Title: Nae Dongsaeng and His World
Cast: Cho Kyuhyun, Lee Donghae, Kim Kibum and others
Genre: Family, Brothership
Rate: K
Disclaimer: Mine
Warning: Bahasa tidak baku, typo(s)dll...
.
.
.
Happy reading!
.
Puk puk puk
Waktu telah menunjukkan pukul sebelas malam. Donghae sedang mencoba meninabobokan Kyuhyun yang entah kenapa sulit sekali bagi bocah yang dua bulan lagi genap berusia empat tahun itu untuk terpejam. Bahkan mata boneka adiknya terlihat semakin lebar saja ia perhatikan. Donghae jadi teringat kembali dengan pengalamannya ketika akan mengikuti perjalanan wisata bersama teman-temannya saat elementary school dulu. Betapa antusiasnya sampai hampir semalaman ia tidak bisa tidur. Menunggu dengan gelisah kapan pagi akan tiba. Mungkin begitulah yang dirasakan Kyuhyun sekarang. Menunggu pagi rasanya lama sekali. Sudah belasan kali setiap tiga puluh menit adiknya selalu bertanya- "Donge yung, paginya kapan?" dan belasan kali pula Donghae akan menjawab pertanyaan Kyuhyun dengan jawaban yang sama "nanti setelah Kyunie tidur baru pagi akan tiba". Tapi tetap saja Kyuhyun selalu mengulang lagi pertanyaannya.
Adakah yang bertanya kenapa bocah gembul yang memiliki kadar keimutan diluar batas tersebut selalu menanyakan tentang kapan pagi akan tiba? Besok adalah akhir pekan alias hari libur. Semua orang akan menikmati hari libur mereka tanba embel-embel kesibukan yang namanya sekolah, tak terkecuali Donghae dan tentusaja Yung tampan ikut didalam hitungannya.
Dalam ingatan Kyuhyun, saat hari libur tiba Yung tampan akan datang berkunjung kerumahnya. Itulah yang membuat Kyuhyun antusias menyambut paginya. Kyuhyun berjanji akan mengenalkan Yung tampan dengan teman-temannya-Lala cs. Dan Kyuhyun juga sudah tidak sabar untuk berkenalan dengan Heebum yang katanya mirip dengan Nyan Nyan. Membayangkan semuanya dalam satu paket membuat otak Kyuhyun penuh. Dan hasilnya ia jadi susah tidur. Kyuhyun bahkan sudah merancang jauh-jauh hari tentang apa saja yang akan ia lakukan dengan Yung tampan. Tapi sore tadi Kyuhyun menambah satu lagi daftarnya. Ide itu ia dapatkan ketika Ayah dan ibunya berpamitan padanya saat mereka ingin mengajak Kyuhyun ikut serta kerumah nenek yang ada di Jeju.
"Yung-" Kyuhyun mencolek lengan Donghae yang barusaja akan terlelap. Ia sudah mengantuk dan Kyuhyun susah sekali untuk disuruh merem. Donghae menduga kali ini adiknya akan menanyakan lagi pertanyaan yang sama.
"Nanti setelah Kyunie tidur baru pagi akan tiba". Dan sebelum Kyuhyun mengajukan pertanyaannya Donghae telah lebih dulu menjawabnya. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya lucu. Bukan itu yang ingin ia tanyakan, Donghae salah paham dengan pertanyaannya.
"Donge yung, kencan itu dimana?" Mungkin Donghae salah dengar dengan pertanyaannya Kyuhyun. Otaknya sudah tidak bisa diajak kerjasama efek dari rasa kantuknya. Alhasil pertanyaan Kyuhyun terdengar aneh ditelinganya. Ya, ia hanya salah dengar. Tidak mungkin Kyuhyun membicarakan tentang sesuatu yang bahkan mungkin belum pernah didengar oleh adiknya.
"Donge Yung, kencan itu dimana? Jauh tidak?" tapi Kyuhyun mengulangnya lagi. Kali ini Donghae yakin ia tidak salah dengar. Ada embel-embel jauh tidaknya. Memangnya kencan itu nama tempat. Tunggu dulu, kencan! Kyuhyun sedang menanyakan tentang kencan. Darimana adiknya menemukan kata-kata asing untuk bocah seusianya tersebut. Mendadak kantuk Donghae menguap begitu saja ditelan tingginya rasa penasaran.
"Dari mana Kyunie belajar ah maksud hyung darimana Kyunie mendengar kata kencan?"
Kyuhyun mengerjab-ngerjabkan matanya imut mendengar pertanyaan Donghae. Kenapa kakaknya menatapnya horor begitu. "Dali Umma"
"Kapan?" Tanya Donghae sanksi. Tidak mungkin ibunya mengajarkan kata tersebut pada Kyuhyun. Tapi Kyuhyun juga tidak mungkin berbohong. Donghae hanya belum tau saja, bahwa Kyuhyun pernah membohongi ahjussi supir pribadi keluargannya.
"Tadi cole waktu umma mau ngajak Kyunie kelumah nenek" Donghae mencoba mengingat, benarkah ummanya bilang begitu.
"Sayang, benar Kyunie tidak mau ikut umma kerumah nenek?"
"Chilleo, Kyu mau dilumah caja. Becok Yung tampan mau datang"
"Eum...baiklah. Kalau Kyunie tidak mau ikut, nanti umma akan pergi sendiri sama appa. Sekalian karena kalian menolak untuk ikut, umma akan mengajak appa kalian untuk pergi kencan"
Huh...
Donghae kembali mengingat percakapan Kyuhyun dengan sang umma sore tadi.
"Yung, kencan itu dimana?" lagi-lagi Kyuhyun mengulangi pertanyaannya. Bisa dipastikan adiknya tidak akan berhenti bertanya sebelum mendapatkan jawabannya. Donghae perlu berhati-hati mulai dari sekarang. Kyuhyun dalam tahap meniru diusianya saat ini. Jika tidak ingin adiknya bicara yang aneh-aneh lagi, ia harus lebih memperhatikan setiap kata yang akan ia ucapkan. Donghae jadi bingung harus menjawab apa untuk pertanyaan Kyuhyun. Belum tentu Kyuhyun paham dengan jawaban yang akan ia berikan. Ia harus pintar mengolah kata.
"Eum...kencan itu bukan dimana Kyu, tapi kencan itu sama artinya dengan bersenang-senang" Kyuhyun tampak bingung dengan jawaban Donghae, tapi dia sok mengerti saja. Inilah satu daftar yang ingin ia tambahkan dalam rencananya bersama dengan Yung tampan.
"Kalau begitu becok Kyu mau mengajak Yung tampan pelgi kencan" polos Kyuhyun namun penuh semangat disetiap katanya.
Kedi kedip mata Donghae
GUBRAKKS
Kyuhyun mengajak Kibum berkencan. Donghae kan jadi sedih. Dia bahkan sampai sekarang belum pernah diajak kencan sama Kyuhyun. Cukup! Sigembul bahkan tidak tau situasi mendrama yang telah diciptakan oleh Donghae.
"Yung, paginya kapan? Kenapa lama cekali"
"Tidak tau!" ketus Donghae cemburu karena Kyuhyun lebih memilih Kibum untuk kencannya besok. Itu artinya Kyuhyun hanya akan bersenang-senang dengan Kibum saja. Donghae hafal betul dengan kebiasaan adiknya. Jika mendapat teman baru yang lain akan diabaikannya.
"Yung Yung" Kyuhyun kembali mencolek Donghae. Tapi Donghae seolah tak acuh. Dia biarkan Kyuhyun menoel-noel pipinya hingga adiknya mengira ia telah tertidur. Donghae kasihan juga melihat Kyuhyun yang sedang menggalau. Sekarang bocah gembul berwajah unyu tersebut malah gelundungan tidak jelas diranjang king size bed miliknya hingga bosan sendiri, dan akhirnya tertidur dengan selimut tebal yang melilit tubuhnya. Mungkin Kyuhyun kelelahan dan mengantuk.
.
~Maknae~
.
Akhir pekan harusnya bisa menjadi hari untuk bermalas-malasan. Semua tentu setuju dengan peraturan tak tertulis tersebut. Tapi sepertinya itu tak berlaku untuk Donghae. Dia kira tidur Kyuhyun yang sudah larut membuat adiknya terbangun lebih siang dari biasanya, jadi diapun bisa ikut bangun siang.
Tapi nyatanya, lagi-lagi karena terlalu antusias ingin bertemu dengan Yung tampan membuat adik kelewat imutnya tak bisa tidur dengan nyenyak. Jadi ketika jam empat pagi Kyuhyun mengigau bertanya-
"Donge yung, paginya kapan? Cekalang jam belapa?"
Donghae dengan setengah nyawanya yang masih belum berkumpul menjawab sekenanya. "Jam empat pagi." Ia tidak yakin sebenarnya. Donghae menyesal. Harusnya ia tak perlu menambahkan kata pagi dibelakangnya. Mendengar kata pagi membuat Kyuhyun antusias untuk bangun, dan adiknya dengan semena-mena ikut membangunkannya yang masih ingin berkelana dalam mimpi indahnya. Lain kali ingatkan Donghae untuk menyuruh ummanya mengajak serta Kyuhyun, kalau perlu memaksa adiknya ikut saja meski bocah itu menolak untuk diajak pergi. Oh ayolah, Donghae juga ingin hari liburnya menyenangkan. Bukannya jam empat pagi saat hari masih gelap dengan udara yang sedang dingin-dinginnya ia dipaksa memandikan adiknya. Padahal kan biasanya Kyuhyun susah sekali untuk disuruh mandi.
"Yung Yung, Donge Yung cepatlah! nanti Yung tampan kebulu datang!" nahkan. Selalu Yung tampan dan lagi-lagi karena Yung tampan. Mana ada orang bertamu subuh-subuh begini. Tapi Kyuhyun mana mau tau. Salahnya yang bilang pada Kyuhyun hari telah pagi. Iya jam empat pagi, mana ada jam empat malam. Bocah itu melompat-lompat diatas tempat tidur seakan takut Kibum keburu datang tapi dia masih belum mandi dan wangi. Donghae terpaksa bangun.
.
~Maknae~
.
Kecipak
Siapa tadi yang menyuruh cepat untuk mandi takut Yung tampan keburu datang. Kyuhyun dengan nyamannya berendam didalam air hangat dengan bebek karet kuning serta pistol air ditangannya.
GYAAAAAAAA
Itu bukan suara Kyuhyun, melainkan suara Donghae yang basah kuyup karena barusaja disiram Kyuhyun dengan air dari dalam bak mandinya. Mendengar teriakan Donghae membuat semangat Kyuhyun meningngkat mengira kakaknya senang dengan tindakannya. Seolah menyemangatinya, sekali lagi Kyuhyun mengulanginya.
"Ahahahaha...Donge Yung bacah. Donge Yung cepelti Panya" Disamakan dengan ikan, Donghae sudah terbiasa. Apalagi dia sangat menyukai binatang bersirip yang pandai berenang tersebut. Tapi disamakan dengan Panya? Donghae bukan tidak tau siapa itu Panya. Dia sering menemani Kyuhyun menonton kartun favorit adiknya tersebut. Tega sekali Kyuhyun menyamakan dirinya dengan seekor tikus bulug musuh bebuyutan Nyan Nyan. Rasanya ingin sekali Donghae menggigit pipi adiknya tersebut.
"Ahahahaha~"
Dan dengan tawa polosnya, sekali lagi Kyuhyun mentertawakan Donghae. Bukan tanpa alasan Kyuhyun menyamakan hyungnya dengan salah satu tokoh kartun yang rajin ia tonton. Kyuhyun memang pernah melihat Panya lari dikejar Nyan Nyan dan berakhir dengan masuknya tikus besar tersebut kedalam lubang pembuangan akhir. Menurut Kyuhyun, Panya saat itu mirip sekali dengan Donghae yang sekarang.
"Yak, hentikan! Berhenti! Berhenti bermain air Kyu, nanti kau masuk angin. Ayo bangun!" titah Donghae menyuruh Kyuhyun keluar dari air. Kyuhyun yang keasikan main air mana mau untuk bangun. Tubuhnya hangat dan nyaman berendam didalam bak berisi air hangat. "Kalau kau tak mau bangun hyung akan bilang pada Yung tampanmu untuk tak usah datang!" Berhasil. Kyuhyun segera bangun dari posisi nyamannya. Donghae cemberut begitu Kyuhyun langsung berdiri hanya karena mendengar nama Kibum disebut. Kekuatan Yung tampan memang tidak main-main ampuhnya. Donghae kan jadi cemburu lagi.
Namun ketika Donghae hendak menangkupkan handuk ketubuh mungil Kyuhyun, bocah tersebut justru melompat dari bak mandi dan langsung berlari menghindarinya, lalu bersembunyi diantara celah lemari dan dinding yang ada dikamarnya. Masih dengan tubuh polosnya, bocah gembul tersebut duduk dengan kaki berselonjor hingga menyisakan ujung kakinya saja yang terlihat. Tentu saja Donghae langsung mengetahui dimana tempat persembunyian Kyuhyun berada. Apalagi bocah itu terkikik lumayan keras meski ia sudah berusaha menutupinya dengan kedua tangan mungilnya.
Mengendap-endap, Donghae dengan hati-hati berusaha untuk menangkap Kyuhyun. Sayang ketika dirinya hampir sampai ditempat persembunyian adiknya, bersamaan dengan Kyuhyun yang juga ingin mengintip keberadaan Donghae. Jadilah mereka sama-sama terkejut.
GYAAAAAAAAA
Reflek Kyuhyun ternyata lebih baik dibanding dengan kakaknya. Ia yang merasa terancam segera berlari masih dengn tubuh polos dan basahnya.
"Yak! Jangan berlari Kyu, nanti kau jatuh!" Namun Kyuhyun tak menggubrisnya. Terus berlari bahkan keluar dari kamar hingga menemukan sofa panjang dengan remot tv diatasnya. Kyuhyun lupa sedang bersembunyi dari kakaknya. Ia memanjat sofa tersebut dengan susah payah lalu menghidupkan televisinya. Donghae tak perlu lagi mengejar Kyuhyun. Bocah nakal tersebut kini duduk manis dengan remot tv ditangannya. Nyan Nyan dan kawan-kawan siap ditontonnya. Para pelayan yang kebetulan melihat adegan tersebut terkikik dengan kelakuan ajaib tuan muda kecil mereka.
"Jangan bergerak-gerak Kuhyun!" perintah Donghae melihat adiknya kini sedang menirukan gerakan kucing berwarna kuning yang sedang mengibaskan ekornya. Satu masalah lagi, dia kesulitan memakaikan Kyuhyun pakaian dengan tingkah adiknya tersebut. Donghae menghela nafas lelah. 'Awas kau Kim Kibum' batin Donghae mendendam.
Huatchi
Dirumah, Kibum yang baru bangun tidur bersin-bersin tidak jelas.
.
~maknae~
.
"Donge Yung, jam cepuluh itu kapan?"
Kalau tadi malam Kyuhyun selalu bertanya kapan pagi akan tiba, sekarang setelah pagi datang pertanyaannya ganti lagi. Kibum memang berjanji akan datang pukul sepuluh. Sekarang jam dinding baru menunjukkan pukul 09:00. Bocah yang sudah mangi menurut Kyuhyun karena tak bisa melafalkan kata wangi dengan jelas sudah terkantuk-kantuk ditempatnya. Ini sudah pertanyaan kesekian kalinya. Kyuhyun lelah menunggu Kibum, juga efek bocah manis tersebut yang tidur terlalu malam dan bangun kepagian.
"Sebentar lagi" kalau biasanya Kyuhyun benci kata nanti yang artinya lamaaaaa sekali, sekarang Kyuhyun menambah satu lagi daftar kata yang dibencinya. Sebentar lagi ternyata artinya juga sama saja-lamaaaaa sekali. Donghae kasian juga melihat Kyuhyun yang sudah menguap berkali-kali. Mata adiknya sudah memerah menahan kantuk. Toples kaca dengan lima ekor Lala cs di dalamnyapun sudah tak lagi menarik minatnya. Padahal tadi Kyuhyun begitu antusias ingin mengenalkan lima ekor temannya pada Yung tampan. Tapi Kyuhyun menolak saat Donghae menyuruh Kyuhyun untuk tidur dikamar. Alasannya tentusaja tak ingin saat Yung tampan datang dia malah tertidur. Nanti kencan mereka kan jadi batal. Kyuhyun tidak mau. Alhasil Donghae jadi geregetan sendiri entah pada siapa. 'Awas kau Kim Kibum!' Ini sudah kesekian kalinya Donghae mengumpati Kibum dengan penuh dendam sejak dari semalam. Tentusaja Donghae dendam, hari liburnya untuk bermalas-malasan kacau gara-gara remaja datar tersebut.
Arrrrghhh
Donghae mengacak rambutnya frustasi tidak tau harus dengan cara apa lagi membujuk adiknya agar bersedia untuk tidur.
.
~maknae~
.
Ting tong ting tong
Suara bel yang terdengar membahana didalam rumah mengagetkan Kyuhyun yang barusaja akan memejamkan matanya. Telinganya begitu peka akan kedatangan tamu yang sudah pasti itu Yung tampannya. Donghae sama terkejutnya, apalagi melihat Kyuhyun yang dengan cepat turun dari sofa panjang tempat ia berbaring tadi.
"Pelan-pelan saja Kyu, jangan berlari!" Pekik Donghae memperingatkan adiknya yang sama sekali tak dihiraukan oleh Kyuhyun.
"Yung tampan! Yung tampan!" ia justru semakin mempercepat larinya menuju pintu sambil terus merapalkan nama Yung tampan. Tapi apa daya tubuh mungilnya tak mampu menggapai gagang pintunya. Jadilah Kyuhyun menghentakkan kakinya dengan tidak sabar menunggu Donghae atau pelayan untuk membantunya membuka pintu.
Ceklekk
Huatchi huatchi
Barusaja pintu dibuka menampilkan Kibum dengan kucing abu digendongannya, Kyuhyun sudah bersin-bersin tak karuan.
Huatchi huatchi
Sekali lagi ia bersin semakin menambah kuatir Donghae saja. Jangan-jangan Kyuhyun sakit karena terlalu lama berendam dalam air pagi tadi.
"Kyunie kenapa?" Kibum mendekat mencoba menggapai Kyuhyun, tapi bersin bocah mungil tersebut justru semakin tak dapat dikendalikan. Kibum melihat pada Heebum dalam gendongannya. Ia berasumsi Kyuhyun alergi bulu Heebum, ah bulu kucing lebih tepatnya. Kibum segera menjauhkan Heebum dari Kyuhyun setelah menyadarinya.
.
~maknae~
.
Donghae menatap cemburu pada dua makhluk tak jauh dari tempat duduknya yang sedang asik pamer kemesraan. Bagaimana ia tak menyebutnya mesra. Setelah memperkenalkan Lala cs, Kyuhyun kini dalam pangkuan Kibum sedang menonton acara kartun favoritnya lewat dvd yang dibawa oleh remaja seangkatannya tersebut. Kyuhyun dengan begitu nyamannya bersandar pada dada Kibum dan mereka seolah mengabaikan keberadaannya seperti makhluk tak kasat mata saja.
Ternyata Donghae tak sendirian, ada satu lagi makhluk beda spesies dengannya yang sekarang duduk manis menatap penuh dendam pada pasangan romantis tersebut. Siapa lagi makhluk beda spesies disana kalau bukan Heebum. Mulai hari ini, akhir pekan yang begitu muram menurutnya, sikucing keturunan dari ras Russian blue cat tersebut mendeklarasikan dirinya membenci bocah pemilik mata bulat bak boneka dengan tubuh gempalnya, yang membuat siapa saja ingin menjadikan bocah tersebut sebagai gulingnya karena pasti nyaman untuk dipeluk. Pangkuan Kibum yang nyaman itu tempatnya, Kibum biasa membelai bulu indahnya disana. Tapi bocah gembul tidak tau diri yang dari tadi bersin-bersin tidak jelas karena bulunya sekarang telah mengambil alih tempat miliknya. Memang apa yang salah dengan bulunya, tidak ada. Kibum dengan rutin memandikannya, menyisir bulu lebatnya, dan dia juga tidak punya kutu. Tapi kenapa bocah tengik itu alergi dengan bulunya. Heebum mencoba menjilati tubuhnya sendiri yang masih dalam jangkauan lidahnya. Dimulai dari perut turun hingga bagian bawah kakinya dan
WLEKK
Dia menjulurkan lidahnya jijik. Heebum baru ingat hari ini karena terburu-buru, Kibum lupa mengeramasinya. Alhasil bulu indahnya rontok menepel dilidah dan agak sedikit bau.
"Goyang kekili, goyang kekanan ngaung...ngaung"
Mendengar suara cempreng Kyuhyun membuat Heebum mengalihkan lagi perhatiannya pada bocah tersebut. Dilihatnya Kyuhyun turun dari pangkuan Kibum lalu dengan percaya dirinya ia menirukan gerakan Nyan Nyan dan kawan-kawan. Memutar-mutar tubuh bulatnya sambil menggoyang pinggulnya. Suara cadel khas Kyuhyun juga ikut menggema dengan kerasnya diruangan tersebut.
"Goyang kekili, goyang kekanan...ngaung...ngaung. melompat-lompat, ngaung...ngaung" seperti biasa Kyuhyun selalu mengganti kata miaww miaww dengan ngaung- ngaung. Padahal Donghae sudah sering mengingatkan, tetap saja yang keluar dari bibir mungil adiknya selalu ngaung ngaung.
"Itu teman-temannya' , pikir Heebum melihat Nyan Nyan ada dilayar kaca. Secara naluri, Heebum juga ikut menggoyangkan ekornya. Mereka-Heebum dan Kyuhyun terlihat kompak untuk yang satu itu. Sama kompaknya seperti Kibum dan Donghae yang terlihat mentertawakan tingkah menggemaskan keduanya. Tapi tidak untuk urusan berbagi. Kyuhyun itu milik Donghae, tapi Kibum dengan seenaknya memonopoli adiknya. Sama seperti Heebum yang mengklaim Kibum sebagai majikan tercintanya, tapi Kyuhyun gembul telah dengan begitu kejam mengambilnya. Benar-benar kekanakan. Setelah acara menggoyang pinggul selesai, Kyuhyun lebih memilih kembali kepangkuan Kibum membuat Donghae dan Heebum merengut lagi. Padahal mereka kan sama-sama ingin memangku dan dipangku. Cemburu tak berdasar makhluk beda spesies itupun terjadi lagi.
.
~maknae~
.
Merasa dicampakkan, Heebum kini serius mengamati Donghae yang sedang menggalau sama seperti dirinya. Mungkin dia bisa menawarkan kerjasama. Dia akan mendapatkan majikannya lagi dan Donghae bisa mendapatkan adiknya. Ide yang sangat bagus. Tapi masalahnya bagaimana caranya ia berkomunikasi dengan remaja seusia majikannya tersebut.
Miaww...
Miaww...
Mencoba mengajak Donghae berkomunikasi. Biasanya hanya dengan mengeong, Kibum akan langsung tau apa keinginannya. Tapi tidak dengan Donghae, remaja pecinta ikan tersebut justru semakin menghayati kegalauan hatinya dengan melihat pasangan romantis KiHyun. Heebum harus mencari cara untuk menarik perhatian Donghae.
Miaww...
Sekali lagi ia mencoba mengeong, tapi Donghae justru melotot padanya seolah menantang-
"APA?"
Heebum jadi bergidik takut. Ia harus mencari cara lain untuk mengacaukan kencan KiHyun. Kencan? Ya begitulah tadi Heebum mendengarnya dari bocah tengik menyebalkan menurut Heebum tapi manis plus menggemaskan menurut Kibum. Donghae, kakak sibocah benar-benar tidak bisa diandalkan. Dari tadi kerjaannya cuma meremat-remat bantal sofa dan menggigitnya. Persis seperti yeoja patah hati saja.
Apa yang akan dilakukan Heebum? Kucing pintar tersebut memutar mata kelerengnya kesegala arah untuk mencari cara atau memanfaatkan apa saja yang bisa ia gunakan untuk membalaskan dendamnya.
Tingg
Sepertinya Heebum barusaja mendapatkan ide cemerlangnya setelah Iris kekuningannya tak sengaja menangkap toples kaca dengan lima ekor ikan segar yang tengah menari penuh sesak tanpa koreografi didalamnya. Lala cs menatap waspada pada Heebum. Sepertinya mereka juga merasakan firasat buruk pada sikucing abu tersebut. Dan-
TRANGG
Benar saja, Heebum menerjang toples kaca dengan Lala cs didalamnya yang langsung menggelepar mencari oksigen untuk dihirupnya. Kejadian itu begitu cepat hingga tak ada seorangpun yang menyadarinya. Kyuhyun mengerjap. Dalam pangkuan Kibum, bocah tersebut histeris melihat tubuh teman-temannya yang menggelepar. Menurut kyuhyun, artinya teman-temannya sedang membutuhkan pertolongannya lewat mulutnya yang megap-megap-membuka dan mengatup. Apalagi ketika dengan tidak berperikehewanannya, Heebum menerjang dan menggigit salah satu diantara mereka.
HUWEEEEEEEEEE
Seketika tangis Kyuhyun-pun pecah. Donghae dan Kibum jadi panik karenanya. Kyuhyun susah untuk didiamkan selama nasib temannya yang digigit Heebum belum dipastikan. Kibum segera menyerahkan Kyuhyun pada Donghae untuk kemudian ia mencari kucingnya. Ia yakin Heebum tak akan memakan Lala, Lulu ah Kibum tak yakin Heebum menggigit yang mana. Dia belum hafal dengan teman-teman Kyuhyun. Heebum itu kucing yang penurut. Kibum juga tidak pernah lupa untuk memberi Heebum makan. Jadi Kibum rasa Heebum hanya ingin main-main saja. Tapi dia jadi tidak yakin. Ikan tetap saja makanan. Kucing akan sangat bernafsu saat melihat makanan didepannya, bahkan tak segan untuk mencurinya. Apalagi ikan termasuk jenis makanan favorit Heebum.
.
Kyuhyun masih saja terus menangis. Yung tampan belum juga kembali. Ia mencemaskan temannya, berharap Yung tampan segera datang dengan membawa Lili. Ya, ternyata si Lili-lah yang digigit oleh Heebum. Masih dengan isakannya, Kyuhyun melihat para pelayan yang sedang sibuk membereskan kekacauan yang dibuat oleh sikucing. Keempat temannya berhasil diselamatkan dan dimasukkan kembali kedalam toples kaca yang baru. Kyuhyun tidak suka Heebum, sama sekali tidak menyukainya. Niatnya yang semula ingin berteman dengan kucing tersebut telah dibuangnya jauh-jauh.
Hari ini sepertinya tidak hanya Heebum saja yang membenci kyuhyun. Kyuhyunpun telah mendeklarasikan bahwa dirinya tidak hanya alergi, tapi dia juga benci dengan kucing warna abu tersebut. Untung saja Nyan Nyan memiliki bulu warna kuning, kalau tidak Nyan Nyan pasti sudah ikut melompat dari dalam tv dan ikut memakan teman temannya juga.
.
~maknae~
.
Kyuhyun menatap tidak suka pada Heebum yang sekarang berada dalam gendongan Yung tampannya. Karena kucing nakal itulah salah satu temannya, si Lili hampir saja mati. Sementara yang ditatap balik menatap Kyuhyun dengan tatapan malasnya, tanpa dosa, tanpa beban dan tanpa perasaan -_-
Heebum menolak untuk minta maaf. Oh ayolah, memang apa salahnya? Dia hanya mempertahankan apa yang menjadi haknya saja.
"Heebum!"
Bahkan ketika Majikannya menyerukan namanya-pun, Heebum masih betah dalam aksi diamnya. Dia tidak akan mengeong hanya untuk membuat bocah itu merasa menang.
"Sudahlah Kibum-Ssi, biarkan saja. Mungkin kucingmu tidak sengaja" Kyuhyun merengut melihat Donghae yang dianggapnya membela sikucing. Padahal niatnya bukan itu. Seratus persen bukan! Donghae hanya ingin Kibum cepat pulang. Mereka sekarang sedang berada didepan pintu rumah dengan Kibum yang tadi sudah berpamitan pada Kyuhyun. Tapi karena sikucing Heebum menolak untuk mengakui kesalahanya, alhasil Kibum tidak jadi pulang-pulang. Kibum berat meninggalkan Kyuhyun. Tapi dia sadar diri, Kibum itu pintar, tau kalau Donghae tak begitu menyukainya. Lagipula Heebum telah banyak mengacau seharian ini hingga mengakibatkan Kyuhyun terus menangis. Kibum jadi kasihan dengan bocah tersebut. Niat awalnya kan dia ingin mengenalkan Kyuhyun dengan Heebum agar mereka bisa berteman. Tapi ternyata sebaliknya, mereka malah bermusuhan.
"Heebum!" sekali lagi Kibum memperingatkan, tapi Heebum tetap menolak mengeong. Dia tetap tak mau untuk meminta maaf. Dia tidak salah.
"Heebum!"
Miaww...
Bukan! Heebum mengeong bukan karena dia ikhlas meminta maaf, tapi karena Kibum dengan semena-mena telah menarik kupingnya. Jadi ia terpaksa dengan refleksnya mengeong. Kyuhyun tersenyum melihat Heebum mengeong. Dia bukan bangga dengan kemenangannya, tapi dengan senyum polosnya ia telah memaafkan Heebum. Umma-nya bilang, Kyuhyun tidak boleh mendendam. Dia harus memaafkan orang yang telah dengan ikhlas meminta maaf. Meski Heebum tidak termasuk dalam kategori orang, tapi dia telah meminta maaf. Lagipula Lili juga telah dipastikan selamat. Lain halnya dengan Heebum, kucing tersebut rupanya salah mengartikan senyum Kyuhyun sebagai senyum ejekan.
Sekali lagi Kibum berpamitan. Donghae lega karenanya, sepertinya Heebum juga. Ia berharap dengan peristiwa hari ini Kyuhyun tak lagi merengek tentang Yung tampannya. Ia yakin Kyuhyun akan jera dan tak ingin Yung tampannya datang lagi. Tapi-
"Yung tampan, becok main lagi kelumah Kyunie ne-"
GUBRAKSS
Seketika Donghae memasang wajah muramnya.
"- tapi Yung tampan jangan bawa Heebum ne, nanti dia makan teman Kyunie lagi"
Dan Heebum juga sama muramnya melihat Kibum tersenyum mengiyakan.
.
.
.
.
TBC-nya nggak janji ^^ alias tergantung mood...
Ada yang pernah baca ch ini sebelumnya? Pernah dipublise di WP soalnya...^0^
Happy Birthday Atika Sa'adah (krystalaster27) #Wink #keduluan...
