Title: AMEN
Genre: Romance, Hurt, Gaje/?.
Rate: T
Cast:
- Chae Hyung Won
- Shin Ho Seok (Wonho)
- Lee Min Hyuk
- Lee Joo Heon
.
.
.
Warning: Typo(s), BOY X BOY!
Chapter 2
[Hyungwon POV]
Hari ini aku bangun telat, seperti biasanya. Aku langsung bergegas menuju kamar mandi. Smartphone ku berdering. Ah, pasti Jooheon yang menelpon, batinku. Dan tebakanku sangat tepat.
"Hyunggggg… Mereka sudah berpacaran huweee!" teriakan Jooheon benar-benar memekakkan telingaku yang lucu ini -_-
"Siapa yang sudah berpacaran Honey~?" tanyaku sok polos.
"Minhyuk dan Wonho hyung" balas Jooheon yang aku yakini bahwa air matanya sudah mulai menetes di seberang sana.
"Tau darimana kau Honey~?" tanyaku. Jujur, Jooheon sudah membuatku badmood pagi ini.
"Aku tadi lihat di LINE hyung" ah, sepertinya Jooheon stalker sejati Minhyuk hyung.
"hh, mungkin Minhyuk hyung bukan jodohmu Honey~" kataku sedikit mengejek.
"Hey, Wonho hyung juga bukan jodohmu berarti hyung!" balas Jooheon tak mau kalah. Ok, aku juga merasa sakit hati.
"baiklah.. baiklah, kau tahu Honey? Aku sekarang telat kuliah! Hh.. sepertinya aku tak akan masuk kelas hari ini. Hari ini kau ada kelas tidak Honey~?" tanyaku.
"tentu ada hyung! Tapi aku tak mau masuk kelas hari ini!" balasnya bersikeras.
"lho? Memang kenapa Honey? Jangan bilang kau tak masuk kelas hanya karena mereka" kataku datar.
"memang benar Hyung! Huweeee" Jooheon menangis tambah keras.
"sudahlah Honey~ jangan menangis dan jangan menyerah untuk mendapatkan Minhyuk hyung. Kau hanya perlu berusaha dan banyak berdoa" kataku sok bijak.
"memang hyung tak sakit hati eoh?!" ucapan Jooheon terdengar sedikit membentak padaku.
"aku juga sakit hati Honey, tapi aku berusaha sebisa mungkin bersikap biasa saja. Mungkin kita tak bisa mendapatkannya hari ini, tapi entah jika besok, tak ada yang tahu kan? Yang penting kita harus tetap berusaha ok?!" kataku semangat.
"ahh hyungku memang benar-benar keren, ok hyung Fighting!" semangat Jooheon.
"jadi kau akan masuk kelas hari ini?" aku memastikan.
"Ne hyung!" jawabnya yang masih semangat.
"Good boy! Ok, bye Honey" aku langsung menutup sambungan.
"ahh.. benar-benar bosan jika dirumah sendirian begini, aku ingin keluar rumah tapi aku sangat malas untuk beranjak dari ranjang ini. Hhh.. lebih baik aku tidur saja " monologku.
[Hyungwon POV end]
[Jooheon POV]
aku sangat bangga punya hyung seperti Hyungwon hyung, dia benar-benar konsultan cinta terhebat kkkk. Aku jadi bersemangat kembali untuk masuk kelas hari ini. Aku segera bersiap menuju kampus.
aku telah sampai di kampus. Aku segera melangkahkan kakiku menuju kelas. Aku melewati sebuah lorong, lorongnya cukup sepi menurutku, tapi aku mendengar dua orang tengah berbicara satu sama lain. Dan aku melihat Wonho dan Minhyuk hyung tengah berduaan. Jujur, aku menjadi down kembali. Tapi aku selalu ingat perkataan Hyungwon hyung, jadi aku harus tetap fokus. Aku tak menghiraukan mereka dan melanjutkan berjalan menuju kelas.
Dari berangkat sampai pulang kuliah, aku tak henti-hentinya melihat kemesraan Wonho dan Minhyuk hyung dimanapun. Betapa beruntungnya aku hari ini dapat melihat HyukHo momen sepanjang hari -_-. Ahh, aku merasa bosan dirumah, lebih baik aku nge-LINE Hyungwon hyung.
_
'Hyung, kau sedang apa?'
'tidak ada Honey, Why?'
'aku bosan dirumah hyung -_-'
'aku juga bosan Honey -_-'
'hhh. Oh ya hyung! Aku ingin cerita!'
'ceritakan saja Honey ^^
pasti tak hyung dengarkan haha :p'
'Bah -_- '
'haha :D aku hanya bercanda Honey~'
_
Jujur saja, line terakhir dari Hyungwon hyung hanya aku read. Oh man~! Aku benar-benar bosan, bahkan Hyungwon hyung malah tambah membuatku bosan. Lebih baik aku sleeping beauty saja.
[Jooheon POV end]
[Hyungwon POV]
Apa-apaan Honey hanya me-Read LINE ku saja. Aish apakah dia benar-benar marah padaku? Tapi aku kan aku hanya bercanda Honey~. Huft, aku benar-benar penasaran dengan apa yang Honey ingin katakan tadi. Hah sudahlah! Sepertinya aku perlu jalan-jalan ke taman dekat daerah sini.
aku mulai melangkahkan kakiku dari rumah. Sudah setengah jalan menuju taman, aku malah melupakan smartphoneku. Jadi aku memutuskan untuk kembali lagi ke rumah. Ketika aku berbalik aku malah bertubrukan dengan seseorang yang sedang berjalan di belakangku.
BRUKK
"aww…" rintihku.
"oops sorry. apa kau tak apa?" tanya orang itu khawatir.
"Ne.." aku mulai bangkit dari posisi ku dari posisi terjatuh tadi. aku membulatkan mataku. Betapa terkejutnya aku ketika mengetahui bahwa dia adalah Wonho.
"Kau? Kau yang pernah melihatku secara diam-diam ya?!" tanya Wonho.
"…" aku hanya bisa diam. aku tak berani melihat manik matanya.
"apakah kau salah satu fans ku? Hm, siapa namamu?" lanjut Wonho.
"Hyungwon.. Chae Hyungwon" kataku pelan namun masih terdengar olehnya.
"semester berapa kau?" tambah Wonho.
"semester tiga" jawabku dengan intonasi yang tidak berubah.
"ok Hyungwon-ssi, kau pasti tahu kan kalau aku sudah punya pacar?" ucap Wonho dengan bangganya. Jujur, ini jauh lebih sakit daripada Jooheon yang mengatakannya padaku.
"…" aku tetap tak merubah posisiku.
"hmm.. baiklah jika begitu aku pergi dulu ya fans" ucap Wonho dengan senyuman manisnya.
Aku tahu betul apa maksud yang diucapkannya tadi. Dengan perasaan yang hancur lebur ini, aku langsung berlari menuju rumah dan kamar kesayanganku. Aku langsung menutupi wajahku dengan bantal dan menangis sekencang-kencangnya.
[Hyungwon POV end]
[Normal POV]
Pagi ini cuaca sangat cerah tetapi berbanding terbalik dengan hati Hyungwon saat ini. Hyungwon masih saja di hari ini ia tidak kuliah alasannya karena Ia masih sakit hati dengan kejadian kemarin. Sepertinya Hyungwon lupa dengan apa yang ia ucapkan pada Jooheon kemarin.
TOK TOK TOK
"Hyungie, apa hyung ada di dalam?" teriak Jooheon.
"aishh, aku telpon malah tak diangkat." Monolog Jooheon.
CEKLEK
"hey Honey" sapa Hyungwon dengan senyumnya yang terlihat miris.
"hyung? Ada apa dengan matamu?" tanya Jooheon khawatir.
"hehe aku hanya begadang saja tadi malam" dusta Hyungwon.
"kajja masuk" lanjut Hyungwon.
"Hyung, Ceritakan saja padaku" pinta Jooheon masih dengan ekspresi khawatirnya.
"apa kau sudah sarapan?" tanya Hyungwon yang masih dihiasi senyuman mirisnya. Jujur, Hyungwon terlihat mengerikan saat ini.
"Hyung…" rengek Jooheon.
"baiklah akan aku buatkan" Hyungwon berbalik mulai menuju ke dapur.
"HYUNG" Bentak Jooheon.
"hiks ne Honey, aku tak mengira bahwa ia bersikap seperti itu padaku" tangis Hyungwon pun pecah. Jooheon langsung memeluk Hyungwon erat. Kemudian Hyungwon mulai menceritakan kejadian kemarin kepada Jooheon.
"ne Hyung, hhh aku tak menyangka bahwa kau tak setegar yang aku kira" ucap Jooheon yang masih memeluk Hyungwon.
"hiks.. ini jauh lebih sakit dari yang aku kira Honey" balas Hyungwon masih sesenggukan.
'brkckdjckj' bunyi perut Jooheon sudah terdengar rupannya.
"hn, jadi kau ingin aku buatkan apa eoh hehe?" tawar Hyungwon yang kini malah diselingi kekehan. Sepertinya efek suara perut Jooheon telah mengubah suasana hati Hyungwon.
"aku ingin nasi goreng Indonesia!" ucap Jooheon semangat.
"ay ay kapten! Pesananmu akan segera siap!" balas Hyungwon dengan gaya seorang bajak laut.
10 menit kemudian..
"Cha! Makanan sudah siap!" Hyungwon sedikit berteriak dari dapur. Jooheon yang sibuk dengan ponselnya kini mulai beranjak dari sofa dan menuju ke arah dapur.
"wah.. kelihatannya ini enak" Jooheon mendaratkan bokongnya dengan mulus pada kursi makan.
"Ayo dimakan Honey" senyum Hyungwon.
"ne hyung.." ucap Jooheon.
"woah.. so delicious hyung!" Jooheon menunjukkan kedua jempolnya.
"apa hari ini kau ada kelas?" tanya Hyungwon sambil mengunyah nasi goreng buatannya.
"hn iya hyung nanti siang" jawab Jooheon.
"aku juga Honey, nanti bareng ya berangkatnya" ajak Hyungwon.
"ok hyung" setuju Jooheon.
setelah selesai makan Hyungwon bergegas untuk mandi sedangkan Jooheon kembali sibuk dengan smartphonenya.
"Hyung, aku ingin pinjam charger ya" teriak Jooheon sembari mengambil charger milik Hyungwon dan mulai mencolokkannya pada stop kontak.
"iya honey, silahkan saja" teriak Hyungwon dari dalam kamar mandi.
[Normal POV end]
[Jooheon POV]
Aku kembali memulai kegiatanku seperti biasa yaitu menstalker Minhyuk hyung. Tapi kali ini aku men-stalker Instagramnya. Yeah, Walau kadang aku merasa sakit hati karena Minhyuk hyung yang kini selalu men-tag akun Instagram Wonho hyung atau foto bersama dalam postingannya.
aku mulai melihat foto-foto terbaru Minhyuk hyung. Aku terkejut ketika melihat salah satu postingan foto terbaru Minhyuk hyung yang memperlihatkan wajahnya yang sedih, tanpa caption apapun.
KLIK
"Gosh! Malah kepencet tombol love. bagaimana ini?! Aish.. im in hot water!" panik Jooheon.
"ah tak apalah jika aku ketauan juga" batin Jooheon.
"Honey, kenapa teriak-teriak eoh?" tanya Hyungwon hyung yang tiba-tiba sudah ada di hadapanku dan ikut duduk di sebelahku.
"aniya hyungie" jawabku singkat.
"hhh, baiklah jika tidak ingin cerita" ucap Hyungwon hyung yang terlihat sedatar mungkin. Walau ekspresinya datar tapi nada bicaranya seperti yang meng-kode agar aku mau mengatakannya.
"Honey, apa kau selalu berdoa setiap hari untuk Minhyuk hyung?" ucap Hyungwon menerawang.
"of course hyung. Aku selalu berdoa seperti yang hyung katakan haha" tukasku.
"baguslah honey aku juga begitu hehe" respon Hyungwon hyung.
"…" aku tak mengindahkan Hyungwon hyung dan masih berfokus pada smartphoneku.
"WHAT?!" teriakku tiba-tiba dan itu membuat Hyungwon hyung terlonjak kaget. Haha.
"ya! Ada apa teriak-teriak seperti itu Honey?!" Ujar Hyungwon hyung yang sedikit kesal.
"woah.. kajja tampar aku sekarang hyung" pinta Jooheon tanpa berkedip sedikitpun.
"mwo?" Hyungwon hyung malah menyipitkan kedua matanya.
TBC.
_
Finally this FF had been continued yay! hohoho
mmm.. before, Thanks for ur review readers ^^ without ur review I think this FF won't continue.
OK, I think enough. Keep review on my FF~! ^^
