Len sudah memikirkan ini dari semalam. Jadi, ia tidak akan ragu lagi.
"Yosh! Akan ku pastikan hari ini aku dan Rin-chan akan pacaran!" tekadnya.
Z O N E
Disclaimer : Isn't mine, oh yeah!
Warnings : Typo(s), OOC, OOT, Garing
Chapter 2
Kakak-Adek Zone
Len mengenalnya dua bulan yang lalu saat ia yang menjabat sebagai wakil ketua OSIS ikut serta mengurus penerimaan siswa baru. Gadis itu bernama Rin Kamine. Fisik mereka persis sekali, bagaikan kau menemukan dirimu di layar cermin.
"Itu karena takdir! Aku dan dia memang berjodoh!" begitu Len selalu bercerita pada teman-temannya.
Rumor Len sedang jatuh cinta pada Rin tersebut sudah menyebar luas di sekolah. Tapi entah kenapa Rin tidak menyadarinya. Rin memang sedikit gak peka dan polos, sih.
Tapi, tidak mungkin Len langsung menembaknya tanpa berkenalan dulu 'kan? Berbagai macam cara Len gunakan untuk mendekati adik kelasnya tersebut dan akhirnya berhasil. Ia jadi semakin dekat dengan Rin. Ia bahkan setiap hari berada di dekat Rin. Menemaninya ke kantin, pulang bersama, makan siang bersama, dan chat bersama saat di rumah. Pokoknya selalu bersama lah! Satu hari itu jadi tak sepi lagi bagi Len yang masih—ehem—single.
Kenapa Len single? Dia gak mau disebut jones, sih.
Dan hari ini, Len akan menyatakan cinta pada gadis manis itu. Ia sudah mengirimkan e-mail pada Rin agar menemuinya di atap sekolah saat sudah pulang nanti. Dan memang benar. Rin ada disana saat Len sampat di atap sekolah.
"Hai, Senpaaaiii!" sapa Rin riang seraya melambaikan tangannya. Menyuruh Len mendekatinya.
"Sudah lama, Rin-chan?"
Rin menggeleng. "Ada apa senpai memanggilku? Ah, apa ada game baru yang dijual hari ini?"
Len tertawa. Gadis ini memang sangat polos. "Tidak.. Um.. Aku ingin membicarakan hal lain padamu, Rin-chan"
"Bicara saja, senpai. Aku akan mendengarkan"
Nah, kini Len tidak bisa berkata apa-apa. Ia gugup. Speechless. Kemana semua kata-kata yang sudah ia siapkan tadi?
"Anu.. Um.. Itu.. Aish! Aku susah mengatakannya"
"Lho, kenapa susah?" Rin memiringkan kepalanya. Senpai nya ini sedang aneh.
"Aku takut nanti kamu marah dan pergi meninggalkan aku kalau aku mengatakannya, Rin-chan"
Ya, memang seperti itu. Len selama ini sudah dekat dengan Rin. Ia yang melindungi Rin dari bully-an kakak kelasnya. Rin sangat berarti baginya. Akan sangat menyakitkan jika ia menyatakan cintanya, Rin malah akan membencinya.
Namun di luar dugaan Len, Rin malah tersenyum.
"Lho, kenapa harus marah?" tanya Rin. "Senpai 'kan baik. Baik banget sama aku. Melindungi aku. Sering kasih tau game bagus sama aku. Sering temenin aku kemana-mana. Aku jadi gak kesepian. Hehe, aku gak akan marah kok. Senpai 'kan sudah aku anggap sebagai kakak aku sendiri"
JDERR!
"Eh?"
Sebuah petir di dalam pikiran Len mendadak datang dan membakar habis semua pikirannya. Apa yang dia dengar tadi?
"A-a-a-a-a maksudmu ta-ta-tadi, Rin-chan?" tanya Len tergagap. Shock dengan apa yang dikatakan Rin tadi.
"Len-senpai itu sudah kuanggap sebagai kakakku sendiri. Hehe.. Soalnya aku gak punya kakak, sih"
JDERRR!
DUARRR!
JLEB!
Bagai habis jatuh tertimpa gajah—eh tangga, Len shock bukan main. Speechless nya bertambah melebihi tadi. Jadi gadis yang disukainya ini hanya menganggapnya sebagai kakak?
"Nah, jadi apa yang mau senpai katakan?"
GLEK!
Len meneguk salivanya. Menelan kata-kata yang ia siapkan tadi malam.
"Um.. Itu.."
GLUDUK!
Banyak amat, sih sfx nya! *ditendang*
Bunyi guntur menggema di langit. Awan semakin hitam. Sepertinya akan hujan.
"A-ahh itu aku tadi ingin menanyakan apa kau bawa payung untuk pulang. Sebentar lagi hujan. Se-sebaiknya kau pulang sana" jawab Len, sangat berbeda dengan apa yang akan ia katakan tadi.
"Huh, senpai ini ada-ada aja. Ya sudah aku pulang, ya.. Bye-bye, senpai—eh Onii-san!"
Dan Rin pun berlari tanpa mengetahui Len yang sudah jatuh terduduk di atap sekolah. Apalagi setelah mendengar panggilan 'Onii-san' di ujung kalimat tadi. Gagal sudah rencananya. Gagal sudah mau pacaran sama Rin-chan.
"Anjir.. Kena kakak-adek zone gue"
Kakak-adek zone : Suatu kondisi dimana doi hanya menganggap kita sebagai kakak doang u.u
FIN
Author note :
Yo! Ay-chan kembali pada fic ini! Sesuai req dari Vanilla Latte Avocado chap 2 pairingnya LenxRin! Semoga suka ^^
Kasihan Len u.u sini sama Ayako aja *digampar*
Dari survei yang Ay lakukan di facebook (mengamati status remaja galau *plakk) kayaknya Kakak-adek zone ini termasuk yang terbanyak kedua setelah friendzone ya. Haha buat para korbannya, yang tabah aja ya XD
Oke next pairingnya mau siapa? Ada yang mau req lagi? Silakan ^^
Thanks to : Vanilla Latte Avocado, Panda Dayo, dan AyA-Chan28. Terima kasih reviewnya! ^^ chap yang ini review lagi yak :v *slap Terima kasih juga yang udah sempetin baca!
Ay undur diri dulu hehe.. Kita ketemu di chap depan ya.. Doain aja masih ada ide lagi XD RnR pleaseeee ^^
