Ch. 2
"Pagi ini aku akan menjadi mahasiswa" ucapku penuh semangat dihadapan kedua orang tuaku.
Meskipun aku berkata demikian, hatiku sama sekali tidak sepikiran dengan mulutku. Jujur saja aku sama sekali tidak tertarik dengan kehidupan universitas terutama kehidupanku sekarang, tapi untuk membahagiakan kedua orang tuaku yang telah merawatku sejak kecil aku pun memaksakan diri untuk menjalani kehidupan sesuai yang mereka harapkan. Dan disinilah aku di Konoha University , menjadi salah satu mahasiswa jurusan akuntansi.
"Yakin ngga perlu ditunggu?" suara itu membuyarkan lamunanku.
"Yakin ma, nanti juga sebentar lagi temen yang aku kenal juga bakal dateng kok"
"Beneran gapapa?"
"Beneran pa, santai aja. Kalo gitu aku turun ya ma pa" ucapku segera turun dari mobil.
Sembari turun dari mobil aku mengecek HP untuk melihat kabar fari teman – temanku yang kebetulah masuk ke kamous yang sama denganku
"Nar, gue kayaknya dateng agak siangan ya, lagian ospeknya belum mulai kan? :D" Itulah isis pesan pertama yang aku baca. Pesan itu berasal dari temanku yang paling akrab denganku Kiba.
"Nar, gue lagi nunggu orang tua gue, kayaknya bentar lagi OTW deh" dan itulah isi pesan dari temanku yang lain.
Setelah membaca lima pesan dari 5 orang temanku aku langsung menutup hp.
"Parah semuanya belum ada yang sampe. Bakalan sendiri nih ngga ada temen" Keluhku sembari pasrah pada nasib.
"Eh, anak akuntansi ya." Tiba- tiba suara itu menyadarkanku.
"Eh... iya. Anak akuntansi juga?" tanyaku balik menyapa.
"Iya" Jawabnya singkat
"Gimana kalo kita barengan?" Ajakku singkat *daripada sendiri mending ajakin bareng dah* Pikirku.
"Boleh, ngomong- ngomong nama kamu siapa?" tanyanya.
"Naruto. Uzumaki Naruto. Kalo kamu?" balasku.
"Aku Sasuke. Uchiha Sasuke." Balasnya.
