Karna banyak yang minta chanbaek.. jadi di chapt ini aku banyakin chanbaeknya ya kkk~~ buat yang nunggu kaihun atau yang lain, tunggu di chapter selanjutnya ya~~
.
~fhsilvertear~
-author pov-
Seorang yeoja yang memiliki badan mungil sedang bergelut di balik selimutnya. Mungkin lelah karena kegiatan yang membuatnya lelah seharian kemarin, pekerjaan yang selalu membuatnya kelelahan, namun, dengan begitu, ia tetap menyayangi pekerjaannya, ditambah lagi dengan seorang manager yang sudah seperti eonni nya sendiri dan dia menyenangkan!
TEET TEET TEET !
Bunyi alarm dari sebuah benda kotak yang berada di meja nakas milik yeoja itu berbunyi dengan sangat keras. Membuat yeoja yang sedang bergelut dalam selimutnya –dan menjadi seperti kepompong- itu membuka matanya dengan berat. Lalu menggeser layar sentuh handphone nya itu guna menghentikan bunyi alarm –yang menurut ia- sangat menyebalkan itu.
Haruskah hari ini sudah sekolah lagi.. ah aku ingin tidur lagi.. ucap yeoja itu dalam hati sambil mencoba memajamkan matanya lagi. Namun, apa daya, matanya menolak untuk tidur lagi.
"Arrghh" yeoja itu menggeram frustasi.
Yeoja itu segera melangkahkan kakinya dengan –sangat—malas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sehabis bangun tidur.
"Hahhh" yeoja itu memasukkan seluruh tubuhnya sebatas dada atau leher putih jenjangnya di dalam bathtub yang sudah terisi airyang ada di kamar mandinya sambil senyum senyum sendiri. Mengapa? Gila? Tentu saja tidak.
"Ahh.. kemarin itu hari yang indah sekaligus melelahkan sekali.." ucap yeoja itu lalu menenggelamkan tubuh mungilnya lagi ke dalam bathtub yang tentunya airnya usdah dicampur dengan sabun cair beraroma strawberry.
Yeoja itu terus memikirkan hal hal yang terjadi kemarin hari. 'Rasanya kemarin itu hari yang panjang sekali, ya...' pikirnya dalam hati. Oh, tahukah kalian yeoja mungil nan cantik ini sedang jatuh cinta? Tentu saja tidak. Toh, dia sendiri tidak menyadarinya. Sepertinya yeoja ini jatuh cinta pada manusia kelewat tinggi yang kemarin mengantarkannya ke apartemennya.
Setelah lima belas menit lamanya yeoja itu berendam di dalam bathtub, ia segera mengeluarkan dirinya dari dalam bathtub itu lalu mengeringkan tubuhnya dengan handuk. Ia keluar kamar hanya berbalutkan handuk yang hanya menutupi sebatas dada hingga bawah kemaluannya.
Kenapa?
Karena yeoja cantik ini lupa membawa seragam sekolahnya ke dalam kamar mandi. Yeoja cantik itu menggunakan seragam yang terlihat agak kebesaran, rok selutut –oke gais, di korea rok se lutut itu termasuk panjang—serta menggunakan kacamata berframe lumayan besar. Dan, oh! Jangan lupakan rambut indah berwarna magenta-nya yang di kuncir kuda satu.
Setelah itu, ia sarapan seperti biasanya dan pergi ke sekoolah bersama kakaknya.
.
.
Chanyeol turun dari mobil sport mewahnya di parkiran yang disediakan oleh sekolahnya. Jangan lupakan bisikan bisikan wanita lajang yang sekarang seperti mengincar mangsanya saat melihat seorang Park Chanyeol.
'Chanyeol lajang ya..'
'Kenapasih sama si mata bulat itu'
'Kyungsoo bodoh, malah lebih memilih Jongin'
'Chanyeol lajang lagi? Deketin ah'
'Ah, ada peluang banyak nih, Chanyeol lajang lagi'
Daaann masih banyak lagi bisikan bisikan yang tertangkap oleh kuping Chanyeol selama berjalan ke arah kelasnya, XII-3, kelas Kris juga.
Chanyeol mendudukan dirinya di tempat duduk yang biasa ia duduki dengan Kris. Kris belum datang. Entah kenapa, ada seorang yeoja yang mengambil tempat duduk Kris.
"Hei! Ngapain? Ini tempat Kris!" ucap Chanyeol pada yeoja itu.
"Ah, tidak boleh? Kau lajang, bukan? Gapapa dong, aku duduk disini?" wanita itu berhenti berbicara. Chanyeol hendak mengeluarkan suaranya, tiba tiba gadis itu berkata, "Jangan jangan kau gay dengan Kris?! Oh, tidak, Park Chanyeol-ssi"
"Yak! Kau ini bodoh atau apa, Yixing? Yakali aku gay dengan naga yang tingginya melewati batas itu, apalagi giginya itu, jangan gila, Yixing" ucap Chanyeol pada salah satu teman yang lumayan dekat dengannya, Yixing.
Oh, jangan anggap ucapan Yixing soal 'kau lajang, kan?' itu serius gais. Yixing itu sebenarnya hanya menggoda Chanyeol yang baru putus dngan kekasihnya itu, Kyungsoo.
"Haha. Kalau si 'Naga Tonggos' yang kau makhsud itu mendengarnya apa, ya, reaksinya?" ucap Yixing sambil tertawa sendiri.
"Ha? Ah, si Naga Tonggos itu, mah biarkan aja" ucap Chanyeol santai. Oh, namja tiang ini tidak menyadari sosok 'Naga Tonggos' yang di katakannya tadi berdiri tepat di belakangnya.
"Ekhem" Kris berdehem. Chanyeol lantas menoleh ke arah Naga Tonggos itu –Kris—lalu hanya cengir cengir sambil mengangkat dua jarinya. Sedangkan Yixing tertawa makin lebar di depan Chanyeol dan Kris.
"Kau bilang aku apa, Chanyeol? Naga Tonggos? Tinggi kelewat batas? Hei! Ngaca, dong! Tinggi kita hanya terpaut 5 senti dan kau! Kau adalah dumbo*. Hanya saja kau tinggi dan ramping" ucap Kris pada Chanyeol. Tidak terimah dibilang 'Naga Tonggos' rupanya, Kris itu.
"Yak! Aku bukan dumbo, Kris By—oh, Tuan Naga. HAHAHA" Chanyeol tertawa keras dengan Yixing yang masih menonton kedua teman dekatnya yang bertengkar ini.
"Heh, manusia capl—"
"SELAMAT PAGII SEMUANYAAA"
Tiba tiba saja ada orang kelewat hitam(?) masuk ke dalam kelas XII-3 dengan senyum lebarnya yang terkesan idiot(?) –tertular Chanyeol rupanya manusia satu ini—yang langsung membuat teman teman sekelasnya berbisik bisik membicarakan namja hitam itu.
'Jongin masih waras kan..'
'Dia kenapa? Masih waras...'
'Otaknya geser, kali..'
'Tetular Chanyeol ya...'
'Dia abis jatuh cinta? Haha'
Daaaannn masih banyak lagi yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu omongan teman teman sekelas Jongin yang melihat kegiatan Jongin mari-sambut-hari-baru-dengan-senyum-idiot-sepert-Chanyeol itu.
Ya, biasanya Chanyeol yang selalu seperti itu. Entah mengapa jadi Jongin yang seperti itu. Mungkin otak mereka tertukar -_-
"Kau kenapa, Jongin? Gila?" tanya Kris dengan wajah khas –datar—nya.
"Yak! Kalo gila kenapa aku masih disini? Harus nya—eh. Tapi kayaknya emang gila?" ucap Jongin dan mengatakan dirinya sendiri .. gila?
"Jongin..." ini suara Kris yang segera dipotong Chanyeol dan Yiixng bersamaan—
"AYO KE RUMAH SAKIT JIWA! DEKAT KAN DARI SEKOLAH INI" ya. Yang benar saja. Sepertinya ini yang gila adalah Chanyeol dan Yixing.
Bagaimana tidak?
Oh, kalian harus melihat bagaimana penderitaan Jongin yang kaki kanannya di tarik oleh Yixing dan tangan kirinya di tarik oleh Chanyeol. Kris? Jangan tanya dia. Yang pasti ia hanya menatap tiga teman gilanya itu dengan wajah datar. Kris. Siapa yang mampu mengubah eksp—
"Kris sunbae-nim!" ucap seorang yeoja bertubuh mungil dengan rambut magenta-nya yang di kuncir dan kacamata ber-frame lebarnya itu.
Kris menengok. Tidak lama, ia tersenyum hangat—bukan! Bukan untuk yeoja berrambut magenta itu, tapi untuk yeoja bermata runsa yang bersama yeoja berambut magenta itu. Ada juga yang mampu mengubah ekspresi Kris..
"Ini, jaket yang kau pinjamkan kepadaku kemarin, terimakasih pinjamannya, sunbae!" ucap yeoja berambut magenta itu –Baekhyun. Akting Baekhyun keren juga.
'Sial. Kenapa jantungku berdetak tidak normal setiap melihat yeoja cantik bermata rusa ini' batin Kris mengabaikan Baekhyun.
"Huh. Baiklah, sunbae-nim. Aku taruh jaketnya dis ini, ya. Aku dan Luhan permisi dulu!" ucap Baekhyun lalu meninggalkan kelas Kris bersama Luhan.
"Kris, kau kenal angel?" tanya Chanyeol pada Kris.
"Apa? Angel? Siapa Angel?" tanya Kris yng langsung tersa=dar karena suara berat Chanyeol menggema di telinganya.
"Wanita berambut ungu—"
"Magenta" –Yixing.
"Ah, ya. Magenta. Kau kenal?" tanya Chanyeol lagi.
"Kenapa? Dan.. kenapa kau memanggilnya.. angel?" Kris balik bertanya kepada Chanyeol.
"Ah, kemarin aku bertemunya. Dan dia yang menabrakku. Aku tidak tahu namanya. Makanya aku panggil dia angel. Sepertinya cocok dengannya. Lalu, namanya siapa?" tanya Chanyeol ke tiga kalinya.
"Tanya saja sendiri pada wanita es itu" ucap Kris yang diiringi kekehan Kris dan gelak tawa Yixing.
.
.
"Baek, ayuk ke kelas, cepetan!" ajak seorang yeoja bermata rusa pada sahabat baiknya, Byun Baekhyun.
"Kamu kenapa, sih? Dikejar kejar setan? Ah punya indra ke enam ya... atau.." Baekhyun tampak berfikir dulu sebelum ia berbicara,
"KAU ANAK DUKUN?!" tanya Baekhyun bingung dengan sikap sahabat baiknya ini dan sedikit berteriak pada kalimat 'kau anak dukun' membuat beberawa siswa menatap temannya yang bermata rusa itu.
"Hehehe.. Jwaesonghamnida sunbae-nim.. Jwaesonghamnida yeorobun... jwaesonghamnida.. aku hanya bercanda pada Luhan ehehe" ucap Baekhyun meminta maaf pada kakak kelas –ia masih berada di lorong kelas XII saat ini—karena membuat kakak kelasnya kaget dan tidak sopan berteriak di lorong senior seperti tadi.
"Kau benar anak dukun, eoh?" tanya Baekhyun. Kini berbisik pada wanita bermata rusa itu, Luhan.
"Yak! bu-bukan itu.. eum—"
"Terus kenapa cepat cepat seperti itu?" Baekhyun mendesak Luhan sambil berjalan menuju kelasnya dan Luhan.
"I-itu.. Anu... ugh.. ak-aku—"
"KAMU SUKA SAMA KRIS SUNBAE?!" Baekhyun memekik menebak perasaan Luhan sontak membuat Luhan kaget dan hanya membelalakkan matanya.
"Eung... engga.. ih, Baek, mana mungkin aku suka sama dia.." Luhan masih ngeles rupanya.
"Ahh. Jangan bohong, padaku, Xi Luhan-ssi.. hahahaha" Baekhyun terus menggoda Luhan hingga ia sampai di kelas mereka.
Luhan hanya ber pout ria karena Baekhyun terus menggodanya. Lagipula, tanpa Luhan beritahu Baekhyun pun, Baekhyun sudah tau kalau Luhan menaruh hati dengan kakak laki - laki Baekhyun aka Kris Sunbae itu.
Hah, bahkan wajahmu memerah, Lu saat aku menggodamu dengan Kris oppa. Aku akan membantumu. Aku rela melepas kakak kesayanganku jika dia denganmu.. Batin Baekhyun.
Baekhyun dan Luhan sampai di kelas mereka. Seperti biasa, Baekhyun dan Luhan duduk bersebelahan dan duduk di meja barisan tengah.
Jangan tanya bagaimana keadaan kelas Baekhyun dan Luhan. Pastinya... sepi sekali! Tapi bohong. Kelas Baekhyun sangat sangat sangat ramai aka gaduh sekali.
Baekhyun? Oh, Baekhyun hanya asik bercerita ria dengan Luhan tentang bagaimana kejadian kemarin ia diantar oleh Park Chanyeol. Begitu juga dengan Luhan yang bercerita tentang kejadian kemarin ia di antar oleh Kris dan untuk pertama kalinya ia melihat seorang Kris Byun tertawa dan tersenyum! Sungguh moment yang sangat langka sekali.
Kegaduhan itu terus berlangsung hingga...
"GOOD MORNING EVERYONE! Aduh, kenapa gaduh sekali, eoh? Ini kelas apa pasar malam, hm?" Seru seorang saat memasuki kelas yang sangat gaduh.
Ada anak yang tiduran di lantai, mengobrol, ber-fangirl ria, bernyanyi, melawak, berteriak entah mengapa, dan, oh! Jangan lupakan, ada yang sedang tertidur dengan mulut mengaga dan iler yang menetes(?)
Hening.
Kelas gaduh tadi hening.
Hingga pada detik ke lima belas, mulai beberapa anak berbisik bisik tentang sesuatu..
"Dia siapa?"
"Aku tidak pernah melihatnya.."
"Wah.. cantiknya.."
"Cantik ya.."
"Manissss!"
"Nama nya siapa ya?"
"Anak baru, ya?"
Dan masih banyak lagi gays.
"Ekhem.. Anak anak.." seru seorang yang tadi membuat anak anak kelas XI-2 seketika hening yang ternyada adalah Ham seongsae-nim.
"Ini.. Ayo, perkenalkan dirimu." Ucap Ham seongsae llagi.
"Hello guys. Good morning. My name is Jung Soojung, or you can call me Krystal or Soojung or whatever you want. I'm a transfered student from San Fransisco International High School at California. I hope we can be a close friend!" perkenalan diri anak bernama Jung Soojung atau Krystal ini membuat para siswa melongo.
"Ah.. Soojung.. kau bisa duduk di sebelah Byun Baekhyun.." Baekhyun mengerjap kan matanya karena kaget, "Dan Luhan.. bisa tolong berpindah ke belakangmu? Sebelah Seulgi?" Baekhyun hanya ber 'o' ria mendengar perkataan gurunya itu.
"Tap—" ini suara Luhan tapi di potong oleh Han saem.
"Byun Baekhyun, ayo angkat tanganmu.." Baekhyun mengangkat tangannya lalu tersenyum pada Luhan seakan berkata: Sudahlah, tidak apa apa, Lu. Kita masih duduk berdekatan, bukan? Sedangkan Luhan? Oh, dia hanya mempoutkan bibirnya lalu mengemas barangnya dan pindah duduk di sebelah Seulgi. Untungnya Seulgi lumayan dekat dengan Baekhyun dan Luhan. Hanya saja tidak sedekat Baekhyun dengan Luhan.
"Annyeonghaseyo, Soojung-ssi. I'm Byun Baekhyun. You can call me Baekhyun" Baekhyun menampilkan puppy eyesnya yang imut pada Soojung.
"Jung Soojung" ucap Soojung dengan senyum yang tak kalah manis dengan Baekhyun.
"Nice to meet you, Krystal-ssi" ucap Baekhyun masih menggunakan bahasa formalnya.
"Just call me Soojung, Baekhyun" ucap Krystal –masih- dengan senyum manisnya.
"Ah, ne, Soojung-ah" ucap Baekhyun.
Tidak disangka. Baekhyun yang posisinya sebagai Ice Queen karena dingin dengan orang yang tidak dekat dengannya itu cepat akrab dengan seorang Jung SooJung yang cantik dan mulai populer dikalangan wanita atau pria! Oh, oh, oh. Sepertinya, Luhan... cemburu? Cemburu karena sahabatnya sedang asyik dengan anak baru..
.
.
Kyungsoo terus terdiam
di kelasnya. Entah mengapa, ia menjadi pendiam. Kesurupan mungkin? Ah, tidak mungkin.
Kyungsoo terus memikirkan.. seseorang dengan mata panda yang telah mengetahui rahasia terbesarnya yang selama ini ia simpan dan kunci dengan baik agar tidak ada yang tahu.
Namun apa?
Ia menceritakan semuanya kepada namja bermata panda yang bernama Huang Zi Tao yang notabenenya adalah managernya. Oh! Jangan lupakan tentang bagaimana pertemuan pertama Kyungsoo dengan Zitao.
Malam lalu...
Kyungsoo terduduk di sebuah sofa yang tersedia di ruangan besar milik Manager Huang setelah berterimakasih atas apa yang dicapainya sekarang berkat seorang Manager Huang Zi Tao. Ia hanya diam. Mengingat kejadian beberapa hari yang lalu di hari pertama ia bertemu dengan Manager muda ini.
"Hm.. soal minggu lalu.." ucap Manager Huang memecah keheningn. Membuat nafas Kyungsoo seakan terhenti seketika itu juga.
"Ah, maafkan aku, Manager Huang.. maaf aku kurang ajar.." ucap Kyungsoo meminta maaf pada Manager Huang.
"Tidak apa apa. Maaf aku meminta mu yang aneh aneh.." ucap Manager Huang menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Kyungsoo hanya tersenyum.
"Ah, aku ingin bertanya. Jika tidak mau di jawab, tidak apa apa. Hm.." Manager Huang tampang memikirkan untuk menyusun kalimatnya agar tidak terkesan lancang.
"Kau sudah tidak virgin. Siapa sebelum aku? Kau masih SMA bukan.."
"It-Itu.." Kyungsoo tergagap.
"Ah, kalau kau tidak mau cerita tidak apa apa. Toh, itu masalah pribadimu.." ucap Manager Huang tidak mau terkesan lancang oleh Kyungsoo.
"Itu.. Ayah tiriku yang melakukannya. Ayah kandungku meninggal saat aku berumur 10 tahun. Lalu menikah lagi dua tahun yang lalu. Dan, tahun lalu, ayah tiriu sepertinya sedang mabuk dan dia memperkosa aku yang masih... virgin" Kyungsoo bercerita tentang hidupnya kepada namja bermata panda di depannya.
"Maafkan aku bertanya seperti itu—"
"Ah, tidak apa apa, manager Huang.."
.
.
Kyungsoo menghela nafasnya kasar. Lelah dengan semua cobaan ini. Chanyeol meninggalkannya. Jongin yang juga membencinya karena soal kemarin ia membohongi Jongin dan berkata bahwa ia sudah putus dengan Chanyeol. Baekhyun yang menjadi saingan beratnya..
Dan masih banyak lagi.
.
.
KRIING KRIING KRIING !
"Baek.. ayo makan.. aku lapar" ajak Luhan saat bel isirahat berbunyi dan Kang seongsae-nim telah keluar kelas. Perutnya sangat lapar saat ini.
"Iya, Lu. Sebentar. Aku mau masukin buku dulu" ucap Baekhyun seraya memasukka buku buku pelajaran ke dalam tasnya.
"Cepat. Aku sudah lapar Baekhyun-ah!" seru Luhan tidak sabaran.
Selesai Baekhyun memasukkan bukunya, mereka pun bersiap pergi ke kantin berdua. Namun,
"Hm.. Baekhyun.. Luhan.. Aku boleh ikut?" tanya Soojung yang sedaritadi asih diam di tempatnya.
"Boleh boleh!" ucap Baekhyun antusias(?)
Luhan mem-pout-kan bibirnya karena sepertinya sahabatnya sedang asyik dengan anak baru(?). Ah, meskipun Luhan berfikiran Baekhyun melupakannya, pada aslinya, Baekhyun akan selalu menjadi sahabat yang baik bagi Luhan tadi tidak mungkin mencampakkan sahabat terbaiknya hanya karna seorang yang baru saja dikenalnya.
.
.
"Chan! Ayok, katanya mau ke kantin? Udah laper, nih" ucap seorang berkulit gelap kepada seorang namja dengan kuping selebar jagad raya(?).
"Ne, ne. Ay—"
"AKU IKUUTT!" seorang yeoja tomboy berteriak di depan Chanyeol dan Jongin dan tibatiba berdiri dari tempat duduknya.
"Yak! Yatuhan, semoga besok Kris tidak telat dan aku tidak akan duduk dengan toa berj—"
"YAK! KAU BILANG AKU APA, EOH?! TOA BERJALAN?!" Yixing tidak terima dibilang 'toa berjalan' oleh Chanyeol.
"Ehm.. Memang iya, kan, kau toa berjalan ahaha" Kris menimpali membuat Yixing semakin kesal. Meskipun ia terkadang di kerjai oleh sahabat sahabatnya ini, namun, ia tetap menyayangi sahabat sahabatnya ini, loh(?)
"Yak! Kau! Kau Park Dobi bertelinga lebar dengan tinggi kelewat batas dan senyum idiot!" Yixing menunjuk Chanyeol.
"Dan kau! Kau adalah Naga Tonggos dengan tinggi yang tidak wajar!" Yixing menunjuk Kris kali ini.
"Dan, KAU!" Yixing sekarang menunjuk Jongin.
"Ak—"
"Kau manusia terhitam yang pernah aku temui dengan hidung pesekmu!"
Yixing balas dendam ternyata karena ia dikatai dengan sebutan 'Toa Berjalan' oleh teman temannya.
"Dan kau. Wanita alias toa berjalan yang pendek dan menyuka—mmppphh" sebelum menyelesaikan kalimatnya, mulut Jongin terlebih dahulu di sumpal oleh Yixing.
"YAK! Jongin! Kan aku sudah bilang kalau aku hanya bercanda, bodoh!" Ucap Yixing setengah berteriak kepada Jongin.
"Yayaya, terserah kau sajalah. Ayo ke kantin, aku lapar." Ucap Jongin membalas ucapan Yixing yang berteriak nyaring itu dengan santai.
Oh, guys. Jangan lupakan bagaimana keadaan kelas Chanyeol dan kawan kawan.
Penasaran?
Baiklah.
Keadaannya adalah
Diam.
Diam menonton tiga orang kelewat tampan yang berdebat dengan satu satunya wanita yang tidak tertarik dengan mereka. Dialah Yixing.
Yixing wanita tomboy yang cantik. Dekat dengan empat laki laki tampan di kelas XII ini. Empat laki laki itu adalah, Park Chanyeol, Wu Yi Fan atau lebih dikenal dengan Kris Byun, Kim Jongin, dan Kim Junmyeon.
Kim Junmyeon? Kalian baru mengenalnya? Ya, memang, namja berwajah angelic itu sibuk. Sibuk mengurusi osis. Dialah sang ketua osis yang tampan dengan wajah angelic dan kebaikan hatinya. Jangan lupakan juga kalau dia sangat bijak!
.
.
Baekhyun, Luhan, Soojung, dan Seulgi sedang berjalan menuju kantin bersama. Semua orang menatapnya. Kenapa? Kenapa? Kenapa Baekhyun ikut? Oh, baiklah. Baekhyun satu satunya murid culun di antara merka ber empat.
Luhan, wanita cantik berambut coklat dengan mata rusa dan tubuh idealnya itu. Soojung, yeoja yang baru masuk sekolah ini hari ini, cantik, rambut berwarna Maroon panjang. Seulgi, anak penyumbang besar sekolah mereka, cantik, rambut hitam panjang ikal.
Jauh beda dengan penampilan Baekhyun sekarang.
.
Baekhyun, Luhan, Soojung, dan Seulgi duduk di meja yang sebenarnya muat dengan 10 orang. Ya, meja panjang. Namun, entah mengapa tidak ada yang bergabung dengan mereka di meja itu.
"Kalian mau makan apa? Biar aku pesankan" ucap Seulgi kepada teman temannya.
"Aku.. Jjajangmyun aja dan jeruk hangat" ini makanan yang Baekhyun pilih.
"Aku Jjajangmyun jugadeh, sama jus jeruk dingin ya!" ini adalah pilihan Luhan.
"Hm.. apa disini ada salad atau hotdog atau burger?" tanya Soojung pada Seulgi.
"Hm... sepertinya salad dan burger ada, kau mau apa, Soojung-ah?" tanya Seulgi pada Soojung.
"Aku burger aja, deh. Sama cola ya!" pinta Soojung pada Seulgi.
"Oke" Seulgi segera pergi memesan makanan yang dipesan oleh teman temannya itu.
3 menit menunggu Seulgi..
"SELAMAT SIAANGG!" seorang namja bertelinga lebar memasuki area kantin bersama dua orang namja lainnya dan seorang yeoja yang dikenal oleh Baekhyun dan berjalan menuju meja... Baekhyun?
"Hai, kami boleh bergabung dengan kalian?" tanya seorang namja dengan wajah tampan blasteran.
"Boleh, kok, ge!" Luhan menjawab namja itu dengan semangat. Bagaimana tidak, seorang yang kau sukai meminta izin untuk makan siang satu meja denganmu!
"Terimakasih, Luhan-ah!" ucap Kris seraya mendudukkan dirinya di samping Luhan. Luhan senang bukan main tentunya!
Chanyeol memposisikan duduknya di sebelah Baekhyun dan menatap Baekhyun yang sedang mengobrol dengan Soojung,
"Ekhm.. Angel?" suara berat dan besar Chanyeol menggema di sebagian kantin. Membuat semua orang menatap ke arahnya. Termasuk Baekhyun.
'memangnya anak sekolah ini ada yang namanya Angel..' mungkin itulah yang dipikirkan oleh teman teman seorang Park Chanyeol.
"Ah, maafkan aku teman teman" ucap Chanyeol merasakan semua mata menatap ke arahnya.
"Ehm.. Angel"Chanyeol menatap Baekhyun.
"Ne? Aku?" tanya Baekhyun seraya menunjuk dirinya sendiri.
"Iya, kau, Angel. Siapa lagi?" ucap Chanyeol dengan ekspresi -_- nya.
"Ah, Aku... Namaku bukan Angel, kenapa kau memanggilku.. Angel?" ucap Baekhyun malu karena seorang Park Chanyeol memanggilnya dengan sebutan 'Angel'.
"Entahlah, kurasa memang cocok untukmu" jawab Chanyeol santai.
"Ah, tidak mungkin, Park Chanyeol-ssi, aku kan hanya gadis biasa, mengapa kau memanggilku angel?" tanya Baekhyun sekali lagi.
"Ya. Kau cocok dipanggil Angel" ucap Chanyeol meyakinkan Baekhyun. "Lalu, namamu siapa?" tanya Chanyeol ke sekian kalinya.
"Baekhyun. Byun Baekhyun" ucap Baekhyun
"Nama yang bagus.. tapi aku lebih suka memanggilmu dengan nama Angel. Tidak apa apa kan?" tanya Chanyeol.
"Terserah kau saja, Park Chanyeol-ssi" ucap Baekhyun pada Chanyeol.
"Ah, panggil saja aku Chanyeol atau dengan oppa juga tidak apa apa. Kurasa kita seumuran? Tidak usah se formal itu, Angel" ucap Chanyeol.
"Seumuran? Bukankah kau satu kelas dengan Kris oppa?" tanya Baekhyun bingung dengan satu namja ini.
"Aku masuk sekolah terlalu cepat, jadi umurku masih tujuh belas tahun sekarang" ucap Chanyeol pada Baekhyun.
"Oh. Aku sudah tujuh belas juga... Yeol?" ucap Baekhyun.
"Oh. Hahaha baiklah" ucap Chanyeol.
"Selamat Siang semuaaa!" terlihat seorang namja pendek berwajah angelic datang ke meja mereka dengan membawa dua mangkuk ramyun. "Bisakah aku bergabung?" tanyanya.
"Boleh, sunbae!" ucap Baekhyun pada namja pendek itu.
Namja pendek bernama Kin Junmyeon atau dikenal dengan Suho itu duduk di sebelah Yixing. Yixing kaget bukan main! Tapi dia melihat Junmyeon membawa dua mangkuk ramyun membuatnya bingung. Benarkah orang ini akan makan dua mangkuk sekaligus? Pikir Yixing.
"Ini, satu untukmu" Junmyeonsatu mangkuk ramyun kepada Yixing membuatnya senang berkalikali lipat.
"Ah, terimakasih Junnie!" ucap Yixing senang seraya mengambil satu mangkuk itu. Jauh dari sifat tomboynya jika sudah dekat dengan ketua osis yang satu ini.
"Apa kau sudah memesan makan?" tanya Chanyeol pada Baekhyun.
"Sudah, kenapa?" tanya Baekhyun balik kepada Chanyeol.
"Aku mau pes—"
"Makanan dat—" –Seulgi.
"an."
"ang." –Seulgi.
Seulgi bingung. Kenapa sekarang banyak sunbae yang duduk di mejanya bersama temannya dan terlihat akrab dengan teman temannya.
"Kenapa, Gi-ya? Ayo, duduk!" ucap Luhan pada Seulgi.
"Ah, ne" Seulgi seketika diam. Dan duduk di samping Soojung yang kosong. Lalu menaruh makanannya di meja dan langsung diserbu oleh teman temannya.
"Angel, aku pesan makan dulu, ya!" ucap Chanyeol pada Baekhyun dan di-iya-kan oleh Baekhyun. Begitu pula dengan Kris dan Jongin.
Sisanya, Baekhyun, Luhan, Seulgi, Soojung, Yixing, dan Junmyeon melanjutkan makan mereka dan lima menit kemudian, tiga namja tampan itu balik dengan nampan masing masing yang berisikan makanan yang mereka beli.
"Angel, kau makan apa?" tanya Chanyeol seraya mendudukkan dirinya di samping Baekhyun.
"Aku makan jjajangmyun. Kenapa? Kau makan apa?" Baekhyun bertanya balik pada Chanyeol.
"Ah, aku hanya makan ramyun sekarang. Kau mau coba?" tanya Chanyeol.
"Hm.. apakah boleh?" tanya Baekhyun yang melihat Kyungsoo berada di seberang sana menatapnya dengan tatapan membunuh. Entah mengapa. Baekhyun juga tidak tau.
"Siapa yang bilang tidak boleh, Angel? Tentu saja boleh!" ucap Chanyeol pada Baekhyun.
"Hm.. kau makan saja dulu, Yeol" ucap Baekhyun seraya tersenyum manis pada Chanyeol. Senyum yang jarang ia tampakkan oleh orang asing.
"Hm.. Yasudahl. Selamat makan, Angel"
"Ya, selamat makan juga, Chanyeol"
.
.
"Ugh! Lihat saja, kau Byun Baekhyun, kau akan merasakan akibatnya merebut Chanyeolku!" umpat Kyungsoo yang geram melihat kebahagiaan antara Chanyeol dengan Baekhyun.
Kenapa? Entahlah. Hanya Kyungsoo dan Tuhan yang tau.
"Tenanglah, Soo-ya kau harus tenang, oke?" ucap Naeun menenangkan Kyungsoo seraya mengusap punggung Kyungsoo.
.
.
"Kau mau coba, angel?" tanya Chanyeol menyodorkan sumpit yang sudah terlilit mie ramyun di ujungnya pada Baekhyun.
Baekhyun mengangguk. Lalu Chanyeol menyuapi Baekhyun Ramyun. Hah, hati Baekhyun serasa terbang ke langit ke tujuh disuapi oleh namja yang disukainya.
"Enak" gumam Baekhyun membuat Chanyeol tersenyum senang.
.
"Luhan, mau coba makananku?" tanya Kris pada Luhan.
"Tidak, ge. Terimakasih" ucap Luhan seraya tersenyum pada Kris.
"Ah, Baekhyun saja mau.." ucap Kris kecewa membuat Luhan sedikit terkikik melihatnya.
"Kau mau coba punyaku, ge?" tanya Luhan dan dijawab dengan anggukan semangat oleh Kris.
Luhan pun menyuapi Kris jjajangmyunnya dan diterima dengan senang hati oleh seorang Wu Yifan ini. Luhan tersenyum manis kepada Kris. Mempuat Kris meleleh seketika.
.
"Ah, kenapa Sehun harus masih SMP? Andai saja dia bersekolah di SMA ini dengan kami, pasti aku bisa bersuap suapan dengannya seperti apa yang di lakukan olek Chanyeol – Baekhyun dan Kris – Luhan. Huh!"
Sudah taukan ini suara hati siapa? Tentu saja Jongin! Siapa lagi yang sedang mendekati anak SMP disini selain namja hitam nan pesek itu?
.
Chanyeol terus mengamati wajah Baekhyun yang cantik itu. Ya, Chanyeol menyadari Baekhyun cantik. Tidak seperti yang lainnya. Menganggap Baekhyun hanyalah wanita Nerd yang anti sosial dan hanya berteman dengan teman temannya sekarang.
Chanyeol mengerutkan alisnya ketika dia merasakan Baekhyun mirip dengan seseorang. Siapa? Siapa yang di makhsud Chanyeol mirip dengan Baekhyun? Atau Baekhyun mirip dengan seseorang itu?
Baekhyun yang merasa diperhatikan oleh seseorang sontak menoleh kepada Chanyeol dan bertanya,
"Ada apa, Yeol?" tanya Baekhyun membuyarkan lamunan Chanyeol tentang kemiripan yang dimiliki Baekhyun dengan orang yang sepertiya hanya ia dan tuhan yang tau –untuk saat ini-.
"Ehm.. Baek. Aku merasa kau mirip dengan model kesayanganku?.." ucap Chanyeol membuat Baekhyun kini mengerutkan alisnya.
"Siapa, Yeol?"
"Baekhee."
.
.
.
.
=END=
.
.
.
GADENG
.
.
.
.
.
=TBC=
.
.
GUYS.
MAAFKAN SEGALA TYPO DAN SEGALANYA(?)
MAAFKAN SAYA GAYS. EHEHE. MAAF TELAT UPDATE YA X_X
KEMAREN ITU FLASHDISK SEMPET ILANG'-'
DAN MAAF KALO BANYAK KESALAHAN. INI AKU BIKIN H-1 UAS YATUHAN X_x
JANGAN LUPA REVIEW YA GAIS. AKU SENENG KEMAREN UDAH LUMAYAN BANYAK YANG REVIEW NIH^_^ DAANNN TOLONG JANGAN JADI SILENT READER'-' REVIEW KALIAN SANGAT BERARTI WALAH HANYA SETITIK(?) EHEHE
SAMPAI KETEMU DI CHAPT DEPAN READER-DEUL SEKALIAN.
OHIYA, MAAF YA. MINGGU INI SAMPE MINGGU DEPAN GABISA UPDATE'-' BESOK UAS MAS O
OKIDI SEKIAN CINCONG CANTIK DARI PRINSES.
