Penulis: ugi98

Pasangan: KRISTAO

gendre : Romance-humor(mungkin)-fantasi dan masih banyak lagi

rate: T

GS untuk UKE

Typo'S DI MANA MANA

CERITA GJ ABSURD DAN MEMBOSANKAN

HINA SAYA JANGAN PAIRNYA

KALAU NGGA SUKA TINGGAL KELUAR

SELAMAT MEMBACA

anggaplah yang ada di sini benar adanya

Tak ada teriakan, tak ada keributan. Semuanya nampak tenang dan damai. Tak seperti biasanya, karena untuk yang pertama kalinya seorang putri Zi Tao bangun dengan sedirinya. Tanpa paksaan atau ancaman dari Huang Junmyeon.

Si cantik sudah keluar dari kamarnya lengkap dengan seragam musim panasnya. Rok kotak kotak warna coklat pastel diatas lututnya bergerak gerak saat Tao berjalan dengan riang. Dasi kopu-kupunya makin menambah kesan manis dari sang putri di tambah dengan rambut hitam yang sengaja ia ikat kuncir kuda.

" Soo Jiejie." Pekik Tao saat melihat Kyungsoo yang sedang berjalan di lorong.

" Hey Zi tumben sudah siap." Ucap Kyungsoo agak terkejut melihat tuan putrinya sudah terlihat manis pagi pagi seperti ini.

" Iya tadi malam aku tidur sangat nyenyak. Dan saat bangun, aku benar benar merasa segar" Zi Tao terlihat sangat bersemangat saat ini, membuat Kyungsoo mau tak mau tersenyum senang.

" Oke. Tapi sepertinya Sehun belum siap siap deh."

" Benarkah? Aisshh anak itu awas saja dia." Tanpa sadar Zi Tao jalan sambil mendumel sendiri dan akhirnya lupa pamit pada Kyungsoo.

Sesaampainya di depan kamar Sehun, Tao mengetuk pintu itu dengan sangat briangas namun tak ada respon. Hingga ia pun memutuskan membuka pintu tersebut yang nyatanya tak di kunci.

"Sehun ?" Tao menyembulkan kepalanya ke dalam kamar Sehun.

"Sehun !?"

Tao segera masuk saat melihat pengawalnya tersebut berbaring dengan wajah yang lebih pucat dari biasanya.

" Sehun, kau baik baik saja ?" tanya tao yang sudah duduk di tepi tempat tidur.

Sehun membuka matanya sedikit matanya, memastikan siapa yang berbicara padanya. " Entahlah Zi, kepalaku pusing." Jawab sehun dengan suara paraunya.

Tao meraba kening Sehun perlahan, merasakan betapa panasnya permukaan kulit pengawalnya itu. " Kau demam Hun, aku akan paggil Soo jie jie untuk merawatmu."

Sehun mengangguk lemah, membiarkan Tao beranjak dari ranjangnya setelah membenarkan letak selimut sehun.

Dengan tergesa gesa Tao menuju dapur, tempat nongkrong Kyungsoo pagipagi selain di kandang Phoo. Langkahnya terlihat panik apalagi dengan mimik mukanya. Ia haya takut ia akan terlambat membawa Kyungsoo ke kamar Sehun.

Sangking paniknya ia jadi tak sadar kalau berpapasan dengan orang yang telah membuat tidurnya begitu nyenyak.
" Zi Tao." Panggil orang itu.

Tao segera berbalik.

Bisa di lihat kalau Kris baru saja selesai olahraga pagi dengan Luhan dari pakaian yang di kenakan keduanya.

" Kenapa belum berangkat. Ini sudah hampir pukul 7 lho." Kata Luhan.

" Sehun sakit Jie, aku harus memberi tau Kyungsoo Jiejie agar merawatnya."

Luhan sedikit terhenyak mendengarnya. Entahlah, seperti ada resa Khawatir juga tarut. Luhan juga tak mengerti kanapa tiba tiba jantungnya seolah beralih fungsi jadi seperti di arena maraton.

"Kau bisa terlambat. Karena setahuku Kyungsoo Baekhyu dan istyri kakakmu sedang berbelanja kebutuhan membuat Kue tadi." Ujar Kris.

" Benarkah, lalu bagai mana dengan Sehun. Anak itu pasti gengsi kalau di rawat oleh Maid yang lain." Tao bergerak panik, tapi buru buru Luhan mencegah pergerakannya yang makin absurd.

" Biar aku saja yang rawat Sehun. Kau harus segera berangkat kalau tiak ingin terlambat."

"Jiejie yakin?"

"Iya, tidak apa apa."

" Oh bailah, kau haya perlu lurus saja untuk ke kamar Sehun. Di ujung lorong ada kamar dengan nametag 'Oh Sehun' di atasnya. Aku harus segera berang_"

"biar aku saja yang antar kau ke sekolah." Ucap Kris tiba tiba.

"HAH!?" Tao dan Luhan sama sama berujar bingung.

"Kau tak mungkin berangkat sekolah sendirian kan?"

Tanpa berpikir Tao mengangguk menyetujui perkataan Kris. Karena bagaimanapun akan sengat bahaya baginya jika harus berjalan sendirian tanpa pengawal.

Setelah melihat Luhan yang berlalu di ujung lorong Kris dan Tao pun lekas lekas berangkat.

Tak sepert biasa, kali ini tao berangkat menggunakan sepedah. Dan bukan dengan sehun, melainkan dengan denagn seorang pemuda lain.

Tao duduk di bonceg Kris yang tengah mengendarai sepedahnya dengan kecepatan di atas rata rata. Tangan Tao melingkar di pinggang Kris, takut kalau kalau ia jatuh.

Tak ada yang berduara. Kesunyian sakan membelenggu keduanya. Mereka punya pemikiran masin dengan rasa Khawatirnya pada Sehun dan kegugupannya saat berada di dekat Kris. Dan Kri denagn perasaan senangnya saat tau tanga yang melingkar di pinggangnya adlah tangan pujaan hatinya.

Hingga akhirnya mereka pun tiba di depa gedung sekolah Tao. Tao turun dari sepedahnya dengan kikuk. Sumpah ia canggung sekali ketika Ktis terus menatapnya dengan intens.

"nanti aku jemput lagi yah." Ucap Kris.

Tao segera mendongak mendengar pernyataan Kris.

"ahh tidak apa apa ko Ge, aku bisa pulang sendiri." Sahut Tao.

" tak usah canggung, aku juga sekalian berkeliling ko."

" oh baiklah." Finalnya Tao terima juga.

Melihat Tao yang nampak gugup jadi hiburan tersendiri baginya. Ia jadi makin gencar menggoda gadis polos ini.
" Tao kau tau hari ini kau terlihat sangat can_"

" Tao ayo masuk, sudah bel"

Aarrrgghh tak di istana tak di luar selalu saja ada yang ganggu. Kali ini siapa lagi?

Oh lihatlah seorang gadis tinggi menjulang dengan seorang pemuda sipit tengah melambai lambaikan tangannya ke araj Tao.

" Gege, Tao masuk dulu yang. Maaf merepotkan.

Dan tao pun berlalu begitu saja dari hadapa Kris. Padahal tadi Kris mau minta ciuman perpissahan. (Haah Kris, kalu begini caranya, kau tak akan pernah dapat restu dari Junmyeon)

.

.

" Kuenya sudah siap" seru Baekhyun sebil membawa sepiring Kue kering yang masih mengepulkan uappanas.

Baekhyun meletakkan cookiesnya di meja yang di kelilingi orang orang yang sedang asyik berbicang bincang. Begitupun yixing dan Kyungsoo yang membawa beberapa potong cake.

Mereka kini berada di taman belakang, tepatnya di papiliun tak jauh dari kandang Phoo.

" kemana Luhan dan Kris?" Tanya Yixing merasa ada yang kurang.

" Oh, Luhan dan Kris Hyung sedang olahraga pagi." Jwab Chanyeol.

" ini kan sudah jam 8 sayang.." Sahut Baekhyun

"Eh iya juga yah." Ujar Chanyeol kemudian tersenyum bodoh ke arah Baekhyun.

" Wah padahal kalau ada mereka akan seru. Di tambah Sehun dan Tao." Rajuk yixing manja.

"Mereka kan harussekolah love."ucap Junmyeon lembut. Mengundang tatapan geli dari orang orang sekitarnya.

" Semuanya gara gara kau. Coba tak mendaftarkan mereka di sekolah musim panas, mungkin mereka sedang bersama kita saat ini."

" Itukan untuk kebaikan mereka juga."

Chen memutar matanya mendengar ucapan Rajanya. Chen tau betul apa alasan sebenarnya Junmyeon mendaftarkan Tao ke sekolah musim pnas. Tak lain dan tak bukan hanya agar rencananya tak terendus oleh adik kesayangannya itu.

Beralih dari pasangan mudanya itu. Di samping Chen ada Kai yang tak henti hrntinya memperhatikan Kyungsoo yang sedikit terhalangi badan Chen.

Kai belum sempat meluncurkan jurus jurus PDKT-nya pada Kyungsoo mengingat Kyungsoo yang terlihat sanagat sibuk.

Dan begitulah waktu mereka kali itu berlalu dengan obrolan obrolan konyol, lucu dan menarik. Hingga mereka melupakan keberadaan Luhan dan Kris.

.

.

Jarum jam sudah menunjukkan pukul 3 saat Tao tengah asyik membenahi tasnya. Sesekali ia akan mengangkat wajahnya untuk sekedar membalas sapaan dari kawan kawannya yang telah lebih dulu pulang.

Yah begitulah Tao. Biarpun ia menyandang gelar sebagai Putri Kerajaan, hal itu tak membuat dirinya tanggi hati. Ia tak ernah membatasi pergaulannya selama itu baik. Dari mulai ibu penjual kue, anak petani bahkan bocah bocah TK yang ada di sebelah sekolahnya pun Tao akrab. Coba tanyakan pada setiap orang yang ada di kerajaan, pasti mereka kenal dengan Tao.

Bukan, bukan Tao yang bermahkota atau bergaun indah. Tapi Tao, gadis manis yang selalu jalan kaki bersama seorang pengawal berkulit putih susunya. Gadis pemberani yang senang menolong orang lain, walau itu artinya harus bermandikan Lumpur sekalipun.

" Tao, Sehun di ganti yaah?" Tanya seorang Gadis. Gadis yang sema denagn yang di gerbnag tadi. Junhong, dia teman dekat Tao.

Kini mereka sedang berjalan beriringan menuju gerbang sekolah.

" Tidak, dia kan sedang skit."

" Lalu siapa yang bersepedah bersamamu? Sepertinya aku tak asing?"

" Oh iu teman kakakku. Katanya sih dia itu idol."

Jinhong pun hanya mengangguk anggukkan kepalanya, membuat rambutnya ikut bergerak gerak lucu.

" em kalau begitu aku duluan yah, Jongup sudah menunggu."

Setelah memberi salam, Junhong pun berlari menghampiri seorang siswa tengah melambaikan tanganya pada Junhong. Tao hanya tersenyum kecil melihat tingkah Junhong yang langsung bergelayut manja pad pemuda sipit itu.

Namun senyum itu langsung pudar saat mengungat ia akan menghabiskan perjalanannya sendirian.

Akhirnya dengan berat hati ia melangkahkan kakinya ke luar gerbang. Masih dengan langkah gontai Tao berjalan sambil sesekali menendang Krikil yang ia temui.

KRINGGGG….KRINGGGG

Tao segera mengangkat kepalanya mendengar suara tersebut dan mendapati seorang Pria pirang denagn senyum tampannya melambaikan tangan heboh ke arahnya.

Tao menolehke kanan dan ke kiri. Takut ada orang lain di sekitarnya. Namun nyatanya hanya ada dia di sana.

Seara derit rem berbubyi nyaring ketika sepedah itu berhenti tepat di hadapan Tao.

" Kris Ge?"

" Hay Tao. Apa gege terlambat menjemputmu ?" tanya Kris walau napasnya masih ngos ngosan.

" gege jadi menjemputku?"

Kris hanya mengangguk. Napasnya sudah benar benar tipis.

"kenapa repot repot, Tao kan bisa pulang sendiri."

'"Akukan sudah janji. Ya sudah ayo naik." Seru kris menepuk nepuk jok belakangnya. Ia tak sadar kalau wajah Tao sudah merona.

" Tapi aku tudak mau pulang."

" Eh!?"

" Aku malas di rumah. Kyungsoo jiejie dan Yixing jiejie pasti sadangsibuk. Dan sehun masih sakit, aku pasti akan kesepian." Kini giliran Tao yang tak sadar kalau Kris sedang menahan diri untuk tidak teriak kegirangan melihat bibir Tao yang mengerucut.

" Kalau begitu ayo jalan jalan." Ajak Kris susah payah.

"jalan jalan ?" ulang Tao dengan mata yang berbinar.

" yah, jalan jalan." Ucap Kris mantap.

.

.

T.B.C

NOEDIT

Ini harusny bisa lebih panjang lagia. Tapi berhubung ugi lagi banyak kerjaan, jadi sampai sini dulu OK

Terimakasih buat yang udah nyemnagatin ugi supaya ff ini di lanjut.

blankRa09_Jisane Kotao_Lvenge_tao panda_ dan orang orang yang ngga bisa ugi sebutkan.

Reviews yaaaaa.