" My Tutor Friend " chapt. 4
~Sebelumnya~
# Kyu Home
Donghae yang sedari tadi duduk di atas kasur Kyuhyun, ia terkejut ketika pigura foto yang terpampang di dinding kamar Kyuhyun terjatuh begitu saja, dan pecah.
Prangggg…
Donghae spontan terkejut dan beranjak dari kasur Kyuhyun, ia memegang bagian dadanya. Ia merasa tidak tenang, bahkan rasa takut kini menghantui pikirannya.
" Kyu, gwencana?" gumam Donghae cemas.
^^ Selanjutnya
Donghae segera merapikan beling yang berserakan, sejenak Donghae menatap wajah Kyuhyun yang tersenyum evil di foto itu. " Ada apa sebenarnya?, kenapa perasaanku tidak tenang seperti ini?, apa ada sesuatu yang terjadi dengan Kyuhyun?" gumam Donghae menebak-nebak yang ada di pikirannya.
" Ah…mungkin ini hanya pikiranku saja. Aku pasti yakin, bahwa Kyuhyun baik-baik saja" Donghae membuang jauh-jauh pikiran buruknya itu sambil membersihkan beling-beling di lantai.
~ MTF ~
" Kyu…, irona!" seru mereka mengguncang tubuh Kyuhyun.
" Sebaiknya Kyuhyun kita bawa saja ke UKS" saran Minho
" Andwae, Kyuhyun tidak suka UKS juga RS, bagaimana jika Kyuhyun kita antar pulang saja ke rumahnya?" sahut Jonghyun
" Tapi, pelajaran belum selesai" ucap Changmin
" Begini saja, aku akan mengantar Kyuhyun pulang, dan kalian berdua kembali ke kelas." Saran Jonghyun
" Tapi, bagaimana jika Sonsaengnim mencarimu juga Kyuhyun?" Tanya Minho
" Pabo!, bukankah Kyuhyun sakit?, ya kita bilang saja bahwa Jonghyun mengantar Kyuhyun pulang. Begitu saja bingung" celetuk Changmin
" O iya ya, hehehehe" sahut Minho tertawa malu di depan Changmin juga Jonghyun
" Sudah-sudah, sebaiknya kita bergegas sekarang. Changmin kau bisa izinkan kami pada Saengnim?" Tanya Jonghyun
" Serahkan saja padaku" sahut Changmin
" Ok" ucap Jonghyun.
Changmin dan Minho membantu Jonghyun menggendong Kyuhyun di punggungnya. Kemudian mereka bergegas menuruni anak tangga hingga tiba di lantai dasar. Jonghyun yang selalu menyimpan kunci Mobil di dalam saku, ia segera ke luar dari area Sekolah dan menuju parkiran. Beberapa siswa yang melihat Jonghyun menggendong Kyuhyun, merasa heran. Bahkan siswi-siswi yang melihat Kyuhyun tidak sadarkan diri di punggung Jonghyun, mereka terlihat cemas, dan beberapa dari mereka mengikuti Jonghyun hingga ke parkiran.
" Ada apa kalian mengikutiku?!" bentak Jonghyun
" Kyuhyun kenapa?, apa dia sakit?" Tanya salah satu siswi yang mencemaskannya.
" Ini bukan urusan kalian!" sahut Jonghyun dingin, kemudian ia membuka pintu Mobil dan memasukkan Kyuhyun, kemudian menutup kembali pintu Mobil, lalu Jonghyun segera duduk di kursi kemudi.
" Ishhh!, ketus sekali sih" sahut siswi yang kesal padanya.
" Tapi Jonghyun terlihat tampan jika seperti itu" puji salah satu teman siswi tersebut.
" Ish!" dengusnya kesal.
Tin…Tin…
Jonghyun membunyikan klakson agar siswi-siswi yang masih berada di sekitarnya menghindar. Tatapan sinis Jonghyun membuat siswi-siswi tersebut mundur beberapa langkah, kemudian Jonghyun segera mengemudikan Mobilnya.
Saat tiba di depan gerbang, penjaga Sekolah berdiri di depan gerbang hingga Jonghyun menghentikan Mobilnya. Ia membuka kaca jendela, ketika penjaga Sekolah menghampirinya. " Kau mau kemana?, ini masih jam pelajaran" ucapnya pada Jonghyun
" Ajussi, ini darurat, saya harus segera mengantar Kyuhyun ke Rumah Sakit, Kyuhyun pingsan" ucapnya
" Mwo?" penjaga itu memandang kearah Kyuhyun yang terlihat tidak sadarkan diri di samping Jonghyun.
" Nde, wajahnya pucat sekali. Palli…segera antar dia ke Rumah Sakit" sahut penjaga Sekolah, akhirnya mengizinkan Jonghyun untuk mengantar Kyuhyun.
Dengan segera Jonghyun ke luar dari area Sekolah. Karena sangat mengetahui watak Kyuhyun, Jonghyun mengantar Kyuhyun pulang. Sepanjang jalan Jonghyun mencoba menghubungi kedua orang tua Kyuhyun, namun ponsel mereka tidak aktif.
" Aish!, di saat genting begini, kenapa ponsel mereka tidak aktif?!" Jonghyun bergumam kesal dan masih fokus menyetir.
" Semoga saja ada orang di rumah Kyuhyun" ucapnya lagi.
Sambil menyetir, Jonghyun sesekali menatap Kyuhyun yang masih tidak sadarkan diri. " Sebenarnya kau kenapa, Kyu?"
~ MTF ~
Donghae ke luar dari kamar Kyuhyun setelah ia membersihkan beling yang berserakan di lantai. Ia melangkah menuruni anak tangga, langkah kaki Donghae terlihat lunglai. Karena perasaannya masih tidak tenang.
Donghae berjalan menuju ruang tamu. Sebuah ruang yang cukup besar, ia duduk di sofa berwarna coklat dan di depannya terdapat perapian. Ia menopang tangan kanannya di dagu. Ia tertegun, dan sesekali terlihat menghela nafas beratnya.
Sekitar 15 menit Donghae tertegun, lamunannya buyar karena suara klakson Mobil. Donghae berpikir mungkin kedua orang tuanya kembali dan tidak jadi pergi ke Paris.
Ia segera beranjak dan bergegas membuka pintu, lalu ia berlari menghampiri pintu pagar. Saat Donghae membuka pintu pagar, kedua matanya membulat, ia sangat terkejut karena seorang siswa berpakaian seragam sama seperti Kyuhyun, berdiri tepat di depannya.
" Ada apa?" Tanya Donghae agak cemas, saat ia menatap mata siswa itu yang terlihat sedih
" Syukurlah ternyata ada orang di rumah Kyuhyun"
" Memangnya ada apa?"
" Kau terlihat lebih tua dariku, sebentar hyung" sahut siswa bernama Lee Jonghyun yang tidak menyadari bahwa Donghae adalah member Super Junior. Jonghyun berbalik dan bergegas membuka pintu Mobil , kemudian ia menggendong Kyuhyun di punggungnya.
Donghae semakin terkejut saat melihat Kyuhyun yang tidak sadarkan diri di gendong oleh teman Sekolah Kyuhyun, " Ada apa dengan Kyuhyun?" Tanya Donghae panik.
" Aku juga tidak tahu hyung, hanya saja tadi Kyuhyun tiba-tiba pingsan" sahut Jonghyun
" Cepat bawa Kyuhyun masuk " ucap Donghae
" Yee hyung"
Jonghyun segera masuk, begitu pula Donghae yang masuk setelah menutupkan pintu Mobil Jonghyun. Saat berada di dalam, Jonghyun bergegas menaiki anak tangga menuju kamar Kyuhyun yang sudah ia ketahui di mana letaknya.
Donghae segera menghubungi Dokter keluarga mereka. Sedangkan Jonghyun merebahkan Kyuhyun di atas kasurnya. Dalam benak Jonghyun berkata siapa namja yang ia temui di rumah Kyuhyun.
Tidak berapa lama menunggu, Donghae menemui Jonghyun di kamar Kyuhyun. "Mian, jika Kyuhyun merepotkanmu" ucap Donghae sopan
" Gwencana hyung" sahut Jonghyun
Donghae berjalan mendekati Kyuhyun, lalu duduk di tepi kasur Kyuhyun. Sambil menatap cemas pada Kyuhyun yang masih belum sadarkan diri, Donghae mengucapkan sesuatu yang membuat Jonghyun merasa kasihan padanya.
" Kyu…, apa kau tahu?, hyung sangat mencemaskanmu…kenapa kau bisa pingsan seperti ini?, meskipun kita bukan saudara kandung, dan kau membenci hyung, tapi…hyung sangat sedih jika kau tidak sadarkan diri seperti ini"
" Jadi…dia adalah hyung yang pernah dikatakan Kyuhyun dulu" batin Jonghyun
" Sepertinya ini masih jam Sekolah, sebaiknya kamu kembali saja, biar aku yang mengurus Kyuhyun" ucap Donghae
" Ne hyung, kalau begitu aku pamit dulu. Sepulang Sekolah nanti aku akan kembali menjenguk Kyuhyun" sahut Jonghyun
" Ne, gumawo sudah mau mengantar Kyuhyun"
" Ne hyung"
Donghae beranjak dari kasur Kyuhyun, lalu mereka ke luar dari kamar Kyuhyun. Saat Donghae mengantarkan Jonghyun sampai depan rumah, kelopak mata Kyuhyun mulai bergerak-gerak, perlahan-lahan ia membuka matanya.
Pandangannya yang masih terlihat kabur hingga menjadi jelas, menerawang ke sekeliling ruangan kamarnya. Kyuhyun mencoba bangun, namun ia merasa tubuhnya sangat lemas, hingga ia kembali merebahkan dirinya. Memory itu kembali teringat di pikirannya, saat-saat sebelum ia pingsan. Bahkan dirinya sendiri tidak mengerti, kenapa ia bisa tiba-tiba pingsan seperti itu?.
Karena pusing yang ia alami, membuat Kyuhyun memijit keningnya. Klek…, Kyuhyun segera menoleh kearah pintu kamarnya, Kyuhyun kembali memasang tatapan sinisnya, saat Donghae berjalan mendekatinya, dan menanyakan keadaannya,
" Syukurlah kau sudah sadar, Kyu" ucap Donghae
" Jangan sok baik padaku!" sahutnya ketus
Donghae mencoba untuk tersenyum meski Kyuhyun selalu berkata ketus padanya,"Aku tidak pernah merasa sok baik, dan aku juga tidak pernah merasa sok peduli. Aku melakukan ini, karena kau adalah satu-satunya saudara yang ku miliki" sahut Donghae
" Aku tidak butuh kebaikanmu, juga kepedulianmu. Aku hanya butuh, kau pergi dari rumah ini!"
" Aku akan pergi, jika kau lulus Ujian masuk Universitas dari Sekolahmu, dan kau lulus dengan nilai memuaskan" sahut Donghae tegas padanya.
" Huh!, aku tahu kau melakukan ini, hanya untuk mendapat simpati Appa dan Eomma!"
" Terserah apa katamu, Kyu. Yang jelas…aku ada disini untuk membantumu, walau pun kau terus menerus bersikap kasar padaku, aku akan tetap bertahan di rumah ini"
Kyuhyun menatap tajam pada Donghae yang berdiri di dekat kasurnya, dan ia mengepalkan kedua tangannya karena geram dengan ucapan Donghae, " Kita lihat saja, berapa lama kau akan bertahan di rumah ini" ucap Kyuhyun sinis
"…" Donghae hanya diam dan tersenyum padanya.
" Sebaiknya kau beristirahat saja, aku sudah memanggil Dokter untuk memeriksamu. Dan kau tidak perlu cemas, karena aku belum memberitahukan kabar ini pada Appa dan Eomma, karena selama kurang lebih 4 bulan, Appa dan Eomma berlibur ke Paris" sahut Donghae
" MWO?!" Kedua mata Kyuhyun melotot karena ia terkejut dengan ucapan Donghae, spontan Kyuhyun bangun, lalu duduk di atas kasur.
TBC
