NARUTO FANFICTION
Chapter 3 Naru chan-sensei
.
.
Naruto milik Masashi Kisihimoto
Warning : GAJE OOC TYPO di mana-mana dan ide terlalu pasaran
FEMNARU bukan Naruko
Genre Family
Rate masih T
.
.
.
.
Naruto berjalan di sepanjang lorong, dia terus memikirkan buku bingo milik Itachi, dalam hati dia bertanya bagaimana bisa seorang Uchiha Itachi, pria dengan selembut dia tega membantai klan Uchiha, mungkin ada alasan lain yang belum di ungkap
Sreek
"Itta". Naruto meringis ketika membuka pintu kelas, dia merasakan ada sesuatu yang jatuh di kepalanya. 'Penghapus board'. Naruto mengambilnya dan menaruh di meja
Naruto tidak perlu bertanya siapa pelakunya karena dia melihat ada dua siswa academy yang terlihat tidak muda lagi tertawa cekikikan
"Team genin abadi". Ucap Naruto cukup keras
Sebenarnya di catatan Naruto mereka adalah team 4 namun melihat jumlah kegagalan genin yang lumayan banyak, membuat mereka layak disebut genin abadi
Tiga orang yang usianya terlihat paling tua mengacungkan jarinya, sebagai isyarat mereka adalah orang di maksud
"Aku tunggu kalian di atap sekolah". Ucap Naruto
Pofff
Naruto pergi menggunakan sunshin, ketiga pria itu tidak langsung menyusul, mereka terlihat santai-santai tidak berniat menyusul Naruto yang menunggu di atap
Sudah 4 jam lamanya Naruto menunggu di atap namun tidak ada tanda-tanda mereka
Tik
Tik
Tik
Hujan jatuh membasahi tubuh Naruto, hari pertama menjadi jounin pembimbing benar-benar mengesalkan
Dengan lunglai Naruto meninggalkan academy dan menuju rumahnya
Ceklek
"Tadaima". Ucap Naruto
"Okeri". Jawab Nenek sarah mengambil handuk lalu mengeringkan tubuh cucunya itu dengan handuk. "Bagaimana hari pertama menjadi jounin pembimbing?". Tanya Nenek Sarah
"Terima kasih nek". Ucap Naruto yang memakai handuk agar tidak kedinginan. "Buruk sekali". Jawab Naruto sambil melangkah ke atas
"Makan sup dulu biar hangat". Saran Nenek Sarah yang cemas melihat Naruto pulang dengan wajah sedih
"Nanti saja nek, Naru benar-benar lelah". Ucap Naruto
Time skip
Kakek keshin mendengar cerita tentang Naruto tadi malam dari nenek Sarah tidak terlalu kaget, ketiga genin Uzu memang terkenal akan sifat bebal dan membangkang
"Ohayou". Sapa Naruto dengan tubuh lemas dia segera bergabung ke meja makan
"Apa mereka kabur saat Naru menunggu di atap sekolah". Tebak Kakek Keshin
"Bagaimana kakek tahu?". Tanya Naruto yang terkejut dengan kemampuan kakeknya itu
"Kejadian ini bukan pertama kali mereka lakukan". Jawab Kakek Keshin. "Naru jika mereka tidak lulus minimal tingkat genin mereka akan di cap sebagai sampah masyarakat jadi aku harap Naru bisa menangani mereka". Ucap Kakek Keshin
"Lalu bagaimana caranya aku menangani mereka?". Tanya Naruto
"Naru yang lebih tahu untuk masalah ini". Jawab kakek Keshin
Naruto terdiam sejenak lalu senyuman lebar menghiasi wajahnya. "Arrigatou kakek". Setelah mengambil roti dan mencium kening kakeknya dia pergi
"Kira-kira ide apa yang akan dia terapkan?". Tanya nenek Sarah
Time skip
Setelah menemui beberapa genin, Naruto menuju selatan wilayah Uzu, karena berdasarkan sumber yang ada 3 genin ini selalu berkumpul di sana
"Hei lihat si cebol datang". Ledek salah satu dari tiga genin itu
Naruto tidak menjawab langsung mencekram pria itu, dan setelahnya hanya suara erangan kesakitan dari tiga genin tersebut
"Oh lihatlah kalian". Ucap Naruto sambil menunjuk ketiga genin tersebut. "Melawanku saja kalian kalah bagaimana nanti ketika kalian keluar desa melawan orang yang lebih kuat dariku". Tambah Naruto, dalam hati dia menyesal dengan tindakannya namun dia harus melakukannya agar mereka tahu dunia luar begitu kejam dan tidak ada tempat bagi mereka yang lemah mentalnya
Naruto meninggalkan mereka dalam keadaan babak belur, Naruto berharap mereka merenungi tindakannya
Ceklek
"Tadaima". Ucap Naruto yang memilih pulang cepat
"Okeri". Jawab Kaouru sambil memotong cabe dan tomat di dapur
Naruto menemui bibi Kaouru dan mencuci sayuran lalu memotongnya. "Dimana nenek?". Tanya Naruto
"Nenek katanya menemui sepupupmu Choujuro di kiri". Jawab Bibi Kaouru
Naruto yang mengaduk sup terdiam sejenak kemudian melanjutkan adukannya. "Nenek tidak pernah cerita". Ucap Naruto sambil mencicipi sup yang dia buat
"Nenek ingin cerita tadi pagi tapi sepertinya dia lupa". Jawab bibi Kaouru yang membawa mangkok berisi sup miso ke atas meja. "Ngomong-ngomong bagaimana tiga genin yang akan jadi muridmu?". Tanya Kaouru
Naruto merapihkan piring terdiam sejenak dan kembali membereskan piring di atas meja. "Aku telah menghajar mereka". Jawab Naruto
Bibi Kaouru menatap Naruto tidak percaya, salah satu kesulitan Uzukage mengurus mereka adalah kebiasaan mereka yang suka menghajar jounin sampai babak belur
Tok tok tok
"Sebentar". Naruto menuju dan membuka pintu. "Oh kalian". Ucap Naruto dengan nada malas melihat tamu yang ternyata adalah ketiga genin yang baru saja di hajar
"Kami minta maaf". Ucappria yang terlihat lebih di antara mereka
"Naru chan-sensei maukanjadi jounin pembimbing kami?". Tanya pria bertubuh gempal
"Baiklah tunggu aku diatap". Pinta Naruto
Time skip
Sudah 2 jam lamanya mereka bertiga di atap sekolah, namun sampai sekarang tidak ada tanda-tanda Naruto datang
Apakah kejadian kemarin membuatnya marah, mereka berharap Naruto mau balik melatihnya
"Maaf aku terlambat".Ucap Naruto yang membawa buntalan di tangan
"Naru chan sensei, aku pikirkau marah jadi tidak datang". Ucap pria yang terlihat lebih tua
Naruto tertawa sejenak."Maaf ya aku buat bekal dulu". Jawab Naruto namun dia terdiam sepertinya ada yang salah. "Naru chan? Sensei?". Ucap Naruto bingung
"Karena anda lebih muda dari kami maka di panggil –chan dan karena anda jounin jadi sensei sehingga Naru chan sensei". Jawab pria yang paling tinggi, Naruto tidak menjawab karena apa yang di katakan pria itu benar, dia memang paling muda
"Yosh kita mulai latihan". Ucap pria paling tinggi
"Kita bahkan belum saling mengenal". Jawab Naruto
Ketiga genin saling berpandangan."Maaf aku Yutta genin usia 17 tahun". Ucap pria bertubuh gempal
"Aku sifu genin usia 18tahun". Jawab pria paling tinggi
"Aku hans genin usia 16tahun". Ucap pria yang terlihat lebih tua, Naruto melihat heran kenapa pria yang terlihat lebih tua umurnya lebih muda
"Baiklah aku Uzumaki Naruto umur 15 tahun Jounin Uzugakure". Jawab Naruto
"Benarkah?". Tanya Hans tidak percaya
" Naru chan sensei lebih terlihat seperti umur 10 tahun". Tambah Sifu
Naruto tidak tahu apakah ucapan ketiga genin itu termasuk pujian atau hinaan, umur 10 tahun adalah ketika umur seorang Shinobi masa tumbuh-tumbuhnya, dan 15 tahun adalah umur mendekati kedewasaan
Jika mereka berpikir Naruto berumur 10 tahun itu artinya Naruto belum mendekati kedewasaan sama sekali
"Sensei". Panggil Sifu berusaha menyadarkan senseinya ke dunia nyata, Naruto tersentak kemudian melirik ketiga muridnya itu
"Baiklah kita latihan apa?". Tanya Hans
Naruto menggoyangkan sebuah lonceng di tangan, mereka melirik kearah loncengtersebut, mereka yakin jika seorang jounin untuk pertama kali menunjukan sebuah lonceng maka itu artinya mereka harus merebutnya,
Menjadi genin selama 5 tahun lamanya membuat mereka tahu aturan permainan ini
"Maaf kawan-kawan kali ini bukan permainan merebut lonceng". Jawab Naruto mengerti apa yang dipikirkan ketiga genin tersebut, mereka tidak menjawab karena tidak mengerti maksud Naruto. "Aku memiliki 2 lonceng putih dan satu lonceng merah". Ucap Naruto kemudian melemparnya kearah Sifu
"Apa maksudnya ini?". Tanya Sifu
"Kalian harus mengacak siapa yang memegang lonceng antara merah dan putih dan tugasku adalah mencarinya jika aku mendapatkan warna merah maka aku menang jika putih aku akan kalah". Ucap Naruto menjelaskan. "Intinya aku harus menemukan di antara kalian bertiga mana yang memegang lonceng warna merah". Tambah Naruto. "Baiklah permainan di mulai".
Pofff Naruto menghilang
"Baiklah siapa memegang merah atau putih?". Tanya Yutta
"Aku warna merah dan kalian berdua putih". Usul Sifu dan semua mengangguk setuju
"Yosh kita berpencar". Ucap Hans
Sementara di saat berpencar Naruto bersembunyi untuk mencari tahu pemilik lonceng merah dan meski mereka bilang sifu yang memegang lonceng namun Naruto merasa tidak mungkin
Syutt
Naruto melempar kunai kearah Hans lalu membuat handseal."Shuriken kage bunshin no jutsu". Shuriken yang di lempar Naruto menjadi banyak
Trank
Trank
Trank
Hans berhasil menangkas semua shuriken Naruto. "Suiton : peluru air".
Naruto memasang handsealnya. "Mokuton : dinding kayu".
Dinding kayu berhasil menahan laju tembakan air
"Fuuto daitoppa". Yutta menyerang dengan angin dahsyat yang membuat Naruto terpental puluhan meter
"Sekarang giliranku". Yutta yang berada di samping Naruto melakukan handseal. "Katon gokyo no jutsu". Api besar menuju kearah Naruo
"Suiton dinding air". Sebuah dinding dari air melindungi Naruto
Yutta yang muncul di belakang Naruto melakukan tendangan namun bisa di tahan dengan muda
Begitupun dengan Sifu dan Hans tidak ada satupun di antara mereka yang berhasil menumbangkan Naruto dalam teknik Taijutsu
Kring kring
Naruto membunyikan sebuah lonceng berwarna merah, ketiga genin sangat terkejut sejak kapan Naruto mendapatkannya, namun mereka baru menyadari satu hal
Lawan mereka adalah seorang jounin yang sulit di taklukan
"Bagaimana bisa?". Tanya Yutta
"Tentu saja bisa". Jawab Naruto. "Kalian yang menyerangku secara membabi buta tentu tidak menyadari kalau aku mengamati letak lonceng dan-".
Teng
Teng
Teng
Teng
Naruto terhenti ketika mendengar sebuah lonceng di menara tertinggi Uzu
"Ada apa Naru chan-sensei?". Tanya Hans
Naruto berlari menuju sebuah tembok besar yang mengitari desa Uzu
Pasukan dengan jumlah yang banyak sambil membawa tiga bendera Kiri Kumo dan Iwa
Syuuuut
Sebuah pelontar meriam menembakan bola apa raksasa
Blarrr
Bola itu mengenai dinding yang jaraknya cukup jauh dari Naruto
"Seperti yang aku duga mereka berencana menyerang Uzu". Ucap nenek Sarah yang berada di samping Naruto
"Tunggu kapan nenek pulang?". Tanya Naruto sedikit melenceng dari topik
"Setelah nenek tahu akan ada invasi tiga negara nenek segera pulang ke Uzu". Jawab Nenek sarah
"Apakah ini awal kehancuran Uzu?". Tanya Naruto, nenek Sarah hanya menunduk sedih mendengar pertanyaan Naruto yang kemungkinan akan terjadi
.
Tbc
Menjawab Review
The Ultimate Idiot Saya belum berani menambah wordnya
Minna4869 Terima kasih sudah membaca, Wattpad saya adalah Solahuddin93, mungkin nanti akan saya samakan dengan akun FFN biar gak bingung
Naka ikari ItaFemNaru, saya belum bisa menjawab siapa fairing karena salah satu membuat saya buntu adalah menjawab bagian ini
