Tittle: Nae Dongsaeng and his World

Cast: Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Kim Kibum, Kim Ryewook, Kim Jongwoon

Genre: Familiy, Brothership, Friendship

Rate: K

Warning: hati-hati typo(s)^^

~ Emon204 ~

Pagi yang sibuk seperti biasanya dikediaman keluarga Cho, dimulai dari nyonya Cho yang sedang menyuapi sibungsu yang entah mengapa minta makan pagi-pagi sekali padahal makanan belum matang. Alhasil bocah yang usianya bahkan belum genap empat tahun itu hanya makan bubur instan karena merengek lapar di pagi buta.

Lalu kepala keluarga Cho atau biasa kita panggil Appa Cho yang baru saja keluar kamar dengan pakaiannya yang sudah rapi disusul anak sulung keluarga Cho, atau biasa kita sapa Cho Donghae yang juga sudah bersiap dengan seragam sekolahnya.
Seperti biasanya, Appa Cho akan langsung duduk dimeja makan menunggu sarapan siap dengan koran paginya. Begitupun dengan rutinitas Donghae, kalian masih ingat kan. Yup betul, kebiasaan Donghae adalah membaca buku cerita tentang ikan nemo favoritnya. Dia tidak akan pernah bosan dengan cerita anak ikan badut yang terpaksa harus tinggal diakuarium kecil setelah berpisah dengan ayahnya. Padahal si nemo sendiri mungkin sudah sangat bosan harus dibaca Donghae setiap hari. Apalagi dibagian ketika ia harus berputar-putar ditempat yang sama dan amat sempit bernama akuarium, membosankan.

"Sarapan sudah siap! " itu adalah suara Eomma Cho yang mengajak suami dan anak sulungnya untuk sarapan. Meninggalkan maknae mereka Cho Kyuhyun yang saat ini tidak bisa diganggu karena sedang asik dengan dunianya sendiri, menonton kartun favoritnya. Cerita seekor kucing dan kawan-kawan yang bernama Nyan-nyan.

Kyuhyun terus saja bolak-balik antara tempatnya menonton televisi dengan ruang makan. Entah apa yang dilakukan bocah gembul itu karena dia hanya sibuk mengintip mereka yang sedang sarapan tanpa ada maksud untuk bergabung. Dia kembali lagi ketempatnya semula untuk menonton Nyan-nyan. Kebetulan tokoh kartun favoritnya si Nyan-nyan sedang mengajak teman-temannya sesama kucing untuk menari dan menyanyi. Jadilah Kyuhyun sekarang sibuk menari menirukan gerakan Nyan-nyan dan kawan-kawan yang sedang mengibas-ngibaskan ekornya.
Berhubung Kyuhyun tidak punya ekor, berakhirlah bocah itu dengan gerakan menggoyang-goyangkan pinggulnya.

Siapapun yang melihatnya menggoyang pinggul saat ini, yakinlah bocah itu lebih menarik ditonton daripada tontonan yang sedang ditontan bocah itu. Sepertinya mulai besok keluarga Cho sebaiknya membelikan bocah itu kostum kucing supaya nanti saat anak itu menari bisa seragam tanpa merasa terasing karena tidak memiliki ekor (?).

"Goyang kekili, goyang kekanan melompat lompat...ngaung...ngaung..." suara cadel itu lebih mendominasi dibanding suara tv yang lumayan keras itu.
Kali ini bocah itu salah menirukan suara seekor kucing yang harusnya miau-miau tapi malah jadi ngaung...ngaung.

Biasanya Kyuhyun selalu menonton Nyan-nyan dengan tetangga sebelah yang sekaligus merangkap temannya. Namanya Ryewook, usianya setahun lebih tua dari Kyuhyun dan anak itu sekarang sudah masuk TK. Dan semenjak Ryewook sekolah, Kyuhyun jadi merasa lebih kesepian. Pernah saat bocah itu merengek minta sekolah, Appa dan eomnanya hanya mengatakan "Nanti sayang, akan ada waktunya untukmu sekolah" selalu seperti itu. Appa, eomma dan Hae hyungnya akan kompak mengatakan 'nanti'.

Kyuhyun benci kata nanti. Bagi bocah itu kata nanti itu memiki arti yg sangat lama. Padahal eomna Cho sudah merencanakan tahun ini Kyuhyun masuk TK, tapi sepertinya anak itu sudah tidak sabar. Saking kepengennya sekolah, Kyuhyun bahkan melupakan teman bermainnya yang lain( lala-lili-lulu-lele dan lolo). Karena menurut Ryewook sekolah itu tidak hanya enak, tapi juga banyak teman dan banyak mainan, juga banyak noona cantik. Hihihi...

~ Emon204 ~

Kyuhyun bingung antara melanjutkan nonton kartun favoritnya atau melanjutkan ide atas rencana jeniusnya yang direncanakan sejak semalam untuk diam-diam mengikuti hyungnya kesekolah. Karena itu dia bangun pagi sekali dan minta langsung dimandikan. Padahal biasanya bocah itu paling malas bangun pagi apalagi kalau harus disuruh mandi. Biasanya akan ada acara (mari mengejar Kyuhyun untuk mandi) itupun harus ada adegan drama paksaan.

"Kyu kangen Liwookie, Kyu mau ketemu Liwookie" monolog bocah itu. Sudah Kyuhyun putuskan untuk mengikuti Donghae hyungnya. Ia harus kesekolah untuk bertemu dengan Ryewook. Kyuhyun rindu Ryewook jadi ia harus kesekolah untuk ketemu dengan Ryewook. Tapi ia harus masuk mobil yang nantinya akan mengantar kakaknya lebih dulu sebelum supir pribadi keluarga Cho itu memanggil kakaknya untuk berangkat.
Itulah alasannya kenapa sedari tadi bocah itu bolak-balik antara tempatnya menonton tv dengan ruang makan. Cuma untuk memastikan hyungnya sudah selesai sarapan atau belum.
Adakah dari keluarganya yang menyadari keganjilan bocah itu?

~ Emon204 ~

Kaki-kaki mungil itu melangkah mengendap-endap supaya langkahnya tak terdengar oleh Eommanya. Bocah itu sangat cedas, ia tau jika nanti appa dan eommanya memergokinya ingin ikut hyungnya kesekolah pasti mereka akan melarangnya seperti sebelum-sebelumnya dan berakhir dengan tangisan memilukan-nya.
Tapi apalah daya baru tiga langkah kakinya, suara Nyan-nyan dan kawan-kawan menghipnotisnya. Apalagi saat bocah itu menolehkan kepalanya dilihatnya kucing-kucing menggemaskan itu lagi-lagi sedang menggoyang-goyangkan p*n*atnya dan memutar-mutar ekornya.

Kyuhyun jadi dilema, bocah itu sepertinya belum ikhlas meninggalkan Nyan-nyan dan kawan-kawan. Berakhirlah Kyuhyun kembali kedepan layar kaca dan menggoyang-goyangkan pinggulnya sebentar setelah itu dengan tidak ikhlas ia berlari meninggalkan kartun favoritnya menuju mobil melupakan rencana sebelumnya untuk mengendap-endap

~ Emon204 ~

Kyuhyun memang berhasil keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarganya, tapi dia punya masalah lain. Beberapa kali bocah itu mencoba membuka pintu mobil, tapi sebanyak itu pula usahanya gagal. Pintu itu terlalu berat untuknya. Sangattttt berat.

" Tuan muda, apa yang sedang anda lakukan disini? " Deg, Kyuhyun kaget dengan suara yang tiba-tiba saja terdengar dibelakangnya. Bocah itu menoleh dan mendongakkan kepalanya untuk memastikan siapa gerangan sosok tinggi yang sekarang berdiri di depannya, didapatinya supir yang biasa mengantar hyungnya. Tak lama senyum khas anak-anak terlihat di bibir merahnya.

" Ajuchi buka pintu, mainan Kyunie teltinggal didalam mobil " bohong Kyuhyun.
Bocah itu bicara sambil menggoyang-goyangkan badan dan tangan kanannya ia sembunyikan di punggungnya. Jari telunjuk dan jari tengahnya ia kaitkan. Kyuhyun ingat Eommanya mengajarinya untuk tidak berbohong jadi beginilah cara Kyuhyun menangkal kebohongannya. Mengaitkan jari berharap kebohongannya tidak ketahuan atau minimal dimaafkan.
Beruntung bagi bocah itu setelah pintu terbuka, Appanya memanggil ahjussi Lee.

" Ajuchi, dipanggil Appa, nanti cetelah mainan Kyunie ketemu bial Kyunie yang tutup pintunya. "
Meski ragu, Ahjussi Lee pun mengiyakan dan meninggalkan majikan kecilnya.
Kyuhyun masuk mobil dan berjongkok dibelakang jok mobil dengan memegang pintu agar tidak menutup sempurna supaya saat sampai nanti ia tidak kesusahan untuk turun.

~ Emon204 ~

Mobil yang mengantar Donghae tiba di depan Junior high school, Kyuhyun sukses keluar tanpa sepengetahuan Donghae dan supir yang duduk dibangku depan sementara dia ngumpet dijok bagian belakang. Donghae yang tidak menyadari keberadaan Kyuhyun langsung masuk melewati gerbang sekolah sementara Kyuhyun mengokor dibelakangnya. Beruntung saat Kyuhyun masuk ahjussi penjaga gerbang sedang menengok kearah lain memuluskan Kyuhyun masuk tanpa hambatan(drama banget wkwkwk).

Donghae cuek saja ketika para pelajar sedang bisik-bisik melihat Kearahnya tepatnya kearah belakangnya. Seorang bocah gembul langka, limitid edition yang kesusahan menyamakan langkah panjang kaki hyungnya. Dan berakhirlah Kyuhyun tersesat karena kehilangan jejak sang kakak.

Kyuhyun, bocah kecil itu sedikit takut. catet ya...cuma sedikit. Kyuhyun sebenarnya tidak takut dengan apapun dan siapapun. Kyuhyun cuma takut sama monster jahat. Dia ingat Nyan-nyan juga pernah tersesat seperti dia saat ini, tapi Nyan-nyan tidak menangis. Jadi Kyuhyun juga tidak akan menangis.

"Hei ...siapa anak itu?"

"Dia manis sekali"

"sepertinya anak kecil itu tersesat?"

"Ayo dekati dia"

Tapi bisik-bisik orang yang tingginya sama dengan hyungnya itu membuat nyali bocah itu menciut. Kyuhyun berusaha menyembunyikannya, lagi-lagi karena dia ingat Nyan-nyan itu pemberani jadi dia juga harus berani.

Hingga akhirnya seorang namja tampan mendekati Kyuhyun yang seperti orang bingung dan bertanya padanya.

"Adik kecil kau sedang apa?"

Kyuhyun itu pintar, dia ingat pesan eommanya untuk tidak dekat-dekat dengan orang asing. Mengetahui bocah itu curiga padanya namja seumuran hyungnya itu memperkenalkan diri.

"Nama hyung Kibum, hyung bukan orang jahat. Eum...siapa namamu?"

Tapi sepertinya hyung tampan yang menurut Kyuhyun bahkan lebih tampan dari hyungnya ini bukan orang jahat. Padahal sebelumnya dia selalu mengatakan Donghae paling tampan sedunia. Mungkin saat dewasa nanti bocah itu akan mengatakan dialah yang tertampan. Jadi-

"Kyu, eum...namaku Kyuhyun. Yung tampan tau tidak dimana Liwookie. Kyu kangen cama Liwookie"
Kyuhyun menarik-narik kecil kemeja namja yg mengaku bernama Kibum. Mulutnya maju beberapa senti karena mengucapkan nama Liwookie.
Kyuhyun berharap hyung tampan didepannya ini bisa memberitahukan keberadaan sahabatnya itu.

Kibum mengernyit bingung, ia berjongkok menyamakan posisi tingginya agar sejajar dengan Kyuhyun. Diletakkannya satu tangannya dipundak bocah itu supaya bocah itu tidak takut dan merasa nyaman.

" Adik manis, Liwookie itu siapa. Apa dia hyungmu? " tanya kibum.

" Anni, bukan Liwookie tapi...Li-wook- ie." Eja Kyuhyun.

" Ryewookie...? "Terdapat perempatan didahi Kibum.

" Ne, Liwookie. Liwookie teman Kyunie. Liwookie bilang dicekolah banyak temennya, banyak mainan, juga banyak noona cantik tapi dimana Liwookie yung? Dicini banyak noona cantik tapi Kyu tidak melihat mainan cama teman-teman Kyunie?"

Kibum tersenyum geli dengan penuturan bocah gembul polos di depannya ini. Ia pahan sekarang bocah ini masih cadel. Diliriknya jam dipergelangan tangan kirinya, sudah waktunya masuk kelas mungkin satu menit lagi bel akan berbunyi dan benar saja suara berisik bel tanda masuk pun terdengar membubarkan sekumpulan pelajar yang dari tadi bergerombol menyaksikan interaksi Kibum bersama bocah asing yang mungkin saja tersasar atau mungkin bocah itu dongsaengnya Kibum, entahlah. Yang pasti pertunjukkan telah berakhir bersamaan dengan bel masuk kelas.

Kibum bingung harus mencari orang yang bernama Ryewookie dimana. Ia tidak mungkin memasuki kelas satu persatu hanya untuk menemukan keberadaan Ryewook. Tapi dia juga tidak mungkin meninggalkan keberadaan bocah ini sendirian. Biarlah dia mengajak bocah itu dan akan mencari Ryewookie saat jam istirahat. Kantin dan jam istirahat adalah perpaduan yang pas untuk mencari namja bernama Ryewook. Anak-anak pasti banyak yang berkumpul di kantin. Siapa tau salah satunya bernama Ryewook.

" Kyunie, Kyu ikut hyung ne, nanti hyung akan bantu cari Ryewookie. Sekarang hyung harus masuk kelas. Nanti songsaenim marah kalau hyung bolos, atau Kyu mau hyung tinggal sendiri disini? "

Kyuhyun menggeleng cepat. " Anni, Kyu ikut yung tampan caja, kajja...!" Kibum dibuat chengo dengan Kyuhyun yang langsung menggandeng tangannya. Rupanya meski baru kenal dengan Kibum, tapi Kyuhyun sudah merasa nyaman dengan hyung tampannya itu.

" Kau manis Kyu " batin Kibum

~ Emon204 ~

Sebenarnya Kemana Kibum membawa Kyuhyun?

Saat ini Kibum sedang didalam kelas mengikuti pelajaran sejarah yang masih sama membosankan seperti sebelum-sebelumnya. Yang membedakan adalah kalau biasanya banyak murid yang akan tertidur karena merasa dininabobokkan denga cerita sang guru tentang sejarah kerajaan Joseon. Tapi pagi ini keadaanya lain, Kibum memang masih serius menyimak. Tapi tidak dengan teman-teman Kibum yang lain. Mereka kompak sesekali melirik kearahnya tepatnya melihat kolong meja Kibum. Tampak disana seorang bocah gembul duduk manis bersila sambil makan kue, coklat dan masih banyak lagi bungkus snack yang tercecer. Beruntung bagi Kibum atau justru bagi Kyuhyun karena pendengaran guru sejarah yang mengalami sedikit gangguan. Jadi songsaenim tidak begitu mendengar suara berisik yang ditimbulkan bocah itu. Apalagi Kibum duduk dibangku paling ujung di belakang. Rupanya sebelum membawa Kyuhyun ke kelas dia terlebih dahulu membawa bocah itu kekantin dan menyuruhnya memilih makanan yang dia suka. Hanya buat jaga-jaga takut Kyuhyun bosan didalam kelas tanpa melakukan apapun.

Kibum tidak mau ambil resiko gurunya marah-marah karena membawa Kyuhyun kekelas. Gurunya yang cerewet itu pasti akan menceramahinya dengan suara yang keras. Tau sendiri kan orang dengan pendengaran kurang cenderung berbicara lebih keras dengan lawan bicaranya. Kibum tidak mau Kyuhyun terkejut dan takut lalu menangis. Itu bisa jadi masalah mengingat Kibum bukan orang yang pandai menenangkan bayi menangis.
Kehadiran Kyuhyun adalah hiburan tersendiri di kelas itu, terutama untuk teman-teman Kibum. Tingkah Kyuhyun adalah oase ditengah padang pasir.
(kirim saja gembul kegurun, biar temenan sama onta -_-)

Kibum melirik kolong mejanya, suara berisik itu sudah tak terdengar lagi. Lalu apa yang sedang dilakukan Kyuhyun? Rupanya bocah itu tertidur dengan nyamannya meski hanya bersandar dikaki meja. Mungkin bocah itu bosan atau mengantuk karena kekenyangan kemudian tertidur. Bocoh itu sangat polos dalam tidurnya. Mulutnya yang sedikit terbuka menambah kadar kelucuannya. Ditambah pula disekitar mulut mungilnya tercecer bekas cream dan coklat yang masih belepotan. Kibum tersenyum, kasihan juga dengan Kyuhyun. Ia tidak tega juga membangunkah bocah itu bahkan saat jam istirahat datang. Kibum hanya berpesan pada teman-temannya untuk mengumumkan dikantin bahwa seorang anak kecil bernama Kyuhyun sedang mencari kakaknya yang bernama Ryewook.

Tapi hingga jam pulang sekolah tidak ada satupun teman-teman sekolahnya yang mengaku bernama Ryewook dan menjemput Kyuhyun. Kemana lagi Kibum harus mencari namja bernama Ryewookie itu. Apalagi Kyuhyun bilang ia tidak ingat dimana rumahnya. Tapi Kibum tau Kyuhyun bukan gelandangan. Bisa dilihat dari pakaian Kyuhyun semuanya bermerk, dipastikan Kyuhyun anak orang kaya. Apa Kibum lapor polisi saja? tapi kasian Kyuhyun. Bagaimana nanti kalau bocah itu ketakutan.

~ Emon204 ~

Sementara itu dikediaman keluarga Cho sedang terjadi kekacauan besar. Bahkan kekacauan itu sudah terjadi sejak pagi. Bermula dari Appa Cho yang ingin berpamitan pada putra bungsunya saat akan pergi ke kantor. Tapi sibungsu tak diketemukan keberadaanya dimanapun. Seluruh pelayan dan bodyguard sudah dikerahkan untuk mencari bahkan sampai kekolom tempat tidur. Kali aja anak itu sedang ingin main petak umpet. Mereka juga mencari dirumah Ryewook, siapa tau bocah itu ingin bermain dengan Ryewook meski anak itu pasti tidak dirumah karena harus sekolah. Tapi nihil, Kyuhyun tidak ada dimanapun. Appa Cho sampai membatalkan pergi kekantor dan menyuruh sekertarisnya menunda semua rapat pentingnya.
Sibungsu hilang, bagaimana mungkin ia berpikir tentang rapat.

Supir Lee memberitahukan keberadaan terakhir kalinya ia melihat tuan muda kecilnya.
Eomma Cho berpikir mungkin saja Kyuhyun ikut Donghae kesekolahnya. Anak itu selalu merengek minta untuk sekolah tapi segera dibantah sang supir karena dia merasa tidak membawa serta bocah itu. Supir Lee sebenarnya juga agak ragu mengingat bocah itu tadi pagi memang sempat naik kemobil yang dibawanya. Untuk memastikan, Eomma Cho menelephon Donghae menanyakan keberadaan Kyuhyun. Tapi berakhir dengan Donghae yang malah panik dan memutuskan untuk minta ijin pulang lebih awal bahkan sebelum jam istirahat pertama. Itulah alasan mengapa Donghae tidak mengetahui pengumuman dikantin tentang bocah gembul yang tersesat.

Donghae menangis dalam pelukan Eommanya. Appanya menepuk-nepuk pundaknya, menguatkan anak dan istrinya untuk kuat. Meski sedih, Appa Cho tidak boleh terlihat lemah. Dia juga bingung harus mencari si bungsu kemana lagi. Melapor polisi pun percuma, Kyuhyun bahkan belum duapuluh empat jam menghilang. Jadi laporannya pasti tidak akan ditindak lanjuti. Cara satu-satunya hanya mencari sendiri serta mengandalkan anak buahnya yang disebar kemana-mana. Sempat terpikir oleh Appa Cho bahwa Kyuhyun diculik. Mungkin oleh pesaing bisnisnya. Menyadari kemungkinan itu Eomma Cho jadi histeris sendiri membayangkan bocah itu kenapa-napa. Wanita cantik itu akhirnya pingsan menambah panik seisi rumah.
Eomma Cho tidak pernah berpikir bahwa orang jahat yang menculik Kyuhyun akan rugi sendiri karena pasti dibuat sakit kepala bin pusing tujuh keliling dengan tingkah anaknya yang kadang-kadang kelewat ajaib itu.

~ Emon204 ~

Hari sudah hampir sore ketika Kibum akhirnya berinisiatif membawa Kyuhyun kerumahnya. Dia bingung harus mengantar kemana bocah menggemaskan yang suka mengedip imut saat bertanya padanya itu.

" Yung tampan, kita mau kemana, katanya mau cali Liwookie? " tanya Kyuhyun saat Kibum menggandeng tangan bocah itu. Langkahnya sangat ringan, sepertinya bocah itu sedang senang.

Kibum berjalan disampingnya mengingat selama ini ia selalu berjalan kaki ketika berangkat dan pulang sekolah. Jarak sekolah dan rumahnya memang tidak terlalu jauh, cukup melewati taman dan beberapa gang saja.

" Nanti kita cari Ryewookie. Kyunie ikut kerumah hyung dulu ne, tapi sebelum itu bagaimana kalau kita cari makan. Kyunie lapar tidak? "

" Um, Kyu lapal. Kyu juga mau ec klim, yung tampan nanti beliin Kyu ec klim ne "

" Ice cream...? " Kibum menoleh kekiri dan kanan. Sepertinya Kibum ingat ada pedagang ice cream yang biasa mangkal ditaman. Bagaimana kalau Kibum mengajak Kyuhyun ketaman saja.

" KYUNIEEEEE...! "

Kibum dan Kyuhyun sama-sama menoleh kesumber suara cempreng yang memekakkan telinga. Terlihat seorang bocah setinggi Kyuhyun dari arah taman melambaikan tangannya. Disampingnya berdiri seorang remaja yang sedang menutup telingannya dengan kedua tangannya. Melindungi gendang telinganya agar tidak robek mendengar pekikan dari dongsaeng yang tak kalah imutnya dengan Kyuhyun itu.

" LIWOOKIEEEEEE... !" Kyuhyun balas melambai kearah bocah yang seharian ini menjadi tujuannya hingga ia tersesat dan bertemu dengan hyung tampan.

Kibum juga harus menutup telinganya agar selamat dari kemungkinan penyakit yang namanya tuli mengingat bocah yang berada digandengannya juga tak kalah keras dan sama-sama cemprengnya menjawab panggilan bocah di seberang jalan, lebih tepatnya diarea taman. Tapi ada yang membuat Kibum bingung. Jadi Ryewookie yang dimaksud Kyuhyun adalah bocah itu, bukan kakak Kyuhyun?
Kibum menyadari dirinya telah salah paham. Pantas saja Ryewook tak ditemukannya disekolahnya. Mana ada anak TK nyasar disekolahnya.

Kibum saja yang lupa atau tidak sadar Kyuhyun memang tidak pernah mengatakan kalau Ryewook bukanlah hyungnya melainkan sahabatnya.

Kyuhyun dan bocah yang dipanggil Liwokie itu sama-sama berlari. Ryewook dari arah taman sementara Kyuhyun dari seberang jalan. Keduanya akhirnya berpelukan sambil melompat-lompat setelah bertemu ditengah-tengah jalan. Untungnya itu bukan jalan besar dan hanya dikhususkan untuk pejalan kaki. Jika tidak, aksi keduanya yang mirip pasangan di film boolywood (minus adegan melompat-lompat) yang sempat fenomenal Shahrukh kan dan Kajol itu pasti akan membuat jalanan macet karena terjadi kecelakaan masal, sangat tidak romantis...

~ Emon204 ~

Dua orang remaja Kibum dan Jongwoon aka Yesung yang ternyata adalah hyungnya Ryewook sedang duduk dibangku taman yang khusus disediakan untuk pengunjung taman.
Keduanya memperhatikan kedua bocah yang sedang asik bermain.

" Jadi Kyunie tersesat sampai disekolahmu?" Tanya Yesung setelah keduanya berkenalan tentunya.

" Ya, aku kira dia mencari hyungnya yang bernama Ryewook. Tidak seperti dugaanku Ryewook ternyata masih seumuran dengan Kyuhyun. Bocah itu pasti sangat merindukan adikmu sampai harus kabur dari rumah demi bertemu dengannya "
Kibum mengamati kedua bocah yang saling mengejar itu sambil tersenyum menyadari kebodohannya.
" Aku kira orang tuanya pasti sangat mencemaskannya." lanjutnya kemudian.

"Memang kau sekolah dimana?" Yesung penasaran juga kenapa Kyuhyun bisa sampai disekolah remaja tampan yang mungkin seumuran dengan Donghae tetangganya yang juga hyungnya Kyuhyun.

"Di junior high school dekat taman ini"

"Astaga...! Itukan sekolahnya Donghae juga." Yesung memekik kaget " Dia pasti mengikuti Donghae sampai kesekolah, kau kenal Donghae? "

"Anni, aku di semester pertama" jawab Kibum setelah mencoba mengingat.

" Tapi Donghae juga disemester pertama"
Yesung mengambil posnselnya dan mendial nomer yang sudah dihafalnya.

"Yoboseo, Donghae kau ada dimana?" Yesung bertanya setelah seseorang diseberang line memberi salam.

" Donghae, kenapa kau menangis? " Yesung panik saat mendengar isakan Donghae diseberang line. Sepertinya Donghae sedang menceritakan tentang kasus menghilangnya dongsaengnya pada namja berkepala besar itu.

" Kyuhyun menghilang? Kau tenanglah dulu, bisa kau datang ketaman didekat sekolahmu. Kyuhyun ada bersamaku sekarang "

" Ne, disini juga ada Ryewook "

" Aku akan menunggumu, hati-hati dijalan "

Bip, terdengar bunyi telephon yang diputus.

"Kau menghubungi hyungnya Kyunie?" tanya Kibum setelah mendengar percakapan sepihak Yesung ditelephone.

" Ne, dia mencemaskan Kyunie, Ahjumma Cho bahkan pingsan mengetahui Kyunie hilang" Kibum hanya mengangguk, ia kembali memperhatikan Kyuhyun. Kibum yakin dia pasti akan sangat merindukan bocah gembul menggemaskan itu.

" Aku akan menunggu sampai hyungnya datang sekalian aku juga ingin berkenalan dengannya " putus Kibum akhirnya. Dia memiliki rencana yang sudah disusunnya.

~ Emon204 ~

Kediaman keluarga Cho akhirnya kembali seperti semula setelah kepulangan sibungsu. Eomna Cho jadi lebih protektif terhadap bocah itu. Ia terus saja memeluk dan menciumnya membuat bocah itu heran akan tingkah Eommanya. Malam ini Eomma Cho berencana menemani Kyuhyun tidur tapi langsung ditolak bocah itu dengan alasan ia ingin tidur dengan Donghae. Dan disinilah bocah itu sekarang.

Kyuhyun membaringkan tubuhnya menyamping menghadap hyungnya yang malah sibuk memperhatikan langit-langit kamarnya.

" Hae yung, becok kita main kelumah yung tampan ne? " tanya Kyuhyun sambil menoel-noel pipi Donghae.

" Besok hyung sekolah Kyu " Donghae kesal karena sejak pulang sore tadi adiknya terus saja bicara tentang Kibum, Kibum dan yung tampan.

" Kalau begitu becoknya lagi, mau ya yung?"

" Besoknya lagi hyung juga sekolah Kyu " Donghae semakin sewot.

" Kalau gitu kita pelgi caat Hae yung libul cekolah caja ne " sementara Kyuhyun bukanlah bocah yang pantang menyerah untuk membujuk hyungnya. Akhirnya Donghae membalikkan tubuhnya menghadap sang adik.

" Memangnya apa yang membuat Kyunie ingin kerumah hyung tampan? " tanya Donghae pada akhirnya, Ia penasaran juga kenapa dongsaengnya itu ngotot mengajaknya kerumah Kim Kibum.

" Yung tampan mau kenalin Kyunie cama Heebum. "

" Eh, Heebum nugu? " bingung Donghae mendengar nama yang menurutnya sangat aneh itu.

" Yung tampan bilang Heebum temannya Nyan-nyan. "

" Oh, cuma itu saja? " selidik Donghae setelah tau ternyata Heebum hanya seekor kucing. Tapi dia masih penasaran mungkin Kyuhyun punya alasan lain selain berkenalan dengan si Heebum.

" Um..."Kyuhyun tampak berpikir. "Kalena Kyunie cayang cama Yung tampam " lanjutnya kemudian. Namun spertinya Donghae tidak suka dengan jawaban Kyuhyun.

" Kyunie lebih sayang Donghae hyung atau hyung tampan? "
Donghae terlalu percaya diri jika mengira Kyuhyun lebih sayang dirinya ketimbang Kibum yang notabene baru dikenal adiknya.

" Kyunie cayang Donge yung cama yung tampan juga" jawab Kyuhyun cepat membuat Donghae tak terima.

" YAK! mana bisa seperti itu Kyu, kau harus pilih salah satu "

" Tapi Kyunie cayang Donge yung cama yung tampan " kekeuh bocah itu. Kyuhyun mengerjab polos membuat Donghae mencari cara lain untuk membuat adiknya itu memilihnya.

" Eum... kalau Hae hyung sama hyung tampan tenggelam dikolam, Kyunie bakalan tolongin Hae hyung dulu atau hyung tampan dulu? "
Donghae harap-harap cemas dengan jawaban bocah yang saat ini sedang mempermainkan jari-jari tangannya. Kyuhyun tampak berpikir.

" Kyunie akan tolongin yung tampan "

Donghae merengut seketika, tidak menyangka Kyuhyunnya lebih memilih Kibum yang baru sehari dikenalnya.

" Hae yung kan pital belenang, kalau yung tampan kan tidak bica" lanjut bocah itu. Ada nada keraguan saat mengatakan hyung tampan tidak bisa berenang. Kan Kyuhyun belum pernah melihat Kibum berenang. Jadi bisa dikatakan hyung tampan memang tidak bisa berenang. Donghae bisa menerima alasan Kyuhyun kalau alasannya karena Kibum tidak bisa berenang. Dan sedetik kemudian...

" Tapi yung, Kyunie kan tidak bica belenang, jadi Hae yung caja yang tolongin yung tampan ne "

GUBRAKSS...Donghae merengut untuk yang kesekian kalinya. Niat awalnya kan mau menyingkirkan si Kim Kibum itu. Kenapa juga Kyuhyun malah menyuruh dia untuk menolongnya.

" Tidak mau! Biar saja dia dimakan ikan hiu." ketus Donghae.
Rasa cemburu membuanya tidak sadar telah mengajarkan adiknya untuk mengabaikan orang yang sedang membutuhkan pertolongan. Meskipun disini karakter yang butuh ditolong hanyalah fiktif belaka.

" Tapi dikolam kan tidak ada ikan hiu yung. Yang ada cuma Lala...lili...lulu...lele cama lolo. " bingung bocah itu. " Kalau gitu nanti Kyunie minta tolong cama meleka caja "

" Tidak boleh! " jawab Donghae cepat

" Wae...? " bingung Kyuhyun mengerjapkan mata bonekanya menunggu jawaban sang kakak. Donghae tidak menjawab pertanyaan Kyuhyun, dia teringat kembali dengan permintaan Kibum sore tadi.

" Donghaessi, bolehkah setelah ini aku berkunjung kerumahmu? "

Sore tadi Donghae memang langsung mengiyakan permintaan Kibum, tapi mengapa sekarang ia takut kalau adiknya itu akan lebih sayang Kibum.
Donghae belum siap kalau harus berbagi Kyuhyun dengan namja itu. Konyol memang, tapi Donghae sangat takut jika nantinya adiknya benar-benar memilih Kibum.

" Yung...yung..." Kyuhyun mencolek-colek pipi Donghae membawanya kembali pada kesadarannya.

"Tidurlah, hyung janji akan menyelamatkan hyung tampanmu itu." kata Donghae pada akhirnya

" Yaksok ...?"

" Yaksok!... lagipula teman-temanmu dikolam tidak mungkin sanggup mengangkat tubuh Kibum. Kau lupa kalau tubuhmu yang pendek inipun tidak akan tenggelam. Jadi mana mungkin si Kim Kibum itu akan tenggelam ck...konyol sekali "
Donghae sepertinya melupakan kalau dia yang memulai kekonyolan ini sebelumnya.

" Cha...tidurlah! " perintahnya pada dongsaeng semata wayangnya itu.

Kyuhyun akhirnya mau tidur setelah Donghae mengatakan bahwa Kibumlah yang akan datang kerumah mereka. Kyuhyun membimbing tangan Donghae kepunggungnya menepuk-nepuknya membuatnya merasa nyaman dan mengantuk.

" Jaljayo Kyunie " bisik Donghae

" Jaljayo yung " jawab Kyuhyun dengan mata terpejam.

.

.
.

Bingung antara mau nulis TBC atau END. Soalnya di blog cuma nyampai ch 3 hehe...

Yang baca jangan lupa review ya ^^

BIGS THANKS TO:

Sofa1013 / MissBabyKyu / cici fu / angel sparkyu / kihyunelf / readlight / Awaelfkyu13 / Choding / Tebak Siapa / imayrochdiana1 / michhazz / ressalini / sofyanayunita1 / Cuttiekyu94 / brimarc / Yong Do Jin316 / jihyunelf / Shin Ririn 1013 / and Guest.

Maaf jika ada kesalahan dalam menulis nama atau bahkan belum kesebut.