Present,

Lolly Aiko

.

.

.

Sinar bulan perlahan-lahan tergantikan sinar matahari yang sudah mulai bangun dari tidurnya . Keadaan saat ini masih tenang begitu juga rumah bernomor A4 . Rumah pemilik keluarga Byun ini memang rumah terbesar jika dilihat-lihat dari komplek ini . Walaupun begitu mereka tak pernah sombong . Seluruh tetangga bahkan menyukai mereka termasuk anak mereka yang bernama Byun Baekhyun yang terkenal akan sifat cerianya . Tanpa mereka ketahui bahwa Baekhyun adalah seorang Indigo dibalik keceriaannya.

Hari ini adalah hari senin , tetapi Baekhyun belum juga bangun dari tempat tidurnya . Ia masih tertidur lelap tanpa menyadari seseorang sedang menyelinap di bawah selimutnya . Seseorang itu tersenyum ketika melihat wajah manis dan damai Baekhyun . 'Cantik dan tak banyak berubah.' Pikir Seseorang itu sambil mulai menyapukan jarinya untuk menyentuh kulit halus milik Baekhyun yang membuat pemilik Kulit tersebut mulai terganggu dari tidurnya.

"Eungg~" Kata kata tidak jelas mulai keluar dari mulut Baekhyun saat ia mulai menggeliatkan badannya dan menemukan benda hangat di sampingnya.

"Appa?" Tanya Baekhyun sambil mengucek matanya,saat tak mendapatkan jawaban ia dengan cepat mendongakkan kepalanya dan membulatkan matanya saat menemukan pria tampan di sampingnya.

"Hello Sweetie~" Sapa Pria tampan itu sambil mencium bibir merah merekah milik Baekhyun yang membuat pemiliknya semakin membulatkan mata dan merona malu.

"Turun dari tempat tidurku !~" Perintah Baekhyun waspada sambil mundur hingga punggungnya menabrak tembok.

"Bagaimana jika kujawab tidak mau hmm?" Goda Chanyeol sambil terkekeh ketika melihat wajah Baekhyun yang sudah mulai merona lagi entah karena marah atau malu.

"Kyaa !~ Siapa kau?! Kenapa ada di kamarku?! Apa yang kau lakukan padaku ?! Huwee !~ Appa !~" Teriak Baekhyun sambil menutupi dadanya layaknya wanita dengan satu tangannya sedangkan tangannya yang lain menunjuk pria itu.

"hey hey hey~ Tenang manis . Aku Chanyeol dan bukankah aku boleh disini? Aku kan tunanganmu." Jawab Chanyeol sambil turun dari tempat tidur dan memakai kaosnya kemudian melipat kedua tangannya dan menatap Baekhyun dengan tatapan menggoda.

"Uukkhh ~ Tunangan apa maksudmu?! Seingatku aku tak pernah dijodohkan dengan siapapun !" Balas Baekhyun sambil berpikir . "Atau jangan – jangan kau pencuri yang mau menculikku dan menjualku ?! KYAAAAAAAAA!~ " Tebak Baekhyun sambil mulai melempari Chanyeol dengan barang-barang miliknya.

"Hey Hey Hey !~ Aku kan sudah bilang jika aku tunanganmu ?! Kenapa kau tak percaya sih ?!" Ujar chanyeol terdengar memaksa.

TAP TAP TAP

BRAK

"Ada apa Baekhyun?! " Panik Appa Baekhyun sambil menatap seluruh penjuru kamar Baekhyun yang sudah tak pantas lagi disebut kamar mungkin . Bagaimana tidak , semua barang yang semula rapi sudah tersebar kemana-mana apalagi Televisi yang baru kemarin dipindahkan ke kamar Baekhyun sudah jatuh di lantai dan tentu saja Pecah.

"A-appa .. Ituu ~" Ujar Baekhyun sambil menunjuk chanyeol yang masih melipat kedua tangannya di dada seolah keberadannya tidak diketahui oleh appa Baekhyun.

"Kau melihat hantu lagi?"

"Appa Tak melihatnya? Di depan appa ada seorang Namja !" pekik Baekhyun.

"di mana? Appa tak melihatnya." Ujar Appa Baekhyun sambil mendekati Baekhyun.

"Hiks… Hiks…" Tangis Baekhyun mulai pecah , ia takut dan khawatir . Jadi namja yang bernama chanyeol juga seorang hantu? Tunangannya Hantu?

"Uljima~ Uljimaa ~" Ujar Appa Baekhyun berusaha menenangkan Baekhyun dengan mengusap-usap punggung Baekhyun yang bergetar.

"Appa kau tetap menyayangi aku walaupun aku begini kan appa?" Tanya baekhyun sambil memeluk Appanya.

"Appa akan tetap menyayangimu." Ujar Appa Baekhyun lembut sambil menyapukan pandangannya ke penjuru kamar. "Tapi apa anak seorang Byun Daehyun memiliki kamar seperti ini?" Tanya Appa baekhyun sambil tersenyum manis pada Baekhyun.

"Ishh appaa ~ soal itu nanti kubersihkan !~ sekarang aku mau mandi dan berangkat ke sekolah ~" Omel Baekhyun sambil mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi.

"ckckck~ dia benar-benar mirip ibunya." Ujar Appa Baekhyun sambil geleng-geleng kepala dan keluar dari kamar Baekhyun menyisakan chanyeol yang sedari tadi duduk di Balkon dan melihat adegan ayah dan anak itu.

"Kutukan itu akan hilang ketika kau menikah denganku Byun Baekhyun ~ Salahkan siapa dulu kau mau saja mengikuti permainan temanmu yang bernama Sehun dan Luhan itu." Ujar chanyeol entah pada siapa sambil menatap langit dan merasakan angin yang membelai wajahnya. "Baiklah !~ Dari pada tunanganku menjerit lagi karena aku disini lebih baik aku menunggunya di Pohon sakura kuno di depan sekolahnya saja." Ujar chanyeol sambil menjentikkan Jarinya hingga mengeluarkan api berwarna biru dan melemparkan api itu ke sepatunya dan menghilang.

.

.

.

TAP TAP TAP

"Hit the beat and take it to the fast line~" Nyanyi Baekhyun dengan riang sambil tersenyum jika bertemu dengan orang lain . Ia sekarang tengah dalam perjalanan ke sekolah . Dan tentu saja , ia juga selalu menyanyikan lagu milik penyanyi kesukaannya , So Nyeo Shi Dae . Beberapa menit kemudian gerbang sekolah Baekhyun sudah terlihat dan Baekhyun mulai mempercepat Langkahnya.

PUK

Sebuah kelopak bunga sakura jatuh di kepala Baekhyun yang langsung membuat Baekhyun mendongak dan terkejut . Bagaimana tidak , di pohon sakura suci itu duduk Namja yang mengaku-ngaku sebagai tunangannya . 'Bukankah pohon ini suci?' Pikir Baekhyun sambil tetap melihat namja itu tertidur pulas .

"hey !~" Teriak Baekhyun nyaring yang membuat beberapa orang yang lewat melihatnya bingung dan ada juga yang aneh . 'Dia tidur atau mati sih?' Tebak baekhyun dalam hatinya.

"kau mati ya siluman?" Teriak Baekhyun lagi tanpa memperdulikan pandangan aneh beberapa orang yang ditujukkan kepadanya.

"Hoamhh~ Aku ketiduran ~" Ujar chanyeol sambil menguap tanpa menyadari ada Baekhyun.

"Yak !" Pekik Nyaring Baekhyun yang membuat chanyeol menunduk ke bawah dan tersenyum lembut.

"Halo Baekkie~ syukurlah aku tak melewatkanmu ~" Ujar chanyeol riang sambil menatap Baekhyun dengan tatapan berbinarnya.

"Kau bukannya siluman? Kenapa bisa di pohon ini?" Tanya Baekhyun aneh sambil menatap aura chanyeol dan pohon sakura ini secara bergantian.

"Aku memang siluman ~ Pohon ini kan jalan menuju rumahku Baekhyun~" Jelas chanyeol sambil memeluk pohon sakura itu dengan sayang tanpa memperdulikan wajah Baekhyun yang berubah geli.

"hey ~ Jangan tertawa ~ Pohon ini dulu ditanam oleh setengah manusia dan rubah dulu ~ dia menyihir pohon ini untuk menjadi Jalan bagi siluman rubah yang tersesat untuk pulang." Jelas Chanyeol sambil menyentuh ukiran aneh di Pohon itu.

"Lalu ? Dimana dia? Yang menanam pohon ini~" Tanya Baekhyun mulai antusias dengan cerita chanyeol.

"Sekolah dulu Baekkie ~ Jika Kau menurutiku aku akan datang ke kamarmu nanti malam dan menceritakkan semuanya." Ujar Chanyeol sambil mengendikkan kepalanya ke sekolah baekhyun.

"Okay! Tapi jangan menyelinap di selimutku lagi ~" Setuju Baekhyun dengan muka polosnya dan melanjutkan perjalanannya ke sekolah meninggalkan chanyeol yang tersenyum dibelakangnya. "Appa~ Kurasa mendapatkannya tidak terlalu mudah." Ujar chanyeol pada pohon sakura itu.

.

.

.

Balasan Review :

Lussia Archery : Umm ... Prolognya menarik...
Yeol jadi manusia rubah... Jadi inget ama naruto #loh?

A : Wah begitukah? Makasih ne~ sebenernya mau jadi Gumiho tapi kayaknya udah biasa … wah suka naruto ya? Aku lumayan sih ^^~

Tomatocherry : aaah, aku suka sama tema cerita yang berhubungan dengan rubah. idenya menarik, mungkin karena masih prolog aku belim bisa komentar banyak. jadi lanjut yah next :)

A : Makasih yaaa~ sini sini author peluk (?) Ini udah lanjut,komentar nya banyakin mungkin bisa ngasih saya Kritik tentang penulisan.

.921025 : Next

A : tolong kasih saya kritik/saran jangan hanya next ne? makasihhh juga udah revieww~

: Pasti seru cerita'a
Lanjut thor

A : makasih duh saya terharu #plak . Revieww lagi yaa~

Imafujoshifaghag : Aaa sukaa lanjut lanjut hihi

A : ini udah lanjutt ~ review lagi ne?

Kalsowon : lanjut :3

A : tolong kasih kritik/saran ne? Review lagi ok? Maksa loh maksa~

Nadyawiandini10 : Annyeong author aku reader baru hehe, well ff nya jgn di end yess tbc aja soalnya kalau diliat dr tulisannya itu kaya prolog ya? Jadi dilanjut aja ditunggu next chap nya ya author:))

A : author juga baru kok #eh ? . Ini udah lanjut kokk ~ Emang prolog :-D Review lagi yaa~

Maple fujoshi 2309 : prolog ny aj udh menarik. ..
ak tunggu Fanfic nya.
keep writing. ..

A : Ini udah lanjut nee~ makasih ('-')9 Review lagi nee~

SMayanti : Aaaaaaaakkkhhhh, , ,
Kaya seru nih lanjut thor \('0')/, , ,

A : Udah lanjutttt ~ makasihhh~ Review lagi ok? Maksaaa~

Devrina : Lanjut dong

Jangan lama2

Penasaran nih

A : Udah lanjut , hihihhi~ Author juga penasaran(?) Review lagi nee~

Lulufika : huwaaaaaaa ini bagusss! chapternya plis :D

A : makasihhh~ Ini udah chapter !~ Review lagi yaa? Maksa lohhh

Parkodot : Bakalan seru kayaknya. Ayo dilanjutttt'-')9 semangaaattt

A : baru aja saya baca fanfic kamu yang unpredicta – byun kamu ternyata review milik saya … kita sehati mungkinn (?) Semangkaa !~ eh(?) Review lagii ~

Guessss : aaa kyknya seru nih. lanjut thor

A : jangan panggil saya thor , panggil aja LA atau siapa gitu :-D makasih yaa ~ Review lagii?

Makasih yang udah review !~

Ini kejutan yang review banyak,hehe~

Ini udah dilanjut maaf jika Jelek,Ga Jelas,aneh,dll.

Dan juga jangan panggil saya Thor , author . panggil aja LA (Lolly Aiko) kalo ga Lolly :-D

Mind to review?

Belajar untuk menghargai karya orang dengan review kalian :-D