Detective School

Cast : Kim Kibum

Cho Kyuhyun

Other Cast : Park Jung Soo

Lee Sungmin

Choi Siwon

Jung Yunho, and other

Genre : Romance, action

Warning : BL, Yaoi, Typo(s)

Summary : soal ujian SM SHS dicuri, dan kyuhyun ditugaskan untuk menangkap pelakunya, bersama dengan partner yang tidak terduga, mampukah kyuhyun memecahkan kasus ini?.

Kasus 1 : pencurian soal ujian

Detektif : Cho Kyuhyun dan Kim Kibum

Tertuduh : siswa berandal yang membenci siswa berprestasi dan dewan guru yang memiliki akses ke seluruh gedung sekolah.

Bukti : kunci jawaban yang terkirim ke seluruh email siswa berandal dan kunci akses seluruh ruangan di sekolah yang hanya dimiliki oleh para pemegang jabatan penting di SM SHS

Happy Reading

Kyuhyun melangkahkan kakinya dengan malas menuju kamarnya yang ditempatinya bersama sang sahabat, siapa lagi kalau bukan namja tiang benama shim changmin, dibelakangnya kibum mengikutinya sambil menggeret koper hitam berukuran sedang.

Kyuhyun membuka pintu kamar bernomor 1213 itu, dilihatnya changmin sedang membereskan barang – barangnya, sepertinya sahabatnya itu sedang bersiap untuk pindah kamar.

"min" panggil kyuhyun

"kyu, akhirnya kau datang juga" cerocos changmin, namja kelebihan kalsium itu langsung menghampiri kyuhyun, ekspresi kesal tercetak jelas di wajah tampannya, "kyu bagaimana bisa mereka memintaku pindah kamar? Huh ini sama sekali tidak masuk akal, dan kau akan sekamar dengan namja es itu? Kau yakin akan betah bersama, kidengar dia sangat irit bicara dan sangat datar, kau akan mati bosan bersamanya, apa kita tidak bisa meminta park saem untuk membatalkan ini semua?" oceh changmin tidak menyadari bahwa namja yang sedang dibicarakannya saat ini berada tak jauh dari mereka.

"min" kyuhyun mengisyaratkan pada changmin untuk diam, namja manis itu memelototi changmin dengan mata bulatnya namun sepertinya changmin tidak mengerti, tidak berhasil dengan memelototi changmin kyuhyun mengedipkan matanya berkali – kali.

"ada apa dengan matamu? Kau kelilipan?" tanya changmin heran, "ahh atau kau sedang menggodaku?, kau baru sadar kalau aku sangat tampan, aku tidak keberatan kau juga cukup manis" goda changmin

Karna kesal, kyuhyun menendang tulang kering changmin kuat, membuat namja tinggi itu mengaduh sambil memegangi kakinya.

"yak! Sakit kyu" pekik changmin

"ehmm, dimana aku bisa meletakkan barang –barangku?" pertanyaan bernada datar itu menyadarkan changmin bahwa tidak hanya ada dirinya dan kyuhyun di tempat itu, tiba – tiba saja bulu kudukya meremang, kedatangan kibum membuat aura kamar ini begitu dingin dan mencekam, ohh ayolah shim changmin kau berlebihan.

"eh, kibum sunbae selamat datang" sapa changmin manis, "silahkan kasur itu sekarang menjadi milik sunbae, semoga sunbae betah sekamar dengan bocah evil cerewet ini" ucap changmin yang mendatangkan cubitan – cubitan pedas dari kyuhyun, "aw, aw, kyu kau ini kejam sekali" keluh changmin

"biar saja" sahut kyuhyun ketus

"kalau begitu aku permisi" pamit changmin, namun sebelumnya dia sempat membisikkan sesuatu pada kyuhyun, "kyu kau harus hati – hati, menurut kabar yang kudengar dari para siswi penggosip mereka mengatakan kibum itu vampir, jaga lehermu kalau tidak dia akan menghisap darahmu sampai habis, pakai pakaian yang bisa menutupi lehermu, atau dia akan menerkammu saat kau tidur" ucap changmin jahil, sekali – kali menjahili kyuhyun tidak ada salahnya bukan.

"ck, dia fikir aku akan percaya dengan ucapannya" gerutu kyuhyun, tanpa sadar pandangannya tertuju pada kibum, namja manis itu memperhatikan kibum yang sedang membereskan barang – barangnya, kulit kibum yang pucat –nyaris sepucat kulitnya-, wajah yang tampan, ekspresi datar, dan sikapnya yang misterius, apa benar kibum itu vampir? Batin kyuhyun. namja manis itu menggelengkan kepalanya cepat, mengusir fikiran – fikiran konyol yang hinggap di otak jeniusnya, bagaimana bisa dia termakan ucapan changmin.

"ada apa denganmu?" tanya kibum datar

"ahh, anny" elak kyuhyun, "aku akan mandi lebih dulu" pamit kyuhyun, namja manis itu dengan cepat menyambar handuknya lalu menghilang di balik pintu kamar mandi. Sedangkan kibum hanya mengangkat bahunya cuek melihat tingkah aneh namja manis itu.

.

.

kyuhyun menggeliat pelan dalam tidurnya sebelum mata bulat itu benar –benar terbuka, huhh dia bermimpi aneh tadi malam, bermimpi mendapatkan misi rahasia dari kepala sekolah SM SHS, se tim dengan ketua osis berekspresi datar bernama kibum dan yang terakhir dan yang paling tidak masuk akan adalah bermimpi kibum menjadi roomatenya, benar – benar mimpi yang sangat konyol bukan?.

Kyuhyun menyibak selimut tebal bermotif starcraft miliknya, matanya menatap jam dinding yang menempel di dinding kamarnya dan changmin, dahinya berkerut bingung saat jam masih menunjukkan pukul lima pagi, ohh ini kejadian yang sangat langka, terlalu pagi bagi cho kyuhyun bangun jam segini.

"ahh panas sekali" gerutu kyuhyun, namja mania itu melirik ke arah pakaiannya, pantas saja panas, bagaimana bisa dia memakai sweater turtle neck untuk tidur di udara yang sepanas ini, ahh mungkin karna ini dia terbangun, dia selalu tidak nyaman dengan udara yang panas.

Kyuhyun melirik ke arah kasur yang di tempati changmin, menghena lafas lelah saat yang dilihatnya bukan sosok tinggi yang biasanya tidur sangat berantakan melainkan seorang namja tampan yang tidur dengan tenangnya, kyuhyun baru sadar ternyata dia tidak bermimpi, semua yang terjadi padanya adalah kenyataan. Dia mendapat misi dari kepala sekolahnya dan harus terjebak bersama namja super dingin dan irit bicara seperti kim kibum sebagai partner sekaligus roomatenya, ahh kyuhyun juga mengingat alasan bagaimana bisa dia tidur dengan sweater turtle neck di udara sepanas ini, rupanya walaupun sudah berusaha menyangkal dia tetap termakan ucapan changmin yang mengatakan bahwa kibum adalah vampir.

"bodoh" gumam kyuhyun, "lihat saja, aku akan membalas tiang berjalan itu" gerutu kyuhyun, namja manis itu meremat – remat selimutnya.

"ahh apa yang harus kulakukan ini masih terlalu pagi" gumam kyuhyun, olahraga? Ohh itu pilihan terakhir untuk kyuhyun, namja manis ini sama sekali tidak menyukai olahraga. Main game? Huhh dia tidak akan bisa diam kalau sudah bermain game, kalau saja teman sekamarnya adalah changmin itu tidak masalah, changmin sudah terlalu biasa dengan suara berisik yang dihasilkan kyuhyun saat bermain game.

"ahh aku bisa gila kalau begini terus" gerutu namja manis itu sambil mengacak rambutnya, untuk pertama kali dalam hidupnya dia merutuki otak jeniusnya, huhh kalau saja dia bukan salah satu murid terpintar di sekolahnya Park saem pasti tidak akan memilihnya.

.

.

"kyuhyun-ah, lihat lingkaran hitam dimatamu, bahkan kau sudah mengalahkan mata panda" ledek changmin sambil memakan keripik kentang di tangannya begitu melihat sang sahabat memasuki kelas dengan langkah lesu.

"berisik" kyuhyun merebut kripik kentang changmin

"bagaimana rasanya sekamar dengan ketua osis?" tanya changmin penasaran

"jangan tanya, gara – gara kau aku jadi kurang tidur" keluh kyuhyun sambil mengerucutkan bibirnya imut, menghasilkan pekikan gemas dari teman – teman sekelasnya. Bukan rahasia lagi kalau cho kyuhyun adalah salah satu siswa terpopuler di SM SHS, dengan kepintaran, wajah manis dan imut yang menawan, keramahan dan sedikit sifat jahilnya, tidak heran namja manis itu memiliki banyak fans, hal ini lah yang kadang membuat changmin begitu protectif pada sahabatnya itu, wajar saja mereka sudah saling kenal sejak mereka berumur dua tahun karna rumah mereka yang bertetangga, dan walaupun kyuhyun lebih tua dua minggu darinya, changmin merasa dia lah yang harus melindungi kyuhyun, melihat dari postur badan kyuhyun yang lebih kecil darinya, selain itu kyuhyun juga lebih lemah darinya, berbanding terbalik dengan changmin yang suka olahraga dan belajar bela diri.

"lagipula aku heran kenapa Park saem memindahkan kibum sunbae ke kamar kita?" tanya changmin

"eumm, itu karna kami akan ikut olimpiade sains" jawab kyuhyun, ohh itu hanya alasan, tidak mungkin bukan dia mengatakan yang sebenarnya pada changmin kalau mereka sekarang sedang menjadi detective dadakan, perlu kuingatkan kalau ini misi rahasia.

"tapi tetap saja, huhh kau tau ryeowook sunbae yang menjadi roomateku sekarang? Dia sama sekali tidak suka berisik, aku jadi tidak bisa main game" keluh changmin

"hahaha" kyuhyun tertawa lepas, "ternyata nasib kita sama" ucapnya, lalu berhighfive ria dengan changmin, mereka memang sangat kompak.

Changmin dan kyuhyun menghentikan obrolan mereka saat guru yang mengajar mata pelajaran pertama memasuki kelas, keduanya langsung mengeluarkan buku pelajaran dan mengikuti pelajaran hari itu dengan tenang.

KRINGGG, seluruh siswa mendesah lega saat mendengar bel jam istirahat berbunyi, wajah suntuk itu digantikan dengan wajah – wajah ceria, membayangkan perut lapar mereka akan segera terisi, begitupun yang terjadi pada kyuhyun dan changmin.

"kyu palli, aku sudah lapar" ucap changmin tidak sabar

"sabar, dasar food monster" kyuhyun menggerutu sambil membereskan buku – bukunya.

"kyu, ada yang mencarimu" ucap salah satu teman kyuhyun yang tiba – tiba saja datang menghampiri namja manis itu.

"nugu?" tanya kyuhyun

"kau lihat saja, dia didepan, kau akan kaget" ucap orang itu heboh, seolah yang menandatangani kyuhyun adalah siwon, personil super junior yang tampn itu, ok abaikan yang barusan.

Kyuhyun dan changmin saling berpandangan, "sudah temui saja, aku akan menunggumu disini, tapi jangan lama – lama atau kau akan menemukan temanmu yang tampan ini mati kelaparan" ucap changmin memelas.

"tunggu sebentar" pamit kyuhyun, namja manis itu lalu melangkah keluar kelas, dilihatnya seorang namja berdiri di depan pintu kelasnya, namja itu membelakanginya sehingga kyuhyun tidak bisa melihat wajahnya, "nuguseyo?" tanyanya

Namja itu berbalik, memperlihatkan wajah tampan dengan ekspresi datar yang ditutupi kaca mata berlensa tipis, ohh namja itu akan sangat tampan kalau saja dia mau tersenyum sedikit saja.

"kibum sunbae" ucap kyuhyun

"bodoh, tentu saja ini aku, apa aku terlihat seperti park saem untukmu?" tanya kibum ketus

Kyuhyun menahan diri untuk tidak mencakar wajah menyebalkan di depannya, beraninya dia mengatainya bodoh, huhh sabar – sabar kyuhyun orang sabar akan mendapatkan game baru, batin kyuhyun. "ada apa sunbae?" tanya kyuhyun tak kalah ketus

"aku hanya ingin memberitahu, aku menunggumu di atap sekolah setelah pulang sekolah" ucap kibum cepat

"huh?" respon kyuhyun kaget, pasalnya kibum berbicara seperti kereta ekspress, tanpa jeda.

"ck tidak hanya bodoh tapi kau juga tuli" ejek kibum, tidak tau kah namja manis di depannya sudah memunculkan tandukknya. "ada yang ingin kubicarakan, kutunggu di atap sepulang sekolah dan jangan terlambat" ulang kibum lagi lalu pergi meninggalkan kyuhyun begitu saja.

"ck, dasar namja datar menyebalkan" gerutu kyuhyun, namja manis itu kembali ke kelas dengan langkah menghentak, diiringi tatapan penuh tanya teman – teman sekelasnya.

"astaga, yang tadi benar kibum sunbae yang tampan itu kan?" tanya seorang siswi

"kau benar, untuk apa dia disini? Apa dia punya hubungan khusus dengan kyunnie" tanya siswa lainnya lagi

"andwae kyunnie milikku, kyu kau punya hubungan apa dengan kibum sunbae?" tanya salah satu siswa langsung pada kyuhyun, diikuti oleh siswa lainnya yang juga sangat penasaran, ohh ini kejadian yang sangat langka dan fenomenal, seorang kim kibum yang terkenal dingin, dan misterius mendatangi seorang siswa di kelasnya, ohh ini akan menjadi berita besar.

"apa kalian berpacaran? atau bersaudara?"

Pertanyaaan itu terus berdatangan membuat kepala kyuhyun pusing, tidak taukah dia sedang kesal saat ini.

"stop, stop, stop teman – teman, apa kalian ingin menjadi wartawan?" tanya changmin, namja tampan itu berdiri di depan kyuhyun, seolah melindungi sahabatnya itu dari para siswa haus berita itu. "kenapa kalian tidak ke kantin saja, kalian sudah lapar bukan, kyunnie juga pasti sudah lapar, apa kalian mau kyunnie kehilangan pipi chubby menggemaskannya karna melewatkan makan siang? Nanti dia tidak cantik lagi" tanya changmin berlebihan.

"tentu tidak, changmin benar, ayo bubar teman – teman" sahut salah satu siswa yang sepertinya adalah fans kyuhyun, kerumunan orang itu akhirnya membubarkan diri.

"huhh terima kasih chang kau memang sahabatku, tapi aku tidak cantik!" ucap kyuhyun terharu namun ketus di akhir kalimatnya, dia tidak suka dibilang cantik, dia kan namja tertampan di korea.

"ck, aku sedih kau baru menyadari bahwa aku adalah sahabat yang baik, tidak perlu sungkan hanya berikan salah satu kaset game limited editionmu padaku"

"ck aku menyesal memujimu, sepertinya harus kutambahkan, sahabatku yang perhitungan" tambah kyuhyun.

"ck, sudahlah, ayo kekantin cacing diperutku sudah berdemo" changmin merangkul pundak kyuhyun

"kajja, aku juga perlu makan untuk melampiaskan kekesalanku" ucap kyuhyun, keduanya lalu meninggalkan kelas menuju kantin.

.

.

"lima menit sepuluh detik" ucapan dengan nada datar itu yang menyapa kyuhyun saat namja manis itu menginjakkan dirinya di atap gedung SM SHS, nafasnya memburu karna harus menaiki anak tangga yang lumayan banyak untuk menuju ke atap gedung, namja manis ini melirik sinis kibum yang sudah berdiri di depannya sambil melipat tangannya di depan dada.

"siapa suruh sunbae mengajakku bertemu disini. Sunbae tidak bisa memilih tempat yang lebih mudah dijangkau" gerutu kyuhyun, namja manis itu mengelap peluh di dahinya.

"ini tempat yang paling aman" jawab kibum cuek

"jadi apa yang ingin kau bicarakan sunbae?" tanya kyuhyun

"hyung"

"mwo?" tanya kyuhyun bingung

"panggil aku hyung, aku risih kau memanggilku sunbae" jelas kibum

"ah ne" patuh kyuhyun, "jadi apa yang ingin kau bicarakan hyung?" ulang kyuhyun

"soal misi yang diberikan park saem, nanti malam kita akan mulai memeriksa tempat pencurian itu" jawab kibum

"ahh benar, di ruang arsip bukan, tapi kenapa harus nanti malam?" tanya kyuhyun, bukankah mereka bisa memeriksanya sekarang juga tidak perlu menunggu malam hari, jujur saja kyuhyun tidak suka gelap.

"kau ini benar – benar bodoh, haruskah kuulang kalau ini misi rahasia"

"berhenti mengataiku bodoh" geram kyuhyun

"lalu apa? Stupid?"

"itu sama saja, dasar namja es, baiklah aku setuju kita akan memeriksanya nanti malam" putus kyuhyun, "menyebalkam" gumamnya.

"apa kau bilang?" tanya kibum

"tidak, kubilang aku lapar" bohong kyuhyun, "tidak ada yang ingin dibicarakan lagi kan?" tanya kyuhyun, "kalau begitu aku pergi" ucapnya, dia harus segera pergi dari sini kalau tidak dia akan benar – benar mencakar wajah tampan didepannya itu. Huhh bahkan dalam keadaan kesal pun kau memuji ketampanannya kyuhyun.

.

.

TREK

"yak! Siapa disana?" pekik kyuhyun saat mendengar suara – suara aneh dibelakangnya, namja manis itu mengarahkan senter yang dipegangnya ke belakang, namun tidak ada siapapun disana kecuali lorong panjang yang gelap.

"penakut" cibir namja tampan yang jalan dengan santai di depannya

"apa maksudmu hyung?, aku hanya waspada" elak kyuhyun, padahal sebenarnya dia memang takut namun terlalu gengsi untuk mengakuinya pada kibum, bisa jatuh harga dirinya. Ahh adakah yang bertanya sedang berada dimana kedua namja jenius ini, emm seperti yang kibum katakan sepulang sekolah tadi, mereka saat ini sedang berada di lokasi pencurian soal ujian yaitu ruang arsip, dengan berbekal senter ditangan dan baju panjang untuk kyuhyun karna dia tidak mau digigit nyamuk, kibum sendiri hanya memakai pakaian santai berupa kaos dan celana pendek.

"pegang senternya" ucap kibum, kyuhyun dengan cepat menuruti permintaannya, kibum mulai sibuk dengan puluhan kunci yang ada ditangannya.

"woaahh, darimana kau mendapatkannya?" tanya kyuhyun antusias, itu pasti seluruh kunci akses gedung sekolah, biasanya hanya orang – orang penting yang bisa memilikinya

"dari park saem, dia meminta kita menyelidiki kasus ini tentu saja dia harus memberi kita fasilitas" ucap kibum

"boleh aku meminjamnya hyung, ahh aku bisa keluar masuk ruang belajar untuk bermain game" ucap kyuhyun senang, dia sudah membayangkan bisa memakai ruang belajar sepuasnya tanpa ada yang mengganggu.

"tidak" ucap kibum

Senyum di wajah kyuhyun langsung luntur digantikan tatapan tajam yang sebenarnya tidak menakutkan sama sekali, "ck, dasar pelit" cibirnya

KLIK, kibum membuka pintu setelah berhasil menemukan kunci yang tepat, namja tampan itu mulai melangkah ke dalam diikuti oleh kyuhyun, lampu senternya di arahkan ke sekeliling ruangan yang penuh dengan berkas dan komputer canggih itu. Suasana sangat gelap dan sunyi karna memang listrik selalu dimatikan setelah jam sepuluh malam.

"bukankah ruangan ini ditutup setelah pencurian itu?" tanya kyuhyun

"ya, tidak ada yang diizinkan masuk kemari" jawab kibum

"tidak kah ini aneh, tempat ini terlalu rapi untuk tempat yang baru saja menjadi lokasi pencurian" ucap kyuhyun

"aku juga berfikiran yang sama" ucap kibum, namja tampan ini tau kyuhyun orang yang sangat detail, dia tidak akan melewatkan kejanggalan sedikitpun, mungkin karna itu lah jung soo menunjuknya sebagai partner kibum. Kibum mengarahkan senternya ke kolong – kolong meja mencari pentunjuk yang mungkin saja bisa membantu mereka, "sepertinya, siapapun pencuri itu sudah mengenal baik sekolah kita" tambah kibum

"benar, tidak ada kerusakan pintu, jendela pun masih tertutup rapat, tidak ada barang yang berantakan atau berpindah tempat, apa kau sudah melihat rekaman sisi tvnya?" tanya kyuhyun, namja manis itu mengetukkan jari telunjuknya di dagu, memasang pose berfikir keras, ahh dia lebih suka menggunakan otaknya untuk memenangkan game atau mengerjakan soal matematika daripada seperti ini.

"rekaman itu baru bisa kita lihat dua hari lagi, emm kurasa cukup untuk ruangan ini, kajja" ajak kibum

"kemana?" tanya kyuhyun

"ke tempat terakhir pencuri itu terlihat" jawab kibum, namja tampan itu mengunci kembali ruang arsip, lalu melangkah ke koridor sempit yang menjadi tempat terakhir pencuri itu menghilang.

"menurut petugas keamanan dia melompat dari jendela ini" ucap kibum

"begitukah? Jarak dari jendela ke bawah hampir enam meter, tidak ada pohon atau apapun yang bisa digunakan sebagai pijakan, wahh dia pasti pemain sirkus atau atlet kalau bisa melompat dari tempat setinggi ini tanpa terluka" ucap kyuhyun kagum

"kalau dia benar – benar melompat" ucap kibum ambigu

"maksud hyung? Bukankah tidak ada jalan lain? ujung koridor ini buntu bukan?" tanya kyuhyun

"kau benar kyu, tapi lihat ini, setidaknya kalau dia benar – benar melompat akan ada bekas jejakkan atau goresan di bagian bawah jendela" kibum menunjuk bagian bawah jendela yang masih tampak mulus

"aku baru menyadarinya" gumam kyuhyun, namja manis itu menyorot ke bawah, "bukankah dibawah ada timbunan pasir?" tanya kyuhyun, di dekat gedung ini memang sedang ada pembangunan gedung baru sehingga banyak material bangunan yang berserakan. "kurasa itu bisa membuktikan apakah dugaanmu benar atau salah, kajja" ajak kyuhyun semangat, sepertinya namja manis ini mulai bisa menyukai perannya sebgai detective..

Kibum ikut saja saat kyuhyun menarik tangannya, namja manis itu berlari ke bawah tepat di bawah jendela tempat pencuri itu diduga melompat, benar saja, dibawah ada timbunan pasir yang tidak terlalu tinggi, kyuhyun memperhatikan jendela dan timbunan pasir itu secara bergantian, namja manis itu memasang pose berfikir yang lucu. Ahh kalau saja fans – fansnya melihat mereka pasti sudah memekik gemas, berbeda dengan kibum yang masih tetap memasang wajah datarnya.

"mengukur ketinggian jendelanya, seharusnya kalau dia melompat dia akan berpijak disini" ucap kyuhyun sambil menunjuk timbunan pasir itu, "kurasa hyung benar dia tidak melompat" gumam kyuhyun

"darimana kau yakin?" tanya kibum

"tidak ada jejak kaki, atau bekas apapun, kalau dia melompat dari tempat setinggi itu seharusnya ada jejaknya bukan? Atau paling tidak pasirnya akan berantakan, karna percurian ini pekerja bangunan juga diliburkan bukan jadi pasti tidak ada yang menyentuh pasir ini, seharusnya kalau memang dia melompat jejaknya masih ada."

"kau benar" kibum mengangguk setuju, kyuhyun memang terkadang kekanakan namun harus diakui namja itu sengat cerdas, dia selalu memikirkan kemungkinan dan menghubungkannya dengan fakta yang ada, dia bahkan tau kalau petugas bangunan diliburkan padahal tidak ada yang memberitahunya, kyuhyun tau karna siang tadi tidak ada suara berisik dari mesin proyek yang suka mengganggunya saat jam belajar karna itu dia bisa menyimpulkan kalau petugas itu diliburkan.

"woaaaaa, ini sangat mendebarkan, aku seperti baru saja menemukan harta karun, sepertinya setelah lulus nanti aku bisa melamar sebagai polisi" ucap kyuhyun heboh, dia sangat suka sensasi mendebarkan saat menemukan fakta – fakta baru.

"kekanakan, simpan energimu untuk nanti setelah kita menemukan pelakunya" ucap kibum datar lalu meninggalkan kyuhyun

"ck tidak bisakah dia lebih ramah sedikit, huhh" kyuhyun menghentakkan kakinya sebelum mengikuti langkah kibum, dia tidak mau ditinggal di tempat gelap ini sendirian. "hyung tunggu!" pekik kyuhhyun

.

.

"coba lihat dirimu kau seperti zombi" ejek changmin

"diam" gerutu kyuhyun

"apa kau dan kibum sunbae tidak berhenti belajar sepanjang malam sampai seperti ini kyunnie?" tanya changmin, sebenarnya dia sangat khawatir pada kyuhyun kalau namja manis itu sudah memaksakan diri.

Kyuhyun hanya mengangguk, bukan belajar lebih tepatnya tapi bertransformasi menjadi detective saat malam hari, yahh beberapa malam ini kyuhyun kekurangan tidur karna menyelidiki kasus ini, belum ada perkembangan yang berarti selain mereka yakin kalau pelakunya adalah namja, yahh setelah menemukan fakta kalau pencuri itu tidak melompat dari jendela mereka menemukan fakta lain yaitu jejak kaki di tembok koridor, itu berarti sejak awal pencuri itu menunggu disitu dan membuat seolah – olah dirinya melompat dengan membuka jendela sampai petugas keamanan pergi, dari jejak kaki yang ditemukan itu juga, ukurannya menunjukkan itu jejak kaki namja.

DRTTT DRRTTT, smartphone kyuhyun bergetar, namja manis itu dengan malas mengambil smartphonenya dari saku, huhh sungguh dia sangat butuh tidur, tidak bisakah dia menikmati ketenangan sebentar saja.

From : Vampir Kim

Gembul, atap!

Dahi kyuhyun berkerut marah melihat pesan dari kibum itu, mereka memang sudah saling bertukar nomor telpon untuk lebih mudah berkomunikasi.

"HUH! Apa katanya, GEMBUL?!, dia fikir dia siapa dasar VAMPIR!" umpat kyuhyun pada smartphonenya, seluruh siswa di kelasnya langsung memandangnya degan tatapan aneh, bagaimanana tidak kyuhyun tiba – tiba saja marah – marah sambil memelototi smartphonenya.

"yahh kyu, ada apa denganmu?" tanya changmin

"lihat saja aku akan buat perhitungan dengannya, aku sudah cukup bersabar selama ini" gerutu kyuhyun, dengan tergesa – gesa namja manis itu keluar dari kelasnya, mengabaikan pertanyaan changmin dan tatapan penuh tanya dari teman – temannya.

"yahhh kyu, sebentar lagu lee saem masuk!" teriak changmin yang diabaikan kyuhyun

"kesabaranku sudah habis" gerutu kyuhyun, namja manis tu melangkahkan kakinya manaiki satu – persatu anak tangga menuju ke atap gedung sekolah. BRAKK kyuhyun membuka pintu ke atap itu dengan keras, matanya menatap nyalang sosok tampan yang berdiri memunggunginya sambil bersandar di pagar pembatas.

"yak! KIM KIBUM" pekik kyuhyun, dengan langkah lebar kyuhyun menghampiri kibum, sedangkan kibum hanya menatap heran kyuhyun yang seperti banteng mengamuk.

"YAK APA YANG KAU LAKUKAN?" pekik kibum saat tiba – tiba saja kyuhyun menjambak rambutnya dengan brutal, astaga apa roomatenya ini kemasukan setan, tapi bukankah julukannya saja sudah setan kecil, masa setan kemasukan setan?.

"tarik kata – katamu, aku tidak gembul"

"arghh jadi karna itu, itu kenyataan kenapa kau marah" ucap kibum datar walaupun sesekali dia meringis, sepertinya rambutnya ada yang terlepas dari kulit kepalanya karna tarikan kyuhyun. tidak tahan akhirnya kibum menarik tangan kyuhyun, kyuhyun yang nyatanya lebih lemah darinya tentu saja tidak bisa melawan, kibum memegang kedua tangan kyuhyun dan menarik namja itu maju, membuat mereka berdiri berhadapan.

"lihat pipimu apa ini tidak genbul?" tanya kibum

"ughh lepas" kyuhyun melepaskan tangannya, dia sudah sempat terlena memandang wajah tampan kibum dari dekat tapi semua menghilang saat mendengar kalimat menyebalkan dari namja tampan itu.

"kau ini kenapa suka menghinaku sih hyung?" tanya kyuhyun kesal

"karna itu hal yang menyenangkan" jawab kibum ambigu, namja tampan itu lalu merogoh sakunya, mengeluarkan benda berukuran kecil berwarna biru dan memberikannya pada kyuhyun.

"apa ini?" tanya kyuhyun

"salinan rekaman sisi tv ruang arsip, aku baru saja mendapatkannya" jelas kibum

"kau sudah memeriksanya?" tanya kyuhyun sambil menyimpan flashdisk itu di sakunya, ini barang bukti jadi dia harus menyimpannya dengan baik.

"belum, aku tidak sempat, banyak sekali proposal yang harus aku periksa"

"kalau begitu biar aku saja" ucap kyuhyun, sebenarnya kyuhyun kasihan pada kibum, kibum itu ketua osis tentu saja pekerjaannya sangat banyak, dia harus mengurusi puluhan klub yang ada di SM SHS, selain itu dia juga ketua klub drama, dan sekarang ditambah dia menjalankan misi rahasia bersama kyuhyun. kyuhyun bahkan sering memergoki kibum tidak tidur sampai pagi karna sibuk memeriksa proposal pengajuan dari klub ekskul yang ada di SM SHS.

Kyuhyun menatap kibum, ada rasa kagum pada namja tampan itu, ditengah kesibukannya itu bahkan kibum tetap bisa mempertahankan prestasinya di sekolah sebagai ranking satu dari seluruh siswa kelas XI.

"kau baru sadar aku tampan?" tanya kibum

"hah?"

"kau memandangiku karna aku tampan kan?" tanya kibum lagi

"kau terlalu percaya diri" cibir kyuhyun, huhh dia jadi menyesal sudah memuji kibum, untung saja dia memujinya dalam hati.

Tiba – tiba saja keduanya dikagetkan dengan keributan di depan gedung olahraga indor, posisi mereka yang tinggi tentu saja membuat mereka bisa melihat ke seluruh sekolah.

"ada apa?" tanya kyuhyun

"entahlah, kajja kita lihat" ucap kibum, namja tampan itu dengan cepat menarik tangan kyuhyun, menggandeng namja manis itu menuruni tangga. Begitu sampai di bawah mereka melihat banyak siswa yang keluar kelas dan menuju ke gedung olahraga indor.

"permisi, apa kalian tau apa yang terjadi?" tanya kyuhyun pada seorang siswa yang dilaluinya

"ada kecelakaan, kudengar ji hyun-ssi, tertimpa lampu gantung penerangan di gedung olahraga indor" jawab siswa itu

"Mwo!?' kaget kyuhyun, namja manis itu berpandangan sejenak dengan kibum, sebelum melesat menuju gedung olahraga indor, keduanya menerobos keramaian karna banyaknya siswa yang berkumpul.

Beberapa guru sudah ada disana saat kyuhyun dan kibum memasuki gedung itu, mereka berusaha menyelamatkan ji hyun yang terjepit antara lantai dan lampu gantung itu, lampu itu memang cukup berat, beberapa siswa bahkan turun tangan untuk membantu mengangkat lampu agar bisa segera mengeluarkan ji hyun dari sana. Kondisi gadis itu sangat menggenaskan, sebagian badannya tertimpa rangka besi lampu, dengan luka gores di beberapa bagian karna terkena pecahan lampu, kepalanya terus mengeluarkan darah segar.

"semuanya menyingkir, biarkan petugas lewat ambulans sudah datang" teriak jung saem yang datang bersama tim medis

Badan lemah ji hyun dipindahkan ke atas tandu, mereka langsung memasang penyangga leher pada ji hyun, setelahnya mereka membawa ji hyun menuju ambulans yang sudah bersiaga di luar. Kerumunan itu bahkan tidak membubarkan diri bahkan setelah mobil ambulans yang membawa ji hyun pergi dari lingkungan sekolah dengan suara sirine yang memekakkan telinga.

Kibum melirik kesampingnya, dilihatnya kyuhyun berdiri sambil meremat jemarinya, tangan namja manis itu bergetar hebat, dia pasti sangat terguncang. Secara reflek kibum menggenggam tangan kibum, perbuatan kibum itu membuat kyuhyun menoleh ke arahnya dengan pandangan kosong.

"sebaiknya kita kembali ke asrama" ucap kibum lembut, ohh ini pertama kalinya dia berbicara dengan kyuhyun tidak dengan nada mengejek. Namja tampan itu melihat guru dan petugas keamanan yang mulai berusaha mengosongkan TKP untuk penyelidikan lebih lanjut. Kibum melihat ke arah lampu gantung yang sudah hancur berantakan, tanpa sengaja namja tampan itu melihat secarik kertas dengan noda darah di bawah lampu, kibum mengambilnya tanpa pengetahuan siapapun, dibacanya tulisan yang tertulis di kertas itu.

Ji hyun-ah datanglah ke gedung olahraga indor sepulang sekolah dan kau akan mendapatkan yang kau inginkan.

Setelah membacanya kibum memasukkan kertas itu ke dalam sakunya, berbagai macam kemungkinan hinggap di kepalanya. Ada seseorang yang memanggilnya kesini, ini kecelakaan atau disengaja?, batin kibum.

"kajja, kyu" kibum tersenyum lembut pada kyuhyun lalu menuntun namja manis itu keluar dari sana, masalah surat itu akan dia fikirkan nanti.

Dari kejauhan seseorang menatap kerumunan itu dengan senyum sinis diwajahnya, "ini baru permulaan, bukankah sudah kukatakan akan kuhancurkan sekolah ini" ucapnya dengan nada yang kejam lalu meninggalkan tempat itu dengan santai.

TBC

Hwaaaaaa, akhirnya jadi juga lanjutannya, oke kasus pertama belum ada titik terangnya nih, apa udah ada yang nebak – nebak siapa pelakunya?, oh ya anggep aja ni ff edisi helloween kkekkekke, maaf kalo makin ngaco dan masih banyak typo bertebaran, terima kasih untuk yang sudah membaca, mereview dan menunggu ffku, pengen peluk kalian satu – satu #hug, pai – pai.