You're My Star
.
By Seoglyu Yeowang
.
Cast : EXO Member
.
Genre: Romance, Friendship
.
Length: Chaptered
.
Rate: T to M
.
Disclaimer: Author hanya meminjam nama mereka tetapi cerita dan ide ini milik saya. Apabila ada kesamaan kejadian, waktu dan tempat itu hanyalah kebetulan semata.
.
Warning: Newbie, GS for Uke, Typo(es) dan Original Chara bertebaran dimana-mana
.
DON'T LIKE DON'T READ
.
Summary
Luhan merupakan seorang rookie yang baru saja setahun debut bersama grupnya. Apakah yang terjadi ketika sang CEO yang merupakan direktur agensi tempatnya bernaung mengaku jatuh cinta padanya? Menolak dan mempertaruhkan karirnya yang tengah naik daun atau menerima dan menghianati kekasih yang telah menunggunya selama ini, sejak ia menjadi trainee?
.
.
.
Chapter 6
He's Back
.
Luhan's POV
Aku memang sudah dapat memperkirakan mengenai makan malam ini, eomma masih berusaha memperkenalkanku pada anak lelaki dari kenalan dan kawan bisnisnya. Tetapi aku tak habis fikir memang benar bahwa pepatah mengatakan 'dunia hanyalah seluas daun kelor', aku tak menyangka bahwa kenalan eomma malam ini adalah anak dari kawan lamanya, Presdir Wu. dan eomma bahkan kembali mengungkit Oh Sehun. Tak ada yang terpikirkan olehku selain pergi dari sana dan satu tempat yang terpikirkan oleh ku adalah taman dekat asrama agensiku. Setibanya ditempat yang ku favoritkan sejak menjadi trainee sungguh sepi, tentu saja karena ini sudah sangat larut. Inilah yang aku butuhkan, keheningan.
Sebuah nama kembali terdengar ditelinga ini setelah dua tahun tak terdengar dan keberadaanya tak diketahui sejak setahun yang lalu, Oh Sehun. terlalu naïf jika aku berkata tak mengenalnya. Dia yang memperkenalkan ku pada seni, dia yang mengenali bakat ku untuk pertama kalinya, dia yang selalu menyemangatiku ketika aku masih menjadi trainee tetapi dia pula yang menghilang begitu saja setelah ia berjanji akan selalu disisiku hingga ajal menjemput.
"oh sehun, pabbo! Apa kau sudah melupakan janjimu eoh? Kau bilang akan selalu mendukungku, tapi sekarang saja kau menghilang." Gumamku "jangan katakan bahwa ajalmu sudah menjemput hiks sehingga kau tak bisa menemaniku lagi hiks" sungguh aku tak pernah membayangkan bahwa hal tersebut benar-benar terjadi.
"Lu…" ku dengar seseorang memangil dari arah gedung asrama.
Oh ayolah siapa pula yang tahu tempat persembunyianku disini. Apalagi melihatku dalam keadaan menangis seperti ini
"are you okay?" tanyanya perlahan namun sangat terdengar jelas bahwa ia sangat khawatir. Aku kenal, bahkan hapal suara itu, suara yang hampir mengisi hari-hariku selama empat tahun terakhir. Tapi sungguh aku tak ingin bertemu dengannya, terlebih setelah apa yang terjadi di restoran beberapa saat yang lalu.
.
"aku sungguh minta maaf atas kejadian direstoran tadi. Bukan maksudku untuk merendahkan nyonya Wu tapi aku benar-benar tak menyangka dengan ucapan eomma." Ucapku setelah kami terdiam cukup lama.
"ani gwaenchanna. Akan ku jelaskan nanti pada mama." Jawabnya. Dia selalu punya cara untuk menenangkan ku disaat seperti ini "aku hanya tak enak padamu. Aku memang menyukaimu tapi aku tak pernah meminta eomma untuk menjodohkan kita. sungguh, mama bilang hanya makan malam bersama kenalan modelnya. Aku tidak tahu itu kamu." Terangnya lagi
"eomma memang seperti itu." gumam lirih ku
"Lu, boleh aku bertanya sesuatu?" tanyanya ketika ia tahu aku tak berniat untuk melanjutkan ucapanku.
"…." Hanya anggukan dariku sebagai persetujuan.
"Oh Sehun itu siapa?" tanyanya – Deg, kenapa dia harus bertanya mengenai Oh Sehun.
"Dia… kekasihku. Ani mungkin tidak lagi. Karena dia telah menghilang entah kemana." Kalimat tersebut sukses meluncur dari bibir ini.
"Aku mengerti… hanya sajaa, aku harap kau tetap fokus pada karirmu. Aku tak ingin semua jerih payahmu sia-sia karenanya." Terangnya.
"aku mengerti"
.
.
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Sudah empat musim berlalu, ini artinya genie akan segera kembali merilis album barunya yang ketiga. Hampir seluruh persiapan telah rampung, itu artinya dalam hitungan hari kami akan kembali melakukan comeback stage.
.
Tepuk riuh penonton terdengar sesaat setelah musik yang mengiringi live performance kami berhenti diputar. ada sedikit yang berbeda pada comeback kali ini, sang pemandu acara berkata bahwa pada hari ini ditanggal yang sama akan ada sebuah boyband rookie yang debut.
"eonni apa menurutmu mereka akan mengungguli kita?" Tanya baekhyun sesaat setelah kami tiba di makeup room
"mengapa kau mengkhawatirkan itu byunnie?" bukannya menjawab, sepertinya Kyungsoo lebih memilih untuk bertanya
"entahlah, aku merasa semakin banyak saja haters yang bermunculan sejak skandalnya Luhan beberapa bulan yang lalu." Jelas Baekhyun
"maafkan aku." Ucapku menyesal
"ayolah luhan jika maafmu dapat mengembalikan semuanya maka kau boleh mengucapkannya berkali-kali." Tanpa melihatpun aku sudah tau siapa yang mengucapkannya
"sudahlah, tak bisakah kita beristirahat dan melihat hasilnya nanti?" pinta lay menengahi
Dan akhirnya sisa waktu istirahat kamipun dihabiskan dengan berdiam diri, sibuk pada fikirannya masing-masing
Luhan's POV end
.
Dipenghujung acara, seluruh pengisi acara khususnya girlband dan boyband yang melakukan comeback maupun debut berkumpul diatas panggung untuk melihat pengumuman pemenang chart musik minggu ini. Personel Genie telah berdiri di atas panggung bagian sisi kiri bersama pengisi acara lainnya yang berjejer hingga sisi kanan riuh suara penonton menggema seisi studio manakala sang mc menyebutkan tiga nominator penghuni chart musik teratas, yaitu GENIE, IOI, dan EKSO.
Seluruh personel dari ketiga grup tersebut, diminta ke berjalan utuk berdiri lebih depan. Dengan personel GENIE di sisi kiri, personel IOI ditengah dan personel EKSO di sisi kanan.
"Dan, pemenang chart musik untuk minggu ini adalaaaaaaaaah… GENIE dengan comeback songnya Sincerity. Selamaaat." Ucap Hong Mae Sang MC mengumumkan. Tak lama terdengar terdengar tepuk riuh penonton yang sebagiannya juga berstatus sebagai gee, fandom genie sendiri.
"waaaah, selamat, meskipun kalian bukan rookie lagi kalian masih dapat menunjukan eksistensi kalian didunia musik. Bukan begitu hong mae?" timpal sang rekan bertanya
"aah kau benar sungjae, IOI dan EKSO ini merupakan pendatang baru di belantika musik, tetapi mereka juga mampu membuktikan bahwa mereka memang layak dan diterima oleh masyarakat." Jedanya kemudian melanjutkan "sekali lagi selamat atas kemenangannya untuk GENIE, Kami silahkan waktunya untuk mengucapkan sepatah kata."
"Ah, mungkin kali ini saya mewakali rekan-rekan yang lain, terima kasih atas kepercayaan kalian kepada kami hingga tahun ketiga ini, khusnya kalian Gee, we are love you all. Keep support for us and we''ll give the best for you! Fighting!" Pidato Kyungsoo
Dan acara pun ditutup dengan backsong acara yang diputar dan para penghuni panggung bergerak seirama musik. Terlihat beberapa dari mereka hanya bergerak ringan untuk berbincang dan bergosip ria dengan personel lainnya, adapula yang bersorak ria melihat pertunjukan dance dadakan yang diberikan oleh salah satu personel EKSO. Namun ada yang menarik disisi kiri panggung, ketika personel EKSO yang lainnya memilih berkenalan dengan personel IOI yang usianya dibawah mereka. Terlihat seseorang dari mereka mendekati personel GENIE.
Tubuh tingginya terbalut tuxedo namun terkesan casual ditambah wajah tampan dan senyum manis yang menghiasinya serta kulit putih alibinonya berjalan perlahan menuju kerumunan personel GENIE, Lay dan Kyungsoo bahkan dibuat salah tingkah. Namun tujuannya adalah Luhan, yang kini sibuk berbincang dengan Baekhyun.
"Lama tak jumpa Xi Luhan, atau aku boleh memanggil mu Oh Luhan?" sapa pria tersebut yang sukses membuat perhatian personel GENIE khususnya Luhan teralihkan.
dan, hana
dul
set
lampu merah pada studio yang padam pun menjadi penanda bahawa acara benar-benar selesai.
.
.
Kondisi ruang makeup milik genie sedikit ramai kali ini, jika biasanya para personel memilih untuk memejamkan matanya. Tidak dengan aksi panggungnya ini. Lay dan Kyungsoo berlarian memasuki ruang makeup segera setelah acara selesai namun mereka tidak menemukan Luhan dimanapun.
"Luhannieeeeee kau dimana?" teriak Lay heboh
"eonnie tak bisakah kau kecilkan suaramu? Bahkan orang yang kau cari tidak ada disini" balas Tao yang masih sibuk dengan mata terpejamnya.
"dia bahkan belum kembali sejak tadi." Jawab baekhyun di meja rias.
"huh kemana ia perginya?" gerutu lay karena yang dicarinya tak kunjung muncul.
"sudahlah lay mungkin luhan sedang ada masalah, bahkan jongin pun tidak ada disini." Ucap kyungsoo menenangkan
"jongin? Siapa dia?" Tanya Lay yang merasa asing dengan nama itu.
"aaah, bukankah dia bodyguardnya luhan?" jawab kyungoo salah tingkah
"hwaaaa daebak eonni! Apa kalian benar-benar sedang berpacaran?" kali ini baekhyun yang bertanya heboh.
"apa maksudmu!" bentak Kyungsoo namun terdengar gugup
"aaah,. mengaku sajalah eonni Aku bahkan tahu bahwa kalian sering keluar bersama ketika kita sedang tidak ada jadwal" goda baekyun sambil menghampiri dan merangkul mesra sang leader tercinta.
"bb-ba-bagaimana kau bisa tau?" Tanya Kyungsoo gelagapan dan refleks melepaskan rangkulan sang maknae.
"waaah ternyata benar, padahal aku hanya mengira-ngira saja. Tapi ternyata reaksimu benar-benar mengejutkan eonni." Jawab baekhyun dengan nada yang dibuat sedih.
"yak! Dasar maknae kurang ajar!" maki Kyungsoo setelah sadar bahwa dirinya dikerjai oleh baekhyunn "kemari kau byun baek!" teriak Kyungsoo hendak menjitak baekhyun
"HUWWWEEE hentikan eonni, kalau nanti aku gegar otak dan suara emas ku hilang bagaimana?" rancau baekhyun yang terus menghindar dibalik badan Lay.
"ya ya ya byunnie, eonni tak bisakah kalian berhenti? Bukannkah aku yang harusnya heboh karena tak tahu apapun." Itu Lay yang bersuara.
"mwo?" ucap keduanya lawan bicaranya yang terkejut hingga terdiam ditempat.
"kau menyalahkan aku?" Tanya baekhyun tak terima.
"annni, hanya saja seharusnya kau memberitahu ku jika mengetahui sesuatu." Bela Lay
"kau tak seharusnya menyalahkan ku, byun baek ini yang telah mempermainkan ku." terang Kyungsoo
"tapi kau juga tak memberitahu ku kalau kau berpacaran dengannya." Gumam Lay namun masih dapat didengar
"yak zhang yixing! Aku tidak berpacaran dengannya!" bentak Kyungsoo tak terima
Dan mereka bertiga berakhir dengan kejar-kejaran mengelilingi ruang make up. Sungguh kasian Lay yang menjadi korban dari eonni dan dongsaeng tersayangnya.
.
.
Sudah tujuh hari sejak comeback stagenya genie, sudah seminggu pula Luhan belum kembali ke dormitory bahkan Luhan pun absen dari kegiatan manggungnya. Tak sedikit pula gee yang menanyakan keabsenan dari personel blasteran korea-china tersebut. Hampir setiap kali Genie manggung, pasti selalu ada EKSO yang juga menjadi bintang tamunya, dan bahkan ruang make up mereka pun selalu bersebelahan. Seperti halnya lima hari lalu, mereka berdua menjadi bintang tamu disalah satu stasiun tv nasional. Kelima perseonel boyband rookie tersebut berpapasan dengan Kyungsoo CS di lorong studio, juga kyungsoo dan Lay yang berpapasan dengan si pria albino kemarin lusa.
"eonni bukankah itu si albino yang menghampiri luhan kemarin lusa?" bisik Lay pada Kyungsoo
"aaaah, kau benar lay. Apa menurut mu dia ada hubungannya dengan hilangnya luhan?" timpal Kyungsoo
"kalian berdua sungguh menyedihkan, dia itu Oh Sehun sang lead dancer EKSO dan mana mungkin ia punya hubungan dengan Xi Luhan." Ujar Tao yang menyalip langkah mereka berdua dari belakang.
"Oh Sehun, jadi itu namanya." Ucap Lay tersenyum
"apa kau menyukainya eoh? Ku fikir kau lebih menyukai sang Leader yang menari dadakan itu." sindir Kyungsoo
"ayolah eonni, mereka berdua sama-sama tampan." Puji Lay
"dan kau berhentilah berkhayal! Mereka semua pasti dibawah kita usianya." Jawab Kyungsoo menyindir.
"aah, kau benar." Nada kecewa yang terdengar dari mulut Lay
"kajja, kita kembali ke ruang make up." Ajak Kyungsoo
dan mereka berdua pun melangkahkan kakinya menuju ruang make up untuk menyusul Tao dan Baekhyun yang sudah berada disana. Namun sebelumnya ada gumamam kalimat "sepertinya aku pernah mendengar nama oh sehun" terucap dari mulut Kyungsoo.
.
Dua hari kemudian, atau tepatnya tiga hari yang lalu, Genie dan EKSO kembali menjadi bintang tamu disalah satu department store di daerah gangnam. Ruang make up kedua group tersebut juga bersebelahan. Tak lama terlihat si pria albino yang dikenal dengan nama Oh Sehun keluar dari ruang make up bertuliskan EKSO. Dengan Langkah sedikit ragu, ia berjalan kemudian berhenti di depan ruang make up bertuliskan GENIE dipintunya. Hendak menerobos masuk namun tidak jadi, hendak mengetuk namun tidak jadi, sambil sesekali menggumamkan sesuatu yang tidak jelas. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke ruang make upnya.
"Oh Sehun?" Panggil seseorang ketika si pelaku baru melangkahkan tiga langkah kakinya.
Cukup lama, hingga akhirnya yang dipanggil pun membalikan badan untuk melihat sang pemanggil.
"Ah, annyeong noona. Kau benar, aku Oh Sehun." ucap Sehun ketika mengetahui sang lawan bicara, sang Leader Genie
"ternyata benar kau, apa kau ingin menemui Luhan?" Tanya Kyungsoo to the point "aku tidak tahu ada hubungan apa diantara kalian, tapi kau harus tau bahwa Luhan menghilang sejak terakhir kali kau menyapanya dipanggung tempo hari." Jelas Kyungsoo panjang Lebar
Tanpa fikir pajang, Sehun bergegas berlari dan masuk ke dalam ruang make up Genie. Seolah ingin memastikan sesuatu. Dan tak lama keluar dengan raut muka yang sulit diartikan. Berjalan lurus kedepan tanpa memperdulikan Kyungsoo yang bingung dibuatnya.
.
.
.
To Be Continue
.
Spoiler for next chapter
"Ckckck media memang keterlaluan, bukan kah kalimat itu ditujukan untukku?"
.
"Ah, annyeong noona. Kau benar, aku Oh Sehun." sapaku saat mengetahui itu kyungsoo noona.
"ternyata benar kau, apa kau ingin menemui Luhan?" Tanya Kyungsoo noona to the point "aku tidak tahu ada hubungan apa diantara kalian, tapi kau harus tau bahwa Luhan menghilang sejak terakhir kali kau menyapanya dipanggung tempo hari." Jelasnya lagi
.
"Apa kau bertemu dengan Oh Sehun diluar sana?" tanya Baekhyun pertama kali
"Apa si albino itu kemari tadi?" bukannya menjawab, Kyungsoo malah mengajukan pertanyaan
"Yakk eonni! Jawab dulu pertanyaanku." Ucap Baekhyun merasa diacuhkan
.
.
Hahahha I'm back, mian karena late post. Sesungguhnya aku sengaja buat tabungan untuk tiga chapter kedepan. Sebagai permintaan maaf, aku kasih sedikit spoiler untuk chapter selanjutnya. Biar kalian lebih semangat revieewww… the last, gomawo untuk yang udah baca, follow, fav, dan review, jangan lupa review lagi neeee
.
See you soon, Annyeong
