Tittle : Welcome at Night
Cast : kibum x kyuhyun.
Genre : AU, fantasy, romance (genre bisa berubah-ubah sesuai mood lizz) #digaplok_
Warning : GS, bahasa tidak baku dsb, hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.
Summary : kibum bertemu dengan yeoja aneh yang menyeretnya kedalam ketidak normalan yang bahkan sulit untuk di percayainya/"cih...menyebalkan"/"Welcome at Night"/ Desember Ceria Kihyun.
.
.
.happy reading ^^
.
.
.
[~Lizz_L_L~]
Bulan terlihat menyembul di antara hamparan awan kabut malam itu, sedikit menyembunyikan beberapa sosok manusia-manusia dengan raut wajah tak jelas karena tertutp bayangan gelap beberapa gedung tinggi, mereka berlarian lincah di atas gedung tanpa takut untuk jatuh, sesekali terlihat salah satu dari mereka mengendusi udara malam seolah mencari sesuatu lewat angin, samar indra penciuman tajam mereka seolah berhasil merasakan aroma sama seperti yang mereka miliki, seorang dari jenis mereka yang beraroma sama namun terasa sedikit berbeda, aroma seorang yang lebih kuat dan lebih berbahaya, sang manusia terinfeksi pertama.
Langkah kaki mereka terhenti saat tatapannya terarah pada tulisan "PARADISE CLUB" yang terpasang jelas di atas pintu menyala terang dan terkesan sedikit mewah itu, sebuah club malam yang terlihat ramai dengan suara hingar bingar musik DJ yang terdengar keras dan menghentak-hentak kesunyian malam.
" dia disini, aromanya begitu jelas" titah si pirang pada empat orang di belakangnya, perlahan dia memejamkan matanya dan mengendusi udara malam sekali lagi memastikan jika yang di ciumnya benar-benar aroma orang yang mereka cari, perlahan kelopak mata pemuda bersurai pirang itu terbuka menampilkan netra dengan warna darah, merah menyala menatap pada bangunan yang berdiri di depannya dengan tatapan tajam yang sulit di artikan.
" temukan dia" ucapnya dingin sementara keempat orang yang ada di belakang pemuda bersurai pirang itu telah menyebar dan menghilang tanpa bekas tanpa di suruh untuk kedua kalinya, karena perintah sang pemimpin adalah mutlak bagi mereka.
" cho kyuhyun, kau milikku" bisiknya pada angin.
[~Lizz_L_L~]
Lagu yang menghentak-hentak itu seakan membuat seorang gadis dengan surai coklat madunya berada dalam dunianya sendiri, menari dengan lincah dengan gaya sensual dan sedikit mengoda di tengah lantai dansa hingga menjadi pusat perhatian beberapa laki-laki yang tertarik begitu saja dengan pesonanya yang menguar bagai magnet yang tak mampu di tolak oleh mereka semua.
Bahkan belum lama dirinya menginjakan kakinya di lantai dansa membuatnya kelilingi oleh beberapa pemuda tampan yang mengerubutinya seolah gadis itu adalah ratunya pesta yang terlihat berkilau serta mempesona malam itu, sementara sang wanita terlihat acuh dengan aksi laki-laki hidung belang di sekelilingnya yang mulai menjelajahi tubuh sang gadis yang terlihat asyik menikmati musik keras tanpa mau peduli dengan tatapan mata liar dari pemuda-pemuda yang mengerubutinya seolah ingin menelanjangi saat itu juga apalagi melihat pakaian gadis itu yang terkesan sangat seksi yang memperlihatkan kaki jenjang mulusnya yang terekspos dengan sempurna dalam balutan hot pant hitam yang di kenakannya malam itu, gadis itu-cho kyuhyun- seolah tak perduli dan tak terganggu dengan aksi kurang ajar mereka seperti sengaja membiarkan mereka melakukan hal itu pada dirinya sendiri atau mungkin gadis itu terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan tak sadar dengan apa yang terjadi di sekelilingnya.
Tanpa di sadari kyuhyun sebuah tangan meraba hingga berniat meremas payudaranya sampai saat sebuah tangan kekar menghentikannya aksinya di udara menatap tajam pemuda brengsek yang berniat menyentuh tubuh kyuhyun dengan tatapan mata memperingatkan.
" kau ingin mati hah...pergilah sebelum ku habisi nyawamu" geramnya dengan tatapan membunuh seraya menghempaskan kasar tangan pemuda kurang ajar yang berniat buruk pada kyuhyun, pemuda itu melotot marah pada si pirang namun amarahnya tiba-tiba menguap saat tatapan matanya bertemu dengan netra si pirang, entah kenapa membuatnya sulit untuk membantah tak ingin mendapat masalah lebih pemuda itu pergi meninggalkan si pirang dan kyuhyun.
" hei... apa kau baik-baik saja?! siapa namamu?!" tanya seorang pemuda bersurai pirang yang menolongnya, bertanya pada kyuhyun dengan sedikit berteriak untuk mengalahkan suara musik yang masih terdengar keras dan menghentak.
Kyuhyun mengerling senang melihat penampakan pemuda yang ada di depannya yang terlihat sedikit menarik di matanya, sungguh berapa botolpun kyuhyun minum dia tak akan pernah mabuk,karena seberapapun kyuhyun minum dia tak akan mabuk karena kyuhyun adalah peminum yang handal lagipula berkat virus ini dia kebal terhadap apapun meskipun itu racun yang mematikan, bukankah menjadi seorang seperti kyuhyun sangat mengagumkan.
Namun alasan kyuhyun membiarkan pemuda-pemuda itu berlaku kurang ajar padanya adalah karena dia bosan bukanya kyuhyun merasa senang saat di lecehkan, tidak gadis itu hanya merasa sedikit bosan menanti sesuatu yang tak kunjung menampakan diri malam ini, dia hanya sedang ingin bermain sedikit dengan beberapa pemuda yang ada di club malam sebelum dia memulai aksinya, namun kedatangan pemuda bersurai pirang yang ada di depannya ini sedikit membuat kyuhyun merasakan sensasi aneh yang belum pernah dirasakannya, seolah ada aura tak kasat mata yang menariknya mendekat membuat tubuhnya bergetar karena menahan rasa senang dan membangkitkan semangat kyuhyun untuk menaklukkan pemuda dengan paras sempurna itu, menurut kyuhyun pemuda yang ada di depannya ini tidak terlalu buruk, kyuhyun menyeringai menatap mengoda pada pemuda di depannya itu, mendekatkan wajahnya menatap intens mata pemuda itu.
" aku baik, kyuhyun, cho kyuhyun..." bisik kyuhyun dengan gerak bibir yang sensual tidak berusaha berteriak seperti orang kebanyakan seolah memancing reaksi pemuda yang ada di depannya.
Pemuda itu tersenyum kecil, sepertinya sangat tertarik dengan sosok gadis yang terlihat memukau dengan segala pesonanya itu.
" kris wu dan sepertinya aku tertarik padamu" bisik pemuda bernama kris mengikuti gaya bicara kyuhyun, mendekatkan tubuhnya pada tubuh kyuhyun dan keduanya terdiam di atas lantai dansa saling menatap intens satu sama lainnya.
Kyuhyun berjalan mendekati kris dengan tatapan yang sulit di artikan, mengalungkan tangannya ke leher pemuda yang terlihat mengoda di matanya untuk di abaikan tanpa aba-aba kris menarik tubuh kyuhyun agar menempel di tubuhnya, perlahan kyuhyun mulai mendekatkan wajahnya dengan si wu itu, sesekali mata kyuhyun menatap bibir kissable mengoda milik pemuda tampan yang ada di depannya, sebelum bibirnya menyentuh bibir kris tubuh kyuhyun di tarik paksa oleh seseorang hingga tautan kemesraannya dengan kris terpisah.
Membuat kyuhyun mengerutu pelan karena dia telah kehilangan mangsa tampannya, terlihat seorang pemuda mungil menarik tangannya menjauhi lantai dansa membawa kyuhyun ke tempat yang lebih sepi di lorong club itu.
" oi...bacon, sedang apa kau disini, kenapa mengangguku?!" tanya kyuhyun dengan wajah santainya setelah mengetahui si penarik ternyata adalah adik mungilnya yang berisik.
" wow, tak kusangkah kau berani kemari sendirian, apa phobiamu dengan manusia sudah sembuh, kau hebat bisa menyusulku dan menarikku di antara lautan manusia busuk itu" ucap kyuhyun memberikan aplause untuk baekhyun dengan raut wajah takjub yang berlebihan menciptakan decihan sebal makhluk mungil yang ada di depannya, tanpa menjawab pertanyaan kyuhyun, baekhyun menatap kyuhyun tajam seraya berkacak pingang.
" nuna, apa yang kau lakukan?! Kau akan menciumnya huh...demi tuhan nuna jangan pernah melakukan hal itu lagi, jangan pernah melakukan kontak fisik dengan manusia lainnya nuna" marah baekhyun pada kyuhyun dengan segala tingkah kyuhyun terpaksa baekhyunlah yang harus repot-repot memperhatikan tingkah ceroboh dan kekanakan kyuhyun.
" ah...aku lupa, maaf bacon, tidak akan terjadi lagi" cengir kyuhyun menatap baekhyun masih dengan sikap santainya dan menunjukan tanda v-sighnya seolah tak merasa bersalah bila seseorang tertular darinya, gampang jika orang itu sampai tertular infeksi-tarik-ajak ketempat sepi-dan gorok lehernya-selesai-itulah yang ada di pikiran kyuhyun.
" kenapa kau harus kesini sih nuna, apa tidak ada tempat lain, aku tidak suka ada di sini, terlalu berisik terlalu banyak manusia" ucap baekhyun sedikit bergidik ngeri membayangkan dirinya yang menerobos kerumunan manusia itu dengan sikap berlebihan, memperlakukan orang-orang yang ada di dalam club seperti sebuah wabah penyakit menular mematikan yang dengan sekejab bisa membunuhnya.
" yakin mereka ada di sini?!" tanya baekhyun ingin memastikan sekali lagi pada kyuhyun tentang keberadaan para demon.
" entahlah, aroma mereka hilang timbul membuatku sedikit bingung, seperti yang aku katakan beberapa jam yang lalu aromanya sungguh terasa, tapi entah kenapa tiba-tiba saja menghilang, apa penciumanku mulai rusak ya?!" heran kyuhyun menyenderkan pungungnya pada dinding lorong sepi itu dan mulai mengendusi udara lagi.
" dan seperti saat ini, aromanya benar-benar menghilang!? Apa mereka sudah pergi?!" heran kyuhyun menatap baekhyun yang mengendikan bahunya tanda tak mengerti.
Tanpa mereka ketahui ada sepasang netra merah menatap kedua spesies beda kelamin itu di kejauhan dengan seringai kemenangan tercetak jelas di atas bibinya.
" aku menemukanmu, cho kyuhyun" bisik suara pemuda bersurai pirang itu menatap dalam kearah kyuhyun dan baekhyun yang berdiri sedikit jauh dengan dirinya.
" haruskah kita menangkapnya sekarang?!" tanya pemuda yang tak kalah tingginya dengan si pirang dengan suara beratnya.
" tidak usah kita belum tau kekuatannya seperti apa untuk sementara kalian bereskan saja tikus-tikus itu" titahnya lagi.
" kami sudah menghabisinya, kris seperti katamu" ucap satu-satunya wanita yang ada di kelompok itu.
" dan kami sudah membakar mereka" balas pemuda yang satunya lagi.
" kurasa tidak ada salahnya mengujinya sedikit, chanyeol, amber bisakah kalian melakukannya" perintahnya lagi sementara netra semerah darahnya melihat kyuhyun dan baekhyun menghilang dari tempatnya.
" tidak masalah" ucap wanita satu-satunya itu dengan seringai tercetak di bibirnya.
[~Lizz_L_L~]
" tak kusangkah kata-katanya beneran jadi kenyataan, sialan" umpat kibum yang terlihat gusar di kursi di dalam mobil vannya yang terlihat melaju di jalanan beraspal, akibat insiden di tempat parkir beberapa hari yang lalu, sang manajer memutuskan untuk membatasi waktu keluar di malam hari untuk para member code name untuk keselamatan mereka apalagi untuk kibum yang paling rawan terhadap penyerangan, sementara sang manager berusaha menyelidiki siapa mereka, makhluk apa mereka dan apa maksud mereka serta alasan apa yang membuat mereka begitu tertarik dengan kibum.
" hah...apanya yang jadi kenyataan hyung?!" tanya sehun yang duduk tepat di sebelah kibum yang tak sengaja mendengar umpatan kesal dari bibir kibum itu.
" dia bilang malamku tidak akan tenang lagi, dan kurasa hal itu jadi kenyataan sehunna, sekarang aku harus apa...?!" ucap kibum sedikit frustasi, terlihat bukan kibum sekali dan dia terlihat sedikit menjijikan sangat tidak cocok dengan gaya kibum, sangat bertolak belakang sekali dengan kibum yang biasanya, membuat taemin, kai dan joon sedikit merinding melihat kibum sekarang.
Sementara sehun melongoh menatap kibum dan beralih menatap teman-temannya seolah berkata "kalian mengerti apa yang dia bicarakan" bahkan si cerdas lee joon pun gagal paham dengan maksud ambigu yang di lontarkan kibum.
" kau beneran tidak apa-apa hyung, ingin ke rumah sakit, apa otakmu baik-baik saja, kau terlihat aneh" ucap taemin sedikit menyangsikan kewarasan kibum.
" tidak...aku tidak baik- baik saja, aku memang sakit tapi aku tidak mau rumah sakit, argh...ini mengesalkan, kenapa dia membuatku jadi aneh" ucap kibum tak percaya karena mengakui dirinya sendiri aneh dengan suara lantang.
" hah...kurasa dia memang tidak waras" ucap sehun dengan suara berbisik dengan gerak tangan di samping pelipisnya menandakan kibum memanh sudah gila.
" dia?! Ah...gadis itu maksudmu hyung, cho kyuhyun ya...tapi apa hubungannya dia dengan kau yang jadi aneh?!" tanya kai yang sedikit mencerna maksud kibum namun masih tak mengerti dengan secara jelas maksud leadernya itu. Kibum mengacuhkan kai dan kembali menatap jalanan, sesekali terlihat dia menghela nafas lelah.
" kau jatuh cinta dengannya?!" tanya joon tepat sasaran kibum mendelik kaget lalu menghembuskan nafasnya keras.
" entahlah aku tak tau" jawabnya acuh dengan raut wajah kelamnya kembali lagi menghiasi wajahnya.
Kibum itu dingin, cuek dan datar seperti tembok, tak akan tertarik dengan hal semenarik apapun kecuali musik dan tak pernah suka melakukan kegiatan merepotkan dan tak berguna seperti cinta atau jatuh cinta, tapi saat ini seolah dia menyangsikan dengan persepsinya sendiri. Bahkan kibum tak yakin dia sudah jatuh cinta dengan gadis aneh bernama cho kyuhyun namun tak di pungkiri jika kibum tertarik dengannya.
Namun sekalinya dia tertarik, kibum malah tertarik dengan gadis aneh dengan bentuk yang terlihat menakjubkan sekaligus mengerikan secara bersamaan, sosok kyuhyun bahkan mulai menginvasi otaknya beberapa hari terakhir membuatnya sulit berkonsentrasi, susah tidur sampai makanpun rasanya tak enak dan yang lebih gila lagi adalah entah karena otaknya memang sudah korslet atau matanya yang mulai rabun hingga menciptakan ilusi kyuhyun yang berdiri tersenyum mengoda di matanya terus menerus di setiap waktu, bahkan kibum sempat ngiler melihat wajah taemin yang kebetulan selesai mandi sore itu, namun hal gilanya adalah bukan wajah taemin yang di lihatnya melainkan wajah kyuhyun yang terlihat mengoda di matanya, bukan hanya taemin bahkan wajah tukang koran, seorang bayi yang di lihatnya secara tak sengaja atau bahkan wajah artis yang di lihatnya di papan reklame semua berganti menjadi wajah kyuhyun membuat kibum mengumpat kesal dan frustasi melihat perubahan aneh dalam dirinya, kibum itu memang aneh sejak awal namun dia akan berubah menjadi super aneh saat jatuh cinta.
Kibum yakin otaknya memang sudah tidak beres dan satu-satunya obat adalah bertemu dengan kyuhyunnya.
" tapi aku masih tidak percaya dengan kyuhyun waktu itu, apa kalian berpikiran sama sepertiku, kyuhyun...aku tak yakin jika dia manusia?! Menurut kalian makluk apa dia?!" tanya sehun memecahkan keheningan.
Kibum tersadar apa yang di katakan sehun ada benarnya.
" kalau begitu kita bisa mencarinya dan memastikan sendiri padanya" ucap kibum mantap, sekalian dia juga ingin meminta pertanggung jawaban kyuhyun karena sudah membuatnya jadi aneh.
" hyung awas..." teriak taemin pada managernya yang hampir menabrak seseorang di depannya.
Pemuda yang hampir di tubruk itu terlihat terkesiap kaget dengan wajah pucat pasi nafasnya terdengar putus-putus sepertinya dia habis berlari dari kejaran seseorang.
" bukankah dia pemuda berwajah bayi yang waktu itu" guman kibum yang kini menatap baekhyun intens.
" baekhyun, bukankah itu pemuda yang bersama kyuhyun waktu itu" sadar sehun yang mulai mengingat jelas siapa sosok pemuda di depannya dan membuka pintu mendekati baekhyun.
" baekhyun kau tidak apa-apa?!' tanya sehun yang sudah keluar dari dalam mobil vannya.
" kalian...jangan keluar dari mobil masuk dan cepat lari dari sini" ucap baekhyun dengan bola mata yang bergerak liar menatap dalam kegelapan di mana kyuhyun tengah bertarung dengan sesamanya.
" dimana kyuhyun, apa yang terjadi dengannya?!" tanya kibum berjalan mendekati baekhyun.
" sudah ku bilang jangan keluar apa kau tuli" teriak baekhyun sedikit frustasi dengan mata yang berkaca-kaca, kini tubuhnya bergetar hebat menanti kedatangan sosok kakaknya yang tak kunjung menampakkan batang hidungnya.
" hei...tenanglah apa yang terjadi, katakan pada kami?!" tanya sehun mencoba menenangkan baekhyun yang terlihat histeris dan terlihat di kejauhan terdengar benturan keras dengan gedebum yang hampir menghancurkan hati baekhyun.
" tidak...tidak...aku mohon jangan lakukan itu nuna, aku mohon..." tangis baekhyun tumpah tanpa bisa di tahan, sungguh firasat buruk mengelayuti hatinya.
Reflek kibum berlari ke arah suara itu tanpa aba-aba, kibum tau ada yang tidak beres dengan kyuhyunnya.
" tidak jangan kesana hentikan dia" jerit baekhyun ikut berlari menyusul kibum berusaha menghentikan pemuda gila itu, baekhyun menatap ngeri tubuh kibum yang mulai menjauh namun belum sampai tubuhnya menghilang dalam kegelapan sesosok bayangan gelap sedikit terseok berjalan mendekatinya, kibum terdiam dengan nafas sedikit tercekat.
" hai...hosh...hosh...kita bertemu lagi ya..." suara serak kyuhyun terdengar, kini wajah gadis itu benar-benar terlihat saat bulan tak lagi tertutup awan.
Baru kali ini kibum melihat penampakan kyuhyun yang jauh dari kata mempesona, tubuhnya babak belur dengan beberapa luka dalam dan berdarah-darah membuat singlet putih di dalam jalet hitamnya nyaris berubah warna menjadi merah, kyuhyun jatuh terduduk.
" jangan mendekat, atau akau akan membunuhmu" ucap kyuhyun sarat ancaman saat melihat kibum berusaha untuk menolongnya hingga tubuhnya membeku tak bisa bergerak dari tempatnya.
" nuna...hiks...hiks...maafkan aku, aku tak bisa membantumu maafkan aku hiks...hiks..." tangis baekhyun di samping kyuhyun ingin membantu tapi baekhyunpun tak boleh menyentuh kyuhyun karena banyaknya darah yang keluar dari tubuh wanita itu.
" hei...cengeng tenanglah aku akan baik-baik saja setelah ini" ucap kyuhyun menangkan, benar saja tak berapa lama luka-luka pada kulit kyuhyun terlihat mulai menghilang, salah satu keuntungan terkena virus ini adalah cara penyembuhan dan regenerasi luka di tubuhnya menjadi sangat cepat hingga kyuhyun tak perlu merasa khawatir jika dia akan mati karena luka dalam atau kehabisan darah.
" see..., aku baik-baik saja bacon, berhentilah menangis?! Ucap kyuhyun melap sisa darah yang ada di lengannya dengan jaket yang di pakainya hingga membuat tubuhnya bersih dari darahnya sendiri meski beberapa noda darah masih tersisa di singletnya.
" siapa mereka?! Kenapa mereka menyerangmu nuna, apa mereka juga "half" sepertimu?!" tanya baekhyun seraya membersit hidungnya dan membantu kyuhyun untuk berdiri.
" sebaiknya kita segera pergi dari sini dan kurasa kau juga harus menjelaskannya pada kami" ujar kibum dingin menginterupsi ucapan baekhyun.
Kyuhyun menatap namja berwajah dingin itu yang berjalan mendahuluinya.
" kurasa ini semakin rumit bacon, bagaimana menurutmu?!" tanya kyuhyun menatap baekhyun yang balas menatapnya dengan tatapan bayinya.
" aigoo...kenapa kau imut sekali bacon, kajja..." ucap kyuhyun seraya mencubit gemas pipi gembil baekhyun yang terlihat meontah tak suka.
" nuna, apa tidak apa-apa melibatkan mereka, aku sedikit khawatir dengan ini"
" kurasa memang tuhan sudah menakdirkannya seperti ini bacon, kau tau aromanya benar-benar membuatku gila" ucap kyuhyun melirik baekhyun sekilas dengan pupil yang terlihat sedikit memerah saat hidungnya bertabrakan dengan aroma mengiurkan milik kibum.
" nuna...jangan macam-macam" ancam baekhyun mendelik was-was.
" sepertinya kau harus berusaha lebih keras lagi bacon, hei...kibummie kita ke rumahku" ucap kyuhyun sedikit mengoda adiknya seraya berteriak dengan nada penuh maksud pada kibum dengan seringai yang tercetak jelas di bibir cerrynya.
" nunaaaa..." ucap baekhyun mendelik tak terima mendengar jawaban kyuhyun seraya mengejar kakak cantiknya itu yang mulai berlari kecil mendekati mobil van rombongan code name.
" siapa kalian?!" tanya kyuhyun menatap tajam pemuda bersurai coklat yang menghadangnya.
" kami sama sepertimu"
" apa mau kalian?!" tanya kyuhyun tajam seraya memberi kode pada baekhyun agar lari menjauh, di lihat dari pertarungan singkatnya mereka bukanlah lawan yang mudah, kyuhyun tau meski mereka memiliki banyak luka di banding dirinya namun jika kedua orang itu bersatu kyuhyun rasa dia tak bisa mengatasinya dengan mudah dan hal ini sangat berbahaya untuk baekhyun yang hanya manusia biasa, baekhyun paham namun dia enggan untuk pergi dan meninggalkan kyuhyun sendirian.
" pergilah bacon" ucap kyuhyun tegas meski dengan berlinangan air mata terpaksa baekhyun pergi meninggalkan kyuhyun dan berlari menjauh darinya.
" wah..wah...manusia oh...harusnya kau tidak menyia-nyiakan makananmu kyu" ucap pemuda yang lebih kecil dari yang satunya menyeringai seraya mengambil ancang-ancang untuk mengejar baekhyun.
" maju satu langkah lagi, kau mati" ancam kyuhyun menendang pemuda mungil itu hingga mundur kebelakang.
" menarik, aku tidak sabar lagi kita mulai chanyeol" ucapnya menyeringai semakin lebar dan di mulailah pertarungan seimbang antara kyuhyun, chanyeol dan pemuda mungil yang bernama amber yang tentunya adalah seorang wanita itu.
Kyuhyun memejamkan matanya kembali membayangkan adengan pertarungannya dengan dua orang yang tak di kenalnya itu, entah kenapa rasanya firasat buruk mulai mengelayuti hatinya.
"Hah...rasanya menyebalkan sekali" bisik kyuhyun seraya menatap jalan yang di penuhi rintik-rintik hujan dari dalam van yang melaju mulus ke kediaman kyuhyun dan baekhyun yang hampir mirip seperti kastil berhantu itu.
TBC
Mianh jika lizz lama dan telat updatenya.
oh ya jika lizz lama gg update-update harap segera di ingetin ya soalnya lizz juga kadang agak kumat malesnya, semakin kalian gencar ngePMin lizz mungkin semakin cepet lizz bakal updatenya, tapu jika saat itu lizz emang gg update-update lo ya hehehe
Oke Jangan bosen ya nunguin ff lizz selanjutnya dan buat ff pangeran musim dinginya mungkin masih pending ya tunggu hoko sama coklat strawberry yang masih dalam pengerjaan.
Oke review juseyo^^
