Tittle : Welcome at Night

Cast : kibum x kyuhyun.

Genre : AU, fantasy, romance (genre bisa berubah-ubah sesuai mood lizz) #digaplok_

Warning : GS, bahasa tidak baku dsb, hati-hati typo(s) masih ada harap maklum.

Summary : kibum bertemu dengan yeoja aneh yang menyeretnya kedalam ketidak normalan yang bahkan sulit untuk di percayainya/"cih...menyebalkan"/"Welcome at Night"/ Desember Ceria Kihyun.

.

.

.happy reading ^^

.

.

.

[~Lizz_L_L~]

" nuna...kyuhyun nuna...palli ireona, nuna...aishh...ini menyebalkan kenapa setiap kali aku membangunkanmu kau tidak menghiraukanku sih, nnunnaa..." rengek baekhyun mengoyang-goyangkan tubuh kyuhyun dengan gerakan bar bar dengan mengunakan kakinya sementara tubuhnya duduk diatas kasur dan kyuhyun tetap di tempat favoritnya di kolong tempat tidur yang terlihat nyaman dan juga gelap itu entah kenapa kyuhyun bahkan sangat menyukai kolong tempat tidurnya di banding kasurnya yang hangat dan empuk apa semua makhluk malam memang memiliki cara tidur seperti kyuhyun? cara tidurnya nyaris sama seperti beruang yang sedang hibernasi panjang, sama sekali tak terganggu bahkan jika ada gempa bumi ataupun tornado sekalipun kyuhyun tidak akan membuka matanya.

" kau harus menjelaskan sesuatu pada mereka karena aku tak bisa menjelaskannya, aku tak ingin salah bicara nantinya nuna, yak...astaga aku tak percaya jika aku melakukan ini lagi" ucap baekhyun kesal seraya mengacak surainya frustasi. sedetik dia mendengus keras melonggokan tubuhnya masuk ke dalam kolong tempat tidur berusaha menarik kedua tangan kyuhyun dan menyeret tubuh wanita yang masih memejamkan matanya itu tak terusik dengan kehadiran baekhyun bahkan sama sekali tak terganggu dengan aksi baekhyun yang menyeret tubuhnya secara kasar membawanya keluar dari kolong tempat tidur, namun kepalanya yang mendongak tanpa sengaja saat di seret menghantam pingiran kayu tempat tidurnya dengan suara keras, melihat itu baekhyun sedikit meringis dan menyengir setelahnya tanpa rasa bersalah.

" aahh...baaccoon, apa yang kau lakukan, jangan ganggu aku...aku masih ngantuk, ubahlah kebiasaan burukmu yang mengangguku saat aku tidur bacon" gumam kyuhyun seperti mengingau seraya berdesis sakit, sepertinya dia mulai terganggu dengan aksi penyeretan yang di lakukan baekhyun.

" ckckck harusnya aku yang mengatakan itu padamu nuna, lagipula kau punya hutang penjelasan pada kelima pemuda di depan, aku tidak mau jika berhadapan dengan mereka sendirian, di sana ada oh sehun...oh sehun kau rau, ya ampun aku pasti akan salah bicara nantinya dan...dan...aku pasti akan malu setengah mati dia...dia...ya..tuhan aku bahkan tak bisa mendeskripsikan ketampanannya, ayolah bangun tolonglah aku sebelum aku terjun dari lantai dua ini nuna..." baekhyun tersipu seperti remaja normal pada umumnya dan mengerutu kesal kemudian, sementara suara kyuhyun tak terdengar lagi berganti dengan dengkuran halus yang mulai mendominasi sekitar dengan kepala yang terkulai lemas.

" aish...nuna kau tidur lagi, astaga..." gemas baekhyun seraya mengacak surainya frustasi kemudian meraih kedua tangan kyuhyun dan menyeretnya berniat membawa tubuh kyuhyun ke hadapan pemuda-pemuda yang secara tidak langsung di undang kyuhyun untuk menginap di kastilnya dan di campakan begitu saja seperti barang bekas setelahnya.

" terpaksa aku melakukan ini, aku sungguh benci denganmu nuna, lain kali jika malam tiba aku akan mengikatmu agar kau tak keluyuran dan paginya kau merepotkanku lagi" gerutu baekhyun menyeret tangan kyuhyun keluar dari kamarnya di lantai dua berniat membawa tubuh mati kyuhyun ke depan kelima orang manusia yang menanyakan keberadaan kyuhyun sejak tadi, meminra penjelasan.

JDUAK...

" sstt..." desis kyuhyun saat kepalanya terbentur lagi dengan keras pada pilar pintu yang terbuat dari kayu mahoni, kyuhyun hanya mendesis sakit namun dia masih memejamkan matanya seolah tak mau repot untuk bangun dan membuka matanya untuk mendamprat baekhyun karena sudah dua kali kepalanya menjadi korban, sementara baekhyun terdiam menunggu reaksi kyuhyun selanjutnya.

"Ah...itu bukan masalah sepertinya" ucap baekhyun santai seraya mengendikan bahunya cuek, tanpa rasa cemas baekhyun kembali melanjutkan rutinitas melelahkannya lagi, yaitu menyeret kyuhyun melewati lorong panjang rumah besarnya yang hampir mirip seperti kastil berhantu itu.

" hah...sepertinya aku harus meracuni otak kyuhyun nuna untuk segera berdiet, dia sungguhan berat seperti babon" ucap baekhyun hiperbolis sedikit kejam karena menyamakan kyuhyun dengan makhluk primata itu, baekhyun menurunkan tangan kyuhyun kemudian memukul-mukul pundaknya yang pegal, setelah puas dia beralih memegang satu kaki kyuhyun, ternyata menyeret tubuh kyuhyun dengan memengang satu kakinya jauh lebih mudah dan tidak terlalu merepotkan daripada memegang tangannya.

Akhirnya baekhyun sampai di tangga, baekhyun menatap tangga sekilas, mendesah berat dan melanjutkan lagi rutinitasnya tanpa mau pusing memikirkan nasib kyuhyun, baekhyun tetap menyeret tubuh kyuhyun yang tetap diam tak bergeming di lantai menuruni tangga dengan sedikit ekstrim dengan membiarkan kepala kyuhyun terantuk-antuk anak tangga dengan bunyi duk-duk yang terdengar mengerikan mengema di ruangan besar itu.

Duk

Duk

Duk

Kelima pemuda itu mengernyit heran saat mendengar suara asing menyapa telinga mereka, perlahan tatapan mereka beralih ke asal suara aneh itu, tepat di ujung tangga mereka melihat baekhyun dan kyuhyun dengan tatapan horor saat bunyi absurd itu berasal dari arah mereka.

Mereka melihat keadaan kyuhyun yang sangat mengenaskan dengan kepala yang berkali-kali membentur anak tangga di setiap pijakan hingga lantai dasar.

Seketika kibum menyemburkan air yang ada di dalam mulutnya kala melihat keadaan kyuhyun dan segera menghampiri gadis yang diam tak bergeming yang terlihat mengenaskan di lantai, sementara baekhyun menghembuskan nafasnya lega karena tugas beratnya telah selesai.

" apa kepalanya baik-baik saja?!" tanya taemin tak tau harus mengatakan apa melihat keadaan absurb yang ada di depan matanya itu.

" eeerrrr...seharusnya kau memangil kami jika membutuhkan bantuan" ucap sehun merasa aneh melihat baekhyun dan kyuhyun sedikit bingung menjelaskan maksudnya...

" ah...ini tidak apa-apa kok, nuna memang seperti ini sangat sulit jika di bangunkan" jawab baekhyun berblussing ria karena di ajak bicara oleh sehun, idolanya di CN.

" kalau kau melakukan hal seperti itu terus bisa-bisa kyuhyun mengalami gegar otak, konyol sekali kalian" tambah joon nyengir melihat tingkah bodoh baekhyun saat membawa kyuhyun seperti kebiasaannya sehari-hari tidak sempat memprediksi reaksi kelima pemuda tampan yang melihatnya dengan berjuta ekspesi berbeda.

" hehehehe caramu membawanya apa tidak keterlaluan baekhyunnie, kau seperti membawa buntalan sampah saja" kekeh jongin seraya mengutak atik ponselnya di depan wajahnya seraya kembali memutar video nista kyuhyun dan baekhyun entah kapan pemuda tan itu sadar akan keberadaan kyuhyun dan baekhyun dan merekam kejadian absurd di ponselnya tersebut.

" ya...kenapa kau merekam itu, cepat hapus" ucap baekhyun menatap panik kai berusaha merebut ponsel kai dari tangannya namun karena tinggi badan mereka yang jauh sangat berbeda berakhir dengan baekhyun yang berjinjit-njijit lucu seraya mengerjabkan matanya kesal melihat makhluk hitam sexy dan kembarannya a.k.a lee taemin yang terlihat sangat menikmati mengoda baekhyun bahkan saking asyiknya mereka nyaris melupakan kibum dan kyuhyun yang masih terkapar di lantai.

" hei...bangunlah kau tidak apa-apa?!" tanya kibum berniat membangunkan kyuhyun yang masih tertidur nyenyak, namun tanpa di duga kyuhyun bergerak cepat merangsek maju mendekati kibum mengalungkan tangannya memeluk leher kibum seduktif dan langsung melumat bibir kibum dengan beringas seolah kyuhyun tak pernah merasakan rasa dan aroma memabukan yang di tawarkan kibum di dalam mulutnya.

Kibum membeku terkejut dengan ciuman kyuhyun yang tiba-tiba, namun segera kesadaran mulai merasukinya di dorongnya pelan tubuh kyuhyun menjauhi dirinya seraya berdesis lirih karena kyuhyun yang tanpa sengaja mengigit lidahnya hingga berdarah.

" hei..." wajah kibum rasanya memerah saat menyadari kyuhyun tak juga melepaskan pelukannya dan kembali mendekatkan wajahnya ke perpotongan leher kibum seraya mengendus-endus aroma kibum-aroma darah kibum- yang terasa memabukan baginya, mata kyuhyun masih terpejam erat namun lidah gadis itu terjulur menjilat leher kibum karena tergoda aroma manis darahnya sementara sebelah tangannya sudah menekan leher kibum untuk semakin mendekat ke arah bibirnya, hingga benda lunak basah tak bertulang itu menyentuh leher kibum, membuat pemuda datar itu mengerang pelan.

Baekhyun yang tersadar setelah mendengar gumaman takjub joon yang melihat kyuhyun begitu agresif menyerang kibum yang sepertinya pasrah saja di perlakukan seperti itu oleh kyuhyun, Melihat kyuhyun yang dengan seenaknya menjilati leher kibum sontak membuat baekhyun melotot terkejut hingga melupakan si hitam kai yang menyeringai mesum melihat keagresifan kyuhyun terhadap hyung tertuanya yang memiliki ekspresi wajah yang sedikit aneh menurutnya, dengan cepat baekhyun menarik kyuhyun dan menjauhkan gadis itu sejauh mungkin dari kibum.

" cepat lap air liur nuna dari lehermu dengan kain basah, jangan biarkan dirimu terinfeksi, jangan diam saja lakukan sesuatu dengan tanganmu, kibum hyung siapapun lakukan sesuatu tidakah kalian mendengarku" teriak baekhyun kesal bercampur panik melihat kibum yang terdiam membeku seperti orang bodoh bahkan pemuda sisanyapun tak ada yang menangapi terikan baekhyun yang nyaring. Bahkan tak ada yang menyadari jika sebelumnya kibum dan kyuhyun sempat berciuman dalam karena mereka tengah asyik melihat aksi baekhyun, kai dan taemin yang saling berebut ponsel dengan heboh.

" eenngghhrr...bacon, aku lapar biarkan aku memakannya, aromanya aku suka, lepaskan aku, aku ingin dia...uh...aku lapar " racau kyuhyun merengek meminta leher kibum kembali yang di penuhi oleh aliran darah di sana, berusaha melepaskan dirinya dari kungkungan lengan baekhyun, kyuhyun membuka matanya sedikit dan mendapati baekhyun yang sedang melotot tajam ke arahnya.

" apa yang kau lakukan, bodoh" ucap baekhyun marah dengan sikap ceroboh kyuhyun.

" hah..." jawab kyuhyun menatap bodoh ke arah baekhyun tak mengerti seakan nyawanya belum terkumpul dengan sempurna.

Sementara sehun dan joon berusaha mencari kain basah dan mengelap leher kibum seperti yang di perintahan oleh baekhyun, sedangkan kibum masih diam tak bergerak sedikit terkejut mendapatkan kejutan tak terduga di pagi harinya.

Duk

" auh...kenapa memukulku bacon?!" tanya kyuhyun heran akhirnya membuka matanya dengan sempurna saat kepalan tangan baekhyun mendarat di kepalanya seketika membuat kesembilan nyawanya langsung berkumpul menjadi satu. Kyuhyun mengusap kepalanya yang berdenyut karena deplakan sadis baekhyun dan menatap malas makhluk mungil yang tidak ada seram-seramnya saat melotot itu.

" ckckck...kau baru saja ingin memakan kibum hyung, nuna kenapa kau ceroboh sekali sih, kau menjilat lehernya demi tuhan...aku hampir gila karena ini" geram baekhyun dan terduduk menyedihkan di depan kyuhyun yang menatapnya dengan wajah innocent.

" ah...pantas saja, aku tadi sedang bermimpi memakan sesuatu yang rasanya enak sekali, jadi itu kibum ya...sayang sekali" sesal kyuhyun entah maksudnya apa dia berkata seperti itu, membuat baekhyun melotot lagi. "kurasa kalian harus menjauhkan kibum dariku, kalau tidak, bisa-bisa dia kumakan tanpa sadar" ucap kyuhyun tanpa dosa menatap member CN dengan wajah lempengnya yang di balas pelototan sangar keempat pemuda itu minus kibum yang sepertinya nyawanya sudah melayang jauh meninggalkan tubuhnya.

" tidak apa-apa makan saja aku sesukamu, kyu" balas kibum dengan wajah bodoh menawarkan dirinya sendiri seraya menatap kyuhyun serius, entahalah saat mendengar kalimat kyuhyun tadi entah mengapa kibum rasanya sangat berhasrat sekali ingin menawarkan dirinya untuk di makan makhluk catik seperti kyuhyun, intinya kibum membayangkan acara makan memakan dalam konteks yang berbeda dengan yang di pikirkan oleh kyuhyun. Otak kibum sepertinya sedang memproses film dewasa di kepalanya.

" yak...hyung apa yang kau katakan?!" tanya joon menatap kibum aneh.

" apa kau baik-baik saja?!" tanya sehun sangsi melihat muka bodoh kibum yang masih terduduk di lantai seraya menatap kyuhyun intens, tidak biasanya kibym bersikap seperti itu.

" hehehe...kau lucu sekali, baiklah akan aku pertimbangakan untuk memakanmu lain kali" gurau kyuhyun tersenyum manis menatap kibum yang menatapnya tanpa berkedip terpesona membuat dada kibum berdetak dengan kecepatan yang tifak normal sehingga kibum cegukan tanpa sadar dengan wajah memerah sempurna dan di penuhi oleh nuansa merah jambu di sekitarnya.

" hik...hik...sialan" umpat kibum seraya menutupi wajahnya yang semakin memerah dan berniat menyembunyikan suara cegukannya terlihat sangat manis menurut kyuhyun. Kibum terlihat seperti anak kucing di mata kyuhyun, membuat gadis itu tertawa semakin lebar melihat kibum yang awalnya terlihat sangat keren dimatanya dan berubah menjadi lebih imut.

" tapi ngomong-ngomong kenapa pukulanmu sakit sekali baekhyun, auhh..." kyuhyun berjengkit sakit karena tanpa sengaja menekan benjolan yang ada di dahinya.

" jangan tanya apapun dan itu bukan salahku nuna, oh...ya kau harus berdiet, aku bahkan sudih untuk menyeretmu lagi" cetus baekhyun berdiri santai dan berjalan ke arah meja makan.

" tentu saja aku tak akan menanyakan apapun padamu, lagipula tak sekali dua kali aku mengalami hal ini saat bangun tidur, oh ya kau masak apa aku lapar sekali" ucap kyuhyun bangkit berdiri menepuk celana pendeknya pelan berusaha mengebaskan debu kecil yang menempel di sana dan berjalan santai menyusul baekhyun ke arah meja makan.

" oii...apa kalian akan berdiri di situ saja, kemarilah ayo makan bersama" ajak kyuhyun menatap heran kelima manusia tampan itu yang terdiam membeku di tempat seolah tertular penyakit mendadak kibum, penyakit bodoh.

" ayo kita makan" sahut jongin melangkahkan kakinya menuju meja makan di ikuti oleh yang lainnya.

Sambil makan kyuhyun menceritakan semua hal pada kibum dan yang lainnya tanpa di tutupi kebenarannya, entahlah padahal kyuhyun sudah mengatakan jika mereka mengetahui informasi ini resiko bahaya yang akan menyerang mereka tidaklah kecil, bisa saja mereka ikut terseret dengan kekacauan yang melibatkan penelitian ilegal pemerintah itu. Namun mereka tetap bersikeras dan memaksa kyuhyun.

" jadi seperti itu, pemerintah sangat mengerikan kenapa melakukan penelitian seperti itu, dan kenapa pula pemerintah merahasiakan dari masyarakat umum, bukankah kita juga berhak tau?!" ucap kai antusias memgeluarkan pendapatnya.

" mereka sudah memberlalukan jam malam dan patroli di setiap jam di berbagai daerah selama ini, bukankah mereka cukup bertanggung jawab" balas kyuhyun santai seraya mengunyah nasinya.

" lalu...bagaimana dengan manusia terinfekai lainnya? Apa pemetintah membiarkan mereka begitu saja atau...?" tanya kibum menatap kyuhyun dengan nada mengantung menunggu jawaban apa yang akan di keluarkan gadis itu.

Kyuhyun meletakan sumpitnya menatap kibum dan tersenyum penuh arti.

" apalagi...tentu saja pemerintah akan membasmi manusia terinfeksi lainnya, melenyapkan hingga ke akar-akarnya, memangnya apa yang kau harapkan pemerintah tidak ingin mengambil resiko dengan memperparah penyebaran dengan semakin banyaknya manusia terinfeksi baru, kau tau umumnya manusia terinfeksi itu makan daging dan minum darah tapi lebih dominan makan otak sih jadi jika populasi manusia terinfeksi melesat cepat apa yang akan terjadi?! Umat manusia akan musnah dan dunia ini akan hancur, makanya alasan pemerintah juga tidak sepenuhnya salah, melenyapkan lebih baik daripada memperburuk keadaan" tambah kyuhyun masih dengan senyum yang tersunggih, kibum bahkan mempertanyakan sikap santai kyuhyun saat ini, dalam kasus ini kyuhyun juga manusia terinfeksi tidakah dia merasa cemas dengan kemungkinan tertangkapnya dirinya oleh pemerintah.

" lalu apa yang kau lakukan, bukankah kau juga dalam bahaya? Tanya kibum menyuarakan pikirannya.

" tidak masalah untukku, aku bisa menyembunyikan jati diriku dengan sempurana, lagipula obat yang di berikan baekhyun padaku cukup berfungsi menekan penyebaran virus di tubuhku asal aku tidak mengingit atau melukai seseorang, setidaknya otakku masih waras dengan bantuan obat baekhyun" jawab kyuhyun lagi membuat tubuh kibum membeku seketika mendengar prnuturan santai kyuhyun.

" apa yang akan terjadi jika seseorang tergigit?!" tanya kibum tenang berusaha menyembunyikan ekspresi gelisahnya di balik wajah datarnya menatap intens kyuhyun.

" hei...sepertinya kau sangat tertarik dengan ini" ucap kyuhyun menyeringai menatap kibum.

" mungkin seperti itu" jawabnya.

" kalau ada seseorang yang di gigit makhluk terinfeksi yang tidak sempurna maka dia akan berubah seperti makhluk-makhul yang menyerang kalian waktu itu tapi berbeda jika aku yang melakukannya, aku bahkan tak tau apa yang akan terjadi jika aku mengigit seseorang, kami belum melakukan penelitian tentang hal itu?!" jawab kyuhyun.

" apa maksudmu, kenapa kau berbeda?!" tanya sehun ikut semakin penasaran.

" karena aku special, aku adalah bahan uji coba yang mrndekati sempurna sedangkan makhluk-makhluk yang menyerang kalian adalah produk gagal, seperti itulah" jelas kyuhyun tersenyum lagi.

Baekhyun menatap kibum yang menunduk seraya mengaduk-aduk makanannya tanpa berniat untuk memakannya.

" hei...kibum hyung, apa terjadi sesuatu yang kami tidak tau?! Apa kyuhyun nuna mengigitmu tadi?!" tanya baekhyun menatap kibum yang tersentak dengan pertanyaan itu. Kini semua mata menatap kibum cemas bercampur penasaran begitupun dengan kyuhyun bahkan kini gadis itu menampilkan wajah serius menatap kibum tajam.

" cih...apanya yang mengigit, dia hanya menjilat leherku saja, cepat selesaikan kita pergi sekarang?!" jawab kibum kesal.

" hei...kenapa dari nadamu kau seolah berharap kyuhyun melakukan hal lebih padamu, apa aku salah hyung?!" ledek joon seraya menyeringai dan di hadiahi deathglare mematikan kibum. Melihat itu kyuhyun kembali tertawa cekikikan dengan yang lainnya.

" hei...ngomong-ngmong katamu manusia terinfeksi hanya bisa makan daging dan meminum darah, lalu kenapa kau bisa memakan makanan manusia dengan sikap santai, apa itu hanya kamuflasemu saja untuk menjaga sopan santun di hadapan kami? Tanya joon menatap kyuhyun dengan cengiran yang masih ada di wajahnya.

" tidak seperti itu, percayalah nuna bahkan tak memiliki rasa sopan sebanyak itu, dia itu manusia kurang ajar yang cuek dengan sekitarnya" ucap baekhyun menjawab pertanyaan joon, kyuhyun tidak marah mendapati ucapan baekhyun tentang dirinya malah gadis itu tersenyum lucu saat mendengarnya.

" kau benar baekhyun, aku bukan orang yang sesopan itu, terimah kasih atas pujiannya bacon" ucap kyuhyun senang saat mendengar decakan baekhyun.

" aku bisa makan dengan santai seperti ini juga karena obat yang di teliti ayah kami dan baekhyun melanjutkannya sampai sekarang meski tidak begitu sempurna tapi kurasa cukup asal aku tidak berubah menjadi menjijikan seperti mereka" jawab kyuhyun lagi masih dengan nada santai dan mengangkat sumpitnya lagi mengambil sebuah kimchi dan memakannya.

" apa kau juga makan daging dan meminum darah?!" tanya sehun mengerjabkan matanya menatap kyuhyun dengan tatapam puppy eyesnya, terlihat lucu namun bukanya ekspresi lucu yang di keluarkan kyuhyun sebaliknya kyuhyun terlihat membeku di tempat bahkan dia menghentikan mengambil makanan dengan sumpit, wajahnya berubah menjadi sedikit dingin, bahkan baekhyun juga melakukan hal yang sama diam membeku.

" kurasa sudah cukup membicarakan masalah ini sebaiknya selesaikan makan kalian dan segera pergi, bukankah kalian sedang sibuk menyiapkan promo album terbaru" potong baekhyun dengan suara riang yang di paksakan. Kyuhyun melanjutkan makannya dalam keadaan diam, sementara ke lima pemuda itu ikut terdiam tak ingin melanjutkan obrolan yang tiba-tiba membuat suasana ruang makan menjadi sesak secara mendadak. Sementara kibum hanya mengamati kyuhyun dari ekor matanya dengan tatapan yang sulit di artikan.

[~Lizz_L_L~]

" wah...wah...sepertinya aku menganggu acara makan seorang tuan putri" ucap seorang pemuda berjalan mendekati sosok wanita yang sedang asyik dengan makan malamnya tanpa menyadari kedatangannya pemuda itu menyeringai menatap seorang wanita bersurai pirang yang sedang berjongkok menyantap seorang manusia yang terlihat sudah mati dengan isi perut yang terurai kemana-mana mengenaskan di tanah menyisahkan aroma besi darah bercampur dengan udara basah malam itu.

" cih...mau apa kau?!" dengus tak suka wanita yang bernama lengkap xi luhan itu menatap tajam pemuda yang kini menatapnya seraya menyeringai-kim junsu- itu seraya meludahkan sebuah tulang manusia dari mulutnya dan kembali mengigit sebuah lengan dengan lebih antusias seolah memakan tanpa jijik daging mentah yang tersaji di hadapannya.

" tak kusangkah kau akan serakus ini princes lu, kau bisa sakit perut jika kau memakannya seorang diri" ucap junsu melangkahkan kakinya semakin mendekati luhan yang kembali berjongkok menyantap makan malamnya tak menghiraukan junsu yang sedang mengoceh tak penting di belakangnya.

" tutup mulutmu, katakan apa yang kau inginkan dariku dan segeralah pergi dari sini" ucapnya tak suka, tanpa sadar luhan menghentikan aksi makannya menekankan jika dia sangat tidak menyukai kedatangan junsu saat ini.

" cih..., memang sangat sulit mendekatimu princes lu, oke...aku hanya ingin menyampaikan pesan, yunho...dia ingin bertemu denganmu, segera temui dia, kurasa dia tak suka jika harus menunggu terlalu lama, tak ada bantahan jika kau menginginkan untuk tetap hidup" ucap junsu dengan intonasi suara yang sangat berbeda dengan yang sebelumnya, jauh lebih dingin dan jauh lebih berat saat mengatakan maksud kedatangannya. Tanpa menunggu jawaban luhan, junsu melangkah menjauh dari wanita itu dan menghilang setelahnya di antara beberapa gedung, sementara luhan, wanita itu hanya termenung terlihat sekali warna merah pada kedua irisnya sedikit berpendar, lima detik setelahnya luhan terlihat mulai mengerakkan tangannya untuk mendekatkan sebuah lengan ke arah mulutnya dan mulai memakan mangsanya hingga tak tersisa, mengacuhkan pesan yang di sampaikan junsu padanya perihal jung yunho.

[~Lizz_L_L~]

Kibum dan yang lainnya sudah pergi meninggalkan kediaman kyuhyun beberapa menit yang lalu, menyisahkan kyuhyun dan baekhyun.

" nuna kau baik-baik saja kan?!" tanya baekhyun mendapati kyuhyun yang sedang merenung di depan jendelanya, tak seperti biasanya kyuhyun akan langsung melanjutkan tidurnya lagi seusai makan.

" apa kau memikirkan pertanyaan tadi?!"

Kyuhyun memejamkan matanya memghela nafas berat terlihat sekali ada sebuah beban berat yang menganggunya saat ini perihal pertanyaan yang di lintarkan sehun beberapa waktu yang lalu.

" eomma...setidaknya itu bukan salahmu, eomma yang mengijinkan nuna melakukan hal itu, lagipula apa yang menimpah dirimu juga kesalahan orang tuaku jadi...jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri dengan apa yang kau lakukan pada eomma, nuna?!" ucap baekhyun memeluk kyuhyun dari belakang dengan penuh sayang.

" terima kasih baekhyun, aku...tidak akan pernah lagi memakan daging manusia, aku berjanji hanya cukup sekali aku menyesali keputusanku saat itu, aku minta maaf" jawab kyuhyun.

" tidak apa-apa aku mengerti nuna" balas baekhyun lagi

[~Lizz_L_L~]

Kibum bergerak gelisah dalam mobil vannya. Dia merasakan sensasi terbakar dan panas seolah dirinya sedang di panggang hidup-hidup saat ini dengan keringat yang membasahi setiap jengkal pori-porinya.

" hyung kau tidak apa-apa kan, kau pucat apa kau sakit?!" tanya taemin yang duduk di sebelah kibum seraya menaikan tangannya untuk menyentuh dahi kibum.

" kau demam, astaga panas sekali!" pekik taemin.

" benarkah?!" tanya kai dan sehun secara bersamaan dan mereka melakukan hal yang sama pada kibum.

" astaga benar kau demam dan badanmu panas sekali hyung?!" teriak kai panik.

" manager hyung, apa kita tunda saja wawancaranya dan membawa kibum hyung ke rumah sakit" ucap taemin menatap managernya yang duduk di dekat kursi perngemudi.

" tidak usah, aku tidak apa-apa, sungguh lanjutkan saja wawancaranya aku tidak ingin jadwal kita semakin molor hanya karena aku demam, ini sudah biasa" ucap kibum.

" percayalah...aku baik-baik saja, jadi diam dan lanjutkan pekerjaan kita oke" ucap kibum menatap tajam teman-temannya yang berniat protes tak ingin mendengar bantahan apapun lagi.

Dua jam waktu yang cukup lama namun akhirnya mereka selesai juga dengan sesi wawancara, sementara wajah kibum semakin lama semakin pucat bahkan kini tangan dan kakinya terasa kebas dan mati rasa, kibum sendiri tidak tau apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya.

" baiklah, terima kasih atas kerja samanya" ucap sang sutradara menyalami member CN dengan wajah sumringah karena acara sesi wawancara mereka sukses tanpa hambatan.

" kau tidak apa-apa wajahmu pucat dan tanganmu dingin sekali kibum-ssi" ucap sang sutradara.

" aku baik-baik saja" jawab kibum dengan senyum lemah. Tatapn mata kibum seakan berkunang-kunang dan segalanya terasa berputar cepat di kepalanya.

BRUK

" Hyuuunngg..." pekik taemin keras menatap kibum yang ambruk di tengah studio.

TBC.

Anyeong haseyo yeorobune...

Lizz lama update ya hehehe maaf ngebuat kalian lama nunggu, oh ya...lizz suka sama review kalian apalagi yang panjang-panjang soalnya lizz hobi juga liatin semua reviewan kalian, dan maaf ya gak bisa bales reviewan kalian satu-satu.

Dan rencananya lizz mau bikin FF baru jika kalian bisa nebak apa yang bakal terjadi sama kibum lizz mau kasih kalian cast di FF baru lizz^^

Udah gitu aja di tunggu reviewnya ya anyeong readernim^^

Ps : FF selanjutnya La Magie De Noel di tunggu ya^^