Desclaimer : Final Fantasy (IV, VII, VIII, X, XII, XIII) - Square Enix, Naruto - Masashi Kishimoto, One Piece - Eiichiro Oda, Fairy Tail - Hiro Mashima dan karakter manga/anime/game lainnya bukan milik Author.
Warning : OOC, Gaje, terlalu singkat alias alur kecepatan bin suka-suka Author, newbie.
Note : If you read this, please give me your comment. :)
Main Pairing : Zack Fair (Final Fantasy VII)
~ Summary ~
Ada sebuah kota besar yang bernama Midgar salah satu kota terbesar pertama yang berada di benua Alvarez, kota yang terkenal dengan kemajuan dan kekayaannya, dan juga tentram. Namun di balik itu semua ada sebuah keburukan yang tidak di ketahui orang awam, yaitu pertarungan yang membuat pemainnya masuk rumah sakit bahkan ada juga yang meninggal, game pertarungan itu disebut dengan 'Dead Batt', di mana pertarungan yang hanya mempunyai satu aturan yaitu siapa yang K.O/Dead/Menyerah dia yang kalah, permainan atau pertarungan yang tidak memandang pria ataupun wanita. Pertarungan yang di lakukan setiap malam, terkadang ada pertarungan yang di lakukan di atas ring tapi biasanya itu di adakan oleh pengusaha kaya yang mengadakan acara tersebut atau biasa di bilang tournament karena perlu hiburan, dan juga di adakan dengan iseng-iseng atau di tantang namun hal ini biasanya di lakukan di bar, jalanan, parkiran kosong, dan gedung kosong, alias di luar tournament. Bukan hanya di Midgar, di kota lainnya dan benua lainnya juga memiliki permainan mematikan tersebut, setiap peserta yang mengikuti permainan tersebut di pastikan memiliki klub, namun juga ada sebagian pemain tidak memiliki klub dengan alasan tersendiri.
Chapter 02 - Organisasi Keamanan
~ 06.48 AM ~
"Hoooaaaammmmmm" "Eummmmm"
Zack terbangun dari tidurnya dan iapun merenggangkan tubuhnya yang pegal, lalu melihat jam dinding yang menempel di dinding sebelah kasurnya. Setelah melihat jam iapun berdiri dan berjalan ke jendela kamarnya dan membuka gonder jendela, namun karena sedikit silau akibat sinar matahari Zack'pun menyipitkan matanya sambil menguceknya dengan pelan. Setelah pandangan mata Zack cukup jelas iapun membuka jendela kamarnya agar udara pagi dapat masuk ke ruangan tersebut.
Zack berbalik untuk berjalan menuju kamar mandi namun hal tersebut di jedanya karena ia melihat Rogue masih tertidur di bawah. Tentu saja Rogue masih tertidur, akibat perkelahiannya melawan Natsu tadi malam membuatnya terkapar kelelahan dan perlu beristirahat yang banyak untuk memulihkan kembali staminanya. Zack'pun berjalan melewati Rogue yang tertidur untuk keluar kamar dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
~ 07.03 AM ~
Lokasi Organisasi Turks - Nibelheim
Terlihat pria bersurai putih panjang sepinggang sedang duduk di mejanya menggunakan jas hitam yang rapi sedang membaca dokumen-dokumen dari pihak kepolisian Benua Alvarez, di meja tersebut ada papan kecil yang tertulis namanya, nama pria itu adalah Sephiroth pemimpin organisasi Turks. Di mana organisasi tersebut adalah organisasi khusus yang terdapat di benua Alvarez untuk melakukan tugas yang sangat sulit di tangani oleh kepolisian benua Alvarez seperti kasus pembunuhan yang sangat rumit, teroris, hackers, dan juga salah satunya adalah menangani kriminalitas dunia gelap. Saat ini Organisasi Turks belum bergerak untuk menangani tentang game kematian yang sering disebut 'Dead Batt' itu. Karena saat ini di Benua Alvarez banyak kasus Hackers di mana-mana dan juga organisasi teroris yang cukup luas, hingga membuat anggota Profesional Organisasi Turks harus turun tangan semua bisa di bilang saat ini Organisasi Turks kekurangan anggota untuk menangani dunia gelap.
Sephiroth sedang membaca dokumen-dokumen kasus dengan level 'sedang' yang belum terselesaikan mulai pembunuhan hingga kasus penculikan anak-anak yang belum terselesaikan.
'Tok' 'tok' 'tok'
Pintu ruangan Sephiroth'pun berbunyi tanda ada orang yang ingin masuk dengan membawa berita buruk, baik, ataupun ada urusan pribadi antara Sephiroth dengan tamu.
"Masuk"
Ucap Sephiroth santai namun masih dengan membaca dokumen-dokumen tersebut.
'Cklekk' 'kreeekkkkkk'
Pintupun terbuka lebar dan di sana terdapat seorang pria dengan rambut pirang jabrik dengan berpakaian kaos lengan panjang berwarna putih, celana panjang lepis yang berwarna hitam, dan sepatu sport berwarna biru. Pria itu terlihat membawa dokumen, pria tersebut berjalan mendekati meja Sephiroth dan duduk di kursi yang tersedia. Pria itupun melemparkan dokumen tersebut kepada Sephiroth dan reflex Sephiroth menyambut dokumen tersebut dan pandangan Sephiroth teralih kepada pria itu.
"Apa ini ?"
Tanya Sephiroth kepada pria tersebut.
"Sepertinya petarung Dead Batt bertambah."
Balas Pria tersebut dengan datar.
"Maksudmu ?"
Sephiroth menaikkan sebelah alisnya tidak mengerti.
"Tadi malam Vincent berada di Midgar, lokasi Sector 36 gang terpencil, di sana ada bar berlantai dua. Dia mengatakan (melaporkan) ada perkelahian antara peserta Dead Batt dan Pemula."
Pria itupun menjelaskan dengan cukup singkat.
"Singkatnya dokumen ini data milik 'Pemula' itu ?"
Tanya Sephiroth meyakinkan. Pria tersebut hanya mengangguk santai.
Sephiroth'pun menaruh kembali dokumen yang ia baca ke laci mejanya dan membuka dokumen yang di berikan pria tersebut lalu membacanya.
"Nama : Zack Fair, Umur : 28, Status : Lajang, Pekerjaan : Office Boy Di Perusahaan Shin-Ra. Riwayat Pekerjaan : Pernah bekerja di Kepolisian Midgar saat umur 25 hingga 27 tahun."
Sephiroth yang membaca data tersebutpun sedikit kaget namun mengekspresikannya dengan menatap lembar data tersebut dengan mata yang sengaja sedikit di sipitkan .
"Tak di sangka bukan, Mantan anggota Turks yang di pekerjakan di Midgar untuk mencari informasi kali ini harus berkhianat dengan bermain game kematian di dunia gelap tersebut dan juga bekerja sebagai OB hanya untuk mengisi waktu siangnya sekaligus menutupi identitas baru dunia gelapnya."
Terdengar ucapan pria tersebut di penuhi amarah namun ia tahan karena ia harus menjaga imagenya di depan Sephiroth.
"Mungkin saja."
Balas Sephiroth singkat dan santai sambil menaruh kembali data tersebut ke dalam tempatnya.
'Tok' 'tok' 'tok'
Terdengar ketukan pintu, hingga membuat kedua pria di dalam itu menengok ke arah pintu.
"Masuk."
Ucap Sephiroth santai, pintupun terbuka hingga memperlihatkan seorang wanita dengan surai merah muda pendek yang mengenakan jas hitam dengan rapi, wanita itupun masuk dan berjalan perlahan mendekati Sephiroth.
"Claire. Tidak, maksudku Lightning!"
Ucap pria bersurai pirang itu sambil menatap wanita yang bernama Claire yang di panggil 'Lightning' tersebut.
"Kenapa kau terkejut Cloud ?"
Kali ini Claire memberikan seringaian merendahkan kepada pria bersurai pirang yang bernama Cloud itu.
"Ckk, aku akan mengurus Zack. Dengan itu Vincent bisa kau pindahkan tugasnya ke Gonganga menggantikanku bukan ?"
Cloud'pun berdiri dari kursi tersebut lalu menatap Sephiroth tajam, namun Sephiroth hanya menatapnya dengan santai namun datar.
"Baiklah."
Jawab Sephiroth dengan santai, lalu pandangan Sephiroth beralih ke Claire.
"Ada apa ?"
Tanya Claire santai namun terdengar tegas.
"Kau ikut dengan Cloud mengurus Zack."
Ucap Sephiroth santai namun kali ini Sephiroth memberikan senyuman tipis.
"HAH!?"
Cloud dan Claire'pun kaget secara bersamaan.
"Sephiroth, cukup aku yang mengurus Zack. Jangan kau gabungkan aku dengan wanita sombong ini!"
Cloud'pun protes sambil berdiri dan menunjuk ke arah Claire.
"Heyy,, siapa juga yang ingin bergabung denganmu, lagipula yang sombong itu kau!"
Claire'pun membalas protes namun ke arah Cloud. Lalu Claire'pun menengok ke arah Sephiroth.
"Aku tidak ingin di gabungkan dengan pria sialan ini! Aku bukannya sudah memiliki tugas yang kau siapkan."
Lanjut Claire protes namun kali ini ia protes ke arah Sephiroth.
Sephiroth yang bingungpun hanya menghela nafas panjang, tentu saja. Bertahun-tahun memimpin Organisasi Turks baru kali ini ia bertemu dengan anak buahnya yang saling berejekan, terutama anak buah spesialnya yaitu mereka berdua. Tapi sulitnya adalah untuk menyatukan mereka agar dapat bekerja sama, namun saat ini tidak ada yang tidak mungkin. Ada satu kesempatan menyatukan mereka untuk bekerja sama, inilah yang di namakan kebetulan alias kartu AS yang di simpan.
"Bisa kalian dengarkan dulu penjelasanku ?"
Kali ini Sephiroth berbicara dengan suara yang tegas namun santai, setelah mendengar nada tegas tersebut Claire dan Cloud'pun terdiam.
"Cloud, aku mempercayakan Zack padamu. Usahakan bawa dia kembali tanpa kekerasan jika bisa, kita memerlukan informasi darinya tentang dunia gelap, dan alasan aku menggabungkanmu dengan Claire karena data yang ku dapat adik Claire yaitu Serah Farron berada di sana, ku yakin Claire masih terus mencari adiknya yang hilang setelah kasus penculikan wanita waktu itu."
Penjelasan Sephiroth membuat Claire terbelalak, namun tidak dengan Cloud tapi ekspresi yang di tunjukkan oleh Cloud adalah ekspresi memprihatinkan di mana ia ikut prihatin mendengar bahwa adik Claire masih hidup.
"Benarkah ?"
Tanya Claire mamastikan. Yang hanya di jawab anggukan oleh Sephiroth.
"Itu informasi dari data yang ku dapatkan, selebihnya kau bisa memastikannya sendiri."
Lanjut Sephiroth, lalu Sephiroth'pun menatap Cloud yang perlahan berjalan menuju pintu keluar.
"Bagaimana Cloud ?"
Tanya Sephiroth kepada Cloud, dan membuat Cloud terhenti di depan pintu.
"Baiklah, kalau alasannya seperti itu aku mau di gabungkan dengan wanita ini. Tapi hanya untuk tugas ini, akan ku pastikan Zack kembali."
Jawab Cloud santai namun meyakinkan, lalu iapun melanjutkan jalannya meninggalkan ruangan tersebut dan menyisakan Sephiroth dan Claire.
"Jadi bagaimana denganmu ?"
Kali ini pertanyaan itu beralih kepada Claire, namun Sephiroth tidak menatapnya karena ia mengambil dokumen sebelumnya yang ada di laci mejanya lalu kembali membacanya.
"Baiklah, kalau memang begitu."
Ucapan Claire terdengar tegas hingga membuat Sephiroth tersenyum tipis tanda keberhasilan menyatukan Cloud dan Claire yang selalu bertengkar, memang benar kata orang jika tak ada cara lain lagi maka tak ada salahnya jika kita menggunakan kartu 'AS' kita bukan untuk menang.
Claire'pun berjalan keluar pintu ruangan dan pergi meninggalkan Sephiroth yang sedang membaca dokumen sendiri.
'Drrrrdddd' 'drrrrddd'
Bunyi suara ponsel Sephiroth'pun berbunyi, hingga membuat pandangan Sephiroth teralih kearah ponselnya yang terletak di meja kerjanya lalu mengambilnya dan menekan tombol hijau tanda mengangkat telpon.
"Halo"
"Begitu, baiklah aku akan berangkat ke sana."
'Tiiitttt'
Tanda telpon terputus, setelah itu Sephiroth membuka kontak telponnya mencari nama orang yang di perlukannya lalu menelponnya.
"Halo"
"Iya Tuan ?"
"Saat ini kita akan pergi ke benua 'Negara', akan ada rapat 'Organisasi Keamanan Dunia'. Persiapkan pesawat dan persediaan kita untuk pergi menuju ke sana."
"Baik tuan"
'Tittt' telponpun terputus.
Sephiroth'pun membereskan semua dokumen-dokumen yang ia baca, mematikan dan menutup laptopnya lalu memasukkannya kedalam ransel khusus laptop. Lalu iapun berdiri dan berjalan keluar ruangan.
'Di saat banyak kasus seperti ini, apa yang di rapatkan ? Apa ini tentang dunia gelap ?'
Gumam Sephiroth dalam batin.
Cloud berjalan keluar gedung menuju tempat parkir motor, saat ia berjalan ke arah motornya ia melihat seorang pria berambut coklat gelap sedang duduk di motor miliknya. Cloud'pun berhenti di depan pandangan pria tersebut mengisyaratkan untuk membuat pria tersebut menyingkir.
"Kali ini kau ingin pergi kemana Cloud ?"
Tanya pria tersebut tanpa bergerak sedikitpun dari posisinya.
"Midgar" "Bisa kau menyingkir!"
Jawab Cloud singkat. Di lanjutkan dengan meminta pria tersebut menyingkir dari motornya, namun pria tersebut tak bergerak sedikitpun.
"Begitu ya? Kebetulan aku juga ingin ke sana, ada orang yang ingin ku cari."
Pria itupun tersenyum tipis mengharapkan tumpangan dari Cloud, namun di balas Cloud hanya dengan menghela nafas pendek.
"Apa kau tak mendapatkan tugas ?"
Tanya Cloud pada pria itu dengan suara yang datar.
"Sudah selesai, hanya perlu melapor kepada Sephiroth. Tapi ku dengar dia akan ke benua 'Negara' melakukan rapat Organisasi Keamanan Dunia. Jadi aku tidak memiliki tugas, mungkin nanti."
Jelas pria tersebut sambil tersenyum ramah ke arah Cloud.
"Sepertinya Organisasi akan mulai bergerak untuk menyelidiki Dunia Gelap. Baiklah kalau begitu, kau bisa ikut denganku Squall."
Jelas Cloud yang sengaja di jedanya.
"Syuk-"
Belum sempat pria yang bernama Squall tersebut menyelesaikan ucapannya namun di potong oleh Cloud.
"Tapi karena tujuanmu ke sana bukanlah sebuah tugas, jadi kau hanya perlu menemani Lightning mencari adiknya. Dan aku akan mengurus tugasku sendiri."
Jelas Cloud tetap dengan nada datarnya.
"Hehh..! Cla- ehh,, maksudku Lightning akan ikut kesana ?"
Tanya Squall sedikit tersentak, yang di balas anggukan oleh Cloud.
"Baru kali ini aku melihatmu di gabungkan dengannya, sepertinya Sephiroth mempunyai selera yang buruk, menyatukan dua orang terdingin di Turks."
Squall menyilangkan tangannya di depan dadanya sambil menggeleng kepala pelan.
"Berisik. Sekarang menyingkirlah!"
Kali ini Cloud terdengar kesal dengan pengakuan Squall, dan akhirnya Squall'pun menyingkir dari motor sport milik Cloud.
'Bruuum' 'bruuuumm'
Suara motor milik Cloud'pun berbunyi dan Cloud'pun bersiap pergi meninggalkan Squall di parkiran, namun sebelum itu Cloud membuka kaca helmnya dan melihat ke arah Squall.
"Jam 13 kita bertemuan di sini, pastikan Lightning mengetahuinya."
Ucap Cloud lalu menarik gas motornya dan pergi ke suatu tempat meninggalkan Squall sendirian di parkiran tersebut.
Squall'pun berjalan menuju pintu masuk gedung, namun ia melihat wanita bersurai merah muda sedang keluar gedung, wanita itu ialah wanita yang mereka bicarakan sebelumnya yaitu Lightning.
"Lightning."
Panggil Squall yang membuat Lightning menengok ke arahnya. Merekapun berhenti di depan pintu masuk.
"Apa kau akan pergi ke Midgar bersama Cloud ?"
Tanya Squall dengan nada datar, Lightning yang mendengarnyapun menatap tajam Squall tanpa membalas pertanyaannya.
"Aku bertemu dengan Cloud, dia mengatakannya bahwa kau ikut bersamanya ke Midgar..." "Katanya sih kau mencari adikmu bukan ?"
Pertanyaan Squall hanya di balas Lightning dengan anggukan.
"Aku ikut serta, karena kita memiliki tujuan lokasi yang sama tidak ada salahnya bukan bila kita pergi bersama ?"
Squall memasukkan tangan kirinya kedalam saku celananya.
"Kita memiliki urusan tersendiri, lebih baik-"
Ucapan Lightning terpotong oleh Squall.
"Rinoa ada di sana, dari info yang ku dapat dia bersama dengan Serah. Dan ku dengar bahwa mereka akan di bawa ke benua Grand Line."
Lightning yang mendengarpun dengan cepat menarik kerah baju Squall dan menatap Squall dengan tajam.
"Kau mendapatkan info seperti itu dari siapa Squall !?"
Suara Lightning terdengar menakutkan namun tidak membuat Squall takut sedikitpun.
"Aku memiliki teman yang memasuki dunia gelap, dia memiliki tugas tersendiri jadi ia hanya memberikan informasi yang di dapatkannya tapi tidak membantu lebih dari itu."
Jelas Squall dengan suara dan tatapan datar.
"Apa dia-"
Ucapan Lightning di potong lagi oleh Squall.
"Soal itu aku tidak ingin mengatakannya, itu sangat rahasia."
"Kenapa ? Apa dia dari organisasi kita ?"
Lightning dengan perlahan melepaskan cengkramannya pada kerah baju Squall.
"Entahlah."
Jawab Squall singkat, iapun membuka pintu masuk namun belum memasukinya karena ia ingin menyampaikan pesan Cloud.
"Cloud memintaku mengatakan padamu bahwa jam 13 untuk tempat perkumpulan di sini. Lalu kita siap berangkat ke Midgar secepatnya."
Pesanpun telah tersampaikan, Squall'pun berjalan masuk ke dalam gedung meninggalkan Lightning.
'Sampai kapan harus di rahasiakan ****'
Ucap Squall dalam batin.
#Bersambung
{{ OWARI }}
Chapter ini cukup pendek ya ? Apa terlalu cepat membuka semua rahasianya ? Hehe,, masih belum semuanya kok, karena ini masih chapter perkenalan alias penunjukkan karakter.
Iyalah, mikirnya ituloh, ternyata Zack mantan anggota Turks rupanya. Uwalah kok aku sendiri yg buat gk tau ya ? :v Lalu apa tujuan Zack ya ? Hmmm... Apa ya ? *plakk gaje*
Apa nanti Naruto, Luffy dan yang lainnya sebagai pihak Organisasi Keamanan Dunia/Kepolisian atau Organisasi yang ada di Dunia Gelap ya ?
Apa masih mau di lanjutin ? Kalau iya koment sekaligus kasih review'ny.. Hehe..
Ouu,, iya. Bagi yang bisa buat kalimat-kalimat berisi adegan action pokoknya yang greget gitu tolong bantu saya yang newbie ini dengan PM saya lewat pesan, yang mau bantu ajj kok karena gak ada paksaan dari author, karena seorang newbie perlu bimbingan. Hehe... :D
Yaudah tolong reviewnya ya minna-san.. :)
