppai hinata

"Nee…naruto kun bisakah aku memegang milikmu?" Tanya hinata karena selama dia hidup bersama naruto, baik hinata dan naruto tidak pernah memegang area bawah mereka masing-masing.

"Jika kau ingin kau boleh memegang nya, tapi jangan sampai kau ketagihan ya, bisa repot aku nanti". Ujar naruto menggoda hinata

Dengan tangan yang gemetar hinata memegang penis naruto yang sudah membesar dan keras.

"Jangan ragu untuk memegangnya hinata chan, nanti aku batalkan izinku jika kau ragu". Ujar naruto

Dengan mendengar hal itu hinata akhirnya memegang penis naruto tanpa ragu, karena kalau menurut kebiasaan naruto dia akan berkata serius jika hal itu menyangkut masalah ini.

"Apakah ini enak naruto kun?" Tanya hinata sambil menggerakkan tangannya mengurut penis naruto

"Ya, itu enak hinata chan". Jawab naruto

#skip#

Akhirnya acara mandi dengan diselingi sentuhan dan rayapan tangan naruto dan hinata kini berakhir dengan meninggalkan lelah di tubuh keduanya. Dengan berjalannya waktu akhirnya malam pun tiba menghampiri mereka berdua. Sementara itu didesa konoha gakure izumo dan haruka menceritakan apa yang terjadi pada mereka saat ujian chunin babak kedua berlangsung. Dan tentu saja menceritakan tentang bagaimana seorang genin dari uzugakure akhirnya melawan mereka dengan akhir kekalahan dari haruka. Namun karena pertempuran itu haruka dapat membuat sharingan miliknya menambah tome yang ada padanya.

"Ini sangat aneh? Apakah dia mengatakan sesuatu tentang mata mu?" Tanya sasuke pada putri nya

"Dia hanya mengatakan bahwa mata ku sangaat indah. Dan itu akhirnya membuat aku jadi sedikit marah karena dia mengatakan hal itu dengan nada mengejek". Ujar haruka

"Dan kau izumo apa pendapatmu tentang yang laki-laki"? Tanya sasuke

"Dia adalah seorang genin dengan pemikiran yang benar-benar rumit, dia bahkan melepaskan kami saat dia telah menganggap kami lulus dari tes". Ujar izumo

"Tes? Maksud mu apa?" Tanya sakura

"Saat haruka kalah dari wanita itu, maka aku langsung membantu haruka. Dan wanita itu menghentikan pertempurannya setelah pemuda itu menghampiriku. Dan dia menyuruhku untuk memberikan sharingan padanya agar team kami bisa selamat dari maut, akan tetapi saat aku hendak memberikan nya dia menghentikan gerakan tanganku dengan sebuah benang yang penuh dengan cakra. Dan mengatakan bahwa mata istimewa harus digunakan oleh orang yang istimewa dan aku adalah salah satu dari orang istimewa itu sehingga dia mengganti mata ku dengan satu kantong senjata milik haruka dan juga dia mengembalikan pil yang diberikan oleh ibu." Jelas izumo

"Dia tahu bahwa pil itu dari ibumu? Bagaimana caranya dia tahu?" Tanya sasuke

"Entahlah ayah, aku sendiri heran dengan orang itu". Ujar izumo

"Dengarkan ibu, kalian harus berhati-hati jika berhadapan dengan mereka berdua, dan jangan gegabah untuk menghadapi orang-orang seperti itu." Nasehat sakura pada anaknya

"Iya ibu kami mengerti, bahkan dengan sharinganku saat ini wanita itu masih bisa menanamkan segel fuin di kakiku" ucap haruka

Hah….jika memang itu yang terjadi maka ada dua kemungkinan, pertama kamu belum bisa memanfaatkan secara maksimal doujutsu milikmu, dan yang kedua adalah dia bisa bergerak dengan gila saat membuat seal dari sebuah fuin". Ujar sasuke

"Tapi ayah, gerakan yang mereka berdua lakukan itu sama sekali tidak bisa dilihat oleh mataku yang sudah full seperti ini" ujar izumo

"Itu berarti mereka telah berhasil dalam tahap fuinjutsu yang luar biasa. Sakura chan apakah kau ingat kamampuan dari naruto saat terakhir kita bertemu?" Tanya sasuke

"Ya, dia memiliki hiraishin no jutsu yang sangat hebat dan tidak membutuhkan kunai segel untuk melakukannya." Jawab sakura

"Itu dia, jika memang mereka berdua adalah keturunan mereka maka tidak menutup kemungkinan mereka berdua telah mempelajari hiraishin itu dengan baik. Dan untuk kalian sharingan tidak akan berguna jika mereka bukanlah berlari atau bergerak" ujar sasuke

"Naruto adalah nama dari laki-laki genin itu ayah, bagaimana ayah tahu nama itu?" Tanya izumo

"Baiklah mungkin kalian belum mendengar sebuah cerita dulu yang melibatkan nama naruto dan hinata. Ayah akan ceritakan sedikit tentang mereka berdua. Pertama mereka berdua adalah pasangan kekasih yang tidak pernah di setujui oleh ayah hinata yaitu hiashi hyuga. Kedua naruto adalah pahlawan konoha saat invasi yang dilakukan oleh sebuah organisasi criminal yang bernama akatsuki yang ingin mengambil kyubi atau ekor 9 dari dalam tubuh naruto. Ketiga naruto adalah seorang yang dapat dikatakan master dari fuinjutsu karena darah uzumaki yang dimilikinya sehingga hubungan nya dengan hinata bisa berjalan sangat lancar karena dia menandai hinata dengan sebuah segel hiraishin. Ke empat hinata adalah orang yang akan melakukan apa saja untuk naruto begitupun sebaliknya. Kelima saat terjadi perang dunia shinobi naruto adalah satu-satunya yang bisa menyegel semua biju kedalam tubuhnya kecuali hachibi dan shukaku yang sekarang berada di desa kumo dan suna, selain itu dalam perang itu juga naruto dapat menggunakan sebuah jutsu terlarang yang digunakan oleh musuh yaitu edotensei dan di konoha Cuma orochimaru yang bisa melakukan itu saat ini. Dan yang terakhir naruto dan hinata adalah teman ayah dan ibu, terutama naruto yang sudah seperti saudara kandungku. Dia bahkan membantuku dalam membangkitkan sharingan dan mangekyou sharingan". Ujar sasuke

"Dan satu lagi sasuke kun, naruto tidak mempan dengan sharingan mauapun mangekyou sharingan karena semua syarap otaknya telah di temple dengan fuinjutsu yang sangat kuat sehingga jika ada seseorang yang ingin melihat isi pikirannya dengan doujutsu maka hal itu akan percuma saja". Tambah sakura

"Iya, yang dikatakan ibu kalian adalah benar. Bahkan semua orang penting di konoha tidak mengetahui apa sebenarnya yang ada di pikiran naruto". Ujar sasuke

"Jadi apakah orang yang kami lawan itu sangat berbahaya ayah?" Tanya haruka

"Jika kalian menghadapi mereka secara satu lawan satu kemungkinan kecil itu kalian akan menang, namun jika kalian melawan nya secara berkelompok maka itu akan membuat kalian terbunuh". Ujar sasuke

Setelah diskusi tentang ujian dari izumo dan haruka akhirnya mereka memutuskan untuk tidur karena hari sudah beranjak gelap.

To be continue