I WILL SHOW YOU [EXO'S CRACK COUPLE FANTICTION]
BY : FHSILVERTEAR [AUTHOR (korean) NAME : PARK HYUNJI]
RATE : T+ [untuk chapt ini maafkan gaada adegan mature nya yah .]
CHAST : BYUN BAEKHYUN – PARK CHANYEOL – WU YIFAN – DO KYUNGSOO – XI LUHAN – KIM JONGIN – OH SEHUN
{{ CHANBAEK – KRISHAN – KAIHUN }}
SORRY FOR TYPO(S), ALUR GAJELAS (maju-mundur-cantiikk .g), CERITA NGEBOSENIN DAN UDAH PASARAN TEMANYA '-'
HAPPY READING GUYS ^_^
.
ooo0o0o0ooo
.
Chapter 3...
Jongin mendekat kepadanya saat yeoja itu saat yeoja itu juga berjalan mendekat ke arah mereka berlima. Jongin penasaran dengan nama yeoja cantik itu. dan akhirnya ia bertanya juga siapa nama yeoja itu.
"Hei, siapa namamu?" tanya Jongin.
"Sehun. Oh Sehun" jawab yeoja yang bernama Sehun itu.
.
Chapter 4...
"Nama yang bagus. Kenalkan, aku Jongin Kim" ucap Jongin memperkenalkan dirinya juga kepada Sehun dan menjulurkan tangannya kepada Sehun.
"Salam kenal, Kim Jongin-ssi" ucap Sehun dan memamerkan eye smile-nya (lagi) kepada Jongin.
"Ekhem" deheman Luhan menginterupsi niat Jongin mendekati Sehun.
"Ah, ne, unni?" ucap Sehun lalu menghampiri Luhan, kakak perempuannya.
"Kenalannya sama Jongin sunbae aja, nih? Sama teman unni yang lain tidak?" ledek Luhan.
"Uhm, ne, mian unni. Tadi aku baru datang sudah ditanyai oleh Kim sunbae itu" ucap Sehun agak berbisik saat mendekat pada Luhan.
"Hahaha" Luhan tertawa. Membuat seseorang bertubuh tinggi yang sedari tadi berdiri di samping Baekhyun menatapnya sambil senyum senyum sendiri. Untung saa tidak ada yang menyadari apa yang dilakukan oleh ketua ekskul basket itu.
"Annyeonghaseyo, Oh Sehun imnida, Luhan unni dongsaeng" ucap Sehun memperkenalkan dirinya pada teman teman kakaknya itu seraya membungkukkan tubuh semampainya sopan di depan teman teman kakaknya.
"Hai Sehun" ucap Baekhyun.
Sehun melihat Baekhyun. Ia seperti sedang mengingat wajah seseorang. Wajah Baekhyun seperti model majalah idolanya, Byun Baekhee. Yap! Sehun adalah fangirl Baekhyun. Namun, karena takut salah, jadi ia tidak menghiraukan pikirannya dan memutuskan untuk menanyakan hal ini pada Luhan saat mereka sudah sampai di rumah.
"Halo" balas Sehun ramah.
Yang lain hanya tersenyum ramah kepada Sehun, begitu pula dengan Sehun yang mebalasnya dengan senyuman manis yang membuat Jongin semakin tertarik mendekati anak ini.
"Sudah, kan? Ayok, pulang. Mama dan papa pulang hari ini, bukan?" ajak Luhan pada Sehun.
"Iya, unni. Mereka sudah pulang dari China tadi siang"
Luhan menghampiri Sehun, berniat akan berpamitan dengan teman temannya itu. Namun,
"E-eh, sebentar" cegah Jongin.
"Ada apa, ge?" tanya Luhan, Sehun hanya bediam di samping kakaknya.
"Kalian pulang naik bus umum bukan? Biar aku yang mengantar kalian, arra?" ajak Jongin.
"Ah, kalian biar pulang bersama saja, aku bisa pulang sendiri" ujar Sehun tidak peka dengan ajakan Jongin.
"Ah, Oh Sehun, tidak apa apa kau ikut bersamaku, mobilku masih muat kok" ujar Jongin.
"Unni, eottohke?!" bisik Sehun pada Luhan.
"Ya, dia seniorku, Hun. Terima sajalah" jawab Luhan berbisik juga pada Sehun.
"Bagaimana, Lu? Sehun? Kalian ikut denganku kan?" ujar Jongin.
"Um, ya, sunbae" ucap Luhan. Jongin tersenyum penuh kemenangan.
Kris terlihat tidak senang dengan Luhan yang menerima ajakan Jongin, si playboy itu. mungkin ia merasa bahwa 'gebetannya' akan di ambil oleh Jongin. Kris yang niat awalnya ingin mengajak Luhan pulang bersama, jadi batal karena Luhan sudah menerima ajakan Jongin. Namun, Kris sepertinya lebih yakin bahwa Jongin tertarik oleh Sehun, bukan Luhan. Jadi, ia santai saja.
"Ekhem" Chanyeol mendehem.
"Ya, wae, Yeol?" tanya Jongin.
"Kyungsoo mau kau kemanakan, bodoh" ujar Chanyeol blak blakan pada Jongin di depan Kris, Baekhyun, Luhan, dan Sehun.
"Ma-makhsudmu apa, Yeol"
"Kita bicara sebentar, Jong. Luhan, Sehun, kalian tidak apa kan menunggu sebentar?" ucap Chanyeol.
"Ya, Chanyeol sunbae, gapapa" ucap Luhan.
"Ah, biar Luhan pulang ber-" ucapan Kris yang berniat mengajak Luhan pulang bersama –karena ada kesempatan dalam kesempitan ini- dipotong oleh Jongin.
"Kau kalau mau ajak Luhan pulang bersama gapapa, Sehun biar pulang denganku, aku akan mengantarnya nanti. Baekhee, bisakah kau menemani Sehun sebentar selama aku bicara dengan Chanyeol? Kau bisa diantar Chanyeol nanti" ucap Jongin tidak mau 'target'-nya diantar oleh orang lain.
"Ne?" ucap Baekhyun dan Sehun bersamaan.
Baekhyun kaget karena perkataan Jongin dang terlalu cepat dan ia asih kurang mengerti dnegan apa yang Jongin katakan. Sedangkan Sehun masih kaget, ternyata dugaannya tentang wanita yang menjadi teman kakaknya adalah model kesayangannya, Byun Baekhee.
"Ah, abaikan. Tunggu di sini ya, Sehunna, biar Baekhee menemanimu. Tidak masalah, kan, Baekhee? Toh nanti kau diantar oleh namja idiot ini" ucap Jongin sambil melirik Chanyeol. Chanyeol menjitak kepala Jongin.
"Aku tidak idiot, pabo. Sudah, aku hanya sebentar bicara denganmu" ucap Chanyeol. Lalu menarik Jongin menjauh dari kawan kawannya.
"Eum, annyeong Baekhee sunbae" ucap Sehun malu-malu pada Baekhyun.
"Tidak perlu terlalu formal seperti itu, Sehun. Panggil saja aku unni. Arrachi?"
"Ne, unni. Arra"
"Baiklah. Lu, kau mau pulang diantar Kris oppa saja? Atau.." upcap Baekhyun terpotong oleh Kris.
"Baek, biar aku yang mengantar temanmu, Luhan ini. Sehun, kau tak apa kan kalau pulang dengan Kai nanti?" tanya Kris pada Sehun.
"Eum.. Tapi Sehun tidak mengenal sunbae itu, sunbae. Bagaimana ya.." ucap Sehun polos. Kris tertawa.
"Haha. Sehun, se-brengsek apapun Kim Jongin, aku yakin dia tidak akan melukai atau menyentuhmu, percayalah padaku" ucap Kris karena ia sangan ingin sekali mengantar Luhan dan mengetahui rumahnya. 'siapa tau kalo aku antar Luhan dan tau rumahnya aku bisa kasih dia surprise mendadak kan' pikir Kris.
Baekhyun menatap Kris sinis. 'Apanya yang tak apa, sih. Kyungsoo saja bisa disentuh oleh Jongin. Bagaimana Sehun yang polos, cantik dan lugu ini, dasar naga bodoh. Tapi.. gapapa lah, semoga saja tidak terjadi apa apa pada Sehun nanti' pikir Baekhyun.
Kris tidak menyadari tatapan Baekhyun karena sedari tadi ia hanya menatap pahatan Tuhan paling sempurna yang berada di samping Baekhyun itu. Yap! Kris menatap Luhan. Wanita cantik dengan mata rusanya dan bibir tipisnya itu.
.
"Jongin." Panggil Chanyeol dingin saat sudah cukup jauh –menurutnya- dari orang-orang itu.
"Ya. Mengapa kau menggeretku. Aku ingin menga-"
"Kau apakan Kyungsoo?" tanya Chanyeol dingin kepada Jongin dan memotong kalimat Jongin tanpa permisi.
"Apa?" ucap Jongin kaget dengan pertanyaan Chanyeol.
"Apa aku harus menglang pertanyaanku dua kali, Jongin?"
"Yaya. Aku memang sempat bermain dengannya. Keadaanku ya cukup memperihatinkan menurutku tadi pas istirahat, lalu Kyungsoo datang" Jongin menarik nafasnya. "Dia datang kepadaku, menawarkan tubuhnya yang hanya terbalut seragam tipis transparan nan sempit itu di tubuhnya. Aku memang sedang on tadi karena Suho hyung tadi pagi sempet nyodorin film.. Ya.. Kau tau lah film apa makhsudku" Jongin sedikit tertawa, sedangkan Chanyeol masih menatapnya mengintimidasi.
"Kau kan tau dia kekasihku, bodoh" ucap Chanyeol dengan nada marah, ofc.
"Ya! Kau salah pahan denganku, Park Chanyeol. Sebelum aku bermain dengannya, aku menanyakan hubungan kalian, kalau kalian masih lanjut ya aku batalkan niatku bermain dengan tubuh indahnya itu" Jongin hanya nyengir. "Dia bilang kalian sudah selesai. Jadi ya, aku percaya dengannya. Terus, aku kaget saat melihat Kyungsoo memelukmu di kantin tadi. Kukira mataku salah melihat tadi. Dan tidak kusangka, Yeol, kau sudah pernah melakukannya dengan Kyungsoo. Ckck"
"Hah? Apa? Aku tidak mengerti, Aku? Dengan kyungsoo? Nganu? Kau gila, Jongin? Butuh aku antar ke RSJ? Haha" ucap Chanyeol membantah perkataan Jongin sambil meledeknya, dan ia memang tidak pernah melakukan hal nganu dengan Kyungsoo selama ini. Jadi ia kurang mengerti dengan ucapan Jongin barusan.
"Kau benar benar tidak pernah menyentuhnya, Yeol? kau yakin, hummm?" ucap Jongin menggoda Chanyeol. "Saat aku bermain dengannya, dia sudah tidak perawan, Yeol. Aku berani bersumpah. Aku juga sempat mengatakan kepadanya kalau kau sudah lebih dahulu mengambil keperawanannya. Dan aku tidak heran, Yeol. Kau kan pervert. Ehehe"
"Kau tidak berbohong padaku, Kim Jongin?!" tanya Chanyeol sambil tangannya menarik kerah seragam Jongin, bersiap menonjok wajah Jongin yang masih sedikit membiru karena pukulan Chanyeol di kantin tadi.
"Aku bersumpah, Park Chanyeol. Untuk apa aku berbohong padamu? Memang ada untungnya? Namun, sepertinya jika aku memang berbohong pada mu sekarang memang ada untungnya.." ucap Jongin lalu mendapatkan hadiah berupa toyoran di kepalanya yang ternyata pelakunya adalah seorang Park Chanyeol.
"Kau tidak menonjokku?" tanya Jongin dengan wajah polos yang membuat Chanyeol jijik, mungkin.
"Tidak. Untuk apa aku menonjokmu, kau sahabatku dan untuk apa aku menonjokmu hanya karena pelacur murahan itu. Mungkin aku memang terlalu bodoh menyatakan cinta padanya dulu. Itu kan juga karena kalian memaksaku" ucap Chanyeol sambil tersenyum pada Jongin, lalu tertawa entah mengapa, mungkin kejiwaannya sedikit terganggu.
"Haha. Yaya, sepertinya kita harus segera kembali, Chanyeol. Baekhee sudah menunggumu dan aku harus mengantar Sehun pulang. Aku sudah berjanji dengannya. Ayo!" ucap Jongin lalu menarik tangan Chanyeol kembali ke tempat dimana mereka meninggalkan teman-temannya yang lain.
"Yaya."
Sesampainya di depan gerbang sekolah, Chanyeol maupun Jongin merasa lega karena mereka masih dapat melihat Sehun dan Baekhyun yang sedang berbincang – bincang dengan asyiknya. Mungkin Sehun juga fangirl Baekki, batin Chanyeol. Namun, yang menjadi masalah adalah, mereka tidak melihat Kris dan Luhan. Well.. Jongin beranggapan bahwa Kris mengantar Luhan pulang.
Chanyeol dan Jongin mendekati Baekhyun dan Sehun yang sedang asyik berbincang. Chanyeol datang lalu tersenyum kepada Baekhyun, Baekhyun membalas senyuman Chanyeol dan sukses membuat jantung Chanyeol berhenti karena senyuman manis Baekhyun.
"Hei, Sehun. Aku sangat senang melihatmu meu menungguku di sini" ucap Jongin seraya berjalam mendekati Sehun lalu berdiri di sampingnya.
"Iya, Jongin-ssi. Sebenarnya, kalau Luhan unni dan Baekhee unni tidak memaksaku, aku sudah memutuskan untuk pulang sendiri menaiki bus" celetuk Sehun sukses membuat Jongin tersenyum melihatnya.
"Ayo, jadi kuantar?"
"Ya, Jongin-ssi" ucap Sehun.
"Jangan memanggilku terlalu formal kan, kubilang. Panggil saja Jongin oppa. Arra?" ucap Jongin –siapa lagi kalau bukan dia.
"Eum.. baiklah, oppa/?" ucap Sehun ragu. Setelah itu, Jongin mengantarkan Sehun ke parkiran mobil. Lalu, membukakan pintu mobil untuk Sehun bak tuan putri. Sehun entah mengapa tersipu malu karena belum pernah diperlakukan seperti ini sebelumnya, yeah, selain oleh ayahnya saat ia masih kecil.
Sementara Chanyeol, Chanyeol juga mengantar Baekhyun. Namun, ia mengajak Baekhyun minum minum sebentar. Tapi Chanyeol tidak mungkin mengajak Baekhyun minum alkohol. Ia hanya mengajak Baekhyun meminum minuman segar di kedai pinggiran Jalan. Sebenarnya, Chanyeol ingin mengajak Baekhyun minum di mall, namun Baekhyun menolaknya.
"Baekkiee" panggil Chanyeol.
"Ya, Chanyeol? Kenapa?"
"Tidak, aku tidak menyangka saja bisa bertemu dan seakrab ini dengan seprang Byun Baekhee. Model favorite ku, kau tahu? Haha. Konyol, bukan? Kau satu satunya model yang aku suka. Menurutku, model lain terlalu.. err.. tidak deh gajadi" ucap Chanyeol menggantung dan membuat Baekhyun tersipu malu karena kalimat awalnya, membuat pipi Baekhyun merona.
"T-Terima kasih, Chanyeol" ucap Baekhyun. Tiba tiba saja handphonenya berdering, menunjukkan nama "MANAGER KIM", sesegera ia meminta sedikit waktu pada Chanyeol untuk mengangkat telephone nya. "Yoboseyo?"
"..."
"Ya, Manager Kim, kenapa?"
"..."
"Untuk apa? Bukankah hari ini jadwalku–"
"..."
"Hhh.. baiklah Manager Kim, aku segera kesana, tunggu aku dalam waktu 90 menit, oke?"
"..."
"Yaya. Baiklah, satu jam. Oke?"
"..."
"Selamat sore juga Manager Kim"
Sambungan telepon itu tertutup. Meninggalkan seorang Byun Baekhyun dengan wajah lelahnya. Tidak bisakah ia meninggalkanku menikmati sehari tanpa pekerjaan yang membuatku lelah ugh, batin Baekhyun. Lalu, ia kembali ke Chanyeol.
"Chanyeol, bisakah kau mengantarku pulang sekarang? Ada urusan yang mendesakku untuk segera kembali, Chanyeol" ucap Baekhyun dengan wajah memohonnya.
"Baiklah, kau tunjukkan saja jalan ke rumahmu, oke?" ucap Chanyeol.
Baekhyun tidak mau semua orang mengetahui bahwa ia adalah adik dari Kris, Kris tidak menyukainya. Itulah mengapa Baekhyun tidak mau mengatakan bahwa ia punya kakak bernama Kris Byun. Maka, Baekhyun meminta Chanyeol mengantar ke apartemennya, apartemen yang hanya digunakan sesekali oleh Baekhyun untuk menenangkan dirinya.
-skip-
-di ruangan Manager Kim-
Baekhyun mengetok pintu ruangan Manager Kim. ia sudah kembali ke apartemennya, berganti baju, mengambil tas dan sebagainya. Ia mengetok pintu ruangan Manager Kim dengan takut. Karena saat menelfonnya tadi, Baekhyun dapat mendengar nada kekhawatiran di dalamnya.
"Masuk" ucap Manager Kim dari dalam ruangannya saat mendengar pintunya di ketuk.
Baekhyun masuk ke dalam ruangan besar milik Manager Kim. Di dalamnya ada bingkai foto yang isinya adalah foto Baekhyun yang bergaya di depan kamera dengan sangat profesional. Foto itu diambil pada saat pemotretan di musim panas, Baekhyun menggunakan baju yang sedikit terbuka dan terlihat sangat sexy di foto itu. Baekhyun mengamati ruangan Manager Kim dalam diam, memang bukan pertama kali ia masuk ke dalam ruangan ini, hanya saja ia baru melihat fotonya diganti oleh Manager Kim. Sebelumnya, foto yang terpampang adalah pemotrtan pertama Baekhyun dengan di-Manager-i oleh Manager Kim.
"Oh, Hai Baekhyun" sapa Manager Kim.
"Ya, Manager Kim, ada apa memanggilku kesini?" ucap Baekhyun lalu duduk di kursi yang ada di depan meja milik Manager Kim.
"Sepertinya kau harus tau sesuatu, Baekhyun" ucap Manager Kim.
"Tau apa, Manager Kim?" tanya Baekhyun penasaran.
"Anak didik Manager China itu, Manager Huang Tao.." ucap Manager Kim menggantung.
"Hah? Siapa itu, Manager Kim? Apakah baru di S. ini?" tanya Baekhyun yang makin penasaran.
"Iya, namanya sudah naik chart tadi. Saya kaget, apa yang dilakukannya sampai bisa seperti itu"ucap Manafer Kim.
"Jinjja? Daebak! Dia hebat juga, Manager Kim! Ngomong – ngomong, siapa namanya, Manager Kim?"
"Kyungsoo"
.
.
HAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHA
TBC OR END?! OR DELETE?! HEHEHEHEHEHEHE
20 REVIEW ?! UP CHAPTER 5 !
TERIMAKASIH UNTUK PARA READERS(S) TERCINTAH?! YANG UDAH MAU REVIEW YA SAYANGSAYANGKOE. JANGAN LUPA READ DAN REVIEW CHAPT INI. DAN MAAFKAN MEMANG KURANG MEMUASKAN FF NYA '-' MAAFKAN AKU AMATIR GAIS.
Big thanks to Dnoorsyita ( dan yang lainnya. Maaf gabisa nyebutin satu satu :D ) buat sarannya ya. Ily Dee-chan! Hahaha
DNoorsyita : punya km gausah dibales ya, males /gadeng
Kim Dihyun : Haha, iya, liat aja nanti sama siapa si Jongin wkwk. Nangti, ada saatnya dimana Baekhyun nyebar identitasnya ke Chanyeol
Rina Byun272 : Itu, pas abis nampar Baekhyun kan si Kyungsoo kabur, nah disitu dia nyerahin diri /? ke Jongin. Baekyeol kenalan kok pas di lapangan basket, kan si Baekhyun dikasi tau nama Chanyeol sama Kris, sedangkan Chanyeol.. siapasi yang gakenal Baekhyun
.3158 : okkdeh, makasih review nya ya
Bacon Egg Yolk : haha iyanih, tunggu aja ya jawabannya di next chapt/? Hihihi
Ldearhae : haha iyadoonggg, tungguin aja nanti beib /? Kkk
Yoon sasa : okkdeh, makasih review nya ya
Parkeunrinn27 : Iya, Sehun cewe huahahaha ?! okkdeh ditunggu ya beib ?!
Devrina : okkdeh, makasih review nya ya
Kirity Kim : hahaha iya, nanti semoga aja sempet ngebagi ratanya hehehe. Diusahakan ya
Kekematodae : okkdeh, makasih review nya ya
JongOdult : hahaha iyanihh kaihun kok kaihun ^^ iyadoongg, Chanyeol ada Baekhyun, tenang aja /? Kkkk iya, Kris sayang buanget ama Baekhyunnyaa
Edifa : maksudnya last chapt itu chapt terakhir yang aku post sebelumnya, maafkan ya ambigu hehe
Thisisme : hahaha okkdeii makasih reviewnya ya hehe ^^
FanBaekYeolHan : hehehe iya nanti pada waktunya ?! hahaha
Rly. : okkdeh, makasih review nya ya
– THANKYOU GAISEU –
-FHSILVERTEAR-
