Gura bete. 2 tahun ceritanya nggak di update-update sama author. Karena gak ada yang mantengin, kerjaan dia cuma di rumah doang, tidur-tiduran, makan, dan main game. Main ke dunia DW pun udah gak pernah lagi. Alhasil, beratnya nambah 10 kg. Pokoknya kalau dia dilihat dari belakang, dia udah kayak bean bag.

"Thor?"

Ya?

"Kok cara nulisnya ganti?"

...Aku ganti suasana aja, keluar dari zona nyaman gitu deh. Udah yuk, lanjut. Lanjut dari aku narasiin kamu udah kayak bean bag.

"Oh, oke. *akhem* Gue bukan elo author kampret!"

...

"Kalau diliat dari belakang gue keliatan kayak Channing Tatum ya!"

...

"K-kok diem..."

...

"..."

...

"I-iya... Kayak Channing Tatum diperbesar 10 kali..."

Nah kan.


Diet! Gura

by Joji Nao Morikawa

.

.

...WTF


"Diet... nggak... diet... nggak..."

Gura bergumam sambil mretelin (waduh bahasanya) daun mahkota bunga. Doi bingung mau diet apa nggak. Kalau nggak diet, dia gak seksi lagi, tapi kalau diet, dia harus keluar rumah. Dilema.

...Sejak kapan si Gura seksi?

(Author dilema sendiri)

"Nggak... di-"

Gura terdiam. Daun mahkota-nya tinggal satu lagi dan baru saja tadi dia motek sambil bilang 'nggak'. Kalau dia cabut itu, sesuai pasal 9 ayat 2 PDAUKC (Perjanjian Dengan Author Untuk Kelangsungan Cerita), dia harus melaksanakan diet.

"Ah pret lah, lu buat PDGUKC (Perjanjian Dengan Gura Untuk Kelangsungan Cerita) sama gua, bilangnya bakal update cerita gua minimal sebulan sekali, nyatanya apa coba?" Gura manyun. Dia membuang bunga yang ada di tangannya terus langsung jalan ke kulkas. "Au ah gelap. Gak usah diet juga masih cakepan gua daripada Dong Zhuo. Dia aja punya istri, palingan entar ada juga yang mau ama gua."

Masalahnya, Dong Zhuo kaya dan pintar.

"Bodo. Gua baik, dia kagak. Ah, jodoh mah gak kemana." Gura membuka pintu kulkas dan meraih susu murni nasional rasa stroberi. "Ini nih, adalah susu yang membuktikan bahwa gue adalah seorang juara. Karena gue belinya pake ngejar-ngejar si abang-abang yang jualan dan moshing sama noh, bocah-bocah titisan lucifer."

Bocah-bocah titisan lucifer yang dia maksud adalah bocah-bocah Sun, Zhang, Qiao, dan Guan. Jadi, ceritanya, yang pada bersaudara dan masih cukup muda pada main gitu loh. Bocah-bocah Sima juga mau susu, tapi terlalu keren untuk ngejar-ngejar kayak mereka. Jadi mereka nyuruh Deng Ai atau nggak Guo Huai. Deng Ai karena badannya gede jadi jago moshing, Guo Huai biar orang-orang pada iba dan mau ngasih jalan.

Tapi, biasanya, anak-anak pada gak tau babibu lagi dan tetep aja ngeroyok Guo Huai. Baru entar yang pas dia tepar pada salah-salahan.

"Bukan aku!" seru Guan Yinping. Padahal jelas-jelas tadi dia miting si korban.

"A-aku juga bukan!" Daqiao sok imut. Padahal tadi dia paling beringas. Dari imut-imut gitu langsung kayak setan di The Exorcist.

"Kayaknya yang cewek-cewek gak mungkin ngelukain Guo Huai deh... kami kan gak kasar dan over-powered kayak kalian!" ujar Sun Shangxiang.

"Betul tuh, betul!" Cewek-cewek lain pada nimpalin.

"Iya! Kami gak kasar kayak kalian dasar cowok-cowok brutal!" Gura ikut-ikutan ke para cewek. Tangannya dilipat dibawah dada buat memunculkan moobs-nya dan kakinya disilangkan.

"Kampreeet elu yang bilang 'who says a woman has to be weak' wanjeeeng. Gura juga ngapain ngikut-ngikut ceweek?! Cowok kan dia?! Cowok kan dia?!" yang cowok-cowok pada ngebatin. Dan sebenarnya, Gura itu cewok. Tidak ada yang tahu cewok itu apa, tapi yang jelas Gura tidak dapat dikatakan cowok ataupun cewek dengan pasti.

Akhirnya daripada bikin macet (mereka di tengah jalan), mereka memutuskan untuk menyalahkan kedua Sima karena merekalah yang menyuruh Guo Huai. Alhasil Sima Shi dan Sima Zhao mendapat tiupan kelingking dari semua anak. Aduh, keinget jaman SD...

"Cot lo thor." Gura baru ingin menutup pintu kulkas saat tiba-tiba muncul cahaya dari dalamnya. Mata Gura terbelalak, dia tahu apa cahaya itu.

"OH SH*T- OH SH*T- SH*TSH*TSH*TSH*T! GUE BELOM MAU KE DUNIA DW- AAAAAAAAH!"

...


*SHU*

Suasana lagi serius dan mencekam di ruang keluarga Guan. Di sana, ngumpul anak-anak muda Shu, seperti Zhang-Guan bersaudara (kok kayak nama kue), Bao Sanniang, Liu Shan, Jiang Wei, Ma Dai, Fa Zheng dan juga Xu Shu.

"Kampret, gua udah tua, njir," tiba-tiba Fa Zheng berdiri. "Woy, Ma Dai, Forever Alone, jangan sok muda lu pada, ayo cabut." Dia bilang sambil menarik tangan Ma Dai dan Xu Shu. Xu Shu tersinggung, tapi diem aja.

Tapi- tapi- kamu masih ganteng...

"Tau gua," Fa Zheng pede. "Tapi gua gak mau masuk cerita lu lagi."

"Bener itu thor," Ma Dai nimpalin.

"Sebenarnya sih, aku gak masalah," kata Xu Shu. Dia lalu berpikir sejenak terus berubah pikiran. "Nggak deh. Aku juga gak mau masuk cerita author. Trauma aku, di chapter-chapter awal kena boyo."

Setelah mereka bertiga pergi, Guan Ping berdeham. Semuanya antusias langsung berpikir dia akan membuka topik pembicaraan.

"Ini kok kayaknya yang kumpul di sini Shu's Next Generation semua?"

Hening.

"...Iya... tapi emangnya kenapa?" Jiang Wei nanya.

"Aku kan mati di Fan Castle. Aku (Alhamdulillah) gak ikutan pas masa pemerintahan Liu Shan, kan? Kok aneh gitu ya, aku sendiri yang gak punya kemiripan di sini..."

Liu Shan nge-deathglare. "Maksud lu apa nyung, nyelipin 'Alhamdulillah' karena gak ada pas masanya gua?"

"Mohon maaf, tadi Tuan Liu Shan tanpa sengaja meminum pil hormon milik ibunya. Dia menjadi... agak lebih peka." Xingcai ngejelasin.

Guan Ping, menyadari karir dan nyawanya dalam bahaya, berusaha ngeles. "L-loh, kan segala sesuatu itu ya harus disyukuri... Ada kan, lagu kesukaan Tuan, yang ituloh... Syukuri apa yang adaaa~ Hidup adalah anugerah~ Saya kan mati tuh di Fan Castle, namun, walaupun kehilangan 'hidup' yang merupakan 'anugerah', saya tetap bersyukur..." Doi baru sadar dia ngomong hal yang sangat gak jelas, jadi dia berenti. "...Begitulah."

Semuanya sudah geleng-geleng kepala, namun Liu Shan malah menunduk dan menangis. "Kamu... kamu orang yang sangat baik, Guan Ping! Saya sangat senang dan bangga bisa bertemu denganmu...!"

Bukan OOC, tadi kan dia abis minum pil hormon. Jadi, dalam badannya itu terdapat kadar hormon estrogen atau progesteron atau apalah itu. Pelajaran biologi anak kelas 11 mana gua tau?! Nilai biologi gua aja di bawah KKM waktu kelas segitu! (lah, kesel)

Gura : Selaw thor, rapor gak penting-penting amat #semangatsbmptn

"Jadi nih," Guan Xing mengabaikan Liu Shan dan bicara dengan nada serius. "Kita harus mikirin strategi supaya saat kita ke dunia Gura, kita bisa dapet lebih banyak susu murni nasional dari anak-anak kerajaan lain." Serius-serius ternyata topiknya bego.

Yinping angkat tangan, menunjukkan keteknya yang mulus putih tanpa bulu.

"Ya, Yinping," Guan Xing mempersilahkan.

"Kita nyelinep aja ke rumah mereka malem-malem. Terus kita bekep sampe mereka minta ampun dan bersumpah untuk tidak membeli susu lagi!"

...Buset.

Zhang Bao ngegebrak meja lalu ngangkat tangan. "Kuy lah. Setuju gua." Dia lalu main mata sama Guan Yinping, tapi dibalas pandangan jijik oleh sang gadis. Sedih deh.

"Kayaknya misteri siapa pelaku yang ngebuat Guo Huai tepar mulai terkuak..." batin Guan Ping yang akhir-akhir ini kebanyakan baca buku misteri. Ngaku-ngakunya sih, baca novel, tapi semuanya tau dia bacanya komik Conan ama Kindaichi.

"Kalau kata gua sih," Jiang Wei berdeham, meminta perhatian dari orang-orang. "Lebih baik kita adakan suatu perjanjian dimana hanya ada satu kerajaan yang dapat dan boleh membeli susu pada hari-hari tertentu-"

"Ya, ada pendapat lain?" Guan Xing langsung menyela saat dia mendengar 'hari-hari tertentu'. Enak aja lo, gua mau minum susu setiap hari, kampret.

"Najong, ah. Tuh kan, gua diboyo." Jiang Wei baperan.

"Aku sih, setujunya sama Guan Yinping," kata Bao Sanniang, mencoba mencuri hati calon adik iparnya supaya hubungan sebelah tangannya dengan Guan Suo direstui. Dia gak tau kalau masalah love life-nya si Suo, Guan Yinping bomat.

"Aku juga," sahut Xingcai. "Usul Yinping lebih cepat dan efisien. Saat mereka tidur, otomatis akan ada bantal di dekat mereka yang dapat kita gunakan untuk membekap mereka. Ini benar-benar taktik yang sangat simpel."

"Eh, sumpah, ini cewek-cewek Shu pada kenapa," Suo komentar. "Buset, fic gak di update 2 tahun jadi pada serem-serem amat."

SHU :

"ASSASSINATION"


Gura : BUSET THOR, INI CHAPTER GUA KIRA TENTANG GUA DIET.

Shhh... Ayo, kita ke Wu...

Gura : Na-nasib aku abis kesedot ke kulkas gimana...


Diet Gura yang Terganggu Akibat Perang Demi Mendapatkan Susu Murni Nasional

A.K.A Diet Gura VS Perang Susu

Part. 1

.

.

.


Lama gak update dan hasilnya... pendek banget D: Maafkan aku... Tadinya kan ini chapter buat Q&A bareng orang-orang Other, tapi... tapi... saya gak punya ide untuk buat itu...

Pokoknya nanti Shu, Wu, dan Jin bakalan perang demi susu yang sekarang-sekarang ini sangat jarang muncul di depan rumah author :( Aduh, aku kangen banget sama lagunya...

Nah, di chapter selanjutnya bakal diceritain gimana keadaan di Wu dan Jin juga Gura yang masuk ke dunia DW.

Lalu apa Wei bakal ikut?! Ya! Tentu saja mereka ikut! 'Other' juga! Tapi gimana mereka ikutan masih dirahasiakan! OKE, CHAPTER SELANJUTNYA!

Gura : ...Bales review dulu, nyung.

sarasion

Karena ceritaku tidak indah tanpa kehadiran Zhang He~ Ah, Zhang He, bebebku tersayang *ditonjok* Hayuk, yuk, kita gebukin Sima Yi. Akuh shebeeeeeeel! Uuuh!

Kalau Wen Yang jawab Zhao Yun, nanti saya gak kuat nahan jerit fangirl :( Kalau ketahuan ibu saya kan bahaya...

Makasih udah review, sarasion! :D

Yuuki moon chan

Iya, di luar dugaan kita, dia populer D: *dihajar fans* ily, Sima Shi. Dia ganteng kok, jadi wajar populer :*

Ternyata, anak-anaknya gak semuanya dari Yuanji... Rupaya Sima Zhao SELINGKUH! D: Istrinya juga banyak kayak kakaknya! Nah, ini nih, yang harusnya kita heranin kenapa bisa populer!

Makasih udah review, Yuu! :D

ZhaoYan22

Hiks... maaf... ternyata bukan chapter Other... Maaf ya, jadi gak bisa ngeliat Gura disiksa... :'( Chi pusing bacanya? Sebenernya saya juga :( #KOK

Hehehe, nanti saya perbaiki deh chapternya ^_^

Makasih udah review, Chi & Sie! :D

xtreme guavaniko

Guo Huai is the true husbando of The Three Kingdoms (*^_^*) Kalau Sima Shi kita dorong dari tebing aja lah. #CANDA#FANGIRLSDON'TKILLME

Katanya mereka nikah tanggal 31 April. *liat tanggal dengan seksama* ...Halah.

Makasih udah review, Wa! :D

shiroi aoisaki

EH SAMA. *peluk aoi* KITA SAMA. BEIB KITA SOLMET. KITA SAMA-SAMA SUKA ODA #APAANDEH Dan iya, Zhong Hui terbukti sangat adorbz. Cium lah cium, gemes aku sama dia :(

Hiks... Mungkin saya yang nanti bakal diuber-uber tombak gara-gara ngubah chapter ;-;

Makasih udah review, shiroi! :D

Ashura Holis682

Ma-maafkan aku sudah PHP... ;_; T-tapi nanti Lu Bu bakal muncul kok! Bakal saya nista! Pasti! *dicekokin halberd*

Makasih udah review, Ashura! :D