From Idol to Lovers
Disclaimer : Koge Donbo
Rate : T
Pair : Kazune x Karin
Warning! OOC,Typo,Alur cepat,dll(?)
Don't Like? Don't Read!
HAPPY READING!
"Kita sudah sampai.." ujar Kirika pada Karin sambil menunjuk sebuah kafe, tanpa basa basi mereka berdua mengunjungi kafe bernuansa jepang kuno yang dihiasi oleh beberapa pohon sakura buatan, dan dindingnya penuh dg lukisan jepang pada masa lampau, pintunya pun pintu geser, tak lupa dengan pelayan yang menggunakan kimono untuk pelayan wanita dan hakama untuk pelayan pria. Karin membelalakan matanya kagum dengan kafe yang ia kunjungin dan senpainya itu, lalu mereka memilih tempat duduk, tempat duduknyapun tidak menggunakan kursi tapi seperti lesehan. Setelah mereka memilih tempat duduk, pelayan dikafe tersebut menghampiri meja Karin dan Kirika sambil memberikan buku menu
"Aku pesan mochi lalu dango dan satu teko ocha" ucap Kirika sambil melihat foto foto menu yang menarik "Kau ingin pesan apa?" tanya Kirika pada Karin "Hhmmm... Aku pesan satu porsi okonomiyaki ukuran besar,takoyaki,ramen dan sushi roll"
"Apa kau yakin akan menghabiskan semuanya?" tanya Kirika sedikit khawatir dengan makanan yang Karin pesan, karena tidak biasanya Karin memesan makanan dengan porsi banyak "Ehehehe... Aku sedang ingin makan banyak" jawab karin sambil menggaruk pipinya yang sebernarnya tidak gatal, Kirika yang mendengarnya hanya bisa menggelengkan kepala.
"Baiklah, apakah anda ingin menambah pesanan lagi?" tanya pelayan itu sambil tersenyum.
"Aku ingin ice lemon tea" jawab Karin, dengan gesit pelayan itu menulis pesanan Karin. Pelayan itu mengulangi pesanan dan Karin terlihat antusias dengan makan siangnya kali ini entah kenapa ia merasa sangat senang dan nyaman berada didekat Kirika.
Tak perlu menunggu lama semua pesanan mereka sudah datang dan mereka mulai menikmatinya dengan lahap apalagi Karin, mungkin karna dia lapar jadi dia menyantapnya dengan lahap, tanpa sadar Kirika yang melihatnya membuat sebuah senyuman dibibirnya.
.
.
.
.
.
"Aaaahhhhhh kenyangnya~" ucap Karin sambil mengelus perutnya yang sudah penuh dengan makanan, Kirika yang melihat tingkah Karin hanya bisa menahan tawa "Yaahhh Kirika-senpai ngeledek nih" lanjut Karin sambil mempoutkan(?) bibirnya.
"Kau ini, ya jelaslah aku ingin tertawa, kau mengahabiskan makanan dengan porsi yang sangat banyak untuk ukuran seorang gadis sepertimu rasanya-" belum selesai Kirika melanjutkan kata katanya sudah dipotong duluan oleh Karin "Kirika-senpai jahat nih!" teriak Karin dengan nada sedikit merengek dan mempoutkan bibirnya, melihat tingkah Karin yang menurutnya sangat menggemaskan itu membuatnya tidak sadar bahwa dia sudah tertawa lepas.
"Ahahahaha" tawa Kirika sambil menghapus air matanya akibat banyak tertawa "Kau ini lucu sekali, Aku Cuma bercanda aja kok" lanjut Kirika sambil tersenyum.
DEG!
'Kenapa jantungku jadi berdetak lebih kencang saat melihat senyum Kirika-senpai' batin Karin sambil memegang dadanya(?)
"Hei? Kau kenapa? Apa ada yang salah?" tanya Kirika pada Karin yang tanpa Karin sadari jarak antara wajah Karin dan Kirika hanya beberapa centi saja.
"KYAAAAAAAAAAA APA YANG SENPAI LAKUKAN!?" teriak Karin, Kirika yang mendengar suara teriakan Karin hanya bisa diam sambil menutup kedua telinganya dan tidak lupa dia juga sedikit menjauh dari Karin.
"Telingaku hampir tuli mendengar teriakanmu tadi" keluh Kirika, "Ya habis aku kan terkejut tiba tiba jarak wajahku dan senpai dekat sekali, senpai hampir mau menciumku tahu!" gerutu Karin.
"Sudahlah, lagipula salah sendiri kau melamun begitu, dan aku hanya ingin bertanya saja tak lebih" jelas Kirika "Karena acara makan siang kita telah selesai, kau ingin pergi kemana?" lanjut Kirika.
"Hhmmm bagaimana jika ke taman bermain?" tanya Karin "Boleh saja, tapi kenapa kau ingin kesana?" Tanya Kirika "Kenapa,ya... Aku hanya ingin bermain dan disana kan banyak sekali wahana, aku juga ingin gula kapas" jelas Karin "Kalau begitu.. Ayo!" Ajak Kirika sambil menarik tangan Karin.
KARIN POV
Ada apa denganku? Kenapa jantungku bedebar-debar begini saat melihat senyum Kirika-senpai apalagi saat dia menarik tanganku barusan rasanya seperti banyak kupu kupu terbang diperutku dan rasanya jantungku mau pecah. Sebenarnya apa yang terjadi dengan dirimu Karin? Kenapa hanya karena Kirika-senpai seperti ini?
KARIN POV END
"Karin? Karin? Karin? KARIN!?" Akhirnya Kirika berteriak memanggil nama Karin setelah 3 kali dia memanggilnya tetapi tidak ada respon dari pemilik nama tersebut.
"Hm? Eh? Ada apa senpai berteriak?" Tanya Karin dengan wajah polos sambil memegang kedua telinganya, bisa dibayangkan sekeras apa Kirika berteriak.
"Kamu sudah dua kali melamun, memang kau sedang ada masalah? Gak seru kalau kita jalan jalan tapi kamunya malah sibuk sendiri begitu, seharusnya kita senang senang sekarang bukannya memikirkan hal yang lain" jelas Kirika panjang lebar, bisa didengar suara Kirika menandakan bahwa dia kecewa terhadap Karin. Karin yang mendengarnya menjadi merasa bersalah karena seharusnya dia terlihat senang saat ini bukan sibuk sendiri dengan perasaannya sekarang.
"Maafkan aku Kirika-senpai... Aku sedang tidak ada masalah apapun,kok... Maaf,jika aku telah membuatmu kecewa..." ujar Karin dengan nada penuh penyesalan, Kirika tidak merespon permintaan Karin, melihat senpainya yang tidak merespon permintaan maafnya membuat Karin semakin merasa bersalah pada Kirika.
Seharusnya ini tidak terjadi dan sekarang mereka sedang bersenang-senang ditaman bermain bukannya melihat Kirika diam dengan tatapan dingin seperti ini, pikir Karin.
'Bagaimana ini?' batin Karin gelisah
TO BE CONTINUE
YOSH AKHIRNYA CHAP INI SELESAI YEAY!
Terima kasih buat kalian semuanya yang sudah membaca fic Vee sampai chap ini 3
Terima kasih juga buat kalian yang sudah menunggu update"'an fic Vee yang bisa dibilang lama banget
Terima kasih juga (lagi) buat yang sudah review fic Vee ^^
Mungkin kalau ada salah salah bisa beritahu Vee
Jangan lupa reiewnya yaaa 3
Arigatou
