Celebrity Diary

Disclaimer: Masashi Kishimoto

WARNING : AU, super OOC, typos

Page 14

Dear Diary,

24 Desember 2014

Naruto's Family Gathering Day

Suasana ruang pertemuan di Sakura Hotel semarak dengan diadakannya acara yang dihadiri oleh orang-orang yang terlibat dalam serial Naruto.

Hari ini tepat di malam Natal, semua orang bersuka cita menyambut hari bahagia. Naruto : The Last Movie mendapatkan sambutan yang luar biasa hangat dari para penggemar. Perolehan keuntungan dari film itu melebihi ekspektasi sang produser. Oleh karena itu, mereka menganggap acara ini sebagai syukuran juga perpisahan karena serial Naruto benar-benar tamat.

Sang pemeran utama, Uzumaki Naruto terlihat sangat tampan dengan jas kasual yang melekat di tubuhnya. Pria itu dengan mantap mendekati seorang gadis berambut panjang bercelana jeans biru laut dan kemeja putih bersih.

Penampilannya sangat santai, berbeda dengan para gadis lainnya. Namun Hyuuga Hinata- nama gadis itu tidak pernah bisa membuat orang-orang mengalihkan pandangan darinya.

"Kau tidak lelah memandangnya, Hinata?" kata Naruto setelah mencapai gadis itu.

Hinata yang terkejut, segera mengganti arah pandangannya, menatap Naruto sebentar lalu meminum cairan di gelas yang dipegangnya dalam sekali teguk.

Naruto sangat kagum dengan cara minum gadis itu dan tersenyum melihat tingkahnya. Hinata selalu seperti itu ketika ia tersadar tengah mengamati pria yang telah lama ia sukai. Hinata memang harus melupakan pria itu, tidak mungkin ada harapan lagi untuk cintanya.

"Jangan sok tahu, senpai," Hinata memutuskan untuk menanggapi Naruto.

Naruto lagi-lagi tersenyum kemudian mengusap kepala Hinata, membuat gadis itu mendengus tak suka namun matanya perlahan menghangat.

"Kalian datang berdua?"

Uchiha Sasuke mendekat dengan gayanya yang angkuh. Pria itu menggandeng seorang gadis muda yang tidak asing. Sesaat kemudian Hinata menyadari bahwa gadis itu aktris pendukung sebuah dorama yang sedang naik rating.

"Uchiha," Naruto bersikap sopan.

Sasuke tidak berusaha bersikap ramah pada Naruto. Sejak awal karir, mereka memang tidak begitu akrab dan tidak pernah mencoba untuk itu. Sasuke sendiri terlalu memandang tinggi dirinya karena telah berkecimpung di dunia hiburan sejak kanak-kanak. Sedang Naruto adalah aktor yang awalnya berkarir di pentas teater, lulusan sekolah seni dan drama dari salah satu Universitas terkenal di Tokyo.

Terlihat jelas perbedaan yang membentuk mereka.

Hinata lain lagi. Ia tidak pernah berpura-pura untuk bersikap sopan. Gadis Hyuuga itu dengan terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya pada Sasuke. Mereka sebenarnya tidak terlalu sering bertemu. Scene keduanya di serial Naruto hampir tidak ada dan Hinata muak dengan sikap sombong pemuda Uchiha itu. Bisa dibilang, Uchiha Sasuke yang di 'Naruto' tidak ada bedanya dengan Uchiha Sasuke yang sebenarnya.

"Hai, semua!" Haruno Sakura dan Yamanaka Ino ikut bergabung dengan mereka.

Keduanya terlihat sangat menawan dengan gaun cantik yang mereka kenakan.

"Aku melihat Bolt-kun dan Sarada-chan sedang berbincang dengan Kishimoto-sensei," kata Ino seketika.

"Mereka sepertinya sedang membicarakan film baru,"

"Yah, mungkin saja. Mereka sedang naik daun sekarang, pasti akan banyak permintaan untuk serial lanjutan," Naruto memberikan komentarnya.

"Kita benar-benar harus move on dari 'Naruto', kan?" Ino memandang mereka satu-satu. "Rasanya sedih,"

"Setidaknya masing-masing dari kita sudah mendapatkan tawaran untuk bermain di film atau serial lain," Naruto memberikan jawaban diplomatis sekaligus penghiburan bagi teman-temannya. Selain dirinya dan Sasuke, 'Naruto' adalah debut pertama mereka sebagai seorang aktris.

"Ah! Aku sudah menerima tawaran untuk bermain drama komedi di TV Tokyo," tambah Sakura dengan raut senang. Ia telah menandatangani kontraknya beberapa jam yang lalu.

"Aku harap, imagemu di 'Naruto' tidak mengganggu peran barumu, Haruno-san," ucap Naruto tersenyum geli.

"S-semoga saja, N-Naruto-senpai," jawab Sakura dengan suara yang lebih pelan. Rona pipi gadis itu berubah, hampir sama dengan warna rambutnya.

"Aku permisi dulu,"

Suara menyebalkan ini datang dari Hinata. Gadis itu berbakat membuat suasana nyaman menjadi canggung dan dingin. Bahkan dengan cueknya ia meninggalkan mereka yang terdiam karena sikapnya. Namun teman-temannya tampak sudah maklum dengan sikap Hinata yang satu ini.

"Dasar Hyuuga!"

Tapi tidak untuk Uchiha Sasuke.

Hinata tak lagi mendengar umpatan Sasuke. Ia menghampiri meja yang penuh dengan minuman dingin dan hendak mengambil satu ketika sebuah tepukan ringan mendarat di bahunya.

"Sendiri saja?" tanya pria itu.

"Sudah biasa, kan," jawab Hinata masam. Ada jeda sejenak sebelum ia menjadi pribadinya yang biasa.

Pria itu menahan senyum gelinya, "Kau masih marah karena aku berhasil menggagalkanmu meninju wajah wartawan itu?" Ia mengingatkan kejadian di premiere film The Last.

Tidak ada jawaban dari Hinata.

Kali ini pria itu tidak menahan tawanya yang renyah. "Kau harus mulai belajar ramah Hinata. Ingatlah, kau seorang 'Hyuuga Hinata' yang baik dan pemalu,"

Hinata mendengus dan memilih untuk melihat sekeliling. Uchiha Sasuke sedang bermesraan dengan teman kencannya di pusat ruangan. Tidak berusaha menyembunyikan tindakan berlebihan itu dari kamera wartawan.

"Kau tidak bersama 'dia'?" mata Hinata masih fokus pada kelakuan Sasuke.

Pria itu terlihat berpikir, lalu merekahkan senyum tipis pada Hinata.

"Aku takut kau mengamuk kalau kubawa dia," Ia tidak melewatkan perubahan raut wajah Hinata.

"Kau akan ada serial atau film baru setelah ini?" Hinata mengganti topik. Ia tidak ingin moodnya berubah menyebalkan seperti waktu-waktu lalu.

"Kurasa, aku masih nyaman dengan 'Hatake Kakashi' si Sensei bermasker. Orang-orang mungkin tidak akan mengenaliku kalau membuka penutup wajah, kan…" Pria yang ternyata Kakashi itu tersenyum kembali.

Hinata menunduk. Ada ekspresi baru di wajahnya yang tidak dilihat oleh Kakashi.

"Aku pasti akan mengenalimu…" lirihnya hampir tidak terdengar.

"Hm?" Kakashi memiringkan kepalanya. Ia masih memajang senyum sembari menunggu jawaban Hinata.

to be continued...

-thanks for reading and let me know you-