Wedding Dress

Main Cast:

Park Chanyeol

Byun Baekhyun

Other Cast: Cari sendiri

Genre: Romance, Drama, Hurt

Disclaimer: Hanya meminjam nama dari para cast yang saya gunakan namanya didalam FF saya.

...

...

...

...

Happy Reading!

...

...

...

RnR!

...

...

...

"Byun Baekhyun, Aku ingin dia mengerjakan Gaun Pernikahan Yoora Park di Seoul" Chanyeol menyeringai dalam diam. Entahlah setan apa yang merasuki Chanyeol saat ini.

"APA" pekik Kyungso kaget.

"Kyungso-ssi kecilkan suaramu" protes jongin yang duduk disampingnya.

"Maafkan aku Jongin-ssi, aku terlalu kaget mendengarnya" kyungso tertawa kikuk.

"Jadi bagaimana, Apa Baekhyun bisa mengerjakan Gaun Yoora di Seoul" tanya chanyeol lagi. Tatapan tajamnya tertuju pada kyungso.

"Ah, kalau soal itu saya harus mendiskusikannya secara langsung bersama Baekhyun. Saya tidak bisa memutuskan secara sepihak," ucap kyungso mencoba bersabar menghadapi orang seperti chanyeol.

Chanyeol berdecah kecewa, Jongin menyenderkan tubuhnya pada punggung sofa. Mereka berdua kecewa mendengar jawaban dari Kyungso. Heet, kenapa Chanyeol ingin sekali memangil baekhyun kekorea? Ada apa ini?

"Cepat hubungi baekhyun, Biarkan aku bicara dengannya"

"Tidak bisa baekhyun tidak membalas emailku, tandanya dia sedang sibuk" elak kyungso. Benar, email yang dikirim kyungso belum mendapatkan balasan dari baekhyun.

Tangan itu merampas ponsel kyungso, ia mencari-cari nama Baekhyun dikontak milik kyungso. Cha, ia menghubungi baekhyun.

.

.

Suasana kamar yang gelap, pemanas ruangan sudah dihidupkan, bahkan selimut tebal sudah membungkus tubuhnya, tapi mengapa ia masih merasa dingin? Yah beginilah keadaan Byun Baekhyun jika sedang terkena Flu.

Drrrrtttt... Drrrrttttt...

Ponselnya bergetar, tapi ia abaikan.

Drrrrtttt... Drrrrrttt...

Ini sudah getaran yang kesepuluh jika dihitung-hitung! Dengan sangat keterpaksaan ia menerima panggilan dari kyungso.

"Kyung, ada apa?" tanya baekhyun dengan suara seraknya. Ia menghela nafasnya, menghirup sebanyak mungkin, mencoba membuang rasa sesak didadanya.

Uhuk.. Uhuk...

"Yak! Gadis pemalas. Ini aku Park Chanyeol" Chanyeol menyeringai, ketika mendengar suara baekhyun. Akhirnya kau menerima panggilan dariku pikirnya.

Uhuk.. Uhuk uhuk suara batuk itu, Hey, Baekhyun sedang tidak baik-baik saja, Chanyeol mengernyit bingung. Baekhyun tidak menjawabnya, gadis itu sibuk dengan batuknya.

"Yak kau mendengarku tidak! Hey" Bentak chanyeol.

Terdengar helaan nafas berat dari sana, "Ekhem, Oh kau Park Chanyeol? Kau sedang menganggu waktu tidurku, dan aku tidak menyukainya. Uhuk... Uhuk, Maafkan aku, kondisiku sedang tidak baik, Sementara ini Kyungso akan menemani anda untuk memenuhi semua kebutuhan yang anda perlukan menyangkut gaun pernikahan yang ada sudah pilih. Dan mungkin Gaun Ada akan saya proses besok, maaf sekali lagi hari ini saya sedang libur bekerja. Terima kasih"

Pip

Baekhyun memutuskan panggilannya tanpa menunggu jawaban dari Chanyeol. Kepulan asap sudah keluar dari beberapa tempat seperti telinga, kepala dan hidung Chanyeol. Ia benar-benar kesal dengan sikap Byun Baekhyun, dan Faktanya ia baru bertemu gadis seperti ini. Gadis yang berani menentang kemauan Park Chanyeol.

Praakkk!

Ponsel kyungso dilempar. Ponsel itu hancur berantakan!

"AAAAAAAAAAAA, KIM JONGIN PONSELKU" teriak kyungso saat melihat ponselnya jatuh berantakan.

"Kau! Aku akan mengganti ponselmu itu. Dan Jongin segera belikan ponsel yang sama persis seperti miliknya." Ujar chanyeol dengan nada dinginnya. Ia segera mendudukan tubuhnya dan bergelut dengan beberapa berkas-berkas yang harus ia selesaikan secepat mungkin.

"Hhhaaaa, kyung ada apa hah ah" suara helaan nafas beakhyun yang kesakitan terus teriang ditelinganya.

"Ekhem, Oh kau Park Chanyeol? Kau sedang menganggu waktu tidurku, dan aku tidak menyukainya. Uhuk... Uhuk, Maafkan aku, kondisiku sedang tidak baik, Sementara ini Kyungso akan menemani anda untuk memenuhi semua kebutuhan yang anda perlukan menyangkut gaun pernikahan yang ada sudah pilih. Dan mungkin Gaun Ada akan saya proses besok, maaf sekali lagi hari ini saya sedang libur bekerja. Terima kasih"

"Apa aku menganggunya?" chanyeol mengacak rambutnya frustasi.

Ia menyenderkan tubuhnya kekursi kerjanya, "Apa Gadis itu benar-benar kesakitan?" chanyeol bermonolog ria. Ah...

"Jinjja aish..."

.

.

"Kyungso-ssi tadi kenapa memanggil namaku, saat ponselmu dilempar sama Chanyeol" goda jongin.

Kyungso makin menekuk wajahnya, bibirnya sudah maju lima senti sedari tadi. Makanya jongin mencoba menghibur gadis yang sedang berjalan disampingnya ini.

"Aku refleks memanggilmu, itu karena aku benar-benar kesal sama Park Chan-Yeol" kyungso mengeram ketika menyebutkan nama laki-laki angkuh itu.

Jongin tertawa, "Hey, sudahlah. Jangan tekuk wajahmu. Bagaimana jika kutraktir makan ice cream diCafe bawah?"

"Ice Cream" mata kyungso berbinar-binar, wajahnya sudah kembali ceria, bahkan senyumnya menggembang saat jongin menyebut kata 'Ice Cream'

'Sungguh menggemaskan' batin Jongin sambil menyeringai.

Seperti yang dijanjikan oleh Jongin, setelah membeli ponsel baru yang sama persis dengan ponsel kyungso yang sebelumnya jongin mentraktir kyungso makan ice cream dicafe yang biasa ia kunjungi bersama chanyeol.

"Wah, Ice Cream Strawberry disini sungguh berbeda rasanya" kyungso merasakan lumeran ice creamnya berbeda dari biasanya.

"Baekhyun harus kubawa kesini" katanya penuh dengan antusias. Kyungso kembali menyendokan ice miliknya.

"Tunggu, apa baekhyun benar-benar akan ke seoul?" tanya Jongin berhati-hati.

Kyungso mengela nafasnya, gadis bermata bulat ini menatapnya. "Sebenarnya, Baekhyun sudah mencoba berkali-kali untuk datang berkunjung ke Seoul. Ia sangat ingin mendatangi makam adikknya Baekhee, tapi entahlah. Setiap ia menginjakan kakinya dibandara incheon nafasnya akan terasa sesak, bahkan ia pernah masuk kedalam ruang gawat darurat selama beberapa hari karena kesulitan bernafas. Yah mungkin itu efek dari kecelakaan yang ia alami" jelas kyungso panjang lebar.

"Aku tak yakin Baekhyun akan datang kekorea" jongin berdecah, ia merasa kasihan dengan trauma yang dialami baekhyun.

"Kupikit juga begitu"

.

.

.

.

.

Maaf yah, aku cuma bisa nulis beberapa word doang T.T

Terima kasih bagi kalian yang udah ngereview! Mungkin aku bakalan lama ngeupdate semua FFnya, aku udah mulai sibuk Hueeee, maafya