Colour The Sakura

Warna Sakura Lainnya – Jimin

Author : Nana or Diana032

Cast :

KimTaehyung or V

Park Jimin

Min Yoon Gi

Jung Hoseok

Pair(s) : VMin

Warning (s) : Yaoi, typos bertebar ria, Gaje, abal de le le (anggap mereka seumur yak :v)

./

* Happy Reading *

"Taehyung, tunggu aku"teriak seseorang membuat Taehyung membalikkan badannyaa.

"Pagi"sapa Taehyung ke sosok yang sedang mengatur nafas didepannya.

"ohya buku tugasku mana minnie?"

"tunggu, hmm ... ini"sodor Jimin ke Taehyung.

"makanya lain kali kalau tugas itu bikin sendiri jangan menyontek Minnie"ujar Taehyung menasehatkan Jimin.

"tidak kok setengahnya aku bikin sendiri"bantah Jimin mengelak membuat Taehyung berniat mengodanya.

"benarkah?"

"hu'um yang bagian mana ya?"ujar Jimin membuka buku tugas

"astaga JIMIN kenapa kau menulis tugas matematika mu dibuku sejarahku"teriak Taehyung yang baru membuka buku tugasnya. Jimin hanya menyengir gaje melihat kelakuannya.

./

"Semuanya selamat pagiiii~"sapa Jimin masuk ke dalam kelasnya yang telah berisi beberapa siswa "oh Jimin , Taehyung selamat pagi"balas Hoseok yang duduk berdua yoongi. "pagi"balas Taehyung

Teng Tong Teng

Skip

"aku nak kekantin kalian nitip?"tanya Jimin ke meja Yoongi dan Hoseok.

"tidak terima kasih aku bisa beli sendiri"ujar Yoongi

"aku nitip minum kaleng dingin saja ya"pinta Hoseok.

"hm, Taehyungie ayo kekantin"ajak Jimin ke Taehyung yang sedang menyimpan buku pelajarannya tadi.

"baiklah"

./

"huh kenapa sih kantin rame sekali kan jadi lama"kesal Jimin cemberut.

"biasa minnie mereka lapar"

"oh ya aku lupa"ujar Jimin

"hum kelas kosongnya tidak terkunci"ujar Jimin berjalan megdahului Taehyung memasukki sebuah kelas kosong.

"tertangkap"ujar Jimin sambil membuka pintu kelas.

"..."

"hei Tae katakan sesuatu dong"

'ah kawaii Minnie ternyata ingin bercanda tapi tidak ditanggapi,hehe' batin Taehyung yang melihat kini Jimin cemberut karena Taehyung hanya tersenyum dibelakang nya.

"ah Minnie apakah kau mengingat sesuatu dengan kelas kosong ini?"tanya Taehyung membuat Jimin menekukkan wajah bingung dan melipat tangan didada seraya salah satu menahan dagunya.

"tentang apa?"

'huh, aku lupa kalau Jimin pikirannya lemot. Apakah ia benar benar lupa dengan ciuman kita?'batin Taehyung semakin gelisah.

"tae,ada guru bagaimana ini?"ujar Jimin heboh mendengar langkah kaki mendekat kesini. Ia takut ditangkap guru karena membuka kelas tak terpakai lagi.

'hm dimana ya? Kalau dibawah meja apakah aku harus diatas Jiminnie?'tanya smirk dalam hati 'oh diloker cukup bagus ditempat berdua dengan memeluk tubuh mungil Jimin huehehe dan minim cahaya' lanjutnya dengan rencana licik.

Sedangkan Jimin yang cemas pun tampa babibu menarik tangan Taehyung kebalkon kelas tersebut. Namun saat menarik masuk mereka pun terjatuh.

"aduh tae angkat tubuh mu"

"mian,mian .. a-anu Jiminnie apakah kau tidak mengingat sesuatu dengan kelas ini?"tanya Taehyung lagi

"memang apa yang kita lakukan di kelas ini?"tanya Jimin bingung kenapa tuh Taehyung menanyakan hal yang berulang ulang.

"kau tidak ingat?"tanya Taehyung semakin gelisah.

"sst nanti guru menemukan kita,Tae"ujar Jimin merasa langkah kaki guru tepat berada didepan kelas.

'ah wajah Jimin dekat ini waktu yang tepat untuk mengulang kembali'batin Taehyung

"nanti aja jangan buat gaduh ya tae-"

Cup

"apa yang kau lakukan disaat saat begini?"teriak Jimin heboh tapi dengan merendahkan suaranya.

"so..s-soalnya minnie tidak mengingatnya dan aku kira kau lupa dengan ciuman kita jadi aku menciummu ulang untuk membuat minnie ingat"ujar Taehyung dengan mata berkaca kaca.

"maaf maaf aku ngak tahu kalau minnie tidak suka dicium"ujar Taehyung menutup mukanya dengan kedua tangannya.

"bukan begitu,tae kau t-terlalu gaduh bagaimana guru menemukkan kita?"tanya Jimin berbisik sambil mendekat Taehyung yang berguling guling.

"jangan membenciku cuman kau yang aku miliki"teriak Taehyung frustasi sambil berguling guling .

"minnie nikah lah dengan ku"teriak Taehyung semakin gawur kini ia memeluk Jimin dengan air mata mengalir dipipinya. Karena Jimin semakin khawatir dengan sikap gaje Taehyung ia pun mendekat wajahnya dengan Taehyung lalu menutupkan matanya.

Cup

Cuman beberapa detik tetapi sangat berpengaruh dengan pipi Jimin. Terlihat pipinya memerah sampai ke telinga sedangkan Taehyung melihat Jimin dengan berbinar binar. Dengan muka dimemerah Jimin mengerucutkan bibirnya, "ahkirnya tenang Juga" ujar Jimin lega "kalau tidak nanti guru menemukkan kita".

Tiba tiba terbesit ide cermelang dipikir byuntae Taehyung ia pun menyudutkan Jimin kedinding dengan posisi sama kayak tadi tertidur dilantai.

"Minnie jika kau tidak mencium tae 'disini maka' tae akan ribut"ujar Taehyung sambil mendekatkan mukanya ke Jimin yang sudah merona parah sambil menahan tubuh Taehyung yang semakin mendekat.

"baiklah"ujarnya pasrah.

Cup

Dengan sempurna bibir Taehyung mendarat dibibir tipis Jimin. 'manis' itulah kata yang tempat untuk rasa bibir diluar dugaan Jimin bibir Taehyung tidak melepaskannya malah meliar.

'kumohon minnie mendesahlah'pinta Taehyung dalam hati semakin menekan tekuk Jimin untuk membuat semakin dalam

Sret

Dengan sekali hentakkan kuat Jimin berhasil melepas tautan mereka, dengan muka merona dan bibir dengan pose mengerucut.

"huh kenapa lama sekali? Ayo cepat kita harus kekelas nanti hoseok mati tercekik"ajak Jimin yang sebenar tidak tahan digoda dan dicium terus dengan Taehyung.

"hu'uh kajja"

./

"kenapa kalian lama sekali tahu ngak aku terasa tercekik"ujar hoseok yang menyambut Jimin dan Taehyung yang baru memasukki kelas mereka.

'gawat ini pasti memalukan apa yang harus kukatakan ke hoseok dengan yoongi?'

"taehyung itu cup, cup"ujar Jimin mengatakan sebenarnya dengan mengganti kata kata vulgar

"hehe cup ya?"kata Yoongi yang menyahut yang merasa ada kata yang ganjil.

"hei minnie, diam~"ujar Taehyung membukam tangan Jimin dengan tangannya agar Jimin berhenti mengatakan cup.

Krauuuk

"YAK MINNIE"teriak Taehyung terkejut tiba tiba tangannya di gigit Jimin.

"siapa suruh menutup pesona bibirku yang mengiurkan"ujar Jimin sambil mendekap tangannya didada.

Teng Tong Teng

Skip

"Taehyungie pijam catatan-"ujar Jimin yang menghampiri meja Taehyung. "-tugas" sambung nya.

"lagi ? bukankah kita minggu depan ada ulangan?"tanya Taehyung sambil berjalan ketempat Yoongi dan hoseok.

"Jebal~"ujar sambil memasang puppy eyes

"aniyaa, kita sudah SMA bukan smp lagi minnie jika kau tidak lulus nanti kau mengulang satu tahun lagi minnie"tolak Taehyung dan mendaratkan buntutnya dikursi.

"emangnya kenapa? Kan satu tahun cuman"

"hm kalu minnie tinggal satu berarti.."

At pikiran Taehyung

"hm, Taehyung"panggil Jimin gugup.

"eh, bukankah kamu anak kelas satu ya kenapa tidak panggil sunbae atau oppa?"

"a-aku bukan ye-"

"kalau tidak mau kamu bisa pergi"

"Taehyung oppa, J-jimin ingin T-Taehyung oppa memasangkan dasi Jimin"

End

"AAAA jimin pasti manis"pekik Taehyung heboh sendiri

"kenapa dia?"tanya Yoongi menatap Taehyung senyum senyum sendiri.

"entah"jawab hoseok.

"hm Jimin bukankah sekolah kita akan di hancurkan dan notabe kita adalah angkatan terahkir jadi kamu mau keluar dari sekolah?"tanya Yoongi ke Jimin

Duar

Tiba tiba bagaikan disambar petir, Taehyung mematung dan senyuman luntur terganti dengan wajah shock.

"ITU TIDAK BOLEH TERJADI"pekik Taehyung

Teng Tong Teng

Skip lagi :v

'kalau jiminnie dikeluarkan maka aku tidak punya tujuan untuk sekolah disini'pikir Taehyung kalut. Tiba tiba

"Taehyungie pinjam tugas chuu~"ujar Jimin dengan puppy eyes yang paling mematikan

"tidak akan mempan"ujar Taehyung dengan cepat membelakangi Jimin.

"mungkin hoseok atau yoongi akan meminjamkanku"ujar Jimin seraya beranjak sebenarnya ia hanya memancing Taehyung.

"oke oke nih, tapi sekarang minnie harus ikut aku keperpustakaan"ahkir Taehyung menyerah dan menyodorkan tugasnya yang diterima dengan senang hati dengan Jimin

"APA?"

./

Terlihat empat namja mengeliling satu meja dengan berbagai buku pelajaran yang dibawanya kecuali satu namja manis yang tidak semangat hanya tidur diatas meja beralaskan buku.

"ayo belajar~"ujar Taehyung bersemangat.

"nde"

"ayo, Jimin kita belajar"ajak Taehyung sambil mengelus sayang kepala Jimin. Dengan tidak semangat Jimin mengangkat kepalanya karena ia tak kuat, Jimin menjatuhkan kepalanya kepangkuan Taehyung. Taehyung tersenyum "ah Jimin nampaknya sangat kelelahan-"

"bangunkan dia"ujar Yoongi yang bosan dari tadi belum dimulai.

"nde" Taehyung pun memegang kedua bahu Jimin dan mengoyang goyangkannya.

"bangunlah, minie nanti, kalau tidak kau akan dikeluarkan jadi bangun"

"nde, tae"ujarnya sambil mengucek sebelah matanya.

"Tae, apakah seperti ini rumusnya ?"tanya Yoongi menyerahkan buku tugasnya untuk diperiksa Taehyung.

"betul. Lanjutkan aja yoongi-ssi"ujar Taehyung mengembalikan bukunya dan melihat keadaan Jimin yang sedang tidur di bahu hoseok.

"Yak, hoseok kenapa kau membuatnya tidur!"pekik Taehyung marah dan menarik tubuh Jimin agar dekat dengannya. Taehyung cemburu tahu.

"kok, aku sih yang dimarahi"balas Hoseok tidak terima.

"nampaknya Jimin tidak mau belajar apa yang aku harus lakukan?"tanya Taehyung dengan mencoba mencari cara agar Jimin mau belajar.

"bagaimana dengan cara memancing dengan ia sukai"ujar Yoongi yang sedang menulis.

"hm, begitu ya ... aha"

Dengan lincah tangan Taehyung membuat gambar di dalam buku catatan Jimin.

"Jimin membuat gambar paus dibuku catatan mu agar kamu tidak bosan"ujar Taehyung membuat mata Jimin terbuka lebar. Dengan cepat ia merampas buku ditangan Taehyung.

"AAA gambar apa ini seram banget"ujar Jimin setelah melihat gambar gaje/? Yang bisa menyakitkan mata. Setelah itu Jimin tidur kembali diatas meja

"ya tidak berhasil"ujar Taehyung kecewa karena Jimin tidur lagi.

"Jimin pernah bilang padaku, bahwa ia sangat menyukai olahraga"celetuk hoseok

"Ayo kita main bola yok"teriak Taehyung pun membuat mata Jimin terbuka lagi dan langsung berdiri.

"bukankah semua klub ditutup dan alat olahraganya sudah ditahan saem karena bentar lagi ujian"ujar Yoongi yang masih menulis sambil melihat kecatatannya.

"huhu, bagaimana ini"

"kalau sesuatu yang memalukan bagaimana tae?"tanya hoseok meletakkan pulpennya

"tidak terlupakan gitu"sambungnya menatap Taehyung.

"seperti hoseok ngompol gara gara melihat hantu"celetuk Yoongi membuat muka hoseok merah padam karena malu.

"DIAM"teriaknya sambil mengibas ibas tangannya untuk mengusir rona merah.

At pikiran Taehyung lagi.

Sesuatu yang serius ya untuk membuat minnie malu?hm seperti

"Cobalah Jimin artikan kalimat ini dengan benar minnie, boleh menggunakan kamus kok." Perintah Taehyung sambil menunjuk kalimat dipapan tulis she beats her hips three time

"a-anu.. dia ... memukul..t-tiga kali"ujar Jimin malu sambil terbata bata.

Taehyung menyeringai sambil mendekatkan wajah kewajah Jimin yang merona parah sambil berbisik dengan nada rendah "arti her hips nya apa?hm, minnie"ujar sambil menatap Jimin intens.

"dia .. ping-"

"ping?"ulang Taehyung sambil mendekatkan wajahnya ke Jimin.

"ping .. ping"

" apa kau tidak tahu minnie? Atau kau ingin aku membuka baju mu untuk membuat mu ingat hm, minnie?"tanya Taehyung sambil mengelus pipi Jimin yang merona parah.

itu malu malu harusnya lebih memalukan lagi agar minnie ingat

Hm

"Jika kau mencampurkan 2H² dan O² maka koefisiennya berapa minnie?"

"3"seru Jimin

"salah sekarang buka baju Jiminnie"sambil mendekat kearah Jimin.

"tapi-"

"itu kan demi kebaikkan mu, minnie"

"apa perlu bantuan"tawarnya

Jimin pun mengenggam kancingnya.

"ini memalukan"ujar Jimin.

"tak apa kok tae juga lihat"ujarnya sambil membuka baju.

At di perpus

Yoongi dan hoseok bingung melihat Taehyung senyum senyum sendiri lalu memukul kepalanya kebuku lalu tersenyum aneh lalu memukul lagi kapalanya dengan buku.

"aku ingin tahu apa sih yang dibayangkan Taehyung"ujar Hoseok kepo menatap Taehyung.

"dasar bodoh. tampaknya hari sudah sore pulang yuk hoseok, Tae"ajak Yoogi saat matanya tak sengaja menatap jam dinding yang terletak tak jauh dari mereka.

"kalian saja yang pulang, aku dan Jimin masih ada tugas tak apa apakan?"tanya Taehyung sambil mengelus kepala Jimin disebelahnya dengan lembut.

"hm, tak apa kami duluan ya"ujar Yoongi dan hoseok pergi setelah menglambaikan tangan.

"Jiminnie"tak ada sahutan dari Jimin. Taehyung pun terpesona melihat bibir Jimin yang terlihat sangat mengiurkan, dengan lembut ia mendaratkan kecupan kecupan diatas bibir Jimin.

Jimin yang merasa terganggu pun membuka matanya dan menegakkan tubuhnya.

"Jimin apakah kau melupakan janji kita?"

"kok malah bertanya begitu"seru Jimin malu

"hm, bagaimana kita berciuman sambil belajar agar kamu ingat minnie. Ekpresi macam apa itu? Yak Jimin jangan menjauh"

"dasar Byuntae, katakan apa mau tae?"tanya Jimin penuh selidik sambil menjaga jarak.

"aku ingin Jimin tidak keluar biar kita selalu bersama"ujar Taehyung sambil menundukkan kepalanya. Dengan cepat Jimin memeluk Taehyung.

"maafkan jiminnie ya tae, karena nakal"ujar Jimin merasa bersalah dan memewekkan bibirnya.

"baiklah, ayo"ahkirnya mereka mengeluarkan buku latihan mereka lalu berciuman sebentar. Mereka pun merona malu.

" setelah kubacakan pertanyaan kita hkm berciuman, lalu di jawab ya minnie"jelas Taehyung

"may i blablabla with you?"lalu Taehyung melirik ke Jimin, mereka berciuman singkat.

"go?"

"betul. Soal kedua,i want one blablabla plece of pepper"lalu mereka berciuman lagi.

"more"

"betul,baiklah so-"

"more"

"apa yang lagi?"

Dengan muka memerah sedikit nampak walau Jimin menuduk. Sedangkan Jimin memainkan jari radom.

'ugh so cutee'pekik Taehyung dalam hati. Ia pun mendekat wajah ke Jimin siapa sih, yang tak mau diberi ciuman gratis dengan pemuda semanis Jimin.

Dengan lembut Taehyung mendaratkan bibirnya diatas bibir Jimin. Jimin pun memejamkan mata menikmati lumatan lumatan yang diberikan Taehyung kedirinya.

./

Hari ulangan itu tiba, dengan cemas Taehyung melirik kebelakang kearah Jimin yang sedang mengerjakan soal dengan muka merona.

Gubrak

'ah dia mengingatnya~'pekiknya dalam hati tidak memperdulikan ia terjatuh dari tempat duduknya.

"Taehyung-ssi?"panggil saem tersebut heboh.

'minnie mengingatnya ah menyenangkan sekali~~'batinnya dalam hati

"dasar bodoh"tukas yoongi yang melihat Taehyung.

TBC

A/N : hai hai hai author gaje kembali lagi~ apakah ada yang menunggu ff gaje ini? Huehehe entah mengapa gue lagi ngak mood melanjutkan My Angeloid lagi malas *dibantai reader* jadi ff ini sebagai pelampiasan ku :'v ._.v

[ミ HAPPY BIRTHDAY 彡]⌒ヾ(・ω-。)~ to My Bias is V oppa :* smoga tambah cakep, tambah gila dan tambah keren udah itu aja ._. . sayonara my bias takahashi minami -team suprise AKB48- T,T kau adalah leader terbaik yang slalu ada di saat duka dan suka, saiko no kaichowa-sama :') sayonara arigato ::.::

Balasan review

Kumiko Ve : benar, Jin itu terinspirasinya dari Run In Hotel ._. maafkan aku menistakan tuh alien tapi kan sesekali tak apakan huehehe :v *dilindas Taehyung berserta fansnya*

Guest(?) : udah next , nana doain kamu suka 95 couple :v huehe*dilindes*

Jchimchimo : setuju memang Jimin tak ada tampang seme semenya :v *dibantai Jimin* Jimin lebih mendekati imut sih tambah nya pendek eh maksud nana mungil *dibantai Jimin lagi*