" My Tutor Friend " chapt. 2

~Sebelumnya~

Setelah membalas pesan, Kyuhyun mematikan Televisi, lalu ia merebahkan tubuhnya di atas kasur, dan merentangkan kedua tangannya, dan ia menyunggingkan senyum evilnya karena ia menemukan ide agar membuat Donghae tidak betah tinggal di rumah bersamanya.

" Kamu tidak akan mudah menaklukkanku, Donghae", gumamnya tersenyum evil.

~ Selanjutnya~

Malam Harinya

Kyuhyun segera mengganti pakaiannya, lalu ia pun mengambil kunci Motor yang selalu ia letakkan di atas meja disisi kiri kasurnya. Kyuhyun sengaja pergi disaat kedua orangtua nya telah tertidur pulas di kamarnya.

Kyuhyun pergi melalui jendela kamar, dengan cara ia melompati Pohon yang berada di depan jendela kamarnya. Setelah ia melompat ke bawah, Kyuhyun segera mengeluarkan motornya dari bagasi, dan ia membuka pagar secara perlahan-lahan. Setelah ia memarkirkan Motor di depan rumah, ia segera menutup kembali pagar rumahnya.

Kyuhyun pun segera mengendarai motornya, dan ia pergi menuju tempat Bilyard dimana ia sering berkumpul dengan teman-temannya. Setibanya ditempat tujuan, Kyuhyun memarkirkan Motor, lalu ia masuk ke dalam dan mencari sosok teman-temannya berada. Setelah ia melihat mereka, Kyuhyun pun segera menghampirinya.

" Jonghyun~ahhhh…", seru Kyuhyun memanggil salah satu temannya.

" Kyu…", sahut mereka.

" Mian, aku baru bisa datang sekarang",

" Gwencana, Kyu", sahut Jonghyun

" Kajja Kyu…,sekarang giliranmu", ujar Changmin dan memberikan tongkat Bilyard pada Kyuhyun

" Ok",

Sewaktu Kyuhyun dan ke-3 sahabatnya sedang asik bermain Bilyard, tiba-tiba saja ada seseorang yang selalu menjadi musuh bebuyutan Kyuhyun di Sekolah, menghampirinya.

" HAHAHAHAHA…TERNYATA ADA ANAK SUPER BODOH JUGA DISINI", ujar orang itu meremehkan Kyuhyun.

Kyuhyun menghentikan aktifitasnya saat ia di ejek bodoh di depan banyak orang. Lalu, ia menghampiri orang tersebut dan mencengkram kerah bajunya.

" Kamu bilang apa?, AKU BODOH?!", ujar Kyuhyun dengan nada dingin

" NDE…, BUKANKAH KAMU MEMANG BODOH KARENA TIDAK NAIK KELAS DAN SELALU MENDAPAT NILAI DI BAWAH 5!", sahut orang itu semakin membuat Kyuhyun geram. Mendengar perkataan dari orang tersebut, membuat banyak orang semakin mentertawakannya.

" HAHAHAHA…TERNYATA DIA BODOH YA", terdengar selentingan dari orang-orang itu yang mentertawakannya.

" HYA!, APA YANG KAMU KATAKAN?!", ujar Changmin hendak menghampiri orang yang mentertawakan Kyuhyun barusan, namun Kyuhyun mencegahnya.

" Shireo…, jangan kotori tanganmu hanya untuk omongan tidak penting itu", ujar Kyuhyun

" Tapi, Kyu", sahut Changmin yang masih geram pada orang tersebut.

" HUH!…, DEMI ORANG BODOH SAJA, KALIAN RELA MEMBELANYA!",

BUG…,Kyuhyun yang tidak tahan mendengar omongannya, Kyuhyun pun melayangkan tinjunya pada teman 1 kelasnya tersebut, hingga ia tersungkur di lantai.

" JANGAN KAMU PIKIR DIRIMU YANG JENIUS ITU SELALU HEBAT…, SEHARUSNYA KAMU YANG MALU…KARENA KAMU SELALU MENDAPAT KUNCI JAWABAN DARI ORANG TUA MU YANG SOK SUCI ITU!", kini Kyuhyun balik mempermalukan teman sekelasnya itu, hingga membuatnya tidak bisa membela dirinya, lalu ia menatap tajam Kyuhyun, kemudian pergi meninggalkan tempat Bilyard tersebut.

" HAHAHAHA…, TERNYATA JAY PARK TIDAK TAHU DIRI JUGA…", ledek Jonghyun, Changmin dan juga Minho

Kyuhyun menyunggingkan senyum evilnya, karena kali ini ia puas bisa membalas Jay Park yang selalu saja membuatnya kesal.

" Kyu…sudah jam 3. 15, sebaiknya kita pulang…", saran Minho

" Nde", tambah yang lain

" Ok", sahut Kyuhyun setuju

Mereka pun kemudian pergi meninggalkan tempat Bilyard itu, namun baru saja mereka hendak pergi, mereka pun dihadang oleh 8 orang suruhan Jay Park. Salah satu dari orang-orang itu berdiri di depan Motor Kyuhyun.

" Turun kalian", perintah orang tersebut pada Kyuhyun dkk.

" Mwo?!, seenaknya saja kamu memerintah kami seperti itu, siapa kalian?!", Tanya Kyuhyun ketus

" Kalian tidak perlu tahu siapa kami…, kami hanya ingin memberi pelajaran pada kalian, karena telah menghina Bos kami", sahut orang itu

" Oh…jadi kalian suruhan JAY PARK sialan itu?!", ujar Kyuhyun dan kini ia turun dari motornya.

" Nde…", sahutnya sembari tersenyum evil, kemudian ia memerintah anak buahnya untuk menghajar Kyuhyun juga teman-temannya. Perkelahian itu pun terjadi di depan area parkir Bilyard. Mereka saling baku hantam, dan karena Kyuhyun dkk di keroyok oleh 8 orang, hingga mereka pun terluka.

Salah satu pekerja di tempat Bilyard itu menghubungi pihak ke polisian untuk menghentikan perkelahian tersebut. Sedangkan Kyuhyun juga ke-3 sahabatnya menderita luka memar. Saat perkelahian itu terjadi, tidak berapa lama kemudian terdengar sirine Mobil Polisi, dan hal itu membuat para preman itu pun pergi meninggalkan Kyuhyun dkk. Begitu juga Kyuhyun yang memerintah ke-3 sahabatnya juga untuk pergi.

" Palli…kita pergi dari tempat ini", perintah Kyuhyun

" Ne", sahut mereka, kemudian mereka pun pergi dan berpencar karena rumah mereka beda arah.

~MTF~

Donghae malam ini tidak bisa tidur pulas, karena ia selalu kepikiran apa yang akan Kyuhyun lakukan padanya, saat ia berada di rumahnya nanti.

" Apakah kamu masih membenci hyung, Kyu?", batin Donghae sembari menatap langit-langit kamarnya.

" Kenapa kamu tidak bisa menerima kehadiranku?", kini setitik air mata jatuh dari sudut matanya, dan Donghae pun meletakkan lengannya untuk menutupi matanya.

Teukie yang sekamar dengannya, mengetahui bahwa Donghae sedang bersedih dan memikirkan Kyuhyun.

" Kasihan sekali kamu Donghae…, semoga saja Kyuhyun bisa merubah sikapnya padamu", batin Teukie dan menatap Donghae.

~MTF~

Kini Kyuhyun tiba di depan rumahnya, ia pun membuka pintu pagar secara perlahan-lahan, lalu ia memasukkan motornya ke dalam bagasi. Kyuhyun menutup kembali pintu pagar juga pintu bagasi. Lalu ia berlari menuju taman belakang, kemudian ia memanjat pohon, dan ia melompat ke teras kamarnya.

" Fiuh…akhirnya tidak ketahuan juga", gumam Kyuhyun pelan.

Kyuhyun segera menutup jendela kamar, lalu ia mengganti pakaiannya. Saat Kyuhyun berjalan hendak menuju kasurnya, tiba-tiba saja langkah kakinya terhenti. Kyuhyun memegangi kepalanya yang terasa berat ia rasakan, selain itu darah hitam mengalir dari salah satu hidungnya.

" Kenapa semua terasa berputar?", batin Kyuhyun.

Bruk…Kyuhyun rebah di lantai dan ia pun tidak sadarkan diri.

~MTF~

Keesokkan harinya

Donghae yang telah bangun pagi-pagi sekali dan terlihat sudah rapi dengan pakaiannya, ia pun menghampiri Wookie yang masih terlelap di kamarnya.

"Wookie~ah…irona…aku lapar…", bisik Donghae manja dan membangunkan Wookie

" Hyung…aku masih ngantuk…", sahut Wookie dan masih dalam keadaan setengah sadar

" Apa kamu rela membiarkanku mati kelaparan?, aku kan mau kembali ke rumahku?, ayolah Wookie…", rengek Donghae manja

Mendengar keluhan Donghae, akhirnya Wookie pun beranjak dari tidurnya.

" Arasseo…aku akan memasakkan untuk hyung", sahut Wookie akhirnya setuju

" Yes…hehehee…kamu memang mangnae terbaik kami", puji Donghae pada Wookie

" Nde, karena hyung ada maunya, baru memujiku…", sahut Wookie sembari berjalan dan diikuti Donghae di belakangnya.

" Hehehee", Donghae cengengesan.

~MTF~

Kyuhyun membuka matanya perlahan-lahan, dan saat ia sadar, ia merasa bingung kenapa ia bisa tidur di lantai. Kyuhyun pun segera beranjak dan berdiri. Ia memandangi jam Weker yang menunjukkan pukul 06.30

Tok…Tok…Tok…

Terdengar suara pintu yang tidak lain adalah ketukan dari eommanya Kyuhyun.

" Kyuhyun~ah…irona…nanti kamu bisa terlambat ke Sekolah", seru sang eomma dari luar

" Ne", sahut Kyuhyun dan ia berjalan menuju kamar mandi. Saat ia berada di kamar mandi, Kyuhyun sangat terkejut karena masih terdapat noda darah di hidungnya juga mengenai piyamanya, saat ia menatap dirinya di cermin.

"Darah?", Kyuhyun mengingat-ingat kembali kenapa hidungnya bisa berdarah.

" Apa jangan-jangan, semalam aku pingsan dan hidungku berdarah karena akibat dari perkelahian itu?",pikir Kyuhyun.

Kyuhyun segera membersihkan darah di hidungnya, ia juga menatap lebam di bagian sudut matanya.

" Aish!, ini semua karenamu Jay Park…tunggu saja pembalasanku", gumam Kyuhyun kesal.

~MTF~

Donghae kini berada di depan rumahnya, dan ia memencet tombol yang menghubungkan ke monitor kecil di rumahnya.

" Donghae~ah…", ujar sang eomma dengan suara khasnya

" Ne, eomma", sahut Donghae.

Tidak berapa lama Donghae menunggu di luar rumah, sang eomma juga appa nya pun menyambut Donghae dengan sangat bahagia.

" Anak appa…", ujar Kangta memeluk hangat Donghae

" Aku sangat merindukan kalian…appa…eomma…", sahut Donghae

" Kami juga merindukanmu, chagi", sahut sang eomma

" Kajja, kita masuk…", ajak appa nya sembari melepaskan pelukannya pada Donghae

" Bagaimana kabar Kyuhyun, appa?", Tanya Donghae sembari mereka berjalan beriringan menuju rumah.

" Anak itu selalu saja membuat appa dan eomma kewalahan…ada saja yang ia lakukan hingga membuat appa kesal. Untung saja kamu tidak ada jadwal yang padat, jadi appa bisa memintamu untuk mengajarinya…",

" Appa serahkan saja padaku, aku akan berusaha untuk membuat Kyuhyun meningkat nilai pelajarannya"

" Ne, appa dan eomma sangat mengharapkanmu"

" Ne" , sahut Donghae dan menyunggingkan senyum bahagianya, karena ia dapat kembali ke rumah bersama kedua orangtuanya juga Kyuhyun dongsaeng kesayangannya.

Donghae meletakkan Koper nya di sisi kanan sofa, lalu kedua orangtua nya mengajak Donghae untuk sarapan bersama.

" Duduklah…sebentar lagi Kyuhyun turun dari kamarnya", ujar sang eomma yang meminta Donghae untuk duduk bersama mereka

" Ne, eomma"

Terdengar suara langkah kaki yang menuju ruang makan, dan langkah kaki itu terhenti, saat Kyuhyun melihat Donghae sudah duduk di antara kedua orangtua nya.

" Kemarilah, Kyu…", pinta Boa padanya

Kyuhyun yang masih tidak bisa menerima Donghae sebagai hyung nya, ia pun berencana pergi dari ruang makan dengan membalikkan tubuhnya, namun Kangta memerintahkan padanya untuk makan bersama.

" Mau kemana kamu?, palli…sarapan bersama!", perintah appa Kyuhyun

" Aish!", dengus Kyuhyun dan dengan berat hati ia pun berbalik dan menghampiri kedua orangtua nya juga Donghae.

" Duduk!", perintah Kangta tegas pada anaknya yang selalu membuat kesal dirinya.

" Ne", sahut Kyuhyun dan memperlihatkan tatapan sinisnya pada Donghae

" Kenapa kamu memakai kacamata hitam?", Tanya Kangta

" Aku sakit mata", sahut Kyuhyun berbohong

" Bagaimana kabarmu, Kyu?", Tanya Donghae berusaha bersikap ramah padanya

" Seperti yang kamu lihat!", sahut Kyuhyun ketus

" Kyu!, kenapa tidak sopan seperti itu?, Donghae itu juga adalah hyung mu", ujar Kangta menegur sikapnya

" Dia bukan hyung ku…dan tidak akan pernah menjadi hyung ku…, karena aku tidak menyukainya!", sahut Kyuhyun dan tidak melepas tatapan sinisnya pada Donghae

" KYUHYUN!", bentak Kangta

" Aku kenyang!", sahut Kyuhyun yang tidak peduli pada bentakan Kangta dan ia tidak menyentuh sarapan yang telah dimasak oleh Boa. Lalu, Kyuhyun pun beranjak dari posisi duduknya, dan pergi meninggalkan ruang makan.

" Sudahlah appa…, mungkin saat ini Kyuhyun masih belum bisa menerima kehadiranku, tapi suatu saat nanti Kyuhyun pasti akan berubah dan mau menerimaku sebagai hyung nya", ujar Donghae yang selalu bersabar pada sikap Kyuhyun.

" Mian…, karena Kyuhyun selalu bersikap dingin dan ketus padamu, Hae", ujar Boa sedih

" Eomma jangan bersedih…, aku tahu Kyuhyun adalah anak yang baik", sahut Donghae

~ MTF~

Kyuhyun dengan hati yang masih kesal saat melihat Donghae kembali pulang ke rumah, ia pun mengendarai Motornya dengan kecepatan penuh, hingga ia pun tiba di Sekolah tidak seperti biasanya. Karena ia datang lebih awal.

Sang penjaga Sekolah cukup merasa bingung hari ini.

" Tumben, si pembuat onar itu datang lebih awal", gumamnya

Kyuhyun segera memarkirkan Motornya, lalu ia pun melangkahkan kakinya menuju kelas. Seperti biasa, Kyuhyun selalu di idolakan siswi-siswi di Sekolahnya, bahkan banyak sekali yang memberinya surat juga sarapan, namun Kyuhyun tidak pernah menghiraukannya, dan ia berlalu begitu saja tanpa menerima satupun dari pemberian para siswi tersebut.

" Kyuhyun~ah…", Kyuhyun menghentikan langkah kakinya saat terdengar suara seseorang yang memanggilnya, lalu ia berbalik dan menyunggingkan senyum pada salah satu sahabat karibnya itu. Setelah Changmin berlari menghampirinya, kini mereka berjalan berbarengan menuju kelas.

" Kamu sudah mengerjakan tugas dari Kim seonsaengnim?", Tanya Changmin

" Aku malas mengerjakannya", sahut Kyuhyun santai

" Kalau begitu kita sama…", sahut Changmin

" HAHAHAHA…", lalu mereka tertawa bersama.

Setibanya di kelas, dan Kyuhyun meletakkan Tas di kursi miliknya dan ia melepaskan kacamata hitam, begitu juga Changmin yang duduk di depannya. Kyuhyun kembali merasakan pusing, hingga ia pun duduk dan memijit keningnya.

" Waeyo, Kyu?, kamu sakit?", Tanya Changmin cemas

" Aniyo…, mungkin karena semalam aku tidak tidur, jadi kepalaku sediki pusing", sahut Kyuhyun

" Owh"

" Ada apa denganku?, hari ini tubuhku terasa lemas sekali", batin Kyuhyun, lalu ia merebahkan kepalanya di atas meja.

TBC